Anda di halaman 1dari 10

ASUHAN KEPERAWATAN BAYI BARU LAHIR

PADA By. Ny A
DI RUANG SAKURA RS SURAKARTA
Dosen Pembimbing : Ns. Ratih Dwilestari P.U., M.Kep.
Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Sistem Reproduksi

Disusun Oleh :
Kelompok 2 (S16A)
1. Dwi Bayu Kurniawan (S16014) 6. Fenika Aprilia M. (S16021)
2. Dyah Permatasari (S16015) 7. Fitri Poniasih Sujarwati (S16022)
3. Emila Yudianti (S16017) 8. Friska Andreas N. (S16023)
4. Ernie Hening Puspita (S16018) 9. Gusnanda Dewa P. (S16024)
5. Fatimah Zakiyah (S16019) 10. Hana Permata (S16025)

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN


STIKES KUSUMA HUSADA
SURAKARTA
2019
ASUHAN KEPERAWATAN BAYI BARU LAHIR
PADA By. Ny A
DI RUANG SAKURA RS SURAKARTA

I. PENGKAJIAN
Tanggal pengkajian : 20 Maret 2019
Waktu pengkajian : 16.00 WIB
A. Identitas
Klien : By Ny. A
Jenis kelamin : Perempuan
Waktu lahir : 20 Maret 2019/15.00 WIB
Penanggung jawab
Nama ibu : Ny. A
Usia : 30 Tahun
Pendidikan terakhir : SMA
Alamat : Jebres
Nama ayah : Tn. D
Usia : 31 Tahun
Pendidikan terakhir : SMA
Alamat : Jebres
B. Riwayat Obstretsi Ibu
Usia kehamilan : 39 minggu 4 hari
Pemeriksaan antenatal : 4 kali
Komplikasi antenatal : Hipertensi
C. Riwayat Perkawinan
Perkawinan ke : 1 (satu)
Usia waktu menikah : 28 tahun
Lama perkawinan : 2 tahun
D. Riwayat Persalinan
BB/TB ibu : 64 Kg/ 154 cm
Keadaan umum ibu : Composmetis
Jenis persalinan : Spontan pervaginam
Indikasi : Kala II lama
Komplikasi persalinan : Pendarahan
Lamanya ketuban pecah : 20 menit sebelum lahir
Tempat persalinan : Ruang Sakura di RS Surakarta
TTV :
TD : 120/80 mmHg S : 36,50C
N : 82 x.menit R : 22 x/menit
E. Keadaan Bayi saat Lahir
Lahir tanggal : 20 Maret 2019
Jenis kelamin : Perempuan
Kelahiran : Tunggal
APGAR SCORE :

0 1 2 Tanda-tanda 1 mnt 5 mnt 10 mnt


Tdk ada < 100 >100 Denyut jantung 2 2 2
Tdk ada Tdk Baik Pernafasan 2 2 2
teratur
Lemah Sedang Baik Tonus otot 1 1 2
Tdk ada Meringis Menangis Reflek 1 2 2
Biru/putih Merah Seluruh warna 1 2 2
jambu, badan
ujung biru merah
Total 7 9 10
Tidak resusitasi : tidak ada
Plasenta : Lengkap, berat 500 gr, kortiledon lengkap
F. Pemeriksaan Fisik
Umur : Neonatus 60 menit setelah lahir
BB : 2800 gr
PB : 48 cm
Lingkar kepala : 34 cm
Lingkar dada : 33 cm
TTV :
Suhu : 36 0C
Nadi : 108x/menit
Keadaan umum : Composmentis
Kepala : lingkar kepala 34 cm tidak ada benjolan,
persebaran rambut merata
Mata : simetris ka/ki, sclera tidak ikterik,
konjungtiva tidak anemis
Hidung : lubang hidung simetris, ada cuping hidung
Mulut :
Palatum : normal
Warna palatum : merah
Warna lidah : merah muda
Telinga :
Kesimetrisan : kanan kiri simetris
Warna : sama dengan kulit wajah
Daun telinga : ada
Lekuk telinga : ada
Leher : tidak ada pembesaran tiroid, tidak ada
peningkatan JVP
Dada :
Jantung : Bunyi normal, Denyut jantung
108x/menitm ada gerakan mengembang dan
mengempis
Paru-paru : Simetris ka/ki, suara nafas vesikuler
Abdomen : bentuk bulat lonjong, bising usus ada, tali
pusat masih basah dan rapuh
Lanugo : ada
Vernik : ada
Ekstermitas :
Tangan : Jari tangan kanan dan kiri lengkap,
Pergerakan sedikit aktif, Refleks
menggenggam ada, Warna merah sedikit
kebiruan
Kaki : kaki kanan dan kiri lengkap, Pergerakan
baik, akral ujung ekstremitas dingin
Genetalia : labia mayora sudah menutupi labia minora
Status neurologi :
Refleks moro : refleks kejutan dibagian ekstremitas atas
atau bawah ( ada respon )
Refleks graspy : ada refleks genggam ekstremitas atas dan
bawah
Refleks stepping : menunjukan refleks seperti berjalan (
belum ada refleks berjalan )
Refleks rooting : menunjukkan refleks seperti mencari
puitng susu ( ibu dapat menyusui bayi
dengan baik)
Refleks sucking : menunjukkan refleks hisap yang kuat (ada,
namun belum kuat)

