Anda di halaman 1dari 11

RANGKUMAN MATERI KELAS IX

TEKS LAPORAN PERCOBAAN

Pengertian Teks Laporan Percobaan


Teks laporan percobaan adalah teks yang berisi paparan tentang tujuan, proses, dan hasil percobaan. Teks
laporan percobaan merupakan teks yang menceritakan tentang percobaan yang dilakukan oleh peneliti.

Teks laporan percobaan umumnya digunakan untuk melaporkan hasil percobaan, karya ilmiah, atau laporan
praktikum.

Tujuan teks laporan hasil percobaan adalah untuk memberikan informasi kepada pembaca tentang hasil
percobaan yang telah dibuat. Teks laporan hasil percobaan bersifat umum atau universal.

Fungsi teks laporan percobaan:


1. Merupakan sumber informasi.
2. Untuk mengetahui kemajuan suatu permasalahan.
3. Dapat menemukan teknik baru.
4. Melaporkan hasil kegiatan yang telah di lakukan.
5. Sebagai pemecah suatu masalah.

Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Percobaan


Dibawah ini merupakan beberapa ciri-ciri teks laporan hasil percobaan.
 Melaporkan hasil percobaan.
 Percobaan ilmiah dilakukan guna menguji sesuatu.
 Teks laporan percobaan diawali dengan memaparkan tujuan percobaan.
 Memaparkan bahan dan alat yang diperlukan untuk melasanakan percobaan.
 Memaparkan prosedur melaksanakan percobaan dan melakukan pengamatan.
 Memaparkan pencatatan hasil percobaan.
 Diakhir laporan diaparkan simpulan hasil percobaan berdasarkan hasil analisis terhadap data hasil
pengamatan.

Struktur Isi Teks Laporan Percobaan


Dibawah ini merupakan struktur teks laporan percobaan.
 Judul.
 Tujuan.
 Bahan dan alat.
 Langkah-langkah kegiatan.
 Hasil percobaan.
 Simpulan.
Menulis Struktur Teks Laporan Percobaan
Langkah pertama membuat teks laporan percobaan adalah membuat struktur teks laporan percobaan terlebih
dahulu. Langkah ini dapat dimulai dari menulis judul. tujuan percobaan, alat dan bahan yang digunakan, dan
langkah awal hingga akhir percobaan.
Kemudian, tulislah hasil percobaan dalam bentuk tabel, grafik, bagan atau gambar supaya pembaca lebih
mudah untuk memahami hasilnya. Setelah semuanya selesai, tulislah kesimpulan dari percobaan yang telah
dilakukan.

Mengembangkan Kerangka Menjadi Sebuah Teks


Setelah menyelesaikan kerangka tadi, kemudian kembangkanlah menjadi sebuah teks. Jangan lupa juga
untuk memerhatikan kaidah kebahasaannya yang digunakan supaya teks percobaan mudah dipahami
oleh pembaca.

Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Percobaan


Dibawah ini merupakan kaidah kebahasaan teks laporan percobaan.

Menggunakan Sinonim dan Antonim


Umumnya pada teks laporan percobaan terdapat kata yang bersinonim dan kata yang berantonim.
Sinonim merupakan persamaan kata, sedangkan antonim merupakan lawan kata. Pada teks laporan
percobaan, sinonim dan antonim biasanya terdapat pada bagian langkah-langkan percobaan.

Menggunakan Kata Bilangan


Kata bilangan pada teks laporan percobaan menunjukan jumlah bahan yang digunakan dalam percobaan.

Menggunakan Kalimat Perintah


Contoh kalimat perintah pada teks laporan percobaan diantaranya adalah siapkan, aduklah, hindari,
tambahkan, tuangkan, sebaiknya, cmpurkan, dan lain sebagainya.

Menggunakan Kata Hubung


Selain menggunakan kata perintah, teks laporan percobaan juga menggunakan kata hubung. Cotoh kata
hubung dalam teks laporan percobaan diantaranya adalah dan, tetapi, apabila, saat, jika, sehingga,
meskipun, dan lainnya.

Contoh Teks Laporan Percobaan


Dibawah ini merupakan salah satu contoh teks laporan percobaan.

Membuat Slime Tanpa Boraks


Tujuan :
Tujuan dari pembuatan slime tanpa boraks ini adalah agar menjadi lebih kreatif dan mampu berinovasi
dalam berkreativitas. Cara membuat slime ini cukup mudah sekali serta tidak memakan banyak biaya.

