Anda di halaman 1dari 15

A.

Identifikasi Isu
Rancangan aktualisasi ini disusun berdasarkan identifikasi beberapa isu atau
problematika yang ditemukan dalam melaksanakan tugas sebagai dokter Umum di
instansi tempat bekerja, yaitu di Puskesmas Gajah 2. Sumber isu yang diangkat
dapat berasal dari individu, unit kerja, maupun organisasi. Isu-isu yang menjadi
dasar rancangan aktualisasi ini bersumber dari aspek:
1. Whole Of Government (Wog),
2. Pelayanan Publik, dan
3. Manajemen ASN
Telah dipetakan beberapa isu atau problematika, antara lain:
1. Tingginya prosentase ibu hamil dengan anemia di wilayah kerja
Puskesmas Gajah 2
2. Belum optimalnya kepatuhan petugas dalam menggunakan alat
pelindung diri (APD) di Ruang IGD Puskesmas Gajah 2
3. Belum tercapainya target pemeriksaan pada usia lanjut di wilayah kerja
Puskesmas Gajah 2
4. Persediaan obat di farmasi yang tidak sesuai dengan kebutuhan
5. Belum adanya ruang pelayanan untuk penyakit menular pada TB
Tabe. identifikasi isu
No. Identifikasi Isu Prinsip ASN Kondisi Saat Ini Kondisi yang Diharapkan
1. Tingginya Manajemen Rendahnya Meningkatnya
prosentase ibu ASN kepatuhan ibu pengetahuan ibu
hamil dengan hamil dalam hamil mengenai pola
anemia di wilayah minum obat fe makan dan sadar
kerja Puskesmas serta asam folat akan kepatuhan
Gajah 2 yang dapat dalam minum obat
mengakibatkan yang mampu
anemia hingga menurunkan angka
pada komplikasi anemia pada ibu
saat persalinan hamil

Rendahnya Menurunnya
pengetahuan ibu komplikasi persalinan
terhadap pola yang diakibatkan
makan pada ibu karena anemia
hamil
2. Belum optimalnya Manajemen Munculnya celah Menurunkan terjadinya
kepatuhan petugas ASN untuk terjadinya potensi penularan
dalam potensi penyakit dari pasien ke
menggunakan alat
penularan petugas atau petugas ke
pelindung diri (APD)
penyakit dari pasien
di Ruang IGD
pasien ke
Puskesmas Gajah 2
petugas atau
petugas ke
pasien
3. Belum tercapainya Pelayanan Belum Tercapainya jumlah
target publik tercapainya sasaran kunjungan lansia
pemeriksaan pada sasaran sehingga mendapatkan
usia lanjut di pelayanan pelayanan kesehatan
wilayah kerja kesehatan pada yang optimal meliputi
Puskesmas Gajah lansia . preventif, kuratif dan
2 rehabilitatif.
. Rendahnya
angka
pencapaian
pemeriksaan
lansia yaitu 33.8
% dimana
targetnya adalah
41.6 %
(Data kinerja
puskesmas
bulan Mei 2019)
4. Persediaan obat di Whole of Keterbatasan Terpenuhinya jumlah stok
farmasi yang tidak Government jumlah stok obat obat yang sesuai dengan
sesuai dengan yang tidak kebutuhan dalam
kebutuhan sesuai dengan pelayanan
kebutuhan

5. Belum adanya Manajemen Munculnya celah Menurunkan terjadinya


ruang pelayanan ASN untuk terjadinya potensi penularan
untuk penyakit potensi penyakit dari pasien ke
menular pada TB penularan petugas atau petugas ke
penyakit dari pasien
pasien ke
petugas atau
petugas ke
pasien

(Sumber: Data dielaborasi penulis, 2019)

Berdasarkan pemetaan dan identifikasi isu yang telah dipaparkan, perlu


dilakukan proses analisis isu untuk menentukan isu mana yang merupakan prioritas
yang dapat dicarikan solusi oleh penulis. Proses tersebut menggunakan dua alat
bantu penetapan kriteria kualitas isu yakni berupa:
1. APKL (Aktual, Problematik, Kekhalayakan, dan Kelayakan)
APKL memiliki 4 kriteria penilaian yaitu Aktual, Problematik, Kekhalayakan, dan
Kelayakan.
1) Aktual artinya benar-benar terjadi dan sedang hangat dibicarakan di
kalangan masyarakat.
2) Problematik artinya isu yang memiliki dimensi masalah yang kompleks,
sehingga perlu dicarikan solusinya.
3) Kekhalayakan artinya isu yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
Sedangkan
4) Kelayakan artinya isu yang masuk akal, logis, realistis, serta relevan untuk
dimunculkan inisiatif pemecahan masalahnya.
2. USG (Urgency, Seriousness, dan Growth)
Analisis USG (Urgency, Seriousness, dan Growth) mempertimbangkan
tingkat kepentingan, keseriusan, dan perkembangan setiap variabeldengan rentang
skor 1-5.
1) Urgency (urgensi), yaitu dilihat dari tersedianya waktu, mendesak atau
tidak masalah tersebut diselesaikan.
2) Seriousness (keseriusan), yaitu melihat dampak masalah tersebut
terhadap produktivitas kerja, pengaruh terhadap keberhasilan,
membahayakan sistem atau tidak, dan sebagainya.
3) Growth (berkembangnya masalah), yaitu apakah masalah tersebut
berkembang sedemikian rupa sehingga sulit dicegah.
Tabel. Analisis Isu Strategis

