Anda di halaman 1dari 224

JUDUL BUKU : CERDAS BELAJAR KIMIA

PENULIS : NANA SUTRESNA


PENERBIT : GRAFINDO

SOAL DAN JAWABAN

Uji Pemahaman Konsep 4.1 (halaman 110-111)

1. Sebanyak 12 g logam magnesium dibakar di udara membentuk 20 g magnesium


oksida (MgO). Tentukan massa gas oksigen yang diperlukan dalam pembakaran
tersebut.
Jawab:
Diketahui:
m Mg = 12 g
m MgO = 20 g
reaksi:
Mg + ½ O2 → MgO
Massa O2 = m MgO – m Mg
= 20 g – 12 g
= 8g
Jadi, massa oksigen yang diperlukan adalah sebesar 8 gram.

2. Soal salah

3. Perhatikan data pembentukan gas amonia dari gas nitrogen dan hidrogen
berikut ini.

| 100
Massa Unsur Pembentukan Massa Senyawa
Nitrogen Hidrogen (Massa Amonia)
7,1 g 1,53 g 8,67 g
14,28 g 3,06 g 17,34 g
21.22 g 4,59 g 26,01 g
28,00 g 6,00 g 34,00 g
35.70 g 7,65 g 43,35 g
Berdasarkan data tersebut, tentukan perbandingan massa unsur-unsur pembentuk
senyawa amonia.

Jawab:
 7,1 : 1,53 = 4,6405 : 1 = 5:1
1,53 1,53
 14,28 : 3,06 = 4,6667 : 1 = 5:1
3,06 3,06
 21,22 : 4,59 = 4,6231 : 1 = 5:1
4,59 4,59
 28,00 : 6,00 = 4,6667 : 1 = 5:1
6,00 6,00
 38,70 : 7,65 = 5,0588 : 1 = 5:1
7,65 7,65
Jadi, perbandingan massa unsur-unsur tersebut adalah 5 : 1

4. Batu kapur mengandung unsur kalsium 40% massa, karbon 12%, dan oksigen
48%. Tentukan massa setiap unsur tersebut dalam 5 kg batu kapur.
Jawab:
Diketahui:
Kadar kalsium = 40% = 0,4
Kadar karbon = 12% = 0,12
Kadar oksigen = 48% = 0,48
m batu kapur = 5 kg
massa unsur-unsur tersebut:
 m kalsium = 0,4 x 5 kg = 2 kg

| 101
 m karbon = 0,12 x 5 kg = 0,6 kg
 m oksigen = 0,48 x 5 kg = 2,4 kg

5. Perhatikan data berikut.


Perbandingan
No. Senyawa
Massa Unsur-Unsur
I. Tembaga (I) sulfida 63,5 g Cu 16 g S
1.
II. Tenbaga (II) sulfida 63,5 g Cu 32 g S
I. Ferro oksida 56 g Fe 16 g O
2.
II. Ferri oksida 112 g Fe 48 g O
Tentukan perbandingan massa unsur tersebut sesuai Hukum Perbandingan
Berganda Dalton.
Jawab:
Dari data tersebut hanya data No.1 yang dapat dicari perbandingan massanya,
sedangkan data No.2 tidak dapat kerena tidak terdapat massa unsur yang sama.
SI : SII= 16 : 32 = 16 : 32 = 1: 2
16 16

6. Unsur X dan Y membentuk 2 macam senyawa. Senyawa I mengandung 50%


unsur X dan senyawa II mengandung 40% unsur X. Tentukan perbandingan
massa unsur sesuai Hukum Perbandingan Berganda.
Jawab:
Senyawa %X % Y = 100 - % X
I 50 100 – 50 = 50%
II 40 100 – 40 = 60%
 Agar persentase X sama, maka senyawa I dikalikan faktor 2, dan senyawa
II dikalikan faktor 2,5
Massa X :
XI = 50 x 2 = 100
XII = 40 x 2,5 = 100
Massa Y:

| 102
YI = 50 x 2 = 100
YII = 60 x 2,5 = 150
Sehingga diperoleh perbandingan massa Y sebagai berikut.
YI :YII = 100 : 150 = 2 : 3
 Agar persentase Y sama, maka senyawa I dikalikan faktor 6, dan senyawa
II dikalikan faktor 5
Massa Y:
YI = 50 x 6 = 300
YII = 60 x 5 = 300
Massa X :
XI = 50 x 6 = 300
XII = 40 x 5 = 200
Sehingga diperoleh perbandingan massa X sebagai berikut.
XI :XII = 300 : 200 = 3 : 2
Jadi, perbandingan unsur X = 3 :2, dan perbandingan unsur Y = 2:3.

7. Bayangkan Anda seorang manajer pabrik amonia yang akan membuat 400 L gas
amonia (NH3). Pada suhu dan tekanan tertentu, tentukan:
a. persamaan reaksinya
b. volume gas nitrogen dan hidrogen yang anda perlukan
Jawab:
Diket: volume amonia = 400 L
a. N2(g) + 3H2(g) → 2NH3(g)
b. volume gas ditanya = koefisien gas ditanya x volume gas diketahui
koefisien gas diketahui
1
V gas N2 =  400 L  200 L
2
3
V gas H2 =  400 L  600 L
2

| 103
8. Suatu gas oksida nitrogen (NxOy) sebanyak 200 mL diuraikan dengan sempurna
menghasilkan 200 mL gas nitrogen dan 300 mL gas oksigen. Tentukan rumus
molekul oksida nitrogen tersebut.
Jawab:
NxOy(g) → N2(g) + O2(g)
200 mL 200 mL 300 mL
Misalkan perbandingan volume masing-masing gas adalah
NxOy : N2 : O2 = 2 : 2 : 3
Oleh karena perbandingan volume gas merupakan koefisien reaksi, maka
persamaan reaksinya dapat ditulis menjadi:
2NxOy(g) → 2N2(g) + 3O2(g)
Jumlah atom sebelum reaksi = jumlah atom setelah reaksi, maka:
◘ kesetaraan atom N
Jumlah atom N diruas kanan = 4, di ruas kiri 2x
Berarti 2x = 4 atau x = 2
◘ kesetaraan atom O
Jumlah atom N diruas kanan = 6, di ruas kiri 2y
Berarti 2y = 6 atau y = 3
Maka rumus molekul NxOy adalah N2O3

9. Diketahui 30 L campuran gas yang terdiri atas 40% C 2H6 dan 60% CH4 dibakar
sempurna menghasilkan CO2 dan uap air. Pada suhu dan tekanan yang sama,
tentukan:
a. volume O2 yang dibutuhkan
b. volume CO2 yang dihasilkan
Jawab:
a. 1. C2H6 + 7/2 O2 → 2CO2 + 3H2O
2. CH4 + 2O2 → CO2 + 2H2O
Volume campuran = 30 L

| 104
7
1. V O2 = 2  12 L  42 L
1
2
2. V O2 =  18 L  36 L
1
∑VO2 = 42 L + 36 L = 78 L

b. 1. C2H6 + 7/2 O2 → 2CO2 + 3H2O


2. CH4 + 2O2 → CO2 + 2H2O
2
1. V CO2 =  12 L  24 L
1
1
2. V CO2 =  18 L  18 L
1
∑V CO2 = 24 L + 18 L = 42 L

10. Campuran C2H4(g) dan C3H8(g) sebanyak 15 L dibakar sempurna dengan 59 L O 2.


Tentukan volume setiap gas jika diukur pada suhu dan tekanan yang sama.

Jawab:

C2H4(g) + 3O2(g) → 2 CO2(g) + 2H2O


x 3x 2x 2x
C3H8(g) + 5O2(g) → 3CO2(g) + 2H2O
15- x 75-5x 45-3x 60-4x

75 - 5x + 3x = 59
75 – 2x = 59
75 – 59 = 2x
2x = 16
x=8

| 105
volume C2H4 = 8 L
volume C3H8 = 15 L – 8 L = 7 L
volume CO2 = 45 – 3x +2x = 45 – 8 = 37
volume H2O = 60 – 4x + 2x = 60 – 2x = 44

11. Diketahui 5 L gas hidrogen mengandung 3 x 1022 molekul H2. pada suhu dan
tekanan yang sama, tentukan:
a. volume CO2(g) yang mengandung 6x1023 molekul CO2,
b jumlah molekul 15 L gas oksigen.
Jawab:
Diket: V H2 = 5L
Jumlah molekul H2 = 3 x 1022 molekul
VH 2 nH 2 jumlah molekul H 2
a.  
VCO2 nCO2 jumlah molekulCO2

VH 2 xCO2 5 L  6  10 23 molekul
VCO2    100 L
xCO2 3  10 22 molekul

VH 2 jumlah molekul H 2
b. 
VO2 jumlah molekulO2

VO2 jumlah molekul H 2


Jumlah molekulO2 
VH 2

15 L  3  10 22 molekul

5L

 9  10 22 molekul

12. Di beberapa daerah, karbida digunakan untuk mempercepat pemasakan buah-


buahan, seperti pisang dan mangga. Sebanyak 5 x 10 23 molekul gas karbida
(C2H2) ditampung dalam wadah berukuran 20 liter. Pada suhu dan tekanan yang
sama, tentukan:
a. volume gas ozon (O3) untuk menampung 15x1022 buah molekul ozon,

| 106
b. jumlah molekul gas nitrogen (N2) dalam tabung berukuran 32 liter
Jawab:
VC2 H 2 jumlah molekulC2 H 2
a. 
VO3 jumlah molekulO3

VC2 H 2  jumlah molekulO3 20 L  15  10 22 molekul


VO3   6L
jumlah molekulC2 H 2 5  10 23 molekul

VC2 H 2 jumlah molekulC2 H 2


b. 
VN2 jumlah molekul N 2

V N 2  jumlah molekulC2 H 2
jumlah molekul N 2 
jumlah molekulC2 H 2

32 L  5  10 23 molekul

20 L

 8  10 23 molekul

Uji Pemahaman Konsep 4.2 (halaman 122)

1. Tentukan jumlah atom 8 mol emas.


Jawab:
Jumlah atom Au =nxL
= 8 mol x 6,02 x 1023atom/mol

| 107
= 4,816 x 1024atom

2. Tentukan jumlah molekul 20 mol amonia.


Jawab:
Jumlah molekul NH3 = n x L
= 20 mol x 6,02 x 1023molekul/mol
= 12,04 x 1024 molekul

3. Tentukan jumlah mol 6,02 x 1026 atom platina.


Jawab:
Jumlah mol (n) = jumlah atom
L
= 6,02 x 1026 atom
6,02 x 1023atom/mol
= 1000 mol

4. Tentukan jumlah mol 1,2 x 1024 molekul air.


Jawab:
Jumlah mol (n) = jumlah atom
L
= 1,2 x 1024 molekul
6,02 x 1023 molekul/mol
= 1,9934 mol
= 2 mol

5. Nikel merupakan logam yang banyak digunakan untuk melapisi logam lain.
Tentukan massa 2 mol atom nikel jika diketahui Ar Ni = 59.
Jawab:
Massa Ni = n x Ar
= 2 mol x 59 g/mol
= 118 g
Massa 2 mol Ni adalah 118 gram.

| 108
6. Gas karbon dioksida (CO2) ditambahkan ke dalam minuman bersoda untuk
memberikan rasa soda yang khas. Jika suatu pabrik minuman softdrink
memerlukan 3 mol gas CO2 dalam satu kali produksinya, tentukan massa gas CO2
yang diperlukan untuk satu kali produksi.
Jawab:
Mr CO2 = 44
Massa CO2 = n x Mr
= 3 mol x 44 g/mol
= 132 g
Massa 3 mol CO2 adalah 132 gram.

7. Jika segelas air yang Anda minum mengandung 2 mol molekul air, tentukan
jumlah molekul dalam segelas air tersebut.
Jawab:
Jumlah molekul = n x L
= 2 mol x 6,02 x 1023molekul/mol
= 1,204 x 1024molekul/mol

8. Berapa jumlah mol 44,8 L gas oksigen yang diukur pada keadaan standar?
Jawab:
Dik: V O2 = 44,8 L
Dit: n O2 pada keadaan STP…?
Jawab: V  n  Vm
V 44,8 L
n   2mol
Vm 22,4 Lmol 1

9. Berapa liter volume 0,5 mol gas hidrogen jika diukur pada keadaan STP?
Jawab:

| 109
Dik: n H2 = 0,5 mol
Dit : V H2 pada keadaan standar?

V = n x Vm
V = 0,5 mol x 22,4 L mol-1
V = 11,2 L

10. Massa 112 mL gas XO2 adalah 0,32 g pada STP. Tentukan massa atom relatif (Ar)
X jika diketahui Ar O=16.
Jawab:
Dik: m XO2 = 0,32 gr
V XO2 = 112 ml = 0,112 L
Ar O = 16
Dit: Ar X ?
Vm 0,112 L
n   5  10 3 mol
V 22,4 L / mol
m 0,32 g
M r XO2    64 g / mol
n 0,005 mol
M r XO2  Ar X  ( 2  16 g / mol )  32 g / mol

11. Berapa gram massa 2 L gas NH3 (Mr = 17) jika diukur pada suhu 27 0C dan
tekanan 76 cmHg?
Jawab:
Dik: V NH3 = 2 L
Mr NH3 = 17
T = 270C +273 = 3000C
P = 76 cmHg = 1 atm
Ditanya: masssa NH3?
VP = nRT

| 110
VP 2 L  1 atm 2
n  1 1
 mol  0,0813 mol
RT 0,082 L atm mol K  300 K 24,6

m
n 
Mr
m  n  Mr = 0,0813 mol x 17 gr/mol = 1,382 gr

12. Berapa mol gas hidrogen yang memiliki volume 20 L jika diukur pada suhu 298
K dan tekanan 1,2 atm?
Jawab:
Dik: V H2 = 20 L
T = 298 K
P = 1,2 atm
Dit: n H2 ?
VP
n
RT
20 L  1,2 atm
n  0,9822 mol
0,082 L atm mol 1 K 1  298 K

13. Jika 8,8 g C3H8 dibakar dengan gas oksigen dihasilkan sejumlah gas CO 2 dan uap
air. Tentukan:
a. Persamaan reaksinya,
b. Massa gas O2 yang diperlukan, dan
c. Massa dan volume gas CO2 pada keadaan STP.
Jawab:
Diket: m C3H8 = 8,8 g
Ditanya: a. persamaan reaksinya?
b. massa gas O2?
c. massa dan volume gas CO2 pada keadaan STP?
a. C3H8 + 5O2 → 3CO2 + 4H2O
gr C 3 H 8
b. n C3H8 =
Mr C 3 H 8

| 111
8,8 g
  0,2 mol
44 g / mol

5
n O2 =  0,2 mol  1 mol
1
Massa O2 = n O2 x Mr
= 1 mol x 32 g/mol
= 32 gram

3
c. n CO2 =  0,2 mol  0,6 mol
1
Massa CO2 = n CO2 x Mr CO2
= 0,6 mol x 44
= 0,6 mol x 44
= 0,6 mol x 44 = 26,4 gram

V CO2 = n CO2 x Vm
= 0,6 mol x 22,4 L/mol = 13,44 L

14. Adonan kue mengembang ketika dipanaskan karena soda kue terurai menjadi
karbon dioksida (CO2). Berapa volume 3 mol gas CO 2 yang terbentuk jika pada
keadaan yang sama 2 L gas NO (Mr = 30) memiliki massa 3 g?
Jawab:
Diket: n CO2 = 3 mol
V NO = 2 L
m NO = 3 gr
Mr NO = 30
Ditanya: V CO2?
Jawab:

| 112
VCO2 nCO2

V NO n NO
V NO  nCO2 2 L  3 mol 6 mol
VCO2     60 L
n NO 3 mol 0,1 mol
30

Uji Pemahaman Konsep 4.3 (halaman 126-127)

1. Analisa suatu senyawa hidrokarbon menghasilkan data sebagai berikut.


Kadar karbon = 92.3 %
Kadar hidrogen = 7,7%
Jika diketahui Ar H = 1, C = 12, dan Mr senyawa = 78, tentukan rumus empiris dan
rumus molekul senyawa tersebut.
Jawab:
Misalkan massa senyawa = 100 gr, sehingga massa karbon =
92,3
 100 g  92,3 g
100

| 113
mol (n) = m
Ar
mol C : mol H = 92,3 : 7,7
12 1
= 7,7 mol : 7,7 mol
= 1 : 1
rumus empiris = CH
(CH)n = 78
( 1 x Ar C + 1 x Ar H)n = 78
( 12 + 1 )n = 78
13n = 78
n =6
rumus molekul = (CH)6
= C6H6
Jadi, rumus empiris senyawa tersebut adalah CH, dan rumus molekulnya C6H6.

2. Senyawa oksida fosfor mengandung unsur fosfor sebesar 49,2%. Jika diketahui A r
P = 31, O = 16, dan Mr oksida fosfor = 126, tentukan rumus empiris dan molekul
senyawa tersebut.
Jawab:
misalkan massa senyawa = 100 gr,
49,2
sehingga massa fosfor =  100 g  49,2 g
100
Mr oksida fosfor = 126 gr/mol

mol (n) = m
Ar
mol P : mol O = 49,2 : 50,8
31 16
= 1,587 mol : 3,175 mol
= 1 : 2

| 114
rumus empiris = PO2
(PO2)n = Mr
( 1 x Ar P + 2 x Ar O)n = 126
( 31 + 32 )n = 126
63n = 126
n =2
rumus molekul = (PO2)2
= P2O4
Jadi, rumus empiris oksida fosfor tersebut adalah PO2, dan rumus molekulnya
P2O4

3. Pada pembentukan senyawa hidrokarbon dihasilkan 13,2 g gas karbon dioksida


dan 6,3 g uap air. Jika diketahui Ar H = 1, C = 12, dan O = 16, dan massa molekul
relatif senyawa = 86, tentukan rumus empiris dan rumus molekul senyawa
tersebut.
Jawab:
CxHy + O2 → CO2 + H2O
Mol CO2 = 13,2 gr = 0,3 mol
44
6,39 gr
Mol H2O = 18 gr / mol  0,35 mol

Mol C = 1 x 0,3 mol = 0,3 mol = 3


Mol H = 2 x 0,35 mol = 0,7 mol
RE = C3H7
(RE)n = Mr
(C3H7)n = 86
(43)n = 86
n =2
RM = C6H14

| 115
4. Senyawa karbon berbentuk gas sebanyak 10,4 g dibakar sempurna menghasilkan
35,2 g gas karbon dioksida dan 7,2 g uap air. Jika diketahui A r H = 1, C = 12, dan
O = 16, dan massa 1,12 L gas tersebut pada keadaan standar 23 g, tentukan rumus
empiris dan rumus molekul senyawa tersebut.

Jawab:

m C di CO2 = Ar C x m CO2
Mr CO2
= 12 x 35,2 g
44
= 9,6 gr
m H di H2O = 2 x Ar H x m H2O
Mr H2O
= 2 x 7,2 gr
18
= 0,8 gr
n C : n H = 9,6 : 0,8
12 1
= 0,8 : 0,8
=1:1
Rumus Empiris = CH
V STP 1,12
Jumlah mol =   0,05
22,4 22,4
Massa 23
  460
Mr Senyawa = jumlah mol 0,005

(CH)n = 460
(12 + 1)n = 460
13n = 460
n = 35
Rumus molekul = (CH)35
= C35H35

| 116
5. Pembakaran 35,2 g senyawa organik menghasilkan 70,4 gas karbon dioksida dan
28,8 g uap air. Jika diketahui Ar H = 1, C = 12, dan O = 16, dan massa 3,01 x 10 20
buah molekul senyawa tersebut sebanyak 44 mg (L = 6,02 x 1023), tentukan rumus
empiris dan rumus molekul senyawa tersebut.
Jawab:
m C di CO2 = Ar C x m CO2
Mr CO2
= 12 x 70,4 g
44
= 19,2

m H di H2O = 2 x Ar H x m H2O
Mr H2O
= 2 x 28,8 g
18
= 3,2 g
mO = m senyawa – ( m C + m H )
= 35,2 – ( 19,2 + 3,2 )
= 12,8 g
n C : n H : n O = 19,2 : 3,2 : 12 ,8
12 1 16
= 1,6 : 3,2 : 0,8
= 2 : 4 : 1
Rumus empiris = C2H4O

Saat 44 mg (44 x 10-3 g), jumlah atom = 3,01 x 1020


n = jumlah atom = 3,01 x 1020 = 0,5 X 10-3 mol
L 6,02 x 1023
m1 = m2
n1 n2
44 x 10-3 g = 35,2 g
0,5 X 10-3mol n2
n = 0,4 mol
Mr (C2H4O)n = m = 35,2 = 88
n 0,4

| 117
(C2H4O)n = 88
(2 x Ar C + 1 x Ar H + 1x Ar O)n= 88
( 24 + 4 + 16 )n = 88
44n = 88
n =2
Rumus molekul = (C2H4O)2
= C4H8O2

6. Terdapat 50 g senyawa CaCO3 yang dilarutkan dalam air untuk mengapur pagar
dan dinding. Jika diketahui Ar Ca=40, C=12, dan O=16. Tentukan massa Ca,
massa C, dan massa O dalam senyawa tersebut.
Jawab:
Diket: massa CaCO3 = 50 gr
Ar Ca = 40, C = 12, O = 16
Ditanya: massa Ca, C dan O?
Mr CaCO3 = 40 + 12 + 16(3) = 100
Ar
Massa unsur yang ditanya =  massa senyawa yang diketahui
Mr
40
Massa Ca =  50 gr  20 gr
100
12
Massa C =  50 gr  6 gr
100
48
Massa O =  50 gr  24 gr
100

7. Tentukan kadar nitrogen dalam pupuk ZA (mengandung (NH4)2SO4) yang


memiliki kemurnian 95% jika diketahui Ar N=14, H=1, S=32, dan O=16.
Jawab:
Diket: kemurnian ZA ((NH4)2SO4) = 95%
Ar N = 14, H = 1, S = 32, dan O = 16

| 118
Ditanya: kadar nitrogen dalam pupuk ZA?

Mr ((NH4)2SO4) = (14 x 2) + (1 x 8) + (32) + (16 x 4)


= 28 + 8 + 32 + 64 = 132
x  Ar
Kadar N = K %
Mr
2  14
=  95 0 0
132
= 20,15 %

8. Dalam karung (sak) pupuk urea tercantum kadar nitrogen 15%. Jika dalam
pemupukan sawah setiap 1 m2 luas tanah diperlukan 6,9 g nitrogen (Ar N=14,
C=12, O=16, dan H=1).
Tentukan:
a. Kadar CO(NH2)2
b. Berapa karung pupuk urea yang diperlukan (jika setiap karung pupuk berisi 50
kg) untuk pemupukan 1 hektar (10.000 m2) sawah?
Jawab:
Mr CO ( NH 2 ) 2
.a.. Kadar CO(NH2)2   kadar N 2
Mr N 2

60
  15 %  32,14 %
28

b. Massa N2:
2
untuk 1 m = 6,9 gr

untuk 1 hektar = 69.000 kg


60
Massa Urea   69.000  147857 ,143 kg
28

| 119
147857,143 kg
Banyak karung urea untuk 1 hektar 
50 kg

 2.957 karung

9 Kadar molekul hidrat dalam senyawa hidrat VOSO4.nH2O 35,57%. Jika diketahui
Mr VOSO4=163 dan Mr H2O=18, tentukan harga n.
Pembahasan :
Diket: kadar VOSO4. n H2O = 35,57%
Mr VOSO4 = 163
Mr H2O = 18
Ditanya: harga n….?
Jawab:
% VOSO4 = 100% - % H2O
= 100% - 35,57%
= 64,43%
%VOSO 4 MrVOSO 4

%H 2O n  MrH 2 O
64,43 g 163 g / mol

35,57 g n  18 g / mol
1159,74 n  5797,91

n = 4,9986
n=5
Jadi, rumus molekul molekul hidratnya adalah VOSO4. 5 H2O.

10. Pemanasan 25 g garam tembaga sulfat hidrat menghasilkan 16 g garam tembaga


sulfat hidrat. Jika diketahui Mr CuSO4=160 dan Mr H2O=18, tentukan rumus
molekul senyawa hidrat tersebut.
Pembahasan:
Diket: m CuSO4. xH2O = 25 gr

| 120
m CuSO4 = 16 gr
Mr CuSO4 = 160
Mr H2O = 18
Ditanya: rumus molekul senyawa hidrat?
Jawab:
CuSO4.xH2O + O2 → CuSO4 + xH2O
25 gr 16 gr
Massa H2O = 25 – 16 = 9
m CuSO4 Mr CuSO4

m H 2O x  Mr H 2 O
16 g 160

9g 18 x
288 x  1440
x 5

Jadi rumus molekulnya adalah CuSO4.5H2O

Uji Pemahaman Konsep 4.4 (halaman 130)

1. Pada pembakaran 2 mol propana (C3H8) dengan 7 mol gas oksigen menghasilkan
gas karbon dioksida dan uap air.
a. Tentukan jumlah mol pereaksi yang tersisa.
b. Tentukan jumlah mol karbon dioksida dan uap air yang dihasilkan.
Jawab:
C3H8 + 5O2 → 3CO2 + 4H2O

M: 2 mol 7 mol - -
B: = 1,4 mol 7 mol 4,2 mol 5,6 mol
S: 0,6 mol - 4,2 mol 5,6 mol
a. Pereaksi yang bersisa: C3H8= 0,6 mol
b. Mol CO2 = 4,2 mol

| 121
Mol H2O = 5,6 mol

2. Pada pembakaran 15 g gas etana dengan 48 g oksigen, tentukan


a. massa pereaksi yang bersisa.
b. massa dan volume gas CO2 yang dihasilkan pada keadaan STP.
Jawab:
C2H6 + O2 → 2CO2 + 3H2O

M: 0,5 mol 1,5 - -


B: 0,4286 mol 1,5 0,8571 mol 1,2857 mol
S: 0,0714 mol - 0,8571 mol 1,2857 mol

a. Pereaksi yang bersisa: C2H6= 0,0714 mol

Massa C2H6 = n × Mr
= 0,0714 mol x 30 gr/mol = 2,142 gr

b. Mol CO2 = = 0,8571 mol

Massa CO2 = mol CO2 x Mr CO2


= 0,8571 x 44
= 37,7121 gram
Volum CO2 pada keadaan STP = mol CO2 x 22,4
= 0,8571 x 22,4
= 19,19904 L

3. Sebanyak 6,72 L gas nitrogen direaksikan dengan 11,2 L gas hidrogen (pada STP)
menghasilkan gas amonia (NH3).
a. Tentukan persamaan reaksinya.
b. Tentukan volume gas pereaksi yang tidak bereaksi pada STP.
c. Tentukan volume dan massa gas amonia pada STP.

| 122
Jawab:
a. N2 + 3H2 → 2NH3

M: 0,3 mol 0,5 mol -


B: 0,1667 mol 0,5 mol 0,3333mol
S: 0,1333 mol - 0,3333 mol
a. V gas yang tidak bereaksi adalah 0,1333 mol x 22,4 L/mol = 2,98592 L

b. Mol NH3 = mol

= 0,3333 mol

Massa NH3 = mol NH3 x Mr NH3


= 0,3333 mol x 17 g/mol
= 5,6661 g
Volum NH3 pada keadaan STP = mol NH3 x 22,4
= 0,3333 mol x 22,4 L/mol
= 7,46592 L

4. Sebanyak 2,408 x1023 atom seng direaksikan dengan 11,2 L gas oksigen pada
keadaan STP menghasilkan senyawa seng oksida, ZnO (s).
Tentukan :
a. persamaan reaksinya.
b. massa pereaksi yang tersisa, dan
c. massa senyawa ZnO yang dihasilkan (Ar O = 16, Ar Zn = 65)
Jawab:
a. 2 Zn + O2 → 2 ZnO
11,2 L
n O2 = 22,4 L / mol
= 0,5 mol
jumlah molekul
n Zn =
L
2,408  10 23 atom
  0,4 mol
6,02  10 23 atom / mol

| 123
.
2 Zn + O2 → 2 ZnO

M: 0,4 mol 0,5 mol -


B: 0,4 mol 0,2 mol 0,4 mol
S: - 0,3 mol 0,4 mol
b. m O2 yang tidak bereaksi = n O2 x Mr O2
= 0,3 mol x 32 g/mol
= 9,6 g

c. n ZnO = 0,4 mol

Massa ZnO = mol ZnO x Mr ZnO


= 0,4 mol x 81 g/mol
= 32,4 g

| 124
Uji Kemampuan Bab 4 (halaman 133-142)

A. Uji Pengetahuan

1. Pada reaksi berikut yang tidak mengikuti Hukum Kekekalan Massa adalah ...
(Diketahui Ar H = 1, N = 14, dan O = 16, Mg = 24, S = 32, Fe = 56, dan Cu = 64)
A. hidrogen + oksigen → air
2 gram + 16 gram → 18 gram
B. belerang + tembaga → tembaga sulfida
32 gram + 64 gram → 96 gram
C. besi + belerang → besi belerang
7 gram + 4 gram → 11 gram
D. magnesium + nitrogen → magnesium nitrida
24 gram + 28 gram → 52 gram
E. tembaga + oksigen → tembaga oksida
8 gram + 2 gram → 10 gram
Jawab: D
Seharusnya:
3 Mg + N2 → Mg3N2
18 7 18 : 7

| 125
24 gram 28 gram
24 gram 9,3333 gram 33,3333 gram

2. Jika 14 g gas nitrogen bereaksi dengan gas hidrogen menghasilkan 17 g gas


amonia, jumlah gas hidrogen yang bereaksi adalah ...
A. 3 g D. 22 g
B. 5 g E. 31 g
C. 18 g
Jawab: A
Reaksi :
N2 (g) + 3 H2 (g) → 2 NH3
Massa H2 = m NH3 – m N2
= 17 g – 14 g
=3g

3. Sebuah tabung Y, salah satu kakinya diisi dengan kalsium karbonat (CaCO3) dan
kaki lainnya diisi dengan HCl. Massa tabung dan isi ditimbang 100 g. Kemudian,
tabung dimiringkan sehingga terjadi reaksi berikut.
CaCO3(s) + 2HCl(aq) → CaCl2(aq) + H2O(l) + CO2(g)
Selelah reaksi, tabung dan isinya ditimbang kembali. Massanya sekarang
adalah ...
A. kurang dari 100 g
B. sama dengan 100 g
C. lebih dari 100 g
D. 125 g
E. 75 g
Jawab: B
CaCO3(s) + 2HCl(aq) → CaCl2(aq) + H2O(l) + CO2(g)
100 g 100 g

| 126
Berdasarkan Hukum Kekekalan Masssa “ massa sebelum dan sesudah reaksi
sama”, sehingga massa setelah tabung dimiringkan tetap 100 g.

4. Hukum Proust atau Hukum Perbandingan Tetap, menyatakan bahwa ...


A. Jumlah massa sebelum dan sesudah reaksi kimia adalah tetap.
B. Setiap senyawa terbentuk oleh unsur-unsur yang bergabung dengan
perbandingan massa yang tetap.
C. Setiap senyawa terbentuk oleh unsur-unsur yang bergabung dengan
perbandingan volume yang tetap.
D. Massa atom relatif setiap unsur adalah tetap.
E. Jumlah atom sebelum dan sesudah reaksi kimia adalah tetap.
Jawab: B
Hukum Proust mengemukakan bahwa,” Perbandingan massa unsur-unsur dalam
setiap senyawa tetap”. Maknanya sama dengan pernyataan B.

5. Perhatikan grafik berikut.

Grafik tersebut menunjukkan hubungan massa unsur P dan massa unsur Q dalam
suatu senyawa. Perbandingan massa P dan Q dalam senyawa tersebut adalah ...
A. 1:1 D. 2:1

| 127
B. 1:2 E. 2:3
C. 2:1
Jawab:B
Saat massa P = 1, massa Q = 2
Saat massa P = 2, massa Q = 4
Saat massa P = 3, massa Q = 6
Maka perbandingan massa P dan Q adalah 1 : 2

6. Perbandingan massa hidrogen dan oksigen pada senyawa air adalah 1:8. Jika gas
oksigen yang diperlukan adalah 32 g, gas hidrogen yang bereaksi adalah ...
A. 2 g D. 5 g
B. 3 g E. 6 g
C. 4 g
Jawab:C
Perbandingan H2 dan O2 = 1: 8
Massa O2 = 32 g
Maka massa H2:
1 = m H2
8 32 g
mH= 4g

7. Pasangan senyawa yang sesuai dengan Hukum Perbandingan Berganda adalah ...
A. H2SO4
B. CO3-2 dan CO2
C. PCl3 dan PCl5
D. O2 dan O3
E. H2O dan H3O
Jawab: C
Karena atom P pada setiap senyawa hanya ada 1 atom.

| 128
Pada CO3-2 dan CO2 tidak sesuai karena salah satu senyawanya berbentuk ion, dan
pada H2O dan H3O juga tidak sesuai karena H3O yang sebenarnya juga berbentuk
ion yaitu H3O+.