Alat dan Bahan :

 Lem povinal secukupnya.


 Deterjen bubuk secukupnya.
 Deterjen cair secukupnya.
 Pembersih lantai secukupnya.
 Air secukupnya.
 Alat pengaduk (mixer, sendok, atau tangan).
 Wadah tempat slime (baskom atau yang lainnya).

Langkah-Langkah :
 Mula-mula, campurkan terlebih dahulu lem povinal, pembersih lantai, deterjen cair, deterjen
bubuk, dan air secukupnya saja ke dalam wadah slime. Campuran ini disebut dengan activator.
 Aduklah campuran tersebut sampai merata.
 Kemudian tambahkan lem povinal kedalam campuran activator.
 Aduk lagi hingga struktur atau bentuknya menggumpal.
 Masukkan ke dalam freezer selama lima sampai sepuluh menit.
 Setelah itu, keluarkan adonan tersebut dari freezer.
 Aduk lagi sampai bisa dimainkan.
 Slime tanpa boraks pun sudah dapat dimainkan.

Hasil :
Setelah melakukan percobaan ini, kita dapat mempunyai slime yang aman digunakan tanpa
menggunakan boraks. Saat ini, slime tanpa boraks sangat populer dikalangan anak-anak dan remaja.

Kesimpulan :
Dengan membuat sendiri slime tanpa boraks, kreativitas serta pengetahuan kita menjadi bertambah.
Selain itu, slime tanpa boraks ini biayanya cukup murah dan terjangkau. Slime ini juga aman apabila
terkena kulit sebab tidak mengandung boraks.
Ciri-ciri, Tujuan, Fungsi, dan Langkah
Teks Laporan Hasil Observasi

A. Ciri umum teks laporan hasil observasi


1. Ditulis secara lengkap dan sempurna.
2. bersifat obyektif, global/universal.
3. objek yang akan dibicarakan berupa objek tunggal.
4. Ditulis berdasarkan fakta sesuai pengamatan yang telah dilakukan.
5. Informasi teks merupakan hasil penelitian terkini yang sudah terbukti kebenaranya.
6. Tidak mengandung prasangka/dugaan/pemihakan yang menyimpang atau tidak tepat.
7. Saling berkaitan dengan hubungan berjenjang antarkelas atau subkelas yang ada didalamnya.
8. Penulis hanya melaporkan apa yan dilihat dan diketahuinya berdasarkan hasil analisis serta observasinya.
9. Menitik beratkan pada pengelompokan segala sesuatu ke dalam jenis-jenis dengan ciri atau keadaanya
secara umum.

B. Ciri kebahasan teks Laporan Hasil Observasi


1. Menggunakan frasa nomina (kelompok kata benda) yang di ikuti penjenis dan pendeskripsi. Contoh,
benda di dunia ( kata 'benda' menunjukan kata benda kata 'di dunia' menunjukkan bentuk penjelas dari
kata sebalumnya. artinya dari frasa tersebut adalah semua benda yang ada di dunia).
2. Menggunakan verba relasional (ialah, adalah, yaitu, digolongkan, terdiri atas, disebut,termasuk,....).Verba
relasional ini digunakan untuk menyatakan devinisi pada istilah teknik atau istilah tertentu pada bidang
tertentu. Contoh "Buku adalah salah satu alat tulis". Kata "buku' merupakan benda, kata "adalah"
merupakan verba, dan "salah satu....." adalah devinisi
3. menggunakan kata verba aktif. Kata verba aktif dalah kata yang tidak mandapat imbuhan contoh makan,
tidur, minum, dll.
4. menggunakan kata penghubung panambahan(dan,serta), perbedaan (berdeda dengan), pesamaan
(sedangkan, tetapi, namun, melainkan, sementara itu, padahal berbanding terbalik dengan....,), dan pilihan
(atau)
5. mengunakan paragraf dengan kalimat utama untuk menyusun informasi utama, di ikutu rincian aspek
yang hendak dilaporkan dalam beberapa paragraf.
6. mengunakan kata keilmuan atau teknis seperti herbivora, degeneratif, osteoporosis, mutualisme,dll.

