Anda di halaman 1dari 4

TUGAS FD M5 KB 2

TENTANG MEDIA PEMBELAJARAN


OLEH : RIZA OKTARI

1. Modul termasuk kategori media pembelajaran.


Modul merupakan salah satu bahan ajar dalam bentuk cetak yang digunakan oleh siswa
sebagai alat untuk belajar secara mandiri dan digunakan seorang pengajar untuk memberikan
materi kepada siswa secara runtut. Selain itu Modul juga merupakan media yang digunakan
untuk belajar secara mandiri karena di dalam modul terdapat petunjuk belajar yang
memungkinkan siswa dapat belajar sendiri tanpa bantuan pengajar. Modul merupakan alat
yang dapat digunakan guru dalam mengajar, karena modul merupakan alat yang berisi
materi, metode, batasan-batasan, dan cara mengevaluasi yang dirancang secara sistematis
dan menarik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan sesuai dengan SK dan KD.
Penggunaan modul dalam kegiatan belajar mengajar merupakan salah satu upaya melakukan
aktivitas belajar mandiri. Modul lebih banyak digunakan siswa ketika mereka berada di
rumah masing-masing. Harapannya dengan menggunakan modul siswa mampu belajar tanpa
ada yang mendampingi ketika merika berada di rumah.
2. Materi tentang cara melakukan pembubutan maka media pembelajaran yang
paling efektif digunakan adalah:
Menurut saya media yang paling tepat untuk menerangkan cara melakukan proses
pembubutan adalah dengan menggunakan video dan strategi demonstrasi. Di dalam
strtaegi demonstrasi, peserta didik dapat mengamati secara intensif keterampilan atau
prosedur yang ditampilkan oleh sumber secara faktual dan kongkrit. Demonstrasi dapat
dilakukan oleh guru, atau sumber program video yang diputar ulang dengan menggunakan
media (video player). Jika menginginkan terjadi interaksi dua arah atau praktik dengan
umpan balik, maka diperlukan kehadiran guru, instruktur atau tutor. Strategi
demonstrasi biasanya diperlukan untuk menunjukkan sesuatu proses, prosedur atau
unjuk kerja. Di dalam pembelajaran sering dilakukan bentuk demonstrasi oleh guru,
instruktur atau tutor, selanjutnya diikuti oleh kegiatan eksperimen. Dalam kegiatan
eksperimen peserta didik mempraktikan proses, prosedur atau ujuk kerja yang baru saja
diamati, dilihat dan didengar dengan bimbingan guru, instruktur atau tutor.
Keunggulan
Strategi demonstrasi merupakan salah satu metode yang tepat, sebelum peserta didik
melakukan langsung (learning by doing) dengan obyek praktikum. Strategi demonstrasi
mempunyai beberapa kelebihan, antara lain
(a) peserta didik mendapatkan keuntungan dengan melihat sesuatu sebelum mereka
melakukannya (seeing before doing),
(b) guru dapat memandu kelompok besar untuk menyelesaikan tugas yang diberikan
(task guidance),
(c) lebih ekonomis karena tidak perlu menyiapkan bahan pembelajaran untuk masing-
masing peserta didik (economy of supplies),
(d) meminimalisir bahaya praktikum, karena guru dapat mengontrol bahan-bahan yang
berpotensi bahaya terhadap peserta didik.
Keterbatasan
Strategi demonstrasi juga memiliki beberapa keterbatasan, yaitu
(a) peserta didik tidak mengalaminya secara langusung (hanya menyaksikan demonstrasi),
kecuali bagi peserta didik yang melakukan demonstrasi (karena dianggap telah
memiliki kemampuan dan keterampilan yang baik),
(b) setiap peserta didik mungkin memiliki keterbatasan penglihatan dan pendengaran yang
berbeda-beda dalam menyaksikan demonstrasi, sehingga dimungkinkan ada
beberapa aspek yang terlewatkan oleh peserta didik, dan
(c) memungkinkan tidak semua peserta didik mengikuti demonsrasi apabila hanya
menggunakan satu cara.
Integrasi dalam Pembelajaran Bagaimana mengintegrasikan strategi demonstrasi dalam
Pembelajaran? Perhatikan penjelasan berikut. Guru dapat menggunakan berbagai sumber
belajar untuk menunjang demonstrasi yang dilakukan. Guru dapat menyiapkan sebuah
program video demonstrasi sebelum pembelajaran dimulai, kemudian menayangkannya
di dalam kelas dan berbicara kepada para peserta didik mengenai apa yang akan mereka
saksikan. Hal ini dapat mewakili Guru dalam melakukan demonstrasi proses, prosedur atau
unjuk kerja yang komplek. Guru dapat mengontrol dengan menghentikan sementara
(puase), atau memutar balik rekaman program video untuk memperjelas dan penguatan
materi ajar, serta guru dapat menberi penjelasan tambahan tentang keselamatan kerja.
Ini efektif jika prosedur demontrasi cukup kompleks. Anda juga dapat menggunakan
objek sebenarnya untuk melakukan demonstrasi. Satu hal yang perlu diperhatikan,
pastikan semua peserta didik dapat menyaksikan demonstrasi tersebut dengan
saksama. Demonstrasi dapat di lakukan di depan kelas satu demonstrasi untuk semua
peserta didik, kelompok kecil, maupun secara individu bagi peserta didik yang memerlukan
penjelasan tambahan secara khusus bagaimana menyelesaikan tugas tersebut.

