Anda di halaman 1dari 3

Tentunya untuk bisa lulus AcEPT kita perlu tahu tentang bagaimana cara penilaian

AcEPT.
Bagian-Bagian Soal
Pada tes AcEPT ada 5 Parts (bagian) yaitu:
Listening (20 soal)
Vocabulary (30 soal)
Grammar and Structure (40 soal)
Reading (40 soal)
Composing Skills (40 soal)
Nilai Terendah, Tertinggi dan Batas Lulus AcEPT
Pada sistem penilian tes AcEPT kita ketahui bahwa:
Nilai terendah : 0 (Setara dengan TOEFL 217)
Nilai batas lulus S2 : 209 (Setara dengan TOEFL 450)
Nilai batas lulus S3 : 268 (Setara dengan TOEFL 500)
Nilai tertinggi : 426 (Setara dengan TOEFL 677)
Bobot Soal
Bobot setiap butir soal adalah 2,5 (dua setengah) poin.
Jumlah soal AcEPT adalah 170 soal, sehingga 170 x 2,5 = 425.
Informasi resmi dari DAA, total nilai AcEPT adalah 426, selisih satu angka tentunya
tidak signifikan meskipun mungkin ada alasannya.
Listening ( 50 poin)
Vocabulary ( 75 poin)
Grammar (100 poin)
Reading (100 poin)
Composing Skills (100 poin)
Catatan:
Data tersebut adalah data resmi dari website UGM. Pada prakteknya banyak orang
dengan nilai TOEFL 450 belum juga mencapai nilai AcEPT 209 dan orang dengan nilai
TOEFL 500 belum mencapai AcEPT 268.
Karena fakta dilapangan untuk mencapai nilai 209 perlu kemampuan setara TOEFL 500
dan untuk mencapai nilai AcEPT 268 perlu kemampuan setara TOEFL 550.
Nah untuk lulus AcEPT harus berapa nilainya??
Untuk lulus, para mahasiswa dan calon mahasiswa pascasarjana UGM perlu bisa
menjawab setidaknya sebagai berikut:
Mahasiswa S2 perlu nilai 209 minimal harus benar 84 soal
Mahasiswa S3 perlu nilai 268 minimal harus benar 108 soal
Listening
Beberapa model soal dalam listening, yang sering terjadi yaitu

 Audio menyuarakan kalimat yang tidak benar secara gramatikal


 Audio menyuarakan kalimat yang benar secara gramatikal tetapi tidak efektif
 Audio menyuarakan kalimat yang benar secara gramatikal, efektif, akan tetapi
tidak rasional secara akademis

Terkadang dalam sesi ini banyak orang terjebak dalam dalam pengecoh yang ada
misalnya kata-kata yang mirip seperti ice cream dengan I scream atau He’s
student dengan His student.
Adapun trik atau strategi untuk menjawab soal pada sesi listening ini:

 Jika yang ditanyakan topik atau garis besar pembahasan, maka dalam Bahasa
Inggris jawabannya selalu kalimat pertama.
 Jika yang dipertanyakan tentang angka, terkadang audio tidak mengatakan
angka tersebut, tetapi kita yang harus menghitung sendiri.
 Pilihlah jawaban yang rasional secara akademis dengan cara menerjemahkan
jawaban secara benar
 Ketika audio berjalan, dengan melihat jawaban, maka kita bisa menebak pertanyaan
yang akan dipertanyakan.

Vocabulary
Sebenarnya dalam jenis soal ini, yang ditanyakan adalah kosa kata-kosa kata
sederhana. Kita dituntut untuk memecahkan makna yang paling tepat. Contohnya:
belajar, mengajar, pelajaran, diajar. Pengecoh atau jebakan dalam soal ini terkadang
peserta tes sudah berfikiran sulit setelah melihat soalnya yang panjang, padahal dalam
soal itu sebenarnya kita hanya disuruh memilih kata yang tepat dengan konteks kalimat
soal. Untuk trik dan strategi menjawab soal dari jenis ini memang kita dibutuhkan
penguasaan kosa kata yang lazim secara akademis dan sering membaca.

Grammar and Structures


Pada tahap ini, peserta diminta memilih kata yang tepat untuk melengkapi bagian-
bagian yang kosong dalam kalimat tersebut. Selain itu peserta juga diminta untuk
memilih kalimat yang tepat dan tidak menggunakan kata yang bertele-tele (pemborosan
kata).

Strategi:

 soal jangan terlalu dibaca dan jangan mencoba menerjemahkan semua kata.
 tentukan keywords yang sesuai dengan konteks kalimat

Reading Comprehension
Pada sesi ini, informasi yang yang terkandung dalam bacaan bersifat global,
berbeda dengan tes TOEFL dimana informasi yang terkandung dalam bacaan lebih
condong ke informasi Amerika atau Kanada. Pada sesi ini kemampuan peserta tes
dalam membaca cepat sangat dibutuhkan untuk efisiensi waktu yangterbatas.
Composing Skills
Dalam Composing Skills, semua soal tentang sentences (pola kalimat atau
struktur kalimat). Peserta tes diminta untuk menyusun kalimat dan struktur paragraf.

Strategi dalam mengerjakan soal jenis ini:

 Kuasai jenis kalimat soal tersebut, apakah kalimat aktif atau pasif, apakah
kalimat nominal atau kalimat kerja, apakah kalimat sederhana atau kalimat kompleks.
 Kuasai elemen-elemen kalimat sehingga peserta bisa menyusun kalimat tersebut
menjadi sebuah paragraf.