Anda di halaman 1dari 5

No.

Peserta : 18080652310036

Nama : NASARUDDIN, S.Pd.

Asal Sekolah : SMK Negeri 1 Ranah Ampek Hulu Tapan – Sumatera Barat

TUGAS : M2 KB1.1 Analisis Video Kompetensi Guru

Instructions :
Berikan Pendapat Ibu/Bapak atas tayangan Video tersebut dan bagaimana dampak
terhadap kompetensi pedagogik guru abad 21 ini?

Jawaban Penyelesaian:
Dari Video berjudul Future Classroom and Student Life, penulis dapat
menganalisa bahwa video tersebut menggambarkan pola masyarakat digital abad 21,
dimana anak/siswa, orang tua dan guru telah bersinergi secara efektif dengan
teknologi digital dalam pola kehidupan masyarakat dan pengembangan belajar
anak/siswa pada abad 21 ini.
Sebagaimana telah dijelaskan oleh Bernie Trilling dan Charles Fadel (2009),
dalam bukunya berjudul 21st Century Skills: Learning for Life in Our Times, yang
mengidentifikasi ada beberapa kecakapan yang harus dimiliki oleh generasi abad 21
mencakup nilai dan perilaku seperti rasa keingintahuan tinggi, kepercayaan diri, dan
keberanian. Keterampilan dan kecakapan abad 21 mencakup tiga kategori utama,
yaitu:
1. Keterampilan belajar dan inovasi: berpikir kritis dan pemecahan masalah dalam
komunikasi dan kreativitas kolaboratif dan inovatif.
2. Keahlian literasi digital: literasi media baru dan literasi ICT.
3. Kecakapan hidup dan karir: memiliki kemamuan inisiatif yang fleksibel dan
inisiatif adaptif, dan kecakapan diri secara sosial dalam interaksi antarbudaya,
kecakapan kepemimpinan produktif dan akuntabel, serta bertanggungjawab.
Pembelajaran abad 21 sangat mempengaruhi karakteristik siswa, siswa
dituntut untuk aktif, mandiri, dapat bekerjasama dan kreatif. Seorang siswa harus
memiliki keterampilan 4 C yaitu :
1. Communication
Siswa dituntut memiliki keterampilan berkomunikasi secara interaktif baik
antarsiswa dalam satu sekelas bahkan antarsiswa dari penjuru dunia. Dengan
pemanfaatan teknologi abad 21 siswa dapat berkomunikasi langsung dengan
berbagai nara sumber dalam bidang pendidikan
2. Collaboration
Kolaborasi melibatkan kemampuan siswa untuk berpartisipasi aktif dan
bekerjasama dalam kelompok untuk tujuan yang sama. Tujuannya agar siswa
dapat membangun pengetahuan melalui dialog, saling membagi informasi
sesama siswa dan guru
3. Critical Thinking and Problem Solving
Pembelajaran pada abad 21 lebih berorientasi kepada siswa aktif terlibat dalam
proses pembelajaran sehingga dapat mengembangkan kemampuan berfikir.
Kemampuan siswa berfikir kritis, kreatif agar dapat menyelesaikan masalah
dalam proses pembelajaran
4. Creativity and Innovation
Siswa dituntut untuk memiliki kreatifitas dan inovasi dalam proses
pembelajaran dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.
Dari Video tersebut tergambar jelas bagaimana siswa abad 21 dengan
keterampilan 4 C yang di miliki, bersinergi dalam membentu pola integritas yang
membangun karakter siswa. Hal tersebut juga menuntut peran orang tua menjadi
salah satu faktor pendukung untuk tercapainya proses pembelajaran yang
diinginkan. Orang tua dapat mengontrol, memberikan motivasi dan mengevaluasi
proses pembelajaran siswa baik di rumah maupun di sekolah dengan pemanfaatan
teknologi komunikasi dan informasi. Kontrol terhadap content aplikasi yang
digital yang digunakan oleh siswa akan sangat efektif jika dilakukan oleh orang
tua karena akan sangat berpengaruh terhadap proses proses perkembangan
pembelajaran siswa. Hal lain yang dapat dilakukan oleh orang tua, dalam
menunjang perkembangan belajar siswa adalah dengan membangun komunikas
komunikasi dan kerjasama yang baik antara guru dengan orangtua siswa dalam
proses pembelajaran.
Kemudian, dari video tersebut penulis juga menganalisa kemungkinan
Dampak Terhadap Kompetensi Pedagogik Guru Abad 21, dimana guru
