Anda di halaman 1dari 19

1. Pilihlah salah satu topik atau materi yang akan Anda ajarkan.

Jika harus menggunakan bahan ajar untuk topik tersebut, bahan


ajar mana sajakah yang tepat untuk Anda gunakan?

2. Buatlah bahan ajar tersebut sesuai dengan jenis bahan ajar


yang Anda pilih!

Jawab:
1. Materi merakit computer

Bahan ajar:
 Hand out
 Bahan Ajar dengan media pembelajaran multimedia
menggunakan adobe flash
 Bahan ajar video
2. Contoh bahan ajar handout materi merakit computer

LANGKAH MERAKIT KOMPUTER


Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:

A. Persiapan
B. Perakitan
C. Pengujian
D. Penanganan Masalah

Persiapan

Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer


serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang
terkait dalam persiapan meliputi:

1. Penentuan Konfigurasi Komputer


2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
3. Pengamanan

Penentuan Konfigurasi Komputer

Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan


fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja
sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan
komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen
lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen
terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis
motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O
bus yang berbeda-beda.

Persiapan Komponen dan Perlengkapan


Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan
dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk
memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:

 Komponen komputer
 Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut
dan sebagainya
 Buku manual dan referensi dari komponen
 Alat bantu berupa obeng pipih dan philips

Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.

Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram


posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen
konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan
switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD
Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver
dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.

Pengamanan

Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah


seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas
berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena
listrik statis dengan cara:
 Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan
logam pada casing sebelum memegang komponen untuk
membuang muatan statis.
 Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau
jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau
plastik yang terdapat pada komponen.

Perakitan

Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:

1. Siapkan casing
2. Memasang power supply
3. Penyiapan motherboard
4. Memasang Prosessor
5. Memasang heatsink
6. Memasang Ram
7. memasang Motherboard pada Casing
8. Memasang hard disk
9. Memasang USB, HD Audio, Kabel Panel dan Power Supply
10. Memasang GPU
11. Memasang Drive
12. Memasang card Adapter

Langkah-langkah merakit computer yang baik dan benar

1. Siapkan Casing
Hal yang pertama harus Anda lakukan adalah membersihkan dan
mempersiapkan casing yang akan digunakan. Beberapa casing
memiliki kompartemen yang bisa dibongkar untuk memenuhi
kebutuhan motherboard. Jika motherboard besar, Anda harus
melepas pembatas di dalam casing agar motherboard lebih mudah
dipasang.

Jika casing masih baru, pastikan Anda menyentuhnya dalam waktu


lama. Casing baru biasanya memiliki listrik statis yang berbahaya
untuk perangkat elektronik. Jika sudah terasa aman, sekarang
waktunya untuk melanjutkan ke langkah berikutnya.

2. Memasang Power Supply


Beberapa casing ada yang sudah memiliki built-in power supply, tapi
jika belum ada, Anda harus pasang sendiri. Bongkar bagian casing
yang ada rongga kipas besarnya. Bagian ini biasanya berada di atas
casing bagian belakang. Setelah power supply tertanam, sekarang
waktunya berurusan dengan motherboard.

3. Mempersiapkan Motherboard
Keluarkan motherboard dari kotaknya dan letakkan di permukaan
yang datar. Untuk menghindari kotoran, Anda bisa meletakkan
motherboard di atas kotaknya. Nah, sekarang Anda siap merangkai
motherboard.

Untuk memastikan motherboard siap dipakai, Anda harus memasang


CPU (processor), GPU, RAM dan harddisk. Untuk memudahkan
merangkai, GPU dan harddisk dipasang setelah motherboard ditaruh
dalam casing. Untuk sekarang kita berfokus pada CPU dan RAM.

4. Memasang CPU / Prosesor


Keluarkan CPU dari box dengan memegang sisi – sisinya, jangan
pernah memegang pin yang ada di bawahnya. Pin ini sangat sensitif,
jika tersentuh benda asing, CPU bisa tidak berfungsi. Secara hati –
hati pasang CPU pada motherboard.

