Anda di halaman 1dari 31

PRA PLANNING ASKEP KELUARGA

NAMA :
ALAMAT :
KUNJUNGAN KE :
TOPIK KEGIATAN :
HARI/TANGGAL :
I. Fase Persiapan
1. Latar Belakang
Dalam rangka merubah perilaku pasien yang kurang menunjang kesehatan
karena ketidakstabilan dalam Ketidakefektifan Bersihan Jalan dan keterampilan keluarga
dalam memberikan perawatan pada anggota keluarga sakit maka dilakukan
pembinaan berupa asuhan keperawatan Keluarga. Dalam memberikan pembinaan
askep Keluarga maka mahasiswa harus mengenal lebih dekat kepada Keluarga.
Mahasiswa yang mau melakukan pembinaan masih belum saling kenal antara
mahasiswa dan Keluarga binaan sehingga akan menyebabkan kesulitan melakukan
intraksi dalam pembinaan askep Keluarga, juga pasien belum mengetahui tujuan,
manfaat pembinaan oleh mahasiswa.
Untuk menghindari permasalahan-permasalahan tersebut maka diperlukan
adanya perkenalan mahasiswa dengan Keluarga yang menjadi binaan. Adapun
kegiatan perkenalan meliputi :
1) Memperkenalkan identitas mahasiswa dan juga seluruh keluarga binaan
2) Menyampaikan tujuan, manfaat pembinaan
3) Menyampaikan kontrak waktu pembinaan dari awal sampai akhir
2. Analisa situasi
Mahasiswa belum mengenal keluargayang menjadi pasien binaan, demikian juga
keluarga binaan juga belum mengenal mahasiswa
3. Tujuan
a. Tujuan umum :
Melaksanakan Asuhan Keperawatan keluarga yang mengalami TBC dengan
Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas di Wilayah dusun bedengan.

1
b. Tujuan khusus
Melakukan pengkajian Asuhan Keperawatan keluarga yang mengalami TBC dengan
Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas di Wilayah dusun bedengan.
c. Menetapkan diagnosis Keperawatan keluarga yang mengalami TBC dengan
Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas di Wilayah dusun bedengan.
4. Menyusun perencanaan keperawatan pada keluarga yang mengalami mengalami TBC
dengan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas di Wilayah dusun bedengan.
5. Melakukan evaluasi keluarga yang mengalami mengalami TBC dengan
Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas di Wilayah dusun bedengan.
II. Fase Pendahuluan

Tujuan kunjungan :
a. Mahasiswa mengeksplorasi situasi dan kondisi (kebiasaan, pengetahuan, dll).
Keluarga binaan melalui data sekunder yaitu petugas puskesmas (bidan dan kader)
b. Mahasiswa dapat melakukan perkenalan dengan keluarga dengan baik
III. Fase Kerja
1. Kegiatan yang dilakukan :
Dalam mmelakukan perkenalan dengan Keluarga yang dilakukan yaitu :
a. Memperkenalkan identitas mahasiswa dan sebaliknya lansia binaan
b. Menyampaikan tujuan, manfaat melakukan pembinaan askep keluarga
c. Menyampaikan kontrak waktu selama melakukan pembinaan askep keluarga
2. Uraian Kegiatan
KEGIATAN KEGIATAN
TAHAP WAKTU
MAHASISWA KELUARGA
Pembukaan 3-5 menit 3 S (senyum, salam, sapa) Membalas 3S (senyum,
salam, sapa)
Isi 20 menit a. Memperkenalkan a. Keluarga
identitas mahasiswa mendengarkan
secara detail keluarga juga
b. Mahasiswa memperkenalkan
mendengarkan identitas secara
dengan baik dan detail
seksama
c. Menyampaikan b. Mendengarkan dan

2
tujuan dan manfaat memahami yang di
dari melakukan sampaikan
pembinaan c. Mendengarkan dan
d. Menyampaikan mengklarifikasi
kontrak yang disampaikan
e. Waktu selama
melakukan
pembinaan askep
keluarga

Penutup 3-5 menit a. Mengevaluasi dan a. Menjawab


menyimpulkan yang pertanyaan, dan
disampaikan mendengarkan
b. Menyepakati kesimpulan
kegiatan berikutnya b. Menyetujui
dan waktu c. Menjawab salam
pelaksanaan
selanjutnya
(kunjungan
berikutnya)
c. Mengakhiri
kunjungan
d. Menyampaikan
salam

IV. Fase Terminasi


1. Resume kegiatan I
a. Mahasiswa dan keluarga sama-sama tahu identitasnya
b. Keluarga mengetahui tujuan dan manfaat dari pembinaan
c. Keluarga mengetahui kontrak waktu selama pembinaan

3
2. Rencana kegiatan pada kunjungan yang akan datang
Melakukan pengkajian meliputi data :
a. Data umum, genogram, tipe keluarga, suku bangsa, status sosial
b. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga
c. Pengkajian lingkungan
d. Struktur keluarga
e. Tugas perawatan keluarga
f. Stres dan koping keluarga
g. Pemerikasaan fisik
h. Harapan keluarga

