Anda di halaman 1dari 17

MAKALAH JARINGAN NIRKABEL & PITA LEBAR

PENGGUNAAN WIRELESS BROADBAND SEBAGAI


KEBUTUHAN HIDUP SERTA PENGARUHNYA TERHADAP
GAYA HIDUP DAN LINGKUNGAN HIDUP

Disusun Oleh:
1. Ahmad Ro’pat Tjg 5. Eflin Idayani Lumbantoruan
2. Alifia Anjaningtyas 6. Era Revina Br. Sinulingga
3. Astri Pangesti 7. Herianto
4. Christin Simatupang

PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI


JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI MEDAN
MEDAN
2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karuniaNya
serta petunjuk yang diberikan sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini tepat
pada waktunya.

Makalah ini disusun sebagai salah satu tugas kelompok mata kuliah “Jaringan
Nirkabel Pita Lebar”. Makalah ini membahas tentang penggunaan wireless broadband
sebagai kebutuhan hidup serta pengaruhnya terhadap gaya hidup dan lingkungan hidup.

Dalam menyelesaikan Makalah ini penulis telah banyak menerima bantuan dan
bimbingan dari berbagai pihak, baik berupa material, spiritual, maupun informasi. Pada
kesempatan ini,penulis mengucapkan terima kasih kepada, kepada Ibu Afritha Amelia
sebagai dosen mata kuliah Jaringan Nirkabel Pita Lebar yang telah banyak memberikan
materi pelajaran serta bimbingan dalam perkuliahan, serta Staf Dosen di Program Studi
Teknik Telekomunikasi.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, kami yakin masih
banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan
saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

Medan, 07 Juni 2019

Penulis
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ...............................................................Error! Bookmark not defined.


DAFTAR ISI............................................................................................................................ 5
BAB I. PENDAHULUAN ...................................................................................................... 6
1.1. Latar Belakang ................................................................................................ 6

1.2. Rumusan Masalah ........................................................................................... 7

1.3. Tujuan .............................................................................................................. 7

BAB II. PEMBAHASAN ..........................................................................................................


2.1. Pengertian Wireless Broadband........................................................................

2.2. Penggunaan Wireless Broadband .....................................................................

2.3. Manfaat Wireless Broadband............................................................................

2.4. Pengaruh Wireless Broadband Terhadap Gaya Hidup ..................................

2.5. Pengaruh Wireless Broadband Terhadap Lingkungan Hidup ......................

2.6. Tips Mengatasi Pengaruh - Pengaruh Negatif Wireless Broadband .............

BAB III. PENUTUP ..................................................................................................................


3.1. Kesimpulan .........................................................................................................

3.2. Saran ....................................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................................


BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Teknologi telekomunikasi berkembang sangat cepat. Dimulai dengan hadirnya
layanan telekomunikasi berbasis kabel hingga nirkabel. Perkembangan teknologi ini
membuat tersedianya jaringan telekomunikasi yang memiliki kapabilitas tinggi hingga
lahirnya istilah broadband (pita lebar). Layanan pita lebar memiliki berbagai dampak
positif terhadap aspek sosial dan ekonomi.
Internet, di era konvergensi digital membawa pengaruh di berbagai sektor
kehidupan, menjadikan dunia tanpa batas, dan men-trigger munculnya berbagai
teknologi pendukung, penyedia akses atau penyelenggara baru, hingga produk yang
mendorong penggunaan lebih masif (Curran, Fenton, & Freedman, 2016). Saat ini,
Internet tidak hanya dapat diakses melalui jaringan tetap (fixed line) tetapi juga
jaringan nirkabel (wireless) atau mobile internet.
Wireless broadband (Jalur Lebar Nirkabel) adalah teknologi komunikasi data yang
berkecepatan tinggi (menggunakan frekuensi 2,3 GHz) dengan menggunakan media
nirkabel. Teknologi Wireless Broadband memungkinkan akses internet ke berbagai
perangkat/gadget yaitu ponsel, komputer, laptop, dan PDA. Di lihat dari segi mobilitas,
wireless broadband dinilai lebih efisien daripada Wi-Fi yang saat ini menjadi standar
Internet nirkabel. Pada jaringan Wi-fI, jangkauan koneksi Internet masih terbatas
kurang lebih hingga 100 meter. Sementara pada jaringan Wireless Broadband, dapat
diakses hingga jarak 1 kilometer dari stasiun pemancarnya. Akses Wireless Broadband
disebut juga dapat diterima di dalam kendaraan yang kecepatannya 60 Km/jam.
Pada saat ini teknologi jaringan selular sudah semakin berubah fungsinya, mulai
dari sekedar berbicara sampai saat ini pengguna selular dapat mendownload content
internet berupa mp3, gambar, video atau data secara cepat dimana saja. Didukung
dengan makin berkembangnya teknologi jaringan selular yang mengakomodasikan
internet kecepatan tinggi secara mobile dan juga dukungan gadget wirelessyang selain
dilengkapi fitur-fitur entertainment juga dilengkapi dengan teknologi jaringan terkini
maka semakin mendukung penggunaan internet broadband dan juga multimedia. Ada
baiknya pemanfaatan wireless broadband dapat digunakan secara maksimal di setiap
aspek kehidupan. Telepon selular saat ini menjadi barang yang wajib dibawa saat kita
bepergian dari rumah. Dengan kemajuan teknologi saat ini telepon seluler bahkan
dilengkapi dengan pemutar MP3, kamera video, radio, games, jam, calculator bahkan
GPS (Global Positioning System), sehingga menjadikan telepon seluler
adalah gadget yang wajib dibawa. Apalagi dengan kemunculan wireless broadband
yang memungkinkan mobile entertainment melalui handphone. Bahkan beberapa
orang lebih rela ketinggalan dompet daripada ketinggalan handphone saat bepergian.
Ada tiga aspek yang dipengaruhi oleh Wireless Broadband yaitu Gaya Hidup,
Kebutuhan Hidup dan Lingkungan Hidup. Gaya Hidup dan Kebutuhan Hidup adalah
hal yang secara wajar dipengaruhi oleh hadirnya teknologi wireless broadband tetapi
bagaimana Wireless Broadband secara positif dapat memperbaiki lingkungan hidup
kita. Untuk itu dalam makalah ini kami akan menjelaskan bagaimana pengaruh
penggunaan wireless Broadband terhadap gaya hidup dan lingkungan hidup dilihat dari
segi positif dan negatifnya.

1.2. Rumusan Masalah


Adapun rumusan masalah dari makalah ini adalah sebagai berikut:
1. Apa yang dimaksud dengan teknologi Wireless Broadband.
2. Bagaimana penggunaan teknologi Wireless Broadband.
3. Apa pengaruh positif dan negatif dari penggunaan teknologi Wireless
Broadband.

1.3. Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut:
1. Menyelesaikan tugas kelompok mata kuliah Jaringan Nirkabel dan Pita Lebar.
2. Menjelaskan penggunaan Wireless Broadband.
3. Menjelaskan pengaruh Wireless Broadband terhadap gaya hidup dan
lingkungan hidup.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1. Pengertian Wireless Broadband


Wireles Broadband (Jalur Lebar Nirkabel) adalah teknologi komunikasi data yang
berkecepatan tinggi (menggunakan frekuensi 2,3 GHz) dengan menggunakan media
nirkabel. Teknologi Wireless Broadband ini memungkinkan akses internet ke berbagai
perangkat/ gadget yaitu ponsel, komputer, laptop, dan PDA.
Transmisi teknologi dari Wi-Bro (Wireless Broadband) memungkinkan
memperoleh akses dengan kecepatan yang tinggi. Transmisi teknologi wibro tersebut
meliputi ADSL, SDSL, Wireless Broadband Internet Connection, Satellite Broadband
Internet Connection, Cable Broadband Internet Connection, dan Fiber Optic
Broadband Internet Connection.

