Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN RANCANGAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PROFESI ASN

BIDANG PENGAWASAN DAN PENINDAKAN


PADA KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS JAKARTA BARAT
TENTANG
MENGEFEKTIFKAN PROSES PENGGANTIAN PASPOR DIKARENAKAN
HILANG / RUSAK / HABIS BERLAKU

Disusun Sebagai Prasyarat Memenuhi Kelulusan


Latihan Dasar CPNS Golongan III

oleh:
NAMA : RACHMAT SALEH
NIP : 199010082017121001
JABATAN : ANALIS KEIMIGRASIAN PERTAMA
UNIT KERJA : KANIM KELAS I KHUSUS JAKARTA
BARAT
MENTOR/ATASAN : HENGKI IRAWAN, Amd.Im, S.H
COACH : SYARIFAH HERLINA
ANGKATAN/ABSEN : I / 37

KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM DKI JAKARTA


KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
2018
LEMBAR PENGESAHAN

RANCANGAN AKTUALISASI
NILAI-NILAI DASAR PROFESI ASN
BIDANG PENGAWASAN DAN PENINDAKAN
KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS JAKARTA BARAT

OLEH :

RACHMAT SALEH
Peserta Latihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan I
NIP. 199010082017121001

Telah diseminarkan pada tanggal 08 Juni 2018


Di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta

PENGUJI, MENTOR,

(Drs. Budiono Widagdo, S.H., M.Si) (Henki Irawan, Amd.Im, S.H)


NIP.195807101983031001 NIP.198209202000121001

COACH,

(Syarifah Herlina,SH.,MH)
NIP. 196306161983032002

i
DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN ........................................................................................................ i


DAFTAR ISI..............................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN .......................................................................................................... 1
I.1 Latar Belakang ............................................................................................................ 1
I.1.1 Profil Organisasi ...................................................................................................... 2
I.1.2 Visi dan misi organisasi .......................................................................................... 2
I.1.3 Struktur organisasi ................................................................................................... 4
I.2 Identifikasi Isu ............................................................................................................ 4
I.3 Tujuan dan Manfaat ................................................................................................... 5
I.3.1 Bagi peserta ............................................................................................................. 5
I.3.2 Bagi Organisasi........................................................................................................ 6
I.4 Ruang Lingkup ........................................................................................................... 6
I.5 Data Diri ..................................................................................................................... 7
I.6 Judul ........................................................................................................................... 7
BAB II RANCANGAN KEGIATAN AKTUALISASI ............................................................ 8
II.1 Rancangan Kegiatan .................................................................................................... 8
II.2 Jadwal Kegiatan ........................................................................................................ 11

ii
BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang

Pejabat Negeri Sipil (PNS) sebagai aparatur sipil negara yang diatur dalam
Undang-Undang No 5 tahun 2014 adalah sebuah profesi dalam instansi pemerintahan
yang mempunyai peranan penting dalam menyelenggarakan tugas-tugas umum
pemerintahan dan pembangunan. Untuk menyelenggarakan tugas pemerintahan dan
pembangunan tersebut diperlukan PNS yang berprofesional yaitu PNS yang mampu
memenuhi standar kompetensi jabatannya sehingga mampu melaksanakan tugas
jabatannya secara efektif dan efisien. Untuk dapat membentuk sosok PNS
professional seperti tersebut diatas perlu dilaksanakan pembinaan melalui jalur
pelatihan. Selama ini pelatihan pembentukan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)
dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan Prajabatan (Diklat Prajanatan), dimana
praktik penyelenggaraan pelatihan dan pembelajarannya didominasi oleh ceramah
sehingga dirasa sulit membentuk PNS yang kuat dan profeisonal. Maka berdasarkan
Undang-Undang No 5 Tahun 2014 pasal 63 ayat (3) dan (4), CPNS diharuskan
melalui masa percobaan dan diperlukan sebuah penyelenggaraan pelatihan yang
memadukan pembelajaran klasikal dan non-klasikal di tempat Pelatihan dan di tempat
kerja sehingga memungkinkan peserta mampu menginternalisasi, menerapkan dan
mengaktualisasikan, serta membuatnya menjadi kebiasaan (habituasi), dan merasakan
manfaatnya, sehingga terpatri dalam dirinya sebagai karakter PNS professional.
Berdasarkan hal di atas, penyempurnaan dan pengayaan konsep Diklat
Prajabatan berganti menjadi pelatihan dasar CPNS yang diatur pada Peraturan Kepala
Lembaga Administrasi Negara Nomor 21 Tahun 2016. Dengan mengikuti latihan
dasar dengan pola baru ini menuntut para calon PNS dapat mengaktualisasikan nilai-
nilai dasar profesi PNS yang bisa disingkat ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme,
Etika Publik, Komitmen Mutu, Anti Korupsi) dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
Setelah peserta menjalani latihan dasar dapat menjadikan nilai nilai dasar ANEKA
menjadi kebiasaan dalam bekerja di masing masing organisasi pemerintahan.

