Anda di halaman 1dari 17

12 Teknik Dasar Memanah

Lengkap Dengan Gambar


Ilustrasinya
Khair Pendidikan

Teknik Dasar Memanah – Memanah adalah salah satu


dari tiga olahraga yang disunnahkan oleh
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam selain berkuda dan
berenang.
Memanah juga merupakan cabang olahraga yang cukup
popluer di era sekarang. Sehingga banyak ditemukan
sekolah panahan dan tersebar hampir di seluruh kota-kota
besar di Indonesia..

Memanah bukanlah suatu jenis olahraga yang mudah


dipelajari dalam waktu singkat. Akan tetapi perlu waktu
untuk dapat menguasainya dengan benar.

Penguasaan teknik yang benar adalah salah satu kunci


untuk menunjang tercapainya prestasi yang maksimal.
Dan tercapainya suatu hasil yang maksimal butuh
kesabaran, kepiawaian dan keuletan.

Oleh karenanya seseorang yang apabila hendak belajar


memanah maka terlebih dahulu mempelajari tentang sikap
memanah (shoooting form). Tahukah Saudara
bagaimanakah sikap memanah yang benar?

Sikap memanah yang benar yaitu harus menerapkan


kaedah biomekanika. Artinya adalah setiap gerakan yang
dilakuakn seorang pemanaha tidak boleh menyalahi
aturan atau hukum-hukum mekanikan gerak yang berlaku.

Dalam artikel ini Kami akan menjelaskan kepada Saudara


tentang cara atau teknik yang harus dilakukan seorang
pemanah secara sistematis.
Dalam memperlajari teknik memanah maka harus dilakuan
secara berurut yaitu dari awal hingga akhir.

Teknik memanah tersebut diantara stance, nocking


the arrow, hooking and gripping the bow, mindset,
set up, drawing, anchoring, loading/transfer to
holding, aiming and expansion, release, follow
through dan feedback.

Contents
Teknik Dasar Memanah
1. Teknik Dasar Memanah: Stance
2. Teknik Dasar Memanah: Nocking
3. Teknik Dasar Memanah: Hooking and Gripping the
Bow
4. Teknik Dasar Memanah: Mindset
5. Teknik Dasar Memanah: Set-up
6. Teknik Dasar Memanah: Drawing
7. Teknik Dasar Memanah: Anchoring
8. Teknik Dasar Memanah: Loading/Transfer to Holding
9. Teknik Dasar Memanah: Aiming and Expansion
10. Teknik Dasar Memanah: Release
11. Teknik Dasar Memanah: Follow – Through
12. Teknik Dasar Memanah: Relaksasi dan Feedback
Kesimpulan Teknik Memanah
Teknik Dasar Memanah

herfamily.ie
Berdasarkan buku karangan Mc Kinney (1917:17), disana
menyebutkan dalam mempelajari teknik memanah, maka
seorang pemanah harus menerapkan prinsip mekanika
gerak. Hal ini bertujuan agar terciptanya konsistensi
(keajegan) dalam menembak.

Secara singkat teknik memanah terbagi menjadi 9 tahapan


diantaranya:

 Stance (sikap atau cara berdiri)


 Nocking (memasang ekor panah)
 Extend (mengangkat lengan)
 Drawing (menarik tali busur)
 Anchoring (menjangkarkan tali penarik)
 Tighten/Hold (menahan sikap)
 Aiming (membidik dengan serius)
 Release (melepas panah), dan
 After hold (menahan sikap memanah)
Sedangkan dalam buku karangan Kesik Lee (2007),
disana meyebutkan ada 12 tahapan dalam teknik
memanah yaitu:

 Stance
 Nocking The Arrow
 Hooking and Gripping The Bow
 Mindset
 Set-up
 Drawing
 Anchoring
 Loading/Transfer to Holding
 Aiming and Expension
 Release
 Follow Through
 Feedback

Kedua belas teknik memanah diatas InsyaAllah akan Kami


bahas satu persatu.
1. Teknik Dasar Memanah: Stance

topbow.net
Stance adalah sikap atau posisi kaki saat berdiri di atas
lantai atau tanah. Posisi kaki yang baik pada saat berdiri
memiliki 2 syarat, yaitu:

