Anda di halaman 1dari 16

BAHAN AJAR 7 Peta Konsep :

Inflasi dan Indeks


Harga
Standar Kompetensi :
Memahami Kebijakan Pemerintah Dalam Bidang
Pembahasannya meliputi
Ekonomi
Kompetensi Dasar : Diukur menggunakan

Mendeskripsikan Indeks Harga dan Inflasi Inflasi Indeks Harga


Tujuan Pembelajaran : penyebabnya dibagi
berdasarkan
Setelah mempelajari bab ini, siswa dapat : menggunakan
1. Mendeskripsikan pengertian indeks harga dan Teori Teori Teori Indeks Harga
jenis-jenis indeks harga Kwantitas Keynes Struktural
Konsumen
2. Menghitung besaran indeks harga baik menimbulkan didapat
tertimbang maupun tidak tertimbang;
3. Mendeskripsikan pengertian inflasi, teori- Dampak Inflasi
perlu adanya Laju Inflasi
teori inflasi, dan kaitannya dengan indeks menggunakan
Cara Mengatasi Inflasi
harga; Kebijakan Kebijakan
Moneter NonMoneter
4. Mengetahui jenis-jenis inflasi dan penyebab
terjadinya; Kebijakan
5. Mengetahui dampak dari inflasi dan cara Fiskal

mengatasinya; INFLASI
6. Mendeskripsikan pengertian deflasi serta A. Pengertian Inflasi
katannya dengan inflasi. Inflasi adalah kenaikan harga ( penurunan
nilai barang dan jasa ) secara terus menerus dan
Alokasi waktu : berkepanjangan atau dalam jangka waktu yang
5 x 45 menit lama. Yang Secara umum akan mengakibatkan nilai
uang akan turun.
Materi :
Pengertian tersebut mengandung makna :
INFLASI DAN INDEKS HARGA
1. Ada kecenderungan harga-harga meningkat
walaupun suatu masa tertentu turun atau naik

1
dibandingkan sebelumnya, tetapi tetap V :kecepatan uang beredar berpindah tangan
memperlihatkan kecenderunagn yang meningkat. P :harga barang
2. Kenaikan tingkat harga berlangsung secara T :jumlah barang yang diperdagangkan.
terus menerus, tidak terjadi pada suatu saat/satu
waktu saja Contoh :
3. Kenaikan harga adalah tingkat harga umum, Jumlah uang yang beredar adalah Rp
bukan hanya beberapa produk (komoditi) saja. 100.000,00, kecepatan beredar adalah 10
kali. Jumlah barang yang diperdagangkan
B. Penyebab Timbulnya inflasi adalah 100 unit, maka tingkat harga adalah
Secara garis besar, ada tiga kelompok yang Rp 10.000,00. Jika jumlah uang yang beredar
memberikan teori penyebab timbulnya inflasi, menjadi Rp 200.000,00, sedang V dan T
yaitu: tetap maka tingkat harga akan menjadi Rp
1. Teori Kuantitas 20.000,00.
Teori kuantitas menyoroti proses inflasi dari b. Harapan (expectation) masyarakat tentang
segi peranan jumlah uang yang beredar dan kenaikan harga.
harapan (expectation) masyarakat tentang
kenaikan harga di masa yang akan datang. Walaupun jumlah uang bertambah, jika
masyarakat percaya atau mempunyai keyakinan
a. Peranan jumlah uang yang beredar bahwa harga barang dan jasa tidak akan naik,
Dengan dilandasai pemikiran atas persamaan maka pertambahan pendapatan uang tersebut
pertukaran dari Irving Fisher Inflasi tidak akan dibelanjakan, tetapi disimpan untuk
diperoleh, menambah kas atau berjaga-jaga. Sebaliknya
jika mayarakat memiliki harapan, maka
penambahan pendapatan akan menambah
M V = PT permintaan efektif sehingga mendorong
terjadinya inflasi.
Keterangan : 2. Teori Keyness
M :jumlah uang yang beredar Menurut Keyness inflasi terjadi karena perebutan
perolehan barang dan jasa oleh masyarakat pelaku
ekonomi(rumah tangga konsumsi) yang ingin