8 Unsur nitrogen dan oksigen dapat membentuk dua macam senyawa dengan data
sebagai berikut.

Senyawa Massa Unsur Pembentuk


Senyawa I 28 g nitrogen 48 g oksigen
Senyawa II 28 g nitrogen 80 g oksigen
Perbandingan massa oksigen sesuai Hukum Perbandingan Dalton adalah ...
A. 1:2 D. 2:3
B. 2:3 E. 3:5
C. 3:4
Jawab:E
OI : OII = 48 : 80 = 3: 5
16 16

9. Unsur A dan B membentuk 2 macam senyawa. Senyawa I mengandung 25% unsur


A dan senyawa II mengandung 20% unsur A. Perbandingan massa unsur B sesuai
Hukum Perbandingan Dalton adalah …
A. 1:2 D. 4:3
B. 2:3 E. 2:3
C. 3:4
Jawab: C
Senyawa %A % B = 100 - % A
I 25 100 – 25 = 75%
II 20 100 – 20 = 80%
Agar persentase A sama, maka senyawa I dikalikan faktor 4, dan senyawa II
dikalikan faktor 5.

| 129
Massa A :
AI = 25 x 4 = 100
AII = 20 x 5 = 100
Massa B:
BI = 75 x 4 = 300
BII = 80 x 5 = 400
Maka perbandingan massa B adalah:
BI :BII = 300 : 400 = 3 : 4

10. Untuk mendapatkan 120 molekul NH3, jumlah minimum gas nitrogen yang
diperlukan adalah ...
A. 240 molekul
B. 180 molekul
C.120 molekul
D. 90 molekul
E. 60 molekul
Jawab: E
Reaksi:
N2 (g) + 3 H2 (g) → 2 NH3
1
Jumlah molekul N =  120 molekul NH 3
2
= 60 molekul

11. Volume hidrogen yang bereaksi dengan 24 L oksigen untuk menghasilkan air
adalah ...
A. 24 L D. 12 L
B. 22,2 L E. 44, L
C. 48 L
Jawab: C

| 130
Reaksi:
H2 (g) + ½ O2 → H2O
Volume H = koef H2 x V O2
koef O2
= 1 x 24 L
½
= 48 L
12. Jika 10 L gas nitrogen direaksikan dengan 40 L gas hidrogen menghasilkan gas
amonia menurut reaksi berikut.
N2(g) + 3H2(g) → 2NH3(g)
Pada suhu dan tekanan yang sama, gas NH3 yang dihasilkan bervolume ...
A. 10 L D. 30 L
B. 20 L E. 40 L
C. 27 L
Jawab: B
N2(g) + 3H2(g) → 2NH3(g)
M: 10 L 40 L -
B: 10 L 30 L 20 L
S: - 10 L 20 L
Volume NH3 = 20 L

13. Untuk mengoksidasi sempurna 1 L campuran yang terdiri atas 60% gas metana
(CH4) dan 40% gas etana (C2H6), diperlukan gas oksigen sebanyak ...
A. 2,4 L D. 3,0 L
B. 2,6 L E. 3,2 L
C. 2,8 L
Jawab: B
 Untuk CH4
Reaksi:
CH4 (g) + 2O2 (g) → CO2 (g) + 2 H2O (g)

| 131
V O2 = koef O2 X V CH4
koef CH4
= 2 x 0,6 L
1
= 1,2 L
 Untuk C2H6

Reaksi:
C2H6 (g) + 7/2O2 (g) → 2 CO2 (g) + 3 H2O (g)
V O2 = koef O2 x V C4H6
koef C4H6
= 7/2 x 0,4 L
1
= 1,4 L
V O2 = 1,2 L + 1,4 L = 2,6 L

14. Pada suhu dan tekanan yang sama, 2 L gas nitrogen bereaksi dengan 3 L gas
oksigen membentuk 2 L gas NxOy, rumus NxOy adalah ...
A. NO D. N2O
B. N2O3 E. N3O2
C. NO2
Jawab: B
Pers: N2 + O2  NxOy
2L 3 L 2L
Pada T dan P sama, perbandingan volume sesuai dengan perbandingan koefisien.
Pers:
2N2 + 3O2  2NxOy
Untuk N: Untuk O:
4 = 2x 6 = 3y
x=2 y=3
Maka Rumus Molekulnya= NxOy = N2O3

| 132
15. Pembakaran gas asetilena menghasilkan panas yang cukup untuk melelehkan
logam sehingga digunakan dalam pengelasan. Jika diukur pada suhu dan tekanan
yang sama, pembakaran sempurna 1 L gas asetilena (C 2H2), memerlukan udara
(yang mengandung 20% oksigen) sebanyak ...
A. 2,5 L D. 10,0 L
B. 5,0 L E. 12,5 L
C. 7.5
Jawab: E
Reaksi:

C2H2 (g) + 5/2 O2 → 2 CO2 (g) + H2O (g)


V O2 = koef O2 X V C2H2
koef C2H2
= 5/2 x 1 L
1
= 2,5 L
% V O2 = V O2
% V udara V udara
20 = 2.5 L
100 V udara
V udara = 2,5 x 100
20
= 12,5 L

16. Pada suhu dan tekanan yang sama, 20 cm3 yang mengandung unsur nitrogen dan
oksigen terurai membentuk 40 cm3 gas nitrogen dioksida dan 10 cm3 gas oksigen.
Rumus molekul gas tersebut adalah ...
A. NO D. N2O4
B. N2O E. N2O5
C. NO2
Jawab: E
Reaksi:

| 133
NxOy → NO2 + O2
20 cm3 40 cm3 10 cm3
Pada T dan P sama, sehingga perbandingan volume sesuai dengan perbandingan
koefisien reaksinya. Maka reaksinya:
2 NxOy → 4 NO2 + O2
Untuk N: Untuk O:
2x = 4 2y = 10
x=2 y=5

Rumus Molekul = NxOy = N2O5

17. Jika diukur pada suhu dan tekanan yang sama, 75 L gas hidrogen tepat bereaksi
dengan gas oksigen dan menghasilkan ... uap air.
A. 25 L D. 150 L
B. 50 L E. 175 L
C. 75 L
Reaksi:
Jawab: C
Reaksi:
H2 (g) + ½ O2 → H2O
Volume H2O = koef H2O x V H2
koef H2
= 1 x 75 L = 75 L
1

18. Diketahui 10 L campuran CH4 (g) dan C3H8 (g) tepat habis dibakar dengan 38 L
oksigen menghasilkan CO2 (g) dam sejumlah air. Jika pengukuran dilakukan pada
suhu dan tekanan yang sama, CH4 (g) dan C3H8 (g) masing-masing bervolume ...
A. 5 L dan 5 L
B. 4 L dan 6 L
C. 6 L dan 4 L

| 134
D. 2 L dan 8 L
E. 2,5 L dan 7,5 L

Jawab: B
CH4 + 2 O2 → CO2 + 2 H2O
x 2x x 2x
C4H8 + 5 O2 → 3 CO2 + 4 H2O
10 – x 50–5x 30-3x 40-4x
Volume O2 = 2x + 50- 5x
38 L = 50 – 3x
3x = 12 L
x = 4L
Volume CH4 = x
=4L
Volume C4H8 = 10 – x
= 10 – 4 L
=6L

19. Diantara senyawa berikut ini yang menghasilkan CO2(g) terbanyak pada
pembakarannya masing-masing (pada suhu, tekanan, dan volume yang sama)
adalah ...
A. CH4 D. C3H6
B. C2H4 E. C4H6
C. C3H8
Jawab: E
Semakin panjang rantai C pada suatu senyawa, maka akan semakin banyak
menghasilkan gas CO2, karena setiap atom C nya akan berubah menjadi CO 2 jika
senyawa tersebut dibakar.
Maka, yang menghasilkan CO2(g) terbanyak adalah C4H6.

| 135
20. Sebanyak 1 mol gas nitrogen memiliki volume 20 L. Pada suhu dan tekanan yang
sama, jumlah mol 20 L gas hidrogen adalah ...
A. 1 mol D. 4 mol
B. 2 mol E. 5 mol
C. 3 mol
Jawab: A
n N2 = n H2
V N2 V H2
1 = n H2
20 20
n H2 = 1 mol
21. Jika diketahui tetapan Avogadro adalah L dan Ar Cl = 35,5, jumlah molekul yang
terdapat dalam 1 g klorin adalah ...
A. 35,5 L D. 1 L
35,5
B. 71 L E. . 1 L
71
C. L
Jawab: D
mol (n) =m= 1
Ar 35,5
Jumlah partikel = n x L
= 1 xL
35,5

22. Jika diketahui L = 6 x 1023molekul/mol, Ar Al = 27, dan Ar O = 16, massa 3,6 x


1024 molekul Al2O3 adalah ...
A. 612 g D. 3,06 g
B. 61,2 g E. 30,6 g
C. 6,12 g

Jawab: A

| 136
n = jumlah molekul
L
= 3,6 x 1024 molekul
6 x 1023molekul/mol
= 6 mol
m = n x Mr
= 6 mol x 102 g/mol
= 612 g
Jadi, massa molekul Al2O3 adalah 612 gram.

23. Dalam 8 g oksigen (Ar O = 16) terdapat molekul oksigen sejumlah ...
A. 1,505 x 1023 molekul
B. 3,01 x 1023 molekul
C. 0,2 x 1023 molekul
D. 24,08 x 1023 molekul
E. 48,16 x 1023 molekul
Jawab: A
n O2 = m = 8 = 0,25 mol
Mr 32
Jumlah molekul =nxL
= 0,25 mol x 6 x 1023 molekul/mol
= 1,505 x 1023 molekul
Jadi, molekul oksigen yang terdapat sebanyak 1,505 x 1023 molekul.

24. Jika diketahui massa atom relatif Ar N = 14, H = 1, dan tetapan Avogadro = 6 x
1023/mol dalam 8 g N2H4 terdapat atom nitrogen sebanyak ...
A. 3 x 1023 atom
B. 6 x 1023 atom
C. 9 x 1023 atom
D.12 x 1023 atom
E.15 x 1023 atom

| 137
Jawab: A

Massa N = 2 x Ar N x massa N2H4


Mr N2H4
= 2 x 14 x 8 g
32
=7g
n N = m = 7 = 0,5 mol
Ar 14
Jumlah atom N = n x L
= 0,5 mol x 6 x 1023atom/mol
= 3 x 1023 atom

25. Jika diketahui Ar Mg = 24, Ca = 40, Cu = 63,5, Zn = 65,5, dan Ba = 137, di antara
spesi berikut yang mengandung jumlah atom terbanyak per gram adalah ...
A. CaSO4 D. BaSO4
B. MgSO4 E. CuSO4
C. ZnSO4
Jawab: B
Jumlah atom = n x L
= mxL
Mr
Dapat kita lihat, bahwa hubungan antara Mr dan jumlah atom adalah berbanding
terbalik. Sehingga “semakin kecil nilai Mr, maka semakin banyak jumlah
atomnya”.
Jadi, spesi yang mengandung jumlah atom terbanyak adalah MgSO4.

26. Jumlah mol 1,26 g asam oksalat hidrat (H2C2O4.2H2O) (Ar H=1, C=12, O=16)
adalah…..
a. 0,001 mol d. 10 mol

| 138
b. 0,01 mol e. 100 mol
c. 0,1 mol
Jawab: B
Pembahasan:
Diket: m H2C2O4.2H2O = 1,26
Ar H=1, C=12, O=16
Ditanya: n H2C2O4.2H2O ?
Jawab:
Mr H2C2O4.2H2O = 6 Ar H + 2 Ar C + 6 Ar O
= (1 x 6) + (2 x 12) + (6 x 16)
= 6 + 24 + 96
= 126
m
n
Mr
1,26 g
n
126 g / mol
n  0,01 mol

27. Diketahui Ar O=16, massa atom oksigen dalam 5 mol Ca(NO3)2 adalah…..
a. 480 d. 96
b. 240 e. 80
c. 160
Jawab: A
Pembahasan:
Diket: Ar O = 16
n Ca(NO3)2 = 5 mol
Ditanya : massa oksigen dalam Ca(NO3)2 ?
Jawab :
Mr O
Massa oksigen =  mCa(NO 3 ) 2
Mr Ca(NO 3 ) 2

| 139
Mr Ca(NO3)2 = 40 + 14(2) + 16(6)
= 164
Massa Ca(NO3)2 = n x Mr
= 5 mol x 164 g/mol
= 820 gr
16  6
Massa Oksigen =  820 gr
164
= 0,585365853 x 820 gr = 480 gr

28. Diketahui Ar S=32, O=16 dan massa 0,5 mol XSO 4 = 72 g. Massa atom relatif
(Ar) X adalah…..
a. 144 d. 64
b. 96 e. 72
c. 48
Jawab: C
Pembahasan :
Diket: Ar S = 32, O= 16
Massa XSO4 = 72 gr
n XSO4 = 0,5 mol
Ditanya: Ar X ?
Jawab:
m
Mr XSO4=
n
72 g
Mr XSO4 = 0,5 mol  144 mol

Ar X = Mr XSO4- (Ar S + 4 Ar O)
= 144 – (32 + 4 x 16)
= 144 – 96
= 48

| 140
29. Pada suhu dan tekanan yang sama, di antara gas-gas berikut ini yang memiliki
volume terbesar per gramnya adalah…..
a. O2 (Mr=32) d. CO2 (Mr=44)
b. NH3 (Mr=17) e. N2 (Mr=28)
c. CH4 (Mr=16)
Jawab: C
Pembahasan:
Ditanya: gas yang memiliki volume terbesar per gramnya?
Jawab:

Massa masing-masing senyawa = 1 gr


m 1
a. n O2 =   0,03125 mol
Mr 32
m 1
b. n NH3 =   0,0588 mol
Mr 17
m 1
c. n CH4 =   0,0625 mol
Mr 16
m 1
d. n CO2 =   0,02273 mol
Mr 44
m 1
e. n N2 =   0,0357 mol
Mr 28
n=MxV

Dari persamaan di atas, dapat kita lihat bahwa hubungan antara jumlah mol
dengan volume adalah berbanding lurus. Sehingga semakin besar jumlah mol,
maka volume akan semakin besar.
Jadi yang memiliki volume terbesar adalah gas CH4, karena memiliki jumlah mol
terbesar.

| 141
30. Diantara gas berikut yang memiliki jumlah atom paling banyak pada keadaan STP
adalah…..
a. 2,8 L CH4 d. 5,6 L SO2
b. 2,8 L C2H4 e. 5,6 L C2H2
c. 5,6 L CO2
Jawab: E
Pembahasan:
Jumlah atom sebanding dengan volum, semakin besar volum maka semakin
banyak jumlah atomnya. Jumlah atom berbanding terbalik dengan Mr. semakin
besar Mr maka semakin kecil jumlah atomnya.
a. 2,8 L CH4

Mr = Ar C + 4 Ar H = 12 + (4 x 1) = 16

b. 2,8 L C2H4

Mr = 2 Ar C + 4 Ar H = (2x12)+(4x1) = 28

c. 5,6 L CO2

Mr = Ar C + 2 Ar O = 12 + (2x16) = 44

d. 5,6 L SO2

Mr = Ar S + 2 Ar O = 32 + (2x16) = 64

e. 5,6 L C2H2

Mr = 2 Ar C + 2Ar H = (2x12) + (2x1) = 26

31. Perbandingan massa 1 L gas oksigen dengan 1 L gas SO2 pada suhu dan tekanan
yang sama adalah….
a. 1:1 d. 2:1

| 142
b. 1:2 e. 4:1
c. 1:4
Jawab: B
Pembahasan:
Diket: V O2 = 1L, Mr O2 = 32
V SO2 = 1L Mr SO2 = 64
Ditanya: perbandingan massa O2 dan SO2 ?
Jawab:
V 1L
n O2 =   0,0446 mol
Vm 22,4 L mol

m O2 = n O2 x Mr O2 = 0,0446 mol x 32 = 1,42 gr


V 1L
n SO2 =   0,0446 mol
Vm 22,4 L mol

m SO2 = n SO2 x Mr SO2 = 0,0446 mol x 64 = 2,8 gr

massa O2 : massa SO2 = 1,42 : 2,8


= 1 : 2

32. Massa 750 mL gas SO3 (Mr = 80) yang diukur pada suhu 127 0C dan tekanan 114
cmHg adalah…..
a. 2,74 g d. 27,4 g
b. 5,49 g e. 54,9 g
c. 8,23 g
Jawab: A
Pembahasan:
Diketahui: V SO3 = 750 mL = 0,75 L
T = 1270C + 273 = 400 K
P = 114 cmHg = 1,5 atm
Mr SO3 = 80

| 143
Ditanya: massa SO3?
Jawab:
nRT = VP
VP 0,75L  1,5 atm 1,125
n= RT  0,082 L. atm. mol 1 K 1  400 K  32,8 mol  0,0343 mol

m = n x Mr
= 0,0343 mol x 80 gr/mol
= 2,74 g

33. Pada pembakaran sempurna 1 mol alkohol (CnH2n+1OH) dihasilkan air


sebanyak…..
a. 1 mol d. (2n+1) mol
b. (n+0,5) mol e. (2n+2) mol
c. (n+1) mol
Jawab: C
CnH2n+1OH + O2 → nCO2 + H2O
CnH2n+1OH + O2 → nCO2 + (n+1)H2O

34. Jika 38 g garam MgSO4.xH2O dipanaskan, dihasilkan 20 g garam anhidrat sesuai


dengan persamaan reaksi MgSO4.xH2O → MgSO4 + xH2O. Jika diketahui Mr
MgSO4=120 dan Mr H2O=18, nilai x adalah…..
a. 2 d. 5
b. 3 e. 6
c. 4
Jawab: E
Pembahasan:
Diket: m MgSO4.xH2O = 38 gr
m MgSO4 = 20 gr
Mr MgSO4 = 120

| 144
Mr H2O = 18
Ditanya: nilai x?
Jawab:
MgSO4.xH2O → MgSO4 + xH2O
38 20
Massa H2O = 30 – 20 = 18 gr
m MgSO4 Mr MgSO4

m H 2O x  Mr H 2 O
20 120

18 18 x
360 x  2160
x6

35.Pembakaran 24,5 g KClO3 (Mr = 122,5) menghasilkan gas oksigen (1 mol O 2 = 20


L) sebanyak…..
a. 4,0 L d. 7,5 L
b. 4,8 L e. 8,3 L
c. 6,0 L
Jawab: C
Pembahasan:
Diket: m KClO3 = 24,5 gr
Mr = 122,5
1 mol O2 = 20 L
Ditanya: V oksigen?
Jawab:
2KClO3 → 2KCl + 3O2
m 24,5 gr
n KClO3 = Mr  122,5 gr mol  0,2 mol

koef . O2
n O2 =  n KClO3
koef . KClO3

| 145
3
=  0,2 mol  0,3 mol
2
V O2 = 0,3 x 20 L
=6L

36. Perhatikan reaksi berikut.


KClO3 + 6HCl → KCl + 3H2O + 3Cl2
Untuk memperoleh 142 g Cl2 diperlukan KClO3 sebanyak…..
a.122,5 g d. 40,8 g
b. 81,7 g e. 24,5 g
c. 61,3 g
Jawab: b. 81,7 g
Pembahasan:
Reaksi: KClO3 + 6HCl → KCl + 3H2O + 3Cl2
142
n Cl2 =  2 mol
71
1
massa KCLO3 =  2 mol  122,5 g / mol  81,7 gram
3
37. Raksa (II) oksida, HgO, terurai sesuai dengan persamaan reaksi :
2HgO (s) → 2Hg (l) + O2 (g). Pada pemanasan 108 g HgO terbentuk 4,8 g O 2.
Persentase HgO yang terurai (Ar Hg=200, O=16) adalah…..
a. 40% d. 75%
b. 50% e. 80%
c. 60%
Jawab:C

Pembahasan:
Diket: massa HgO = 108 gr
Massa O2 = 4,8 gr

| 146
Ar Hg = 200, O = 16
Ditanya: berapa persentase HgO yang terurai?

Jawab:

2HgO → 2Hg + O2
108 4,8
mol mol
216 32
m 0,5 mol 0,15 mol
b 0,3 mol 0,15 mol
s 0,2 mol
0,3
% HgO terurai = 0,5  100 0 0

= 60%

38. Sebanyak 4,8 gram logam Mg (Ar = 24) direaksikan dengan larutan HCl 1 M.
Jika semua logam Mg habis bereaksi, volume gas H 2 yang terbentuk pada STP
adalah…..
a. 2,24 L d. 11,20 L
b. 4,48 L e. 22,4 L
c. 5,60 L
Jawab:B
Pembahasan:
Diketahui: massa Mg = 4,8 gr
Ar Mg = 24
M HCl = 1M
Ditanya: V H2 pada STP?
Jawab:

| 147
m 4,8 gr
n Mg = Ar  24 gr mol  0,2 mol

Mg + 2HCl → MgCl2 + H2
0,2 mol 0,2 mol 0,2 mol

Habis bereaksi
V H2 = n x VSTP
= 0,2 mol x 22,4 L mol-1
= 4,48 L
39. Pada suhu dan tekanan yang sama, massa 2 liter gas X= kali massa 1 liter gas SO 2
(Mr = 64). Massa molekul relatif gas X adalah…..
a. 80 d. 32
b. 64 e. 16
c. 34
Jawab: E
Pembahasan:
Diket: V X = 2 liter
V SO3 = 1 liter
Ditanya: Mr X adalah…?
Misalkan massa gas X = a gram, maka massa gas SO 2 = 2a gram pada P,T yang
sama.
 V   V 
   
 mol  x  mol  SO2
2 1

a 2a
Mr 64
4a 1a

64 Mr
64  4 Mr
Mr  16

| 148
40. Sebanyak 25 gram kalsium karbonat (Mr = 100) bereaksi dengan asam klorida
berlebih menurut reaksi berikut:
CaCO3 (s) + 2HCl (aq) → CaCl2 (aq) + H2O (l) + CO2 (g)
Pada suhu dan tekanan sama, 1 liter gas NO memiliki massa 1 gram. Volume gas
CO2 yang dihasilkan sebanyak…..
a.2,80 L d. 11,20 L
b. 5,60 L e. 15 L
c. 7,50 L
Jawab: C
Pembahasan:
Diketahui: massa CaCO3 = 25 gr
Mr CaCO3 = 100
V NO =1L
Massa NO = 1 gram
Ditanya: volume CO2(g) yang dihasilkan?
Jawab:
m 25
n CaCO3 =   0,25 mol
Mr 100
CaCO3(s) + 2HCl(aq) → CaCl2(aq) + H2O(l) + CO2(g)
0,25 mol 0,5 mol 0,25 mol 0,25 mol 0,25 mol

n NO V NO

n CO2 V CO2
1 30 1

0,25 x
1
x  0,25
30
x  7,5 L

| 149
41. Pada suhu dan tekanan tertentu, volume 1 g gas NO adalah 1,28 L (Ar S=32,
O=16, N=14). Pada suhu dan tekanan yang sama, volume gas yang terjadi pada
pembakaran sempurna 4 g belerang adalah…..
a. 4,8 L d. 10,24 L
b. 3,6 L e. 0,36 L
c. 5,12 L
Jawab: A
Pembahasan:
Diket: massa NO = 1 gr
Mr NO = 30
V NO = 1,28 L
Massa S = 4 gram
Ar S = 32
Ditanya: volume belerang yang dihasilkan?
Jawab:
m 4 1
nS=   mol
Mr 32 8
nS VS

nNO VNO
18 x

1 30 1,28
1
x  0,16
30
x  4,8 L

42. Jika 1 mol logam M bereaksi dengan asam sulfat menghasilkan 33,6 L gas
hidrogen pada STP, rumus kimia garam yang terbentuk adalah…..
a. MSO4 d. M2(SO4)3
b. M(SO4)2 e. M(SO4)5
c. M2(SO4)2

| 150
Jawab: D
Pembahasan:
n M = 1 mol
33,6
n H2 = 22,4  1,5 mol

xM + y H2SO4 → Mx(SO4)y + yH2


1mol 1,5 mol
Perbandingan mol sesuai dengan perbandingan koefisien, maka:
Koefisien M(x) : koefisien H2(y)
1 : 1,5
x2
2 3
Jadi perbandingan koefisien M(x) dan Koefisien H2(y) adalah 2 : 3, maka
persamaannya menjadi 2M + 3H 2SO4 → M2(SO4)3 + 3H2. dan garam yang
terbentuk adalah M2(SO4)3

43. Agar dapat menghasilkan 9 g air, 7 g hidrogen harus dibakar dengan oksigen
sebanyak……
a. 2 g d. 20 g
b. 8 g e. 16 g
c. 12 g
Jawab: B
Pembahasan:
9g
n H2O = 18 g / mol  0,5 mol

2H2 + O2 → 2H2O
0,5 mol 0,25 mol 0,5 mol

Massa O2 = n x Mr

| 151
= 0,25 mol x (16x2) g/mol
=8g

44. Kalsium Klorida (CaCl2) digunakan sebagai zat antibeku (antifreeze). Pada
pembuatan CaCl2 dengan cara memanaskan 12 g logam Ca dan 7,1 g Cl 2 (Ar Ca =
40 dan Cl = 35,5), logam Ca yang tersisa sejumlah…..
a. 4 g d. 8 g
b. 6 g e. 10 g
c. 7 g
Jawab: D
Pembahasan:
m 12 g
n Ca = Mr  40 g / mol  0,3 mol

m 7,1
n Cl2 =   0,1 mol
Mr 71

Ca + Cl2 → CaCl2
M: 0,3 mol 0,1 mol
B: 0,1 mol 0,1 mol 0,1 mol

S: 0,2 mol - 0,1mol

Massa Ca yang bersisa = n x Ar


= 0,2 mol x 40 g/mol
=8g

45. Dua liter gas X bermassa 3,5 g jika diukur pada keadaan di mana 1 L gas NO
bermassa 1,5 g. Massa molekul relatif (Mr) gas X tersebut adalah
a. 70 d. 35

| 152
b. 50 e. 25
c. 45
Jawab: D
Pembahasan:
Diketahui: V X = 2L
mX = 3,5 gr
V NO = 1L
m NO = 1,5 gr
Mr NO = 30
Ditanya: Mr X?
Jawab:
 V   V 
   
 mol  x  mol  NO
2 1

3,5 gr 1,5 gr
Mr 30
3,5
0,1 
Mr
3,5  0,1 Mr
Mr  35

46. Dalam dosis tertentu, minuman kopi dapat memberi efek menyegarkan tubuh.
Hal ini disebabkan oleh senyawa kafein yang dikandungnya. Jika diketahui kadar
nitrogen dalam kafein (Mr=194) sebesar 28,9% dan Ar N=14, jumlah atom N
yang diikat dalam satu molekul kafein adalah…...
a. 1 d. 4
b. 2 e. 5
c. 3
Jawab: D
Pembahasan:
Misal: m kafein = 100 g

| 153
m N2 = 28,9 g
ArN mN

Mr kafein m kafein
14 x 28,9 g

194 100 g
28,9 194
x  
100 14
x 4

47. Diketahui 17,1 g Ba(OH)2 tepat bereaksi dengan 6,2 g asam H3X membentuk
garam Ba3X2 dan air. Jika diketahui Ar Ba=137, O=16, dan H=1, massa molekul
relatif H3X adalah…..
a. 171 d. 65
b. 93 e. 40
c. 137
Jawab: B
Pembahasan:
17,1
n Ba(OH)2 =  0,1 mol
171
3Ba(OH)2 + 2H3X → Ba3X2 + 6H2O
0,1mol
2 0,2
n H3X =  0,1 mol = mol
3 3
m H3X
Mr H3X =
n H3 X
6,2 g
0,2 = 93 g/mol
mol
3

48. Pada reaksi 27 g kalsium dan 5,6 g nitrogen dihasilkan kalsium nitrida, sesuai
persamaan reaksi berikut. 3Ca (s) + N2 (g) → Ca3N2 (s)

| 154
Massa kalsium nitrida yang dihasilkan adalah…..
a. 14,8 g d. 68,0 g
b. 29,6 g e. 148,0 g
c. 44,4 g
Jawab: B
Pembahasan:
m 27
n Ca=   0,675 mol → untuk 3 atom Ca.
Ar 40
0,675
untuk 1 atom Ca =  0,225 mol
3
m 5,6
n N2 =   0,2 mol
Mr 28
Mr Ca3N2(s) = (40 x 3) + (14 x 2) = 148

Massa Ca3N2(s) = n x Mr Ca3N2(s)


= 0,2 x 148
= 29,6 g

49. Senyawa hemoglobin (Mr = 68.000) diketahui memiliki kandungan besi 0,33%
massa. Jumlah atom Fe (Ar = 56) dalam satu molekul hemoglobin adalah…..
a. 3 d. 6
b. 4 e. 7
c. 5
Jawab: B
Pembahasan:
X  ArFe
% Fe =  100 0 0
Mr Hb

X  56
0,33% =  100 %
68.000
0,33% = 0,082353% X

| 155
X = 4,007 = 4

50. Jika suatu oksida nitrogen mengandung oksigen sebanyak 36,37% massa (Ar
N=14, O=16), rumus molekul senyawa itu adalah …...
a. NO d. N2O3
b. NO2 e. N2O5
c. N2O
Jawab: C

Pembahasan:
N = 100% - 36,37% = 63,63%

N : O
63,63 36,37
:
14 16
4,545 : 2,273
1,9995 : 1
2 : 1
Sehingga rumus molekul senyawa tersebut adalah N2O

| 156
Soal 51-60 tediri atas tiga bagian, yaitu Pernyataan, kata sebab, dan alasan
yang disusun berurutan.s
Pilihlah:
A. jika pernyataan betul, alasan betul, dan keduanya menunjukan hubungan
sebab akibat;
B. jika pernyataan betul, alasan betul, tetapi keduanya tidak menunjukkan
hubungan sebab akibat;
C. jika pernyataan betul, dan alasan salah;
D. jika pernyataan salah, dan alasan benar;
E. jika pernyataan dan alasan, keduanya salah.

51. Jumlah massa pereaksi sama dengan jumlah massa hasil reaksi.
SEBAB
Hukum Kekekalan Massa tersebut dikemukakan oleh Lavoisier.
Jawab: B

| 157
Karena pernyataan dan alasan tersebut benar, sesuai dengan bunyi Hukum
Kekekalan Massa yang dikemukakan oleh Lavoisier. Namun tidak terdapat
hubungan sebab akibat.

52. Pada suhu dan tekanan yang sama, 1 L gas nitrogen bereaksi dengan 1 L gas
oksigen menghasilkan 2 L gas nitrogen monoksida (NO).
SEBAB
Menurut Hukum Gay-Lusac, jumlah volume sebelum dan sesudah reaksi sama.
Jawab: C
Reaksinya:
N2(g) + O2(g) → 2NO(g)
1L +1L = 2 L ( pada P dan T tetap)
Menurut Hukum Gay-Lusac, perbandingan volume gas sesuai dengan
perbandingan koefisien reaksinya.
53. Dalam pembentukan air (H2O), maka massa unsur H dan O adalah sama.
SEBAB
Perbandingan massa unsur H dan O dalam pembentukan H2O selalu tetap.
Jawab: D
Pernyataannya salah dan alasannya salah sesuai dengan bunyi Hukum
Perbandingan Tetap:
“Perbandingan massa unsur-unsur dalam setiap senyawa selalu tetap”.