4
PRA PLANNING ASKEP KELUARGA

NAMA KK :
ALAMAT :
KUNJUNGAN KE :
TOPIK KEGIATAN :
HARI/TANGGAL :
I. Fase Persiapan
1. Latar Belakang
Dalam proses keperawatan keluarga yang utama sebelum melangkah ke
intervensi keperawatan dan implementasi keperawatan kepada anggota keluarga dengan
penyakit TBC adalah melakukan pengkajian, untuk mengenal masalah kesehatan
keluarga lebih detail maka diperlukan adanaya pengkajian askep keluarga dengan oleh
mahasiswa kepasa keluarga yang menjadi binaan. Adapun kegiatan pengkajian askep
Keluarga meliputi :
1. Menyampaikan kontrak waktu selama melakukan pembinaan askep keluarga yang
telah di setujui pada kunjungan sebelumnya.
2. Melakukan pengkajian meliputi data :
1) Data umum, genogram, tipe keluarga, suku bangsa, atatus sosial
2) Riwayat dan tahap perkembangan keluarga
3) Pengkajian lingkungan
4) Struktur keluarga
5) Tugas perawatan keluarga
6) Stres dan koping keluarga
7) Pemeriksaan fisik
8) Harapan keluarga
2. Analisa situasi
Mahasiswa sudah mengenal keluarga yang menjadi pasien binaan, demikian
juga keluarga binaan juga sudah mengenal mahasiswa.Pada pertemuan sebelumnya
(pertemuan I/ perkenalan dengan keluarga) mahasiswa dan keluarga telah sama-sama
tau identitasnya, keluarga mengetahui tujuan dan manfaat dari pembinaan, keluarga
mengetahui kontrak waktu selama pembinaan. Saat ini mahasiswa akan melakukan
pengkajian kepada keluarga dengan penyakit TBC.

5
3. Tujuan
a. Tujuan umum
Mahasiswa mampu melakukan pengkajian dengan keluarga binaan dengan baik
b. Tujuan khusus
1. Mahasiswa mampu mengkaji masalah kesehatan keluarga dengan penyakit
TBC.
2. Mahasiswa mampu menyampaikan kontrak waktu yang jelas kepada
keluarga, dan keluarga dapat menerima kontrak waktu dan ada kesepakatan
bersama untuk melaksanakannya.
II. Fase Pendahuluan
Tujuan kunjungan :
a. Mahasiswa mengeksplorasi pengkajian terhadap keluarga serta pengkajian
pemeriksaan fisik melalui data subyektif dan obyektif saat pengkajian berlangsung
b. Mahasiswa dapat melakukan pengkajian askep keluarga dengan baik
III. Fase Kerja
1. Kegiatan yang dilakukan :
Pengkajian askep keluargameliputi :
1) Menyampaikan kontrak waktu selama melakukan pembinaan askep keluarga
yang telah disetujui pada kunjungan sebelumnya
2) Melakukan pengkajian meliputi data :
a. Data umum, genogram, tipe keluarga, suku bangsa, status sosial
b. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga.Pengkajian lingkungan
c. Struktur keluarga
d. Tugas perawatan keluarga,
e. Stres dan koping keluarga,
f. Pemeriksaan fisik
g. Harapan keluarga

6
Uraian Kegiatan
TAHAP WAKTU KEGIATAN MAHASISWA KEGIATAN
KELUARGA
Pmbukaan 3-5 menit 3 S (senyum, salam, sapa) Membalas 3 S (senyum,
salam, sapa)
Isi 30-50 menit a. Menyampaikan a. Mendengarkan
kontrak waktu dan
selama melakukan mengklarifikasi
pembinaan askep yang disampaikan
keluarga, yang telah sesuai kontrak
di setujui pada waktu yang
kunjungan disetujui
sebelumnya b. Mendengarkan
b. Mahasiswa dan menjawab
melakukan pertanyaan yang
pengkajian data disampaikan
meliputi : Data sesuai keadaan/
umum, genogram, kenyataan
tipe keluarga, suku
bangsa, status sosial,
Riwayat dan tahap
perkembangan
keluarga, Pengkajian
lingkungan, Struktur
keluarga, Tugas
perawatan keluarga,
Stres dan koping
keluarga,
Pemeriksaan fisik,
Harapan keluarga
Penutup 3-5 menit a. Mengevaluasi dan a. Menjawab
menyimpulkan yang pertanyaan dan
disampaikan mendengarkan

7
b. Menyepakati kesimpulan
kegiatan berikutnya b. Menyetujui
dan waktu c. Menjawab salam
pelaksanaan
selanjutnya
(kunjungan
berikutnya)
c. Mengakhiri
kunjungan
d. Menyampaikan
salam

IV. Fase Terminasi


1. Resume kegiatan II
a. Keluarga, mengetahui kontrak waktu selama pembinaan yang telah disetujui pada
kunjungan sebelumnya
b. Keluarga telah terkaji seluruh datanya
2. Rencana kegiatan pada kunjungan yang akan datang
Melakukan analisa data dan dan perumusan diagnosa keperawatan meliputi :
1) Data subyektif dan data obyektif dengan etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan
Nafas Data subyektif dan data obyektif dengan etiologi untuk mengatasi
Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas pada keluarga TBC.
2) Data subyektif dan data obyektif dengan etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan
Nafas untuk merawat keluarga dengan penyakit TBC.
3) Data subyektif dan data obyektif dengan etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan
Nafas memelihara lingkungan rumah pada keluarga dengan penyakit TBC.
4) Data subyektif dan data obyektif dengan etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan
Nafas memanfaatkan pelayanan kesehatan untuk mengobati keluaga dengan
penyakit TBC