2.2. Penggunaan Wireless Broadband


Dengan adanya teknologi Wi-Bro akan memberi banyak kemudahan. Mengakses
internet menjadi lebih mudah, mengupload dan mendownload informasi, menonton
televisi dan bermain game menjadi lebih mudah dengan adanya teknologi wibro tanpa
menggunakan kabel. Broadband dapat digunakan untuk mengakses internet
menggunakan sambungan yang sama. Sistem wireless broadband memberikan banyak
manfaat untuk berkomunikasi dalam sebuah komunitas.
Beberapa contoh penggunaan Wi-Bro yang biasa digunakan :
1. Mencari Informasi
Semakin meningkatknya teknologi akses Internet maka proses mencari informasi
menjadi semakin mudah, misalnya: mencari informasi dengan menggunakan search
engine seperti informasi ringan mengenai tempat wisata, keadaan cuaca, nilai tukar
uang; informasi yang bersifat akademis seperti artikel ilmiah maupun jurnal selain itu
dapat juga mengakes informasi melalui media masa online.
2. Hiburan
Pada generasi teknologi wireless broadband yang meningkat seperti saat ini hiburan
menjadi hal yang murah dan dapat dimiliki semua orang hanya dengan menggunakan
gadgetnya, misalnya: Menonton video secara online, mendownload musik, bermain
game online, dll.
3. Mencari Teman
Media sosial merupakan wadah bagi orang - orang untuk saling mengenal walapun
tidak berada pada wilayah kota maupun negara yang sama, selain itu media sosial juga
menjadi wadah untuk bernostalgia bagi orang yang berteman lama setelah lama tidak
bertemu, beberapa situs pelayanan yang umum digunakan untuk mencari teman
misalnya: Facebook, Twitter, dan Linked in.
4. Berkirim Pesan
Pada zaman ini berkirim pesan antara dua orang yang saling berjauhan tidak lagi
harus repot untuk menulis surat, menempelkan perangko maupun mengantar ke kantor
Pos. Hal yang lebih mudah untuk berkirim pesan dapat dilakukan memanfaatkan akses
Internet misalnya: dengan menggunakan aplikasi seperti Whats App, Telegram, dll.
5. Virtual Workspace
Pada saat harga BBM melangit, ditambah dengan kemacetan yang panjang setiap
hari di jalan raya, borosnya konsumsi bahan bakar dan dampak polusi yang berakibat
pada pemanasan global, maka melakukan pekerjaan dengan Virtual Workplace
termasuk didalamnya Home Working atau Mobile Working adalah salah satu solusi
yang layak dikaji. Home Working adalah bagi mereka yang bekerja dari rumah dan
Mobile Working adalah bagi mereka yang dapat bekerja dimana saja dan tidak terbatas
oleh keharusan hadir di kantor. Dan seorang Vitual Office Worker seharusnya
mempunyai fleksibilitas untuk melakukan keduanya.
6. Belanja Online
Kebutuhan yang kita inginkan namun terhambat oleh faktor-faktor seperti
minimnya pilihan, stok yang habis maupun tidak ada dijual diwilayah tempat tinggal
kita menjadi alasan seseorang malakukan transaksi secara online, beberapa penyedia
layanan jual beli online misalnya: Amazon.com dan Alibaba.
2.3. Manfaat Wireless Broadband
Manfaat wireless broadband untuk internet adalah sebagai berikut.
1. Internet broadband memiliki kecepatan transmisi yang tinggi, yaitu sebesar 200
Kbps. Kualitas layanan yang tinggi dapat mengirim data lebih cepat. Bagi yang
ingin melakukan download file dapat dilakukan dengan cepat menggunakan wirbro.
Fitur broadband tidak menggunakan saluran telepon atau disebut sebagai wireless
broadband without phone line. Dengan broadband dapat selalu terhubung setiap
waktu sehingga dapat langsung berkomunikasi tanpa harus menyambung terlebih
dahulu.
2. Dengan adanya teknologi broadband dapat mempermudah pengguna perangkat
lain seperti laptop, gadget dan telepon seluler. Teknologi mengakses internet tanpa
menggunakan saluran kabel tersebut dapat digunakan dimana saja dan kapan saja
selama masih dalam jangkauan. Pengguna layanan broadband dapat mengakses
internet dengan biaya lebih murah karena biaya dihitung berdasarkan pemakaian
yang terpusat.
3. Teknologi wireless broadband plans akan memberikan banyak kemudahan untuk
berkomunikasi dan mengakses internet tanpa harus menyambungkan dengan kabel
sehingga pengguna dapat mobile.

2.4. Pengaruh Wireless Broadband Terhadap Gaya Hidup


1. Mobile Internet untuk mencari informasi, hiburan bahkan teman

Wireless Broadband sudah mempengaruhi gaya hidup kita. Dimulai dengan


pemakaian Internet kecepatan tinggi secara mobile di mall-mall atau cafe-cafe
menggunakan laptop yang terkoneksikan dengan modem 3G/HSDPA. Atau hanya
sekedar chatting menggunakan Messenger melalui handphone. Kemunculan
penjualan-penjualan paket data oleh operator pun mulai digalakkan disamping
penjualan layanan suara yang juga terus digenjot oleh operator. Web-web di
internet pun semakin beragam dan menjawab kebutuhan pengguna internet. Saat ini
orang bisa saling bersilaturahmi dan berkenalan dengan orang lain tanpa batas
melalui portal social network seperti Facebook dan MySpace. Mendapatkan berita-
berita terbaru melalui portal berita www.detik.com atau www.okezone.com.
Mencari informasi di wikipedia. Saling berbagi video dan juga mendownload video
di Youtube. Atau memiliki sebuah diari digital dan berbagi cerita melalui Blog.