Prinsip Kriteria A Kriteria B Pering


Identifikasi Isu
ASN A P K L Ket U S G ∑ kat

Manajemen Tingginya prosentase ibu + + + + Memenuhi 5 5 4 14 1


ASN hamil dengan anemia di syarat

wilayah kerja Puskesmas


Gajah 2
Manajemen Belum optimalnya kepatuhan + + - + Tidak

ASN petugas dalam menggunakan alat Memenuhi


pelindung diri (APD) di Ruang IGD syarat
Puskesmas Gajah 2
Pelayanan Belum tercapainya target + + + + Tidak 3 3 4 10 3
Publik pemeriksaan pada usia lanjut Memenuhi

di wilayah kerja Puskesmas syarat

Gajah 2
Whole of Persediaan obat di farmasi + - + + Tidak
Government yang tidak sesuai dengan Memenuhi

kebutuhan syarat

Manajemen Belum adanya ruang + + + + Memenuhi 4 4 4 12 2


ASN pelayanan untuk penyakit Syarat

menular pada TB
Tabel. Kegiatan dengan Keterkaitan ANEKA
Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-Nilai
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Visi dan Misi Organisasi
dengan ANEKA
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
1 Membuat 1. Menghadap Kepala 1.Diperoleh persetujuan Akuntabilitas : Melalui penerapan
Komitmen Puskesmas dengan Kepala Puskesmas nilai-nilai dasar ASN
 Berkomunikasi dengan
dengan Kepala memperlihatkan terhadap rencana (ANEKA) dalam
maksud yang jelas
Puskesms dan rencana kegiatan yang kegiatan yang akan kegiatan ini
stake holder akan dilakukan dilakukan  Mendapatkan jadwal diharapkan dapat
terkait dalam 2. Berkoordinasi dengan 2. Mendapatkan kegiatan kelas ibu hamil mendukung
kegiatan Jaga Bidan Kordinator , komitmen dari petugas dalam program JAMINI terpenuhinya Visi
Ibu Hamil Bidan Desa, Petugas terkait yang dilakukan dengan Pemerintah Daerah
Anemi Gizi serta Kader 3. Mendapatkan jadwal tangung jawab Kabupaten Demak
(JAMINI) tentang rencana Kelas IbuHamil tiap desa yaitu
Nasionalisme :
3. Pembuatan Jadwal binaan “Terwujudnya
 Nilai musyawarah
Sumber Kelas Ibu Hamil tiap Masyarakat Demak
memperoleh mufakat,
kegiatan : Desa Binaan Yang Agamis lebih
menggunakan bahasa
inovasi sejahtera, mandiri,
Indonesia yang baik dn
maju, kompetitif,
benar
kondusif,
 Menghormati hak setiap
berkepribadian dan
warga negra untuk
demokratis”
Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-Nilai
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Visi dan Misi Organisasi
dengan ANEKA
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
berpendapat dalam
musyawarah Dan Misi Pemerintah
Etika Publik : Daerah Kabupaten
 Sopan dan santun dalam Demak yang ke-5 & 8
berbicara dan yaitu :
berperilaku dalam “Meningkatkan
musyawarah pelayanan,
Komitmen Mutu : pendidikan,
Melakukan kegiatan kesehatan dan
dengan sepenuh hati perlindungan sosial
Anti Korupsi : sesuai standar”
Serta
 Keadilan dalam
“Mewujudkan kualitas
penyusunan jadwal
pelayanan investasi
desa binaan, tanpa
dan meningkatkan
memilah dalam
kualitas pelayanan
berbagai aspek
publik”
 Memiliki sikap dasar
kepedulian terhadap
Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-Nilai
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Visi dan Misi Organisasi
dengan ANEKA
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
kasus ibu hamil dengan
anemia untuk
menanamkan tekad
dan kesunguhan dalam
pelaksaan kegiatan