 Syarat Pertama: Titik berat badan saat berdiri


ditopang oleh kedua kaki secara seimbang yakni dengan
persentase 60 – 70 % bertumpu pada bola kaki
sedangkan sisanya 30 – 40 % bertumpu pada tumit.
 Syarat Kedua: Posisi tubuh harus seimbang dan tegak.
Dalam artian tidak condong ke depan atau ke belakang
dan samping kanan dan samping kiri.
Agar mencapai tubuh yang seimbang dan sikap berdiri
yang benar maka ada 3 hal yang harus diperhatikan
yaitu:

 Pertama: Jarak antar kedua kaki harus selebar bahu.


 Kedua: Ujung kaki harus menyentuh garis khayal di
bagian tengah sasaran target. Dan
 Ketiga: Pastikan kedua lutut dalam kondisi rileks (tidak
tegang)
Sikap posisi kaki yang benar dalam olahraga panahan ada
4 macam, diantaranya:

1. Square or Parallel Stance ialah sikap posisi kaki


sejajar dengan lantai. Yakni dengan meluruskan kedua
ujuang kaki sejajar dengan sasaran target. Sedangkan
posisi dada dengan sasaran membentuk sudur 90 o.
2. Open Stance ialah posisi kaki terhadap lantai terbuka
sedikit lebar. Dalam artian posisi kaki kanan sedikit maju
ke depan dan kaki kiri sejajar dengan sasaran target
sedikit serong ke kiri. Badan membentuk sudut 60 o.
3. Close Stance ialah sikap atau posisi kaki pada saat
berdiri di atas lantai secara tertutup. Maksudnya adalah
bagain ujung kaki kanan menyentuh garis khayal dan
bagian tumit kaki kiri bersentuhan garis khayal atau
sejajar dengan kaki kanan. Dada membentuk sudut
120o.
4. Oblique Stance ialah kebalikan dari closes
stance yakni bagian ujung kaki depan sejajar dengan
bagian ujung kaki kiri dengan arah menyerong menuju
tengah sasaran. Dan dada membentuk sudut 45o.
2. Teknik Dasar Memanah: Nocking

zenbowhunter.com
Nocking adalah gerakan dasar memanah dengan
menempatkan atau memasukkan ekor atau ujung panah ke
tempat anak panah (nocking point) pada tali busur serta
meletakkan gandar (shaft) pada sandaran yang telah
disediakan.
Agar teknik nocking dapat bekerja dengan baik dan tepat
sasaran maka ada 3 aspek yang perlu diperhatikan seorang
pemanah yakni:

1. Aspek I: Bulu indeks pada bagian ekor panah harus


menjauhi sisi jendela busur.
2. Aspek II: Ekor panah harus tapat masuk ke tali.
3. Aspek III: Nocking point (anak panah) harus benar-
benar masuk dan pas ke nock. Apabila anak panah
terlalu besar maupun longgar maka akan menggangu
terbangnya anak panah.
3. Teknik Dasar Memanah: Hooking And Gripping The Bow

berkahkhair.com
Hooking and Gripping the Bow ialah gerakan memanah
dengan menempatkan maupun mengaitkan jari di tali
setelah anak panah atau nocking point terpasang dengan
benar.
Posisi jari harus ditempatkan pada tali dan tali harus
diposisikan di sendi pertama, lebih tepatnya pada bagian
sendi atas jari telunjuk, di bawah jari tengah dan di
belakang sendiri jari manis.

Perlu diingat jangan mencoba meletakkan tali pada sendi


pertama di bagian jari atas dan bawah. Hal ini bisa
membahayakan perkembangan sendi.

Sebelum menerbangkan atau menembah anak panah


maka seorang pemanah harus mengecek terlebih dahulu
tab tali antara nocking pointdengan posisi jari di tab.
Agar proses penembakan panah berjalan lancar maka lebih
baik menggunakan pembatas jari sehingga jari akan
berada pada posisinya dengan benar dan terasa lebih
relaks.
Apabila tidak menggunakan pembatas jari maka jari akan
terasa cenderung menyebar. Sehingga bisa menggangu
proses penembakan.

