Anda di halaman 1dari 3

KEWASPADAAN UNIVERSAL

No. Dokumen : SOP/......./.../......


No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2
UPTD PUSKESMAS HJ.A.MURTI, SKM
KAJUARA Nip:196412311986032123
1. Pengertian Suatu tata cara pengendalian injeksi yang bersumber dari darah dan
cairan tubuh pasien baik dari pasien kepetugas maupun dari pasien
kepasien lain.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk mengendalian injeksi
yang bersumber dari darah dan cairan tubuh pasien baik dari pasien
kepetugas maupun dari pasien kepasien lain.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pelayanan klinis
yang menjamin kesinambungan layanan.
4. Refrensi Pedoman pelaksanaan kewaspadaan universal di pelayanan kesehatan,
DEPKES RI, DIRJEN P2MPL cetakan III tahun 2010.
5. Perosedur/ 1. Petugas memanggil pasien sesuai nomor urut antrian.
Langkah- 2. Petugas mengidentifikasi pasien dengan cara mencocokkan
langkah identitas pasien dengan yang tertulis di rekam medik.
3. Petugas menganamnese pasien.
4. Petugas mencuci tangan secara aseptik.
5. Petugas menggunakan APD sesuai kebutuhan.
6. Petugas melakukan pemeriksaan fisik.
7. Petugas melepas APD.
8. Petugas menganalisa hasil anamnese dan pemeriksaan fisik.
9. Petugas menentukan diagnosa.
10. Petugas merencanakan tindakan dan memberi informasi kepada
pasien/ keluarga terkait tindakan tersebut.
11. Petugas mempersiapkan tindakan.
12. Petugas mencuci tangan secara aseptik/ secara basah sesuai jenis
tindakan yang akan dilakukan.
13. Petugas memakai APD sesuai kebutuhan tergantung jenis tindakan
yang akan dilakukan.
14. Petugas melakukan tindakan medis dengan alat steril.
15. Petugas memilah, merendam, mencuci, mensterilkan mengatur dan
menyimpan alat medis yang telah dipakai.
16. Petugas mengelolah jarum dan alat tajam untuk mencegah
perlukaan (safety box).
17. Petugas mengelolah limbah setelah tindakan dengan menempatkan
limbah pada tempat tersendiri khusus limba infeksius dan non
infeksius.
18. Petugas membersihkan tangan setelah tindakan.
6. Diagram Alir Petugas mengidentifikasi pasien Petugas
Petugas memanggil dengan cara mencocokkan identitas menganamnese
pasien sesuai nomor pasien dengan yang tertulis di rekam
pasien.
urut antrian. medik.

Petugas melakukan pemeriksaan Petugas menggunakan APD Petugas mencuci


fisik sesuai kebutuhan. tangan secara
aseptik.
Petugas melepas APD. Petugas menganalisa hasil Petugas menentukan
anamnese dan pemeriksaan fisik. diagnosa.

Petugas mencuci tangan Petugas mempersiapkan Petugas merencanakan


secara aseptik/ secara basah tindakann. tindakan dan memberi
sesuai jenis tindakan yang informasi kepada pasien/
akan dilakukan. keluarga terkait tindakan
tersebut.
.
Petugas melakukan tindakan medis Petugas memilah,
Petugas memakai APD sesuai dengan alat steril. merendam, mencuci,
kebutuhan tergantung jenis mensterilkan mengatur
tindakan yang akan dilakukan. dan menyimpan alat medis
yang telah dipakai.

Petugas mengelolah limbah


Petugas membersihkan setelah tindakan dengan Petugas mengelolah jarum
tangan setelah tindakan. menempatkan limbah pada dan alat tajam untuk
tempat tersendiri khusus limba mencegah perlukaan (safety
infeksius dan non infeksius. box).

7. Unit Terkait UGD, Rawat Inap, Ruang Bersalin, Ruang Pemeriksaan Umum, MTBS,
Ruang KIA/KB, Laborotorium, Ruang Imunisasi.
KEWASPADAAN UNIVERSAL
No. Dokumen :
DAFTAR
TILIK
No. Revisi :
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/1
UPTD PUSKESMAS HJ.A.MURTI, SKM
KAJUARA Nip:196412311986032123
Tidak
No Langkah Kegiatan Ya Tidak
Berlaku
1 Apakah Petugas memanggil pasien sesuai nomor urut
antrian.
2 Apakah Petugas mengidentifikasi pasien dengan cara
mencocokkan identitas pasien dengan yang tertulis
di rekam medik.
3 Apakah Petugas menganamnese pasien.
4 Apakah Petugas mencuci tangan secara aseptik.
5 Apakah Petugas menggunakan APD sesuai kebutuhan.
6 Apakah Petugas melakukan pemeriksaan fisik.
7 Apakah Petugas melepas APD.
8 Apakah Petugas menganalisa hasil anamnese dan
pemeriksaan fisik.
9 Apakah Petugas menentukan diagnosa.
10 Apakah Petugas merencanakan tindakan dan memberi
informasi kepada pasien/ keluarga terkait tindakan
tersebut.
11 Apakah Petugas mempersiapkan tindakan.
12 Apakah Petugas mencuci tangan secara aseptik/ secara
basah sesuai jenis tindakan yang akan dilakukan.
13 Apakah Petugas memakai APD sesuai kebutuhan
tergantung jenis tindakan yang akan dilakukan.
14 Apakah Petugas melakukan tindakan medis dengan alat
steril.
15 Apakah Petugas memilah, merendam, mencuci,
mensterilkan mengatur dan menyimpan alat medis
yang telah dipakai.
16 Apakah Petugas mengelolah jarum dan alat tajam untuk
mencegah perlukaan (safety box).
17 Apakah Petugas mengelolah limbah setelah tindakan
dengan menempatkan limbah pada tempat
tersendiri khusus limba infeksius dan non infeksius.
18 Apakah Petugas membersihkan tangan setelah tindakan.

CR: ……………%.

Kajuara,.......................
Pelaksana / Auditor

(...........................)