Anda di halaman 1dari 3

9.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Sampel yang dianalisis merupakan parfum refill dengan pelarut


dichloromethane. Setelah dianalisis menggunanakan GCMS diperoleh 27
jenis senyawa kandungan dari parfum tersebut yaitu sebagai berikut :
No. R.Time %Area BM Formula Nama
1 3.399 7.87 134 C6H14O3 2-Propanol
2 3.495 1.22 136 C10H16 D-Limonene
3 3.547 7.76 134 C6H14O3 1-Propanol
4 3.927 0.46 154 C10H18O 1,6-Octadien-3-ol
5 4.536 2.17 168 C11H20O 1,6-Nonadien-3-ol
6 4.585 0.61 130 C7H14O2 1,2-CYCLOHEXANEDIOL
7 4.692 1.68 158 C8H14O3 ETHYL ESTER
8 4.854 1.35 196 C12H20O2 1,6-OCTADIEN-3-OL
9 5.295 0.32 192 C12H16O2 BENZENEETHANOL
10 6.452 3.15 192 C14H24 Cyclohexane
11 6.578 0.44 206 C14H22O 1-Penten-3-one
12 6.659 0.79 192 C14H24 1,8-NONADIENE
13 6.998 16.95 222 C12H14O4 Diethyl Phthalate
14 7.312 6.82 226 C13H22O3 METHYL (3-OXO-2-PENTYLCYCLOPENTYL)ACETATE
15 7.359 0.56 220 C15H24O 2H-2,4a-Methanonaphthalen-8(5H)-one
16 7.396 1.11 192 C14H24 Tricyclo[3.1.0.0(2,4)]hexane
17 7.444 10.24 234 C15H22O2 valerenic acid
18 7.482 6.71 222 C13H18O3 n-Hexyl salicylate
3-METHYL-4-(2,6,6-TRIMETHYL-1-CYCLOHEXEN-1-YL)-3-
19 7.594 1.88 206 C14H22O
BUTEN-2-ONE
20 7.734 0.88 156 C10H20O 2-Octanol
21 7.773 2.48 216 C15H20O OCTANAL
22 7.903 0.74 264 C17H28O2 7-METHANOAZULEN-6-OL
23 8 0.87 244 C18H28 NAPHTHALENE
24 8.148 10.02 258 C18H26O Galaxolide
25 8.284 1.07 258 C16H18O3 BENZENEMETHANOL
4,6,6,7,8,8-HEXAMETHYL-1,3,4,6,7,8-
26 8.329 0.54 258 C18H26O
HEXAHYDROCYCLOPENTA[G]ISOCHRO
27 8.683 5.77 270 C15H26O4 Ethylene brassylate
Dari tabel tersebut, retention time atau waktu retensi dan persen area
diperolah dari analisis pada GC. Pada analisis GC kandungan dari sampel
dapat diketahui melalui perbandingan waktu retensi zat murni. Dalam alat
GCMS sudah terdapat data waktu retensi dari berbagai zat murni sehingga
pada praktikum ini cukup menginjeksikan sampel saja. Selain itu konsentrasi
zat juga dapat diketahui melalui % area yang diperoleh dari luas peak dibagi
dengan luas total peak dan dikali 100%.
Sedangkan melalui analisis MS, spektrum massa yang diperoleh
dengan mengubah senyawa suatu sample menjadi ion-ion yang bergerak
cepat yang dipisahkan berdasarkan perbandingan massa terhadap muatan,
sehingga diproleh berat molekul (BM), formula, serta rumus stuktur dari
senyawa yang terkandung dalam sampel parfum.
Dari data yang diperoleh, dapat diketahui bahwa pada parfum tersebut
terdapat banyak zat yang terkandung yaitu sedikitnya 27 jenis senyawa yang
dideteksi melalui GCMS. Dari ke-27 senyawa tersebut terdapat 5 zat yang
melebihi 5% yaitu 2-Propanol, 1-Propanol, METHYL (3-OXO-2-
PENTYLCYCLOPENTYL)ACETATE, n-Hexyl salicylate, dan Ethylene
brassylate. Serta terdapat pula 3 zat yang mencapai atau lebih dari 10% yang
merupakan komponen terbesar dari sampel parfum yaitu Galaxolide
(C18H26O), valerenic acid (C15H22O2), dan Diethyl Phthalate (C12H14O4)
yang mencapai 16.95%.

Ketiga komponen terbesarnya yaitu galaxolide yang merupakan cairan


yang tak berwarna banyak digunakan dalam pembuatan parfum yang
berfungsi memberikan daya tahan yang lebih lama terhadap aroma parfum.
valerenic acid merupakan cairan yang diperoleh dari tumbuhan velerian yang
memiliki aroma yang cukup wangi yang banyak digunakan sebagai
penenang. Sedangkan Diethyl Phthalate merupakan cairan bening dengan
aroma cukup enak, banyak degunakan sebagai bahan tambahan untuk plastik
( plasticizer), kosmetik, pakaian, serta dalam produk parfum.

10. KESIMPULAN
Berdasarkan analisis kandungan sampel (parfum refil) menggunakan GCMS,
diperoleh 27 jenis senyawa yaitu 2-Propanol , D-Limonene , 1-Propanol , 1,6-
Octadien-3-Ol , 1,6-Nonadien-3-Ol , 1,2-CYCLOHEXANEDIOL , ETHYL
ESTER , 1,6-OCTADIEN-3-OL , BENZENEETHANOL , Cyclohexane , 1-

Penten-3-One , 1,8-NONADIENE , Diethyl Phthalate , 2H-2,4a-


Methanonaphthalen-8(5H)-One , METHYL (3-OXO-2-

Pentylcyclopentyl)Acetate , Tricyclo[3.1.0.0(2,4)]Hexane , 3-METHYL-4-

(2,6,6-TRIMETHYL-1-CYCLOHEXEN-1-YL)-3-BUTEN-2-ONE ,
Valerenic Acid , N-Hexyl Salicylate , 2-Octanol , OCTANAL , 7-
METHANOAZULEN-6-OL , NAPHTHALENE , Galaxolide ,
BENZENEMETHANOL , 4,6,6,7,8,8-HEXAMETHYL-1,3,4,6,7,8-

HEXAHYDROCYCLOPENTA[G]ISOCHRO , dan Ethylene Brassylate.

11. DAFTAR PUSTAKA


Fowlis, Ian A.,1998. Gas Chromatography Analytical Chemistry by Open
Learning. John Wiley & Sons Ltd: Chichester.

Pavia, Donald L., Gary M. Lampman, George S. Kritz, Randall G. Engel


(2006). Introduction to Organic Laboratory Techniques (4th Ed.).
Thomson Brooks/Cole. pp. 797–817.

Skoog, Douglas A., Donald M. West, F. James Holler. 1991. Fundamental of


Analytical Chemistry. Seventh Edition. New York: Saunders College
Publishing.