sebaagai professional pendidik harus mampu dan terus mengembangkan diri,
menyelaraskan tugas dan tanggung jawab sebagai guru dengan perkembangan
Teknologi Digital yang telah berkembang pesat dan telah memainkan perannya
dalam pola kehidupan bermasyarakat dan pola perkembangan belajar siswa.
Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan guru yang berkenaan
dengan pemahaman terhadap peserta didik dan pengelolaan pembeajaran mulai
dari merencanakan, melaksanakan sampai dengan mengevaluasi.
Berpedoman pada pengertian tersebut tersebut, dan analisa tayangan video
Future Classrroom and student life, tentukan akan memberikan dampak yang
besar terhadap kompetensi pedagogik guru. Dimana Guru harus mampu
meningkatkan kemampuan kemampuan beradaptasi (adaptability), memahami
disiplin ilmunya dari berbagai konteks, dan peka terhadap perkembangan
kebutuhan peserta didik dan masyarakat. Guru harus mau untuk berpacu
mengikuti tuntutan perkembangan bukan hanya terlibat namun bertindak inovatif.
Seorang guru harus mampu untuk memformulasikan, mengkonstruk, menyusun,
memodifikasi dan peka terhadap informasi sehingga dapat dipahami sebagai suatu
pengetahuan. Hal ini sejalan dengan Kompetensi inti pedagogi guru abad 21.
Berikut penulis sajikan secara umum dampak terhadap kompetensi inti
pedagogi guru, yakni:
1. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural,
emosional, dan intelektual.
Dampaknya: Hal ini jadi tantangan baru bagi guru abad 21. Karena
peserta didik karakteristiknya tidakhanya dipengaruhi oleh lingkungan sekitar
tapi juga lingkungan maya yang lebih luas.
2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.
Dampaknya: Teori-teori belajar akan berkembang pesat lewat tersedianya
teknologi. Banyak hal yangharus dipelajari guru guna menunjang berubahnya
sarana pembelajaran. Guru harus bisamengakses teknologi dan
mengantarkannya ke siswa.
3. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran/bidang
pengembangan yang diampu.
Dampaknya: Pengembangan kurikulum jadi dinamis karena perkembangan
teknologi. Guru juga harusselalu update perkembangan kurikulum yang waktu
dinamisnya sangat cepat.
4. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.
Dampaknya: Pembelajaran yang mendidik tidak hanya dibatasi ruang kelas.
Pembelajaran tanpa sekatruang dan waktu juga menjadi tantangan berkutnya
bagi guru.
5. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan
pembelajaran.
Dampaknya: Secara otomatis hal ini wajib dikuasi oleh guru abad 21
6. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan
berbagai potensi yang dimiliki.
Dampaknya: Dengan kemudahan teknologi fasilitas teknologi memudahkan
interaksi guru dan siswa.Siswa dapat mengaktualisasikan potensi tidak dibatasi
ruang dan waktu. Setiap saat dansetiap waktu bisa diimplementasikan ke
hadapan guru.
7. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik
Dampaknya: Ini jadi tantangan baru. Kesantunan siswa didunia maya musti
mulai diajarkan dandicontohkan. Komunikasi memang menjadi lebih mudah
dengan teknologi tapi kesantunandan etika juga musti mulai ditata diruang
maya.

8. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.


Dampaknya: Lewat visualisasi itu nampak jelas evaluasi hasil belajar dapat di
berikan setiap saat olehguru dan direkap setiap saat oleh system sehingga guru
dan siswa akan lebih mudahmengetahui progress kemajuan pendidikannya.
9. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.
Dampaknya: Dengan teknologi analisa dari proses otomatis akan tersaji lebih
mudah dan cepat
10. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.
Dampaknya: Refleksi dari pembelajaran dapat dengan mudah
diimplementasikan dengan kecanggihan teknologi.