Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN OBSERVASI PENGUMPULAN DATA

PETERNAKAN KAMBING SUSU PERAH DAN


BUDIDAYA SERTA PERKEMBANGBIAKAN DI
BERKAH CARINGIN FARM BEDAHAN

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah probabilitas dan


statistik

Dosen pengampu : Marfin, S.T.,M.T.

Disusun Oleh :

Agus Supriyanto (181010100243) Irfan Ashiro S. (181010100266)

Baihaqi Adiza (181010100248) Puad Bagas Sanjaya (181010100258)

Bayu Setyawan (181010100237) Ridwan Abdiansah (181010100261)

Handi Suryadi (181010100018) Rizki Kurniawan (181010100245)

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO


FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PAMULANG
TANGERANG SELATAN
2019
DAFTAR ISI
I. PENDAHULUAN
a. Latar Belakang

Peternakan adalah kegiatan perkembangbiakan dan membudidayakan


hewan ternak untuk mendapatkan manfaat dan hasil dari kegiatan tersebut.
Pengertian peternakan tidak sebatas pada pemeliharaan saja, memelihara dan
beternak perbedaannya pada tujuan yang ditetapkannya. Banyak sekali hewan yang
bias diternak yang menghasilkan, contohnya kambing. Pemeliharaan kambing
perah merupakan alternatif usaha ternak penghasil susu disamping sapi perah dalam
pemenuhan kebutuhan susu di Indonesia. Anak kambing perah jantan yang tidak
dijadikan bibit bisa dijadikan sumber pemenuhan kebutuhan produk daging.
Kambing perah merupakan ternak dengan karakteristik mudah dipelihara, mampu
beradaptasi dengan lingkungan yang kurang menguntungkan, cepat berkembang
biak dan efisien dalam penggunaan pakan. Jenis kambing perah di Indonesia
umumnya adalah Peranakan Etawah (PE), yang merupakan hasil persilangan antara
kambing Etawah dengan kambing kacang, dengan karakteristik fisik mirip kambing
Etawah.

Pada umumnya di wilayah jawa barat lebih banyak menjual kambing untuk
qurban tetapi modern masyarakat saat ini lebih pintar membuka peluang usaha
karena susu kambing perah hasilnya terlihat setiap hari berbeda dengan kambing
daging atau kambing potong yang dijual atau terjualnya bisa sebulan sekali atau
saat hari raya idul adha tiba. Dilihat dari faktor pemeliharaannya yang mudah serta
didukung oleh sarana dan prasarana (Tempat Terbuka) yang ada. Oleh karena itu
saat ini banyak sekali pengusaha-pengusaha yang membuka usaha baru atau
pengusaha lama yang mengembangkan usahanya di bidang peternakan ini.
b. Maksud dan Tujuan

Maksud kami meneliti atau mengobservasi peternakan kambing adalah agar


mahasiswa tahu tentang bagaimana mengelola usaha yang bergerak dibidang
peternakan.

Tujuan kami yaitu :

1. Untuk mengetahui cara pengelolaan peternakan


2. Memenuhi tugas mata kuliah Probabilitas dan Stastistik
3. Untuk menambah wawasan tentang dunia usaha
II. PROFIL
a. Profil Peternakan

Nama Peternakan : Berkah Caringin Farm

Alamat Peternakan : Jalan SMPN/Rivaria dalam 4 no.172 RT04 RW01


Kelurahan Bedahan Kecamatan Sawangan Kota Depok

Kontak/Nomor HP : 0812-1273-4821

Berkah Caringin Farm berdiri pada tahun 2014 yang di pimpin oleh Bapak
Meiyadi Rakasiwi yang lahir di Langkat Sumatra Utara. Pada awalnya bapak
meiyadi hanya iseng-iseng memelihara kambing yang nantinya akan dijual pada
saat idul adha tiba, akan tetapi zaman semakin modern lalu bapak meiyadi
mengembangkan usahanya menjadi besar. Ada sekitar 87 ekor saat ini yang
dirawat atau dipelihara oleh bapak meiyadi.

Analis hasil ternak kambing etawa.

Bapak Meiyadi dibantu oleh 4 karyawan yang sudah ditugaskan masing-


masing oleh beliau. Berkah Caringin Farm memproduksi atau menjual susu
kambing, kambing potong dan kotoran. Perhari kambing bapak meiyadi
menhasilkan 16-25 liter dan 3-5 karung kotoran. Perliter bapak Meiyadi menjual
Rp.35.000,- Perbotol (240ml) menjual Rp.12500,- serta yang isi kemasan plastik
(160ml) sebesar Rp.10.000,- sedangkan untuk 1 karung kotoran kambing dijual
8000 rupiah
Laporan Laba/Rugi

Per Tanggal 28 Februari 2019

Pendapatan.

Susu 20 liter/hari @35.000

20 liter x Rp 35.000 x 30 Hari = Rp 21.000.000,00

Kotoran kambing 4 karung/hari @ Rp 8.000,00

4 karung x Rp 8.000 x 30 Hari = Rp 960.000

Penjualan 3 ekor kambing @Rp. 1.800.000

3 x Rp. 1.800.000,00 = Rp. 5.400.000,00

Total Pendapatan

Rp 21.000.000,00 + Rp 960.000,00 = Rp 27.360.000,00

Pengeluaran.

Biaya pakan + obat = Rp. 300.000,00 / hari

Rp. 300.000,00 x 30 hari = Rp. 9000.000,00

Gaji karyawan 4 orang @Rp1.500.000,00 / bulan

Rp. 1.500.000,00 x 4 orang x 30 hari = Rp. 6000.000,00

Biaya listrik. = Rp. 1000.000,00

Biaya angkut = Rp. 1000.000,00

Biaya lain-lain = Rp. 500.000,00

Total biaya pengeluaran = Rp. 17.500.000,00


Laba / Rugi.

Rp. 27.360.000,00 – Rp. 17.500.000,00 = Rp. 9.860.000,00


PENDAPATAN

Jual Kambing
20%

Kotoran Kambing
3%

Susu
77%

Pengeluaran

Gaji Karyawan
34%
Pakan & Obat
51%

lain lain
3%
Bahan Bakar Listrik & Air
6% 6%
POPULASI KAMBING
Kambing
Qurban/Aqiqah
18% Indukan Perah
23%

Jantan Pemacek
2%

Jantan Besar
12%
Dedara
16%

Cempe
29%