C.Tujuan teks laporan hasil observasi


1. Untuk mengatasi suatu persoalan
2. Untuk menemukan teknik atau cara terbaru
3. Untuk mangambil keputusan yang lebih efekif
4. Untuk melakukan pengawasan atau perbaikan
5. Untuk mengetahui perkembangan suatu permasalahan

D. Fungsi teks laporan hasil observasi


1. melaporkan tanggung jawab sebuah tugas dan kegiatan pengamatan
2. Sebagai sumber informasi terpercaya
3. menjelaskan dasar penyusunan kebijakan keputusan atau pemecahan masalah dalam suatu pengamatan.

E. Langkah-langkah menyusun teks hasil laporan hasil observasi


1. membuat judul laporan dangan pengamatan yang telah dilakukan
2. Membuat kerangka teks dangan menitik beratkan pembuatan gagasan utama sesuai dengan hasil
penagamatan .
3. Menyusun teks berdasarkan gagasan yang telah dibuat
4. Meneliti kembali hasil penulisan teks, jika terdapat kalimat janggal atau terdapat kesalahan penulisan
segera perbaiki kembali.
Laporan ialah keterangan atau informasi tentang suatu keadaan atau suatu kegiatan berdasarkan fakta.
Fakta yang diinformasikan itu berkaitan dengan tanggung jawab yang ditugaskan kepada si pelapor. Fakta
yang dilaporkan berdasarkan keadaan obyektif yang dialami sendiri si pelapor (dilihat, didengar, dirasakan
sendiri) ketika si pelapor melakukan kegiatan.

Fungsi laporan, antara lain:

1) Memberitahukan atau menjelaskan tanggung jawab tugas dan kegiatan.


2) Memberitahukan atau menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan atau pemecahan
masalah.
3) Merupakan sumber informasi dan
4) Merupakan bahan untuk pendokumentasian.

Sementara tujuan laporan, antara lain:

1) Mengatasi suatu masalah,


2) Mengambil suatu keputusan yang lebih efektif.
3) Mengetahui kemajuan dan perkembangan suatu masalah.
4) Mengadakan pengawasan dan perbaikan.
5) Menemukan teknik–teknik baru.

Tujuan percobaan adalah memahami suatu materi dengan cara eksperimen. Eksperimen dilakukan
dengan cara pengamatan guna mengenali hubungan sebab akibat antara gejala. Setelah selesai
melakukan percobaan tersebut, pastinya kalian akan melaporkannya dalam bentuk teks. Nah, teks
tersebut kemudian disebut dengan teks laporan percobaan.

Pengertian Teks Laporan Percobaan


Merupakan sebuah teks yang yang ditulis oleh penulis yang berisi tentang suatu percobaan, observasi
atau melakukan karya ilmiah dan bisa juga pada laporan praktikum.

Ciri-ciri Teks Laporan :


1. Bersifat fakta
2. Bersifat universal (mencakup semua)
3. Menggunakan bahasa yang baik dan benar
4. Tidak berbelit-belit
5. Ditulis secara lengkap

Sifat teks laporan:


1. Bersifat informatif
2. Bersifat komunikatif
3. Bersifat objektif

Struktur teks laporan:


1. Pernyataan umum, merupakan pembuka mengenai suatu hal yang akan di laporkan
2. Aspek yang di laporkan, adalah bahasan tentang objek yang di bahas
3. Menggunakan frasa nomina
4. Menggunakan verba relasional. Seperti: ialah, merupakan, yaitu, adalah, dan sebagainya.
Langkah-langkah menulis teks laporan
1. Membuat judul laporan yang sesuai dengan penelitian yang dilakukan.
2. Menyusun kalimat pembukaan.
3. Menyusun isi laporan yang berisi gagasan-gagasan pokok dan saran yang disertai alasan laporan
hasil pengamatan.
4. Menulis kalimat penutup.

Fungsi teks laporan percobaan:


1. Merupakan sumber informasi.
2. Untuk mengetahui kemajuan suatu permasalahan.
3. Dapat menemukan teknik baru.
4. Melaporkan hasil kegiatan yang telah di lakukan.
5. Sebagai pemecah suatu masalah.

Pengertian Teks Laporan


Teks laporan adalah sebuah teks yang mengandung klarifikasi mengenai suatu objek tertentu yang
berdasarkan kriteria tertentu.

