Anda di halaman 1dari 9

MENINGKATKAN STD, APC &

MENURUNKAN LOSS PRODUK


OLEH
NUR HIDAYATI
17062329
SAT 1PM7 / BUDI UTOMO (DIMO)

PT. SUMBER ALFARIA TRIJAYA Tbk.


PONTIANAK
2018
BAB 1

PENDAHULUAN
1.1 KATA PENGANTAR
PT. Sumber Alfaria Trijaya Trijaya Tbk Didirikan pada tahun 1989 oleh
Djoko Susanto dan keluarga PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart/ Perseroan),
mengawali usahanya di bidang perdagangan dan distribusi, kemudian pada 1999
mulai memasuki sektor minimarket. Ekspansi secara ekponensial dimulai Perseroan
pada tahun 2002 dengan mengakusisi 141 gerai Alfaminimart dan membawa nama
baru Alfamart.

 Visi: “Menjadi jaringan distribusi ritel terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas,
berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil, pemenuhan kebutuhan dan harapan
konsumen, serta mampu bersaing secara global”.
 Misi:
a) Memberikan kepuasan kepada pelanggan / konsumen dengan berfokus pada produk dan
pelayanan yang berkualitas unggul.b) Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang
dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku / etika bisnis yang tinggi.

c) Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuh-kembangkan jiwa


wiraswasta dan kemitraan usaha.

d) Membangun organisasi global yang terpercaya, sehat dan terus bertumbuh dan
bermanfaat bagi pelanggan, pemasok, karyawan, pemegang saham dan masyarakat pada
umumnya.

 Nilai: Alfamart berpegang pada standar yg tinggi dalam INTEGRITAS, INOVASI,


KUALITAS DAN PRODUKTIVTAS, KERJASAMA TIM, dan KEPUASAN
PELANGGAN. Prinsip-prinsip dasar tersebut merupakan Dasar dari Budaya Perusahaan.

1.2 SAT 1PM7/DIMO


SAT 1PM7/ DIMO (Budi Utomo) Merupakan toko dengan tipe 45RB beralamat di
Jalan Budi Utomo Kec Pontianak Utara, Kota Pontinak. Grand Opening pada tanggal
29 April 2018. Jumlah personil toko 5 orang, toko bisa dibilang berada di salh satu
jalan utama dan yang berada didekat perumahan penduduk, sehingga bisa dibilang
segala item di toko laku dari berbagai jenis sub departemen.

1.3 SPD, STD, APC & GM


 SPD atau Sales Perday merupakan hasil penjualam toko dalam satu hari.
 STD atau Struk Transaction per Day merupakan adalah jumlah Konsumen
yang bertransaksi dikasir pada waktu satu hari.
 APC atau Avarage Purchase Order merupakan nilai rata-rata pembelanjaan
tiap konsumen pada periode tertentu
1.4 LOSS Produk
Kehilangan barang dapat terjadi di mana saja di area toko. Namun demikian kita dapat
menggolongkann tempat terjadinya kehilangan ke dalam 5 lokasi, yaitu :
1. Pada proses penerimaan barang
2. Di dalam Area Gudang
3. Di dalam Area Sales
4. Di area Kasir
5. Di proses Administrasi

Ada 4 Faktor penyebab timbulnya kehilangan barang di toko, yaitu (Alatief Bisnis Institut,
2000) :

1. Pencurian oleh Karyawan 45%


2. Pencurian oleh pihak eksternal 30%
3. Kesalahan dan Ketidakakuratan pencatatan 20%
4. Kesalahan Supplier 5 %

Kehilangan barang di toko sebagian besar disebabkan oleh karyawan, karena karyawan pada
umumnya telah mengerti cara kerja dan sistem pengamanan barang di toko, sehingga mudah
untuk mengantisipasinya. Sedangkan dari pihak luar (30%) merupakan penyebab kedua, hal
ini terjadi karena adanya kesempatan dan kurang kontrol dari karyawan toko.

Kehilangan barang yang disebabkan oleh kesalahan supplier walaupun persentasenya kecil
namun cukup berperan dalam menggerogoti margin yang diperoleh oleh toko, bila tidak
segera diselesaikan. Kesalahan yang dilakukan oleh supplier biasanya berkaitan dengan
jumlah kuantiti barang dan adanya supplier yang nakal dengan mengganti barang dengan
mutu yang lebih rendah.