3. Keunggulan media animasi dan alat sesungguhnya:

Keunggulan media animasi:

1. Memudahkan guru untuk menyajikan informasi mengenai proses yang cukup kompleks
dalam kehidupan

2. Memperkecil ukuran objek yang cukup besar dan sebaliknya seperti hewan dan mikroba.

3. Memotivasi siswa untuk memperhatikan karena menghadirkan daya tarik bagi siswa
terutama animasi yang dilengkapi dengan suara.

4. Memiliki lebih dari satu media yang konvergen, misalnya menggabungkan unsur audio
dan visual.

5. Bersifat interaktif, dalam pengertian memiliki kemampuan untuk mengakomodasi


respon pengguna.

6. Bersifat mandiri, dalam pengertian memberi kemudahan dan kelengkapan isi sedemikian
rupa sehingga pengguna bisa menggunakan tanpa bimbingan orang lain.

7. Menampilkan aksi-aksi yang tidak terlihat atau process fisik dengan bentuk yang berbeda

8. Memungkinkan visualisasi dari konsep imajinasi, objek, dan hubungan-hubungannya.

9. Animasi dapat membuat kembali kejadian, yang di dunia nyata terlalu mahal atau terlalu
berbahaya untuk bereproduksi, misalnya. kecelakaan pesawat, kejadian yang sudah
terjadi dan tidak lagi ada

Keunggulan Alat Sesungguhnya:

1. Memberikan kesempatan semaksimal mungkin kepada anak untuk mempelajari dan


melaksanakan tugas-tugas dalam situasi nyata.
2. Memberi kesempatan kepada anak untuk mengalami sendiri situasi yang sesungguhnya
dan melatih keterampilan menggunakan alat inderanya sebanyak mungkin.
3. Penggunaan alat sesungguhnya dapat menjaga pusat perhatian anak dalam pembelajaran
dan membuat anak lebih aktif
4. Dengan menggunakan benda sesunggguhnya maka anak akan dapat mengamati,
menangani, memanipulasi, mendiskusikan langsung menggunakan benda konkret
dalam pembelajaran
5. Pemanfaatan benda konkret atau asli akan mampu merangsang dan memotivasi siswa
dalam mengikuti pelajaran dan merangsang tumbuhnya diskusi dalam pembelajaran
yang dilakukan
6. Anak lebih mengerti maksud dari materi-materi yang diajarkan oleh guru
7. Anak lebih mengingat sesuatu benda-benda yang dapat dilihat, dipegang lebih
membekas dan dapat diterima oleh otak dalam sensasi dan memory long term memory
dalam bentuk simbol-simbol
8. Benda-benda nyata dapat menampilkan ukuran, suara, gerak-gerik, permukaan, bobot-
badan, bau serta manfaatnya dan anak juga akan lebih cepat dan tepat dalam memahami
materi pembelajaran yang disampaikan guru, sehingga benda- benda nyata memegang
peranan penting dalam upaya memperbaiki proses belajar- mengajar.
9. Penyajian secara konkret dan menghindari verbalisme