Berbeda dengan teks deskripsi, teks laporan bersifat umum atau universal. Sedangkan teks deskripsi lebih
bersifat khusus dan mendetail.

Struktur Teks Laporan


Secara umum teks laporan tersusun oleh dua bagian, diantaranya adalah:

1. Penyataan Umum (Klasifikasi)

Pernyataan umum terletak pada awal teks dan berupa pernyataan – pernyataan umum yang disampaikan
untuk mengarahkan atau mengantarkan pembaca kepada pembahasan atau hal yang akan dilaporkan.

2. Aspek – Aspek Laporan

Setelah pernyataan umum, ada bagian yang disebut dengan aspek – aspek laporan. Bagian ini
mengandung poin – poin laporan yang disusun berdasarkan klasifikasi tertentu.

Ciri Kebahasaan Teks Laporan


Teks laporan memiliki ciri kebahasaan, diantaranya adalah:

1. Menggunakan kata sandang

Kata sandang merupakan jenis kata yang digunakan untuk mengawali kata benda yang berfungsi sebagai
penentu, misalnya sebuah, suatu, beberapa, seorang, dan lain – lain.
Contoh :
Seorang anak hilang dalam keramaian.
Sebagian mamalia tinggal di dalam laut.

2. Menggunakan konjungsi

Kata sambung digunakan untuk menghubungkan dua bagian kalimat. Ada dua macam kata sambung,
yaitu kata sambung intra kalimat dan kata sambung intra paragraf. Contohnya adalah sedangkan, namun,
dan, tetapi, sehingga, dan lain – lain.
Penggunaan kata sambung ini agar teks laporan menjadi karangan atau tulisan yang padu.

3. Kalimat aktif
4. Kata tugas
5. Kosakata teknis bidang ilmu
6. Penulisan unsur serapan.
Macam-macam Model Teks Laporan
Ada banyak sekali jenis – jenis teks laporan yang bisa kita temukan, diantaranya adalah:
1. teks laporan hasil observasi
2. teks laporan percobaan
3. teks laporan eksperimen

1. Teks Laporan Hasil Observasi / Pengamatan


Teks laporan hasil observasi adalah teks yang memuat klasifikasi mengenai jenis sesuatu berdasarkan
kriteria tertentu. Teks laporan bersifat global atau universal. Teks laporan lebih menekankan pada
pengelompokan berbagai hal ke dalam jenis sesuai dengan ciri setiap jenis pada umumnya. Teks ini juga
berkaitan dengan hubungan antara sebuah kelas dan subkelas yang ada didalamnya.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi


Struktur adalah bagian-bagian yang membangun sebuah teks menjadi sebuah teks laporan hasil
observasi, Secara umum, teks laporan hasil observasi memiliki 2 struktur, diantaranya yaitu:
1. Pernyataan umum (klasifikasi) : merupakan semacam pembuka atau pengantar tentang hal
yang dilaporkan. Pada tahap pembukaan disampaikan bahwa benda-benda di dunia dapat
diklasifikasikan berdasarkan kriteria persamaan dan perbedaan.
2. Anggota/aspek yang dilaporkan, merupakan bahasan atau rincian tentang objek yang diamati.

Adapun struktur lainnya dari teks laporan ini adalah sebagai berikut:
1. Definisi Umum, adalah pembukaan yang berisi pengertian tentang sesuatu yang dibahas
didam teks.
2. Definisi Bagian, adalah bagian yang berisi ide pokok dari setiap paragraf (penjelasan rinci).
3. Definisi Manfaat, bagian yang menjelaskan manfaat dari sesuatu yang dilaporkan
4. Penutup, adalah bagian rincian akhir dari teks.

Fungsi Teks Laporan Hasil Observasi/Pengamatan:


1. Memberitahukan atau menjelaskan laporan pertanggung jawaban dari sebuah tugas atau
kegiatan pengamatan (observasi).
2. Memberitahukan atau menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan atau
pemecahan masalah dalam pengamatan.
3. Merupakan sumber informasi yang akurat dan terpercaya karena disusun berdasarkan dengan
data dan fakta.
4. Merupakan sarana untuk mendokumentasikan hasil kegiatan observasi.

2. Teks Laporan Percobaan


Suatu teks yang berisi tentang percobaan yang dilakukan oleh penulis yang biasa berada ketika
seseorang melakukan suatu percobaan, observasi atau melakukan karya ilmiah dan bisa juga pada
laporan praktikum.

