Anda di halaman 1dari 3

PEMBUATAN PROGRAM DAN PENERBITAN SURAT TUGAS AUDIT SEKTOR

PUBLIK

1. TEORI PEMBUATAN PROGRAM DAN PENERBITAN SURAT TUGAS AUDIT


SEKTOR PUBLIK
A. Pembuatan program audit sektor publik
 Fungsi Pembuatan Program Audit Sektor Publik
Maksud suatu program audit adalah untuk mengatur secara sistemastis prosedur
audit yang akan dilaksanakan selama audit berlangsung. Auditor menentukan tujuan
audit spesifik yang telah dikembangkan berdasarkan asersi audit ketika
mengembangkan program audit. Sebuah contoh program audit yang berkaitan
dengan pengujian substantive.
Program audit merupakan kumpulan prosedur audit yang dibuat tertulis secara rinci
dan dijalankan untuk mencapai tujuan audit. Adapun tujuan audit program adalah
untuk mengetahui apakah penyajian laporan keuangan oleh manajemen dari sisi
eksistensi atau keterjadian, kelengkapan, hak dan kewajiban, penilaian atau alokasi
serta penyajian dan pengungkapan dapat dipercaya, wajar dan tidak menyesatkan
terhadap pihak yang berkepentingan terhadap laporan keuangan tersebut.
 Program Audit Keuangan
Program audit keuangan menurut Agoes (1999) merupakan kumpulan dari prosedur
audit yang akan dijalankan dan dibuat secara tertulis. Sedangkan menurut Boynton
(2001) program audit keuangan menyatakan prosedur audit yang diyakini oleh
audior merupakan hal yang penting untuk mencapai tujuan audit keuangan tersebut.
 Program Audit Kinerja
Menurut standar pemeriksaan keuangan Negara (SPKN) yang dimaksud dengan
audit kinerja adalah pemeriksaan atas pengelolaan keuangan Negara yang terdiri dari
audit atas aspek ekonomi, efisieni, serta efektivitas. Audit kinerja pada sebuah
program pemerintah meliputi juga audit atas kepatuhan terhadap ketentuan
perundang-undangan serta pengujian terhadap pengendalian internal.
 Bukti, Asersi, dan Sampel
Bukti audit adalah segala informasi yang mendukung angka-angka atau informasi
lain yang disajikan dalam laporan keuangan yang dapat digunakan oleh auditor
sebagai dasar untuk menyatakan pendapatnya.
Asersi adalah pertanyaan yang dibuat oelh satu pihak yang secara implisit
dimaksudkan untuk digunaklan oleh pihak lain (pihak ketiga).

B. Penerbitan surat tugas audit sektor publik

Surat tugas audit berfungsi sebagai dasar pelaksanaan audit umum dan audit khusus.
Sedangkan surat perintah audit berfungsi sebagi dasar dilkasanakannya audit investigasi.
 Instansi penerbit surat tugas audit sektor publik
Surat tugas audit sektor publik diterbitkan oleh direktur audit atau kepala intansi
audit berada. Surat penerbitan dierbitkan berdasarkan nomer pelaksanaan audit.
Setiap penerbitan surat tugas diikuti dengan penerbitan kuisioner yang ditunjukan
untuk diisi ole klien.
 Isi/muatan surat tugas audit sektor publik
Secara umum surat tugas audit sktor publik berisi tentang personal tim audit yang
diberi tugas untuk melaksankan audit, tugas audit yang harus dilaksankan, serta
otorisasi dari instansi yang menerbitkan surat tugas audit.

2. SISTEM PEMBUATAN PROGRAM DAN PENERBITAN SURAT TUGAS AUDIT


SEKTOR PUBLIK
A. Sistem pembuatan program audit sektro publik
 Berdasarkan urutan kerja atau tahapan pemeriksaan
Pembuatan program audit berdasarkan urutan kerja atau tahapanpemeriksaan
dapat dilakukan auditor dengan mengunjungi secra langsung unit organisasi yang
akan diaudit, dalam menjalankan fungsnya auditor memiliki hak untuk akses
informasi yang dibutuhkan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan tim audit dan
auditor dalam mendapatkan informasi dari klien yaitu :
1) Mengamati proses kerja (observasi)
2) Meminta penjelasan
3) Meminta peragaan
4) Menelaah dokumen simintas
5) Memeriksa silang
6) Mencari bukti
7) Melakukan survey

 Berdasarkan permasalahan
Tujuan penyusunan program audit adalah agar pelaksanaan tugas audit dapat
mencapai tujuan audit yang telah ditetapkandengan penggunaan sumber daya yang
seminimal mungkin. Pada sistem pnyusunan program audit berdasarkan
permasalahan, pemetaan masalah menjadi titik awal dalam menyusunan program
audit. Program audit disusun guna mendalami dan mengatasi permasalahan yang
ditemukan auditor.

 Berdasarkan akun
1) Akun pendapatan
2) Akun Belanja
- Belanja operasi
- Belanja modal
- Belanja tak disangka
B. Sistem penerbitan surat tugas audit sektor publik
Surat tugas diterbitkan berdasarkan Nomor Pelaksanaan Audit yang diterbitkan oleh
direktur utama. Fungsi dari Nomor Pelaksanaan Audit ini adalah sebagai sarana
pengawasan pelaksanaan audit dan dasar penerbitan surat tugas. Tetapi dalam hal
pelaksanaan audit khusus dalam rangka keberangkatan atas penetapan pejabat bea cukai
atau audit investigasi, Nomor Pelaksanaan Audit tidak diperlukan.

Setiap penerbitan surat tugas harus diikuti dengan penerbitan kuesioner yang
ditunjukan untuk diisi oleh klien. Fungsi kuesioner ini adalah untuk menilai kinerja tim
audit dan sitem audit. Kuesioner ini diterbitkan oleh Direktur Audit, Kepala Kantor
Wilayah atau Kepala Kantor Pelayanan Umum.

3. SIKLUS PEMBUATAN PROGRAM DANPENERBITAN SURAT TUGAS AUDIT


SEKTOR PUBLIK
A. Siklus pembuatan program audit sektor publik
B. Siklus penerbitan surat tugas audit sektor publik
4. TEKNIK PEMBUATAN PROGRAM DANPENERBITAN SURAT TUGAS AUDIT
SEKTOR PUBLIK
A. Teknik program audit sektor publik
B. Teknik surat tugas audit sektor publik
5. CONTOH PEMBUATAN PROGRAM DANPENERBITAN SURAT TUGAS AUDIT
SEKTOR PUBLIK
A. Pembuatan program audit sektor publik
B. Penerbitan surat tugas audit sektor publik