G. Pengkaian Sistem
Aktivitas/istirahat : bayi sering tidur lelap, tidak rewel
Eliminasi : bayi sejak lahir sudah BAB jenisnya
mekonium warna hitam kecoklatan (+)
Nutrisi : masukan cairan melalui asi dan refleks
menelan bayi baik
II. ANALISA DATA

NO Tanggal/Jam Data Fokus Prblem Etiologi TTD


20 Maret 2019 Ds : Resiko Peningkatan
16.10 WIB Do : Hipotermia kebutuhan
-Kesadaran : (00253) oksigen
composmentis
S : 360C
N : 108x/menit
-Warna kulit
merah jambu
-APGAR
SCORE 10
menit setelah
bayi lahir : 10
-bayi tampak
gemetar,akral
ekstremitas
dingin
- pergerakan
sedikit aktif
20 Maret 2019 Ds : Resiko Kurang
16.10 WIB Do : infeksi pengetahuan
S : 360C ( 00004 ) untuk
2 N : 108x/menit menghindari
-Tali pusat pemajanan
masih basah dan patogen
rapuh
III. PRIORITAS DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Resiko Hipotermia dengan faktor resiko peningkatan kebutuhan
oksigen ( 00253 )
2. Resiko infeksi dengan faktor resiko kurang pengetahuan untuk
menghindari pemajanan pathogen ( 00004 )

IV. RENCANA KEPERAWATAN


No.
Dx.Kep Tujuan Intervensi TTD
Dx
Resiko Setelah dilakukan Pengaturan Suhu (3900)
Hipotermia tindakan keperawatan 1. Monitor temperatur
selama 1 x 24 jam klien sampai stabil,
diharapkan klien nadi, pernafasan, suhu
terhindar dari ketidak- dan warna kulit, dan
seimbangan suhu tubuh laporkan adanya tanda
dengan KH : dan gejala hipotermi /
Termoregulasi:Baru hipertermi
Lahir (0801) 2. Pertahankan panas suhu
- Suhu tubuh rentang tubuh bayi (missal :
normal (36,5 – 37,5 segera ganti pakaian
1 celcius) jika basah), dan
- Warna kulit tidak selimuti bayi segera
pucat setelah lahir untuk
- Akral hangat mencegah kehilangan
- Bayi tidak menggigil panas
dan gemetar 3. Jelaskan kepada
- Hidrasi adekuat keluarga tanda dan
gejala hipotermi /
hipertermi.
4. Kolaborasi pemberian
obat antipiretik jika
perlu
Resiko Setelah dilakukan Kontrol Infeksi (6540)
Infeksi tindakan keperawatan 1. Kaji keadaan tali pusat
selama 1 x24 jam dari tanda-tanda infeksi
diharapkan tidak terjadi 2. lakukan perawatan tali
infeksi dengan KH : pusat secara rutin dgn
Kontrol Resiko: Proses prinsip asertif.
2 Infeksi (1924) 3. Latih dan
1. Tidak ada tanda-tanda demonstrasikan pada
infeksi ibu dan keluarga cara
2. Tali pusat kering merawat tali pusat.
tidak bau, tida ada 4. Kolaborasikan
nanah dan tidak ada pemberian anti biotik
perdarahan

V. TINDAKAN KEPERAWATAN
Tgl/jam No.Dx Implementasi Respon Ttd
20/3/19 1. Memonitor temperatur 1. S : -
16.20 klien sampai stabil, O : S : 36°C, N :
nadi, pernafasan, suhu 108x/menit, R:
dan warna kulit, dan 40x.menit, warna
melaporkan adanya kulit merah, bayi
tanda dan gejala terlihat masih
hipotermi / hipertermi menggigil.
2. Mempertahankan panas 2. S : -
1
suhu tubuh bayi dan O : Bayi terlihat
menyelimuti bayi nyaman setelah
segera setelah lahir diselimuti.
untuk mencegah 3. S : Ibu mengatakan
kehilangan panas sudah paham
3. Menjelaskan kepada O : keluarga pasien
keluarga tanda dan tampak paham
gejala hipotermi / 4. S : -
hipertermi. O : telah diberikan
4. Memberikan obat obat antipiretik
antipiretik
20/3/19 1. Mengkaji keadaan tali 1. S : -
16.30 pusat dari tanda-tanda O : tali pusat basah,
infeksi pada tali pusat warna putih segar,
2. Melakukan perawatan tidak ada tanda-tanda
tali pusat secara rutin infeksi, tidak ada pus
dgn prinsip asertif. 2. S : -
3. Melatih dan O : telah dilakukan
demonstrasikan pada perawatan tali pusat
2
ibu dan keluarga cara 3. S : -
merawat tali pusat. O : keluarga pasien
4. Memberikan anti biotik tampak mengerti
setelah diberikan
pendkes
4. S : -
O : telah diberikan
antibiotik

VI. CATATAN KEPERAWATAN


Tgl/jam No.Dx Evaluasi Ttd
20/3/19 S: -
O:suhu bayi Ny.X 360C ,bayi masih menggigil
kedinginan, bayi tampak masih menangis
A:masalah hipotermi belum teratasi
P:lanjutkan intervensi
1
-monitor suhu pada bayi
-ganti bedong bayi jika basah dan tempatkan bayi
pada tempat yang nyaman
20/3/19 S: -
O:Tali pusat sudah mengering,tidak terdapat pus,
,tali pusat tertutup kassa kering
2 A:masalah belum teratasi
P:lanjutkan intervensi
-pantau tanda-tanda infeksi pada tali pusat
-merawat dan balut tali pusat dengan kassa kering