2
memperoleh barang dan jasa lebih banyak Inflasi berdasarkan tingkat keparahannya
dengan kredit, demikian juga investasi rumah dibedakan menjadi 4, yaitu :
tangga produksi memperluas usahanya dengan a) Inflasi Ringan
cara kredit. Sementara iyu pemerintah dengan Adalah inflasi dengan tingkat inflasi di bawah
cara mencetak uang baru. Akibatnya permintaan dari 10 % per tahun.
agregate/keseluruhan terhadap barang dan jasa b) Inflasi Sedang
melebihi jumlah barang dan jasa yang dihasilkan Adalah inflasi dengan laju 10% sampai dengan
dan mengakibatkan kenaikan harga. 30% per tahun.
Contoh : c) Inflasi Berat
Di negara A kebutuhan akan bahan pangan sekitar Inflasi dengan laju 30% sampai dengan 100%
kurang lebih 28.978.000 ton pertahun, sedangkan per tahun.
faktor produksinya hanya mampu menghasilkan d) Inflasi sangat berat (Hipper Inflation)
18.028.000 ton/tahun. Inflasi dengan laju lebih dari 100 % per tahun.
Contoh :
3. Teori Strukturalis Laju inflasi di indonesia
Menurut teori strukturalis inflasi ditimbulkan
oleh ketidakelastisan produsen dalam Tahun 2003 2004 2005 2006
menghasilkan barang khususnya sektor pangan.
Contoh : di negara berkembang pertumbuhan Inflasi(%) 5,06 6,40 17,11 9,52
produksi bahan makanan lebih lambat daripada
pertumbuhan penduduk dan pendapatan Berdasarkan data di atas tampak pada tahun
perkapita sehingga harga bahan makanan 2005 laju inflasi yang terjadi di indonesia masih
meningkat. tergolong inflasi sedang, yaitu sebesar 17,11%.
Dan pada tahun 2006 inflasi di indonesia
C. Penggolongan Inflasi tergolong ringan karena di bawah 10% per tahun
Inflasi digolongkan berdasarkan tingkat yaitu 9, 52 %.
keparahannya,awal penyebab, dan asal dari 2. Pengolongan inflasi berdasarkan penyebab awal
inflasi. terjadinya inflasi.
1. Penggolongan inflasi Berdasarkan tingkat Pengolongan inflasi berdasarkan penyebab awal
keparahannya terjadinya inflasi di bagi dua sebagai berikut :

3
a. Inflasi karena kelebihan permintaan efektif
atas barang dan jasa (demand pull inflation).
Permintaan efektif yang besar dari
masyarakat tanpa di imbangi dengan
penyedian barang dan jasa akan
menyebabkan keseimbangan antara
permintaan dengan penawaran terganggu,
akibatnya harga barang naik. Dengan
demikian, inflasi akan terjadi. Keterangan: naiknya permintaan barang 0Q1 ke
Demand pull inflation dapat terjadi karena 0Q2 membuat harga barang juga naik dari 0P1
beberapa hal berikut : ke 0P2. Naiknya harga ini mengakibatkankurva
 Terlalu banyak uang yang beredar di dar D1D1 bergeser ke P1P2 yang berarti pula
masyarakat karena terlalu banyak uang bergesernya keseimbangan dari E1 ke E2,
yang dialirkan oleh bank sentral. namun tidak diimbangi naiknya
 Meningkatnya anggaran belanja negara penawaran(penawaran tetap/SS).
dan exspansi bisnis dapat meningkatkan b. Inflasi karena naiknya biaya produksi (Cost
permintaan barang secara keseluruhan, pull inflation)
akhirnya memicu inflasi. Inflasi dapat terjadi karena kenaikan biaya
 Konsumen lebh memilih membeli barang produksi peruasahan dengan harga pokok
dalam jumlah yang lebih banyak produksi naik dan menyebabkan hasil produksi
dibandingkan untuk menabung dan perusahaan berkurang sehingga harga
 Besarnya pajak diturunkan. barang naik.