Pada prinsipnya kehilangan barang di toko dapat dikategorikan ke dalam dua kelompok,
yaitu:

1. Unknow Loss (Kehilangan barang yang tidak diketahui penyebabnya)


2. Know Loss (Kehilangan barang yang diketahui penyebabnya).

Unknow Loss merupakan kehilangan barang yang sesungguhnya akibat tindak pencurian baik
dilakukan oleh karyawan maupun pihak luar (costumer), sedangkan Unknow Loss
merupakan kehilangan barang yang penyebabnya diketahui dan masih dapat di kontrol.
Misalnya tingginya tingkat returan barang Kadaluarsa (expired) akibat stok terlalu besar.
BAB 2

PEMBAHASAN

2.1 Analisis STD & APC


Analisis SPD, STD, APC, GM SAT 1PM7 periode 16 Agustus – 31 Agustus 2018

Hari/,Tanggal SPD STD APC Ket


Kamis, 16/08 9.623.856 246 39.121 -
Jumat, 17/08 11.433.423 268 42.662 STD dan APC mengalami peningkatan
disertai dengan peningkatan sales, karena
memasuki Promo JSM
Sabtu, 18/08 9.626.622 251 38.353 STD & APC mengalami penurunan
Minggu, 19/08 9.865.808 260 37.907 STD naik dan APC turun.
Senin, 20/08 8.975.116 267 33.615 STD mengalami kenaikkan dan APC
turun.
Selasa, 21/08 7.918.495 215 36.830 STD mengalami penurunan, sementara
APC naik
Rabu, 22/08 14.886.377 364 40.897 Memasuki hari libur nasional, STD
mengalami kenaikkan yang cukup
signifikat diikuti dengan peningkatan
APC yang cukup signifikat juga.
Kamis, 23/08 9.182.919 256 35.871 STD dan APC mengalami penurunan.
Jum’at, 24/08 14.822.997 309 47.971 STD dan APC mengalami kenaikan
diimbangin juga kenaikkan sales yang
cukup meningkat. Lakukan kontrol OOS,
full display dan speed display.
Sabtu, 25/08 11.880.249 266 44.663 STD dan APC sama-sama mengalami
penurunan.
Minggu, 26/08 16.296.643 329 49.534 Memasuki weekend, APC, STD, diikuti
dengan STD mengalami peningkatan
yang tajam. Perlunya kontrol OOS dan
kontrol rak OSA.
Senin, 27/08 8.863.682 221 40.107 Memasuki hari senin, STD dan APC
mengalami penurunan.
Selasa, 28/08 6.688.461 179 37.366 STD dan APC semakin turun, diikuti
dengan SPD yang turun.
Rabu, 29/08 8.390.824 195 43.030 SPD, STD & APC meningkat.
Kamis, 30/08 8.658.589 212 40.842 SPD dan STD meningkat tetapi APC
menurun, hal ini mugkin kurangnya
penawarn kasir, kasir lebih ditekankan
lagi, tetapkan target penjualan.
Jum’at, 31/08 10.242.894 219 46.771 Memasuki promo JSM SPD, STD, APC
meningkat. Tetap konsistensi lakukan
penawaran, jalankan TSS dan lakukan
full display.
Berikut analisi SPD, STD, APC Sat 1PM7 periode 1 September – 16 September 2018

Hari, Tanggal SPD STD APC Ket


Sabtu, 01/09 10.425.482 259 40.253 Merupakan awal bulan dan weeken,
terjadi peningkatan sales yang diikuti
peningkatan STD & APC
Minggu, 02/09 9.581.776 254 37.724 Terjadi Penurunan APC & STD disertai
penurunan sales
Senin, 03/09 7.534.088 217 34.719 Penurunan STD dan APC
Selasa, 04/09 5.664.069 162 34.963 Terjadi penurunan STD, tetapi APC
meningkat
Rabu, 05/09 6.275.580 154 40.751 STD semakin turun. Tetapi terjadi
peningkatan STD
Kamis, 06/09 8.771.944 228 38.473 STD meningkat, tetapi APC menurun
Jum’at, 07/09 9.709.273 219 44.335 STD mengalami penurunan, tetapi APC
naik (Promo JSM)
Sabtu, 08/09 5.905.472 165 35.791 STD & APC turun.
Minggu, 09/09 9.734.412 251 38.783 STD naik, APC urun
Senin, 10/09 5.969.010 179 33.346 STD & APC mengalami penurunan
Selasa, 11/09 7.826.059 207 37.807 STD & APC meningkat.
Rabu, 12/09 7.550.022 223 33.857 STD mengalami kenaikkan sementara
APC mengalami penurunan.
Kamis, 13/09 6.674.107 221 30.200 STD & APC mengalami penurunan.
Jum’at, 14/09 9.315.917 258 36.108 Memasuki promo JSM, STD & APC
meningkat.
Sabtu, 15/09 8.887.525 233 38.144 STD turun sementara APC meningkat.