4. Teknik Dasar Memanah: Mindset

lifehack.org
Mindset adalah aspek yang harus dipenuhi oleh seorang
pemanah baik dalam kondisi fisik dam taktik.
Mindset adalah aspek yang paling penting dari semua spek
yang ada. Karena seorang pemanah harus benar-benar
rilkes disaat menembak anak panah dari busurnya.

Oleh karenanya seorang pemanah harus lebih aktif dan


tetap fokus terhadap berbagai tugas lapangan maupun
pertandingan.

Seorang pemanah yang kontinu melatih dirinya, maka akan


senantiasa fokus terhadap tugas yang sedang dihadapi.
Sehingga ketika anak busur diterbangkan maka akan
mendapatkan bonus atau skor yang lebih baik.
5. Teknik Dasar Memanah: Set-Up

esdf.org
Set-up adalah istilah yang hampir sama dengan pre-
draw yakni gerak tarikan awal. Artinya adalah kekuatan
tekanan jari tangan pada tali saat tarikan penuh (full-draw)
kira-kira 30%, kemudian pada jari tengah sekitar 50% –
60% dan jari manis 20%.
Akan tetapi perbedaan antara pre-draw dengan full-
draw ialah pada tarikan tekanan di jari-jaringan.
Posisii yang tepat teknik set up adalah posisi tungkai lurus,
rileks, berat badan ditumpu dengan kedua kaki dengan
persentase bola kaki dan tumit masing-masing adalah
60% – 70% dan 30% – 40%.
Perputaran tubuh pada bagian atas (upper body) harus
dimulai dari panggul, kemudian bahu diluruskan tepat
mengenai target dan panggul diputar agar lurus dengan
target.
Jika pemanah mengggunakan open stance panggul dengan
sendirinya terbuka ke arah target. Dan yang perlu dihindari
ketika panggul segaris dengan bahu maka akan
menyebabkan ketengan otot.
Untuk menghasilkan stabilitas yang baik maka tulang dada
(stenum) ditekan dan otot perlu ditahan.
Beberapa keselahan yang sering terjadi oleh pemanah
yaitu: badan terlalu condong ke arah target dan pada
bagian leher bahu terlalu tegang. Apabila ini dilakukan
terus menerus maka akan mengakibatkan kepala selalu
menengadah kebelakang.

6. Teknik Dasar Memanah: Drawing

bogen-daumenring.de
Drawing adalah teknik memanah dengan melakukan
gerakan menarik tali busur sampai menyentuh bagian
dagu, bibir dan hidung serta dilanjutkan dengan
menjangkarkan tangan penarik tali di dagu.
Ada 9 aspek yang perlu diperhatikan apabila menggunakan
teknik drawing, diantaranya:
 Saat drawing harus bernapas. Dan saat busur
diangkat, ambil napas dengan menggunakan teknik
pernapasan diafragma.
 Tarik lurus sesuai dengan lintasan tali hingga
menyentuh dagu dari sikap set-up. Sekitar 2-3 inch di
bahwah anchor point. Pastikan saat menarik serileks
mungkin hingga gerakan menembak.
 Untuk mendapatkan perasaan rileks maka saat
menarik tali busur ambil napas secara perlahan-lahan.
 Angel atau sudut tangan kanan bagian belakang harus
stabil. Pemanah jangan memutar tangan saat
melakuakn drawing. Karena memutar tangan bisa
meyebabkan puntiran tali (torque) menjadi lebar.
 Ada dua hal yang perlu diperhatikan yakni lengan
penarik dan jari penarik. Kedua hal ini harus dilakukan
optimal saat melakukan penarikan. Jida tidak akan
menyebabkan jari-jari tangan lemas.
 Saat melakukan drawing, visir harus tepat berada di
atas pusat garis horizontal. Ini bertujuan untuk
menaikkan lengan panahan busur sebagai tanda
bidikan.
 Saat melakukan penarikan busur, bahu tetap berada
pada posisinya. Dalam artian tidak terlalu rendah dan
juga menonjol.
 Saat lengan panahan busur diluruskan akan tampak
berbentuk huruf “V” di ujung bahu. Hal ini dapat
terbentuk jika otot tricep pada lengan panahan busur
harus kuat agar membantu bow shoulder tidak
menonjol.
 Gunakan otot bahu saat menarik busur. Yaitu
otot deltoideus posterior, tere major, rhomboideus dan
travezius.
7. Teknik Dasar Memanah: Anchoring