Kurva Cost push inflation


Kurva demand pull inflation

4
harga tepumng terigu dan harga roti di dalam
negeri ikut naik.
D. Dampak Inflasi
Inflasi berdampak positif maupun negatif. Inflasi
ringan berdampak positif, yaitu dapat :
 Mendorong perkembangan ekonomi
 Memperbesar laba
 Mendorong pengusaha memperluas produksi
Keterangan : Naiknya biaya produksi
 Meningkatkan pendapatan nasional
menyebabkan hasil produksi turun sehingga
penawaran berkurang dari 0Q1 ke 0Q2.  Memperluas kesempatan kerja
Turunnya penawaran menyebabkan harga naik Sedangkan yang berdampak postif yaitu :
0P1 ke 0P2. Turunnya penawaran membuat 1. Bagi pelaku ekonomi
kurva bergeser dari S1S1 ke S2S2 yang Inflasi menyebabkan :
bergeser pula dari E1 ke E2. a) Pengusaha enggan melakukan investasi dan
3. Penggolongan inflasi berdasarkan asal inflasi. perluasan usaha, karena pada saat inflasi
Penggolongan inflasi berdasarkan asal inflasi tingkat bunga akan tinggi dengan kondisi
dibagi dua sebagai berikut. harga yang semakin meningkat pengusaha
a) Inflasi berasal Negara Luar Negeri cenderung menginvestasikan pada usaha yang
(Imported Inflation) bersifat spekulatif.
Inflasi yang disebabkan pengaruh-pengaruh b) Semakin meningkatnya investasi
yang berasal dari dalam negeri, misalnya: c) Harga barang lebih murah dan kegiatan
karena defisit anggaran belanja yang eksport akan terhambat
dibiayai dengan melakukan percetakan baru. d) Neraca perdagangan defisit
b) Dalam Negeri (Domestic Inflation)
e) Mengurangi defisa negara
Inflasi yang disebabkan pengaruh-pengaruh f) Ketidak pastian ekonomi negara.
dari luar negeri, misalnya : karena kenaikan 2. Bagi masyarakat
harga gandum ynag di import naik maka Inflasi akan merugikan bagi masyarakat yaitu :

5
a) Orang yang berpenghasilan tetap akan Adalah kebijakan yang dilakukan oleh
dirugikan karena gaji yang diterima akan pemerintah dengan cara menaikan suku bunga.
mendapatkan barang/jasa lebih sedikit. Contoh : Bank indonesia memerintah bank
b) Orang bekerja di perusahaan gaji yang umum agar mengurangi/ mempersempit
diterima mengikuti timgkat inflasi. pemberian kredit kepada masyarakat dengan
c) Harga-harga umum akan meningkat cara menaikan bunga pengaman sehingga uang
d) Permintaan luar negeri akan berkurang dan yang beredar akan menurun.
prpoduksi dalm negeri menurun. b. Operasi Pasar Terbuka(open Market
e) Pengurangan kesempatan kerja. Operation)
f) Pengangguran. Adalah kebijakan yang dilakukan pemerintah
g) Masyarakat enggan menabung karena nilai dengan cara menjual/membeli surat berharga.
uang semakin menurun. Contoh : Bank indonesia akan menjual surat-
h) Kelngkaan barang yang akan memperparah surat berharga seperti obligasi kepasar modal,
inflasi. sehingga uang masyarakat akan masuk ke
Bank sentral dan mengurangi uang yang
E. Cara Mengatasi Inflasi beredar.
Pemerintah untuk mengendalikan dan mengatasi c. Menaikan kas rasio
inflasi yang semakin meningkat, menggunakan Menaikan kas rasio dilakukan oleh bank
beberapa kebijakan yaitu : indonesia dengan cara mengubah besarnya
1. Kebijakan Moneter kas rasio dengan menentukan angka banding
Adalah Kebijakan pemerintah dibidang minimum antara uang tunai dengan kewajiban
keuangan yang dilakukan oleh Bank giral bank.
Sentral/dewan moneter dengan tujuan untuk d. Kebijakan pengaturan kredit atau pembiyaan
mengukur jumlah uang yang beredar di Kebijakan kredit yang dilakukan dengan cara
masyarakat. kredit selektif, yaitu pemberian kredit yang
Kebijakan moneter dapat dilakukan dengan dilakukan oleh Bank Sentral dengan memilih
mengambil kebijakan diantaranya melalui : penerima kredit secara selektif. ini dilakukan
a. Kebijakan Diskonto(discount Policy) bertujuan untuk mengurangi JUB sehingga
inflasi dapat ditekan.