8
PRA PLANNING ASKEP KELUARGA

NAMA KK :
ALAMAT :
KUNJUNGAN KE :
TOPIK KEGIATAN :
HARI/ TANGGAL :
I. Fase Persiapan
1. Latar Belakang
Dalam memberikan pembinaan askep keluarga maka mahasiswa harus
menganalisa data dan merumuskan diagnosa keperawatan untuk mengenal masalah
kesehatan keluarga. Sehingga diperlukan adanya analisis dari hasil pengkajian
keluarga binaan dengan penyakit TBC mahasiswa kepada keluarga yang menjadi
pasien binaan. Adapun kegiatan analisa data dan perumusan diagnosa keperawatan
meliputi :
1) Menyampaikan kontrak waktu selama pembinaan askep keluarga yang telah di
setujui pada kunjungan sebelumnya
2) Melakukan analisa data dan perumusan diagnosa keperawatan meliputi :
a. Data subyektif dan data obyektif dengan etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan
Nafas dengan penyakit TBC
b. Data subyektif dan data obyektif dengan etiologi untuk mengatasi
Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas pada keluarga dengan penyakit TBC.
c. Data subyektif dan data obyektif dengan etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan
Nafas merawat keluarga dengan penyakit TBC.
d. Data subyektif dan data obyektif dengan etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan
Nafas untuk memelihara lingkungan rumah pada keluarga dengan penyakit
TBC.
e. Data subyektif dan data obyektif dengan etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan
Nafas memanfaatkan pelayanan kesehatan untuk mengobati keluarga dengan
penyakit TBC.
2. Analisa situasi
Mahasiswa sudah mengenal keluarga yang menjadi keluarga binaan, demikian juga
keluarga binaan juga sudah mengenal mahasiswa. Pada pertemuan sebelumnya

9
(pertemuan II/ pengkajian askep keluarga) mahasiswa telah melakukan pengkajian
meliputi data : data umum, genogram, tipe keluarga, suku bangsa, status sosial,
riwayat dan tahap perkembangan keluarga, pengkajian lingkungan, struktur keluarga,
tugas perawatn keluarga, stress dan koping keluarga , pemeriksaan fisik, harapan
keluarga, dan keluarga mengetahui kontrak waktu selama pembinaan. Saat ini
mahasiswa akan melakukan analisa data dan perumusan diagnosa keperawatan pada
keluarga dengan penyakit TBC.
a. Tujuan umum
Melaksanakan Asuhan Keperawatan keluarga yang mengalami TBC dengan
Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas
b. Tujuan Khusus
1. Melakukan pengkajian keperawatan pada keluarga yang mengalami TBC
dengan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas di Wilayah dusun bedengan.
2. Menetapkan diagnosis keperawatan pada keluarga yang mengalami TBC
dengan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas di Wilayah dusun bedengan.
3. Menyusun perencanaan keperawatan pada keluarga yang mengalami TBC
dengan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas di Wilayah dusun bedengan.
4. Melaksanakan tindakan keperawatan pada keluarga yang mengalami TBC
dengan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas di dusun bedengan.
5. Melakukan evaluasi keluarga yang mengalami mengalami TBC dengan
Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas di Wilayah dusun bedengan.
II. Fase Pendahuluan

Tujuan kunjungan
a. Mahasiswa menganalisa data keluarga dengan struma meliputi data subyektif dan data
obyektif dengan lima tugas perkembangan keluarga
b. Mahasiswa dapat melakukan perumusan diagnosa keperawatan keluarga dengan
penyakit TBC meliputi data subyektif dan obyektif dengan lima tugas perkembangan
keluarga

III. Fase kerja


1. Kegiatan yang dilakukan
Pengkajian askep keluarga meliputi :

10
1) Menyampaikan kontrak waktu selama melakukan pembinaan askep keluarga
yang telah di setujui pada kunjungan sebelumnya
2) Melakukan analisa data dan perumusan diagnosa keperawatan meliputi :
a. Data subyektif dan data obyektif dengan etiologi Ketidakefektifan Bersihan
Jalan Nafas pada keluarga dengan penyakit TBC
b. Data subyektif dan data obyektif dengan etiologi Ketidakefektifan Bersihan
Jalan Nafas dengan penyakit TBC
c. Data subyektif dan data obyektif dengan etiologi Ketidakefektifan Bersihan
Jalan Nafas merawat keluarga dengan penyakit TBC.
d. Data subyektif dan data obyektif dengan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas
memelihara lingkungan rumah untuk keluarga dengan penyakit TBC.
e. Data subyektif dan data obyektif dengan etiologi Ketidakefektifan Bersihan
Jalan Nafas memanfaatkan pelayanan kesehatan untuk mengobati keluarga
dengan penyakit TBC
2. Perumusan diagnosa kepeawatan keluarga yang berhubungan dengan lima tugas
perawatan keluarga dengan penyakit TBC
Uraian kegiatan
TAHAP WAKTU KEGIATAN MAHASISWA KEGIATAN KELUARGA
Pembukaan 3-5 menit 3 S (senyum, salam, sapa) Membalas 3 S (senyum,
salam, sapa)
Isi 30-50 Menyampaikan kontrak Mendengarkan dan
menit waktu selama melakukan mengklarifikasi yang
pembinaan askep keluarga disampaikan sesuai
yang telah di setujui pada kontrak waktu yang
kunjungan sebelumnya disetujui

Melakukan analisa data dan Mendengarkan dan


perumusan diagnosa menjawab pertanyaan yang
keperawatan meliputi : disampaikan sesuai
1. Data subyektif dan data keadaan/ kenyataan dan
obyektif dengan etiologi memahami yang
Ketidakefektifan Bersihan disampaikan
Jalan Nafas mengenal