1
I.1.1 Profil Organisasi
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat adalah Unit Pelayanan
Teknis (UPT) di bidang keimigrasian di lingkungan Kantor Wilayah
Kementerian Hukum dan Ham DKI Jakarta. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus
Jakarta Barat berlokasi di Jalan Pos Kota No. 4, Pinangsia, Tamansari, Kota
Jakarta Barat dengan jumlah pegawai sebanyak 150 orang. Susunan
Organisasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai terdiri dari 5 bidang
yaitu Bidang Informasi dan Sarana Komunikasi Keimigrasian (Bidang
Insarkomkim), Bidang Lalu Lintas dan Status Keimigrasian (Bidang
Lalintuskim), Bidang Pendaratan dan Izin Masuk (Darinsuk), Bagian Tata
Usaha (Bagian TU) dan Bidang Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian
(Bidang Wasdakim).
Bidang Pengawasan dan Penindakan terdiri dari 2 (dua) seksi yaitu,
Seksi Pengawasan dan Seksi Penindakan. Bidang Wasdakim mempunyai
tugas melaksanakan pengawasan aktivitas yang dilakukan oleh orang asing
dan melakukan penindakan bagi orang asing yang melakukan pelanggaran
keimigrasian di wilayah Jakarta Barat. Pengawasan dan penindakan orang
asing berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam rangka
menyelenggarakan tugasnya, Bidang Pengawasan dan Penindakan mempunyai
fungsi sebagai berikut :
 Melakukan pemeriksaan untuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang
bermaksud untuk melakukan penggantian paspor karena hilang / rusak /
perubahan data;
 Melakukan pengawasan aktivitas orang asing yang berada di wilayah
Jakarta Barat;
 Melakukan penindakan kepada orang asing yang melakukan pelanggaran
keimigrasian di wilayah Jakarta Barat.

I.1.2 Visi dan misi organisasi


Sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang bernaung
dibawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kantor Imigrasi dalam
pelaksanaan tugas sehari-hari juga berpedoman pada visi dan misi
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia disamping visi dan misi
Direktorat Jenderal Imigrasi itu sediri.