Struktur Teks Laporan Percobaan


Struktur teks Laporan percobaan menjadi bagian -bagian penting yang menjadi penyusun teks rekaman
percobaan. Secara umum, struktur teks rekaman percobaan terdiri dari empat bagian, yakni:
1.Tujuan serta alat dan bahan
2.Langkah-langkah
3.Hasil
4.Simpulan

Unsur Kebahasaan Teks Laporan Percobaan


Unsur kebahasaan dalam teks rekaman percobaan serupa dengan unsur kebahasaan dalam teks
prosedur. Jadi, di dalamnya terdapat : sinonim, antonim, dan kata bilangan.

Ciri-ciri Teks Laporan :


 Harus mengandung fakta
 bersifat objektif
 harus ditulis sempurna dan lengkap
 tidak memasukkan hal-hal yang menyimpang, mengandung prasangka, atau pemihakan
 disajikan secara menarik, baik dalam hal tata bahasa yang jelas, isinya berbobot, maupun
susunan logis.

Langkah-langkah Menulis Teks Laporan


Untuk membuat laporan hasil pengamatan, perlu mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan.
Dengan demikian laporan hasil pengamatan yang dibuat dapat menjadi sebuah laporan yang tersusun
secara rapi, runtut dan menarik. Langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam menulis sebuah laporan
hasil pengamatan adalah sebagai berikut :
1. Membuat judul laporan yang benar sesuai dengan pengamatan yang dilakukan.
2. Menyusun kalimat pembukaan.
3. Menyusun isi laporan yang berisi gagasan-gagasan pokok dan saran yang disertai alasan
terhadap laporan hasil pengamatan.
4. Menulis kalimat penutup. Dengan mengetahui tehnik penyajian suatu hasil laporan atau
kunjungan, maka akan dengan mudah menyusun laporan hasil pengamatan secara runtut dan menarik
serta sesuai dengan kenyataan yang ada.

Contoh Teks Laporan Percobaan :

Kenaikan Tarif Tol Tidak Mempertimbangkan Hak Konsumen


Tarif ruas tol akan kembali naik. Kali ini, PT Jasa Marga bakal menaikkan tarif ruas Tol Sedyatmo mulai
Jumat (19/9). Penaikan ini dinilai tidak adil karena tidak mempertimbangkan hak konsumen sebagai
pengguna jasa.

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, mengatakan sudah
berulang kali kenaikan tarif tol dianggap tidak adil karena berdasarkan regulasi mengatur kenaikan tarif tol
setiap dua tahun, serta hanya berlandaskan laju inflasi. "Hal initidak adil karena hak-hak konsumen tidak
dipertimabngkan. Indikator kenaikan bukan inflasi saja, melainkan juga kemanfaatan jalan tol bagi
pengguna,” tuturnya saat dihubungi SH, Senin (15/9) pagi.

Menurutnya, fakta selama ini, kenaikan tarif tol tidak sebanding kualitas layanan. Pertumbuhan
pembangunan jalan tol yang relatif lambat juga tidak mampu mengimbangi pertumbuhan
kendaraan.

"Sebagai contoh, grafik kecepatan rata-rata semakin bertambah sehingga waktu tempuh kendaraan lebih
efisien dari segi waktu. Lihat saja kecepatan rata-rata kendaraan yang melintasi tol dalam kota setiap hari,
dari arah Jagorawi menuju Semanggi, padatnya luar biasa. Jarak tempuh bisa 2—3 jam,
sangat macet sekali,” ucapnya.