6
Contoh : Banj Sentral berusaha a. Peningkatan produksi
mempengaruhi bank-bank umum dalam hal Jika barang yang di produksi bertambah maka
aturan pemberian kredit kepada nasabah. inflasi akan tertahan bahkan perekonomian akan
2. Kebijakan Fiskal lebih meningkat.
Ada tiga kebijakan fiskal untuk mengatasi b. Kebijakan upah
inflasi yaitu : Inflasi dapat diatasi dengan mengurangi
a) Mengatur penerimaan dan pengeluaran deposible income masyarakat. Untuk
pemerintah menurunkan laju produksi pemerintah
Penerima dapat menekan angka inflasi meningkatkan produktifitas disertai dengan
dengan cara mengurangi pengeluaran pengaturan upah yang sesuai.
belanja negara yang menyebabkan c. Pengendalian harga dan distribusi produksi
permintaan barang dan jasa berkurang Pengawasan harga pemrintah biasanya
b) Menaikan tarif pajak dilakukan berupa penetapan harga
Peningkatan tarif pajak akan mengurangi minimun(floor Price) atau penetapan harga
kegiatan komsumsi, sehingga uang yang di maksimum(ceiling Price). Dampak dari
belanjakan masyarakat akan berkurang. pengendalian harga adalah munculnya pasar
c) Mengadakan pinjaman pemerintah gelap (black market).
Pemerintah meminjam secara paksa atau F. Peran Bank Central(Bank Indonesia) dalam
dilakukan tanpa kompromi terlebih dahulu mengatasi inflasi
sehingga menambah pendapatan / berupa Dilakukan melalui :
pinjaman bagi negara. 1. Open Market policy/ operasi pasar terbuka
Contoh : pada masa orde lama pemerintah Adalah Bank Sentral menjual SBI kepada
pernah menerapkan kebijakan memotong masyarakat melalui Bank Umum. Dengan
10% dari gaji pegawai negeri untuk penjualan SBI maka jumlah uang yang beredar
ditabung/ dipinjam oleh pemerintah. akan berkurang karena masuk ke Bank
Sentral/Bank Indonesia.
3. Kebijakan Non Moneter atau Kebijakan Riil 2. Cash Ratio/ politik Persediaan Kas
Kebijakan diluar kebijakan fiskal dan moneter Adalah Bank Indonesia mewajibkan kepada
untuk mengatasi masalah inflasi dapat ditempuh bank-bank Umum untuk menaikan cadangan
dengan cara :