2
Adapun visi dan misi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia adalah sebagai berikut:
 Visi:
- Masyarakat Memperoleh Kepastian Hukum
 Misi:
- Mewujudkan Peraturan Perundang-undangan yang berkualitas;
- Mewujudkan Pelayanan Hukum yang berkualitas;
- Mewujudkan Penegakkan Hukum yang berkualitas;
- Mewujudkan Penghormatan, Pemeneuhan, dan Perlindungan Hak
Asasi Manusia;
- Mewujudkan Layanan Manajemen Adimistrasi Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia;
- Mewujudkan Aparatur Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia yang Profesional dan Berintegritas.
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia juga memiliki tata nilai
yang disingkat menjadi PASTI dengan penjelasan yaitu:
P = professional
A = Akuntabel
S = Sinergi
T = Transparan
I = Inovatif
Sedangkan visi dan misi dari Direktorat Jenderal Imigrasi adalah:
 Visi:
- Masyarakat memperoleh kepastian pelayanan dan penegakan
hukum keimigrasian.
 Misi:
- Memperkuat penegakan hukum keimigrasian yang adil da
akuntabel
- Mendukung terciptanya keamanan negara yang stabil
- Meningkatkan pelayanan keimigrasian yang prima
- Mendukung pembangunan kesejahteraan masyarakat yang
berkesinambugan

3
I.1.3 Struktur organisasi

Gambar 1-1 Struktur Organisasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat

I.2 Identifikasi Isu

Saat peserta berada di lapangan, peserta cukup sering mendengar keluhan


dari pemohon penggantian Paspor RI dikarenakan hilang / rusak / perubahan
data menghabiskan waktu yang cukup lama dan juga proses yang panjang
karena setelah pemohon selesai menjalani proses Berita Acara Pemeriksaan
(BAP) Paspor RI, pemohon masih harus mengumpulkan kembali persyaratan-
persyaratan yang sebelumnya pemohon tidak ketahui untuk dibawa atau
dikumpulkan. Kejadian seperti ini tentunya merugikan bagi pemohon yang
membutuhkan Paspor RI dalam waktu dekat untuk dipergunakan dalam
keadaan yang mendesak.

4
Gambar 1-2 Identifikasi Isu

I.3 Tujuan dan Manfaat

Dalam penulisan laporan rancangan aktualisasi ini mempunyai tujuan dan


manfaat bagi peserta maupun organisasi diantaranya

I.3.1 Bagi peserta


 Tujuan:
- Persyaratan untuk kelulusan latihan dasar CPNS.
- Membentuk peserta sebagai PNS yang profesional yang karakternya
dibentuk oleh nilai-nilai dasar profesi PNS.
 Manfaat:
- Mampu menerapkan nilai-nilai akuntabilitas sehingga dapat lebih
bertanggung jawab terhadap pekerjaannya.
- Mampu menerapkan nilai-nilai nasionalisme sehingga bekerja atas dasar
nilai nilai pancasila dan berkontribusi penuh terhadap NKRI.

5
- Mampu menerapkan nilai-nilai etika public sehingga bekerja secara
ikhlas dalam melayani masyarakat mengingat salah satu fungsi ASN
sebagai pelayan masyarakat.
- Mampu menerapkan nilai-nilai komitmen mutu sehingga mewujudkan
pelayanan prima dan professional dilingkungan kerja.
- Mampu menerapkan nilai-nilai anti korupsi sehingga dapat mewujudkan
lingkungan kerja yang bebas dari korupsi serta lebih menjaga lagi
kedisiplinan.

I.3.2 Bagi Organisasi


 Tujuan:
- Terwujudnya ASN di lingkungan kerja yang dapat menerapkan nilai-
nilai dasar ASN yaitu ANEKA (Akuntabel, Nasionalisme, Etika Publik,
Komitmen Mutu, Anti Korupsi).
- Tercapainya nilai-nilai organisasi kementerian hukum dan hak asasi
manusia yaitu PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Tranparan,
Inovasi).
 Manfaat:
- Terwujudnya pelayanan yang prima dalam proses penggantian Paspor RI
dikarenakan hilang / rusak / perubahan data.