Tulus menyebutkan, sudah sejak lama pihaknya mengusulkan agar Undang-Undang (UU) dan Peraturan
Pemerintah (PP) tentang Jalan direvisi agar tidak hanya berpihak kepada investor dan operator jalan tol.
“Standar pelayanan minimum (SPM) pun harus ditingkatkan standarnya, tidak hanya itu-itu saja selama
puluhan tahun. Masak tarif sudah naik, tetapi SPM tidak naik, malah turun standarnya,” tutur Tulus.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) di tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo
akan menaikkan tarif 7,14—18,75 persen mulai Jumat mendatang, sejak pukul 00.00 WIB. Dengan
kenaikan itu, PT Jasa Marga memperkirakan pendapatan perusahaan akan naik sekitar Rp100 juta per
hari .
Pejabat PT Jasa Marga Tbk, Taruli M. Hutapea, mengatakan sampai Juli 2014 lalu lintas harian rata-rata
(LHR) ruas tol sepanjang 14,3 kilometer (km) itu mencapai 204.000 kendaraan per hari, dengan
pendapatan Rp1,1 miliar setiap hari. “Jumlah LHR ini masih sedikit di bawah target yang ditetapkan
perusahaan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, ruas Tol Sedyatmo ini menyumbang 6 persen dari seluruh ruas tol Jasa Marga.
Sejauh ini, pendapatan keseluruhan perusahaan pelat merah ini dalam bisnis jalan tol mencapai Rp18
miliar per hari.

Para pakar menyarankan pemerintah, dalam hal ini PT Jasa Marga, untuk menunda penaikan tarif tol
tersebut mengingat efek yang ditimbulkan penaikan tersebut akan sangat terasa bagi kalangan menengah
ke bawah.

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi / Pengamatan :

Kerajaan Hewan
Secara umum hewan di dunia ini diklasifikasikann menjadi beberapa kelompok. Pembagain ini disebut
dengan kingdom mamalia atau kerajaan hewan. Klasifikasi ini membagi hewan ke dalam 5 kelompok
hewan berdasarkan jenis – jenisnya. Lima kelompok besar hewan yang hidup di dunia ini adalah mamalia,
aves, pisces, amphibi, insect, dan reptile.

Mamalia adalah kelompok hewan yang paling besar. Hewan – hewan pada kelompok ini dicirikan dengan
memiliki kelenjar susu pada bagian tubuhnya. Hal ini dikarenakan hewan – hewan mamalia melahirkan
dan menyusui anak – anaknya. Hewan – hewan yang termasuk mamlia adalah sapi, kerbau. harimau, dan
lain – lain. Kebanyakan hewan mamalia tinggal di darat. Namun, ada beberapa mamalia yang tinggal di
lautan seperti paus, dan lumba – lumba.

Kelompok hewan selanjunya adalah aves. Kelas aves adalah hewan yang memiliki bulu di sekujur
tubuhnya. Hewan – hewan yang berada di kelas ini adalah burung, baik burung yang bisa terbang seperti
burung elang, burung yang pandai berenang seperti penguin, dan burung yang tidak bisa terbang seperti
merak dan ayam.

Kelompok hewan selanjutnya adalah reptile. Reptile adalah kelompok hewan yang melata, dan memiliki
kulit yang sangat keras. Hewan reptile biasanya berkembang biak dengan bertelur dan berdarah dingin.
Namun, ada juga sebagian yang melahirkan dan berdarah panas. Hewan – hewan yang masuk ke dalam
jenis reptile ini adalah ular, buaya, kadal, dan lain – lain.

Pisces adalah kelompok hewan terbesar ke dua yang ada di muka bumi ini. Hewan – hewan yang berada
di kelompok pisces adalah hewan – hewan yang berenang, yaitu ikan. Pisces memiliki kelompok yang
sangat banyak, dimulai dari ikan yang tinggal di perairan laut maupun perairan darat.

Insect adalah sebutan untuk hewan – hewan serangga di dunia ini. Kelompok insect bernafas dengan
menggunakan trakea. Hewan – hewan yang masuk ke dalam kelompok insect adalah nyamuk, kumbang,
dan lain – lain.

Kelompok hewan yang terakhir adalah amphibi. Ampihibi adalah sebutan untuk hewan – hewan yang
hidup di dua lingkungan, yaitu darat maupun perairan. Hewan – hewan yang berada di kelas ini biasanya
bernafas melalui kulitnya sehingga kulitnya selalu tampak basah. Hewan amphibi contohnya adalah katak,
salamander, dan lain – lain.

Berdasarkan penjabaran – penjabaran di atas, hewan – hewan yang hidup di dunia ini ada dalam 5
kelompok besar, yaitu mamalia, pisces, insect, amphibi, aves, dan reptile.
Burung Merpati
Burung merpati adalah salah satu hewan tersukses di dunia, karena burung jenis ini ditemui di seluruh
belahan dunia kecuali Antartika. Di daerah Boja, burung merpati hidup berdampingan dengan manusia
sebagai hewan peliharaan. Burung merpati termasuk burung berukuran sedang. Ukuran panjang burung
ini antara 20 cm hingga 30 cm dan berat antara 700 gram hingga 900 gram. Bahkan di Desa Puguh
pernah di jumpai burung merpati dengan berat hingga hampir mencapai 1 kg. Burung merpati memiliki
beragam jenis warna, antara lain coklat, putih, hitam, atau perpaduan dari beberapa warna tersebut.