2. Informasi Digital melalui Digital Mobile TV/IPTV

Mobile TV merupakan teknologi untuk memberikan layanan siaran televisi pada


perangkat yang mobile. Program-program tersebut dapat ditransmisikan secara
merata ke semua pelanggan dalam area coverage melalui sistem broadcast (siaran
radio), unicast kepada user tertentu saja, atau multicast ke suatu grup pengguna.

Mobile TV disini ditransmisikan secara digital tidak secara analog seperti pada
pentrasmisian TV dirumah kita yang dapat dengan sangat mudah mendapatkan
kualitas gambar buruk saat melakukan mobilitas. Misalkan siaran TV analog pada
saat bus berjalan kencang atau pada handphone yang dapat menerima siaran TV
analog, saat melakukan mobilitas kualitas gambar yang diterima bisa sangat buruk.
Digital Mobile TV menjawab tantangan tersebut.

Mobile TV didisain untuk diaplikasikan pada telepon selular, di mana processor


yang digunakan khusus untuk operating system telepon selular itu saja dan
mendukung beberapa aplikasi animasi dan graphics software seperti Java atau
Macromedia Flash, sehingga content yang dibuat untuk ponsel terbatas.

Secara umum, Mobile TV akan memberikan dampak positif bagi ketersediaan


informasi di masa depan, karena mobile TV tersedia secara luas di broadcast
network dan dapat diakses di mana saja, apalagi ditambah para pengguna yang ingin
selalu mendapatkan informasi dan hiburan dimanapun mereka berada. Selain itu,
mobile TV itu sendiri tidak hanya dimanfaatkan untuk siaran TV secara langsung,
namun dapat juga dikembangkan menjadi media untuk melakukan
videoconferencing, video file sharing, group working dan kegunaan lainnya.

Pengaruh positif :
1. Meningkatkan produkivitas kerja
2. Pengeluaran biaya yang lebih ekonomis
3. Menghemat waktu dan tenaga
4. Mendukung multitasking(mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus dalam
satu waktu yang bersamaan)
Pengaruh Negatif
1. Mengganggu psikologi pengguna
2. Menghambat pekerjaan
3. Menimbulkan rasa malas
4. Menimbulkan kurangnya kepedulian terhadap lingkungan
5. Menyebabkan pengguna menjadi bergantung pada informasi yang belum
tentu benar (Hoax)

2.5. Pengaruh Wireless Broadband Terhadap Lingkungan Hidup


Bagaimana wireless broadband secara positif memberikan efek pada lingkungan
hidup? Ada dua poin penting bagaimana wireless broadband dapat berpengaruh
positif pada lingkungan hidup. Pertama adalah penggunaan energi alternatif ramah
lingkungan untuk suplai energi di industri telekomunikasi sebagai penyedia layanan
wireless broadband dan poin kedua adalah bagaimana dengan penggunaan
teknologi wireless broadband dapat mengubah cara hidup kuno menuju ke cara
hidup yang lebih ramah lingkungan. Selamat datang di Green Telecommunication.

Pengaruh Positif
1. Mengurangi bahan baku kertas
2. Mengurangi pemborosan energi untuk BTS
3. Mengurangi emisi karbondioksida
4. Menyebabkan para pengguna tahu akan lingkungan sekelilingnya
5. Memudahkan pembayaran yang masih memakai uang fisik

1. Penggunaan BTS energi alternatif

Base Transceiver Station atau BTS berfungsi sebagai antarmuka radio antara
handphone dengan jaringan telekomuniksi selular. Pada teknologi 3G dan HSDPA
antarmuka radio ini disebut dengan Node B. Suatu perusahaan telekomunikasi besar
bisa memiliki beribu-ribu BTS dan Node B untuk meng-cover area di seluruh
negeri. Operator XL misalnya memilki jumlah BTS mencapai kurang lebih 15.300
ribu buah (sumber : detik) dan setiap BTS disuplai dengan listrik dengan kisaran
6000 watt sampai 13.000 watt tergantung besarnya hardware[1] yang dipasang pada
BTS tersebut. Apabila dijumlahkan kebutuhan suplai listrik untuk keseluruhan BTS
amatlah besar.