54. Senyawa NO dan N2O3 tidak mengikuti Hukum Perbandingan Dalton.


SEBAB
Dalam rumus kedua senyawa tersebut tidak terdapat bilangan yang sama.
Jawab: C
Pernyataan benar.
Alasan salah, karena dalam senyawa NO dan N 2O3 tidak ada salah satu unsur
yang memiliki massa yang sama.

| 158
55. Sebanyak 2 molekul H2 dan 3 molekul O2 maka perbandingan volume H2 dan O2
sebesar 2:3
SEBAB
Perbandingan volume gas sesuai perbandingan jumlah molekul.
Jawab: A
Pernyataan dan alasan tersebut benar dan menunjukkan hubungan sebab akibat.
Untuk gas, pada suhu dan tekanan yang tetap berlaku “perbandingan jumlah
molekul sesuai dengan perbandingan jumlah partikel, perbandingan volume, dan
perbandingan koefisien”.

56. Jumlah mol 1 gr gas hidrogen adalah 1 mol


SEBAB
Rumus jumlah mol unsur adalah jumlah massa dibagi massa molarnya.
Jawab: D
Pernyataan salah,
Massa 1 gr
mol gas H 2    0,5 mol
Mr 2 gr / mol

Alasan benar,
Massa
mol (n) 
Mr

57. Massa 1 mol gas hidrogen sama dengan massa 1 mol gas oksigen
SEBAB
Massa atom relatif hidrogen berbeda dengan massa atom relatif oksigen
Jawab: D
Pembahasan:
Massa hidrogen = n x Mr = 1 x 2 = 2 gr
Massa O2 = n x Mr = 1 x 32 = 32gr

| 159
Perbedaan ini disebabkan oleh perbedaaan massa atom relatif dari kedua gas
sehingga menyebabkan perbedaan massa gas.

58. Volume 1 mol gas hidrogen sama dengan volume 1 mol gas klorin pada P dan T
yang sama
SEBAB
Volume 1 mol gas selalu 22,4 L
Jawab: C
Pembahasan:
Pada P dan T yang sama, maka persamaan yang digunakan untuk menentukan
volume suatu unsur atau senyawa adalah V= n x Vm, karena jumlah mol gas
hidrogen dan klorin sama maka volume gas juga akan sama.
Volume 22,4 L hanya digunakan pada saat P dan T standar, yaitu pada P = 1 atm
dan T = 0°C.
59. Jika 1 g gas nitrogen direaksikan dengan 1 g gas oksigen akan menghasilkan 2 g
gas NO
SEBAB
Perbandingan mol N2, O2, dan NO adalah 1 : 1 : 2
Jawab: D
Pernyataan salah karena tidak sesuai dengan hukum kekekalan massa.
N2(g) + O2(g) → 2 NO(g)
14 16 30
: 16
0,875 gr 1 gr 1,875 gr Tidak sesuai dengan pernyataan
Alasan benar, perbandingan mol sesuai dengan perbandingan koefisiennya
N2(g) + O2(g) → 2 NO(g)
Perbandingan mol = 1: 1: 2

60. Kadar N dalam NH3 sama dengan kadar N dalam NO

| 160
SEBAB
Jumlah atom N dalam NH3 dan NO sama
Jawab: D
Pembahasan:
Kadar N dalam NH3 tidak sama dengan kadar N dalam NO
x. Ar 1  14
Dalam NH3, kadar N =  100 0   100 % = 82,35%
Mr 0 17
x. Ar 1  14
Dalam NO, kadar N =  100 0   100 % = 46,67%
Mr 0 30
Jumlah atom N dalam NH3 dan NO adalah sama, yaitu 1 buah

Untuk soal 61-70, pilihlah:


A. jika (1), (2), dan (3) yang betul;
B. jika (1), dan(3) yang betul;
C. jika (2) dan (4) yang betul;
D. jika hanya (4) yang betul;
E. jika semuanya yang betul.

61. Berikut ini yang termasuk hukum dasar dalam ilmu Kimia adalah ...
(1) Hukum Proust
(2) Hukum Gay-Lussac
(3) Hukum Lavoisier
(4) Hukum Faraday
Jawab: A
Hukum Faraday bukan termasuk ke dalam hukum dasar dalam ilmu Kimia

| 161
62. Hukum Kekekalan Massa menyatakan ...
(1) Perbandingan mol
(2) Perbandingan massa
(3) Perbandingan volume
(4) Jumlah massa sebelum dan sesudah reaksi sama
Jawab: D
Bunyi Hukum Kekekalan Massa “ Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah
sama.”

63. Menurut Proust, pada pembentukan senyawa berlaku ...


(1) Perbandingan volume unsur selalu tetap
(2) Perbandingan mol unsur selalu tetap
(3) Perbandingan jumlah molekul selalu tetap
(4) Perbandingan massa unsur selalu tetap
Jawab: D
Hukum Perbandingan Tetap (Proust) :
“ Perbandingan massa unsur-unsur dalam setiap senyawa selalu tetap”.

64. Hukum Avogadro berlaku untuk suatu senyawa yang berwujud ...
(1) Padat dan cair
(2) Padat dan gas
(3) Cair dan gas
(4) Hanya gas
Jawab: D
Hukum Avogadro hanya berlaku pada senyawa yang berwujud gas.

65. Jika 3 L gas H2 direaksikan dengan 1 L gas O2 pada P dan T yang sama maka ...
(1) Dihasilkan 4 L uap air
(2) Dihasilkan 3 L uap air

| 162
(3) Seluruh gas H2 habis bereaksi
(4) Ada sisa gas H2
Jawab: D
Reaksi:
2H2 (g) + O2 → 2H2O
M 3L 1L
B 2L 1L 2L
S 1L - 2L
Perbandingan koefisien sesuai dengan perbandingan volume.
Perbandingan volume H2 dan O2 := 2 : 1
Maka, jika 3 L H2 bereaksi dengan 1 L O2, maka akan ada gas H2 yang berlebih
sebanyak 1 L.

66. Diketahui Ar N = 14 dan H = 1. sebanyak 2 mol amonia (NH 3) yang terdapat


dalam urine mengandung….
(1). Massa NH3 = 34 g
(2). Massa N = 14 g
(3). Jumlah atom H = 6 mol
(4). Jumlah atom N = 6,02 x 1023
Jawab: 1 dan 4 (tidak ada pilihan)
Pembahasan:
(1). m NH3 = 2 mol x 17g/mol = 34 gr
x  ArN 1  14
(2). Massa N =  grNH 3   34  28 gr
Mr 17
(3). N2 + 3H2 → 2NH3
1 mol 3mol 2mol
(4) Jumlah atom N = n x L
= 1 mol x 6,02x 1023 atom/mol
= 6,02x 1023 atom

| 163
67. Sebanyak 6,72 L gas SO2 pada keadaan STP akan mengandung ….
(1). 0,3 mol SO2
(2). Massa SO2 = 19,2 g
(3). Jumlah molekul SO2 = 1,8 x 1023 molekul
(4). Kadar S dalam SO2 = 50%
Jawab: E
Pembahasan:
6,72 L
(1). n = 22,4 L / mol  0,3 mol

(2). m = n x Mr
= 0,3 mol x 64 gr/mol
=19,2 gr
(3). Jumlah molekul = 0,3 x 6,02 x 1023
= 1,8 x 1023 molekul
1  32
(4). % S =  100 %
64
= 50%

68. Diantara spesi berikut yang mengandung jumlah mol yang sama dengan 22 g CO 2
(Ar C = 12, O = 16) adalah….
(1). 11,2 L gas hidrogen pada STP
(2). 3,01 x 1023 buah atom Fe
(3). 0,5 mol gas O3
(4). 16 gram gas oksigen (Ar O=16)
Jawab: E
Pembahasan:
22
n  0,5 mol
44

| 164
(1). n = 11,2 L = 0,5 mol
22,4 L/mol
3,01  10 23 atom
(2). n =  0,5 mol
6,02  10 23 atom / mol

(3). n O3 = 0,5 mol


16
(4). n O2 =  0,5 mol
32

69. Jumlah molekul dalam 2,8 gram CO (Mr = 28) sama dengan jumlah molekul
dalam….
(1). 2,0 gram H2 (Mr = 2)
(2). 3,2 gram O2 (Mr = 32)
(3). 1,4 gram N2 (Mr = 28)
(4). 4,4 gram CO2 (Mr = 44)
Jawab: C
Pembahasan:
2,8
n CO =  0,1 mol
28
Jumlah molekul CO = n x L
= 0,1 mol x 6,02 x 1023 molekul/mol
= 6,02 x 1022 molekul
2,0
(1). n H2 =  1 mol
2
Jumlah molekul H2 = n x L
= 1 mol x 6,02 x 1023 molekul/mol
= 6,02 x 1023 molekul
3,2 g
(2). n O2 = 32 g / mol  0,1 mol

Jumlah molekul O2 = n x L
= 0,1 mol x 6,02 x 1023 molekul/mol

| 165
= 6,02 x 1022 molekul (sama)
1,4 g
(3). n N2 = 28 g / mol  0,05 mol

Jumlah molekul N2 = n x L
= 0,05 mol x 6,02 x 1023 molekul/mol
= 0,301 x 1023 molekul
4,4 g
(4). n CO2 = 44 g / mol  0,1 mol

Jumlah molekul H2 = n x L
= 0,1 mol x 6,02 x 1023 molekul/mol
= 6,02 x 1022 molekul (sama)

70. Jika kadar N dalam oksida nitrogen sebesar 30,4% dan Ar N = 14, O = 16,
pernyataan berikut yang benar adalah….
(1). Kadar O = 69,6%
(2). Rumus molekul = NO2
(3). Perbandingan mol N:O = 1 : 2
(4). Rumus empiris senyawa adalah NO
Jawab: B
Pembahasan:
(1). Kadar O = 100% - 30,4% = 69,6% (sesuai dengan pernyataan)
(2). Rumus molekulnya tidak dapat dicari, karena Mr senyawa tidak diketahui.
(3). N : O
30, 4 69,6
:
14 16
2,17 : 4,35

1 : 2
Perbandingan mol N : O = 1 : 2 (sesuai dengan pernyataan)
(4). N :O
30, 4 69,6
:
14 16
2,17 : 4,35

| 166
1 : 2
sehingga rumus empirisnya menjadi NO2 (tidak sesuai dengan pernyataan)

Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat dan jelas.


71. Perbandingan unsur nitrogen dan hidrogen pada pembentukan amonia adalah
14:3.
Jika 28 g gas nitrogen dan 9 g gas hidrogen direaksikan, tentukan:
a. massa amonia yang dihasilkan,
b. massa zat yang bersisa dan massanya , dan
c. jelaskan apakah dalam reaksi ini berlaku Hukum Kekekalan Massa.
Jawab:
Reaksi:
N2(g) + 3H2(g) → 2NH3(g)
Perb. 14 3
Massa 28 6
a. massa amonia = m N2 + m H2
= 28 g + 6 g
= 34 g
b. massa H2 yang bersisa = massa yang ada – massa yang bereaksi
=9g–6g
=3g
c. Ya, karena massa pereaksi dan massa hasil reaksi sama.

| 167
72. Sebanyak 8 L senyawa C4H8 (g) dibakar dengan gas oksigen menghasilkan CO2
dan uap air. Pada suhu dan tekanan yang sama, tentukan:
a. persamaan reaksinya,
b. volume gas oksigen yang diperlukan,
c. volume gas karbon dioksida yang terbentuk, dan
d. volume uap air yang dihasilkan.
Jawab:
a. Persamaan reaksi:
C4H8 (g) + 6O2 (g) → 4 CO2 (g) + 4 H2O (g)
b. Pada suhu dan takanan yang sama, maka:
V O2 = koef O2 x m C4H8
koef C4H8
= 6 x8L
1
= 48 L
c. V CO2 = koef CO2 x m C4H8
koef C4H8
= 4 x8L
1
= 32 L
d. V H2O = koef H2O x m C4H8
koef C4H8
=4 x8L
1
= 32 L

73. Pada suhu dan tekanan tertentu, 200 mL gas hidrogen mengandung 5 x 10 21
molekul gas hidrogen, tentukan:
a. Pada suhu dan tekanan yang sama, tentukan volume 2,5 x 1022 molekul gas
oksigen.
b. Pada suhu dan tekanan yang sama, tentukan jumlah molekul 500 mL gas
nitrogen.

| 168
Jawab:
Pada P dan T tetap, maka perbandingan volume sesuai dengan perbandingan
jumlah molekul.
a. V O2 = jumlah molekul O2 x V H2
jumlah molekul H2
= 2,5 x 1022 molekul x 0,2 L
5 x 1022 molekul
=1L

b. Jumlah molekul N2 = V N2 x jumlah molekul H2


V H2
= 500 x 5 x 1021 molekul
200
= 1,25 x 1022 molekul

74. Pada suhu dan tekanan yang sama, 15 L gas propana (C 3H8) dibakar dengan gas
oksigen.
a. Jika udara mengandung 20% oksigen, hitunglah volume udara yang
diperlukan.
b. Hitunglah volume CO2 yang dihasilkan.
Jawab:
Reaksi:
C3H8 (g) + 5 O2 (g) → 3 CO2 (g) + 4 H2O (g)
a. V O2 = koef O2 X V C3H8
koef C3H8
= 5 x 15 L
1
= 75 L
% V O2 = V O2
% V udara V udara
20 = 75 L
100 V udara

| 169
V udara = 75 x 100
20
= 375 L
b. V CO2 = koef CO2 x V C3H8
koef C3H8
= 3 x 15 L
1
= 45 L

75. Dua unsur P dan Q membentuk 2 macam senyawa. Persen massa P dalam
senyawa I sebesar 50%, sedangkan dalam senyawa II sebesar 75%. Tentukan
perbandingan massa unsur Q sesuai dengan Hukum Perbandingan Berganda.
Senyawa %P % Q = 100 - % P
I 50 100 – 50 = 50%
II 75 100 – 75 = 25%

Agar persentase P sama, maka senyawa I dikalikan faktor 3, dan senyawa II


dikalikan faktor 2
Massa P:
PI = 50 x 3 = 150
PII = 75 x 2 = 150
Massa Q:
QI = 50 x 3 = 150
QII = 25 x 2 = 50
Sehingga diperoleh perbandingan massa Q sebagai berikut.
QI :QII = 150 : 50 = 3 : 1

76. Gas asetilena (C2H2) dikenal dengan nama gas karbida karena dihasilkan reaksi
batu karbida (kalsium karbida = CaC2) dengan air. Jika dalam pengelasan

| 170
diperlukan 5 L gas karbida, tentukan volume gas oksigen yang diperlukan dalam
pembakaran asetilena tersebut.
Jawab:
C2H2 (g) + 5/2 O2 (g) → 2 CO2 (g) + H2O (g)
V O2 = koef O2 X V C2H2
koef C2H2
= 5/2 x 5 L
1
= 12,5 L
77. Gas elpiji yang banyak digunakan bahan bakar rumah tangga merupakan
campuran beberapa senyawa alkana rantai pendek. Jika dalam campuran gas
alkana tersebut terdapat 20% gas propana dan 80% gas butana, tentukan volume
gas oksigen yang diperlukan pada pembakaran1 L campuran.
Jawab:
 Untuk C3H8
Reaksi:
C3H8 (g) + 5 O2 (g) → 3 CO2 (g) + 4 H2O (g)
V O2 = koef O2 X V C3H8
koef C3H8
= 5 x 0,2 L
1
= 1L
 Untuk C4H10
Reaksi:
C4H10 (g) + 13/2 O2 (g) → 4 CO2 (g) + 5 H2O (g)
V O2 = koef O2 x V C4H8
koef C4H8
= 13/2 x 0,8 L
1
= 5,2 L
V O2 = 1 L + 5,2 L
= 6,2 L

| 171
78. Pada pembakaran 2 L gas metana (CH4) dengan 3 L gas oksigen, tentukan jumlah
uap air maksimum yang dapat dihasilkan.
Jawab:

Reaksi:

CH4 (g) + 2 O2 (g) → CO2 (g) + 2 H2O (g)


M 2L 3L
B 1,5 L 3L 1,5 L 3L
S 0,5 L 1,5 L 3L
Jadi V H2O yang dihasilkan sebanyak 3 L.

79. Pada reaksi 150 molekul gas nitrogen dan 300 molekul gas hidrogen membentuk
senyawa amonia, tentukan jumlah molekul amonia yang terbentuk. Berapa jumlah
atomnya?
Jawab:
Reaksi:
N2(g) + 3H2(g) → 2NH3(g)
1 : 3
Molekul N2 = 150 mol = 150 mol
1
Molekul H2 = 300 mol = 100 mol
3
Jadi pereaksi pembatasnya adalah H2, karena jumlah mol terhadap koefisiennya
lebih kecil dan habis bereaksi.

N2(g) + 3H2(g) → 2NH3(g)

| 172
2
Jumlah molekul NH3 =  300 molekul  200 molekul
3
Jumlah atomnya= banyak atom pada NH3 x molekul
= 4 x 200 molekul
= 800 molekul

80. Jika 5 L gas amonia (NH 3) mengandung 3,01 x 1021 buah molekul, tentukan
volume 6,02 x 1022 buah molekul gas propana (C3H8).
Jawab:
V C3H8 = Jumlah molekul C3H8 x V NH3
Jumlah molekul NH3
= 6,02 x 1022 molekul x 5 L
3,01 x 1021 molekul
= 100 L

Mengandung …. Mol O2
81.

Volume pada 250C = ….

10 L O2
pada
keadaan Volume pada 380 mmHg =.…
STP

Tekanan pada suhu 270C=….

Volume jika ditambahkan 0,5 mol gas O2 = ….

Jawab:

| 173
V 10 L
a. n =   0,4464 mol
Vm 22,4 L / mol

b. PSTP = P25°C
VSTP = V25°C
TSTP T25°C
V25°C = 298 K x 10 L = 10,9157 L
273 K
380 mmHg
c. 380 mmHg = 760 mmHg  1 atm  0,5 atm
PV = nRT
nRT 0,4464 mol  0,082 L atm / mol K  273 K
V= 
P 0,5 atm

= 19,9862 L = 20 L
nRT
d. P=
V
0,4464 mol  0,082 L atm / mol K  300 K
= 10 L
= 1,098 atm
e. n2 = nSTP + 0,5 mol
= 0,4464 + 0,5 mol
= 0,9464 mol
n stp n
 2
V stp V2
n2
V2   VSTP
n STP
0,9464 mol
V2   10 L
0,4464 mol
V2  21,20072 L

82. Tentukan jumlah mol dari:


a. 3,01 x 1022 molekul gas klorin.
b. 2,8 L gas CO2 pada keadaan standar, dan
c. 9,8 g asam sulfat
Jawab:

| 174
jumlah molekul 3,01  1022 molekul
a. n =   0,05 mol
L 6,02  1023 molekul / mol

V 2,8 L
b. n =   0,125 mol
Vm 22,4 L / mol

c. Mr H2SO4 = 98 gr/mol
m 9,8 g
n = Mr  98 g / mol  0,1 mol

83. Tentukan volume gas berikut pada STP:


a. 30 mol gas oksigen
b. 3,01 x 1024 molekul SO2, dan
c. 5,1 gram gas amonia.
jawab:
a. V = n x Vm = 30 mol x 22,4 L/mol = 672 L
jumlah molekul 3,01  10 24 molekul
b. n =   5 mol
L 6,02  10 23 molekul / mol

V = 5 mol x 22,4 L/mol = 112 L


m 5,1 g
c. n = Mr  17 g / mol  0,3 mol

V = 0,3mol x 22,4 L/mol = 6,72 L

84. Tentukan jumlah partikel dalam:


a. 900 g air.
b. 0,002 mol amonia, dan
c. 672 L gas hidrogen pada STP
Jawab:
m 900 g
a. n = Mr  18 g / mol  50 mol

Jumlah partikel = n x L

| 175
= 50 mol x 6,02 x 1023 pertikel/mol
= 3,01 x 1025 partikel

b. Jumlah partikel = n x L
= 2x10-3 mol x 6,02 x 1023 pertikel/mol
= 12,04 x 1020partikel
V 672 L
c. n =   30 mol
Vm 22,4 L / mol

Jumlah partikel = n x L
= 30 mol x 6,02 x 1023 partikel/mol
= 1,806 x 1025 partikel

85. Logam natrium sebanyak 92 g (Ar = 23) direaksikan dengan etanol (C 2H5OH)
menghasilakn C2H5ONa dan gas hidrogen. Tentukan volume gas hidrogen jika
pada keadaan yang sama 1 mol gas hidrogen memiliki volume 20L.
Jawab:
2Na + 2C2H5OH → 2C2H5ONa + H2
4 mol
1
n H2 =  mol Na
2
1
=  4 mol  2 mol
2
n H2 a n H2 b

V H2 a V H2 b
n H2 a
V H2 a  V H 2 b
n H2 b
2 mol
V H2 a   20 L
1 mol

= 40 L

| 176
jika 1 mol H2 = 20 L maka 2 mol H2 = 40 L

86. Berdasarkan hasil penelitian ternyata kopi mengandung 0,5% senyawa kafein.
Jika sebuah kafein (Mr=194) mengandung 2 buah atom nitrogen (Ar = 14),
tentukan kadar nitrogen dalam kopi.
Jawab:
Misal massa kopi 100 gr.
Kadar kafein = 0,5% = 0,005 gr
Mr = 194
Kadar kopi = 99,5 % = 99,995 gr
2  Ar N
Massa N = Mr Kafein  Massa kafein

2  14
=  0,005 gr
194

= 0,00072 gr

m N
Kadar N dalam kopi = m kopi x 100 %

0,00072
= 99,995 x 100%

= 0,00072 %

87. Sebanyak 5,6 g gas nitrogen direaksikan dengan gas hidrogen akan menghasilkan
6,8 gas amonia. Sesuai Hukum Kekekalan Massa. Tentukan massa gas hidrogen
yang bereaksi
Jawab:
N2 + 3H2 → 2NH3
5,6 6,8
14 3 17

| 177
3
Massa H2 =  6,8 gr
17

= 1,2 gr

88. Seorang peneliti menemukan suatu senyawa karbon. Ia membakar 22 g senyawa


karbon dengan sempurna hingga menghasilkan 70,4 g gas karbon dioksida dan
25,2 g uap air. Hasil pengujian menunjukkan massa molekul relatif senyawa
tersebut 110. Tentukan rumus molekul senyawa tersebut.
Jawab:
Misalkan senyawa karbon tersebut adalah CxHy.
CxHy + O2 → CO2 + H2O
12
Massa C dalam CO2 =  70,4 g  19,2 g
44
2
Massa H dalam H2O =  25,2 g  2,8 g
18
Mol C : Mol H
19,2 2,8
:
12 1
1,6 : 2,8
4 : 7
Rumus Empiris = C4H7
Rumus molekul :
(C4H7)n = Mr
( 4 x 12 + 7 x 1)n = 110
55n = 110
n =2
jadi, rumus molekul senyawa tersebut = (C4H7)2 = C8H14.

89. Sebanyak 528 mg vitamin C dibakar sempurna menghasilkan 792 mg CO 2 dan


216 mg H2O. Jika Mr vitamin C sebesar 176, tentukan rumus molekulnya.

| 178
Jawab:

Misalkan vitamin C = CxHyOz


CxHyOz + O2 → CO2 + H2O
528 mg 792 mg 216 mg
12
m C dalam CO2 =  0,792 g  0,216 g
44
2
m H dalam H2O =  0,216 g  0,024 g
18
massa C + H = 0,216 + 0,024 = 0,24 g
massa O = 0,528 g – 0,24 g = 0,288 g
nC : nH : nO
0,216 0,024 0,288
: :
12 1 16
0,018 : 0,024 : 0,018

1 : 1,33 : 1 x3
3 : 4 : 3 → RE C3H4O3
(C3H4O3)n = Mr
(C3H4O3)n = 176
( 36 + 4 + 48)n = 176
(88)n = 176
n =2
RM = (C3H4O3)n
= (C3H4O3)2
= C6H8O6

90. Garam Inggris merupakan garam magnesium sulfat hidrat yang digunakan
sebagai obat laksatif (memperlancar buang air besar). Jika kadar air kristal yang
dikandungnya sebesar 51,2%, Mr MgSO4= 120, dan Mr H2O = 18, tentukan
rumus molekul garam Inggris tersebut.

| 179
Jawab:
MgSO4.xH2O
Misalkan masaa larutan = 100 gram
Massas H2O == 51,2 g
MgSO4 = 100 - 51,2 = 48,8
m MgSO4 = Mr MgSO4
m H2O Mr H2O
4,8 120

51,2 18 x

18x = 125,9016393
x = 6,994 = 7
Sehingga rumus molekul garam Inggris tersebut adalah MgSO4.7H2O

| 180
B. Uji Keterampilan Sains

1. Seorang siswa menanam kol dalam pot yang berisi 1 kg tanah. Ketika panen,
siswa tersebut mendapati bobot kol yang ditanamnya bertanbah 1,5 kg.
Kemudian, ia menimbang tanah dalam pot tersebut , ternyata berkurang sebanyak
0.1 kg. Menurut Anda, apakah percobaan yang dilakukan siswa tersebut sesuai
dengan Hukum Kekekalan Massa? Jelaskan.
Jawab:
Ya, sesuai dengan Hukum Kekekalan Massa.
Karena massa tanah yang berkurang sebanyak 100 gram (unsur hara) tersebut
diserap oleh tumbuhan kol untuk proses pertumbuhannya. Selain menyerap unsur
hara, tumbuhan kol tersebut juga menyerap air dan juga udara (CO 2 pada siang
hari, dan O2 pada malam hari) untuk proses fotosintesis,sehingga kol tumbuh
hingga berbobot 1,5 kg.

2. Perhatikan data pembentukan senyawa besi(II) sulfida berikut.

Massa Unsur Pembentukan


Massa Senyawa
Massa Massa
Besi(II) Sulfida
Besi Sulfur
2,1 g 1,2 g 3,3 g
2,8 g 1,6 g 4,4 g
3,5 g 2,0 g 5,5 g
6,3 g 3,6 g 9,9 g
7,0 g 4,0 g 11,0 g
Berdasarkan Hukum Perbandingan Tetap, tentukan perbandingan unsur
pembentuk senyawa besi(II) sulfida.
Jawab:

| 181
Perbandingan massa Fe dan S:
 2,1 : 1,2 = 1,75 : 1 = 7 : 4
1,2 1,2
 2,8 : 1,6 = 1,75 : 1 = 7 : 4
1,6 1,6
 3,5 : 2,0 = 1,75 : 1 = 7 : 4
2,0 2,0
 6,3 : 3,6 = 1,75 : 1 = 7 : 4
3,6 3,6
 7,0 : 4,0 = 7 : 4
4,0 4,0
Jadi perbandingan unsur pembentuk senyawa besi (II) adalah 7 : 4

3. Gambar a adalah dua jenis zat cair yang sedang bereaksi. Adapun Gambar
b, c dan d menggambarkan hasil reaksinya. Manakah hasil reaksi yang sesuai
dengan Hukum Kekekalan Massa? Jelaskan.

Jawab:
Hasil reaksi dari hukum kekekalan massa adalah pada gambar d, karena jumlah
atom-atom pada zat cair sama banyaknya dengan atom pada pereaksinya.
yang mana pereaksinya adalah:

| 182
5 pasang senyawa dan 8 atom , dan hasil nya adalah 5 molekul

2 dan 3 atom .

4. Perhatikan grafik yang menunjukkan massa unsur A dan B dalam pembentukkan


senyawa AB2.

Tentukan penbandingan massa A dan B sesuai Hukum Proust.


Jawab:
Dari grafik dapat kita lihat bahwa perbandingan massa pembentukan senyawa
AB2 oleh unsur A dan B adalah tetap, yaitu dengan perbandingan massa A dan
massa B sebesar 2 : 3.

5. Jika dan merupakan lambang atom dari dua unsur yang berbeda,
pasangan gambar manakah yang menunjukkan berlakunya Hukum Perbandingan
Berganda.

| 183
Tentukan penbandingan massa A dan B sesuai Hukum Proust.
Jawab:
Gambar yang sesuai sengan Hukum Proust adalah pada gambar b dan d karena

pada atom yang besar sama banyaknya yaitu 1:1 sedangkan atom yang

kecil berbanding sederhana yaitu 1:2.

6. Sebuah kapal tanker mengalami kebocoran yang mengakibatkan tercemarnya air


laut seluas 2.000 km2 dengan ketebalan lapisan minyak 0,1 mm. Jika diketahui
massa molekul relatif minyak bumi tersebut 100, rapat massa 0,8, dan bilangan
Avogadro 6,02 x 1023, tentukan:
a. jumlah mol minyak bumi yang mencemari air laut;
b. jumlah molekul minyak bumi yang mencemari air laut;

| 184
c. massa minyak bumi yang tercurah ke laut;
d. usulkan cara-cara untuk mengatasi masalah tersebut.
Jawab:
Diketahui:
Luas = 2000 km2 = 2 x 109 m2
Tebal atau tinggi = 0,1 mm = 10-4 m
Mr minyak bumi = 100 gr/mol
ρ = 0,8 kg/dm
Volume = Luas x tinggi
= 2 x 109 m2 x 10-4 m
= 2 x 105 m3
= 2 x 108 dm3
m
ρ=
V
m=ρxV
= 0,8 kg/dm x 2 x 108 dm3
= 1,6 x 108 kg
= 1,6 x 1011 gr
massa 1,6 x 1011 gr
a. n = Mr   1,6  10 9 mol
100 gr
mol
b. jumlah molekul = n x 6,02 x 1023 molekul/mol
= 1,6  109 mol x 6,02 x 1023 molekul/mol
= 9,632 x 1032 molekul
c. massa = 1,6 x 1011 gr
d. Diberikan bakteri-bakteri yang mampu menarik minyak tersebut.

| 185
JUDUL BUKU: KIMIA BILINGUAL UNTUK SMA/MA KELAS SEMESTER
1 DAN 2
PENULIS : SUNARDI
PENERBIT : YRAMA WIDYA

SOAL DAN JAWABAN

Latihan 4.1 (halaman 133-134)


1. Dalam suatu reaksi antara magnesium dan oksigen, 1,52 gram magnesium tepat
bereaksi dengan 1,00 gram oksigen. Berapakah oksigen yang diperlukan untuk
tepat bereaksi dengan 12,2 gram magnesium?

Penyelesaian:
Reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut:
Mg + ½ O2 → MgO
Karena Mg tepat bereaksi dengan O2, maka:
m MgO = m Mg + m O2 = 1,52 gram + 1,00 gram = 2,52 gram
Untuk massa magnesium sebesar 12,2 gram diperlukan massa O2 sebanyak:
Mg + ½ O2 → MgO
1,52 gram 1 gram 2,52 gram
12,2 gram ?
massa O2 = x 1 gram = 8,0263 gram
Jadi massa O2 yang diperlukan adalah sebanyak 8,0263 gram.

2. Empat gram tembaga bereaksi dengan 2 gram belerang membentuk tembaga


sulfida. Berapa gram tembaga sulfida dapat terbentuk jika direaksikan 10 gram
tembaga dengan 10 gram belerang?

Penyelesaian:
Reaksi yang terjadi adalah:
Cu + S → CuS

Massa 4 gram 2 gram 6 gram


Perbandingan massa 2 : 1
10 gram 10 gram … gram

| 186
10 gram 5 gram 15 gram
5 gram
Jadi CuS yang dihasilkan adalah sebanyak 15 gram.

3. Berapa gram amonia dapat dibuat dari 12,0 gram nitrogen dan 12,0 gram
hidrogen? (Amonia tersusun atas 82% nitrogen dan 18% hidrogen)

Penyelesaian:
N2 + 3H2 → 2NH3
Perbandingan 14 : 3 14:3
Massa 12 gr 12 gr
m yang bereaksi 12 gr 3 x 12 gr
14
12 gr 2,5714 gr 14,5714 gr
Jadi amonia yang dihasilkan dari reaksi tersebut adalah sebanyak 14,5714 gram.

4. Unsur-unsur X dan Y membentuk dua senyawa yang berbeda (I dan II). Massa
unsur X dalam kedua senyawa tersebut berturut-turut adalah 27,3% dan 42,9%.
a. Periksa, apakah senyawa-senyawa tersebut memenuhi hukum Dalton?
b. Jika salah satu diantara senyawa-senyawa tersebut mempunyai rumus kimia
XY, tentukan rumus kimia senyawa yang lain!

