Anda di halaman 1dari 5

PEMERINTAH KOTA MAGELANG

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS JURANGOMBO
Jl. Sunan Kalijaga No. 10 Telp. (0293) 311261 Kota Magelang 56123
Email : puskesmas.jo@gmail.com

KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS JURANGOMBO


KOTA MAGELANG
NOMOR : 440/17/228/ TAHUN 2017

TENTANG
PEMBENTUKAN TIM KESELAMATAN PASIEN

KEPALA PUSKESMAS JURANGOMBO,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan


Puskesmas Jurangombo, perlu menerapkan dan memelihara sistem
yang mengedepankan keselamatan pasien;
b. bahwa untuk menjamin penerapan dan kepastian pelaksanaan
keselamatan pasien, maka dipandang perlu membentuksuatu Tim
Keselamatan Pasien;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf a
dan b, perlu ditetapkan dengan Keputusan Kepala Puskesmas
Jurangombo Kota Magelang tentang Pembentukan Tim Keselamatan
Pasien Pada Puskesmas Jurangombo;

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang


Kesehatan;
2. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2014 tentang
Tenaga Kesehatan;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun
2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 Tahun
2015 tentang Akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama, Tempat Praktik
Mandiri Dokter, dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun
2016 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan;
6. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 44 Tahun 2016 tentang
Manajemen Puskesmas.
7. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 11 Tahun 2017 tentang
Keselamatan Pasien.

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : Keputusan Kepala Puskesmas Jurangombo tentang Penanggung


Jawab Manajemen Mutu Puskesmas Jurangombo.
KESATU : Menunjuk yang Namanya tersebut dalam lampiran Surat Keputusan ini
sebagai Tim Keselamatan pasien Puskesmas Jurangombo
KEDUA : Uraian tugas dari Tim Keselamatan Pasien seperti tercantum dalam
Lampiran Surat Keputusan ini.
KETIGA : Hasil evaluasi Tim Keselamatan Pasien dilaporakan kepada Kepala
Puskesmas
KEEMPAT : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan
apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam keputusan ini akan
diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Magelang
Pada tanggal 15 Desember 2017

Plt. KEPALA PUSKESMAS JURANGOMBO

SIWI ROCHMANINGSIH
LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS
JURANGOMBO KOTA MAGELANG
NOMOR : 440/17/228/ TAHUN 2017
TENTANG PEMBENTUKAN TIM KESELAMATAN
PASIEN

SUSUNAN TIM KESELAMATAN PASIEN

Penasehat : Kepala Puskesmas Jurangombo


Ketua : dr. Candra Aji Setiawan
Sekretaris : Brianne Restusa Valensia, Amd
Anggota : Anggie Mawang Listinda M C, SFarm, Apt

URAIAN TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB TIM KESELAMATAN PASIEN