7
kasnya. Dengan kebijakan ininmaka bank-bank
umum akan berusaha menaikan persediaan Dengan
kasnya dengan meningkatkan tabungan dan IHK = Indeks Harga Konsumen
mengurangi kredit. IHKn = Indeks Harga Konsumen periode sekarang
3. Politik Diskonto IHK n-1 = Indeks Harga Konsumen periode
Adalah dengan cara menaikan tingkat suku sebelumnya.
bunga. Dengan demikian tingkat suku bunga Contoh soal :
diharapkan masyarakat akan menyimpan Harga beras IR 64 di Wates pada bulan Juli Rp 3700,00
uangnya di bank sehingga jumlah uang yang per kg, sedang pada bulan Agustus Rp 4500,00 per kg.
beredar menjadi berbunga. Jika IHK bulan Juli adalah 100 maka tentukan ;
4. Pengawasan kredit/kredit selektif a) Indeks harga konsumen pada bulan Agustus.
Adalah kredit hanya diberikan untuk usaha- b) Laju inflasi bulan Agustus.
usah produktif dan bukan untuk kredit yang Jawab :
sifatnya konsumtif. a) Harga Sekarang
IHK = x 100 %
Harga tahun depan
G. Pengertian Indeks Harga
Indeks harga konsumen (IHK) atau consumer price
4500
index (CPI) adalah untuk mengukur tingkat IHK = x 100 % = 121, 62
perubahan harga kelompok barang dan jasa yang 3700
sering dipakai dalam sebuah rumah tangga dalam
jangka waktu tertentu.
Jadi, IHK bulan Agustus sebesar 121,62 %
b)
IHKn-IHKn-1
IHKn �IHKn-1
Inflasi = x 100 %
IHK n-1

Harga Sekarang = 121,62 – 100 x 100 %


IHK = x 100 % 100
Harga tahun depan = 21,62 %

8
Jadi, laju inflasi bulan Agustus sebesar 21,62 %. o Barang April(P0 Mei(Pn (Q0) (Rp) (Rp)
) (Rp) ) (Rp) (Rp)
Perhitungan indeks juga dapat dilakukan dengan
1. Bahan 500 600 2.000 1.000.000 1.200.000
formula Laspeyres, sebagai berikut : Makanan
Σ(Pn.Qo) 2. Perumah 1.000 1.100 400 400.000 440.000
In = x 100 an
3. Sandang 400 420 2200 880.000 924.000
Σ(Po.Qo)
4. Transpor 300 330 1700 510.000 561.000
tasi
Dengan : Jumlah 2.79.000 3.125.000
In = Indeks Harga bulan n Indeks harga bulan mei adalah
P n = Harga bulan n
P o = Harga bulan n – 1 (bulan sebelumnya) Σ(Pn.Qo)
Q o = Konsumsi barang bulan sebelumnya . In = x 100
Contoh soal: Σ(Po.Qo)
Perhatikan tabel berikut yang menunjukan harga dan = 3.125.000 x 100%
2.790.000
jumlah beberapa jenis barang dan jasa. = 112,00 %
No Nama Barang Harga Harga Jumlah
April(P0) Mei(Pn)(Rp) (Q0) Jadi, indeks harga bulan Mei adalah 112. Berati bulan
(Rp) (Rp) mei ada kecenderungan harga naik sebesar 12%
1. Bahan 500 600 2.000 dibanding bulan April.
Makanan
2. Perumahan 1.000 1.100 400 Soal latihan:
3. Sandang 400 420 2200 1. Pengertian inflasi adalah...
4. Transportasi 300 330 1700 a. Suatu proses Kenaikan tingkat harga barang-
Jika IHK bulan April adalah 100 maka berdasarkan barang secara umum.
data tabel diatas, hitung indeks harga bulan Mei dan b. Suatu proses penurunan tingkat harga barang-
tentukan berapa prosen kecenderungann kenaikan barang secara umum.
harganya. c. Jumlah uang yang beredar bertambah
Jawab : d. Menurunnya daya beli masyarakat
N Nama Harga Harga Jumlah PoQ0 PnQ0
e. Ketidakseimbangan dalam perekonomian