Penyelesaian:
Perbandingan massa unsur X dan Y

Jenis Massa X Massa Y Perbandingan massa X Rumus


(sampel) (%) (%) dan massa Y Kimia
XaYb 27,3 72,7 1 : 2,6630 XY2

XcYd 42,9 57,1 1 : 1,3310 XY

a. Dari data di atas dapat dilihat ada hubungan antara massa Y pada XaYb dan
massa Y pada XcYd, yaitu 2,66:1,33 atau massa Y pada XaYb dua kali massa
Y pada XcYd. Jadi jelaslah bahwa senyawa-senyawa tersebut memenuhi
hukum Dalton.
b. Rumus kimia senyawa yang lain adalah:
Sampel I : Xa : Yb
1: 2,6630

| 187
Sampel II: Xc : Xd
1: 1,3310
Perbandingan Y : Yd : Yb
1,3310 : 2,6630
1: 2
XaYb = XY2

5. Bagaimana hipotesis Avogadro menjelaskan reaksi antara gas nitrogen dengan


gas hidrogen membentuk gas amonia? Jelaskan dengan gambar!
Penyelesaian:
1 molekul nitrogen + 3 molekul hidrogen → 2 molekul amonia
N2 + 3H2 → 2 NH3

+ →

Gambar di atas menjelaskan reaksi antara 1 molekul nitrogen dengan 3 molekul


hidrogen, akan membentuk 2 molekul amonia. Perbandingan koofisien reaksinya
adalah 1:3:2.

6. Pada penguraian sempurna 10 mL gas NxOy pada suhu dan tekanan tetap
dihasilkan 20 mL nitrogen dioksida dan 5 mL oksigen, tentukan:
a. rumus molekul NxOy
b. persamaan untuk reaksi ini
c. perbandingan koefisien reaksi

Penyelesaian:
a. rumus molekul NxOy
NxOy → NO2 + O2
10 mL 20 mL 5 mL
2 : 4 : 1
Untuk N: 2x = 4 untuk O: 2y = 10
x=2 y=5
jadi rumus molekul NxOy adalah N2O5
b. persamaan untuk reaksi ini
2N2O5 → 4NO2 + O2
c. perbandingan koefisien reaksi

| 188
perbandingan koefisiennya adalah = 2 :4 :1

7. Bagaimana perbandingan volum gas N2 yang tepat bereaksi dengan gas oksigen
membentuk gas NO2 pada suhu dan tekanan tetap?
Penyelesaian:
N2 + 2 O2 → 2 NO2
N2 : O2 : NO2 = 1 : 2 : 2
8. Berdasarkan hipotesis Avogadro, apakah persamaan kimia berikut ini benar?
H4 + Cl4 → 2H2 Cl2
Jelaskan!

Penyelesaian:
H4 + Cl4 → 2H2 Cl2
Hipotesis Avogadro menjelasakan tentang perbandingan volum gas-gas dalam
suatu reaksi kimia sebagai perbandingan jumlah molekul, yang dalam suatu
persamaan reaksi dapat dinyatakan dengan perbandingan koefisien reaksi.
Persamaan di atas tidak dapat menggambarkan jumlah molekul hidrogen. Jadi
berdasarkan hipotesis Avogadro, persamaan kimia tersebut tidak benar.

| 189
Latihan 4.2 (halaman 143-144)

1. Apakah kegunaan dari rumus kimia?

Jawaban :
Rumus kimia adalah pernyataan komposisi kimia dari suatu senyawa
menggunakan simbol-simbol untuk menyatakan jenis-jenis atom yang
menyusunnya.
Jadi rumus kimia digunakan untuk mengetahui komposisi kimia dari suatu
senyawa.

2. Jelaskan perbedaan antara rumus empiris dan rumus molekul senyawa!

Jawaban :
Rumus empiris merupakan perbandingan paling sederhana atom-atom unsur
penyusun senyawa sedangkan rumus molekul menyatakan jenis dan jumlah
atom-atom dalam satu molekul.

3. Tentukan rumus empiris dari rumus molekul senyawa-senyawa berikut ini :


a. CH4
b. CO(NH2)2
c. HCHO
d. CHCl3
e. CH3CH2OH
f. Al2S3

| 190
g. Hg2Cl2
h. PCl5

Jawaban :
a. CH4 e. C2H5OH
b. CO(NH2)2 f. Al2S3
c. CH2O g. HgCl
d. CHCl3 h. PCl5

4. Jelaskan perbedaan dan hubungan antara massa atom relatif, massa molekul
relatif dan kelimpahan isotop!

Jawaban :
Massa atom relatif adalah perbandingan massa rata-rata tiap atom suatu unsur
dengan seperduabelas massa satu atom karbon -12.
Ar X=
Massa molekul relatif adalah perbandingan massa rata-rata satu molekul atau
satu satuan zat dengan seperduabelas massa satu atom C-12.
Mr X=
Hubungan antara massa atom relatif dengan massa molekul relatif adalah:
Jika massa atom relatif dari atom sebuah molekul diketahui, maka massa molekul
relatif tersebut adalah sama dengan jumlah massa atom relatif atom-atom unsur
tersebut.
Sedangkan kelimpahan isotop suatu unsur adalah proporsi massa suatu isotop
terhadap massa atom relatif unsur di alam yang dinyatakan dalam persentase
tertentu.
Hubungan kelimpahan isotop dengan massa atom relatif adalah :
Massa atom relatif suatu unsur dapat ditentukan berdasarkan data kelimpahan
isotop-isotopnya yaitu dengan menggunakan persamaan:

| 191
Ar X= ∑ (massa isotop X x %kelimpahan X)

5. Diketahui massa satu molekul gas karbon dioksida (CO 2) sama dengan 7,33x10-29
gram, jika massa satu atom isotop C-12 sama dengan 2 x 10-23 gram, tentukan
massa molekul relatif gas CO2 tersebut!
Penyelesaian:

M CO2
Mr CO2 =
1
12 M C 12
7,33  10 29
=  23 = 43,892 x 10-6
1
12 ( 2  10 )

6. Ar H = 1, Ar O = 16, Ar N = 14, Ar Na = 23, Ar S = 32. Tentukan massa molekul


relatif H2O, Na2SO4, dan HNO3!

Penyelesaian:
Mr H2O = (2 x Ar H) + Ar O
= (2 x 1) + 16
= 18

Mr Na2SO4= (2 x Ar Na) + Ar S + (4 x Ar O)
= (2 x 23) + 32 + (4 x 16)
= 46 + 32 + 64
= 142
Mr HNO3 = Ar H + Ar N + (3 x Ar O)
= 1 + 14 + (3 x 16)
= 1+ 14 + 48
= 63

7. Di alam, tembaga terdiri dari 2 isotop, yaitu Cu-63 dan Cu-65. Jika kelimpahan
isotop Cu-63 adalah 75%, tentukan massa atom relatif tembaga tersebut!

| 192
Penyelesaian:
Kelimpahan Cu-63 = 75%
Kelimpahan Cu-65 = 100% - 75%
= 25%

Ar Cu = (63 x 75%) + (65 x 25%)


= (63 x 0,75) + (65 x 0,25)
= 47,25 + 16,25
= 63,5

24 25 26
8. Tiga buah isotop masing-masing 12 Mg , Mg , dan
12 Mg ,
12 mempunyai
kelimpahan berturut-turut 80%, 10%, dan 10%,tentukan:
a. Ar Mg
b. Mr Mg(OH)2, jika Ar O=16 dan Ar H=1

Penyelesaian:
a. Ar Mg = (24 x 80%) + (25 x 10%) + (26 x 10%)
= 19,2 + 2,5 + 2,6 = 24,3
b. Mr Mg(OH)2 = (Ar Mg) + (2 Ar O) + (2 Ar H)
= (24,3) + (2 x 16) + (2 x 1)
= 58,3

Latihan 4.3 (halaman 153-154)

1. Hitunglah jumlah mol zat yang mengandung:

| 193
a. 2,03 x 1023 atom besi (Fe)
b. 2,37 x 1025 molekul air H2O

Penyelesaian:
N = n x 6,02 x 1023 partikel

a. 2,03 x 1023 atom besi (Fe)


n= N = 2,03 x 1023 atom
23
6,02 x 10 6,02 x 1023 atom/mol
= 0,3372 mol
b.2,37 x 1025 molekul air H2O
n= N = 2,37 x 1025 molekul
23
6,02 x 10 6,02 x 1023 molekul/mol
= 0,393687707 x 102 mol = 39,3688 mol

2. Hitunglah massa zat-zat berikut :


a. 0,25 mol magnesium (Ar = 24)
b. 2 mol gula C12H22O11 (Mr = 342)
c. 0,05 mol amonium sulfat (NH4)2SO4 (Mr = 132)
Penyelesaian:
a. 0,25 mol magnesium (Ar = 24)
n=m
Mr
m = n x Ar = 0,25 mol x 24 gram/mol = 6 gram
b. 2 mol gula C12H22O11 (Mr = 342)
n=m
Mr
m = n x Mr = 2 mol x 342 gram/mol = 684 gram
c. 0,05 mol amonium sulfat (NH4)2SO4 (Mr = 132)
n=m
Mr
m = n x Mr = 0,05 mol x 132 gram/mol = 6,6 gram

| 194
3. Diketahui massa atom relatif N = 14 dan O = 16
a. Berapa atom yang terdapat dalam 8 gram oksigen ?
b. Berapa molekul yang terdapat dalam 20 gram nitrogen dioksida ?

Penyelesaian:

a. Jumlah atom unsur oksigen = x 6,02 x 1023 atom/mol


= mol x 6,02 x 1023 atom/mol
= 1,505 x 1023 atom
b. Mr NO2 = Ar N + 2 Ar O = 14 + 2(16) = 46
Jumlah molekul NO2 = x 6,02 x 1023 molekul/mol

20
= mol x 6,02 x 1023 molekul/mol
46
= 2,617391304 x 1023 molekul
= 2,6174 x 1023 molekul

4. Pada T dan P tertentu, volume 1 mol gas H2 adalah 25 liter, tentukan volume :
a. 0,25 mol gas oksigen (O2) pada T, P
b. 15 gram nitrogen monoksida (NO) pada T, P (Ar N =14 dan Ar O =16)

Penyelesaian:
n H2 n O2 0,25 mol
a.   25 L
V H 2 V O2 1 mol
V O2 = = = 6,25 liter
b. Mr NO = Ar N + Ar O = 14 + 16 = 30
n = m = 15 = 0,5 mol
Mr 30
n H2 = n NO
V H2 V NO
V NO = = = 12,5 liter
5. Tentukan molaritas larutan-larutan berikut ini !
a. 0,25 mol asam cuka dalam 2 liter larutan

| 195
b. 12 gram urea {CO(NH2)2} dalam 2 liter larutan (Ar H = 1, Ar C=12, Ar N =
14, Ar O = 16 )

a. Penyelesaian:
a. M = = = 0,125 M
b. Mr { CO(NH2)2} = 12 + 16 + 2(14) + 4(1) = 60
n = = = 0,2 mol
M = = = 0,1 M

Latihan 4.4 (halaman 156-157)

1. Jika reaksi berlangsung pada suhu dan tekanan tetap, hitung volum hidrogen dan
oksigen yang bereaksi untuk memperoleh 20 liter uap air!

Penyelesaian:
H2 + 1 O2  H2O
2
20L
V O2 = x 20 L
= 10 L
V H2 = x 20 L
= 20 L

2. Gas belerang dioksida (SO2) direaksikan dengan gas oksigen menurut persamaan
reaksi:
2SO2(g) + O2(g) →2SO3(g)
Jika gas SO2 yang bereaksi sebanyak 32 liter, hitung volum O2 dan volum SO3
yang diukur pada suhu dan tekanan tertentu!

Penyelesaian:
2SO2 + O2  2SO3

| 196
V O2 = x 32 L
= 16 L
V SO3 = x 32 L
= 32

3. Pada pembakaran sempurna 5 liter campuran CH 4 dan C2H6 dihasilkan 7 liter


gas karbon dioksida pada suhu dan tekanan tetap, tentukan komposisi campuran
tersebut!

Penyelesaian:
CH4 + 2 O2 CO2 + 2 H2O
x 2x x 2x
C2H6 + 7/2 O2 → 2 CO2 + 3 H2O
(5-x) 7/2 (5-x) 2(5-x) 3(5-x)

x + 2(5 - x) = 7
x + 10 – 2x = 7
x=3
Komposisi campuran tersebut adalah:
CH4 = x = 3 L
C2H6 = 5-x = 5-3 = 2 L

4. Pembakaran sempurna 4 liter C2H6 menghasilkan gas CO2 dan uap air menurut
persamaan reaksi:
2C2H6(g) + 7O2(g) →4CO2(g) + 6H2O
Jika 1 liter gas C2H6 mengandung 1021 molekul, hitung jumlah molekul gas CO2
yang dihasilkan!

Penyelesaian:
2C2H6(g) + 7O2(g)  4CO2(g) + 6H2O
Jumlah CO2 yang dihasilkan = koef. CO2 x jumlah molekul
koef. C2H6
= 4 x 1021 molekul = 2 x 1021 molekul
2

5. Sebanyak 3,5 liter gas nitrogen tepat bereaksi dengan 7 liter gas oksigen
menghasilkan 7 liter gas NxOy pada suhu dan tekanan tetap (T,P), tentukan rumus
molekul NxOy tersebut!

| 197
Penyelesaian:
N2 + O2 → NxOy
3,5 L 7 L 7 L
Volum sebanding dengan koefisien.
7/2 N2 + 7O2 → 7NxOy

Untuk N: 7 = 7x untuk O: 14 = 7y
x= 1 y =2
Maka rumus molekul NxOy adalah NO2

Latihan 4.5 (halaman 161)

1. Suatu oksida nitrogen terdiri dari 7 gram nitrogen dan 12 gram oksigen, tentukan
rumus empiris oksida tersebut ! (Ar N = 14, dan Ar O = 16)

Penyelesaian:
N2 + O2 → NxOy

m 7
Jumlah mol N2 =  mol = 0,25 mol
Mr 28
m 12
Jumlah mol O2 =  mol = 0,375 mol
Mr 32
Perbandingan mol N2 : O2 = 0,25 : 0,375 = 2 : 3
NxOy = N2O3

2. soal salah

3. Hitung massa asam fosfat (H3PO4) yang dapat dibuat dari 6,2 gram fosfor! (Ar P
= 31)
Penyelesaian:
massa H3PO4 =

| 198
Latihan 4.6 (halaman 166)

1. Berapa massa gas hidrogen (H2) yang harus direaksikan dengan gas oksigen (O 2)
berlebih agar dihasilkan 5,4 gram air?

Penyelesaian:
2 H2 + O2 2 H2O

m air 5,4 gr
n air = Mr air  18 gr / mol = 0,3 mol
n H2 = x 0,3 mol = 0,3 mol
Massa H2 = n x Mr = 0,3 mol x 2 gram/mol = 0,6 gram

2. AgBr pada film fotografi dicuci dengan menggunakan larutan Na2S2O3 menurut
persamaan reaksi berikut:
AgBr(s) + 2Na2S2O3(aq) →Na3(S2O3)2(aq) + NaBr(aq)
Berapa gram Na2S2O3 yang diperlukan untuk menghilangkan 1,5 gram AgBr pada
film fotografi tersebut?

Penyelesaian:
AgBr(s) + 2Na2S2O3(aq) →Na3(S2O3)2(aq) + NaBr(aq)
Mol AgBr = = 7,9787 x 10-3 mol

Mol Na2S2O3 = x 7,9787 x 10-3 mol = 0,0159 mol

Massa Na2S2O3 = n x Mr
= 0,0159 mol x 158 gram/mol = 2,5212 gram

3. Kalsium oksida bereaksi dengan gas karbon dioksida membentuk kalsium


karbonat menurut persamaan reaksi berikut:
CaO(s) + CO2(g) →CaCO3(s)

| 199
Jika 0,89 gram CaO dan 0,74 gram CO2 direaksikan,tentukan:
a. Pereaksi pembatas
b. Massa CaCO3 yang dihasilkan

Penyelesaian:
a. CaO + CO2  CaCO3

n CaO = = 0,0158 mol


n CO2 = = 0,0168 mol
Karena koefisien CaO dan CO2 sama maka pereaksi pembatas dapat langsung
ditentukan dari perbandingan jumlah mol CaO dan CO2. Jadi pereaksi
pembatasnya adalah CaO.

b. Mol CaCO3 = x 0,0158 mol = 0,0158 mol

Massa CaCO3 = n x Mr
= 0,0158 mol x 100 gram/mol = 1,58 gram

4. Sebanyak 1 gram Kristal hidrat tembaga (II) sulfat dipanaskan sehingga semua
molekul air Kristal tersebut menguap. Massa Kristal yang tersisa adalah 0,64
gram. Tentukan rumus molekul hidrat tersebut! (Ar H = 1,Ar O = 16,Ar S = 32)

Penyelesaian:
m H2O = 1 gr – 0,64 gr = 0,36 gr
n CuSO4= = 0,004 mol

n H2O = = 0,02 mol


x n H 2O

1 n CuSO4
x 0,02 mol

1 0,004 mol

x=5
Jadi, rumus molekul hidrat tersebut adalah CuSO4.5H2O

| 200
UJI LATIH PEMAHAMAN
I. Berilah tanda silang ( x ) pada huruf A, B, C, D atau E untuk jawaban yang
benar! (halaman 167-171)

1. Pada suhu dan tekanan yang tetap, semua gas yang volumnya sama mengandung
jumlah molekul yang sama, dikenal sebagai….
A. Hukum Boyle

| 201
B. Hukum Gay-Lussac
C. Hukum Avogadro
D. Hukum Charles
E. Hukum Boyle-Gay Lussac
Jawaban: C
Penyelesaian:
Hukum Avogadro: “Pada suhu dan tekanan yang sama, semua gas yang volumenya
sama mengandung jumlah molekul yang sama”.

2. Berdasarkan hukum Boyle, pada suhu tetap jika volum diperbesar dua kali, harga
tekanan (P) menjadi….
A. 1/16 kali semula
B. ½ kali semula
C. 2 kali semula
D. 4 kali semula
E. 8 kali semula

Penyelesaian : Jawaban : B
1
V= Maka P = V
2
1
2V = p

3. Unsur X sebanyak 3,012 x 1022 atom mempunyai massa 2 gram. Massa atom
relatif unsur X tersebut adalah….
A. 4 D. 40
B. 10 E. 80
C. 20

Penyelesaian : Jawaban : D
Jumlah partikel = n x 6,02 x 1023 atom
jumlah atom
n=
6,02  10 23 atom / mol

| 202
3,012  10 22
=
6,02  10 23 atom / mol

= 0,05 mol
m
n=
Mr
0,05 mol =
Mr = 40 gram/mol

4. Jika massa atom relatif Cu adalah 63,5 maka massa atom Cu terbesar pada….
A. 125 satuan atom Cu D. 10-2 N atom Cu
B. 1,25 x 10-2 atom Cu E. 9,5 x 10-1 mol Cu
21
C. 3,5 x 10 atom Cu

Penyelesaian: Jawaban: E
A. 125 satuan massa atom Cu
1 sma = 1,66 x 10-27 kg
125 sma = 125 x (1,66 x 10-27)kg
= 207,5 x 10-27 kg
= 207,5 x 10-24 gr
B. 1,25 x 10-2 atom Cu
1,25  10 2 atom
n=
6,02  10 23 atom / mol
n = 0,2076 x 10-25 mol
m = n x Mr
= 0,2076 x 10-25 mol x 63,5 gram/mol
= 13,185 x 10-25 gr
C. 3,5 x 1021 atom Cu
3,5  10 21 atom
n=
6,02  10 23 atom / mol
n = 0,5813 x 10-2 mol
m = n x Mr
m = 0,58 x 10-2 mol x 63,5 gram/mol
= 36,9186 x 10-2 gr
D. 10-2 N atom Cu
N
n=
6,02  10 atom / mol
23

| 203
n= 6,02  10 21 atom
\ 6,02  10 23 atom / mol
n = 0,01 mol
m = n x Mr
= 10-2 mol x 63,5 gram/mol
= 63,5 x 10-2 gram
E. 9,5 x 10-1 mol Cu
m = n x Mr
= 9,5 x 10-1 mol x 63,5 gram/mol
= 60,325 gram (Massa atom Cu paling besar)

5. Jumlah atom yang terkandung dalam 10,8 gram perak murni adalah….
A. 1023 atom D. 6,02 x 1022 atom
22
B. 10 atom E. 6,022 x 1022 molekul
C. 6,02 x 1023 atom

Penyelesaian: Jawaban : D
n= Jlh atom = n x 6,02 x 1023
n= = 0,1 x 6,02 x 1023
n = 0,1 mol = 6,02 x 1022 atom

6. Besi dan oksigen membentuk 3 jenis senyawa, yaitu FeO, Fe 2O3,dan Fe3O4. Jika
massa besi dalam ketiga senyawa tersebut sama, maka perbandingan massa
oksigen dalam FeO : Fe2O3 : Fe3O4 = ….
A. 1 : 2 : 3 D. 4 : 3 :1
B. 3 : 2 : 1 E. 6 : 9 : 8
C. 1 : 3 : 4

Penyelesaian: Jawaban : C
Perbandingan massa O = 1 : 3 : 4

7. Massa atom relatif dari atom belerang adalah 32 dan oksigen adalah 16. Jika n
gram belerang dibakar dan seluruhnya membentuk senyawa SO2, maka massa
belerang dioksida tersebut adalah….

| 204
A. 3,5n gram D. 2n gram
B. 3n gram E. 1,5n gram
C. 2,5n gram

Penyelesaian: Jawaban: D

S + O2 → SO2
Mr SO2 = 32 + 2(16) = 64 gram/mol
m SO2 = x m S = x n gram = 2n gram
8. Volum 8 gram gas oksigen (Ar O = 16) pada suhu kamar (RTP) adalah….
A. 6 liter D. 12 liter
B. 8 liter E. 192 liter
C. 12 liter

Penyelesaian: Jawaban : A
Pada RTP Vm = 24 liter mol-1
8
n O2 =
32
= 0,25 mol
V O2 = n x 24 liter mol-1
= 0,25 x 24
=6L

9. Jika 1 mol gas pada suhu dan tekanan tertentu (T,P) mempunyai volum 25 liter
dan L= 6,02 x 1023, maka dalam 5 liter gas C2H2 mengandung jumlah atom
sebanyak…
A. 4,8 x 102 D. 24 x 1023
B. 1,2 x 1023 E. 48 x 1023
C. 2,4 x 1023

Penyelesaian: Jawaban: B

| 205
n = 0,2 mol
Jumlah atom = 0,2 mol x 6,02 x 1023 = 1,204 x 1023

10. Pada pembakaran sempurna 1,6 gram suatu senyawa karbon dihasilkan 2,2 gram
CO2 dan 1,8 gram H2O. Jika Ar C=12,dan Ar O=16, maka rumus molekul
senyawa karbon tersebut adalah….
A. CHO D. CH4O
B. CH2O E. C2H3O
C. CH3O

Penyelesaian: Jawaban : D
CxHyOz + O2 → CO2 + H2O
1,6 gr 2,2 gr 1,8 gr

Massa C dalam CO2 = x massa CO2


= x 2,2 gr = 0,6 gr
2  Ar H
Massa H dalam H2O = x massa H2O
Mr H 2 O

= x 1,8 = 0,2 gr
Massa O = massa CxHyOz – (massa C + massa H)
= 1,6 – 0,8
= 0,8 gr

Mol C : mol H : mol O


0,6 : 0,2 : 0,8 = 1 : 4 : 1
12 1 16

Jadi rumus molekulnya adalah CH4O

11. Gas asetilena (C2H2) dibakar menghasilkan gas CO2 dan H2O, jika gas asetilena
yang dibakar sebanyak 260 gram, maka diperlukan oksigen sebanyak….

| 206
A. 880 gram D. 180 gram
B. 800 gram E. 128 gram
C. 650 gram

Penyelesaian: Jawaban : B
260
Mol C2H2 =
26
= 10 mol
Mol O2 = x 10
= 25 mol
m O2 = 25 x 32
= 800 gram

12. Bila 4,9 gram KClO3 padat dipanaskan hingga semua O2 terlepas,maka massa
KCl padat yang terbentuk adalah….(Ar K = 39; Ar Cl = 35,5; O = 16)
A. 2,18 gram D. 3,04 gram
B. 2,98 gram E. 4,04 gram
C. 3,12 gram

Penyelesaian: Jawaban : B
2 KClO3  2KCl + 3O2
Mr KClO3= Ar K + Ar Cl + 3 Ar O
= 39 + 35,5 + 3(16) = 122,5
4,9 gr
n KClO3 = 122,5 gr / mol = 0,04 mol

Mr KCl = Ar K + Ar Cl = 39 + 35,5 =74,5


m = n x Mr
= 0,04 mol x 74,5 gr/mol
= 2,98 gram

| 207
13. Pada suhu dan tekanan tertentu,volum 1 gram gas NO = 1,28 liter. Pada suhu dan
tekanan sama, volum gas yang dibentuk pada pembakaran sempurna 1 gram
belerang adalah….(Ar S = 32, Ar O = 16, Ar N = 14 )
A. 0,36 liter D. 5,12 liter
B. 3,6 liter E. 10,24 liter
C. 4,8 liter

Penyelesaian:
S + O2 → SO2
m 1 gr
Jumlah mol S = Ar  32 gr / mol = 0,03125 mol

Jumlah mol SO2 =


1,28 L
 0,03125 mol  1,2 L
V SO2 = x n SO2 = 1 gr
30 gr / mol

14. Jika massa 2 liter gas dalam STP adalah 2,5 gram, maka massa molekul relatif
gas tersebut adalah….
A. 35 D. 24
B. 30 E. 20
C. 28

Penyelesaian: Jawaban: C
n=
m
n=
Mr
2,5 gr
Mr = = 0,08925714 mol = 28 gram/mol

15. Volume 4,5 gram uap air pada suhu dan tekanan di mana 50 liter oksigen
mempunyai massa 40 gram adalah…..

| 208
A. 8 liter D. 18 liter
B. 10 liter E. 20 liter
C. 16 liter

Penyelesaian: Jawaban: B
Jumlah mol H2O = m = 4,5 mol = 0,25 mol
Mr 18
Jumlah mol O2 = m = 40 mol = 1,25 mol
Mr 32
n H2O = n O2
V H2O V O2
V H2O = n H2O . V O2 = 0,25 mol x 50 liter = 10 liter
n O2 1,25 mol

16. Jumlah kalsium oksida yang diperlukan untuk bereaksi sempurna dengan 5 mol
asam fosfat sesuai dengan persamaan reaksi
CaO + H3PO4 → Ca3(PO4)2 + H2O
(belum setara) adalah…..
A. 1 mol D. 7,5 mol
B. 2 mol E. 15 mol
C. 3 mol

Penyelesaian: Jawaban: D
3CaO + 2H3PO4 → Ca3(PO4)2 + 3H2O
Jumlah mol CaO = koefisien CaO x jumlah mol H3PO4
koefisien H3PO4
Jumlah mol CaO = 3 x 5 mol = 7,5 mol
2

17. Soal salah

| 209
18. Pada T,P tertentu, 1 liter gas Y bermassa 2 gram. Pada T, P yang sama; 10 liter gas
NO mempunyai massa 7,5 gram. Jika Ar N = 14 dan Ar O = 16, maka massa
molekul relatif gas Y tersebut adalah…..
A. 65 D. 80
B. 70 E. 85
C. 75

Penyelesaian: Jawaban: D
Mr NO = Ar N + Ar O = 14 + 16 = 30

Jumlah mol NO = m = 7,5 mol = 0,25 mol


Mr 30
n NO = n Y
V NO V Y
n Y = V Y . n NO
V NO
= 1 liter x 0,25 mol = 0,025 mol
10 liter
Jumlah mol Y = m
Mr
Mr = m = 2 gram = 80 gram/mol
n 0,025 mol

19. Pembakaran gas etana dinyatakan dengan persamaan reaksi sebagai berikut.
2C2H6(g) + 7 O2(g) → 4CO2(g) + 6 H2O(g)
Volume gas CO2 yang terbentuk pada pembakaran sempurna 3 liter gas etana
tersebut adalah…..
A. 1,5 liter D. 9 liter
B. 3 liter E. 10,5 liter
C. 6 liter

Penyelesaian: Jawaban: C
Volume gas CO2 = koefisien gas CO2 x V gas C2H6

| 210
koefisien gas C2H6
= 4 x 3 liter = 6 liter
2

20. 54 gram HgO dipanaskan pada suhu 2270C dan tekanan 1 atm, sehingga terurai
menurut persamaan kimia sebagai berikut.
2HgO(S) → 2 Hg (l) + O2(g)
Jika volume oksigen yang dihasilkan adalah 4,1 liter, maka HgO yang diuraikan
adalah…..
(Ar Hg = 200, Ar O = 16, dan R = 0,082 L atm/mol K)
A. 20 % D. 50%
B. 25% E. 80%
C. 40%

Penyelesaian: Jawaban: E
Mr HgO = Ar Hg + Ar O = 200 + 16 = 216
PV = nRT
n= = = 0,1 mol
jumlah mol HgO = 2 x 0,1 mol = 0,2 mol
massa HgO = n x Mr = 0,2 mol x 216 gr/mol = 43,2 gr
Kadar HgO = x 100% = 80 %

21. Jika diketahui 12 gram Fe (Ar = 56) habis bereaksi dengan oksigen (Ar = 16)
menurut persamaan reaksi :
4 Fe (s) + 3O2(g) → 2Fe2O3(S)
Massa zat hasil reaksi tersebut adalah ……
A. 16 gram D. 30 gram
B. 20 gram E. 32 gram
C. 24 gram

Penyelesaian:

| 211
4 Fe (s) + 3O2(g) → 2Fe2O3(S)
7 : 3 7:3
12 gr ?
Massa Fe2O3 = = 17,1429 gr

22. Gas metana (CH4) bereaksi dengan oksigen menurut persamaan reaksi yang
belum setara :
CH4(g) + O2(g) →CO2(g) + H2O(g)
Jika volume oksigen yang bereaksi adalah 30 mL, maka volume gas karbon
dioksida yang dihasilkan pada keadaan standar adalah…..
A. 15 mL D. 90 mL
B. 30 mL E. 120 mL
C. 60 mL

Penyelesaian: Jawaban: A
CH4(g) + 2 O2(g) →CO2(g) + 2 H2O(g)
Volume gas CO2 =

23. Pada suhu dan tekanan yang sama, massa 2 liter gas X sama dengan setengah
massa 1 liter gas SO2 (Mr = 64), maka Mr gas X tersebut adalah…..
A. 80 D. 32
B. 64 E. 16
C. 34

Penyelesaian: Jawaban: E
massa 2 L gas x = ½ massa 1 L SO2
Misalkan massa gas X = a gram, maka massa gas SO 3 = 2a gram pada P,T yang
sama.

| 212
 V   V 
   
 mol  x  mol  SO2
2 1

a 2a
Mr 64

4a 1a

64 Mr
64  4 Mr
Mr  16

24. Diantara gas-gas berikut yang mempunyai jumlah atom paling banyak pada STP
adalah….
A. 2,8 liter CH4 D. 5,6 liter SO2
B. 2,8 liter C2H4 E. 5,6 liter C2H2
C. 5,6 liter CO2

Penyelesaian: Jawaban: E
Jumlah atom sebanding dengan volum, semakin besar volum maka semakin
banyak jumlah atomnya. Jumlah atom berbanding terbalik Mr. Semakin besar Mr
maka, semakin kecil jumlah atomnya.
A. 2,8 liter CH4
Mr = Ar C + 4 Ar H = 12 + 4(1) = 16
B. 2,8 liter C2H4
Mr = 2 Ar C + 4 Ar H = 2(12) + 4(1) = 28
C. 5,6 liter CO2
Mr = Ar C + 2 Ar O = 12 + 2(16) = 44
D. 5,6 liter SO2
Mr = Ar S + 2 Ar O = 32 + 2(16) = 64
E. 5,6 liter C2H2
Mr = 2 Ar C + 2 Ar H = 2(12) + 2(1) = 26
Jawaban E memiliki volum paling besar dan Mr paling kecil.