Penggunaan suplai energi alternatif untuk BTS adalah salah satu upaya para
pelaku industri telekomunikasi untuk melestarikan lingkungan agar lebih hijau.
Beberapa vendor alat telekomunikasi dan operator berlomba-lomba untuk
mengimplementasikan BTS menggunakan suplai energi alternatif antara lain
dengan menggunakan tenaga surya (solar cell), tenaga angin (wind cell) dan
bioenergi. Dengan menggunakan suplai energi alternatif diharapkan BTS tidak lagi
membutuhkan suplai energi PLN atau dari BBM pada penggunaan genset sehingga
BTS alternatif pun sangat cocok untuk solusi di area terpencil dimana pasokan
listrik pun masih sangat susah.

Meskipun BTS energi alternatif pada saat pembangunannya membutuhkan


investasi yang lebih mahal daripada dengan model biasa yang dialiri listrik oleh
PLN, biaya operasional jauh lebih murah dan lebih ramah lingkungan. Sehingga
keuntungannya pun akan sangat terasa beberapa tahun mendatang.

2. Wireless Broadband Virtual Office

Secara Global industri IT dan telekomunikasi adalah industri yang paling minim
menghasilkan emisi CO2. Tetapi malah sebaliknya industri IT dan Telekomunikasi
berpotensial untuk mereduksi hasil emisi CO2 dari industri lainnya asalkan dapat
digunakan secara efektif. Salah satunya adalah pemanfaatan teknologi wireless
internet broadband access pada Virtual Office . Dengan menggunakan Virtual
Office kita dapat menghemat penggunaan BBM yang digunakan untuk pulang-
pergi ke kantor dan tentu saja juga menghemat waktu para pekerja. Hal lain yang
dapat dilakukan adalah penghematan Bussiness Travel Subtitution dengan
memaksimalkan fasilitas telekomunikasi seperti menggunakan video conferencing.

3. Aplikasi LBS (Location Based Service)

LBS adalah suatu aplikasi berbasis lokasi pada handphone. Dengan Aplikasi
LBS yang terdapat di handphone kita dapat mengetahui lokasi Hotel, Rumah Sakit,
Pos Polisi, Apotek, Swalayan, POM Bensin, Bengkel, ATM, Bandara, Stasiun
Kereta, Terminal Bis, Terminal Taksi, Kantor, Mall, Restoran dan Café. Saat ini
aplikasi terus dikembangkan untuk informasi lokasi kemacetan, cuaca dan lain-lain.
Kemajuan teknologi wireless broadband dan komputasi bergerak terus mendorong
kemajuan aplikasi mobile yang bermanfaat, salah satunya aplikasi LBS ini.

Dengan aplikasi LBS maka kita akan mendapatkan informasi data kemacetan,
huru-hara, demonstrasi, banjir atau kecelakaan yang dapat menyebabkan
kemacetan panjang. Data-data kemacetan dapat diperoleh dari data sensor yang
terpasang di ruas-ruas jalan atau data dari Traffic Management System yang
dimiliki oleh kepolisian Republik Indonesia atau dari laporan berita. Dengan
mengetahui informasi data kemacetan maka pengemudi dapat terhindar dari
kemacetan dan dapat tiba di tujuan sesuai waktu yang diperkirakan dan juga
menghemat penggunaan emisi BBM. Jadi secara tidak langsung penggunaan
aplikasi LBS turut serta dalam menghijaukan lingkungan.

4. Mobile Payment

Salah satu upaya pelestarian lingkungan adalah penghematan penggunaan


kertas, karena dengan penghematan kertas dapat menghindari penebangan pohon-
pohon dan penggundulan hutan. Yang dapat berdampak pada rusaknya ekosistem
hutan, dan munculnya bencana banjir, tanah longsor dan lain-lain.

Mobile Payment adalah salah satu solusi transaksi digital sebagai solusi transaksi
biasa yang masih menggunakan uang kertas dan penggunaan kertas untuk bon
transaksi. Mobile payments adalah kemampuan mobile user (pengguna telepon)
untuk melakukan transaksi untuk mendapatkan jasa atau benda dengan
menggunakan telepon selularnya. Produk yang didapatkan dapat berupa jasa atau
benda ataupun konten digital. Dengan adanya Mobile Payments pengguna telepon
selular akan dimungkinkan untuk melakukan pembayaran menggunakan
teleponnya. Pada bagian berikutnya akan dijelaskan secara detil bagaimana
melakukan pembelian tiket cinema. Mobile Payment juga dapat digunakan untuk
pembelian tiket pertunujukan konser musik, tiket parkir, vending machine
pembayaran tol dan lain-lain.