9
2. Salah satu penyebab inflasi adalah peranan jumlah 5. Jika besarnya inflasi kurang dari 10 % setahun, maka
uang yang beredar dan harapan. Hal ini menurut dinamakan...
teori... a. Inflasi sedang
a. Teori Keynes b. Inflasi ringan
b. Teori Struktural c. Inflasi berat
c. Teori Kuantitas d. Inflasi tinggi
d. Teori perbandingan e. Hiper inflasi
e. Teori pasar uang terbuka 6. Inflasi yang disebabkan oleh kenaikan biaya
3. Pemikir atas dasar persamaan pertukaran MV=PT produksi...
adalah... a. Wages cost inflation
a. Irving Fisher b. Spiral inflation
b. Venieris c. Demand pull inflation
c. Sebold d. Cost push inflation
d. Friedrich Hayek e. Price push inflation
e. Ferdinand Lasalle 7. Inflasi yang disebabkan dari Domestic Inflation dan
4. Perhatikan pernyataan berikut: Imported Inflation, termasuk dalam golongan inflasi
1. Permintaan masyarakat meningkat berdasarkan...
2. Penawaran yang lebih besar melebihi jumlah a. Asal Inflasi
barang. b. Penyebab awal terjadi inflasi
3. Adanya penambahan jumlah uang yang beredar c. Tingkat kepentingannya
4. Permintaan yang lebih besar melebihi jumlah d. Tingkat kesukarannya
barang yang tersedia e. Tingkat keparahannya
Dari pernyataan diatas yang merupakan penyebab 8. Demand Pull inflation dapat terjadi karena beberapa
inflasi adalah... hal berikut, kecuali...
a. 1 dan 2 a. Besarnya pajak diturunkan
b. 1 dan 4 b. Terlalu banyaknuang yang beredar di masyarakat
c. 1, 2, dan 4 c. Konsumen lebih memilih membeli barang dalam
d. 1, 3, dan 4 jumlah yang banyak
e. 1, 2, 3, dan 4 d. Bank Sentral terlalu banyak mengalirkan uang

10
e. Menurunnya anggaran belanja negara dan 12.Akibat terjadinya inflasi bagi pedagang luar negeri
ekspansi bisnis adalah...
9. Inflasi akan menguntungkan pihak... a. Neraca pedagangan devisit dan mengurangi
a. Yang berpiutang devisa negara
b. Yang berhutang b. Neraca pardagangan devisit dan meningkatkan
c. Penabung devisa negara.
d. Pengusaha c. Neraca perdagangan surplus dan mengurangi
e. Pedagang devisa negara
10.Berikut adalah pihak-pihak yang terkena dampak d. Neraca perdagangan berimbang dan mangurangi
inflasi devisa negara
1. Penabung e. Neraca perdagangan berimbang dan meningkatkan
2. Masyarakat penghasilan tetap devisa negara
3. Masyarakat yang meminjamkan(kreditur) 13.Kebijakan pemerintah dibidang keuangan untuk
4. Masyarakat yang berpenghasilan tinggi mengatasi inflasi adalah...
5. Masyarakat peminjam (debitur) a. Kebijakan fiskal
Yang merasa dirugikan dengan terjadinya inflasi... b. Kebijakan moneter
a. 1, 3, dan 5 c. Kebijakan nonmoneter
b. 2, 3, dan 5 d. Kebijakan kredit selektif
c. 1, 2, dan 4 e. Kebijakan menaikan tarif pajak
d. 1, 2, dan 3 14.Pemerintah menggunakan cara-cara berikut untuk
e. 2, 3, dan 4 mengatasi inflasi, kecuali...
11.Yang merupakan dampak positif dari terjadinya a. Menurunkan tingkat suku bunga
inflasi adalah.. b. Menaikan pajak
a. Pengusaha enggan melakukan investasi c. Menurunkan pengeluaran pemerintah
b. Daya beli masyarakat menurun d. Menjual obligasi
c. Mendorong pengusaha memperluas produksi e. Pengawasan kredit selektif
d. Mengurangi devisa negara 15. Untuk mengatasi inflasi pemerintah melakukan
e. Pengurangan kesempatan kerja tindakan...
a. Mengurangi jumlah uang yang beredar