25. 92 gram senyawa karbon dibakar sempurna menghasilkan 132 gram karbon
dioksida (Mr = 44) dan 72 gram air (Mr = 18). Rumus empiris senyawa karbon
tersebut adalah….

| 213
A. C2H2O4 D. C5H12O
B. C3H8O3 E. C6H14
C. C4H10O2

Penyelesaian: Jawaban: B
CxHyOz + O2 → CO2 + H2O
Ar C 12
m C=  m CO2   132 gr  36 gr
Mr CO2 44
2  Ar H 2
mH=  m H 2O   72 gr  8 gr
Mr H 2 O 18
m O = m CxHyOz – (m C + m H)
m O = 92 gram – ( 36 gram + 8 gram) = 48 gram
CxHyOz = C36/ 12H8/1O48/16 = C3H8O3

II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan benar! (halaman 171-


172)

1. Dalam satu liter oksigen (T,P) terdapat 2,7 x 1022 molekul oksigen. Pada suhu
dan tekanan yang sama:
a. Berapakah jumlah molekul nitrogen dalam satu liter gas nitrogen?
b. Berapakah jumlah atom helium dalam dua liter gas helium?
c. Berapakah jumlah molekul amonia dalam dua liter gas amonia?
Penyelesaian:
Volum sebanding dengan jumlah molekul
a. Jumlah molekul nitrogen dalam 1 L gas nitrogen = 2,7 x 1022 molekul
b. Jumlah atom helium dalam 2 L gas helium = 2 x 2,7 x 1022 molekul
= 5,4 x 1022 molekul
c. Jumlah molekul amonia dalam 2 L gas amonia = 2 x 2,7 x 1022 molekul
= 5,4 x 1022 molekul

| 214
2. Pada suhu dan tekanan tertentu, massa 6 liter gas nitrogen monoksida adalah 7,5
gram. Pada suhu dan tekanan yang sama, berapakah massa 48 liter gas belerang
dioksida? (Ar N = 14, Ar O = 16, Ar S = 32)
Penyelesaian:
Mr NO = Ar N + Ar O = 14 + 16 = 30
Mr SO2 = Ar S + 2 Ar O = 32 + 2(16) = 64
m 7,5 gr
Jumlah mol NO = Mr  30 gr / mol  0,25 mol

n NO n SO2

V NO V SO2
V SO2 48 L
n SO2   n NO   0,25 mol  2 mol
V NO 6L

m SO2 = n SO2 x Mr SO2 = 2 mol x 64 gram/mol = 128 gram


Jadi, massa gas belerang dioksida adalah sebesar 128 gram.
3. Sebanyak 3,01 x 1023 atom besi direaksikan dengan asam sulfat menurut
persamaan reaksi:
2Fe(s) + 3H2SO4(aq) → Fe2(SO4)3(aq) + 3H2(g)
Pada suhu dan tekanan tertentu, 1 gram gas O2 (Mr = 32) mempunyai volum 1
liter, hitunglah volum H2 pada kondisi yang sama!

Penyelesaian:

N = n x 6,02 x 1023 atom


n Fe= = = 0,5 mol
n Fe n O2 n Fe 0,5 mol
  V O2  1  1 L  16 L
V Fe V O2 n O2 32 mol

n Fe 0,5 mol
V Fe =  V O2  1  1 L  16 L
n O2 32 mol
3
V H2 x volum Fe = V Fe = x 16 liter = 24 liter
2
Jadi, volum H2 adalah 24 liter

| 215
4. 5 gram natrium hidroksida dilarutkan dalam air sehingga diperoleh 400 mL
larutan NaOH (Mr = 40), hitung molaritas larutan tersebut!

Penyelesaian:
V NaOH = 400 mL = 0,4 L

m 5 gr
n NaOH = Mr  40 gr / mol = 0,125 mol

n 0,125 mol
M NaOH = V  0,4 L = 0,3125 M
Jadi molaritas larutan adalah 0,3125 M

5. Reaksi antara tembaga dengan asam nitrat menghasilkan 18,75 gram tembaga (II)
nitrat pada suhu dan tekanan tertentu sesuai persamaan reaksi:
3Cu(s) + 8HNO3(aq)  3Cu(NO3)2(aq) + 2NO(g) + 4H2O(l)
(Ar Cu= 63,5; Ar N= 14; Ar O=16; Ar C= 12; Ar H= 1)
a. Hitung massa tembaga yang bereaksi
b. Hitung volum gas NO yang dihasilkan jika diukur pada saat 1,25 gram
C2H6 mempunyai volum 1 liter!

Penyelesaian:

3Cu(s) + 8HNO3 3Cu(NO3)2 + 2NO + 4H2O

18,7
a. mol Cu(NO3)2= mol
187
= 0,1 mol

mol Cu = x 0,1 mol

m Cu = mol x Mr

= 0,1 x 63,5

= 6,35 gr

| 216
2
b. n NO = x 0,1 mol = 1/15 mol
3
1L 1
V NO = x n NO = 1,25 / 30 gr / mol  15 gr / mol  1,6 L

6. Reaksi NH3 dengan O2 dinyatakan sebagai berikut:


4NH3(g) + 5O2(g)  4NO(g) + 6H2O(l)
Hitung mol NO yang dibentuk dari reaksi antara 1 mol NH3 dengan 1 mol O2!

Penyelesaian:
4NH3(g) + 5O2(g)  4NO(g) + 6H2O(l)
M 1 mol 1 mol
B 0,8 mol 1 mol
S 0,2 mol - 0,8 mol 1,2 mol
Jadi mol NO yang dibentuk adalah sebesar 0,8 mol.

7. Jika suatu hidrat tembaga (II) sulfat dipanaskan,maka terbentuk tembaga (II)
sulfat anhidrat dan massanya berkurang 36% sesuai persamaan reaksi:
CuSO4.xH2O(s)  CuSO4(s) + xH2O(g)
Tentukan rumus molekul hidrat tersebut!
Penyelesaian:
CuSO4.xH2O  CuSO4 + xH2O
M CuSO4.xH2O = (100% - 36%)
= 64%
= 0,64 gram
n CuSO4 = = 0,004 mol

n H2O =
= 0,02 mol
x n H 2O

1 n CuSO4

| 217
x 0,02

1 0,004

x=5
Jadi,rumus molekulnya adalah CuSO4.5H2O

JUDUL BUKU : SAINS KIMIA 1 SMA/MA

PENULIS : ETTY SOFYATININGRUM, dkk

PENERBIT : BUMI AKSARA

SOAL DAN JAWABAN


(Hukum-Hukum Dasar Kimia)

A. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat!

1. Sebutkan nama senyawa-senyawa berikut!


a. Ag2O c. Zn(OH)2
b. HNO3 d. KCl

Pembahasan:
a. Ag2O = perak oksida c. Zn(OH)2 = seng hidroksida
b. HNO3 = asam nitrat d. KCl = kalium klorida

2. Setarakan persamaan reaksi berikut!


a. Zn(s) + HCl(aq) ZnCl2 (aq) + H2
b. SiO2 (s) + C (s) Si (s) + CO (g)

c. N2 (g) + H2 (g) NH3 (g)

| 218
d. KOH (aq) + H2SO3 (aq) K2SO3 (aq) + H2O (l)

e. Al (s) + H2SO4 (aq) Al2(SO4)3 (aq) + H2 (g)

f. Na (s) + H2O (l) NaOH (aq) + H2 (g)

g. Ba(OH)2 (aq) + H3PO4 (aq) Ba3(PO4)2 (aq) + H2O (l)

h. C2H5OH (l) + O2 (g) CO2 (g) + H2O (l)

i. C3H6 (g) + O2 (g) CO2 (g) + H2O (l)

j. NH (g) + O (g) NO (g) + H2O (l)


3 2

Pembahasan:

a. Zn (s) + 2 HCl (aq) → ZnCl2 (aq) + H2 (g)

b. SiO2 (s) + 2 C (s) → Si (s) + 2 CO (g)

c. N2 (g) + 3 H2 (g) → 2 NH3 (g)

d. 2 KOH (aq) + H2SO3 (aq) → K2SO3 (aq) + 2 H2O (l)

e. 2 Al (s) + 3 H2SO4 (aq) → Al2(SO4)3 (aq) + 3 H2 (g)

f. 2 Na (s) + 2 H2O (l) → 2 NaOH (aq) + H2 (g)

g. 3 Ba(OH)2 (aq) + 2 H3PO4 (aq) → Ba3(PO4)2 (aq) + 6 H2O (l)

h. C2H5OH (l) + 3 O2 (g) → 2 CO2 (g) + 3 H2O (l)

i. 2 C3H6 (g) + 9 O2 (g) → 6 CO2 (g) + 6 H2O (l)

| 219
j. 4 NH3 (g) + 5 O2 (g) → 4 NO (g) + 6 H2O (l)

3. Pada reaksi tembaga dengan belerang akan dihasilkan tembaga (II) sulfida.
Cu (s) + S (s) → CuS (s)
Jika tembaga yang direaksikan 127 gram dan belerang 64 gram , berapa gram
tembaga (II) sulfida yang dihasilkan?
Pembahasan:
Berdasarkan Hukum kekekalan massa (Hukum Lavoiser) yang menyatakan
bahwa Jumlah massa zat – zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama,
maka :
Massa tembaga (III) sulfida yang dihasilkan adalah :
127 gram + 64 gram = 191 gram

4. Pada pembakaran 12 gram magnesium dihasilkan 20 gram magnesium oksida.


Mg (s) + O2 (g) → MgO (s)
Berapa gram oksigen yang diperlukan pada pembakaran tersebut?

Pembahasan:
Mg (s) + ½ O2 (g) → MgO (s)
Perbandingan massa : 3 2
Massa zat bereaksi : 12 gr ? 20 gr

Massa O2 = x 20 gr = 8 gr

5. Berapa kadar masing – masing unsur dalam:


a. Ca3(PO4)2, dan b. Ba(IO3)2

Pembahasan:

| 220
a. kadar Ca = 3 x Ar Ca x 100% = 3 x 40,08 x 100% = 38,76%
Mr Ca3(PO4)2 310,18

kadar P = 2 x Ar P x 100% = 2 x 30,97 x 100% = 19,97%


Mr Ca3(PO4)2 310,18

kadar O = 8 x Ar O x 100% = 8 x 16 x 100% = 41,27%


Mr Ca3(PO4)2 310,18
b. kadar Ba = 1 x Ar Ba x 100% = 137,3 x 100% = 28,19%
Mr Ba(IO3)2 487,1

kadar I = 2 x Ar I x 100% = 2 x 126,9 x 100% =52,1%


Mr Ba(IO3)2 487,1

kadar O = 6 x Ar O x 100% = 6 x 16 x 100% = 19,71%


Mr Ba(IO3)2 487,1

6. Berapa massa nitrogen pada :


a. 25,2 gram HNO3 , dan b. 36 gram CO(NH2)2

Pembahasan:
a. massa N = Ar N x massa HNO3 = 14 x 25,2 gram = 5,6 gram
Mr HNO3 63

b. massa N = 2 xAr N x massa CO(NH2)2 = 28 x 36 gram = 16,8 gram


Mr CO(NH2)2 60

7. Berapa gram masing-masing senyawa berikut yang diperlukan untuk


mendapatkan 8 gram oksigen?
a. Ca(ClO)2 b. Al2(SO4)3

Pembahasan:
a. massa O = 2 x Ar O x massa Ca(ClO)2
Mr Ca(ClO)2

| 221
8 gr = 2 x 16 x a
142,98

1143,84 = 32 a
a = 35,745 gram

Jadi , massa Ca(ClO)2 adalah 35,745 gram

b. massa O = 12 x Ar O x massa Al2(SO4)3


Mr Al2(SO4)3

8 = 12 x 16 x a
342,14

2737,12 = 192 a
a = 14,26 gram

Jadi , massa Al2(SO4)3 adalah 14,26 gram

8. Perbandingan massa unsur besi dan unsur belerang dalam senyawa besi belerang
adalah 7 : 4.
a. Berapa gram besi dapat bereaksi dengan 8 gram belerang?
b. Berapa gram belerang dapat bereaksi dengan 56 gram besi?
c. Berapa gram besi dan belerang diperlukan untuk membentuk 44 gram besi
belerang?

Pembahasan:

Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) menyatakan bahwa “Dalam


suatu senyawa, perbandingan massa unsur-unsurnya selalu tetap”.

a. Massa besi yang dapat bereaksi dengan 8 gram belerang


Besi + belerang → besi(II)sulfida
Perbandingan massa : 7 4
Massa zat yang bereaksi : 14 gr 8 gr

| 222
b. Massa belerang yang dapat bereaksi dengan 56 gram besi
Besi + belerang → besi(II)sulfida
Perbandingan massa : 7 4
Massa zat yang bereaksi : 56 gr 32 gr
c. Massa besi dan belerang diperlukan untuk membentuk 44 gram besi belerang
Fe + S → FeS
44 gr

Massa Fe = 7 x 44 gr = 28 gr
11
Massa S = 4 x 44 gr = 16 gr
11

9. Perbandingan massa C dan O pada CO2 adalah 3 : 8. Berapa massa CO2 yang
dihasilkan dan berapa massa zat yang tersisa jika:
a. 4 gram C direaksikan dengan 8 gram O
b. 3 gram C direaksikan dengan 10 gram O
c. 9 gram C direaksikan dengan 16 gram O

Pembahasan:

a. 4 gram C direaksikan dengan 8 gram O

C + O2 → CO2
Perbandingan massa : 3 8
Massa zat mula-mula : 4 gr 8 gr
Massa zat yang bereaksi : 3 gr 8 gr -
Massa zat yang tersisa : 1 gr - 11 gr
Sisa C = 1 gram, CO2 = 11 gram

b. 3 gram C direaksikan dengan 10 gram O


C + O2 → CO2
Perbandingan massa : 3 8
Massa zat mula-mula : 3 gr 10 gr
Massa zat yang bereaksi : 3 gr 8 gr -
Massa zat yang tersisa : - 2 gr 11 gr
Sisa O2 = 2 gram, CO2 = 11 gram

c. 9 gram C direaksikan dengan 16 gram O


C + O2 → CO2
Perbandingan massa : 3 8

| 223
Massa zat mula-mula : 9 gr 16 gr
Massa zat yang bereaksi : 6 gr 16 gr -
Massa zat yang tersisa : 3 gr - 22 gr
Sisa C = 3 gram, CO2 = 22 gram

10. Unsur nitrogen dan oksigen dapat membentuk dua macam senyawa dengan data
sebagai berikut:

Senyawa Massa Nitrogen Massa Oksigen

I 28 gram 32 gram

II 28 gram 64 gram

Tentukan perbandingan massa oksigen sesuai hukum Dalton!


Pembahasan:

Menurut Hukum Perbandingan Berganda (Hukum Dalton): “Bila unsur-


unsur dapat membentuk dua macam senyawa atau lebih, untuk massa salah
satu unsur sama, massa unsur kedua dalam masing-masing senyawa
berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana”.
Senyawa I
Perbandingan massa N dan O = 28 : 32

Senyawa II
Perbandingan massa N dan O = 28 : 64

Perbandingan massa oksigen = 32 : 64


=1:2

11. Unsur A dan B membentuk dua senyawa. Senyawa I mengandung 15 gram A dan
80 gram B. Senyawa II mengandung 45 gram A dan 120 gram B. Berapa
perbandingan massa unsur sesuai hukum Dalton?
Pembahasan:

Menurut Hukum Perbandingan Berganda (Hukum Dalton): “Bila unsur-


unsur dapat membentuk dua macam senyawa atau lebih, untuk massa salah
satu unsur sama, massa unsur kedua dalam masing-masing senyawa
berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana”.

| 224
Senyawa I
Perbandingan massa A dan B = 15 : 80
= 3 : 16
Senyawa II
Perbandingan massa A dan B = 45 : 120
=3:8

Perbandingan massa unsur = 16 : 8


=2:1

12. Direaksikan 6 liter (T,P) gas hidrogen dengan gas oksigen membentuk uap air.
Persamaan reaksinya:
2 H2(g) + O2(g) → 2 H2O(l)
a. Berapa liter (T,P) gas oksigen yang dibutuhkan?
b. Berapa liter (T,P) uap air yang dihasilkan?

Pembahasan:

Menurut Hukum Perbandingan Volume (Hukum Gay Lussac)


“Pada temperatur dan tekanan sama, perbandingan volume gas-gas yang
2 Hbereaksi
2(g) + O 2(g) volume
dan → 2 H2gas
O(g)hasil reaksi merupakan perbandingan bilangan
6 Lbulat dan sederhana.
Maka perbandingan volume gas H2: volume gas O2: volume gas H2O = 2 : 1 : 2

Pada reaksi zat yang berwujud gas, perbandingan koefisien reaksi ekuivalen
dengan perbandingan volume jika reaksi tersebut dilakukan pada temperatur
dan tekanan yang sama.
a. Volume O2 = 1 x 6 L = 3L
2
b. Volume H2O = 2 x 6 L = 6L
2

13. Pada reaksi antara gas hidrogen dengan 200 mL (T,P) gas klorin membentuk gas
hidrogen klorida, menurut persamaan:
H2(g) + Cl2(g) → 2 HCl(g)
Berapa mL (T,P) gas hidrogen yang dibutuhkan dan berapa mL (T,P) gas
hidrogen klorida yang dihasilkan?
Pembahasan:
H2(g) + Cl2(g) → 2 HCl(g)

| 225
200 mL
Perbandingan volume H2 : Cl2 : HCl =1:1:2
Volume gas Cl2 = 2 x 200 mL = 200 mL
2
Volume gas HCl = 2 x 200 mL = 400 mL
2

14. Berapa liter (T,P) gas karbon dioksida yang terjadi pada pembakaran arang
dengan menggunakan 100 liter (T,P) udara? Diketahui kadar oksigen dalam
udara adalah 20%. Reaksinya:
C(s) + O2(g) → CO2(g)

Pembahasan:
C(s) + O2(g) → CO2(g)
20%
Volume O2 = 20% x 100 L = 20 L
Volume CO2 = koefisien CO2 x V O2
koefisien O2

= x 20 L

= 20 L

15. Pada reaksi antara 15 L (T,P) senyawa hidrokarbon (CxHy) dengan 75 L (T,P) gas
oksigen menghasilkan 45 L (T,P) gas karbon dioksida menurut reaksi:
CxHy(g) + O2(g) → CO2(g) + H2O(l) (belum setara)
Tentukan rumus molekul CxHy tersebut!

Pembahasan:

CxHy(g) + O2(g) → CO2(g) + H2O(l)


15 L 75 L 45 L

Perbandingan volume CxHy : O2 : CO2


= 15 : 75 : 45
=1:5:3
Karena perbandingan volume sama dengan perbandingan koefisien maka
persamaan reaksinya:
CxHy(g) + 5O2(g) → 3CO2(g) + …H2O(l)
Supaya atom O ruas kiri sama dengan ruas kanan maka persamaan reaksi
menjadi:

| 226
CxHy(g) + 5O2(g) → 3CO2(g) + 4H2O(l)
Untuk menyetarakan atom C maka: x=3
Untuk menyetarakan atom H maka: y=8
Jadi rumus molekul hidrokarbon adalah C3H8
B. Tulislah salah satu jawaban yang paling tepat di antara jawaban pada huruf
A, B, C, D, atau E.

1. Rumus kimia dari barium oksida adalah ….

A. HBaO2 D. Ba(OH)4
B. H2BaO4 E. BaO
C. Ba(OH)2

Pembahasan:
Jawaban: E
2. Reaksi pembakaran pirit: 2 FeS2 + a O2 → 2 FeO + b SO2
Merupakan reaksi sempurna bila ….

A. a = 3 ; b = 2 D. a = 4 ; b = 5
B. a = 3 ; b = 3 E. a = 5 ; b = 4
C. a = 4 ; b = 3

Pembahasan:
2 FeS2 + O2 → 2 FeO + SO2
Atom S di ruas kiri ada 4 dan diruas kanan ada 1 maka di ruas kanan dikalikan 4
2 FeS2 + O2 → 2 FeO + 4SO2
Atom O diruas kiri ada 2 dan di ruas kanan ada 10 maka di ruas kiri harus
dikalikan 5, maka persamaan reaksinya adalah:
2 FeS2 + 5 O2 → 2 FeO + 4 SO2
Jawaban: E

3. Diketahui persamaan reaksi sebagai berikut.


a Na2CO3(s) + b HCl(aq) → c NaCl(aq) + d H2O(l) + e CO2(g)
Harga a, b, c, d, dan e berturut-turut adalah ….

A. 1, 2, 1, 1, dan 1 D. 2, 2, 1, 1, dan 1
B. 1, 1, 1, 2, dan 1 E. 1, 2, 2, 1, dan 2
C. 1, 2, 2, 1, dan 1

| 227
Pembahasan:

Misalkan: a = 1
Untuk atom Cl: b=c
Untuk atom Na: 2a = c b=2
2=c

Untuk atom C: a=e 3=d+2


1=e d=1
Untuk atom O: 3a = d + 2e

Harga a, b, c, d, dan e berturut-turut adalah 1, 2, 2, 1, dan 1

Jawaban: C
4. Diketahui persamaan reaksi berikut.
p CS2(g) + q O2(g) → r CO2(g) + s SO2(g)
Harga p, q, r, dan s berturut-turut adalah ….

A. 1, 2, 1, dan 2 D. 1, 3, 2, dan 1
B. 1, 3, 1, dan 2 E. 2, 5, 2, dan 3
C. 1, 1, 1, dan 1

Pembahasan:

Misalkan: p = 1
Untuk atom O: 2q = 2r + 2s
Untuk atom C: p=r 2q = 2 + (2 x2)
1=r 2q = 6
Untuk atom S: 2p = s q=3
2=s

Harga p, q, r, dan s berturut-turut adalah 1, 3, 1, dan 2


Jawaban: B

5. Persamaan reaksi yang belum setara adalah ….


A. Al2O3 + 3 H2SO4 → Al2(SO4)3 + 3 H2O
B. P4 + 5 O2 → 2 P2O5
C. C3H6 + 5 O2 → 3 CO2 + H2O
D. (NH4)2SO4 + 2 KOH → 2NH3 + 2H2O + K2SO4

| 228
E. Mg + 2HCl → MgCl2 + H2

Pembahasan:

C3H6 + 5 O2 → 3 CO2 + H2O


Reaksi ini merupakan reaksi yang belum setara, karena atom O di ruas kiri ada
10 sedangkan di ruas kanan 7.

Jawaban: C

6. Direaksikan 2 gram gas hidrogen dengan 71 gram gas klorin, dihasilkan 73 gram
gas hidrogen klorida maka proses ini sesuai dengan hukum ….

A. Kekekalan massa D. Perbandingan berganda


B. Kekekalan energi E. Perbandingan mol
C. Perbandingan volume

Pembahasan:

Menurut Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoiser) bahwa “Jumlah


massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama.

H2(g) + Cl2(g) → 2 HCl(g)


2 gr 71 gr 73 gr

Jawaban: A

7. Pada pembakaran 2 gram karbon maka hasil reaksinya ….


A. Lebih kecil dari massa karbon
B. Lebih besar dari massa karbon
C. Sama dengan massa karbon
D. Tidak mempunyai massa
E. Tidak dapat diramalkan

Pembahasan:
Karena karbon terbakar dengan oksigen, maka hasil reaksinya lebih besar dari
massa karbon. Jawaban: B

| 229
8. Suatu reaksi : tembaga + belerang → tembaga (II) sulfida. Jika 20 gram tembaga
direaksikan dengan 10 gram belerang akan menghasilkan 30 gram tembaga
sulfida. Jika yang direaksikan 10 gram tembaga dengan 8 gram belerang maka
massa tembaga sulfida yang dihasilkan adalah . . . gram.

A. 36 D. 10
B. 18 E. 8
C. 15

Pembahasan:
Cu (s) + S (s) → CuS (s)
massa data I : 20 g 10 g 30 g
perbandingan massa : 2 1

massa data II : 10 g 8g
massa data II yang bereaksi : 10 g 5g 15 g
Jadi, massa CuS yang terbentuk adalah 15 gram
Jawaban: C

9. Tembaga bereaksi dengan belerang dan membentuk senyawa tembaga sulfida.


Jika 10 gram tembaga direaksikan dengan belerang akan menghasilkan 15 gram
tembaga sulfida. Jika 6 gram tembaga dipanaskan dengan 10 gram belerang,
maka tembaga sulfida yang dihasilkan adalah ...

A. 16 D. 9
B. 15 E. 8
C. 10

Pembahasan:

Cu (s) + S (s) → CuS (s)

| 230
10 gr 15 gr
Massa S = 15 – 10 = 5 gram

Cu (s) + S (s) → CuS (s)


Massa zat : 10 gr 5 gr
Perbandingan massa : 2 1

Cu (s) + S (s) → CuS (s)


Massa zat : 6 gr 10 gr
Massa zat yang bereaksi : 6 gr 3 gr 9 gr

Jadi, massa CuS(s) yang terbentuk adalah 9 gram


Jawaban: D

10. Data massa unsur dan senyawa yang terbentuk.


Massa unsur A (gram) Massa unsur B Massa senyawa AB
No. (gram) (gram)
1 10 5 15
2 15 5 15
3 30 15 45
4 40 15 45
5 50 25 75

Perbandingan massa unsur A dibanding massa unsur B sama dengan . . .

A. 1 : 1 D. 2 : 1
B. 1 : 2 E. 2 : 3
C. 3 : 2

Pembahasan:

senyawa 1

| 231
Perbandingan massa A dan B = 10 : 5
= 2:1
senyawa 2
Perbandingan massa A dan B = 15 : 5
= 3 :1
senyawa 3
Perbandingan massa A dan B = 30 : 15
= 2:1
senyawa 4
Perbandingan massa A dan B = 40 : 15
= 2,6 : 1
senyawa 5
Perbandingan massa A dan B = 50 : 25
= 2:1
Jadi, perbandingannya adalah 2 : 1
Jawaban: D

11. Unsur A dan B membentuk dua senyawa. Senyawa pertama mengandung 25%
unsur A , sedangkan senyawa kedua mengandung 20% unsur A. Perbandingan
massa unsur B sesuai dengan hukum kelipatan berganda Dalton adalah . . .
A. 1 : 2 D. 3 : 4
B. 1 : 3 E. 4 : 3
C. 2 : 3

Pembahasan:

Senyawa %A % B = 100% - A
I 25% %B = 100% - 25% = 75%
II 20% %B = 100% - 20% = 80%

Senyawa I
Perbandingan massa A dan B = 25 : 75

| 232
1 : 3

Senyawa II
Perbandingan massa A dan B = 20 : 80
1 : 4

Jadi, perbandingan massa B adalah 3 : 4


Jawaban: D

12. Pasangan senyawa yang sesuai dengan hukum perbandingan berganda adalah . . .
A. NaOH dan KOH D. O2 dan O3
B. H2SO4 dan Na2SO4 E. SO2 dan SO3
C. HCl dan HBr

Pembahasan:

Menurut Hukum Perbandingan Berganda (Hukum Dalton): “Bila unsur-


unsur dapat membentuk dua macam senyawa atau lebih, untuk massa salah
satu unsur sama, massa unsur kedua dalam masing-masing senyawa
berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana”.

Jadi, senyawa yang sesuai dengan hukum perbandingan ganda adalah SO 2 dan
SO3 karena untuk unsur S perbandingannya sama yaitu 1 : 1, sedangkan
perbandingan unsur O adalah 2 : 3.
Jadi, senyawa yang sesuai dengan hukum perbandingan berganda adalah SO 2
dan SO3
Jawaban: E

13. Pada temperatur yang sama, 16 liter gas hidrogen bereaksi dengan gas oksigen
menghasilkan air menurut reaksi :
2 H2 (g) + O2 (g) → 2 H2O (g)
Volume oksigen yang bereaksi adalah . . . liter.

| 233
A. 8 E. 32
B. 12
C. 16
D. 24
Pembahasan:
2 H2 (g) + O2 (g) → 2 H2O (g)
Sesuai dengan hukum Gay Lussac, harga koefisien reaksi dapat dipakai
sebagai perbandingan volume.
H2 (g) : O2 (g) : H2O (g)
2 : 1 : 2
Volume O2 (g) = 1 x 16 liter = 8 liter
2
Jawaban: A

14. Untuk mendapatkan 60 molekul H2O , Jumlah molekul gas H2 yang diperlukan
adalah . . .
A. 30
B. 60 D. 120
C. 90 E. 240

Pembahasan:

2 H2 (g) + O2 (g) → 2 H2O (g)


2 : 1 : 2
60 molekul
n H2 = 2 x 60 molekul = 60 molekul
2
Jadi, Jumlah molekul gas H2 yang diperlukan adalah 60 molekul.
Jawaban: B

| 234
C. Isilah titik- titik di bawah ini dengan tepat!

1. Jumlah massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi sama. Pernyataan tersebut
dikemukakan oleh ....
Jawaban :
Jumlah massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi sama. Pernyataan tersebut
dinyatakan oleh Antoine Laurent Lavoisier.

2. Proust menyatakan, dalam suatu senyawa, perbandingan massa unsur – unsurnya


selalu ....
Jawaban :

| 235
Proust menyatakan, dalam suatu senyawa, perbandingan massa unsur – unsurnya
selalu tetap.

3. Menurut Dalton, jika dua unsur membentuk dua macam senyawa atau lebih,
untuk massa salah satu unsur yang sama banyaknya, massa unsur kedua dalam
senyawa – senyawa itu akan berbanding sebagai ....
Jawaban :
Menurut Dalton, jika dua unsur membentuk dua macam senyawa atau lebih,
untuk massa salah satu unsur yang sama banyaknya, massa unsur kedua dalam
senyawa – senyawa itu akan berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana.

4. Dari hukum Gay Lussac dapat disimpulkan bahwa perbandingan .... gas sesuai
dengan perbandingan koefisien reaksinya.
Jawaban :
Dari hukum Gay Lussac dapat disimpulkan bahwa perbandingan volume gas
sesuai dengan perbandingan koefisien reaksinya.

5. Hukum Avogadro berbunyi : Pada suhu dan tekanan yang sama, semua gas
yang volumenya sama mengandung .... yang sama.
Jawaban :
Hukum Avogadro berbunyi : Pada suhu dan tekanan yang sama, semua gas yang
volumenya sama mengandung jumlah molekul yang sama.

| 236
D. Jodohkanlah rumus senyawa yang ada di sebelah kiri dengan nama
senyawanya yang ada di sebelah kanan!

1. H3PO4 a. Etana
2. CaCO3 b. Asam fosfat
3. Ba(OH)2 c. Karbon dioksida
4. Al2O3 d. Barium hidroksida
5. C2H6 e. Kalsium karbonat
f. Alumunium oksida

Pembahasan:

1. H3PO4 : asam fosfat (b)


2. CaCO3 : kalsium karbonat (e)
3. Ba(OH)2 : barium hidroksida (d)
4. Al2O3 : alumunium oksida (f)
5. C2H6 : etana (a)

| 237
JUDUL BUKU : SAINS KIMIA 1 SMA/MA

PENULIS : ETTY SOFYATININGRUM, dkk

PENERBIT : BUMI AKSARA

SOAL DAN JAWABAN

(Stoikiometri)

A. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat!