A. Tugas dan tanggungjawab Tim Mutu klinis dan Keselamatan Pasien


1. Membantu Kepala Puskesmas dalam hal menangani masalah-masalah yang
berkaitan Keselamatan Pasien.
2. Memberikan pengarahan dan pelaksanaan tentang sasaran Keselamatan Pasien di
Puskesmas.
3. Mengembangkan program peningkatan Keselamatan Pasien di Puskesmas.
4. Menyusun Kebijakan dan Prosedur terkait dengan program peningkatan
keselamatan Pasien di Puskesmas.
5. Menjalankan peran dan melakukan : motivator, edukator, konsultasi, monitoring,
dan evaluasi implementasi program Keselamatan Pasien di Puskesmas.
6. Melakukan pencatatan, pelaporan, dan analisa masalah terkait dengan kejadian
tidak diharapkan (KTD), Kejadian Nyaris Cedera (KNC), dan Kejadian Potential
Cedera (KPC).
7. Secara berkala membuat laporan kegiatan
B. Ketua tim Keselamatan Pasien.
1. Uraian tugas.
a. Memberi masukan kepada kepala Puskesmas dalam Penyusunan Kebijakan
Keselamatan Pasien Puskesmas sesuai dengan standart akreditasi.
b. Menyusun program keselamatan pasien sesuai standart akreditasi.
c. Melaksanakan monitoring dan evaluasi program melalui pertemuan berkala.
d. Membuat laporan tahunan/laporan pelaksanaan program
e. Melaksanakan sasaran keselamatan pasien secara bertahap sesuai dengan
sumber daya Puskesmas.
f. Memimpin/mendelegasikan untuk melaksanakan rootcause analisis untuk
KTD,KNC, KPC.
g. Melaksanakan koordinasi antar unit bila terjadi KTD dan Near miss.
h. Meminta rapat anggota untuk menganalisis terhadap laporan berkala
KTD,KNC,KPC.
i. Memberikan informasi hasil analisis KTD, KNC, KPC.
j. Koordinasi dengan penanggungjawab upaya untuk kebijakan merancang
koordinasi dan transfer informasi di semua unit kerja,
2. Wewenang.
a. Mendelegasikan tugas pada anggota tim keselamatan pasien
b. Mengusulkan konsep atau perubahan kebijakan keselamatan pasien.
c. Menunjuk tim untuk melaksanakan Root Cause Analysis
d. Meminta fasilitas untuk melaksanakan program keselamatan pasien.
e. Meminta anggota tim untuk melaksanakan koordinasi penanganan KTD, KPC,
KNC.
f. Meminta laporan bulanan pemantauan indikator keselamatan pasien dari unit
kerja.
C. Sekretaris Tim Mutu Klinis dan Keselamatan Pasien.
1. Uraian tugas
a. Memberi masukan pada ketua tentang instrumen akreditasi dan tentang isu-isu
keselamatan pasien.
b. Menyusun konsep program keselamatan pasien.
c. Menyiapkan materi dan data, membuat time schedule pertemuan berkala
monitoring dan evaluasi.
d. Membuat konsep laporan-laporan pelaksanaan program.
e. Menyiapkan pelaksanaan root cause analysis untuk KTD, KNC, dan KPC.
f. Menyediakan data.
g. Mendokumentasikan dokumen: Laporan bulanan monitoring indikator
keselamatan pasien.
h. Update data, laporan dan dokumen di sekretariat mutu.
i. Dokumentasi sekretariat.

2. Wewenang
a. Meminta pemenuhan untuk melaksankan tugas.
b. Meminta ketua dan anggota untuk melaksanakan pertemuan berkala.
c. Meminta laporan dari anggota dan keselamatan pasien.
D. Anggota tim mutu klinis dan Keselamatan Pasien
1. Uraian Tugas.
a. Membuat konsep SOP yang terkait dengan instrumen keselamatan pasien.
b. Memonitor, mengevaluasi, da merevisi SOP sesuai dengan perkembangan dan
kebutuhan pelayanan.
c. Koordinasi dengan Penanggungjawab unit kerja untuk pengumpulan data KTD,
KNC, dan KPC serta indikator keselamatan pasien.
E. Penanggungjawab monitoring, evaluasi, kinerja mutu dan keselamatan pasien
1. Uraian Tugas
a. Melaksanakan sensus harian indikator keselamatan pasien di unit kerja.
b. Membuat laporan bulanan, tahunan dan indikator keselamatan pasien.
c. Membuat dokumentasi laporan KTD, KNC, dan KPC.
d. Menindaklanjuti pelaporan KTD, KNC, dan KPC.
e. Mengkoordinir pelaksanaan kebijakan dan SOP keselamatan pasien di unit
kerjanya.
f. Bersama Penanggungjawab unit membuat, mengevaluasi dan merevisi
indikator keselamatan pasien.
2. Wewenang
a. Meminta arahan dari penanggungjawab unit untuk melaksanakan tugas.
b. Meminta fasilitas dan waktu kepada Penanggungjawab unit untuk
melaksanakan tugas.
c. Melakukan koordinasi dengan rekan kerja untuk terlaksananya monitoring dan
evaluasi unit kerja dalam hal keselamatan pasien.

Ditetapkan di Magelang
Pada tanggal 15 Desember 2017

Plt. KEPALA PUSKESMAS JURANGOMBO

SIWI ROCHMANINGSIH