Anda di halaman 1dari 2

PELAYANAN IMUNISASI OLEH PETUGAS

KESEHATAN DI POSYANDU DAN PELAYANAN


LUAR GEDUNG LAINNYA
No. Dokumen : /SOP/UKM-SB/2016

No. Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit : Agustus 2016
Halaman : 1
Puskesmas
dr. Siti Ainun Dwiyanti
Kecamatan NIP.196710272007012022
Sawah Besar

1 Pengertian Merupakan pemberian layanan program imunisasi yang diberikan oleh


petugas kesehatan yang telah di tunjuk, yang dilaksanakan di puskesmas dan
fasilitas keehatan lainnya
2 Tujuan Sebagai pedoman kerja pelayanan imunisasi yang benar di puskesmas dan
fasilitas kesehatan lainnya
3 Kebijakan SK Kepala Puskesmas Kecamatan Kemayoran No. 10 tahun 2016 tentang
Pengelolaan dan pelaksanaan UKM puskesmas.
4 Referensi 1. Undang-Undang No.36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan
2. SOP PENYELENGGARAAN IMUNISASI (KEMENKES RI Tahun 2012)
5 Prosedur / 1. Sehari sebelum pelayanan, masukkan pelarut dan cool pack ke dalam
Langkah- lemari es
langkah 2. 30 menit sebelum pelayanan imunisasi, pastikan semua vaksin dan
logistik (termasuk anafilatik kit) dalam kondisi VVM A/B dan tidak
kadaluarsa
3. Siapkan buku pencatatan hasil imunisasi (buku kohort bayi ibu)
4. Ambil vaksin dan pelarut dari lemari es sesuai dengan perkiraan
kebutuhan, dan masukkan kedalam vaksin carrier yang telah berisi cool
pack
5. Vaksin carrier harus diletakkan pada meja yang tidak terpapar sinar
matahari langsung, disebelahnya diletakkan alat suntik, kapas, air hangat,
formatpencatatan dan anafilatik kit. Letakkan safety box dan plastik
sampah di bawah meja
6. Cuci tangan dengan sabun setiap akan memberikan imunisasi
7. Lakukan skrining setiap sasaran meliputi umur, riwayat imunisasi
sebelumnya, KIPI yang pernah dialami, riwayat penyakit, keadaan
kesehatan saat ini
8. Tentukan dan informasikan kepada orang tuanyajenis dan manfaat
imunisasi yang akan diberikan saat ini
9. Ambil vaksin yang akan diberikan dan pastikan kondisi VVM A/B, tidak
beku dan tidak kadauarsa, serta tulis tanggal dan waktu pertama kali
digunakan
10. Untuk imunisasi oral, ambil alat penetes,keluarkan dari plastik kemasan,
buang kemasan kedalam plastik sampah
11. Ambil alat suntik, pastikan bahwatidak kadaluarsa, keluarkan dari plastik
kemasan, buang kemasan kedalam plastik sampah
12. Buka tutup jarum suntik kedalam plastik sampah
13. Untuk vaksin yang membutuhkan pelarutan, larutkan vaksin sesuai
dengan SOP Persiapan Vaksin
14. Tusukkan jarum suntik ke dalam botol vaksin pastikan ujung jarum selalu
berada didalam cairan vaksin, sedot vaksin sesuai dengan dosis yang
dibutuhkan
15. Apabila terdapat gelembunng pada alat suntik atau kelebihan dosis,
buang gelembung atau kelebihan dosis yang ada tanpa mencabut jarum
dari botol vaksin
16. Lepaskan aat suntik dari botol vaksin
17. Bersihkan lokasi penyuntikan dengan kapas basah, tunggu hingga kering
18. Berikan vaksin sesuai dengan SOP Cara Pemberian Vaksin
19. Buang langsung alat suntik yang telah digunakan tanpa menutupnya (non
recapping) ke dalam safety box
20. Berikan informasi kepada orang tua tentang kapan kunjungan berikutnya,
dan kemungkinan efek samping yang akan dialami oleh anak sesudah
imunisasi serta cara penanggulangannya
21. Beritahu orang tua agar menunggu sekitar 30 menit diposyandu untuk
memantau kemungkinan terjadinya efek samping
22. Catat hasil imunisasi sesuai dengan kolomyang tersedia pada buku kohort
bayi/ ibu/ buku kuning
23. Pastikan limbah bukan tajam dimasukkan ke dalam kantong plastik
24. Cuci tangan dengan sabun setiap selesai pemberian imunisasi
25. Vaksin sisa dan yang belum digunakan disimpan kembali didalam lemari
es pada tempat yang terpisah dan diberi tanda
26. Catatan hasil munisasi dan pemakaian logistic diserahkan kepada
koordinator imunisasi

6 Unit Terkait Petugas KIA, RB dan Posyandu


7 Dokumen 1. SOP Pemberian Vaksin
terkait 2. SOP Cara Pemberian Vaksin
8 Rekaman
No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai
historis
diberlakukan
perubahan

Anda mungkin juga menyukai