Merpati memiliki semacam sensor dalam hidungnya yang di gunakan untuk mengenali bau rumahnya,
inilah penyebab burung merpati dapat pulang kerumahnya setelah terbang jauh. Makanan burung ini
adalah biji-bijian seprti, jagung, beras, kacang hijau, dan lain sebagainya. Bahkan di daerah Boja burung
merpati biasa memakan gabah yang sedang di jemur oleh petani. Di Boja burung merpati tinggal di dalam
sarang berbetuk balok dengan lubang persegi sebagai pintunya. Sarang burung merpati sering di sebut
pagupon. Pagupon biasanya ditempel di dinding rumah pemilik burung merpati. Burung ini adalah burung
yang mudah dipelihara, tak heran di Boja sangat mudah di temui burung merpati.

Burung merpati juga dapat digunakan dalam perlombaan, misalnya balapan atau kontes kecantikan
burung merpati. Namun yang sering dijumpai di Boja adalah belapan. Balapan biasanya dilakukan pada
lintasan yang lurus atau diterbangkan dari jarak jauh. Dalam hal ini yang digunakan untuk balapan adalah
merpati jantan, sedangkan merpati betina hanya untuk pancingan saja. Burung merpati dapat mengenali
pasanganya masing-masing, karena burung merpati termasuk burung yang setia terhadap satu
pasanganya. Populasi burung merpati di Indonesia sangatlah besar, namun kebanyakan burung merpati
di Indonesia adalah peliharaan. Keberadaan burung merpati liar sangatlah sedikit, mungkin hal ini karena
berkurangnya habitat merpati karena pesatnya pembangunan. Burung merpati patut di lestarikan, agar
anak cucu kita dapat melihat burung merpati secara langsung, bukan hanya cerita dari orang tuanya.

efinisi Teks Laporan Percobaan


Teks laporan percobaan ialah teks yang isinya paparan mengenai tujuan, proses dan hasil dari
percobaan. Teks laporan percobaan adalah teks yang menceritakan mengenai percobaan yang
dilaksanakan oleh seorang peniliti.
Secara umum, teks laporan percobaan dipakai guna melaporkan hasil dari percobaan, laporan praktikum
atau karya ilmiah. Tujuan dari teks laporan percobaan ialah untuk memberikan kepada para pembaca
mengenai hasil dari percobaan yang sudah dibuatnya. Teks laporan hasil dari percobaan sifatnya adalah
umum atau universal.

Ciri – Ciri Teks Laporan Percobaan


Berikut ini merupakan sejumlah ciri – ciri teks laporan hasil dari percobaan :

1. Melaporkan hasil dari percobaan.


2. Percobaan ilmiah dilaksanakan untuk menguji sesuatu.
3. Teks laporan percobaan berawal dengan menjabarkan tujuan percobaan.
4. Menjabarkan bahan dan alat yang dibutuhkan untuk melasanakan percobaan.
5. Menjabarkan prosedur pelaksanaan percobaan dan melaksanakan pengamatan.
6. Menjabarkan pencatatan hasil dari percobaan.
7. Diakhir laporan dijabarkan simpulan hasil dari percobaan menurut hasil analisis terhadap data
hasil dari pengamatan.

Struktur Isi Teks Laporan Percobaan


Dibawah ini adalah struktur teks laporan percobaan :

1. Judul.
2. Tujuan.
3. Bahan dan alat.
4. Langkah – langkah kegiatan.
5. Hasil percobaan.
6. Simpulan.
Tahap Membuat Teks Laporan Percobaan
Cara atau tahap membuat teks laporan percobaan ialah :

1. Menulis Struktur dari Teks Laporan Percobaan


Langkah pertama dalam membuat teks laporan percobaan ialah terlebih dahulu dengan cara membuat
struktur teks laporan percobaan. Langkah ini bisa dimulai dari :
 Menulis judul
 Tujuan percobaan
 Alat serta bahan yang dipakai
 Dan langkah awal sampai akhir percobaan.