11
masalah keperawatan
pada keluarga dengan
penyakit TBC
2. Data subyektif dan data
obyektif dengan etiologi
Ketidakefektifan Bersihan
Jalan Nafas untuk
mengatasi keluarga
dengan penyakit TBC
3. Data subyektif dan data
obyektif dengan etiologi
Ketidakefektifan Bersihan
Jalan Nafas merawat
keluarga dengan
penyakit TBC.
4. Data subyektif dan data
obyektif dengan etiologi
Ketidakefektifan Bersihan
Jalan Nafas memelihara
lingkungan rumah untuk
keluarga pada penyakit
TBC
5. Data subyektif dan data
obyektif Ketidakefektifan
Bersihan Jalan Nafas
memanfaakan pelayanan
kesehatan untuk
pengobatan keluarga
dengan TBC
6. Perumusan diagnosa
keperawatan yang
berhubungan dengan
lima tugas perawatan

12
keluarga dengan penyakit
TBC
Penutup 3-5 menit Mengevaluasi dan Menjawab pertanyaan, dan
menyimpulkan yang mendengarkan kesimpilan
disampaikan

Menyepakati kegiatan Menyetujui


berikutnya dan waktu
pelaksanaan selanjutnya
(kunjungan berikutnya)

Mengakhiri kunjungan Menjawab salam


Menyampaikan salam

IV. Fase Terminasi


1. Resume kegiatan III
1) Keluarga mengetahui kontrak waktu selama pembinaan yang telah di setujui pada
kunjungan sebelumnya
2) Keluarga telah teranalisa datanya dan diagnosa keperawatan
2. Rencana kegiatan pada kunjungan yang akan datang
Permusan rencana tindakan askep keluarga sesuai dengan lima tugas perawatan
keluarga dengan penyakit TBC :
1) Intervensi keperawatan tentang etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas pada
keluarga dengan penyakit TBC
2) Intervesi keperawatan tentang etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas untuk
mengatasi masalah kesehatan keluarga dengan penyakit TBC
3) Intervensi keperawatan tentang etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas
merawat keluarga dengan penyakit TBC
4) Intervensi keperawatan tenntang etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas
memelihara lingkungan rumah untuk keluarga dengan penyakit TBC
5) Intervensi keperawatan tentang etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas
memanfaatkan pelayanan kesehatan untuk mengobati keluarga dengan penyakit
TBC

13
14
PRA PLANNING ASKEP KELUARGA

NAMA KK :
ALAMAT :
KUNJUNGAN KE :
TOPIK KEGIATAN :
HARI/ TANGGAL :
I. Fase Persiapan

1. Latar Belakang
Sebelum melakukan tindakan keperawatan terhadap keluarga dengan penyakit
Asma maka diperlukan adanya perumusan rencana tindakan askep keluarga binaan
oleh mahasiswa kepada keluarga yang menjadi pasien binaan sehingga mahasiswa
mempunyai rencana yang bisa dilakukan sebelum melakukan tindakan keperawatan
keluarga. Ada pun kegiatan perumusan rencana tindakan askep keluarga meliputi :
1) Menyampaikan kontrak waktu selama pembinaan askep keluarga yang telah di
setujui pada kunjungan sebelumnya
a. Perumusan rencana tindakan askep keluarga sesuai dengan lima tugas
perawatan keluarga dengan penyakit TBC Intervensi keperawatan tentang
etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas pada keluarga dengan penyakit
TBC
b. Intervesi keperawatan tentang etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas
untuk mengatasi masalah kesehatan keluarga denga penyakit TBC
c. Intervensi keperawatan tentang etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas
merawat keluarga dengan penyakit TBC
d. Intervensi keperawatan tenntang etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas
memelihara lingkungan rumah untuk keluarga dengan penyakit TBC
e. Intervensi keperawatan tentang etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas
memanfaatkan pelayanan kesehatan untuk mengobati keluarga dengan penyakit
TBC
2. Analisa situasi
Mahasiswa sudah mengenal keluarga yang menjadi keluarga binaan, demikian
juga keluarga binaan juga sudah mengenal mahasiswa. Pada pertemuan sebelumnya

15
(pertemuan III/ analiasa data dan perumusandiagnosa keperawatan) mahasiswa telah
melakukan analisa data dan perumusan diagnosa keperawatan meliputi : Data
subyektif dan data obyektif dengan etiologi hambatan mobilitas fisik pada keluarga
dengan penyakit TBC, Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas untuk mengatasi keluarga
dengan penyakit TBC , Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas merawat keluarga dengan
penyakit TBC, keluarga Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas memelihara lingkungan
rumah untuk keluarga dengan penyakit TBC, Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas
memanfaatkan pelayanan kesehatan untuk mengobati keluarga dengan penyakit TBC,
Perumusan diagnosa kepeawatan keluarga yang berhubungan dengan lima tugas
perawatan keluarga dengan penyakit TBC dan keluarga mengetahui kontrak waktu
selama pembinaan. Saat ini mahasiswa akan melakukan perumusan rencana tindakan
askep keluarga dengan penyakit TBC
3. Tujuan
a. Tujuan umum
Melaksanakan Asuhan Keperawatan keluarga yang mengalami TBC dengan
Kurangnya pengetahuan
b. Tujuan Khusus
1) Melakukan pengkajian keperawatan pada keluarga yang mengalami TBC
dengan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas di wilayah dusun bedengan.
2) Menetapkan diagnosis keperawatan pada keluarga yang mengalami TBC
dengan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas di wilayah dusun bedengan.
3) Menyusun perencanaan keperawatan pada keluarga yang TBC dengan
Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas di wilayah dusun bedengan.
4) Melaksanakan tindakan keperawatan pada keluarga yang mengalami TBC
dengan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas di wilayah dusun bedengan.
5) Melakukan evaluasi keluarga yang mengalami TBC dengan Ketidakefektifan
Bersihan Jalan Nafas di wilayah dusun bedengan.
II. Fase Pendahuluan
Mahasiswa mampu melakukan perumusan rencana tindakan askep keluarga dengan
keluarga binaan dengan baik
III. Fase Kerja
1. Kegiatan yang dilakukan
Perumusan rencana tindakan askep keluarga meliputi :

