Anda di halaman 1dari 22

Teknik & Protap

Pemeriksaan CT Scan
Prodi D3 Radiologi
STIKES Pertamedika
Jakarta 2019

Yulianto, SKM, MARS

Yulianto's Presentations 1
1. KEPALA (BRAIN) tanpa Contrast Media

Indikasi : Trauma Kapitis, Stroke Iskemik, Stroke Hemoragik dll.

Persiapan
Kontras Media : n/a
Persiapan Pasien : n/a
Persiapan Alat : n/a

Posisi Pasien : Headfirst Supine

Posisi Objek : Kepala di headrest,tangan di samping tubuh, pasang bodystrap untuk fixasi

Yulianto's Presentations 2
KEPALA (BRAIN) tanpa Contrast Media

Topogram : Lateral View

Range (scan area) : Dasar Cerebellum hingga vertex, sejajar garis OML

Collimation beam : 64 x 0,6 mm


Pitch : 1
FOV : 256 mm
kV : 140
mA : 130
Rotation time : 0,75 - 1 second
Scan Direction : CaudoCranial
Scan Commands : n/a Yulianto's Presentations 3
Reconstruction
1. 0,8 mm dgn interval 0,6 mm
Slice Thickness : 2. Semua 5 mm
3. 3 - 5 mm area infratentorial
7 - 10 mm area supratentorial
WW/WL & Kernel : 150/30 & H30s medium smooth pada slice 5 mm
1. 350 / 40 untuk cerebelum & H30s medium smooth
2. 150 / 30 untuk cerebral & H31s medium

Reconstruction 2 Pada kasus Trauma


1. 0,8 mm dgn interval 0,6 mm 1500/150 H70s
Slice Thickness : 2. Semua 5 mm
3. 3 - 5 mm area infratentorial
8 - 10 mm area supratentorial
WW/WL & Kernel : 1. 1500 / 150 untuk cerebelum & H70 verysharp
2. 1500 / 150 untuk cerebelum & H70 verysharp

Post Processing : 1. Surface Shaped Display (jika diperlukan)


Yulianto's Presentations 4
2. KEPALA (BRAIN)

Indikasi : Radang otak, keganasan dan kelainan pembuluh darah.

Persiapan
Kontras Media : 300 mgI/ml, dengan suntik tangan atau injektor otomatis
Volume : 1. 2 cc/kg BB bila denga suntik tangan
2. 80 cc dengan otomatis injektor + 50 cc NaCl Flashing

Persiapan 1. Puasa 2 jam sebelum pemeriksaan, atau tidak sarapan pagi sebelum
Pasien pemeriksaan,
: 2. Mengisi Informed Consent

: 3. Dipasangkan jarum iv canulla no 20.

Yulianto's Presentations 5
KEPALA (BRAIN)

Persiapan Alat : Injektor otomatis set pada Flowrate 2 - 3 cc/second, baik Contrast Media
maupun Flashing.

Posisi Pasien Headfirst Supine


:

Posisi Objek : Kepala di atas headrest,kedua lengan disamping tubuh, pasang body strap
untuk fixasi.

Yulianto's Presentations 6
Scan Pre Contrast
Topogram : Lateral View
Range (scan area) : Dasar Cerebellum hingga vertex, sejajar garis OML
Collimation beam : 64 x 0,6 mm
Pitch : 0,8 - 1
FOV : 256 mm
kV : 140
mA : 130
Rotation time : 0,75 second
Scan Direction : CaudoCranial
Scan Commands : n/a

Scan Post Contrast


Scan setelah Contras habis disuntikan atau
Delayed scan 15 second
Range (scan area) : Copy dari Pre Contrast
Collimation beam : Copy dari Pre Contrast
Pitch : Copy dari Pre Contrast
kV : Copy dari Pre Contrast
mA : Copy dari Pre Contrast
Rotation time : Copy dari Pre Contrast
Scan Direction : Copy dari Pre Contrast
Yulianto's Presentations 7
Scan Commands : Tahan napas
Reconstruction
Slice Thickness : 1. Semua 1 mm, dengan interval 0,5 mm untuk post processing
2. 3 - 5 mm area infratentorial
8 - 10 mm area supratentorial
WW/WL & Kernel : 150/30 & H30s medium smooth pada slice 5 mm
1. 350 / 40 untuk cerebelum & H30s medium smooth
2. 150 / 30 untuk cerebral & H31s medium

Post Processing

1. MPR (Multi Planar Reformation) Sagital & Coronal,


→ untuk memperlihatkan jaringan

2. MIP (Maximum Intensity Projection) vascular projection Sagital & Coronal


untuk memperlihatkan pembuluh darah.