I.4 Ruang Lingkup

Rancangan aktualisasi ini dibatasi pada pelaksanaan kegiatan sesuai dengan


tempat saya bekerja yaitu di Kanim Kelas I Khusus Jakarta Barat bidang pengawasan
dan penindakan.
Dengan mengambil dasar pada kegiatan yang bersumber dari Sasaran Kinerja
Pegawai (SKP), yaitu meliputi :

1. Menyiapkan bahan administrasi pengawasan keimigrasian.


2. Mencatat kebutuhan bahan dalam kegiatan pengawasan, penindakan dan/atau
penyidikan keimigrasian
3. Mencatat persoalan yang muncul dalam kegiatan pengawasan, penindakan
dan/atau penyidikan keimigrasian

6
4. Mencatat pekerjaan pengawasan, penindakan dan/atau penyidikan
keimigrasian yang telah selesai dilaksanakan
5. Mencatat pengaduan dalam pengawasan, penindakan dan/atau penyidikan
keimigrasian

I.5 Data Diri

a. Mentor / Atasan
Nama : HENKI IRAWAN, Amd.Im.,S.H
NIP : 198209202000121001
Pangkat / Gol. Ruang : Penata Tk.I (III/D)
Jabatan : Kepala Bidang Pendaratan dan Izin Masuk
Unit Kerja : Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat
b. Coach / Pembimbing
Nama : SYARIFAH HERLINA, SH., MH
NIP : 19630616 1983 032002
Pangkat / Gol. Ruang : Pembina Tk.I ( IV/B)
Jabatan : Widyaiswara Madya
Unit Kerja : BPSDM Hukum dan Hak Asasi Manusia
c. Peserta
Nama : RACHMAT SALEH
NIP : 19901008 201712 1 001
Pangkat / Gol. Ruang : Penata Muda (III/A)
Jabatan : Analis Keimigrasian Pertama
Unit Kerja : Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat
Lembar Pengesahan
Persetujuan Coach dan Mentor

Coach Mentor

(SYARIFAH HERLINA, SH., MH) (HENKI IRAWAN, AMD.IM, S.H)


NIP. 19630616 1983032002 NIP.198209202000121001

I.6 Judul

“MENGEFEKTIFKAN PROSES PENGGANTIAN PASPOR RI


DIKARENAKAN HILANG / RUSAK / PERUBAHAN DATA DI KANTOR
IMIGRASI KELAS I KHUSUS JAKARTA BARAT”

7
BAB II
RANCANGAN KEGIATAN AKTUALISASI

II.1 Rancangan Kegiatan

Dalam membuat penyusunan rancangan aktualisasi ini, isu yang saya ambil sesuai dengan sasaran kinerja pegawai (SKP).
Pelaksanaan aktualisasi saat di tempat tugas dengan rincian sebagai berikut :
Unit Kerja Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat
Identifikasi Isu Pemeriksaan kelengkapan dokumen persyaratan penggantian Paspor RI di Kantor Imigrasi
Kelas I Khusus Jakarta Barat
Isu yang diangkat Proses penggantian Paspor RI dikarenakan hilang / rusak / perubahan data membutuhkan
waktu yang lama dan proses yang cukup panjang.
Gagasan isu Mengefektifkan proses penggantian paspor RI dikarenakan hilang / rusak / perubahan data

