Anda di halaman 1dari 3

1.

NUTRISI ANAK USIA DINI


Nutrisi yang baik berasal dari makanan yang sehat. Nutrisi menjadi salah satu hal yang penting dalam membantu
individu untuk merasa baik dan tetap sehat. Setiap orang membutuhkan makanan yang memilili berbagai fungsi untuk
tubuh. Kandungan pada makanan yang dapat memenuhi fungsi-fungsi tersebut disebut sebagai nutrisi (Bruce,
Meggit, & Grenier, 2010).
1.1 Makanan Bergizi
Bruce, Meggit, & Grenier (2010) mengungkapkan bahwa makanan berfungsi sebagai sumber energi energi
untuk melakukan aktivitas fisik dan menjaga temperatur tubuh, sumber pertumbuhan sel tubuh, dan memperbaiki atau
mengganti jaringan tubuh yang rusak. Jumlah makanan yang dibutuhkan tubuh bergantung pada usia, jenis kelamin,
besar tubuh, jenis pekerjaan atau gaya hidup, serta cuaca.
Kementerian Kesehatan RI (2014) mengungkapkan bahwa slogan makanan empat sehat lima sempurna
sudah dinilai tidak sesuai lagi dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, Kemenkes RI menyusun slogan baru
yaitu makanan bergizi seimbang. Berikut ini merupakan porsi makanan yang disarankan oleh Kemenkes. Makanan
tersebut terdiri dari makanan pokok, sayuran, lauk pauk, buah-buahan, serta air putih.
Dalam pelaksanaannya, makanan bergizi seimbang harus dibarengi dengan pelaksanaan 4 pilar
penyongsongnya, yaitu:
 Mengonsumsi makanan yang beragam karena tidak ada satu pun makanan yang mengandung semua zat gizi
yang dibutuhkan tubuh,
 Membiasakan perilaku hidup bersih,
 Melakukan aktivitas fisik,
 Mempertahankan dan memantau berat badan dalam batas normal.
Edukasi mengenai makanan bergizi sangat penting bagi anak karena umumnya anak-anak memiliki masalah
terkait dengan nutrisi. Brewer (2007) mengungkapkan bahwa anak-anak tidak memiliki kekuatan untuk memilih
makanan yang akan diberikan kepada mereka, tetapi mereka dapat memutuskan apakah makanan tersebut akan ia
makan atau tidak. Anak perlu diperkenalkan makanan yang bergizi karena ada banyak masalah yang dapat terjadi
karena konsumsi makanan tertentu. Anak-anak rentan mengalami masalah gigi, obesitas, kekurangan zat besi,
anemia, atau hipersensitivitas pada makanan tertentu.
1.2 Kebutuhan Nutrisi pada Bayi
Pemenuhan makanan pada bayi lebih dari sekedar menyediakan makanan untuk kebutuhan gizi. Makanan
ideal bagi bayi untuk memulai kehidupan adalah dengan ASI, dan menyusui harus diupayakan menjadi pilihan
petama dalam memberikan makanan bayi. Namun, seorang ibu juga tidak boleh dibuat merasa bersalah karena atau
dianggap tidak benar jika memilih tidak menyusui bayinya.
1.2.1 Menyusui (Breastfeeding)
Selama kehamilan, payudara memproduksi kolostrum yang unik, dirancang untuk memberikan makan bayi
yang baru lahir. Kolostrum juga memiliki tingkat lebih tinggi dari antibodi pada susu murni dan berperan penting dalam
melindungi bayi dari infeksi. ASI sempurna ada di payudara selama tiga hari setelah melahirkan. Perubahan hormon
pada aliran darah yang mempengaruhi produksi ASI, dan ketika bayi mengisap payudara ibunya, itu merangsang
agar tetap tersedianya ASI (Bruce, Meggit, & Grenier, 2010).
Bagian tersulit dari menyusui biasanya di awal, dan mungkin membutuhkan waktu 2 sampai 3 minggu untuk
menyediakan pasokan ASI dan menetap menjadi semacam pola. Bahkan, jika seorang ibu tidak berniat untuk
menyusui bayinya, ia harus didorong untuk mencoba memberikan di beberapa hari pertama agar bayi bisa
mendapatkan keuntungan dari sifat unik kolostrum pada ASI. Banyak masalah yang menyebabkan ibu menyerah
menyusui dapat diatasi dengan saran dan dukungan yang tepat mengenai pentingnya ASI bagi anak. ASI dapat
dikeluarkan dengan tangan atau pompa payudara. ASI juga dapat disimpan dalam wadah yang steril dalam freezer
hingga 3 bulan (Bruce, Meggit, & Grenier, 2010).
1.2.2 Bottle-feeding
Modifikasi susu bayi (susu formula) diguanakan sebagai Bottle-feeding. Susu lainnya seperti susu kambing atau
susu sapi, tidak dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi, dan tidak boleh diberikan untuk bayi usia dibawah 1 tahun.
Sistem pencernaan bayi dibawah 1 tahun tidak mampu mengatasi protein dan garam yang tinggi dari susu sapi atau
susu kambing, sehingga kemungkinan akan menyebabkan reaksi yang merugikan. Untuk 4 sampai 6 bulan pertama,
bayi akan diberikan susu formula bayi sebagai pengganti ASI, kemudian ditawarkan sampai usia 1 tahun (Bruce,
Meggit, & Grenier, 2010).
1.3 Kebutuhan Makanan pada Anak Usia Dini
Tubuh membutuhkan banyak lemak dan gula berat badan karena tubuh akan mengambil energi dari
sebagai sumber energi, namun bila kedua zat ini lemak. Bayi dan anak-anak kecil relatif membutuhkan
jumlahnya berlebihan maka akan menimbulkan energi yang besar walaupun memiliki ukuran badan yang
pertambahan berat badan. Ketika kebutuhan kalori tubuh kecil (Bruce, Meggit, & Grenier, 2010).
tidak tercukupi maka seseorang berisiko kekurangan
Bruce, Meggit, & Grenier (2010) mengungkapkan d. Soda
bahwa ada beberapa jenis minuman yang biasanya Soda tidak baik dikonsumsi oleh anak karena
dikonsumsi oleh anak-anak, yaitu: mengandung banyak gula. Minuman yang
a. Air putih mengandung gula ataupun minuman bersoda
Asupan air yang memadai akan mencegah walaupun tidak dianjurkan, harus dibatasi dan
dehidrasi dan mengurangi resiko sembelit. Air dapat diberikan pada waktu makan karena tingkat
meredakan kehausan tanpa merusak nafsu makan, keasamannya dapat menyebabkan kerusakan gigi.
dan sebaiknya air yang diminum adalah air yang e. Teh dan kopi
tidak berkarbonasi. Pada cuaca panas, sangat perlu Kedua minuman ini tidak dianjurkan untuk diberikan
untuk meminum air agar anak tidak dehidrasi. Anak ke anak-anak di bawah usia 5 tahun karena teh dan
perlu dibiasakan untuk minum beberapa kali sehari, kopi dapat mencegah penyerapan zat besi.
yaitu sekitar 6 sampai 8 gelas perhari (namun Beberapa anak membutuhkan makanan selain
membutuhkan lebih banyak ketika cuaca panas atau makanan pokok. Perut mereka relatif kecil sehingga
ketika anak sangat aktif). mereka mengisi dan mengosongkan lebih cepat dari
b. Susu perut orang dewasa. Makanan manis sebaiknya tidak
Susu sangat baik untuk diminum anak karena diberikan sebagai makanan ringan atau snack karena
mengandung nutrisi yang berguna bagi tubuh. gula merupakan depresan nafsu makan dan dapat
Minuman susu yang beraneka rasa tidak dianjurkan merusak nafsu makan anak jika diberikan sebelum waktu
untuk dikonsumsi secara berlebih karena makan. Snack yang sehat seperti potongan buah, roti
mengandung gula yang banyak dan membuat anak dengan buah dan keju, susu atau milkshake yang dibuat
tergoda untuk selalu meminum-minuman tersebut. sendiri, sayur-sayuran seperti wortel, ubi, dan kembang
c. Jus buah kol, buah kering atau jus buah, atau biskuit gandum
Jus buah tanpa pemanis baik diminum anak-anak, adalah jenis snack yang dianjurkan (Bruce, Meggit, &
tapi tidak sebaik air dan susu, dan idealnya hanya Grenier, 2010).
diberikan saat makan.
1.4 Jumlah Makanan yang Diperlukan Anak
Bruce, Meggit, & Grenier (2010) mengemukakan mereka tidak ingin ataupun tidak merasa lapar. Hal
bahwa anak-anak memiliki selera makan yang sangat kedua, biarkan anak makan dengan porsi yang lebih
bervariatif. Oleh karenanya, terdapat sebuah panduan ketika mereka berada dalam keadaan benar-benar lapar.
yang dijadikan sebagai standar dalam mengukur porsi Meskipun begitu, ada beberapa anak yang selalu merasa
yang seyogyanya. Hal ini pula yang menjadi salah satu lapar pada suatu waktu makan tertentu, atau bahkan ada
tugas masing-masing orang tua untuk mengatur porsi beberapa anak yang memerlukan porsi makanan yang
makanan yang diberikan kepada anak-anak mereka. sedikit, tetapi dalam frekuensi sering. Intinya, orang tua
Lebih lanjut, Bruce, Meggit, & Grenier (2010) juga perlu memberikan keleluasaan terhadap anak
mengemukakan dua hal yang perlu diperhatikan dalam dalam menentukan pola dan porsi makan mereka, tetapi
mengatur pemberian makan terhadap anak-anak. Hal tetap memerhatikan asupan gizi dari makanan tersebut.
pertama, jangan memaksa anak untuk makan ketika
1.5 Vitamin dan Mineral pada Porsi Makan Anak