16
1) Menyampaikan kontrak waktu selama melakukan pembinaan askep keluarga
yang telah di setujui pada kunjungan sebelumnya
2) Perumusan rencan tindakan askep keluarga sesuai dengan lima tugas perawatan
keluarga dengan penyakit TBC meliputi :
1) Intervensi keperawatan tentang etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas
pada keluarga dengan penyakit TBC.
2) Intervesi keperawatan tentang etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas
untuk mengatasi masalah kesehatan keluarga denga penyakit TBC.
3) Intervensi keperawatan tentang etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas
merawat lansia denga penyakit TBC.
4) Intervensi keperawatan tenntang Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas
memelihara lingkungan rumah untuk keluarga dengan penyakit TBC.
5) Intervensi keperawatan tentang etiologi Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas
memanfaatkan pelayanan kesehatan untuk mengobati keluarga dengan
penyakit TBC

Uaraian kegiatan

TAHAP WAKTU KEGIATAN MAHASISWA KEGIATAN


KELUARGA

Pembukaan 3-5 menit 3 S (senyum, salam, sapa) Membalas 3 S ( senyum,


salam, sapa)

Isi 40-50 menit Menyampaikan kontrak Mendengarkan dan


waktu selama melakukan mengklarifikasi yang
pembinaan askep keluarga disampaikan sesuai
yang telah di setujui pada kontrak waktu yang
kunjungan sebelumnya disetujui

Merumuskan rencana Mendengarkan dan


tindakan askep keluarga menjawab pertanyaan
sesuai dengan lima tugas yang disampaikan sesuai
perawatan keluarga dengan keadaan/ kenyataan dan
penyakitTBC meliputi : memahami yang

17
1. Intervensi keperawatan disampaikan
tentang etiologi
Ketidakefektifan Bersihan
Jalan Nafas mengenal
masalah keperawatan pada
keluarga dengan penyakit
TBC
2. Intervensi keperawatan
tentang Ketidakefektifan
Bersihan Jalan Nafas untuk
mengatasi keluarga
dengan penyakitTBC
3. Intervensi keperawatan
tentang etiologi
Ketidakefektifan Bersihan
Jalan Nafas merawat
keluarga dengan penyakit
TBC
4. Intervensi keperawatan
tentang etiologi
Ketidakefektifan Bersihan
Jalan Nafas memelihara
lingkungan rumah untuk
keluarga dengan penyakit
TBC
5. Intervensi keperawatan
tentang Ketidakefektifan
Bersihan Jalan Nafas
memanfaatkan pelayanan
kesehatan untuk
pengobatan keluarga
dengan TBC
Penutup 3-5 menit Mengevaluasi dan Menjawab pertanyaan,

18
menyimpulkan yang dan mendengarkan
disampaikan kesimpilan

Menyepakati kegiatan Menyetujui


berikutnya dan waktu
pelaksanaan selanjutnya
(kunjungan berikutnya)

Mengakhiri kunjungan Menjawab salam


Menyampaikan salam

IV. Fase Terminasi


1. Resume kegiatan IV
1) Keluarga mengetahui kontrak waktu selama pembinaan yang telah disetujui pada
kunjungan sebelumnya
2) Keluarga telah mengetahui rencana tindakan askep keluargasesuai dengan lima
tugas perawatan keluarga dengan penyakit TBC
2. Rencana kegiatan pada kunjungan yang akan datang
Melakukan Implementasi askep keluarga (atiologi mengenal masalah dan mengambil
keputusan) meliputi data :
a. Menjelaskan definisi, tanda dan gejala, penyebab, predisposisi/ penurunan Asma
b. Memotifasi keluarga untuk mengulang penjelasan
c. Memberikan pujian atas kemampuan keluarga mengenal masalah
d. Mengevaluasi penjelasan mahasiswa
e. Mengkaji tindakan yang dilakukan keluarga dengan baik, sesuai dan yang tidak
dengan solusi menurut kesehatan
f. Menjelaskan solusi yang benar menurut kesehatan
g. Mendiskusikan dengan keluarga akibat bila tidak melakukan tindakan
h. Memotivasi keluarga untuk mengambil tindakan yang sesuai dengan solusi
i. Mengevaluasi sejauh mana keluarga sudah mengambil tindakan

