Anda di halaman 1dari 3

ANASTESI LOKAL

No. Dokumen :

SOP No. Revisi : 02


Tanggal Terbit : Juli 2017
Halaman : 1/2
UPT PUSKESMAS
MAULIDA , SKM
SINGKAWANG
NIP.196806101998012004
UTARA I
1. Pengertian Anestesi lokal adalah tindakan menghilangkan nyeri/sakit secara lokal tanpa
disertai hilangnya kesadaran.
2. Tujuan Memungkinkan pasien untuk menjalani prosedur pembedahan minor tanpa
rasa sakit yang mengganggu
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. UKP/SK/004 Tentang Jenis Jenis Anestesi Lokal
dan Sedasi Yang Dapat Dilakukan Di Puskesmas
4. Referensi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 Tentang Pusat
Kesehatan Masyarakat
5. Prosedur / Alat : Bak Instrumen steril
Langkah - Bahan :
langkah
a. Lidocain 2 % atau lidocain compositum (lidocain dan epinephrine)
b. Spuit Jarum 1 ml atau 3 ml
c. Kapas Alkohol 70%
d. Laruutan Iodin Povidon 10 %
Langkah – langkah

a Memberitahukan pasien/keluarga atas tindakan yang akan dilakukan


dengan pengisian lembar persetujuan tindakan medis (informed
concent)

b Mempersiapkan pasien untuk posisi berbaring yang nyaman

c Petugas membersihkan sekitar luka dengan antiseptik.

d Petugas memasukkan lidocain ke dalam spuit jarum suntik.

e Petugas menusukkan jarum suntik menyusur kulit secara subkutan.

f Petugas melakukan aspirasi.

g Petugas menyuntikkan perlahan-lahan sambil mencabut jarum, bila


tidak masuk pembuluh darah.
h Petugas saat mencabut jarum pada jarak tertentu, dilakukan aspirasi
kembali dan penyuntikkan, demikian seterusnya sampai daerah yang
dimaksud selesai dianestesi.

i Petugas melakukan pengurutan pada tempat yang telah dianestesi


agar zat anestetik merata sambil menunggu kerja obat.

j Petugas menanyakan respon pasien apakah masih merasakan sakit


atau tidak setelah di anastesi.

6. BaganAlir
Jelaskan Prosedur yang akan
dilakukan

Atur posisi pasien

Bersihkan sekitar luka dengan


antiseptik.

Masukkan lidocain ke
dalam spuit

Masukkan jarum suntik menyusur


kulit secara subkutan.

Lakukan pemijatan daerah yang


di anastesi

Tanyakan Respon Pasien

7. Hal – hal yang Observasi pasien terhadap reaksi obat


perlu
diperhatikan
8. Unit Terkait
9. Dokumen
terkait
a. Rekaman No Yang dirubah isi perubahan tanggal mulai
Histori diberlakukan
Perubahan 1 Format SOP Juli 2017