3. VRT (Volume Rendering Technique) 3 D colour vascular


screenshoot pada area yg dikehendaki.

Yulianto's Presentations 8
3. Leher (Neck)

Indikasi : Adanya radang, inflamasi & massa pada Larynx

Persiapan
Kontras Media : 300 mgI/ml, pada injektor otomatis
Volume : 80 cc (tergantung bobot pasien)

Persiapan Pasien : 1. Puasa 2 jam sebelum pemeriksaan, atau tidak sarapan pagi sebelum
pemeriksaan,
2. Mengisi Informed Consent
3. Dipasangkan jarum iv canulla no 20

Persiapan Alat : Injektor otomatis set pada Flowrate 2 - 3 cc/second, baik Contrast Media
maupun Flashing

Posisi Pasien : Headfirst Supine

Posisi Objek : Kepala di atas headrest, leher lurus sejajar garis horizontal, tangan di samping
tubuh pasang bodystrap untuk fixasi
Yulianto's Presentations 9
Scan Pre Contrast
Topogram : Lateral View

Range (scan area) : Batas bawah setinggi Thoracal 2, batas atas setinggi sella tursica
Collimation beam : 64 x 0,6 mm
Pitch : 0,8 - 1
FOV : 256 mm
kV : 120
mA : 130
Rotation time : 0,75 second
Scan Direction : CaudoCranial
Scan Commands : Tahan nafas & Tidak Menelan ludah

Yulianto's Presentations 10
Scan Post Contrast
Scan setelah Contras habis disuntikan atau
Delayed scan 15 second

Range (scan area) : Copy dari Pre Contrast


Collimation beam : Copy dari Pre Contrast
Pitch : Copy dari Pre Contrast
kV : Copy dari Pre Contrast
mA : Copy dari Pre Contrast
Rotation time : Copy dari Pre Contrast
Scan Direction : Copy dari Pre Contrast
Scan Commands : Tahan napas & Tidak Menelan ludah

Yulianto's Presentations 11
Reconstruction
Slice Thickness 1. 0,7 – 1 mm dengan interval 0,5 mm, untuk post processing.
: 2. Semua 4 mm untuk diprint ke film.

WW/WL & Kernel : 350/40 & H20s smooth

Post Processing

1. MPR (Multi Planar Reformation) Sagital & Coronal, untuk memperlihatkan


jaringan sekitar (soft tissue)

2. MIP (Maximum Intensity Projection) vascular projection,


→ Pembuluh darah.

3. VRT (Volume Rendering Technique) 3 D colour vascular,


screenshoot (save) pada sudut objek yg diinginkan.

Yulianto's Presentations 12
4. Thorax

Indikasi : Adanya Radang, Curiga keganasan atau Metastase

Persiapan
Kontras Media : 300 mgI/ml, pada injektor otomatis
Volume : 100 cc + 50 cc NaCl Flashing

Persiapan Pasien : 1. Puasa 2 jam sebelum pemeriksaan, atau tidak sarapan pagi sebelum
pemeriksaan,
2. Mengisi Informed Consent
3. Dipasangkan jarum iv canulla no 20

Persiapan Alat : Injektor otomatis set pada Flowrate 2 - 3 cc/second, baik Contrast Media
maupun Flashing

Posisi Pasien : Headfirst Supine atau bisa juga Feetfirst Supine

Posisi Objek : Kepala di atas bantal, tangan direbahkan keatas disamping kepala. Bodystrap
dipakai untuk menahan kedua siku
Yulianto's Presentations 13
Scan Pre Contrast
Topogram : AP View

Range (scan area) : Batas atas setinggi Cervical-6 , batas bawah setinggi supra renal
Collimation beam : 64 x 0,6 mm
Pitch : 0,8 - 1
FOV : 512 mm
kV : 110
mA : 130
Rotation time : 0,75 second
Scan Direction : CranioCaudal
Scan Commands : Taruk nafas, tahan (full inspiration)

Yulianto's Presentations 14
Scan Post Contrast
Scan setelah Contras habis disuntikan atau
Delayed scan 30 second