19
PRA PLANNING KELUARGA

NAMA KK :
ALAMAT :
KUNJUNGAN KE :
TOPIK KEGIATAN :
HARI/ TANGGAL :
I. Fase Persiapan
1. Latar Belakang
Setelah dilakukan perumusan rencana tindakan askep keluarga maka
selanjutnya dilakukan implementasi/ tindakan keperawatan dalam mengenal masalah
dan mengambil keputusan dalam keluarga denngan penyakit TBC oleh mahasiswa
terhadap keluarga yang menjadi pasien binaan adapun implementasi askep keluarga
(etiologi mengenal masalah dan mengambil masalah) meliputi :
1) Menyampaikan kontrak waktu selama melakukan pembinaan askep keluarga yang
telah disetujui pada kunjungan sebelumnya.
2) Menjelaskan definisi, tanda dan gejala, penyebab, predisposisi/ penurunan penyakit
stroke
3) Memotifasi Keluarga untuk mengulang penjelasan
4) Memberikan pujian atas kemampuan keluarga atas mengenal masalah
5) Mengevaluasi penjelasan mahasiswa
6) Mengkaji tindakan yang dilakukan lansia dengan baik, sesuai dan yang tidak
dengan solusi menurut kesehatan
7) Menjelaskan solusi yang benar menurut kesehatan
8) Mendiskusikan dengan kerluarga akibat bila tidak melakukan tindakan
9) Memotivasi keluarga untuk mengambil tindakan yang sesuai dengan solusi
10) Mengevaluasi sejauh mana keluarga sedah mengambil tindakan
2. Analisa Situasi
Mahasiswa sudah mengenal keluarga yang menjadi pasien binaan, demikian
juga keluarga binaan juga sudah mengenal mahasiswa. Pada pertemuan sebelumnya
(Pertemuan IV/ perumusan rencana tindakan askep keluarga) mahasiswa telah
melakukan perumusan rencana asuhan keluarga sesuai denga lima tugas keperawatan
keluarga dengan penyakit Asma meliputi : Intervensi keperawatan tentang etiologi

20
hambatan mobilitas fisik pada keluarga dengan penyakit stroke, untuk mengatasi
masalah kesehatan keluarga dengan penyakit TBC, merawat keluarga dengan
penyakit TBC, memelihara lingkungan rumah untuk keluarga dengan penyakit TBC,
memanfaatkan pelayanan kesehatan untuk mengobati keluarga dengan penyakit TBC
dan keluarga mengetahui kontrak waktu selama pembinaan. Saat ini mahasiswa akan
melakukan implementasi askep keluarga (etiologi mengenal masalah dan mengambil
keputusan).
3. Tujuan
a. Tujuan Umum :
Mahasiswa mampu melakukan askep keluarga etiologi mengenal masalah dan
mengambil keputusan) dengan keluarga binaan dengan baik
b. Tujuan Khusus
1. Mahasiswa mampu menjelaskan definisi, tanda dan gejala, penyebab,
predisposisi/ penurunan penyakit TBC.
2. Mahasiswa mamapu mengakaji tindakan yang dilakukan dengan baik, sesuai
dan yang tidak dengan solusi menurut kesehatan
3. Mahasiswa mampu menyampaikan kontrak waktu yang jelas kepada keluarga
dan keluarga dapat menerima kontrak waktu dan ada kesepakatan bersama
untuk melaksanakannya
II. Fase Pendahuluan
a. Mahasiswa mengeksplorasi kemampuan keluarga dalam mengenal masalah dan
mengambil keputusan
b. Mahasiswa dapat menjelaskan dan mengevaluasi kemampuan keluarga dalam
mengenal masalah dan mengambil keputusan
III. Fase Kerja
1. Kegiatan yang dilakukan :
Implementasi askep keluarga (etiologi mengenal masalah dan mengambil masalah)
meliputi :
1) Menyampaikan kontrak waktu selama melakukan pembinaan askep keluarga yang
telah disetujui pada kunjungan sebelumnya.
2) Menjelaskan definisi, tanda dan gejala, penyebab, predisposissi/ penurunan
penyakit TBC
3) Memotifasi keluarga untuk mengulang penjelasan
4) Memberikan pujian atas kemampuan keluarga atas mengenal masalah

21
5) Mengevaluasi penjelasan mahasiswa
6) Mengkaji tindakan yang dilakukan keluarga dengan baik, sesuai dan yang tidak
dengan solusi menurut kesehatan
7) Menjelaskan solusi yang benar menurut kesehatan
8) Mendiskusikan dengan keluarga akibat bila tidak melakukan tindakan
9) Memotivasi lansia untuk mengambil tindakan yang sesuai dengan solusi
10) Mengevaluasi sejauh mana keluarga sedah mengambil tindakan
2. Uraian kegiatan
TAHAP WAKTU KEGIATAN MAHASISWA KEGIATAN
KELUARGA
Pembukaan 3-5 menit 3 S (senyum, salam, sapa) Membalas 3 S ( senyum,
salam, sapa)
Isi 40-50 menit Menyampaikan kontrak Mendengarkan dan
waktu selama melakukan mengklarifikasi yang
pembinaan askep keluarga disampaikan sesuai
yang telah di setujui pada kontrak waktu yang
kunjungan sebelumnya disetujui

Menjelaskan definisi, tanda Mendengarkan dan


dan gejala, penyebab, menjawab pertanyaan
predisposisi/ penurunan yang disampaikan sesuai
penyakit TBC keadaan/ kenyataan dan
Memotifasi keluarga untuk memahami yang
mengulang penjelasan disampaikan
Memberikan pujian atas
kemampuan keluarga atas
mengenal masalah
Mengevaluasi penjelasan
mahasiswa
Mengkaji tindakan yang
dilakukan keluarga dengan
baik, sesuai dan yang tidak
dengan solusi menurut

22
kesehatan Mendengarkan,
Menjelaskan solusi yang berdiskusi, mengambil
benar menurut kesehatan tindakan
Mendiskusikan dengan
keluarga akibat bila tidak
melakukan tindakan
Memotivasi keluarga untuk
mengambil tindakan yang
sesuai dengan solusi
Mengevaluasi sejauh mana
keluarga sedah mengambil
tindakan
Penutup 3-5 menit Mengevaluasi dan Menjawab pertanyaan,
menyimpulkan yang dan mendengarkan
disampaikan kesimpilan