2 Jaga Gizi Ibu 1. Kordinasi dengan 1. Mendapatkan data Akuntabilitas : Melalui penerapan
Hamil (JIMI) Petugas Gizi, Kader ibu hamil pada desa nilai-nilai dasar ASN
Kejelasan informasi yang
dan Bidan Desa binaan (ANEKA) dalam
diberikan saat penyuluhan
2. Persiapan sarana 2. Mendapatkan hasil kegiatan ini
gizi pada ibu hamil
prasarana : pemeriksaan status diharapkan dapat
 Leaflet penyuluhan kesehtan terutama Nasionalisme : mendukung
Gizi Pada Ibu Hamil status gizi pada ibu Kordinasi sebelum terpenuhinya Visi
yang dibuat mandiri hamil kegiatan dimulai dilakukan Pemerintah Daerah
dan sederhana 3. Mendapatkan ibu dengan cara musyawarah Kabupaten Demak
3. Pendataan peserta ibu hamil dengan yaitu
Etika Publik :
hamil dalam desa penyakit penyerta “Terwujudnya
binaan terkait sesuai seperti kurang gizi Berbicara dan berperilaku Masyarakat Demak
Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-Nilai
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Visi dan Misi Organisasi
dengan ANEKA
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
dengan jadwal dan Kurang Energi sopan santun saat Yang Agamis lebih
4. Penyuluhan Protein kordinasi dengan tim dan sejahtera, mandiri,
Kebutuhan Gizi pada 4. Ibu hamil peserta maju, kompetitif,
ibu hamil mendapatkan kondusif,
Komitmen Mutu :
5. Pemeriksaan ibu hamil pengetahuan berkepribadian dan
6. Penentuan status mengenai gizi  Adaptasi dengan demokratis”
kesehatan terutama seimbang selama lingkungan dan
status gizi ibu hamil masa kehamilan budaya bahasa sekitar Dan Misi Pemerintah
7. Edukasi tatalaksana Daerah Kabupaten
 Sepenuh hati
ibu hamil dengan Demak yang ke-5 & 8
menjalankan kegiatan
kurang gizi , Kurang yaitu :
JIMI .
Energi Protein serta “Meningkatkan
penyakit penyerta Antikorupsi : pelayanan,
lainnya pendidikan,
Kedisiplinan waktu
kesehatan dan
kegiatan dilakukan sesuai
perlindungan sosial
dengan jadwal yang sudah
sesuai standar”
disusun
Serta
Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-Nilai
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Visi dan Misi Organisasi
dengan ANEKA
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
“Mewujudkan kualitas
pelayanan investasi
dan meningkatkan
kualitas pelayanan
publik”

3 Melakukan 1. Kordinasi dengan 1. Didapatkan hasil Akuntabilitas : Melalui penerapan


Kegiatan tim yang terdiri dari pemeriksan pada nilai-nilai dasar ASN
Kejelasan dalam pemerian
Jaga Ibu kader dan bidan ibu hamil (ANEKA) dalam
materi penyuluhan
Hamil desa 2. Diperoleh data kegiatan ini
(JAMINI) 2. Persiapan sarana ibu hamil dengan Nasionalisme : diharapkan dapat
prasarana meliputi: anemia Kordinasi sebelum mendukung
 Leaflet Anemia 3. Ibu hamil kegiatan dimulai dilakukan terpenuhinya Visi
Pada Ibu Hamil, mendapatkan dengan cara musyawarah Pemerintah Daerah
 Lembar Obat pengetahuan Kabupaten Demak
Etika Publik :
(LEBAT) . Anemia yang yaitu
Lembar Jadwal terjadi pada ibu  Berbicara dan “Terwujudnya
Obat yang dibuat hamil berperilaku sopan Masyarakat Demak
mandiri dan santun saat kordinasi Yang Agamis lebih
Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-Nilai
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Visi dan Misi Organisasi
dengan ANEKA
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
sederhana, 4. Ibu hamil dengan tim dan sejahtera, mandiri,
 Buku Pencatatan mendapatkan peserta maju, kompetitif,
Data Peserta Lembar Obat kondusif,
 Pemeriksaan
(LEBAT) untuk berkepribadian dan
dilakukan dengan rasa
3. Penyuluhan jadwal minum demokratis”
empati
Anemia Pada Ibu obat guna
Hamil penganganan Komitmen Mutu : Dan Misi Pemerintah
4. Pemeriksaan Ibu anemia serta Daerah Kabupaten
Melakukan kegiatan
Hamil pencegahan Demak yang ke-5 & 8
kegiatan dengan sepenuh
5. Pendataan Ibu anemia pada ibu yaitu :
hati dalam penyuluhan
Hamil dengan hamil “Meningkatkan
dan pemeriksaan yang
Anemia pelayanan,
mampu menimbulkan
6. Edukasi pendidikan,
rasa kepercayaan ibu
tatalaksana ibu kesehatan dan
hamil kepada panitia
hamil perlindungan sosial
Antikorupsi : sesuai standar”
Serta
Kedisiplinan waktu
dilakukan sesuai dengan
“Mewujudkan kualitas
Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-Nilai
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Visi dan Misi Organisasi
dengan ANEKA
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
jadwal yang disusun pelayanan investasi
dan meningkatkan
kualitas pelayanan
publik”