2. Tulislah hasil dari percobaan ke dalam bentuk grafik, tabel, bagan atau gambar
agar pembaca lebih mudah dalam memahami hasilnya. Sesudah semuanya selesai, selanjutnya tulislah
kesimpulan dari hasil percobaan yang telah dilakukan.

3. Mengembangkan Kerangka jadi Sebuah Teks


Sesudah menyelesaikan kerangka tersebut, lalu kembangkanlah jadi sebuah teks. Jangan lupa pula untuk
memerhatikan kaidah dari kebahasaannya yang dipakai supaya teks percobaan ini mudah dipahami oleh
pembaca.

Kaidah Kebahasaan dari Teks Laporan Percobaan


Dibawah ini adalah kaidah kebahasaan dari teks laporan percobaan.

1. Memakai Sinonim dan Antonim


Secara umum dalam teks laporan percobaan ada kata yang bersinonim serta kata yang berantonim.
Sinonim adalah persamaan kata, sementara antonim adalah lawan kata. Didalam teks laporan percobaan,
antonim dan sinonim ini biasanya terdapat pada bagian di sejumlah langkah percobaan.

2. Memakai Kata Bilangan


Kata bilangan dalam teks laporan percobaan ini menunjukan jumlah bahan yang dipakai dalam
percobaan.

3. Menggunakan Kalimat Perintah


Contoh sebuah kalimat perintah dalam teks laporan percobaan antara lain (siapkan, tambahkan,
tuangkan, aduklah, hindari, sebaiknya, cmpurkan, dan lain lainnya).

4. Menggunakan Kata Hubung


Selain memakai kata perintah, teks laporan percobaan memakai pula kata hubung. Contoh kata hubung
yang ada dalam teks laporan percobaan antara lain (dan, saat, jika, sehingga, tetapi, apabila, meskipun,
dan lainnya).

Contoh Teks Laporan Percobaan


1. Judul : Membuat Taplak Meja
Taplak meja kadang digunakan untuk menghias meja dan paling banyak tersedia di sejumlah toko dengan
harga yang lumayan. Namun, apa kalian pernah berfikir untuk membuat sebuah taplak meja sendiri?
Sebenarnya, kalian bisa saja membuat taplak meja sendiri yang biayanya malah relatif lebih murah.

2. Tujuan
Pembuatan taplak meja ini bertujuan supaya kita bisa memanfaatkan sejumlah barang bekas yang ada
disekitar kita. Jadi, akan lebih bernilai serta bermanfaat.

3. Alat dan Bahan :


 2 meter kain perca
 Jarum & benang
 Pensil, gunting, & kertas
 Jangka

4. Langkah-Langkah Membuatnya :

 Buatlah sebuah sketsa gambar terlebih dulu di kertas dengan memakai jangka berdiameter 8 cm,
lalu gunting sesuai pada pola jangka tersebut.
 Tempelkan pada kain perca kemudian jiplak polanya & gunting kain percanya. Ulang hingga 60
bulatan
 Jahit pinggirnya kemudian tarik lalu di tali. Ulang sampai 60 bulatan.
 Langkah berikutnya, rangkaikan bulatan satu dan bulatan yang lain lalu bentuk pola mirip dengan
taplak meja.
 Sesudah membentuk sebuah pola seperti yang kamu inginkan, jahit bulatan satu dan yang
lainnya.
 Kemudian sesudah selesai membentuk taplak meja, maka kamu bisa merapihkan jahitan tersebut
agar terlihat lebih indah.

5. Hasil
Jadilah sebuah taplak meja dengan beberapa kreasi tangan kamu sendiri. Sekarang kamu bisa
meletakkan taplak meja tadi di meja ruang makan maupun bisa juga di meja ruang tamu. Kamu bisa
mengembangkannya sebagai peluang usaha yang sangat menguntungkan.

6. Kesimpulan
Membuat taplak meja tersebut tidaklah sulit, namun kamu juga harus sabar dan telaten serta ulet dalam
proses pengerjaannya. Sehingga, hal ini akan mengasah dan mengembangkan sebuah keterampilan yang
kalian miliki, sekaligus kamu juga dapat menghemat biaya serta bisa menambah keuntungan bila kamu
memanfaatkannya menjadi peluang usaha.