Menyepakati kegiatan Menyetujui


berikutnya dan waktu
pelaksanaan selanjutnya
(kunjungan berikutnya)

Mengakhiri kunjungan Menjawab salam


Menyampaikan salam

IV. Fase Terminasi


1. Resume kegiatan V
1) Keluarga mengetahui kontrak waktu selama pembinaan yang telah disetujui pada
kunjungan sebelumnya
2) Keluarga menjelaskan definisi, tanda dan gejala, penyebab, predisposissi/
penularan penyakit TBC
3) Keluarga mampu mengkaji tindakan yang dilakukan pasien dengan baik, sesuai
dan yang tidak sesuai dengan solusi kesehatan
2. Rencana Kegiatan pada kunjungan yang akan datang

23
Melakukan Implementasi askep keluarga (etiologi merawat) meliputi data :
1) Menjelaskan cara perawatan keluarga dengan penyakit TBC
2) Mendemonstrasikan cara perawatan keluarga dengan penyakit TBC
3) Memberikan kesempatan pada keluargaa untuk mendemonstrasikan prosedur
keperawatan kelurga dengan penyakit TBC
4) Memberikan pujian atas pelaksanaan yang dilakukan keluarga
5) Mengevaluasi keberhasilan keluarga dalam melakukan keperawatan

24
PRA PLANNING KELUARGA

NAMA KK :
ALAMAT :
KUNJUNGAN KE :
TOPIK KEGIATAN :
HARI/ TANGGAL :
I. Fase Persiapan
1. Latar Belakang
Keluarga dengan penyakit TBC memerlukan penjelasan dan contoh bagaimana cara
merawat dengan penyakit TBC keluarga yang sakit dengan penjelasan serta
demonstrasi cara perawatan penyakit oleh mahasiswa kepada keluargayang menjadi
pasien binaan. Adapun kegiatan merawat anggota keluarga yang sakit meliputi :
1) Menyampaikan kontrak waktu selama melakukan pembinaan askep keluarga
yang telah disetujui pada kunjungan sebelumnya.
2) Menjelaskan cara perawatan keluarga dengan penyakit TBC
3) Mendemonstrasikan cara perawatan keluarga dengan penyakit TBC
4) Memberikan kesempatan pada keluarga untuk mendemonstrasikan prosedur
keperawatan keluarga dengan penyakit TBC
5) Memberikan pujian atas pelaksanaan yang dilakukan keluarga
6) Mengevaluasi keberhasilan keluarga dalam melakukan keperawatan
2. Analisa situasi
Mahasiswa sudah mengenal keluarga yang menjadi pasien binaan, demikian
juga keluarga binaan juga sudah mengenal mahasiswa. Pada pertemuan sebelumnya
(Pertemuan V/ implementasi askep keluarga : etiologi mengenal masalah dan
mengambil keputusan) Mahasiswa mampu menjelaskan definisi, tanda dan gejala,
penyebab, predisposissi/ penurunan penyakit TBC, mengkaji tindakan yang
dilakukan keluarga, menjelaskan solusi yang benar menurut kesehatan,
mendiskusikan dengan keluarga dampak dan komplikasi bila tidak melakukan
tindakan. Saat ini mahasiswa akanmenjelaskan cara perawatan keluarga dengan
penyakit TBC dan mendemonstrasikan perawatan anggota keluarga dan penyakit
TBC.

25
3. Tujuan
a. Mahasiswa mengeksplorasi kemampuan keluarga dalam merawat keluarga binaan
yang sakit melalui data subyektif dan obyektif tugas perkembangan pengetahun
merawat keluarga yang sakit
b. Mahasiswa dapat menjelaskan serta mendemonstrasikan cara perawatan keluarga
yang sakit
III. Fase kerja
1. Kegiatan yang dilakukan :
Dalam melakukan implementasi askep keluarga (etiologi merawat) dengan keluarga
yang dilakukan yaitu :
1) Menyampaikan kontrak waktu selama melakukan pembinaan askep keluarga yang
telah disetujui pada kunjungan sebelumnya.
2) Menjelaskan cara perawatan keluarga dengan penyakit TBC.
3) Medemonstrasikan cara perawatan keluarga untuk mendemonstrasikan prosedur
4) Memberikan kesempatan pada anggota keluarga untuk mendemonstrasaikan
prosedur perawatan keluargaa denga penyakit TBC
5) Memberikan pujian atas pelaksanaan yang dilakukan oleh keluarga
6) Mengevaluasi keberhasilan keluarga dalam melakukan perawatan
2. Uraian kegiatan
TAHAP WAKTU KEGIATAN MAHASISWA KEGIATAN
KELUARGA
Pembukaan 3-5 menit 3 S (senyum, salam, sapa) Membalas 3 S ( senyum,
salam sapa)
Isi 40-50 menit Menyampaikan kontrak Menndengarkan dan
waktu selama melakukan mengklarifikasi yang
pembinaan askep keluarga disampaikan sesuai
yang telah di setujui pada kontrak waktu yang di
kunjungan sebelumnya setujui keluarga
mendengarkan dan
Menjelaskan cara perawatan memahami yang
lansia dengan penyakit TBC disampaikan

Mendemonstrasikan cara Melihat dan memahami

26
perawatan keluarga dengan yang disampaikan
penyakit TBC

Memberikan kesempatan Mendemonstrasikan


pada keluarga untuk prosedur perawatan
mendemonstrasikan keluarga dengan penyakit
prosedur keperawatan stroke yang telah di
keluarga dengan penyakit demonstrasikan
TBC mahasiswa