4 Senam Ibu 1. Kordinasi dengan 1. Meningkatkan Akuntabilitas : Melalui penerapan


Hamil kader dan bidan desa pengetahuan ibu nilai-nilai dasar ASN
Kejelasan dalam
2. Persiapan sarana hamil tentang senam (ANEKA) dalam
pemberian materi
prasarana hamil serta kegiatan ini
penyuluhan
3. Penyuluhan manfaat manfaatnya diharapkan dapat
senam ibu hamil 2. Ibu hamil dapat Nasionalisme : mendukung
dengan leaflet senam merasakan manfaat Kordinasi sebelum terpenuhinya Visi
ibu hamil yang didapatkan kegiatan dimulai dilakukan Pemerintah Daerah
4. Melakukan gerakan setelah senam hamil dengan cara musyawarah Kabupaten Demak
senam ibu hamil yaitu
Etika Publik :
secara bersama-sama “Terwujudnya
dengan kompak  Berbicara dan Masyarakat Demak
berperilaku sopan Yang Agamis lebih
Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-Nilai
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Visi dan Misi Organisasi
dengan ANEKA
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
santun saat kordinasi sejahtera, mandiri,
dengan tim dan maju, kompetitif,
peserta kondusif,
berkepribadian dan
 Kegiatan dilakukan
demokratis”
secara bersama-sama
yang mampu
Dan Misi Pemerintah
meningkatkan rasa
Daerah Kabupaten
kebersamaan sesama
Demak yang ke-5 & 8
peserta dengan
yaitu :
petugas
“Meningkatkan
Komitmen Mutu : pelayanan,
pendidikan,
Melakukan kegiatan
kesehatan dan
kegiatan dengan sepenuh
perlindungan sosial
hati dalam penyuluhan
sesuai standar”
dan pemeriksaan yang
Serta
mampu menimbulkan
“Mewujudkan kualitas
rasa kepercayaan ibu
pelayanan investasi
Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-Nilai
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Visi dan Misi Organisasi
dengan ANEKA
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
hamil kepada panitia dan meningkatkan
kualitas pelayanan
Antikorupsi :
publik”
Kedisiplinan waktu
dilakukan sesuai dengan
jadwal yang disusun saat
musyawarah

5 Kegiatan Poli 1. Kordinasi dengan 1. Mendapat data Akuntabilitas : Melalui penerapan


Siaga Ibu petugas pendaftaran, ibu hamil normal nilai-nilai dasar ASN
Kejelasan dalam
Hamil Anemia bidan jaga poli, bidan dan ibu hamil (ANEKA) dalam
pemberian materi
(KEPO desa, serta analisis anemia kegiatan ini
penyuluhan
SINEM) laborat 2. Mendapatkan diharapkan dapat
2. Pendataan ibu hamil status kesehatan Nasionalisme : mendukung
yang periksa ke poli teutama status Kordinasi sebelum terpenuhinya Visi
rawat jalan gizi ibu hamil kegiatan dimulai dilakukan Pemerintah Daerah
3. Melakukan anamnesis 3. Ibu hamil dengan cara musyawarah Kabupaten Demak
dan pemeriksaan mendapatkan yaitu
Etika Publik :
4. Screning anemia pada pengetahun “Terwujudnya
ibu hamil melalui mengenai status Masyarakat Demak
Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-Nilai
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Visi dan Misi Organisasi
dengan ANEKA
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
pemeriksaan laborat kesehatannya Antikorupsi : Yang Agamis lebih
yang dibutuhkan serta tatalaksana sejahtera, mandiri,
Jujur dalam
sesuai dengan kondisi yang diperlukan maju, kompetitif,
menyampaikan informasi
saat pemeriksaan kondusif,
mengenai status
5. Edukasi tatalaksana berkepribadian dan
kesehatan ibu hamil
berdasarkan status demokratis”
kesehatan Peduli terhadap kondisi
6. Pemberian Lembar yang dialami ibu hamil Dan Misi Pemerintah
Obat (LEBAT) pada terkait status Daerah Kabupaten
ibu hamil yang belum kesehatannya, terutama Demak yang ke-5 & 8
mempunyai LEBAT pada ibu hamil dengan yaitu :
anemia “Meningkatkan
pelayanan,
pendidikan,
kesehatan dan
perlindungan sosial
sesuai standar”
Serta
“Mewujudkan kualitas
Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-Nilai
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Visi dan Misi Organisasi
dengan ANEKA
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
pelayanan investasi
dan meningkatkan
kualitas pelayanan
publik”

Anda mungkin juga menyukai