11
b. Deflasi c. Menaikan tarif pajak
c. Meningkatkan eksport d. Menaikan tingkat suku bunga
d. Devaluasi e. Memperketat pemberian kredit
e. Menambah jumlah uang yang baredar 20.Kebijakan dimana Kredit yang hanya diberikan untuk
16.Kebijakan pemerintah untuk mengatasi inflasi usaha-usaha produktif adalah....
dengan cara menjual dan membeli surat-surat a. Politik diskonto
berharga adalah... b. Open market
a. Kebijakan diskonto c. Cash rasio
b. Kebijakan pasar terbuka d. Pengawasan kredit
c. Kebijakan fiskal e. Politik moneter
d. Kebijakan menaikan kas rasio 21. Berikut adalah data harga rata-rata setelah diolah sementara untuk
e. Kebijakan nonmoneter memperoleh indeks harga tertimbang dari 3 jenis barang.
17.Dibawah ini merupakan peran Bank Central dalam Nama barang 2004 2005
mengatasi inflasi adalah, kecuali... P0Q0 Pn Q0
a. Open Market Gula 345.000 435.000
b. Cash Rasio Beras 456.500 654.500
c. Menaikan suku bunga Ikan Asin 567.300 678.000
d. Menaikan tarif pajak Indeks harga tertimbang tahun 2005 atas dasar tahun
e. memperketat pemberian kredit 2004 adalah...
18.Peran Bank Sentral untuk mengatasi inflasi dimana a. 118,70% d. 129,12%
mewajibkan bank-bank untuk menaikan cadangan b. 120,60% e. 129,10%
kasnya adalah.. c. 124,64%
a. Open market d. Pengawasan kredit 22.Inflasi diukur menggunakan...
b. Cash rasio e. Politik moneter a. Indeks
c. Politik diskonto b. Deflasi
19.Pernyataan berikut adalah peran bank sentral c. Devaluasi
dalam mengatasi inflasi adalah kecuali... d. Neraca perdagangan
a. Mengurangi jumlah uang yang beredar e. Neraca pembayaran
b. Menaikan persediaan kas 23.Indeks harga adalah ...

12
a. untuk mengukur tingkat perubahan harga 9. Apa yang dimaksud dengan open Market?
kelompok barang dan jasa yang sering dipakai 10.Apa yang dimaksud dengan Cash Rasio?
dalam sebuah rumah tangga dalam jangka 11.Harga minyak goreng perliter pada minggu pertama
waktu tertentu. Rp 11.500,00, sedangkan pada minggu kedua, harga
b. Kenaikan harga secara terus-menerus menjadi Rp 12600,00. Berapa indeks harganya?
c. Suatu proses penurunan tingkat harga 12.Tuliskan rumus dari :
barang-barang secara umum. a. Perubahan laju inflasi
d. Jumlah uang yang beredar bertambah b. Indeks harga
e. Menurunnya daya beli masyarakat
24.Harga beras rojo lele di sleman pada bulan januari
Rp 6000,00 sedangkan pada bulan Februari Rp
6500,00. Indeks harganya adalah...
a. 108,33% d. 103,03%
b. 260,45% e. 108,33%
c. 100%
Soal Essay
1. Jelaskan yang dimaksud dengan inflasi!
2. Jelaskan terjadinya inflasi menurut teori keynes!
3. Sebutkan dan jelaskan penggolongan inflasi
berdasarkan tingkat keparahanya!
4. Apa berbedaan antara cost push inflation dengan
demand push inflation?
5. Apa dampak positif terjadinya imflasi?
6. Sebutkan 3 dampak negatif terjadinya inflasi!
7. Sebutkan dan jelaskan dari kebijakan moneter yang
ditempuh oleh pemerintah untuk mengatasi inflasi!
8. Jelaskan yang dimaksud dengan:
a. Kebijakan moneter
b. Kebijakan fiskal

