Anda di halaman 1dari 5

VIDEO STOP MOTION KARAKTER FLANEL UNTUK

KETERAMPILAN MENYUSUN TEKS CERITA PENDEK

DOSEN PENGAMPU :

ZULHILMAR, Dra, M.Pd

DISUSUN OLEH :

BINA RAMADANI (1702030026)

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

MEDAN

2017
REVIEW JURNAL

Judul Video Stop Motion Karakter Flanel untuk Keterampilan

Menyusun teks Cerita Pendek

Jurnal Jurnal Bahasa dan Sastra indonesia

Download http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jpbsi

Volume dan Halaman Volume 5 No.2

Tahun 2016

Penulis Fakhri Ali Azizi & Mukh Doyin

Reviewer BINA RAMADANI

Tanggal 22 Desember 2017

Tujuan Penelitian Bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran video

stop motion karakter flanel untuk keterampilan menyusun teks

cerita pendek bagi peserta didik SMP kelas VII.

Subjek penelitian Siswa SMP kelas VII

Assesment Data Penelitian ini menggunakan pendekatan research and

development (R&D) yang dilakukan dengan lima tahap.

Sebagai produk pengembangan, produk media pembelajaran

dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan peserta didik dan

pendidik terhadap media pembelajaran menyusun teks cerita

pendek bagi peserta didik SMP kelas VII.

Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini

menggunakan pedoman wawancara, angket kebutuhan

1
peserta didik, dan angket kebutuhan pendidik.

Langkah penelitian Langkah penelitian dalam jurnal

“Video Stop Motion Karakter Flanel untuk Keterampilan

Menyusun teks Cerita Pendek”

1. Penulis mengumpulkan beberapa teori atau

pandangan para ahli yang relevan tentang jurnal yang

ditulis dari berbagai sumber buku yang dapat

menguatkan asumsi/pendapat penulis.

2. Penulis melakukan analisis yang lebih tajam

menggunakan rancangan penelitian deskriptif

kualitatif terhadap penelitian yang dilakukan untuk

menghasilkan suatu gambaran secara sistematis,

akurat, dan lebih menekankan pada fakta faktual.

3. Penulis juga melakukan wawancara dan memberikan

angket kepada peserta didik.

Hasil Penelitian Hasil penelitian yang dipaparkan meliputi

empat hal, yaitu (1) hasil analisis kebutuhan peserta didik dan

pendidik terhadap media pembelajaran video stop motion untuk

keterampilan menyusun teks cerita pendek bagi pserta didik

SMP kelas VII, (2) prototipe media pembelajaran video stop

motion untuk keterampilan menyusun teks cerita pendek bagi

pserta didik SMP kelas VII, (3) penilaian dan saran perbaikan

2
prototipe media pembelajaran video stop motion untuk

keterampilan menyusun teks cerita pendek bagi pserta

didik SMP kelas VII, dan (4) perbaikan oleh peneliti terhadap

prototipe media pembelajaran video stop motion untuk

keterampilan menyusun teks cerita pendek bagi pserta didik

SMP kelas VII. Keempat hasil penelitian tersebut diperoleh

berdasarkan pengambilan data menggunakan angket kebutuhan

kepada responden dan angket validasi kepada ahli.

Kekuatan Penelitian 1. Isi abstrak tergambarkan dengan spesifik(khusus) dan isi

dari jurnal penelitian ini juga tergambarkan dengan

representatif atau sudah mewakilkan isi dari jurnal

penelitian sepenuhnya.

2. Pada penelitian ini memiliki tujuan dan sasaran

penelitian.

3. Semua istilah, teori dan konsep yang disebutkan telah

didefinisikan dengan jelas.

4. Metode penelitian juga ditentukan dengan jelas, serta

instrumen pengumpalan data juga telas dijelaskan.

5. Kesimpulan juga dijelaskan dengan jelas.

Kelemahan Penelitian 1. Tidak adanya tabel hasil penelitian di dalamnya

2. Tidak adanya diagram yang menuntukan hasil penelitian

3
3. Tulisan dalam jurnal tersebut kurang rapih

Kesimpulan Sebagai produk pengembangan media pembelajaran, media

pembelajaran video animasi stop motion dapat diproduksi dan

dipasarkan dalam skala besar. Produk media pembelajaran

video animasi stop motion dapat memenuhi kebutuhan media

pembelajaran menyusun teks cerita pendek bagi peserta didik

SMP kelas VII. Penyusunan media pembelajaran tersebut sudah

disetarakan dengan kebutuhan media pembelajaran bagi peserta

didik pada jenjang SMP. Oleh karena itu media pembelajaran

video animasi stop motion menjadi komponen integral dari

sistem pembelajaran.