img-realtree.com
Anchoring adalah gerakan dasar teknik memanah dengan
menjangkarkan tangan penarik pada bagian dagu atau
rahang.
8. Teknik Dasar Memanah: Loading/Transfer To Holding

photos.demandstudios.com
9. Teknik Dasar Memanah: Aiming And Expansion
shooting-hunting.com
Aiming and Expension adalah suatu gerakan dengan
mengarahkan atau menempatkan titik alat pembidik (visir)
tepat berda pada titik sasaran.
Ada 3 aspek yang perlu diperhatikan saat membidik yaitu
sikap memanah harus tetap dipertahankan, string alignmet
harus tetap dan jangan membidik target terlalu lama.

Aiming baru bisa dimulai jika fase transfer dan holding


tercapai. Dan waktu idealnya adalah 1 – 3 detik untuk
mendapatkan hasil yang terbaik.
10. Teknik Dasar Memanah: Release

assets.bowhunting.com
Release adalah gerakan teknik memanah yakni dengan
merilekskan jari-jari penarik tali. Agar anah panah dapat
terbang dengan mulus maka pastikan release bekerja
dengan baik.
Ada dua model release yang dapat digunakan dalam teknik
memanah, diantaranya:
 Dead release: Suatu teknik memanah disaat tali lepas
meninggalkan anchoring. Akan tetapi tangan penarik
tetap menempel pada dagu. Seperti halnya sebelum tali
di lepas.
 Action atau active release: adalah teknik dimana saat
busur dilepas, posisi tangan melewati atau menelusuri
dagu dan leher pemanah.
Dari dua model teknik release diatas, banyak para
pemanah atau atlit panah menerepkan teknik active
release karena mudah dan iramanya dapat diterapkan
dengan baik.

11. Teknik Dasar Memanah: Follow – Through

berkahkhair.com
Follow – Through adalah bagian dari teknik release. Artinya
teknik ini bisa digunakan secara alami atau tidak dibuat
secara berlebihan.
Follow – Through yang berlebihan akan menyebabkan titik
berat panah dan tembakan menjadi kacau. Oleh karenanya
seorang pemanah harus bisa mengontrol tembakannya dan
perasaan saat menembak busur.
12. Teknik Dasar Memanah: Relaksasi Dan Feedback

windmillleisure.co.uk
Feed-Back adalah posisi dimana pemanah tidak emosional
dalam menganalisis suatu masalah yang muncul. Dalam
hal ini pemanah harus bertanggung jawab terhadap pada
hasil tembakan.
Dan seorang pemanah juga harus bisa merasakan
tembakan yang diarahkan ke target. Dengan berpedoman
kepada teknik-teknik yang diajarkan.

Kesimpulan Teknik Memanah


Bagian terpenting yang harus dikuasi oleh seorang
pemanah adalah sikap memanah atau shooting form yang
tidak menyalahi hukum mekanika gerak.
Teknik memanah pada umumnya yang diterapin di dunia
adalah 9 tahapan. Diantaranya:

 Sikap Atau Cara Berdiri (Open Stance),


 Memasang Ekor Panag (Nocking),
 Mengangkat Lengan (Extend),
 Menarik Tali Busur (Drawing),
 Menjangkarkan Tali Penarik (Anchoring),
 Menahan Sikap Memanah (Tighten/Hold),
 Membidik (Aiming),
 Melepas Tali/Panah (Release) Dan
 Menahan Sikap Memanah (After Hold)

Sumber: https://berkahkhair.com/teknik-memanah/