Pentingnya 4 Pilar untuk menaikkan STD ataupun APC.

Disini, saya akan membahas satu persatu pentinya 4 pilar service untuk meningkatkan STD
dan APC (pengamatan pada toko Budi Utomo)

1. Place
Tempat yang nyaman, kondisi ruanganan yang sejuk (AC berfungsi dengan baik),
lantai yang bersih (tidak becek/kotor), harga serta POP yang lengkap, pencahayaan
berfungsi dengan baik, tentunya membuat konsumen lebih nyaman berbelanja di toko,
sehingga pastinya ia akan kembali lagi berbelanja ataupun menyarankan orang lain
untuk berbelanja karena kondisi toko yang membuat nyaman, hal ini dapat
meningkatkan STD toko, di tambah lagi, sarana promosi yang lengkap (POP, hanging
mobile, pointer, banner, harga yang lengkap, dll) membuat konsumen tertarik untuk
berbelanja sehingga dapat meningkatkan APC toko.
2. People
Personil yang sesuai standarisasi, keramahan dan pengetahuan personil yang
mengtahui promo yang sedang berlangsung, penawaran personil(kasir) dapat
meningkatkan STD ataupun APC yaitu misalna pada saat konsumen belanja ke kasir,
kasir menawarkan produk complimenter ataupun program tebus murah yang dapat
meningkatkan APC.
3. Process
Transaksi yang berjalan lancar (misalnya harga promo yang motong pada komputer).
4. Produk
Produk yang tersedia, tidak expired, tertata dengan baik.

Kenapa STD dan APC toko Budi Utomo bisa mengalami kenaikkan dan penurunan???

Berdasarkan Analisis saya STD dan APC pada toko budi utomo bisa naik dan dan turun
disebabkan oleh berbagai faktor yaitu :

1. Hari Operasional toko


Biasanya STD ataupun APC toko dapat mengalami kenaikan pada promo JSM
ataupun hari libur nasional (tanggal merah) ataupun long weekend. Tentunya hal ini
juga dipengaruhi beberapa faktor-faktor lain baik itu faktor yang dapat diperkirakan
maupun tidak seperti kondisi cuaca, jumlah personil dan ketersediaan barang.
2. 4 Pilar Service yang kadang tidak sesuai standar. Kondisi toko pada saat hujan : teras
bocor dan banjir, sehingga membuat konsumen untuk enggan datang, Area gudang
menuju toilet banjir, menambah stigma jelek konsumen untuk datang lagi berbelanja
di toko. Selain itu, Genset yang tidak memadai (Place), daya energi pada genset hanya
cukup untuk beberapa lampu dan komputer, sehingga jika listrik mati pada malam
hari, dari jarak jauh toko kurang terlihat karena Poll sigm dan Shop mati, lampu area
sales juga hanya hidup beberapa, sehingga bisa jadi mengurangi STD.
3. Ketersediaan barang di toko, terutama barang promo. Konsumen toko budi utomo,
termasuk konsumen yang bisa disebut “PENGINCAR PROMO”, biasanya pada
promo JSM konsumen lebih ramai berkunjung ke toko, tentunya ntuk membeli barang
promo JSM, kadang kala, barang yang promo stoknya tidak memadai sehingga
menyebabkan hilangnya sales dan menurunnya jumlah STD yang tentunya juga akan
berpengaruh pada APC toko.
4. Pengiriman yang terlambat (pending PO), hal ini berkaitan dengan tingka OOS (Out
Out Stok toko. Stok barang ditoko dapat mengalami OOS (Out of Stock) maupun
Overstock(OVS). OOS ideal untuk sebuah tok adalah 1% dari jumlah PLU, jika
melebihi jumlah tersebut berarti memungkinkan terjadi loss sales yang lebih besar
apalagi jika item-item yang mengalami OOS adalah item-item Fast Moving dan
penyumbang SPD terbesar. Maka dari itu perlu dilakukan monitoring (review PKM)
agar tidak terjadi OOS yang besar pada toko

Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan STD dan APC:

1. Input mengenai keluhan toko pada departmen terkait (ex: area gudang banjir ke
Maintenance & Building) (Input Helpdesk Online).
2. Kontrol stok (melakukan review PKM)
3. Brefing Tim (terutama Kasir). Brefing mengenai program apa saja yang berjalan di
toko (seperti tebus murah, PDM dan promo-promo lainnya), tetapkan target penjualan
4. Penawaran Member
5. Pembagian Leflet (mailer)
6. Pemasangan sarana promo
7. Kelengkapan POP & harga
8. Bendid item (membuat item paketan)
9. Full display dan Speed display
10. Kontrol jadwal Personil terutama pada hari-hari ramai seperti long weekend.

2.2 Analisis Loss Produk

Bedasarkan data pada toko (data terlampir), Loss Produk pada toko Budi Utomo
makin meningkat, seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, loss produk disebabkan oleh
berbagai faktor, baik itu Internal maupun eksternal.

Hasil analisi kenapa Loss Produk Budi Utomo makin meningkat?

1. Pengecekan barang yang kurang hati-hati


2. Kelalaian Personil
3. Turn Over Personil
4. Klopisasi Data
5. Kesalahan Penginputan Data
6. Kesalahan Transaksi
7. Faktor lain-lain

Upaya penurunan Loss Produk :


1. Pengecekan yang lebih hati-hati
2. Pengontrolan Personil
3. Kerja sama tim dan saling kepecayaan
4. Transaski yang lebih hati-hati
5. Memonitoring loss produk
BAB 3

KESIMPULAN

STD & APC pada toko dapat mengalami penurunan atau peningkatan pada toko.
Begitupula dengan hallya LOSS Produk. Hal ini nantinya akan berpengaruh pada
performance toko. Sehubungan dengan performance toko, maka perubahan SPD, STD dan
APC harus senantiasa dimonitoring untuk mempertahankan bahkan meningkatkan
performance toko. Untuk meningkatkan STD dan APC toko, upaya yang dapat dilakukan
yaitu :

1. Buat display produk semenarik mungkin; jaga kerapihan produk, kebersihan,


kelayakan(expired) produk serta maksimalkan penggunaan POP dan sarana promo
lainnya yang dibutuhkan.
2. Memberikan pelayanan yang maksimal, TSS, menawarkan keranjang belanja pada
konsumen.
3. Menjaga stok (ketersediaan) barang; kontrol OOS dan lakukan review PKM, kontrol
rak OSA.
4. Menawarkan barang/produk tambahan (Produk subtitusi dan komplementer), PDM,
tebus Murah.
5. Menawarkan produk promo, dan lakukan mix margin (banded item) agar gross
margin tok tidak mengalami penurunan.

Selain itu, untuk meningkatkan STD serta APC hal yang dapat dilakukan yaitu
dengan menerapkan 4 pilar service; Produk (kelayakan produk(tidak rusak dan expired)),
Proses (penawaran produk, pelayanan yang maksimal, Place (kebersihan dan kerapihan toko,
kenyamanan toko), serta People (TSS).

Selain itu upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan Loss Produk yaitu :

1. Pengecekan yang lebih hati-hati


Barang yang datang dari Warehouse maupun dari Dcharus selalu di cek, jika terjadi
permasalahn, misalnya BTA atau BK harus langsung di tangin (lakukan Retur BK
atau BTA) ataupun konfirmasi ke pihak terkait.
2. Pengontrolan Personil
Lakukan cek body bila di perlukan.
3. Kerja sama tim dan saling kepecayaan
Pentingnya kerja sama tim untuk saling mengontrol(menurunkan) loss produk,
misalnya dengan melakukan pengawasan terhadap barang (pada area sales), karyawan
yang saling jujur (makan-minum harus bayar & ada struk).
4. Transaski yang lebih hati-hati
Lebih hati-hati dalam transaski pada POS Kasir, takutnya barang yang masuk tidak
sesuai dengan barang yang keluar sehingga berakibat pada Loss Produk (Misalnya,
orang berbelanja satu terscan 2 pada POS kasir, atupun barang-barang yang kartonan
seperti air ataupun Galon yang lupa terinput oleh kasir).
5. Memonitoring loss produk
Senantiasa memonitoring, dan segera cepat menyelesaikan apabila terjadi hal-hal
yang terasa menganjal.