13
2. Menurut Keyness inflasi terjadi karena perebutan
perolehan barang dan jasa oleh masyarakat pelaku
ekonomi(rumah tangga konsumsi) yang ingin
memperoleh barang dan jasa lebih banyak
3. Berdasarkan tingkat keparahannya:
a) Inflasi Ringan
Adalah inflasi dengan tingkat inflasi di bawah
dari 10 % per tahun
b) Inflasi Sedang
Adalah inflasi dengan laju 10% sampai
dengan 30% per tahun.
c) Inflasi Berat
Inflasi dengan laju 30% sampai dengan 100% per
tahun.
d) Inflasi sangat berat (Hipper Inflation)
Kunci jawaban soal latihan Inflasi dengan laju lebih dari 100 % per tahun.
PILIHAN GANDA
2. A 6. D 11. C 16.B 21. D 4. Inflasi yang disebabkan oleh demand pull inflation,
3. C 7. A 12. A 17.D 22. A bagi produsen akan menambah jumlah barang yang
4. A 8. E 13. B 18.B 23. A diproduksi sedangkan inflasi yang disebabkan
5. D 9. D 14. C 19.C 24. A karena cost push inflation, produsen akan
6. B 10. B 15. A 20.D mengurangi jumlah barang yang diproduksi.
5. Dampak positif terjadinya inflasi:
ESSAY a. Mendorong perkembangan ekonomi
1. Inflasi adalah kenaikan harga ( penurunan nilai b. Memperbesar laba
barang dan jasa ) secara terus menerus dan c. Mendorong pengusaha memperluas produksi
berkepanjangan atau dalam jangka waktu yang d. Meningkatkan pendapatan nasional
lama. e. Memperluas kesempatan kerja
6. Dampak negatif terjadinya inflasi :

14
a. Neraca perdagangan defisit oleh Bank Sentral/dewan moneter dengan tujuan
b. Mengurangi defisa negara untuk mengukur jumlah uang yang beredar di
c. Ketidak pastian ekonomi negara.dll masyarakat
7. Kebijakan moneter meliputi: b.Kebijakan Fiskal adalah kebijakan yang
a. Kebijakan Diskonto(discount Policy) Mengatur penerimaan dan pengeluaran
Adalah kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah, Menaikan tarif pajak, Mengadakan
pemerintah dengan cara menaikan suku pinjaman pemerintah.
bunga.
9. Open Market adalah Bank Sentral menjual SBI
b. Operasi Pasar Terbuka(open Market
kepada masyarakat melalui Bank Umum.
Operation)
Dengan penjualan SBI maka jumlah uang
Adalah kebijakan yang dilakukan pemerintah
yang beredar akan berkurang karena masuk
dengan cara menjual/membeli surat
ke Bank Sentral/Bank Indonesia.
berharga.
10. Cash Ratio/ politik Persediaan Kas
c. Menaikan kas rasio
Adalah Bank Indonesia mewajibkan kepada
Menaikan kas rasio dilakukan oleh bank
bank-bank Umum untuk menaikan cadangan
indonesia dengan cara mengubah besarnya
kasnya. Dengan kebijakan ininmaka bank-
kas rasio dengan menentukan angka
bank umum akan berusaha menaikan
banding minimum antara uang tunai dengan
persediaan kasnya dengan meningkatkan
kewajiban giral bank.
tabungan dan mengurangi kredit.
d. Kebijakan pengaturan kredit atau
11.
pembiyaan Harga Sekarang
Kebijakan kredit yang dilakukan dengan IHK = x 100 %
cara kredit selektif, yaitu pemberian kredit Harga tahun depan
yang dilakukan oleh Bank Sentral dengan = 12600 x 100%
memilih penerima kredit secara selektif. ini 11500
dilakukan bertujuan untuk mengurangi JUB = 109,56%
sehingga inflasi dapat ditekan.
8. a. Kebijakan moneter adalah Kebijakan 12. a.
pemerintah dibidang keuangan yang dilakukan Harga Sekarang
IHK = x 100 %
Harga tahun depan
15
b. Σ(Pn.Qo)
In = x 100
Σ(Po.Qo)

16