1. Ubahlah satuan gas di bawah ini ke bentuk lainnya!


a. 0,01 mol gas CH4 = … gram
= … molekul CH4
= … liter (STP)
b. 0,56 gram gas CO = … mol
= … molekul CO
= … liter (STP)
c. 3,01 x 1023 molekul gas NO = … mol
= ... gram

| 238
= ... liter (STP)
d. 5,6 liter gas NH3 (STP) = ... mol
= ... gram
= ... molekul NH3
Pembahasan :

a. 0,01 mol gas CH4


Mr CH4 = 16
16 gram
massa CH4 = 0,01 mol CH4 x
- 1 mol CH 4

= 0,16 gram

6,02 x10 23 molekul


- Jumlah molekul CH4 = 0,01 mol x
1 mol CH 4

= 0,0602 x 1023 molekul


= 6,02 x 1021 molekul
volume gas CH4 (STP) = 0,01 mol CH4 x 22,4 L
- 1 mol CH 4

= 0,224 L

b. 0,56 gram CO (g)


Mr CO = 28,01
Jumlah mol = 0,56 gram gas CO x 1 mol
- 28,01 gram

= 0,02 mol
Jumlah molekul = 0,02 mol gas CO x 6,02 x10 23 molekul
- 1 mol gas CO

= 0,1204x1023 molekul

| 239
volume gas CO (STP) = 0,02 mol gas CO x 22,4 L =
- 1 mol gas CO

0,448 L

c. 3,01 x 1023 molekul gas NO


Mr NO = 30,01
Jumlah mol = 3,01 x 1023 molekul x 1 mol = 0,5 mol
- 6,02 x10 23 molekul

30,01 gram
- massa gas NO = 0,5 mol x 1 mol gas NO = 15,005 gram

22,4 L
- volume gas NO (STP) = 0,5 mol NO x 1 mol NO = 11,2 L

d. 5,6 L gas NH3 (STP)


Mr gas NH3 = 17,034
Jumlah mol = 5,6 liter NH3 x 1 mol = 0,25 mol
- 22,4 L

massa NH3 = 0,25 mol NH3 x 17,034 gram = 4,2585 gram


- 1 mol NH 3

23
Jumlah molekul = 0,25 mol NH3 x 6,02 x10 molekul
- 1 mol NH 3

= 1,505 x 1023 molekul

2. Hitung volume 0,8 gram gas SO3 pada keadaan:


a. 0o C, 1 atm
b. 27o C , 0,5 atm
c. pada (P,T) sama diketahui 1 liter gas CO2 = 2,2 gram

Pembahasan:

| 240
Diket : Massa SO3(g) = 0,8 gram
Mr SO3(g) = 80,06
Dit : V SO3(g) pada
a. 0oC, 1 atm
b. 27o C, 0,5 atm
c. pada (P,T) sama diketahui 1 liter gas CO2 = 2,2 gram
Jawab:
1 mol
Jumlah mol SO3(g) = 0,8 gram x 80,06 gram = 0,01 mol

a) volume SO3(g) pada 0oC, 1 atm

22,4 L
V = 0,01 mol x 1 mol = 0,224 L (STP)

b) volume SO3(g) pada 27o C, 0,5 atm

PV = n RT
nRT
V= n = 0,01 mol
P
R = 0,082 L atm mol-1K-1
T = 27 + 273 = 300 K
P = 0,5 atm

0,01 mol x 0,082 L atm mol 1 K 1 x 300 K


V= = 0,492 L
0,5 atm

c) volume SO3 (g) pada (P,T) sama diketahui 1 liter gas CO2 = 2,2 gram

Mr CO2 = 44
1 mol
n CO2 = 2,2 gram x 44 gram = 0,05 mol
V SO3 n SO3
=
V CO2 n CO2

V SO3 0,01 mol


= 0,05 mol
1L

V SO3 = 0,2 L

| 241
3. Hitung volume 6,02 x 1023 molekul gas O2 pada tekanan dan temperatur;
a. STP;
b. 7o C, 1 atm;
c. sama dengan 5 liter gas N2 massanya 6 gram.
Pembahasan:
Diket : Jumlah molekul 1 mol O2 (g) = 6,02 x 1023
Dit : Volume O2(g) pada
a. STP
b. 7oC, 1 atm
c. sama dengan 5 liter gas N2 massanya 6 gram!
Jawab:
a. Volume O2 (g) pada STP

1 mol
Jumlah mol O2 = 6,02 x 1023 molekul x
6,02 x 10 23 molekul O2
= 1 mol

22,4 L
V = 1 mol O2 (g) x = 22,4 L
1 mol O2

b. Volume O2 (g) pada 7oC, 1 atm

PV = n RT
V = nRT
P
1 mol x 0,082 L atm mol 1 K 1 x 280 K
V = = 22,96 L
1 atm

c. Sama dengan 5 liter gas N2 massanya 6 gram

Mr N2 = 28,02

| 242
1 mol
n N2 = 6 gram N2 x = 0,21413 mol
28,02 gram N2

V O2 n O2
=
V N2 n N2

V O2 1 mol
= 0,21413 mol
5L

5
V O2 = 0,21413 = 23,35 L

4. Suatu garam sebanyak a gram dilarutkan dalam 500 mL air. Massa jenis air
adalah 1 gram/mL. Jika persentase massa garam dalam larutan tersebut adalah
20% , berapakah banyak garam tersebut dalam larutan?

Pembahasan:
Diket : massa garam = a gram
Kadar garam = 20%
V air = 500 mL
ρ air = 1 gram mL-1
Dit : massa garam = . . ?
Jawab :

Massa air = ρxV


= 500 mL x 1 gram mL-1 = 500 gram

massa zat terlarut


Kadar zat terlarut (%) = massa laru tan
x 100%

a
20 = a  500 x 100

20a + 10000 = 100 a

| 243
10000 = 80 a
a = 125 gram.

Jadi, massa garam adalah 125 gram.

5. Berapa gram glukosa harus dicampur dengan 100 gram air untuk membuat
larutan glukosa 10%?
Pembahasan:
Diket : Massa air 100 gram
Kadar glukosa = 10%
Dit : Massa glukosa = ...?
Jawab :
massa zat terlarut
Kadar zat terlarut (%) = massa laru tan
x 100%

a
10 = a  100 x 100

10a + 1000 = 100 a


1000 = 90 a
a = 11,11 gram
Jadi, massa glukosa adalah 11,11 gram

6. Udara di kota B tercatat mempunyai kandungan 0,0002% volume gas CO.


Berapa bpj kadar CO dalam udara di kota B tersebut?

Pembahasan:
Diket : kadar CO(g) = 0,0002%
Dit : kadar CO(g) dalam udara (bpj)= . . . ?
Jawab :
massa zat
Kadar O2 = massa laru tan x 106 bpj

| 244
0,0002
Kadar CO (g) = x 106 bpj = 2 bpj
100

7. Sebanyak 1 mg oksigen dilarutkan ke dalam 50 mL air limbah ( massa jenis


air limbah 1 gram/mL). Berapa bpj kadar oksigen dalam air limbah tersebut?

Pembahasan:

Diket : massa O2 = 1 mg
V air limbah = 50 mL
ρ air limbah = 1 gram/mL
Dit : kadar O2 dalam air limbah (bpj) = . . . ?
Jawab :
Massa O2 = 1 mg = 1 x 10-3 gram
Massa air limbah = V x ρ
= 50 mL x 1 gram/mL
= 50 gram

massa zat
Kadar O2 = massa laru tan x 106 bpj

1 x 10 3
= x 106
50,001

= 20 bpj

8. Tentukan kemolaran larutan berikut!


a. 0,2 mol C12H22O11 dalam 200 mL larutan;
b. 9 gram C6H12O11 dalam 500 mL larutan;
c. larutan yang mengandung 12% massa CH3COOH, massa jenis larutan
adalah 1,2 gram/mL;

| 245
d. larutan yang mengandung 10% massa NaOH, massa jenis larutan adalah
1,1 kg/L.
Pembahasan:
a. 0,2 mol C12H22O11 dalam 200 mL larutan

n
M=
V
0,2 mol
M= 0,2 L
=1M

b. 9 gram C6H12O11 dalam 500 mL larutan

Mr C6H12O11 = 260
1 mol
n = 9 gram x 260 gram = 0,0346 mol

n
M=
V
0,0346 mol
M= 0,5 L
= 0,0692 M

c. larutan mengadung 12% massa CH3COOH , ρ larutan =1,2 gr/mL

Mr CH3COOH = 60
Misal massa larutan = 100 gram
100 gram
V= = 83,33 mL
1,2 gram mL1

12
Massa CH3COOH = x 100 gram = 12 gram
100
massa 1000
M= x
Mr V
12 1000
M= x 83,33 = 2,4 M
60
d. larutan mengadung 10% massa NaOH, ρ larutan = 1,1 kg/L
Mr NaOH = 40
massa larutan = 100 gram

| 246
100 gram
V = 1,1 gram / mL = 90,91

10
Massa NaOH = x 100 gram= 100 gram
100
massa 1000
M= x
Mr V
10 1000
M= x 90,91 = 2,75 M
40

9. Berapa gram massa zat terlarut dalam larutan berikut?


a. 5 liter larutan H2SO4 0,01 M;
b. 400 mL CaCl2 1 M;
c. 25 mL larutan Fe2(SO4)3 0,4 M.

Pembahasan:
a. 5 liter larutan H2SO4 0,01 M
M = n
V
massa 1
M = x
Mr V
massa 1
0,01 mol/L = 98,06 gr / mol x
5L
0,9806 gr = 0,2 massa
Massa H2SO4 = 4,903 gram
b. 400 mL larutan CaCl2 1 M

Mr CaCl2 = 110,98
massa 1000
M= x
Mr V
massa 1000
1 mol/L = 110,98 gr / mol x 400 L

110,98 gr = 2,5 massa


Massa CaCl2= 44,392 gram
c. 25 mL larutan Fe2(SO4)3 0,4 M

| 247
Mr Fe2(SO4)3 = 399,88
massa 1000
= x
Mr V
massa 1000
0,4 mol/L = 399,88 gr / mol x
25 L
159,952 gr = 40 massa
Massa Fe2(SO4)3 = 3,9988 gram

10. Tentukan molaritas larutan jika ke dalam 100 mL larutan HCl 0,5 M
ditambahkan:
a. 400 mL air;
b. air sampai volume larutan menjadi 400 mL.

Pembahasan:

Diket : V HCl = 100 mL


M HCl = 0,5 M
Dit : kemolaran bila ditambah dengan :
a. 400 mL air
b. air sampai volume larutan menjadi 400 mL
Jawab :
a. V1 M1 = V2 M2
100 x 0,5 = 500 x M2
M2 = 0,1 M
Jadi,molaritas larutan adalah 0,1 M
b. V1 M1 = V2 M2
100 x 0,5 = 400 x M2
50 = 400 M2
M2 = 0,125 M
Jadi, molaritas larutan adalah 0,125 M

| 248
11. Tentukan molaritas larutan jika:
a. 300 mL larutan NaCl 0,1 M dicampur dengan 200 mL larutan NaCl 0,2 M
b. 600 mL larutan KI 0,5 M dicampur dengan 200 mL larutan KI 2,5 M.

Pembahasan :
Diket : a. 300 mL larutan NaCl 0,1 M + 200 mL larutan NaCl 0,2 M
b. 600 mL larutan KI 0,5 M + 200 mL larutan KI 2,5 M
Dit : M = . . .?
Jawab :
a. M3 = V1M1 + V2M2
V1 + V2

300 x 0,1  200 x 0,2


= 300  200
= 0,14 M

b. M3 = V1M1 + V2M2
V1 + V2

600 x 0,5  200 x 2,5


= 600  200
=1M

12. Sebanyak 49,9 gram senyawa hidrat CuSO4.5H2O dilarutkan ke dalam air
sehingga volume larutan menjadi 1.000 mL. Pada 100 mL larutan tersebut
ditambahkan air sehingga volume larutan menjadi 500 mL. Tentukan
kemolarannya!
Pembahasan :
Diket : massa CuSO4.5H2O = 49,9 gram
V larutan = 1000 mL
Pada saat V larutan 100 mL ditambah air lagi sampai 500 mL.
Dit :M=...?

| 249
Jawab :
1000
M CuSO4.5 H2O = x
V
= 49.9 gr x 1000
249,61 gr mol-1 1000 L
= 0,2 M
V1 M1 = V2 M2
100 mL x 0,2 M = 500 mL x M2
20 = 500 M2
M2 = 0,04 M

13. Sebanyak 3 gram suatu senyawa karbon terdiri atas 1,2 gram karbon, 0,2 gram
hidrogen, dan sisanya oksigen. Diketahui Mr senyawa itu adalah 60.
a. Tentukan rumus empirisnya!
b. Tentukan rumus molekulnya!

Pembahasan :
a. Rumus Empiris
Massa senyawa karbon = Massa C + Massa H + Massa O
3 gr = 1,2 gr + 0,2 gr + Massa O
Massa O = 1,6 gram
Unsur C H O
Massa 1,2 gram 0,2 gram 1,6 gram
Jumlah mol 1,2 = 0,1 mol 0,2 = 0,2 mol 1,6 = 0,1 mol
12 1 16
Perbandingan mol 1 2 1

Perbandingan mol C : mol H: mol O = 1 : 2 : 1


Maka, Rumus empiris = CH2O
b. Rumus molekul
(CH2O)n = Mr
(CH2O)n = 60
(12+2+16)n = 60

| 250
(30)n = 60
n =2
Jadi, rumus molekulnya adalah (CH2O)2 atau C2H4O2

14. Diketahui suatu senyawa terdiri dari 44% massa karbon dan 56% massa
nitrogen. Jika 26 gram senyawa tersebut mempunyai volume 11,2 L pada suhu
0˚C dan tekanan 1 atm, maka tentukanlah:
a. Rumus Empirisnya
b. Rumus Molekulnya

Pembahasan:

Unsur C N
Persentase 44% 56%
Massa dalam 100 gr 44 gram 56 gram
Jumlah mol 44 gr = 3,7 mol 56 gr = 4 mol
-1 -1
12 gr mol 14 gr mol

Perbandingan 1 1

a. Perbandingan mol C : mol N = 1:1


Jadi, rumus empiris = CN

b. Rumus Molekul

V STP = n x 22,4 liter mol-1


V STP = Massa x 22,4 L mol-1
Mr
11,2 L = 26 gr x 22,4 L mol-1
Mr
11,2 Mr = 582,4 gr mol-1
Mr = 52 gr mol-1
Rumus molekul:
(CN)n = 52
(12+14)n = 52
26n = 52
n =2

| 251
Jadi, rumus molekulnya adalah (CN)2 = C2N2

15. Sebanyak 4,88 gram senyawa hidrat BaCl2.xH2O padat dipanaskan. Setelah
pemanasan ternyata zat yang tersisa adalah 4,16 gram.
a. Tulis reaksi pemanasan kristal tersebut!
b. Berapa mol zat yang tersisa?
c. Hitung jumlah mol air yang menguap!
d. Tentukan jumlah air kristal yang terikat oleh 1 mol BaCl2 padat!

Pembahasan:

a.BaCl2.xH2O → BaCl2 + xH2O


b.Massa BaCl2.xH2O = 4,88 gram
Massa BaCl2 = 4,16 gram
Massa H2O = 0,72 gram

n zat yang tersisa (BaCl2) = massa


Mr
= 4,16 gr = 0,02 mol
-1
200 gr mol
c. Jumlah mol H2O = 0,72 gr = 0,04 mol
-1
18 gr mol

d. Jumlah air yang terikat oleh 1 mol BaCl2 padat


n BaCl2 : n H2O = 1 : x
0,02 : 0,04 = 1 : x
0,02 x = 0,04
x = 2
Jadi, jumlah air yang terikat adalah 2, sehingga rumus senyawa kristal
tersebut adalah BaCl2.2H2O

16. Sebanyak 49,9 gram senyawa hidrat dengan rumus CuSO 4. xH2O dipanaskan
sehingga menghasilkan 31,9 gram CuSO4.
a. Tulis reaksi pemanasan hidrat tersebut!
b. Tentukan rumus senyawa hidrat tersebut!
Pembahasan:
a.CuSO4.xH2O → CuSO4 + xH2O
b.Massa CuSO4.xH2O = 49,9 gram

| 252
Massa CuSO4 = 31,9 gram
Massa H2O = 18 gram
Jumlah mol CuSO4 : Jumlah mol H2O = 1: x
31,9 gr : 18 gr = 1: x
159,5 gr mol-1 18 gr mol-1
0,2 mol : 1 mol = 1: x
0,2 x = 1
x = 5
Jadi, rumus senyawa hidrat tersebut adalah CuSO4.5H2O

17. Ke dalam sebuah gelas kimia yang berisi air murni dimasukkan 2 gram logam
natrium, menurut persamaan reaksi sebagai berikut:
Na(s) + H2O(l) → NaOH(aq) + H2(g)
Hitunglah:
a. Massa NaOH yang terjadi
b. Volume gas yang terjadi pada 0˚C, 76 cmHg!

Pembahasan:
2Na(s) + 2H2O(l) → 2NaOH(aq) + H2(g)
2 gr
a. Massa NaOH
n Na = massa = 2 gr = 0,0869 mol
Mr 23 gr mol-1

n NaOH = koefisien NaOH x mol Na


koefisien Na
= 2 x 0,0869 mol
2
= 0,0869 mol

Massa = n x Mr
= 0,0869 mol x 40 gr mol-1
= 3,476 gr

b. Volume gas yang terjadi pada 0˚C, 76 cmHg


n H2 = koefisien H2 x mol Na
koefisien Na
= 1 x 0,0869 mol
2
= 0,0435 mol
V STP = n x 22,4 liter mol-1

| 253
= 0,0435 mol x 22,4 L mol-1
= 0,974 L

18. Jika 25 gram CaCO3 direaksikan dengan asam klorida menurut reaksi:
CaCO3(s) + 2 HCl(aq) → CaCl2(aq) + H2O(l) + CO2(g)
Berapa liter gas CO2 yang dihasilkan jika diukur pada:
a. Tekanan 1 atm dan suhu 0˚C;
b. Tekanan 1 atm dan suhu 37˚C;
c. Tekanan dan temperatur sama dimana 5 liter gas H2S massanya 1,36
gram.

Pembahasan:
CaCO3(s) + 2 HCl(aq) → CaCl2(aq) + H2O(l) + CO2(g)
25 gram
a. Tekanan 1 atm dan suhu 0˚C
n CaCO3 = massa = 25 gr = 0,25 mol
-1
Mr 100 gr mol
n CO2 = koefisien CaCO3 x mol CaCO3
koefisien CO2
= 1 x 0,25 mol
1
= 0,25 mol
V STP = n x 22,4 L mol-1
= 0,25 mol x 22,4 L mol-1
= 5,6 L
b. Tekanan 1 atm dan suhu 37˚C

PV = n R T
1 atm x V = 0,25 mol x 0,082 L atm mol-1 K-1 x 310 K
V = 6,355 L
c. Tekanan dan temperatur sama dimana 5 liter gas H2S massanya 1,36
gram.

n H2S = massa = 1,36 gr = 0,04 mol


Mr 34 gr mol-1
Tekanan dan temperatur sama:
V H2S = n H2S
V CO2 = n CO2

5 = 0,04

| 254
V CO2 0,25

0,04 V CO2 = 5 x 0,25


0,04 V CO2 = 1,25
V CO2 = 31,25 L

19. Direaksikan 8 gram magnesium nitrida dengan air menghasilkan magnesium


hidroksida dan amoniak.
Mg3N2(s) + H2O(l) → Mg(OH)2(s) + NH3(g) (reaksi belum setara)
a. Hitunglah massa Mg(OH)2 yang terjadi!
b. Hitunglah volume NH3 pada 27˚C, 1 atm!

Pembahasan:
Mg3N2(s) + 6H2O(l) → 3Mg(OH)2(s) + 2NH3(g)
8 gram

a. Massa Mg(OH)2
n Mg3N2 = massa = 8 gr = 0,08 mol
Mr 100 gr mol-1

n Mg(OH)2 = koefisien Mg(OH)2 x mol Mg3N2


koefisien Mg3N2
= 3 x 0,08 mol
1
= 0,24 mol
Massa Mg(OH)2 = n x Mr
= 0,24 mol x 58 gr mol-1
= 13,92 gr

b. Volume NH3 pada 27˚C, 1 atm


n NH3 = koefisien NH3 x mol Mg3N2
koefisien Mg3N2
= 2 x 0,08 mol
1
= 0,16 mol
PV = n R T

| 255
1 atm x V = 0,16 mol x 0,082 L atm mol-1 K-1 x 300 K
V = 3,936 L

20. Nitrogen (N2) dan hidrogen (H2) bergabung membentuk amoniak (NH3)
menurut persamaan reaksi tersebut.
N2 (g) + H2(g) → NH3(g) (reaksi belum setara)
Jika N2 yang direaksikan adalah 280 gram.
Hitunglah:
a. Massa H2 yang dibutuhkan untuk reaksinya;
b. Volume NH3 yang terbentuk pada keadaan standar!
(Ar N = 14, H = 1)

Pembahasan:
N2 (g) + 3H2(g) → 2NH3(g)
280 gr
a. Massa H2 yang dibutuhkan untuk reaksi
n N2 = massa = 280 gr = 10 mol
Mr 28 gr mol-1
n H2 = koefisien H2 x mol N2
koefisien N2
= 3 x 10 mol
1
= 30 mol

Massa H2 = n x Mr
= 30 mol x 2 gr mol-1
= 60 gram

b. Volume NH3 yang terbentuk pada keadaan standar


n NH3 = koefisien NH3 x mol N2
koefisien N2
= 2 x 10 mol
1
= 20 mol

| 256
V STP = n x 22,4 L mol-1
= 20 mol x 22,4 L mol-1
= 448 L

21. Pada pemanasan kalium klorat (KClO3) menurut reaksi:


KClO3(s) → KCl(aq) + O2(g) (belum setara)
Diperoleh 1,12 liter gas oksigen pada keadaan standar. Berapa massa kalium
klorat yang telah terurai pada reaksi berikut?

Pembahasan:
2KClO3(s) → 2KCl(aq) + 3O2(g)
1,12 L

V STP = n O2 x 22,4 L mol-1


1,12 L = n O2 x 22,4 L mol-1
n O2 = 1,12 mol
22,4
n O2 = 0,05 mol

n KClO3 = koefisien KClO3 x mol O2


koefisien O2
= 2 x 0,05 mol
3
= 0,033 mol

Massa KClO3 = n x Mr
= 0,033 mol x 122,55 gr mol-1
= 4,044 gr

22. Logam alumunium (Al) direaksikan dengan asam sulfat encer menurut
persamaan:
Al(s) + H2SO4(aq) → Al2(SO4)3(aq) + H2(g) (belum setara)
Jika gas H2 yang dihasilkan adalah 0,5 liter dan diukur pada (P,T) dimana 1
liter gas SO3 massanya sama dengan 48 gram, maka berapa gram alumunium
yang direaksikan?

| 257
Pembahasan:
2 Al(s) + 3H2SO4(aq) → Al2(SO4)3(aq) + 3H2(g)
0,5 L
n SO3 = massa = 48 gr = 0,6 mol
Mr 80,06 gr mol-1

V H2 = n H2
V SO3 n SO3
0,5 = n H2
1 0,6
n H2 = 0,3 mol

n Al = koefisien Al x mol H2
koefisien H2
= 2 x 0,3 mol
3
= 0,2 mol
Massa Al = n x Mr
= 0,2 mol x 27 gr mol-1
= 5,4 gr

23. Larutan Al(OH)3 2 M direaksikan dengan 150 mL larutan HCl 2 M. Menurut


reaksi:
Al(OH)3(aq) + HCl(aq) → AlCl3(aq) + H2O(l) (belum setara)
Apabila volume larutan Al(OH)3 yang direaksikan sama dengan volume HCl
maka tentukan:
a. Zat yang berfungsi sebagai pereaksi pembatas;
b. Pereaksi yang tersisa;
c. Massa zat yang tidak bereaksi;
d. Massa garam yang terbentuk!

Pembahasan:

Al(OH)3(aq) + 3HCl(aq) → AlCl3(aq) + 3H2O(l)


2M 2M
150 mL 150 mL

| 258
n Al(OH)3 = M x V
= 2 mol L-1 x 0,15 L = 0,3 mol

n HCl = M x V
= 2 mol L-1 x 0,15 L = 0,3 mol

Al(OH)3(aq) + 3HCl(aq) → AlCl3(aq) + 3H2O(l)

Mula-mula 0,3 mol 0,3 mol


Bereaksi 0,1 mol 0,3 mol
Sisa 0,2 mol - 0,1 mol 0,3 mol
a. Zat yang berfungsi sebagai pereaksi pembatas adalah HCl

b. Karena, hasil bagi mol HCl dengan koefisiennya memiliki nilai yang
terkecil.
c. Pereaksi yang tersisa adalah Al(OH)3
d. Massa zat yang tidak bereaksi
Massa Al(OH)3 sisa = n x Mr
= 0,2 mol x 77,98 gr mol-1
= 15,59 gr
e. Massa garam yang terbentuk
Massa AlCl3 = n x Mr
= 0,1 mol x 133,33 gr mol-1
= 13,33 gr

24. Logam magnesium sebanyak 7,2 gram direaksikan dengan 5,6 gram gas
nitrogen pada temperatur tinggi, reaksinya adalah sebagai berikut.
Mg(s) + N2(g) → Mg3N2(s) (belum setara)
a. Pereaksi manakah yang merupakan pembatas dan pereaksi manakah yang
tersisa?
b. Berapa gram massa zat yang tidak bereaksi?
c. Berapa gram massa Mg3N2 yang terbentuk?
d. Berapa Jumlah massa zat setelah reaksi selesai?

Pembahasan:

| 259
3Mg(s) + N2(g) → Mg3N2(s)
7,2 gr 5,6 gr
n Mg = massa = 7,2 gr = 0,3 mol
Mr 24,31 gr mol-1
n N2 = massa = 5,6 gr = 0,2 mol
Mr 28 gr mol-1

3Mg(s) + N2(g) → Mg3N2(s)

Mula-mula 0,3 mol 0,2 mol -


Bereaksi 0,3 mol 0,1 mol
Sisa - 0,1 mol 0,1 mol

a. Pereaksi pembatas adalah Mg


Pereaksi yang tersisa adalah N2
Karena, nilai bagi mol Mg dengan koefisiennya lebih kecil dari nilai bagi
mol N2 dengan koefisiennya.

b. Massa zat yang tidak bereaksi


Massa N2 sisa = n x Mr
= 0,1 mol x 28 gr mol-1
= 2,8 gr

c. Massa Mg3N2 yang terbentuk


Massa Mg3N2 = n x Mr
= 0,1 mol x 100,95 gr mol-1
= 10,095 gr

d. Jumlah massa zat setelah reaksi selesai


Massa N2 sisa + Massa Mg3N2 = 2,8 gr + 10,095 gr = 12,895 gr

25. Misalnya dalam lambung si X terdapat asam klorida (HCl) 0,365 gram per
liter larutan. Jika setiap orang menghasilkan larutan HCl sebanyak 3 liter per

| 260
hari, tentukan berapa butir pil anti asam yang mengandung 260 miligram
Al(OH)3 per butirnya diperlukan untuk menetralkan asam tersebut!
Reaksinya sebagai berikut:
Al(OH)3(s) + HCl(aq) → AlCl3(aq) + H2O(l) (belum setara)

Pembahasan:
Al(OH)3(s) + 3HCl(aq) → AlCl3(aq) + 3H2O(l)
Massa HCl per hari = 3 x 0,365 gr = 1,095 gr

n HCl = massa = 1,095 gr = 0,03 mol


Mr 36,5 gr mol-1

n Al(OH)3 = koefisien Al(OH)3 x mol HCl


koefisien HCl
= 1 x 0,03 mol
3
= 0,01 mol
Massa Al(OH)3 = n x Mr
= 0,01 mol x 78 gr mol-1
= 0,78 gr

1 butir pil anti asam mengandung 0,26 gr Al(OH)3.


Jadi, 0,78 gr Al(OH)3 terdapat dalam 3 butir pil

B. Tulislah salah satu jawaban yang paling tepat di antara jawaban pada huruf
A, B, C, D, atau E

1. Massa dari 6,02 x 1023 atom-atom besi adalah …. (Ar Fe = 56)


A. 5,6 gram D. 56 gram
B. 11,2 gram E. 80 gram
C. 28 gram

Pembahasan:

| 261
1 mol unsur = 6,02 x 1023 atom unsur tersebut.
Massa 1 mol atom sama dengan massa atom relatif (Ar) atom tersebut dalam
gram.
Jadi, massa dari 6,02 x 1023 atom-atom besi adalah 56 gram. 56 adalah massa
atom relatif besi.
Jawaban: D

2. Diantara 1 gram senyawa berikut yang mengandung Jumlah molekul paling


sedikit adalah ….
A. H2 D. H2S
B. O2 E. CO2
C. N2

Pembahasan:

Jumlah molekul = n x 6,02 x 1023 molekul mol-1


Jumlah molekul = Massa x 6,02 x 1023 molekul mol-1
Mr
Jika dilihat dari persamaan diatas, Mr dan Jumlah molekul berbanding
terbalik. Maka yang memiliki Mr terbesar akan mengandung jumlah molekul
yang paling sedikit.
Dari jawaban diatas yang memiliki Mr terbesar adalah CO 2 yaitu 44. Sehingga
diperoleh:
Jumlah molekul = 1 gr x 6,02 x 1023 molekul mol-1
44 gr mol-1
= 0,137 x 1023 molekul
Jawaban: E

3. Banyaknya molekul dalam 20 gram CaCO3 (Ar C=12, O=16, Ca=40) adalah
….
A. 0,12 x 1023 D. 120 x 1023
B. 1,2 x 1023 E. 1.200 x 1023
C. 12 x 1023

| 262
Pembahasan:
n = Massa = 20 gr = 0,2 mol
Mr 100 gr mol-1

Jumlah molekul CaCO3 = 0,2 mol x 6,02 x 1023 molekul mol-1


= 1,2 x 1023 molekul
Jawaban: B

4. Massa dari 3,01 x 1020 atom unsur Cu adalah …. (Ar Cu = 63,5)

A. 0,003 gram D. 0,33 gram


B. 0,03 gram E. 3,3 gram
C. 0,3 gram
Pembahasan:

n = Jumlah partikel
6,02x1023 partikel mol-1
n = 3,01 x 1020 atom = 5 x 10-4 mol
6,02 x 10 atom mol-1
23

Massa Cu = n x Ar
= 0,0005 mol x 63,5 gr mol-1
= 0,03 gr
Jawaban: B

5. Volume 8,5 gram gas NH3 pada 0˚C 1 atm adalah ….


A. 2,8 liter D. 17,8 liter
B. 5,6 liter E. 22,4 liter
C. 11,2 liter

Pembahasan:
n = Massa = 8,5 gr = 0,5 mol
Mr 17 gr/mol

V STP = n x 22,4 liter mol-1


= 0,5 mol x 22,4 liter mol-1
= 11,2 L
Jawaban: C

| 263
6. Jika pada keadaan standar volume dari 2,8 gram gas sebesar 2,24 liter maka
massa molekul relatif gas tersebut adalah ….
A. 26 D. 32
B. 28 E. 34
C. 30

Pembahasan:
V STP = n x 22,4 liter mol-1
2,24 L = Massa x 22,4 liter mol-1
Mr
2,24 L = 2,8 gr x 22,4 liter mol-1
Mr
2,24 Mr = 62,72 gr mol-1
Mr = 62,72 gr mol-1
2,24
Mr = 28 gr mol-1
Jawaban: B

7. Volume 3 gram gas NO pada temperatur dan tekanan tertentu sama dengan 1
liter. Berapakah volume 16 gram O2 pada temperatur dan tekanan tersebut?
A. 5,0 liter D. 25 liter
B. 15,0 liter E. 30 liter
C. 22,4 liter

Pembahasan:

V1 = n1
V2 n2
n NO = Massa = 3 gr = 0,1 mol
Mr 30 gr mol-1

n O2 = Massa = 16 gr = 0,5 mol


Mr 32 gr mol-1
V NO = n NO
V O2 n O2
1 = 0,1
V O2 0,5
V O2 = 5 liter
Jawaban: A

| 264
8. Massa dari 3 x 1023 molekul suatu gas adalah 9 gram. Jika tetapan Avogadro =
6 x 1023 maka volume dari 4,5 gram gas tersebut pada keadaan standar adalah
….
A. 4 liter D. 8,2 liter
B. 5 liter E. 9,6 liter
C. 5,6 liter

Pembahasan:
n =
Jumlah molekul = 3 x 1023 molekul = 0,5 mol
6,02 x 1023 molekul mol-1 6 x 1023 molekul mol-1
Mr = Massa = 9 gr = 18 gr mol-1
n 0,5 mol

V STP = Massa x 22,4 liter mol-1


Mr
= 4,5 gr x 22,4 liter mol-1
18 gr mol-1
= 5,6 liter
Jawaban: C

9. Jika satu liter gas H2 bermassa 0,09 gram, pada tekanan dan temperatur yang
sama volume 0,17 gram gas NH3 (Ar H = 1, N = 14) sebanyak ….
A. 11 liter D. 0,22 liter
B. 2,2 liter E. 0,11 liter
C. 1,1 liter

Pembahasan:
n H2 = Massa = 0,09 gr = 0,045 mol
Mr 2 gr mol-1

n NH3 = Massa = 0,17 gr = 0,01 mol


Mr 17 gr mol-1

V H2 = n H2
V NH3 n NH3
1 = 0,045
V NH3 0,01
0,045 V NH3 = 0,01

| 265
V NH3 = 0,22 liter
Jawaban: D

10. Persentase nitrogen dalam CO(NH2)2 adalah …. (Ar H=1, C=12, N=14, O=16)
A. 63,6 % D. 31,8 %
B. 60,8 % E. 23,3 %
C. 46,6 %

Pembahasan:
Persentase N = 2 x Ar N x 100%
Mr CO(NH2)2
= 2 x 14 x 100%
60
= 46,6 %
Jawaban: C

11. Sebanyak 50 gram gula dilarutkan dalam 200 mL air (massa jenis air = 1
gram/mL). Persentase berat gula dalam air tersebut adalah ….
A. 4%
B. 10 %
C. 20 %
D. 25 %
E. 40 %

| 266
Pembahasan:

Kadar zat terlarut = massa zat terlarut x 100%


massa larutan
Persentase berat gula dalam air = massa gula x 100%
massa larutan
= 50 gr x 100%
(50+200)gr
= 20%
Jawaban: C

12. Ke dalam 100 gram larutan asam cuka 90% dimasukkan 125 mL air murni.
Persentase volume larutan asam cuka sekarang adalah ….
A. 40 % D. 70 %
B. 50 % E. 80 %
C. 60 %

Pembahasan:

Kadar zat X (%) = volume zat X x 100%


volume larutan
Persentase volume larutan asam cuka = 90 mL x 100% = 40%
(100+125)mL
Jawaban: A

13. Dalam 100 kg air laut terdapat 0,001 gram raksa. Kandungan raksa dalam air
laut tersebut adalah …. bpj

A. 0,0001 D. 0,1000
B. 0,0010 E. 1,0000
C. 0,0100

Pembahasan:

Kadar zat A = massa zat A x 106 bpj


massa larutan
Kadar raksa = 0,001 x 106 bpj
105
= 0,01 bpj
Jawaban: C

14. Kadar maksimal zat besi dalam air minum adalah 0,15 mg dalam 500 mL.
Apabila massa jenis air 1 gram/mL atau 1 kg/L maka kadar besi dalam bpj
adalah ….