Tergantung jenis motherboard-nya, bagian socket processor


biasanya memiliki pengaman. Buka bagian pengamannya, dan
tempelkan CPU pada tempatnya. Untuk mengencangkan, pijat tanpa
dipaksa bagian atas processor tersebut. Setelah yakin terpasang,
tutup kembali pengamannya.

5. Memasang Cooler CPU / heatsink prosesor


Beberapa CPU biasanya datang satu paket dengan cooler-nya.
Cooler bawaan ini disebut juga stock cooler dan biasanya sudah
dilapisi thermal paste. Jika beli kipas secara terpisah, Anda wajib
mengolesi thermal paste sebelum memasang kipasnya.

Di motherboard, slot cooler ini mudah ditemukan. Sesuaikan posisi


slot dengan kipas lalu pasang sampai terkunci. Untuk tes, angkat
bagian kipasnya, jika motherboard ikut terangkat, kipas sudah
terkunci. Setelah pas terpasang, sambungkan power pin yang
bertuliskan CPU FAN ke motherboard.

6. Memasang RAM
Pada motherboard ada slot panjang yang merupakan slot RAM.
Pastikan lubang yang cocok dengan slot yang ada di situ. Setelah
pas, tekan RAM sampai terdengar bunyi klik. Jika sudah,
motherboard sekarang siap ditaruh casing.

7. Memasang Motherboard
Hal pertama sebelum menaruh motherboard di casing adalah
menginstall panel I/O. Panel ini biasanya satu paket di dalam
kemasan motherboard. Pasang panel ini di bagian belakang casing.
Setelah selesai, masukan motherboard dengan menyesuaikan
dengan posisi panel I/O. Pastikan port USB, Audio out dan port
lainnya terpasang pas. Setelah pas posisinya, kencangkan
motherboard dengan baut.

8. Memasang Hardisk
Ambil Hardisk dari wadahnya. Tancapkan kabel SATA ke
motherboard dan kabel power ke power supply. Jika semua sudah
terhubung, waktunya menyambung motherboard dengan kabel power
supply dan casing

9. Memasang USB, HD Audio, Kabel Panel dan Power Supply

Hubungkan kabel dari power supply ke motherboard. Biasanya ujung


kabel berupa 24 atau 20 pin tergantung tipe motherboard.
Selanjutnya menghubungkan pin dari power supply ke CPU, pin
kabel ini berjumlah 4 atau 8.

Selanjutnya sambungkan panel casing yang berupa power switch,


reset switch, HDD LED dan Power LED ke motherboard. Pin ini
berukuran kecil dan ada namanya. Posisi colokannya biasanya ada
di buku manual box motherboard.

Berikutnya Anda perlu menghubungkan kabel USB 3.0 ke


motherboard. Beberapa casing memiliki jumlah USB slot yang
berbeda, terkadang malah tidak ada sama sekali. Bagian USB ini
biasanya sudah ada labelnya sehingga mudah ditancap.

Selanjutnya pasang kabel HD Audio pada casing ke motherboard.


Untuk posisinya Anda bisa cek di buku manual karena setiap
motherboard memiliki slot yang berbeda untuk HD Audio.

10. Memasang Drive

Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau


DVD adalah sama sebagai berikut:

1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu
mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada
drive.
3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu
pasang sekerup penahan drive.
4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di
motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting
jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan
lainnya sebagai slave.
7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk
menghubungkan dua drive tambahan.
8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di
motherboard

Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.


Pengujian
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan
program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program
BIOS sebagai berikut:

1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor


dan suara dari speaker.
2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi
hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan
maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan
bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan.
Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi
kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses
eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS
sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup
BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya
terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.

Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem


OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada
BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem
operasi pada drive pencarian.

Penanganan Masalah

Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan


penanganannya antara lain:

1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan


disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh
pemasangan card belum pas ke slot/

LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan


kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas
terhubung.
2. Bahan Ajar dengan pengembangan media pembelajaran
menggunakan adobe flash
 Untuk file fla terlampir