Range (scan area) : Copy dari Pre Contrast


Collimation beam : Copy dari Pre Contrast
Pitch : Copy dari Pre Contrast
kV : Copy dari Pre Contrast
mA : Copy dari Pre Contrast
Rotation time : Copy dari Pre Contrast
Scan Direction : Copy dari Pre Contrast
Scan Commands : Tarik nafas & Tahan (full inspiration)

Yulianto's Presentations 15
Reconstruction
1. Axial 2 – 3 mm dengan interval 1 – 1,5 mm, untuk post processing.
Slice Thickness : 2. Axial Semua 8 mm dengan window Mediastimum.
3. Axial Semua 8 mm dengan window Lung

WW/WL & Kernel 1. 400/40 & B20s smooth


: 2. 1500/- 400 & B70s sharp

Post Processing
1. MPR (Multi Planar Reformation) Biasanya Coronal saja, kecuali ada indikasi curiga kelainan
di daerah Mediastinum posterior cor

2. MIP (Maximum Intensity Projection) vascular projection

3. VRT (Volume Rendering Technique) 3 D colour vascular

Yulianto's Presentations 16
5. Abdomen (Whole Abdomen).

Indikasi : Adanya Radang, Trauma, Batu, Curiga keganasan atau Metastase

Persiapan
Kontras Media : 300 mgI/ml, pada injektor otomatis
Volume : 100 cc + 50 cc NaCl Flashing

Persiapan Pasien : 1. Puasa 2 jam sebelum pemeriksaan, atau tidak sarapan pagi sebelum
pemeriksaan,
2. Mengisi Informed Consent
3. Dipasangkan jarum iv canulla no 20
4. Minum Kontras media Barium Sulfat 4 - 6 jam, sebelum pemeriksaan.
5. Minum air mineral sesaat sebelum pemeriksaa.

Persiapan Alat : Injektor otomatis set pada Flowrate 2 - 3 cc/second, baik Contrast Media
maupun Flashing

Posisi Pasien : Headfirst Supine atau bisa juga Feetfirst Supine

Posisi Objek Kepala di atas bantal, tangan direbahkan keatas disamping kepala. Bodystrap
: dipakai untuk menahan kedua siku
Yulianto's Presentations 17
Scan Pre Contrast
Topogram : AP View

Range (scan area) : Batas atas setinggi Xypoid , batas bawah setinggi sympisis pubis
Collimation beam : 64 x 0,6 mm
Pitch : 0,8 - 1
FOV : 512 mm
kV : 120
mA : 130
Rotation time : 0,75 second
Scan Direction : CranioCaudal
Scan Commands : Taruk nafas keluarkan, tahan (full expiration).

Yulianto's Presentations 18
Scan Post Contrast
Scan setelah Contras disuntikan pada
Delayed times scan 50 second

Range (scan area) : Copy dari Pre Contrast


Collimation beam : Copy dari Pre Contrast
Pitch : Copy dari Pre Contrast
kV : Copy dari Pre Contrast
mA : Copy dari Pre Contrast
Rotation time : Copy dari Pre Contrast
Scan Direction : Copy dari Pre Contrast
Scan Commands : Taruk nafas, keluarkan, tahan (full expiration).

Yulianto's Presentations 19
Scan Post Delayed time after 10 minutes
Scan setelah Delayed times 10 menit

Range (scan area) : Batas atas, setinggi Umbilikus, batas bawah symphysis pubis.
Collimation beam : Copy dari Pre Contrast
Pitch : Copy dari Pre Contrast
kV : Copy dari Pre Contrast
mA : Copy dari Pre Contrast
Rotation time : Copy dari Pre Contrast
Scan Direction : Copy dari Pre Contrast
Scan Commands : Tahan nafas

Yulianto's Presentations 20
Reconstruction
Pre Contras : 1. Semua 8 mm, window Abdomen 350/40 dgn Kernel B20s smooth

Post Contras 1. Semua 8 mm, window Abdomen 350/40 kernel B20s


2. 3 mm & interval 1,5 mm, window Abdomen 350/40 kernel B20s

Delayed Scan 1. Semua 8 mm, window Abdomen 350/40 dgn kernel B20s, hanya
pada daerah V. Urinaria.
2. 3 mm & interval 1,5 mm window Abd 350/40 dgn kernel B20s

Post Processing

1. MPR (Multi Planar Reformation) Sagital & Coronal

2. MIP (Maximum Intensity Projection) vascular projection

3. VRT (Volume Rendering Technique) 3 D colour vascular


Yulianto's Presentations 21
Yulianto's Presentations 22