A. 0,025 D. 0,300
B. 0,500 E. 0,250
C. 0,150

Pembahasan:
Massa zat besi = 0,15 mg = 0,00015 gr
Massa air = massa jenis air x volume
= 1 gr mL-1 x 500 mL
= 500 gr

Kadar zat A = massa zat A x 106 bpj


Kadar besi = massa larutan
0,00015 x 106 bpj = 0,3 bpj
500
Jawaban: D
15. Di laboratorium tersedia larutan HCl 0,8 M. Jika untuk suatu reaksi
dibutuhkan 0,2 mol HCl maka volume HCl yang digunakan adalah ….
A. 1,6 liter
B. 160 mL
C. 4 liter
D. 250 mL
E. 2,5 liter
Pembahasan:
M = n
V
0,8 M = 0,2 mol
V
-1
0,8 mol L V = 0,2 mol
V = 0,2
0,8 L-1

V = 0,25 L = 250 mL
Jawaban: D

16. Massa NaNO3 (Ar Na=23, N=14, O=16) yang diperlukan untuk membuat
1.000 mL larutan NaNO3 0,25 M adalah ...

A. 3,15 gram D. 42,50 gram


B. 17,10 gram E. 85,10 gram
C. 21,25 gram

Pembahasan :
Diket : V NaNO3 = 1000 mL
M NaNO3 = 0,25 M
(Ar Na =23, N = 14, O =16)
Dit : massa NaNO3 = . . . ?
Jawab :
Mr = 85
massa 1000
M = x
Mr V
massa 1000
0,25 = x
85 1000
Massa = 21,25 gram
Jadi, massa NaNO3 adalah 21,25 gram
Jawaban: C

| 26
17. Di antara larutan berikut yang mengandung jumlah mol zat terlarut paling
besar adalah....
A. 200 mL 0,25 M HCl D. 2 liter 0,05 M HCl
B. 500 mL 0,2 M HCl E. 250 mL 1,0 M HCl
C. 50 mL 2M HCl

Pembahasan :
A. 200 mL 0,25 M HCl
n
M=
V
n=MxV
= 0,25 x 0,2 = 0,05 mol

B. 500 mL 0,2 M HCl


n
M=
V
n=MxV
= 0,2 x 0,5 = 0,1 mol

C. 50 mL 2 M HCl
n
M=
V
n=MxV
= 2 x 0,05 = 0,1 mol

D. 2 L 0,05 M HCl
n
M=
V
n=MxV
= 0,05 x 2 = 0,1 mol

| 27
E. 250 mL 1 M HCl
n
M=
V
n=MxV
= 1 x 0,25 = 0,25 mol

Jadi, Jumlah mol terbesar adalah dari data 250 mL 1 M HCl yaitu 0,25 mol

Jawaban: E

18. Untuk mengubah 100 mL H2SO4 0,5 M menjadi H2SO4 0,2 M, ke dalamnya
perlu ditambahkan air sebanyak....
A. 250 mL D. 150 mL
B. 100 mL E. 400 mL
C. 200 mL

Pembahasan :
Diket : V 1 =100 mL
M1 = 0,5 M
M2 = 0,2 M
Dit : volume air = . . ?
Jawab :
V1M1 = V2M2
100 . 0,5 = V2 . 0,2
50 = 0,2 V2
V2 = 250 mL
Volume air = V2 – V1 =(250 -100) mL = 150 mL
Jadi, volume air adalah 150 mL
Jawaban: D

| 28
19. Asam nitrat pekat 63% dengan massa jenis 1,3 kg L -1 mempunyai
kemolaran ...
(Ar H=1, N=14, O=16)
A. 6,3 mol L-1 D. 13 mol L-1
B. 6,5 mol L-1 E. 63 mol L-1
C. 10 mol L-1

Pembahasan :
Diket : kadar HNO3 = 63%
ρ = 1,3 kg/L
(Ar H=1 ,N=14, O=16)
Dit : M=...?
Jawab :
Mr HNO3 = 63
massa larutan = 100 gram
m
V= 

100 gram
V larutan = 1,3 gram / mL = 76,92 mL

63
Massa HNO3 = x 100 gram = 63 gram
100

massa 1000
M= x
Mr V
63 1000
M= x 76,92
63
M = 13 mol L-1
Jadi, massa kemolaran HNO3 adalah 13 mol L-1
Jawaban: D

| 29
20. Volume larutan H2SO4 0,5 M harus dicampurkan dengan 60 mL larutan H2SO4
0,2 M agar diperoleh campuran yang konsentrasinya 0,32 M adalah ...
A. 20 mL D. 60 mL
B. 40 mL E. 80 mL
C. 50 mL

Pembahasan :
Diket : V1 = 60 mL
M1 = 0,2 M
M2 = 0,5 M
M3 = 0,32 M
Dit : V2 = . . . ?
Jawab :

M3 = V1M1 + V2M2
V1 + V2

0,32 = 60 x 0,2 + V2 x 0,5


60 + V2
0,32 V2 + 19,2 = 0,5 V2 + 12
0,32 V2 + 7,2 = 0,5x
0,18 V2 = 7,2
V2 = 40 mL
Jawaban: B

21. Suatu senyawa mempunyai rumus empiris (CHO 2)n dengan massa molekul
relatif 90 (Ar H=1, C=12, O=16). Rumus senyawa tersebut adalah ...
A. CHO2 D. C3H3O3
B. C2H2O2 E. C6H12O6
C. C2H2O4

| 30
Pembahasan :
Diket : rumus empiris = (CHO2)n
Mr = 90
(Ar H = 1, C = 12, O = 16)
Dit : rumus senyawa = . . ?
Jawab :
(CHO2)n = 90
(12+1+32)n = 90
(45)n = 90
n =2

Jadi, rumus senyawa adalah (CHO2)2 atau C2H2O4


Jawaban: C

22. Suatu senyawa hidrokarbon mempunyai 92,3% massa karbon. Jika 0,195
gram senyawa tersebut setelah diuapkan mempunyai volume 56 mL (STP)
maka rumus molekul senyawa tersebut adalah ... (Ar C=12, H=1)
A. C2H4 D. C2H2
B. C6H6 E. C2H6
C. C4H8

Pembahasan :

Diket : senyawa hidrokabon dengan kadar C sebesar 92,3%


Massa senyawa = 0,195 gram
Setelah diuapkan V = 56 mL (STP)
(Ar C = 12, H = 1)
Dit : rumus senyawa = . . . ?
Jawab :

| 31
Unsur C H
Persentase 92,3% 7,7%
Massa 92,3 7,7
Jumlah mol 92,3 = 7,7 mol 7,7 = 7,7 mol
12
1
Perbandingan mol 1 1

Rumus empiris = CH

V (STP) = massa x 22,4 L mol-1


Mr
0,56 L = 0,195 gr x 22,4 L mol-1
Mr
0,56 Mr = 4,368 gr mol-1
Mr = 78 gr mol-1

Rumus molekul : (CH)n = Mr


(12 + 1)n = 78
(13)n = 78
n=6
jadi, rumus empiris = (CH)6 atau C6H6
Jawaban: B

23. Sebanyak 57,1 gram hidrat dengan rumus CuSO4.xH2O dipanaskan sehingga
menghasilkan 31,9 gram CuSO4 sesuai persamaan reaksinya :
CuSO4.xH2O(s) → CuSO4(s) + xH2O (g)
Jika Ar H =1, O=16, S=32, Cu = 63,5 maka rumus hidrat tersebut adalah ...
A. CuSO4.3H2O D. CuSO4.6H2O
B. CuSO4.4H2O E. CuSO4.7H2O
C. CuSO4.5H2O

| 32
Pembahasan :
Massa CuSO4.xH2O(s) = 57,1 gram
Massa CuSO4(s) = 31,9 gram
Massa xH2O (g) = 25,2 gram

n CuSO4 = massa = 31,9 gr = 0,2 mol


Mr 159,5 gr mol-1

n CuSO4 = massa = 25,2 gr = 1,4 mol


Mr 18 gr mol-1

Jumlah mol CuSO4 : Jumlah mol H2O = 1 : x


0,2 : 1,4 =1:x
0,2 x = 1,4
x =7

Jadi, rumus hidrat adalah CuSO4. 7H2O


Jawaban: E

24. Sebanyak 27,6 gram kalium karbonat (K2CO3) habis bereaksi dengan larutan
asam klorida (HCl) sesuai reaksinya:
K2CO3 (s) + 2HCl (aq) → 2KCl (aq) + H2O (l) + CO2 (g)
Jika Ar C = 12, O = 16, K = 39, dan harga R= 0,082 atm L mol -1 K-1 maka
volume gas CO2 yang terbentuk pada temperatur 300 K dan tekanan 2 atm
adalah ...
A. 1,23 liter D. 12,3 liter
B. 2,46 liter E. 36,9 liter
C. 4,92 liter

Pembahasan :

| 33
Diket : massa K2CO3 = 27,6 gram
R = 0,082 L atm mol-1 K-1
T = 300 K
P = 2 atm
Dit : volume CO2 (g) = . . . ?
Jawab :
K2CO3 (s) + 2HCl (aq) → 2 KCl (aq) + H2O (l) + CO2 (g)
27,6 gr

n K2CO3 = massa = 27,6 gr = 0,2 mol


Mr 138,2 gr mol-1

n CO2 = koefisien CO2 x mol K2CO3


koefisien K2CO3
= 1 x 0,2 mol
1
= 0,2 mol

PV = n RT
2 atm . V = 0,2 mol x 0,082 L atm mol-1 K-1 x 300 K
2 atm . V = 4,92 L atm
V = 2,46 L

Jadi, volume CO2 adalah 2,46 L


Jawaban: B

25. Sebanyak 5,85 gram NaCl direaksikan dengan larutan Pb(NO3)2 hingga tepat
habis bereaksi , sesuai reaksi:
Pb(NO3)2 (aq) + 2 NaCl (s) → PbCl2 (s) + 2NaNO3 (g) massa endapan yang
dihasilkan adalah ...

| 34
(Ar N = 14, Na= 23, Cl= 35,5 , O = 16 , Pb= 207)
A. 4,25 gram D. 27,8 gram
B. 8,5 gram E. 42,5 gram
C. 13,9 gram

Pembahasan :
Diket : massa NaCl = 5,85 gram
Reaksi : Pb(NO3)2 (aq) + 2 NaCl (s) → PbCl2 (s) + 2 NaNO3 (g)
(Ar N = 14, Na = 23, Cl = 35,5, O = 16, Pb = 207)
Dit : massa PbCl2 (s) = . . .?
Jawab :
Mr NaCl = 58,5
1 mol
n NaCl = 5,85 gram x 58,5 gram = 0,1 mol

n PbCl2 = 1 x 0,1 mol = 0,05 mol


2

Mr PbCl2 = 278
278 gram
Massa PbCl2 = 0,05 mol x 1 mol
= 13,9 gram

Jadi, massa PbCl2 adalah 13,9 gram


Jawaban: C

26. Sebanyak 3,9 gram kalium dicelupkan pada asam klorida menurut reaksi,
2K (s) + 2HCl (aq) → 2KCl (aq) + H2 (g)
Pada akhir reaksi , gas H2 yang terbentuk diukur pada keadaan standar
adalah ...
(Ar K = 39, Cl = 35,5 , H= 1)

| 35
A. 448 liter D. 11,2 liter
B. 224 liter E. 1,12 liter
C. 22,4 liter

Pembahasan :
Diket : massa K = 3,9 gram
Reaksi : 2 K (s) + 2 HCl (aq) → 2 KCl (aq) + H2 (g)
(Ar H = 1, K = 39, Cl = 35,5)
Dit : V H2 (standar) = . . . ?
Jawab :
1 mol
n K = 3,9 gram x 39 gram = 0,1 mol

n H2 = ½ x 0,1 mol = 0,05 mol

1 mol H2 (g) = 22,4 L (0o C, 1 atm)


22,4 L
V = 0,05 mol x 1 mol = 1,12 L

Jadi, volume H2 (g) adalah 1,12 L


Jawaban: E

27. Untuk menghabiskan asam sulfat (H 2SO4) 50 mL 0,1 M diperlukan kalium


hidroksida 0,1 M sebanyak . . . (Ar H = 1, O = 16, S = 32, K = 39).
Reaksi: 2KOH (aq) + H2SO4 (aq) → K2SO4 (aq) + 2H2O (l)

A. 50 mL D. 200 mL
B. 100 mL E. 250 mL
C. 150 mL

Pembahasan :
Diket : V H2SO4 = 50 mL

| 36
M H2SO4 = 0,1 M
M KOH = 0,1 M
Reaksi : 2 KOH (aq) + H2SO4 (aq) → K2SO4 (aq) + 2 H2O (l)
(Ar H = 1, O = 16, S = 32, K = 39)
Dit : V KOH = . . ?
Jawab :
V KOH = koefisien KOH x V H2SO4
koefisien H2SO4
= x 50 mL
= 100 mL

Jadi, volume KOH adalah 100 mL


Jawaban: B

28. Sebanyak 50 mL larutan amonium sulfat 2 M direaksikan dengan 100 mL


larutan kalium hidroksida 3 M , reaksinya:
(NH4)2SO4 (aq) + 2KOH (aq) → K2SO4 (aq) + 2H2O (l) + 2NH3 (g).
Pada keadaan standar , gas amoniak yang terbentuk sebanyak ...
A. 8,96 liter D. 4,48 liter
B. 6,72liter E. 2,24 liter
C. 5,60 liter

Pembahasan :
Diket : V (NH4)2SO4 (aq) = 50 mL
M (NH4)2SO4 (aq) = 2 M
V KOH (aq) = 100 mL
M KOH (aq) = 3 M
Dit : massa NH3 (g) (0o C, 1atm) = . . . ?
Jawab :

(NH4)2SO4 (aq) + 2 KOH (aq) → K2SO4 (aq) + 2 H2O (l) + 2 NH3 (g)

| 37
Mula-mula 0,1 mol 0,3 mol
Bereaksi 0,1 mol 0,1 mol 0,1 mol 0,2 mol 0,2 mol
Sisa - 0,2 mol 0,1 mol 0,2 mol 0,2 mol

n (NH4)2SO4 (aq) = 0,05 L x 2 mol L-1 = 0,1 mol


n KOH= M x V = 3 M x 0,1 L = 0,3 mol
n NH3 (g) = 2/1 x 0,1 mol = 0,2 mol

22,4 L
V NH3 (g) = 0,2 mol x 1 mol = 4,48 L

Jadi, volume NH3 (g) adalah 4,48 L


Jawaban: D

29. Larutan K2CO3 1 M sebanyak 100 mL direaksikan dengan 150 mL larutan


HCl 2 M, reaksinya :
K2CO3 (aq) +2HCl (aq) → 2 KCl (aq) + H2O (l) + CO2 (g)
Volume gas CO2 yang terbentuk dihitung pada keadaan tertentu dimana
volume dari 0,2 mol O2 = 4 liter, adalah . . .
A. 4 liter D. 1 liter
B. 3 liter E. 0,5 liter
C. 2 liter

Pembahasan :
Diket : V K2CO3 (aq) = 100 mL
M K2CO3 (aq) = 1 M
V HCl (aq) = 150 mL
M HCl (aq) = 2 M
0,2 mol O2 = 4 liter
Reaksi : K2CO3 (aq) + 2 HCl (aq) → 2 KCl (aq) + H2O (l) + CO2 (g)
Dit : V CO2 (g) = . . ?

| 38
Jawab :
n K2CO3 (aq) = M x V
= 0,1 M x 1 L = 0,1 mol

n CO2 (g) = koefisien CO2 x mol K2CO3


koefisien K2CO3
= 1 x 0,1 mol = 0,1 mol
1

V CO2 n CO 2
=
V O2 n O2

V CO2 0,1 mol


= 0,2 mol
4L

V CO2 = 2 L

Jadi, volume CO2 adalah 2 L


Jawaban: C

30. Soal salah

C. Isilah titik- titik di bawah ini dengan tepat !

1. Jumlah mol 135 gram kaleng aluminium adalah . . .


(Ar Al = 27)
Pembahasan :
Diket : massa Al = 135gram
Ar Al = 27

| 39
Dit : n Al = . . .?
Jawab :
1 mol
n Al = 135 gram Al x 27 gram = 5 mol

2. Jumlah atom emas yang ada dalam 19,7 gram batangan emas adalah . .
(Ar Au = 197)
Pembahasan :
Diket : massa Au = 19,7 gram
Ar Au = 197
Dit : Jumlah atom = . . . ?
Jawab :
1 mol
n Au = 19,7 gram x 197 gram = 0,1 mol

atom
Jumlah atom Au = 0,1 mol x 6,02 x 1023 = 6,02 x 1022 atom
mol

3. Massa silikon yang terkandung dalam 0,2 mol chip silikon adalah . .
(Ar Si = 28)
Pembahasan :
Diket : n Si = 0,2 mol
Ar Si = 28
Dit : massa Si = . . .?
Jawab :
massa
n=
Ar
massa
0,2 mol = 28 gr / mol

Massa = 5,6 gram

| 40
4. Jumlah atom perak yang terkandung dalam 2,16 gram sendok perak adalah . .
(Ar Ag = 108)
Pembahasan :
Diket : massa Ag = 2,16 gram
Ar Ag = 108
Dit : Jumlah atom = . . . ?
Jawab :
1 mol
n Ag = 2,16 gram x 108 gram = 0,02 mol

atom
Jumlah atom Ag = 0,02 mol x 6,02 x 1023 = 1,204 x 1022 atom
mol

5. Jumlah molekul yang terdapat dalam 0,56 L gas H2 pada STP adalah . . .
Pembahasan :
Diket : V H2 (g) = 0,56 L (STP)
Dit : Jumlah molekul = . . ?
Jawab :
V STP = n x 22,4 L mol-1
0,56 L = n x 22,4 L mol-1
n = 0,025 mol

6,02 x 10 23 molekul
Jumlah molekul = 0,025 mol x = 1,505 x 1022 molekul
1 mol

D. Jodohkan pertanyaan-pertanyaan 1 sampai 10 dengan angka-angka yang


terdapat dalam lingkaran a sampai k!
1. Jumlah atom 1,12 gram besi (Ar Fe = 56).
Pembahasan:

Jumlah atom = n x 6,02x1023 atom mol-1


Jumlah atom = Massa x 6,02x1023 atom mol-1
Mr
Jumlah atom = 1,12 gr x 6,02 x 1023 atom mol-1

| 41
56 gr mol-1
= 0,1204 x 1023 atom
= 12 x 1021 atom
Jawaban: K
2. Massa 0,25 mol kalium karbonat (CaCO3) dalam gram (Ar C=12, O=16,
Ca=40).
Pembahasan:

MassaCaCO
Massa = n 3x=Mrn x Mr
= 0,25 mol x 100 gr mol-1
= 25 gr
Jawaban: I

3. Volume 3 gram gas etana (C2H6) pada 273 K, 76 cmHg dalam liter.
Pembahasan:

1 atm
PV .=Vn R T = 3 gr x 0,082 L atm mol-1K-1 x 273 K
30 gr mol-1
30 V = 67,158 L
V = 67,158 L
30
V = 2,24 L Jawaban: D
4. Jumlah mol 294 gram asam sulfat (H2SO4) (Ar H=1, O=16, S=32).
Pembahasan:

n = massa
n H2SO4 = Mr
294 gr = 3 mol
98 gr mol-1
Jawaban: F
5. Jumlah mol 15,05 x 1023 ion Ag+.
Pembahasan:

n = Jumlah partikel
6,02x1023 partikel mol-1

Jumlah mol perak = 15,05 x 1023 ion = 2,5 mol


6,02x1023 ion mol-1
Jawaban: E

| 42
6. Molaritas 198 gram natrium iodat (NaIO3) dalam 200 mL larutan (Ar Na=23,
I=127, O=16).
Pembahasan:

M = n
V
M = massa x 1000
Mr V
= 198 gr x 1000
-1
198 gr mol 200 L
= 5 mol L-1
Jawaban: H

7. Massa natrium karbonat (Na2CO3) yang dihasilkan dari pemanasan 2,1 gram
natrium bikarbonat (NaHCO3) menurut persamaan reaksi:
2 NaHCO3 → Na2CO3 + CO2 + H2O
(Ar H=1, C=12, O=16, Na=23).
Pembahasan:
2 NaHCO3 → Na2CO3 + CO2 + H2O
2,1 g
n NaHCO3 = Massa = 2,1 gr = 0,025 mol
-1
Mr 84 gr mol
n Na2CO3 = Koefisien Na2CO3 x NaHCO3
Koefisien NaHCO3
= 1 x 0,025 mol
2
= 0,0125 mol

Massa Na2CO3 = n x Mr = 0,0125 mol x 106 gr mol-1 = 1,325 gr

Jawaban: C

8. Volume gas amoniak (NH3) dalam liter yang dihasilkan dari reaksi 2 liter gas
nitrogen (N2) dan 7 liter gas hidrogen (H2) pada STP.
Pembahasan :
N2 (g) + 3 H2 (g) → 2 NH3 (g)
2L

| 43
V N2 = n x 22,4 L mol-1
2L = n x 22,4 L mol-1
n = 0,09 mol
n NH3 = koef NH3 x n N2
koef N2
n NH3 = 2 x 0,09 mol = 0,18 mol
1
V=nxM
V NH3 = 0,18 mol x 22,4 L mol-1
=4L Jawaban: G
9. Kadar gas karbon monoksida (CO) (dalam bpj) dalam udara yang
mengandung 0,00010% gas karbon monoksida (CO).

Pembahasan :
Diket : kadar CO (g) = 0,00010%
Dit : kadar CO (g) dalam bpj = . . . ?
Jawab :

Kadar zat A = x 106 bpj

0,0001
Kadar CO (g) = x 106 bpj = 1 bpj (a)
100
Jawaban: A

10. Massa oksigen (O2) dalam gram yang bersenyawa dengan 6,19 logam X yang
membentuk oksida X2O5. (Ar X =122, O =16 )

Pembahasan :
Diket : massa logam X = 6,19 gram

| 44
Oksida X2O5
(Ar X = 122, O = 16)
Dit : massa O2 = . . . ?
Jawab :
5/2 O2 (g) + 2 X (s) → X2O5
1 mol
nX = 6,19 gram x 122 gram = 0,0507 mol

5/ 2
n O2 (g) = x 0,0507 mol = 0,0634 mol
2
massa O2 = n x Mr
= 0,0634 mol x 32 gr mol-1
= 2,029 gram

Jadi, massa O2 (g) adalah 2,029 gram

Jawaban

1 1,325 2 2,24

a b c d

2,50 3 4 5

e f g h

25 50 12x1021

i j k

| 45
JUDUL BUKU : KIMIA MENGKAJI FENOMENA ALAM
PENULIS : ARIFATUN ANIFAH SETYAWATI
PENERBIT : CEMPAKA PUTIH

SOAL DAN JAWABAN


(Hukum-Hukum Dasar Kimia)

Tugas Kelompok (halaman 83)


Jawablah soal-soal berikut!

1. Pupuk urea CO(NH2)2 mengandung Nitrogen 42%. Jika Mr Urea = 60 dan Ar N


= 14. Berapa kemurnian pupuk urea sebesar…….

Penyelesaian:
% urea Mr urea

%N 2  Ar N

% urea 60 gr / mol

42 % 28 gr / mol

60 gr / mol
% urea   42%
28 gr / mol

= 90 %

| 46
2. Berapa volume gas hidrogen yang diperlukan untuk bereaksi dengan gas
oksigen agar diperoleh 50 L uap air?

Penyelesaian:
Menurut Gay Lussac, 2 volume gas hidrogen bereaksi dengan 1 volume gas
oksigen membentuk 2 volume uap air.
Jadi, jika diperoleh 50 L uap air maka volume gas hidrogen yang diperlukan
juga 50 L dan gas oksigen 25 L. Karena perbandingan volume gas hidrogen dan
oksigen dalam reaksi tetap, yakni 2:1.

3. Berapa perbandingan massa magnesium dengan massa oksigen jika terbakar


sempurna menghasilkan 21 g magnesium oksida?

Penyelesaian:
Mg + ½ O2 → MgO
n MgO = = = 0,525 mol
n Mg = x n MgO = x 0,525 mol = 0,525 mol
massa MgO = n MgO x Mr MgO = 0,525 mol x 40 gr/mol= 12,6 gr
n O2 = x n MgO = x 0,525 mol = 0,2625 mol
massa O2 = n O2 x Mr O2 = 0,2625 mol x 32 gr/mol= 8,4 g
Maka perbandingan massa Mg dan O2 adalah = 12,6 : 8,4
= 3,15 : 2,1

4. Kadar maksimum zat besi dalam air minum yaitu 0,15 mg dalam 500 mL.
Nyatakan kadar tersebut dalam bpj.

Penyelesaian:
Massa air = massa jenis x volume
= 1 gr/mL x 500 mL
= 500 gr
Massa besi = 0,15 mg

| 47
= 0,00015 g
Kadar besi = x 106 bpj
= x 106
= 0,3 bpj

5. Soal salah

Ulangan Harian (halaman 84)

| 48
A. Pilihlah jawaban yang tepat!

1. Teori yang dikemukakan oleh Joseph Louis Proust mengenai hukum


perbandingan tetap yaitu…..
a. Massa zat sebelum reaksi sama dengan massa setelah reaksi.
b. Perbandingan massa unsur-unsur penyusun suatu senyawa selalu tetap.
c. Apabila dua unsur dapat membentuk lebih dari satu senyawa, massa salah
satu unsur tersebut tetap, maka perbandingan massa unsur yang lain dalam
senyawa-senyawa tersebut merupakan bilangan bulat dan sederhana.
d. Semua gas yang direaksikan dengan hasil reaksi, diukur pada suhu dan
tekanan yang sama.
e. Pada suhu dan tekanan yang sama perbandingan volume gas-gas yang
bereaksi dan hasil reaksi berbanding sebagai bilangan bulat.
Jawaban: B

2. Hasil dari percobaan yang dilakukan oleh Joseph Louis Proust dalam
membuktikan hukum perbandingan tetap adalah…..
a. Massa hidrogen dan massa oksigen yang terkandung dalam air memiliki
perbandingan yang tetap yaitu 1:8.
b. Massa hidrogen dan massa oksigen yang terkandung dalam air memiliki
perbandingan yang tetap yaitu 8:1.
c. Massa hidrogen dan massa oksigen yang terkandung dalam air memiliki
perbandingan yang tetap yaitu 3:8.
d. Massa hidrogen dan massa oksigen yang terkandung dalam air memiliki
perbandingan yang tetap yaitu 8:3.
e. Massa hidrogen dan massa oksigen yang terkandung dalam air memiliki
perbandingan yang tetap yaitu 1:3.

