Anda di halaman 1dari 3

Dengan membuat aquaponik sederhana semacam ini, maka anda akan mendapatkan dua

keuntungan yang berupa pemeliharaan ikan dan pemeliharaan tanaman yang bisa anda gunakan
untuk menanam sayuran. Berikut cara membuat aquaponik sederhana untuk rumah anda.
Bahan
· Culture tray 79 x 40 x 4 cm
· 30 buah mur baut
· 1 pak plastic net
· 1 kg media tanam
· 2 meter pipa 0,5 inch
· Pipa elbow beserta tutupnya
· 4 buah pipa pengatur air
· 1 buah pompa air 946 liter/jam
· Aquarium
· Tanaman
Cara Pembuatan
1. Siapkan segala bahan dan alat seperti culture tray, kasa dan media tanam
2. Siapkan 2 potongan pipa yang pertama sepanjang lebar media tanam dan yang kedua
lebih panjang sehingga pompa aquarium kecil bisa masuk ke dalam aquarium
3. Hubungkan antara pipa satu dengan pipa lainnya dengan elbow dan tutup ujung pipa
yang berukuran kecil
4. Lubangi setiap pipa kecil sebagai jalan aliran air dan pastikan anda memasang pengatur
aliran air untuk menyesuaikan kecepatan aliran air
5. Pasang pada pinggiran bak tanam hingga keduanya menyatu pada pinggirnya dengan
melubangi bak dan mengkaitkannya
6. Pasang pompa pada ujung pipa yang panjang pada bagian bawah aquarium
7. Siapkan media tanam dan potong menjadi bagian kecil
8. Siram dengan air dan pastikan kelebihan air siraman keluar
9. Setelah media tanam berubah warna agak gelap, anda bisa menggumpalkan dan
menempatkan pada media tanam hingga penuh
10. Pastikan anda memadatkan media tanam dan buatlah media tanam agak melebihi batas
bak tanam
11. Pasang kasa plastic dan gunting seukuran bak tanam yang telah berisi media tanam
12. Buatlah beberapa lubang di pinggir bak tanam untuk merekatkan kasa plastic dengan bak
tanam menggunakan mur baut
13. Untuk penanaman, bisa dilakukan dengan memotong kasa plastic berbentuk persegi
14. Bersihkan tanaman dari media tanam sebelumnya dengan mencelupkan ke dalam air
15. Buat lubang pada media tanam dan masukkan tanaman tersebut pada lubang
16. Lakukan hal yang sama pada tanaman lain
17. Tempatkan bak tanam di atas aquarium dan menempel pada dinding
18. Lakukan pengecekan apakah irigasi berjalan dengan lancar atau tidak
19. Jika aliran air mampu mengalir ke atas dan menetes ke aquarium, maka aquaponik anda
telah selesai.
Ketika anda memutuskan untuk membuat aquaponik sederhana, maka anda juga harus
memastikan bahwa anda juga rutin melakukan perawatan tanaman dengan mengairinya
secara rutin. Dalam membuat aquaponik sederhana semacam ini, maka anda tidak perlu
melakukan pemupukan secara rutin, sebab air yang mengaliri tanaman anda telah
mengandung nutrisi yang berasal dari kotoran ikan. Oleh sebab itu, membuat aquaponik
sederhana semacam ini akan sangat menguntungkan anda

Ukuran yang aman dan stabil adalah : tangki ikan memiliki volume yang sama dengan media
tempat tumbuh tanaman atau rasio 1:1 dan kepadatan tebar ikan maksimum adalah 17 kg/m3.
Apabila tangki ikan memiliki volume air 1000 liter, maka bak media tanam sebaiknya memiliki
volume 1000 liter dan kepadatan tebar ikan maksimum pada saat panen adalah 17 kg/m3. Misalnya
tangki ikan memiliki luas 100x100x100 cm dengan ketinggian air 90 cm, maka bak media
seharusnya memiliki luas 300x100x30 cm, sehingga bak media tanam dan tangki ikan memiliki
volume yang sama yaitu 900 liter. Sedangkan kepadatan tebar maksimum sebaiknya 17 kg/m3,
maka jumlah/berat total ikan pada masa panen adalah 0,9x17kg = 15,3 kg. Apabila pada masa
panen dikehendaki berat masing-masing ikan sebesar 250 gram/ekor, maka bibit ikan yang ditebar
pada awalnya adalah sebanyak 15.300 gram : 250 = 61,2 ekor atau berkisar antara 60-62 ekor.
Jumlah pakan ikan yang dibutuhkan adalah 40-50 gram/m2 lahan tanam/hari sampai masa panen
untuk tanaman sayuran hijau seperti sawi, pak coy, selada (lettuce), bayam kangkung dan lain-lain
dan 100-125 gram/m2 lahan tanam/hari sayuran buah seperti tomat, terong, mentimun, melon,
okra, paprika dan lain-lain. Lahan tanam per m2 berisi 25-28 sayur hijau dan 5-6 sayuran buah
untuk tanaman sayuran buah.
Pakan ikan ideal diberikan sebesar 1-5% dari bobot ikan keseluruhan.
Bila jumlah bibit ikan yang ditebar pada awalnya adalah 62 ekor dengan berat 50 gram, maka
pakan yang diperlukan adalah 62x50x4% = 124 gram/hari. Jumlah pakan tersebut ideal diperlukan
untuk luas lahan tanam 3 m2 dimana nilai tersebut diperoleh dari 124 gram pakan dibagi jumlah
pakan/m2/hari (50 gram) = 3,1 m2 atau dibulatkan menjadi 3 m2 lahan tanam.
Untuk ukuran bak media seperti contoh diatas idealnya berisi sayuran hijau sebanyak 5 sayur
melebar ukuran 100 cm dan 15 sayur memanjang ukuran 300 cm, jumlah total sayur 70 sayuran
hijau, maka jumlah total lahan sayuran hijau adalah 70:25 = 3 m2.