8
Kontribusi
Penguatan
Output/Hasil Terhadap Visi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Nilai-nilai Dasar Nilai-nilai
Kegiatan dan Misi
Organisasi
Organisasi
Memohon izin kepada
Kabid Lalintuskum, Kasi
Dengan
Lantaskim, dan Kabid
identifikasi
Wasdakim untuk
Lembar masalah dan
melakukan identifikasi
persetujuan Akuntabilitas : solusi yang
masalah untuk setiap
a.  untuk  Menjadi CASN yang tepat serta Memberikan
proses penggantian
memulai dapat diandalkan mengedepankan pelayanan
paspor dikarenakan
pekerjaan kepentingan publik yang
Mengefektifkan hilang / rusak / perubahan
publik maka baik dapat
proses data dan menyiapkan
kegiatan ini meningkatkan
penggantian kelengkapan
dapat nilai
paspor administrasinya.
memberikan organisasi
dikarenakan
kontribusi Kementerian
1 hilang / rusak / Pelayanan Publik :
Analisis data permohonan untuk Hukum dan
perubahan data Menyiapkan bahan dan
masuk dan pengiriman Laporan mewujudkan Ham terutama
untuk paspor b.   laporan yang transparan
berkas BAP untuk kurun pendahuluan visi Direktorat Etika Publik,
masih berlaku dan dapat
waktu dua bulan terakhir Jenderal Komitmen
dan paspor dipertanggungjawabkan
Imigrasi yaitu : Mutu, dan
habis berlaku.
masyarakat Akuntabilitas
Identifikasi dan Pemetaan
memperoleh dapat
masalah di loket Komitmen Mutu :
kepastian diperkuat
berdasarkan kasus paspor Sikap yang berorientasi
pelayanan dan
hilang, paspor rusak, dan Laporan pada penyelenggaraan
c.   penegakkan
perubahan data paspor permasalahan pemerintahan dan
hukum
untuk paspor masih pelayanan publik yang
keimigrasian
berlaku dan paspor habis lebih baik
berlaku

9
Kontribusi
Penguatan
Output/Hasil Terhadap Visi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Nilai-nilai Dasar Nilai-nilai
Kegiatan dan Misi
Organisasi
Organisasi
Penyusunan alternatif
solusi untuk perbaikan di Nasionalisme : Tidak
proses yang tidak efektif Laporan mengusulkan solusi
d. dan pencarian dasar  Alternatif  diskriminatif yang
hukum yang mendukung solusi menguntungkan
masing-masing alternatif sebagian pemohon
solusi.
Diskusi penentuan solusi
Manajemen ASN :
yang akan Laporan
Berkoordinasi dengan
diimplementasikan diskusi
e.   bidang terkait untuk
dengan Kabid Wasdakim, penentuan
memberikan pelayanan
Kabid Lalintuskim, dan solusi
terbaik bagi pemohon
Kasi Lantaskim.
Pelaksanaan
Etika publik :
implementasi solusi yang
Laporan Menerima keluhan /
sudah menjadi
f.  implementasi  persoalan yang muncul
kesepakatan bersama
Solusi dari masyarakat dengan
demi pelayanan publik
baik
yang lebih baik.

10
II.2 Jadwal Kegiatan

KEGIATAN WAKTU TEMPAT OUTPUT


NO.

Memohon izin kepada Kabid


Lalintuskum, Kasi Lantaskim,
dan Kabid Wasdakim untuk Lembar
melakukan identifikasi masalah persetujuan
1.
untuk setiap proses penggantian untuk memulai
paspor dikarenakan hilang / rusak pekerjaan
/ perubahan data dan menyiapkan
kelengkapan administrasinya.

Analisis data permohonan masuk


dan pengiriman berkas BAP Laporan
2.
untuk kurun waktu dua bulan SABTU, 09 pendahuluan
terakhir JUNI 2018

Identifikasi dan Pemetaan Kantor


masalah di loket berdasarkan Imigrasi
kasus paspor hilang, paspor Kelas I Laporan
3.
rusak, dan perubahan data paspor permasalahan
untuk paspor masih berlaku dan
Khusus
paspor habis berlaku SAMPAI Jakarta
DENGAN Barat
Penyusunan alternatif solusi
untuk perbaikan di proses yang
Laporan
4. tidak efektif dan pencarian dasar
Alternatif solusi
hukum yang mendukung masing-
masing alternatif solusi.
SENIN, 24
Diskusi penentuan solusi yang
SEPTEMBER
akan diimplementasikan dengan Laporan diskusi
5. 2018
Kabid Wasdakim, Kabid penentuan solusi
Lalintuskim, dan Kasi Lantaskim.

Pelaksanaan implementasi solusi


Laporan
yang sudah menjadi kesepakatan
6. implementasi
bersama demi pelayanan publik
Solusi
yang lebih baik.

11