Anda di halaman 1dari 3

REVIEW JURNAL

Nama : Muhammad Noviar Aulia

NIM : D1011181118

Mata kuliah : Bahasa Indonesia

Dosen Pengampu : Utin Nurlina, M.pd

Judul Kajian Keruntuhan Bangunan Industri Pada Saat Proses Konstruksi


Jurnal Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya
Volume dan Halaman
Tahun 2016
Penulis Layalia Lathifah
Reviewer Muhammad Noviar Aulia
Tanggal 22 juni 2019

Tujuan Penelitian Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sebab-
sebab terjadinya keruntuhan bangunan pada saat proses konstruksi .
Subjek Penelitian Bangunan Industri
Metode Penelitian Dalam pembuatan dan penyusunan secara garis besar dapat
diklasifikasikan menjadi 2 jenis, yaitu data primer dan data sekunder.
Langkah yang dilakukan setelah mengetahui data yang diperlukan
adalah menentukan metode pengumpulan data. Adapun metode
pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan studi
pustaka.
Hasil Penelitian Penulis membuat dua hipotesis yang memungkinkan menjadi
penyebab runtuhnya bangunan saat proses konstruksi. Hipotesis
tersebut antara lain adalah beban berlebih yang menyebabkan
kekuatan struktur mencapai kondisi batas sehingga menimbulkan
fraktur/putus atau lendutan yang besar, atau ada beban aktual yang
tidak diperhitungkan dalam perencanaan.
Berdasarkan analisis dan perhitungan ulang yang telah dilakukan
ternyata tidak ada kesalahan perhitungan dalam hal kuantitas bahan.
Artinya, bahan yang digunakan di lapangan sudah sesuai dengan
perhitungan yang telah dilakukan sebelumnya. Hipotesis kedua
diterima, penyebab runtuhnya bangunan adalah karena ada beban
aktual yang tidak diperhitungkan atau terjadi salah perhitungan.
Bangunan yang belum rampung proses pembangunannya itu
mendapatkan beban angin berlebih sehingga struktur tidak dapat
menahan beban angin dan terjadilah keruntuhan pada struktur
tersebut.

Kesimpulan Pada penulisan jurnal ini memberitahu bahwa berdasarkan pada


kajian keruntuhan bangunan, perlu diperhatikan kekuatan
penampang tehadap beban horizontal, sehingga tidak sampai
mengakibatkan adanya perpanjangan (deformasi) tertentu. Akibat
dari adanya deformasi akan terbentuk sudut, sehingga bangunan
tersebut tidak kuat menahan beban sendiri dan beban yang ada
diatasnya dari penguraian arah sumbu y, sehingga perlu diperhatikan
bagaimana mempertahankan struktur tersebut sehingga tidak terjadi
pembentukan sudut apalagi bangunan tersebut masih dalam tahap
konstruksi, yang satu sama lain bagiannya belum saling mendukung
menjadi satu kesatuan bangunan yang utuh. Jadi perlu adanya
perkuatan-perkuatan lain dalam pengerjaan dilapangan.
Analisa Data 1. Manual/ Klasik : perhitungan struktur tanpa bantuan software
Penelitian mempunyai kompetensi memprediksi perilaku struktur yang
merupakan dasar pemahaman secara lengkap, membutuhkan
waktu yang lebih lama dengan tahapan-tahapan yang lebih
detail.
2. Modern/ Komputer : Tugas utama komputer adalah sebagai
perhitungan. Akan tetapi berbeda dengan alat hitung
sebelumnya, komputer mengubah pola pikir bekerjanya
insinyur dalam melakukan analisa struktur. Meskipun
demikian tidak ada jaminan untuk dapat memahami perilaku
struktur sebenarnya karena untuk itu perlu pemahaman
asumsi-asumsi dasar analisis, perilaku struktur yang
sebenarnya, dan mampu membuat model struktur dan validasi
hasilnya.
Kelebihan 1. Penjelasan materi penelitian dalam jurnal ini sangatlah detil
dan terarah.
2. Perhitungan yang ditampilkan pada jurnal sudah lengkap
3. Bahasa yang digunakan penulis mudah dipahami.
Kekurangan Tidak adanya saran dari penulis mengenai permasalahan yang ada,
sehingga pembaca tidak mengetahui hal apa yang harus dilakukan
agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.