Penyelesaian:

| 49
2H2O + O2 → 2H2O
4 32
1 8 Jawaban: A

3. Serbuk besi sejumlah 28 g (Ar Fe=56) direaksikan dengan 20 g belerang


(Ar S=32) sesuai reaksi Fe + S → FeS. Zat yang tersisa sesudah reaksi selesai
yaitu……
a. 2 g belerang d. 8 g besi
b. 4 g belerang e. 14 g besi
c. 7 g besi

Penyelesaian:
n Fe = nS=
20 gr
= = 32 gr / mol
= 0,5 mol = 0,625 mol
Fe + S → FeS
m 0,5 0,625
b 0,5 -0,5 +0,5

s - 0,125 0,5
zat yang tersisa sesudah reaksi selesai yaitu:
massa S
nS = Ar S

0,125 mol =
Massa S = 4 g besi
Jawaban: B
4. Perbandingan massa karbon dengan oksigen dalam karbon dioksida 3:8. Jika 10
g karbon direaksikan tuntas dengan 10 g oksigen, pada akhir reaksi
terdapat……
a. 11 g karbon dioksida dan 9 g sisa pereaksi

| 50
b. 13 g karbon dioksida dan 7 g sisa pereaksi
c. 13 g karbon dioksida dan 2 g sisa pereaksi
d. 13,75 g karbon dioksida dan 6,25 g sisa pereaksi
e. 20 g karbon dioksida

Penyelesaian:
C + O2 → CO2
Perbandingan massa : 3 8
Massa mula-mula : 10 g 10 g
Massa bereaksi : 3g 8g 11 g
Massa zat yang terjadi : 7g 2g 11 g
Jawaban : A

5. Berikut yang sesuai dengan teori hukum kekekalan massa yang dikemukakan
oleh Lavoisier yaitu……
a. 3 g oksigen + 6 g karbon =18 g karbon dioksida
b. Perbandingan oksigen dan hidrogen yaitu 1:8
c. Perbandingan oksigen dan hidrogen yaitu 8:1
d. 47 g oksigen + 56 g karbon =103 g karbon dioksida
e. Perbandingan oksigen dan karbon yaitu 8:1

Penyelesaian:
47 g oksigen + 56 g karbon =103 g karbon dioksida
Jawaban: D
6. Sebanyak 9 g magnesium terbakar sempurna menghasilkan 21 g magnesium
oksida. Perbandingan massa magnesium dengan massa oksigen yaitu…..
a. 3:1 d. 2:3
b. 3:2 e. 4:3
c. 3:4

| 51
Penyelesaian:
Mg + O2 → MgO
9 g + 12 g → 21 g
3 : 4
Jadi, Perbandingan massa magnesium dengan massa oksigen yaitu 3:4.
Jawaban:C

7. soal salah

8. Ketika 6 g magnesium dibakar diudara terbuka, diperoleh 10 g magnesium


oksida. Gas oksigen di udara yang diperlukan pada pembakaran magnesium
tersebut yaitu……
a. 4 g d. 16 g
b. 6 g e. 20 g
c. 10 g

Penyelesaian:
1
Mg + O2 → MgO
2
6g + x → 10 g

x = 10 6

= 4g
Jadi, Gas oksigen di udara yang diperlukan pada pembakaran magnesium
yaitu 4 g.
Jawaban:A
9. Dibawah ini yang sesuai dengan teori Dalton tentang hukum perbandingan
berganda, yaitu…..
a. Massa zat sebelum dan sesudah yaitu tetap.
b. Perbandingan massa unsur-unsur penyusun suatu senyawa selalu tetap.

| 52
c. Apabila dua unsur dengan massa salah satu unsur dibuat tetap (sama).
Beberapa senyawadengan perbandingan massa unsur yang lain berupa
bilangan bulat dan sederhana.
d. Semua gas yang direaksikan dengan hasil reaksi, diukur pada suhu dan
tekanan yang sama.
e. Pada suhu dan tekanan yang sama perbandingan volume gas-gas yang
bereaksi dan hasil reaksi berbanding sebagai bilangan bulat.
Jawaban:C

10. Hukum perbandingan volume yang dinyatakan oleh Gay Lussac dinyatakan
dengan ……
a. P1V1 = P2V2 , pada P,T sama
V1 V2
b.  , pada P,T sama
n1 n2

P1V1 PV
c.  2 2 , pada P,T sama
T1 T2

d. n1= n2 , pada P,T sama


e. PV = nRT
Jawaban: B

11. Sebanyak 10 mL gas XaYb diperoleh dari reaksi 5 mL gas X 2 dengan 15 mL gas
Y2. Harga a dan b dalam rumus XaYb yang benar yaitu…..
a. 1 dan 2 d. 3 dan 1
b. 1 dan 3 e. 2 dan 3
c. 2 dan 1
Penyelesaian:
X2 + Y2 → XaYb
5 mL + 15 mL → 10 mL
Perbandingan 1 : 3
Dari perbandingan volume X2 dan Y2 dapat diperoleh harga a dan b dalam XaYb

| 53
adalah 1 : 3.
Jawaban:B

12. Sebanyak gas A2 bereaksi dengan 3 L gas B2 menghasilkan gas A2B3


sebanyak……
a. 2 L d. 5 L
b. 3 L e. 6 L
c. 4 L

Penyelesaian:
A 2 + B2 → A2B3
3L
2A2 + 3B2 → 2A2B3
V A2 B3 = x V B2
= x 3L
= 2L
Maka, gas A2B3 dihasilkan sebanyak 2 L
Jawaban: A

13. Pada reaksi metana (CH4) dengan oksigen (O2) dihasilkan karbon dioksida
(CO2) dan uap air (H2O). Pada reaksi tersebut……
a. 1 L CH4 setara dengan 1 L O2
b. 1 L CH4 setara dengan 1 L CO2
c. 2 L CO2 setara dengan 1 L O2
d. 2 L CO2 setara dengan 2 L H2O
e. 4 L CO2 setara dengan 4 L O2

Penyelesaian:
CH4 + 2O2 → CO2 + 2H2O

| 54
Berdasarkan Hukum Perbandingan Volume (Hukum Gay Lussac) menyatakan
perbandingan volume gas sesuai dengan perbandingan koefisien reaksi.
Jadi, berdasarkan penyetaraan diatas dapatdisimpulkan bahwa 1 L CH4 setara
dengan 1 L CO2.
Jawaban: B

14. Jika 5 L gas C2H6 dibakar sempurna sesuai reaksi:


2C2H6 + 7O2 → 4CO2 + 6H2O maka pada P dan T yang sama gas CO 2 yang
dihasilkan maksimum sebanyak…...
a. 2,5 L d. 10 L
b. 5 L e. 14 L
c. 6 L

Penyelesaian:
Volume CO2 = x Volume C2H6
= x5L
= 10 L
Jawaban: D

15. Direaksikan 4 dm3 gas nitrogen dan gas hidrogen menghasilkan gas amoniak.
Volume gas amoniak yang dihasilkan…..
a. 1 dm3 d. 6 dm3
b. 2 dm3 e. 8 dm3
c. 4 dm3
Penyelesaian:
N2 + 3H2 → 2NH3
4 dm3
V NH3 = x Volume N2
= x 4 dm3
= 8 dm3

| 55
Jawaban: E

16. Jika 20 cm3 gas yang mengandung nitrogen dan oksigen pada pemanasan terurai
menjadi 40 cm3 gas nitrogen dioksida dan 10 cm 3 gas oksigen dengan
pemanasan reaksi: NxOy → NO2 + O2 maka rumus senyawa tersebut yaitu…
a. NO d. N2O4
b. N2O e. N2O5
c. NO2

Penyelesaian:
NxOy → NO2 + O2
20 40 10
2 4 1

Maka pers:
2NxOy → 4NO2 + O2
Untuk N, maka 2x = 4 Untuk O, maka 2y = 10
x=2 y =5
Jadi, rumus senyawa yaitu N2O5
Jawaban: E

17. Pada reaksi pembakaran gas CxHy dengan oksigen (O2) ternyata dihasilkan gas
CO2 dan uap air (H2O) dengan volume yang sama. Maka dimungkinkan gas
CxHy tersebut yaitu…..
a. CH4 d. C2H6
b. C2H2 e. C3H8
c. C2H4

Penyelesaian:
CxHy + O2 → xCO2 + yH2O

| 56
Jumlah atom C = x = n
Jumlah atom H = 2y = 2n
Jadi persamaan :
CnH2n + O2 → nCO2 + H2O
Kemungkinan gas CxHy tersebut yaitu CnH2n = C2H4
Jawaban : C

18. Gas hidrogen yang diperlukan untuk bereaksi dengan gas oksigen agar
diperoleh 30 L uap air yaitu……
a. 15 L d. 20 L
b. 30 L e. 10 L
c. 60 L

Penyelesaian:
Menurut Gay Lussac, 2 volume gas hidrogen bereaksi dengan 1 volume gas
oksigen membentuk 2 volume uap air.
Jadi, jika diperoleh 30 L uap air maka volume gas hidrogen yang diperlukan
juga 30 L dan gas oksigen 15 L. Karena perbandingan volume gas hidrogen
dan oksigen dalam reaksi tetap, yakni 2:1.
Jawaban: B
19. Jika Ar: C=12, O=16, dan Ca=40. Maka kadar C dalam 100 g CaCO3 yaitu…..
a. 12 g d. 32 g
b. 24 g e. 16 g
c. 8 g
Penyelesaian:
Massa C = x massa CaCO3
= x 100 g
= 12 g
Kadar C = x 100%
= x 100%

| 57
= 12%
Jawaban: A

20. Perbandingan massa oksigen di dalam senyawa NO2 dan N4O6 adalah…..
a. 3:4 d. 2:3
b. 4:3 e. 1:2
c. 3:2

Penyelesaian:
NO2 → N : O N4O6 → N : O
1 : 2 4 : 6
N2O4 → N : O N2O3 → N : O
2 : 4 2 : 3
N2O4 : N2O3 = O4 : O3
4 : 3
Jawaban: B
21. Contoh hukum perbandingan berganda Dalton yaitu…..
a. CO2 dan NO2 d. NaCl dan AlCl
b. NO3 dan SO3 e. FeO dan FeS
c. PO3 dan PO4
Jawaban: C

22. Sebanyak 4 g hidrogen direaksikan dengan 24 g oksigen. Massa air yang


terbentuk yaitu…..
a. 14 g d. 17 g
b. 15 g e. 18 g
c. 16 g
Penyelesaian:

H2 + 1 O2 → H2O
2

| 58
Perbandingan massa = 1 : 8
Massa zat mula-mula = 4 g : 24 g
Massa zat yang bereaksi = 3 g : 24 g 27 g
Jadi, massa H2O yang terbentuk 27 gram

23. Perbandingan massa Fe : massa S yaitu 7:4, untuk membentuk senyawa besi
sulfida. Apabila 30 g Fe dan 4 g S dibentuk menjadi senyawa sulfida maka
massa besi sulfida yaitu……
a. 11 g d. 14 g
b. 12 g e. 15 g
c. 13 g
Penyelesaian:
Fe + S → FeS
Perbandingan massa = 7 : 4
Massa zat mula-mula = 30 g : 4 g
Massa zat yang bereaksi = 7g : 4g
Massa zat yang terjadi = 23 g _ 11 g
Jadi, massa zat besi sulfida yaitu 11 g
Jawaban: A

24. Gas belerang direaksikan dengan gas oksigen menurut persamaan reaksi:
SO2 + O2 → SO3. Apabila volume diukur pada suhu dan tekanan yang sama
maka perbandingan volume gas SO2 : O2 : SO3 yaitu……
a. 1:1:1 d. 2:1:2
b. 1:2:1 e. 3:2:1
c. 2:1:1

Penyelesaian:
2SO2 + O2 → 2SO3
2 : 1 : 2

| 59
Pada T dan P sama, sehingga perbandingan jumlah mol sesuai dengan
perbandingan volume.
Maka, n2SO2 : nO2 : n2SO3
= 2 : 1 : 2
Jawaban: D

25. Perbandingan massa unsur-unsur penyusun suatu senyawa selalu tetap


merupakan teori yang dikemukakan oleh…..
a. Lavoisier d. Gay Lussac
b. Dalton e. Avogadro
c. Proust
Jawaban: C

26. Unsur S dan O dapat membentuk senyawa SO3 dan SO4. Pada massa oksigen
yang sama, perbandingan massa unsur O pada kedua unsur tersebut yaitu…..
a. 4:3 d. 3:2
b. 3:4 e. 1:2
c. 2:3

Penyelesaian:
SO3 : SO4
O3 : O4
3 : 4
Jawaban: B

27. Persamaan reaksi aFe2O3 + bCO → cFe + dCO2 akan memenuhi hukum
Lavoiser jika a, b,c,dan d berturut-turut……
a. 2,3,1,3 d. 3,2,1,3
b. 1,3,2,3 e. 1,2,3,1
c. 1,2,3,1

| 60
Penyelesaian:
Fe2O3 + 3CO → 2Fe + 3CO2
Jawaban: B

28. Berdasarkan persamaan reaksi (pada T,P) sama:


KI + H2SO4 → K2SO4 +SO2 + H2O + I2 maka perbandingan volumenya
yaitu…...
a. 1:1:2:2:2:1 d. 2:2:1:1:1:2
b. 1:1:2:2:1:2 e. 2:2:1:1:2:1
c. 2:1:2:1:2:1

Penyelesaian:
2KI + 2H2SO4 → K2SO4 +SO2 + 2H2O + I2
Jawaban: E

29. Diketahui reaksi C + O2 → CO2


Massa atom C Massa atom O
12 g 32 g
9g 24 g
Perbandingan massa unsur C dan massa unsur O dalam senyawa CO2
yaitu……
a. 3:8 d. 4:3
b. 8:3 e. 1:2
c.3:4

Penyelesaian:
C + O2 → CO2
12 g 32 g

| 61
9g 24 g
:3
3 : 8
Jawaban: A

30. Soal salah

B. Jawablah dengan singkat dan jelas (halaman 88)

1. Jelaskan percobaan yang dilakukan oleh Dalton dalam merumuskan hukum


perbandingan berganda!

Jawab:
Komposisi kimia ditunjukkan oleh rumus kimianya. Dalam senyawa seperti air,
dua unsur bergabung dan masing-masing menyumbangkan sejumlah atom
tertentu untuk membentuk suatu senyawa. Dari dua unsur dapat dibentuk
beberapa senyawa dengan perbandingan berbeda-beda. Misalnya, belerang
dengan oksigen dapat membentuk senyawa SO2 dan SO3.
Dalton menyelidiki perbandingan unsur-unsur tersebut pada setiap senyawa dan
mendapatkan suatu pola keteraturan. Pola tersebut dinyatakan sebagai “Hukum
perbandingan berganda yaitu: apabila dua unsur dapat membentuk lebih dari

| 62
satu senyawa, massa salah satu unsur tersebut tetap (sama) maka perbandingan
massa unsur yang lain dalam senyawa-senyawa tersebut merupakan bilangan
bulat dan sederhana.”

2. Jelaskan percobaan yang dilakukan oleh Proust dalam merumuskan hukum


perbandingan tetap!

Jawab:
Ada berbagai senyawa yang dibentuk oleh dua unsur atau lebih, sebagai contoh
air (H2O). Air dibentuk oleh dua unsur yaitu unsur hidrogen dan oksigen.
Bagaimana kita mengetahui massa unsur hidrogen dn oksigen yang terdapat
dalam air? Seorang ahli kimia Prancis yang bernama Joseph Louis Proust
(1754-1826) mencoba menghubungkan hidrogen dan oksigen untuk membentuk
air .

TABEL 5.1 Hasil Eksperimen Proust

Massa Hidrogen Massa Oksigen Massa air yang Sisa Hidrogen


Yang direaksikan Yang direaksikan Terbentuk
Atau Oksigen
(g) (g) (g)
(g)
1 8 9 -
2 8 9 1 g hidrogen
1 9 9 1 g oksigen
2 16 18 -

Dari tabel di atas terlihat, bahwa setiap 1g gas hidrogen bereaksi dengan 8g
oksigen menghasilkan 9g air. Hal ini membuktikan bahwa massa hidrogen dan
oksigen yang terkandung dalam air memiliki perbandingan yang tetap yaitu 1:8,
berapapun banyaknya air yang terbentuk. Dari percobaan yang dilakukannya,
Proust mengemukakan teorinya yang terkenal dengan sebutan hukum
perbandingan tetap , yang berbunyi :
“Perbandingan massa unsur-unsur penyusun suatu senyawa selalu sama”.

| 63
3. Berikan contoh dan jelaskan suatu fenomena yang mendasari tercetusnya
hukum kekekalan massa oleh Lavoisier!

Jawab:
Antoine Laurent Lavoisier (1743 – 1794) seorang ahli kimia berkebangsaan
Perancis telah menyelidiki hubungan massa zat sebelum dan sesudah reaksi.
Lavoisier menimbang zat- zat sebelum bereaksi kemudian menimbang hasil-
hasil reaksinya. Ternyata massa zat sebelum dan sesudah reaksi selalu sama.
Akan tetapi, perubahan- perubahan materi umumnya berlangsung dalam sistem
terbuka sehingga apabila hasil reaksi ada yang meninggalkan sistem (seperti
pembakaran lilin) atau apabila suatu zat dari lingkungan diikat (seperti proses
perkaratan besi yang mengikat oksigen dari udara) maka seolah- olah massa zat
sebelum dan sesudah reaksi menjadi tidak sama.
Sebagai contoh, Antoine Laurent Lavoisier melakukan percobaan terhadap
merkuri cair dan oksigen sehingga terbentuk merkuri oksida yang berwarna
merah, Lavoisier mengambil kesimpulan yang dikenal dengan Hukum
Kekekalan Massa yaitu ;
“ massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah tetap .“
Contoh :
Hidrogen + oksigen → air
4g 32 g 36 g

4. Apa kesimpulan dari percobaan yang dilakukan Gay Lussac?

Jawab:
Kesimpulan dari percobaan Gay Lussac adalah “semua gas yang direaksikan
dengan hasil reaksi, diukur pada suhu dan tekanan yang sama atau (T,P) yang
sama.

5. Perbandingan massa unsur magnesium dan oksigen dalam senyawa magnesium


oksida (MgO) yaitu 3 : 2. Jika 4 gram magnesium direaksikan untuk

| 64
membentuk senyawa magnesium oksida, berapa massa oksigen yang diperlukan
dan berapa massa magnesium oksida yang dihasilkan?
Penyelesaian:
Mg + 1/2 O2 → MgO
3 : 2
4g
Massa O2 = x 4 g
= 2,667 g
Massa MgO = massa Mg + massa O2
= 4 g + 2,667 g
= 6,667 g
6. Berapa perbandingan volume oksigen di dalam senyawa ClO2 dan ClO4?
Penyelesaian:
V O2 dalam ClO2 : V O2 dalam ClO4
V O2 dalam ClO2 = x V ClO2
= x V ClO2
= 0,047 V ClO2
V O2 dalam ClO4 = x V ClO4
= x V ClO4
= 0,32 V ClO4
Maka V O2 dalam ClO2 : V O2 dalam ClO4 = 0,047 V ClO2 : 0,32 V ClO4
= 3 V ClO2 : 2 V ClO4

7. Berapa kadar Fe dalam 125 gr FeCl2?

Penyelesaian:
Massa Fe = x massa FeCl2
56 gr / mol
= 127 gr / mol  125 gr
= 55,118gr
Kadar Fe = x 100 %
= x 100 %
= 44,09 %
Maka kadar Fe dalam FeCl2 adalah 44,09 %

8. Persamaan reaksi pembakaran gas amonia dapat ditulis sebagai berikut.


NH3 + O2  NO + H2O

| 65
Jika 4,48L (diukur pada keadaan standar) gas ammonia dibakar, berapa volume
L gas oksigen (diukur pada keadaan standar) yang diperlukan untuk bereaksi
dengan seluruh gas ammonia?
Penyelesaian:
2NH3 + O2  2NO + 3H2O
V = n 22,4 L
n NH3 =
=
= 0,2 mol
Mol O2 = x n NH 3 = x 0,2 mol = 0,25 mol
Maka volume O2 = n x 22,4 L
= 0,25 x 22,4 L
= 5,6 L

9. Senyawa besi sulfida tersusun dari unsur besi dan unsur belerang dengan
perbandingan massa Fe : S = 7 : 4. Apabila 15gr besi dan 2gr belerang
dibentuk menjadi senyawa besi sulfida, berapa gr massa besi sulfida yang
dapat terjadi?
Penyelesaian:
Fe + S  FeS
7 : 4
15gr : 2gr ?
3,5gr : 2gr 5,5gr
Maka massa FeS yang terjadi adalah 5,5gr.

10. Soal salah


JUDUL BUKU : KIMIA MENGKAJI FENOMENA ALAM
PENULIS : ARIFATUN ANIFAH SETYAWATI
PENERBIT : CEMPAKA PUTIH

SOAL DAN JAWABAN


(Stoikiometri)

Tugas Kelompok (halaman 112)


Jawablah soal-soal berikut!

| 66
1. Gas metana (CH4) terbakar di udara menurut reaksi:
CH4 (g) + 2O2 (g) → CO2 (g) + 2H2O (g)
Jika gas metana yang terbakar (pada suhu dan tekanan yang sama) sebanyak
1 L, tentukan:
a. Berapa volume O2 yang diperlukan?
b. Berapa volume uap air dan gas CO2 yang dihasilkan?

Penyelesaian:
CH4 (g) + 2O2 (g) → CO2 (g) + 2H2O (g)
a. Volume O2 yang diperlukan
Volume O2 = x Volume CH4
= x 1L
= 2L
b. Volume uap air dan gas CO2 yang dihasilkan
Volume H2O = x Volume CH4
= x 1L
=2L
Volume gas CO2 = x Volume CH4
= x 1L
=1L

2. Diketahui Ar: Cu = 63,5 ; S = 32 ; O = 16 ; H = 1


Tentukan massa molekul CuSO4.5H2O!

Penyelesaian:
Mr CuSO4.5H2O = Ar Cu + Ar S + (4 Ar O) + (10 Ar H) + (5 Ar O)
= 63,5 + 32 + (4 x 16) + (10 x 1) + (5 x 16)
= 249,5 gr/mol

3. Jika diketahui Ar: Al = 27 ; S =32 dan O = 16.


a. Berapa massa 0,5 mol Al2(SO4)3?
b. Berapa jumlah mol dari 684 g Al2(SO4)3?

Penyelesaian:
a. Massa 0,5 mol Al2(SO4)3
Mr Al2(SO4)3 = (2 Ar Al) + (3 Ar S) + (12 Ar O)

| 67
= (2 x 27) + (3 x 32) + (12 x 16)
= 342 gr/mol
Massa Al2(SO4)3 = mol x Mr
= 0,5 mol x 342 g/mol
= 171 g
b. Jumlah mol dari 684 g Al2(SO4)3
n Al2(SO4)3 =
=
= 2 mol

4. Sebanyak 0,5 mol N2 direaksikan dengan 3 mol H2 menurut reaksi


N2 + 3H2 →2 NH3.
a. Tentukan pereaksi pembatasnya!
b. Berapa volume NH3 (STP) yang dihasilkan?
c. Berapa mol sisa?
Penyelesaian:
a. Pereaksi pembatas
N2 + 3H2 → 2NH3
m 0,5 3
b 0,5 1,5 0,333
s - 1,5 0,333
Jadi, pereaksi pembatasnya adalah N2 karena nilai N2 lebih dulu habis
disbanding H2.
b. Volume NH3 (STP) yang dihasilkan
Volume NH3 (STP) = n x 22,4
= 0,333 x 22,4
= 7,4592 L
c. mol sisa adalah
mol 3H2 sisa = mol tersedia – mol yang bereaksi
= 3 mol – 1,5 mol
= 1,5 mol

5. Kadar air kristal dalam suatu hidrat dari Na2CO3 sebesar 14,5%. Tentukan
rumus hidratnya! (Ar: Na = 23 ; C = 12 ; O = 16 ; H = 1)

Penyelesaian:
Na2CO3 . xH2O → Na2CO3 + xH2O
Massa H2O = 14,5% = 14,5 g
Massa Na2CO3 = 85,5% = 85,5 g
n H2O = n Na2CO3 =
= =

| 68
= 0,8055 mol = 0,8066 mol
Na2CO3 . xH2O → Na2CO3 + xH2O
x 0,8055

1 0,8066

x = 0,998 = 1
Jadi, rumus hidratnya adalah Na2CO3 . H2O

Ulangan Harian (halaman 115)


A. Pilihlah jawaban yang tepat!
1. Pada pembakaran sempurna 1L gas asetilena C2H2 diperlukan udara (yang
mengandung 20% mol oksigen) yang diukur pada P dan T yang sama
sebanyak……L.
a. 2,5 d. 10
b. 5 e. 12,5
c. 7,5

Penyelesaian:
C2H2 (g) + 5/2 O2 → 2 CO2 (g) + H2O (g)
V O2 = x V C2H2
= x1L
= 2,5 L

| 69
% V O2 V O2

% V udara V udara

20 2,5 L

100 V udara

V udara =
= 12,5 L
Jawaban: E

2. Soal salah

3. Pada pembakaran 12 g suatu senyawa karbon dihasilkan 22 g gas CO 2 (Ar:


C=12 ; O=16). Unsur karbon dalam senyawa tersebut sebanyak……%
a. 23 d. 55
b. 27 e. 77
c. 50

Penyelesaian:
Mr CO2 = Ar C + (2 Ar O)
= 12 + (2 x 16)
= 44 gram/mol
Kadar C = x 100%
= x 100%
= 27%
Jawaban: B
4. Jika 100 cm3 suatu oksida nitrogen terurai dan menghasilkan 100 cm 3 nitrogen
(II) oksida dan 50 cm3 oksigen (semua volume gas diukur pada suhu dan
tekanan yang sama) maka oksida nitrogen tersebut yaitu…….

a. NO d. N2O4
b. NO2 e. N2O5

| 70
c. N2O

Penyelesaian:

NxOy → NO + ½ O2
100 100 50
Maka, x = 1
y =2
Jadi, rumus senyawa yaitu NO2
Jawaban: B

5. Pada pemanasan, HgO akan terurai menurut reaksi 2HgO → 2Hg + O2.
Pemanasan 108 g HgO menghasilkan 4,8 g O2. HgO yang terurai
sebanyak…….%. (Ar: Hg =200; O=16)
a. 40 d. 70
b.50 e. 80
c. 60
Penyelesaian:
108
2HgO → 2Hg + O2
216
n O2 = mol = 0,15 mol
HgO terurai = x 0,15 mol = 0,3 mol
108
HgO mula-mula = mol = 0,5 mol
216
% HgO terurai = x 100% = 60%
Jawaban: B

6. Pupuk urea CO(NH2)2 mengandung 42% N. Jika Mr Urea = 60 dan Ar N = 14


maka kemurnian pupuk urea sebesar…….%
a. 45 d. 90
b. 60 e. 98
c. 75

| 71
Penyelesaian:

% urea Mr urea

%N 2  Ar N

% urea 60 gr / mol

42 % 28 gr / mol

% urea = 90 %
Jawaban: D
7. Sebanyak 10 cm3 hidrokarbon tepat bereaksi dengan 40 cm3 oksigen
menghasilkan 30 cm3 karbon dioksida. Jika volume semua gas diukur pada
suhu dan tekanan sama, maka rumus hidrokarbon tersebut yaitu……
a. CH4 d. C3H6
b. C2H6 e. C3H8
c. C3H4

Penyelesaian:
CxHy + 4O2  3CO2 + 2H2O
10 40 30
Maka, C = x = 3
H = y = 4
Jadi, rumus senyawa yaitu C3H4
Jawaban: C

8. Volume larutan H2SO4 0,1M yang diperlukan untuk mereaksikan 2,7 g logam Al
(Ar = 27) sebanyak……L.
a. 1 d. 4,5
b. 1,5 e. 5
c. 3

Penyelesaian:
n Al =

| 72
=
= 0,1 mol
M =
0,1 M =
V = 1L
Jawaban: A

9. Jika pada STP volume dari 4,25 g gas sebesar 2,8 L, massa molekul relatif gas
terseb yaitu…….
a. 26 d. 32
b. 28 e. 34
c. 30

Penyelesaian:
V = n x 22,4
2,8 L = x 22,4
2,8 L = x 22,4
Mr = 34
Jawaban: E

10. Secara teoritis banyaknya cuplikan dengan kadar belerang 80%, yang dapat
menghasilkan 8 g SO3 yaitu…….g. (Ar: O=16 ; S=32)
a. 3 d. 6
b. 4 e. 7
c. 5

Penyelesaian:

Ar S 32 gr / mol
Massa S =  massa SO2   8 gr  3,2 gr
Mr SO 2 380 gr / mol

| 73
100% 100%
Massa cuplikan = % S  massa S  80 %  3,2 gr  4 gr

Jawaban: B

11. Pada suhu dan tekanan sama, 40 mL P2 tepat bereaksi dengan 100 mL Q2
menghasilkan 40 mL gas PxQy, harga x dan y yaitu…….
a. 1 dan 2 d. 2 dan 3
b. 1 dan 3 e. 2 dan 5
c. 1 dan 5

Penyelesaian:
P2 + O2 → PxOy
40 mL 100 mL 40 mL
2 : 5 : 2
2P2 + 5O2 → 2PxOy
2P2 = 2Px 5O2 = 2Oy
4 = 2x 10 = 2y
x=2 y=5
Jawaban: E

12. Senyawa berikut yang mengandung jumlah molekul paling banyak yaitu…….
a. 10 g C2H6 (Mr=30) d. 17 g Cl2 (Mr=71)
b. 11 g CO2 (Mr=44) e. 20 g C6H6 (Mr=78)
c. 12 g NO2 (Mr=46)
Penyelesaian:
a. 10 g C2H6 (Mr = 30)
n C2H6 =
= = 0,3333 mol
Jumlah Molekul = n 6,02 x 1023
= 0,3333 6,02 x 1023
= 2,0065 x 1023

| 74
b. 11 g CO2 (Mr = 44)
n CO2 =
= = 0,25 mol
Jumlah Molekul = n x 6,02 x 1023
= 0,25 x 6,02 x 1023
= 1,505 x 1023
c. 12 g NO2 (Mr=46)
n NO2 =
= = 0,2608 mol
Jumlah Molekul = n x 6,02 x 1023
= 0,2608 x 6,02 x 1023
= 1,57 x 1023

d. 17 g Cl2 (Mr=71)
n Cl2 =
= = 0,2394 mol
Jumlah Molekul = n 6,02 x 1023
= 0,2394 6,02 x 1023
= 1,4412 x 10
e. 20 g C6H6 (Mr=78)
n C6H6 =
= = 0,2564 mol
Jumlah Molekul = n x 6,02 x 1023
= 0,2564 x 6,02 x 1023
= 1,5435 x 1023
Jawaban: A

13. Sebanyak 76,4 g Na2B4O7.xH2O dipanaskan sehingga air kristal menguap. Di


samping itu garam anhidrat yang terjadi terurai menurut reaksi:
Na2B4O7 → 2NaBO2 + B2O3. Hasil reaksi yang terjadi ternyata 40,4 g.
Jika Ar: Na=23, B=11, H=1, O=16 maka harga x yaitu……
a. 2 d. 10
b. 5 e. 12
c. 6

Penyelesaian:

| 75
Na2B4O7. xH2O
Na2B4O7 → 2NaBO2 + B2O3
Massa H2O = 76,4 g 40,4 g
= 36 g
massa Na 2 B4 O7
n Na2B4O7 =
Mr Na 2 B4 O7

=
= 0,2 mol
Na2B4O7. xH2O
n H2O =
= = 2 mol
n Na2B4O7 : n H2O = 1 : x
0,2 : 2 = 1:x
0,2 x = 2
x = 10
Jawaban: D

14. Apabila massa atom relatif H=1, O=16 dan Mg=24, maka kadar Mg yang
terdapat dalam 5,8 g Mg(OH)2 sebesar…….
a. 2,4 g d. 7,50 g
b. 4,2 g e. 9,15 g
c. 3,30 g

Penyelesaian:
Ar Mg
Massa Mg =  massa Mg(OH) 2
Mr Mg(OH) 2

=
= 2,4 g
Jawaban: A

| 76
15. Serbuk besi sejumlah 28 g (Ar Fe=56) direaksikan dengan 20 g belerang (Ar
S=32) sesuai reaksi Fe + S → FeS, zat yang tersisa sesudah reaksi selesai
yaitu……
a. 2 g belerang d. 8 g besi
b. 4 g belerang e. 14 g besi
c. 7 g besi
Penyelesaian:
n Fe = nS=
= =
= 0,5 mol = 0,625 mol
Fe + S → FeS
m 0,5 0,625
b 0,5 -0,5 +0,5
s - 0,125 0,5
zat yang tersisa sesudah reaksi selesai yaitu:
nS =
0,125 =
Massa S = 4 g besi
Jawaban: B

B. Jawablah dengan singkat dan jelas! (halaman 116)


1. Massa atom C-12 sebesar 2,04x10-27 kg dan massa 1 atom X sebesar 6,8x10-27
kg. Tentukan Ar X!

Penyelesaian:
Ar X =
=
= 40

2. Jika diketahui massa atom relatif Al=27, S=32, O=16, hitunglah berapa mol
yang terdapat dalam:

| 77
a. 4 g oksigen,
b. 32 g belerang oksida,
c. 17,1 aluminium sulfat?
Penyelesaian:
a. 4 g oksigen
n O2 =
=
= 0,125 mol
b. 32 g belerang oksida
Mr SO = Ar S + Ar O
= 32 + 16 = 48 gram/mol
n SO =
=
= 0,66 mol
c. 17,1 aluminium sulfat
Mr Al2(SO4)3 = (2 Ar Al) + (3x Ar S) + (12 Ar O)
= (2 x 27) + (3 x 32) + (12 x 16)
= 342 gram/mol
n Al2(SO4)3 =
=
= 0,05 mol

3. Pada suhu dan tekanan tertentu massa dari 6 L gas nitrogen monoksida (NO)
sebesar 7,5 g. Pada suhu dan tekanan yang sama tentukanlah massa dari 48 L
gas belerang dioksida SO2!

Penyelesaian:
n NO =
= = 0,27 mol
=
=
6x = 12,96
x = 2, 16 mol

| 78
massa = n x Mr
= 2,16 x 64
= 138,24 gram

4. Berapa persenkah kadar N dan S dalam senyawa ZA atau (NH4)2SO4?

Penyelesaian:
Mr (NH4)2SO4 = (2 Ar N) + (8 Ar H) + Ar S + (4 Ar O)
= (2 x 4) + (8 x1) + 32 + (4 x6)
= 132
Ar N
Kadar N =  100%
Mr (NH 4 ) 2 SO4

14 gr mol
=  100%
132 gr mol
Ar S
= 10,60 %  100%
Mr (NH 4 ) 2 SO4

Ar S
Kadar S =  100%
Mr (NH 4 ) 2 SO4

32 gr mol
=  100%
132 gr mol
= 24,24%

5. Massa molekul relatif suatu senyawa dianalisis 58. Jika senyawa itu terdiri dari
82,8% karbon dan 17,2% hidrogen, tentukan rumus molekulnya!

Penyelesaian:
C : H
82,8 : 17,2
82,8
Massa 82,8gr : 17,2gr
12

| 79
Mol :
6,9 : 17,2
1 : 2
x2
2 : 5
Maka rumus empiris senyawa tersebut adalah C2H5

Rumus molekul = (C2H5)n = 58


29n = 58
n=2
Jadi, rumus molekul senyawa tersebut adalah (C2H5)2 atau C4H10

| 80