Mobile user adalah pengguna telepon yang ingin melakukan mobile payments
misalnya untuk pembelian tiket atau pemesanan kursi di bioskop. Operator
telekomunikasi menyediakan jaringannya dan men-charge pembayaran ke mobile
user. Content provider dalam hal ini menyediakan layanan yang dibutuhkan oleh
mobile user dan juga menyiapkan jaringan dari aplikasi tersebut. Tidak seperti
content provider biasa yang hanya menyediakan konten digital seperti ringtone,
wallpapper, games atau kuis content provider yang menyediakan mobile payments
harus menyiapkan jaringan ke pihak penyelenggara. Misalnya mobile payments
untuk karcis bioskop, maka content provider juga harus terhubung ke sistem
ticketing di bioskop.

Dengan mobile payments tiket bioskop dapat dibeli secara online dari handphone.
Sehingga tidak perlu lagi antrian panjang untuk mendapatkan tiket film tetapi
kenyamanan memilih tempat duduk sesuai posisi yang disukai tetap didapatkan.

Pengaruh Negatif
1. Radiasi dalam jangka panjang
2. Interferensi untuk alat elektronik lainnya
3. Ketergantungan setiap orang yang menggunakan
Contohnya: satu upaya para pelaku industri telekomunikasi untuk melestarikan
lingkungan agar lebih hijau. Beberapa vendor alat telekomunikasi dan operator
berlomba-lomba untuk mengimplementasikan BTS menggunakan suplai energi
alternatif antara lain dengan menggunakan tenaga surya (solar cell), tenaga angin
(wind cell) dan bioenergi. Dengan menggunakan suplai energi alternatif
diharapkan BTS tidak lagi membutuhkan suplai energi PLN atau dari BBM pada
penggunaan genset sehingga BTS alternatif pun sangat cocok untuk solusi di area
terpencil dimana pasokan listrik pun masih sangat susah. Meskipun BTS energi
alternatif pada saat pembangunannya membutuhkan investasi yang lebih mahal

2.6. Tips Mengatasi Pengaruh - Pengaruh Negatif Wireless Broadband


Ada beberapa cara untuk mengatasi pengaruh pengaruh negatif wireless
broadband, diantaranya :
1. Membatasi waktu penggunaan perangkat wireless broadband
2. Menggunakan perangkat wireless broadband pada tempat yang aman dan steril
3. Memastikan bahwa perangkat wireless broadband benar – benar telah aman
dipakai
4. Memperhatikan kondisi perangkat wireless broadband yang mengacu pada
safety operations
5. Mengontrol siklus penggunaan perangkat wireless broadband
BAB III
PENUTUP

3.1. Kesimpulan

3.2. Saran
DAFTAR PUSTAKA

Artian, Candra. 2011. Pengertian dan Pengembangan Teknologi.


perteknokom.blogspot.com. diakses 06 Juni 2019.
Hassan, Fuad. 1999. Teknologi dan Dampak Penggunaanya.
rumahilmupart3.blogspot.com. diakses 06 Juni 2019.
Makodian, Nuraksa., dan Lingga Wardhana. 2010. Teknologi Wireless
Communication dan Wireless Broadband. Yogyakarta : CV. Andi Offset.
Masriati, Andi. 2012. Perkembangan Teknologi Komunikasi.
funnymong.blogspot.com. diakses 06 Juni 2019.
Rahmadani, Dwi. 2014. Penggunaan Handphone Yang Baik.
sekolahtmi.blogspot.com. diakses 07 Juni 2019.
Wibisono, Gunawan., dan Gunadi Dwi Hartono. 2008. Mobile Broadband, Tre
Teknologi Wireless Saat ini dan Masa Datang.
indonesiabelajar.blogspot.com, diakses 04 Juni 2019.
Riva’atul Adaniah Wahab.(2016). Analisis Perkembangan Internet Broadband di
Wilayah Perbatasan Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Penelitian Pos dan
Informatika. Vol. (6):202

Mukhlis Amin.(2016).Akses dan Penggunaan Internet Pita Lebar di Wilayah


Perbatasan. IPTEK-KOM.Vol. (18):36