Memberikan pujian atas


pelaksanaan yang dilakukan
keluarga

Mengevaluasi keberhasilan
keluarga dalam melakukan
keperawatan

Penutup 3-5 menit Mengevaluasi dan Menjawab pertanyaan,


menyimpulkan yang dan mendengarkan
disampaikan kesimpilan

Menyepakati kegiatan Menyetujui


berikutnya dan waktu
pelaksanaan selanjutnya
(kunjungan berikutnya)

Mengakhiri kunjungan Menjawab salam


Menyampaikan salam

27
IV. Fase Terminasi
1. Resume kegiatan IV
a. Keluarga mengetahui kontrak waktu selama pembinaan yang telah di setujui pada
kunjungan sebelumnya
b. Keluarga mengerti cara perawatan penyakit TBC
c. Keluarga mampu mendemostrasikan prosedur perawatan penyakit TBC
2. Rencana kegiatan pada kunjungan yang akan datang
Melakukan implementasi askep keluarga (etiologi, memelihara lingkungan dan
menggunakan fasilitas kesehatan) meliputi data :
a. Memotivasi keluarga untuk menciptakan memelihara limgkungan rumah yang
dapat menunjang kesehatan dengan penyakit TBC
b. Memberikan pujian atas pelaksanaan yang dilakukan keluarga
c. Mengevaluasi keberhasilan keluarga dalam menciptakan/ memelihara lingkungan
rumah yang dapat menunjang kesehatan dengan penyakit TBC
d. Menjelaskan fungsi pelayanan kesehatan dan macam-macam pelayanan
e. Memotivasi keluarga untuk menggunakan pelayanan kesehatan
f. mengevaluasi penggunaan yankes keluarga

28
PRA PLENNING KELUARGA

NAMA KK :
ALAMAT :
KUNJUNGAN KE :
TOPIK KEGIATAN :
HARI/ TANGGAL :
I. Fase Persiapan
1. Latar Belakang
Setelah melakukan asuhan keperawatan keluarga dengan penyakit TBC
selanjutnya dilakukan terminasi askep keluarga yang meliputi : pemberian health
education untuk perawatan mandiri saat mahasiswa sudah tidak melakukan dan
melaksanakan asuhan keperawatan keluarga
2. Analisa situasi
Mahasiswa sudah mengenal keluarga yang menjadi pasien binaan, demikian juga
lansia binaan juga sudah mengenal mahasiswa. Pada pertemuan sebelumnya
(pertemuanVI/ evaluasi askep keluarga : mengevaluasi implementasi yang telah
dilakukan, mengevaluasi bagaimana perkembangan keluarga dalam melaksanakan lima
tugas keluarga dengan penyakit TBC. Saat ini mahasiswa akan melakukan terminasi
askep keluarga yang meliputi : pemberian health education, untuk pengetahuan pasien
dalam perawatan mandiri saat mahasiswa sudah tidak melakukan dan melaksanakan
asuhan keperawatan keluarga
3. Tujuan
a. Tujuan umum :
Mahasiswa mampu melakukan terminasi pada keluarga binaan dengan baik

b. Tujuan khusus
1) Mahasiswa mampu melakukan terminasi askep keluarga meliputi :
pemberian health education untuk perawatan mandiri saaat mahasiswa sudah
tidak melakukan dan melaksanakan asuhan keperawatan keluarga
2) Mahasiswa mampu menyampaikan kontrak waktu yang jelas kepada
keluarga dan dapat menerima kontrak waktu dan ada kesepakatan bersama
untuk melaksanakannya

29
II. Fase Pendahuluan
Tujuan kunjungan :
Mahasiswa mengeksplorasi kemampuan lansia dalam melakukan perawatan mandiri
dengan penyakit TBC
III. Fase Kerja
1. Kegiatan yang dilakukan :
Terminasi askep keluarga yang meliputi : pemberian health education untuk
perawatan mandiri saat mahasiswa sudah tidak melakukan dan melaksanakan asuhan
keperawatan keluarga
2. Uraian Kegiatan
TAHAP WAKTU KEGIATAN KEGIATANKELUARGA
MAHASISWA
Pembukaan 3-5 menit 3 S (sebyum, salam, sapa) Membalas 3 S (senyum,
salam, sapa)
Isi 30-40 menit 1) Menyampaikan kontrak Mendengarkan dan
waktu selama mengklarifikasi yang
melakukan pembinaan disampaikan sesuai
askep keluarga yang kontrak waaktu yang
telah di setujui pada disetujui
kunjungan sebelumnya
Menerima health
2) Pemberian health education
education dan menu diit
untuk perawatan
mandiri saat mahasiswa
sudah tidak melakukan
dan melaksanakan
asuhan keperawatan
keluarga
Penutup 3-5 menit Mengevaluasi dan Menjawab pertanyaan dan
Menyimpulkan yang mendengarkan
disampaikan kesimpulan

30
Mengakhiri kunjungan Menjawab salam
Menyampaikan salam

IV. Fase Terminasi


Resume kegiatan VII
a. Keluarga mengetahui kontrak waktu selama pembinaan yang telah di setujui pada
kunjungan sebelumnya
b. Keluarga mampu melaksanakan tugas perawatan dengan penyakit TBC
c. Keluarga menerima health education yang diberikan mahasiswa
d. Mahasiswa mengakhiri kunjungan

31