Bruce, Meggit, & Grenier (2010) mengungkapkan daging dan ikan, zat besi juga bisa diperoleh pada
berbagai vitamin dan mineral yang baik untuk kebutuhan kuning telur dan kacang-kacangan. Pemberian makanan
makanan yang sehat bagi anak-anak, yatu: atau minuman yang mengandung vitamin C yang tinggi
a) Zat Besi pada waktu makan, juga merupakan salah satu solusi
Zat besi sangat penting untuk kesehatan anak- untuk memudahkan penyerapan zat besi dari sumber-
anak. Kekurangan zat besi menyebabkan anemia, yang sumber non-daging.
dapat menghambat perkembangan fisik dan mental b) Kalsium dan Vitamin D
anak. Oleh karenanya, anak-anak yang tidak Kalsium dibutuhkan anak-anak untuk menjaga
memperoleh asupan zat besi yang cukup, memiliki resiko dan memperbaiki tulang dan gigi. Kalsium dapat
yang tinggi dalam mengidap penyakit anemia. ditemukan dalam susu, keju, yogurt dan produk susu
Zat besi datang diperoleh melalui makanan lainnya. Zat ini hanya dapat diserap oleh tubuh, jika
hewani (terutama daging), maupun makanan nabati. disertai dengan vitamin D. Selain dari makanan, vitamin
Makanan hewani bersifat lebih mudah diserap oleh D juga dapat diperoleh melalui sinar matahari. Hal ini
tubuh, dibandingkan makanan nabati. Bruce, et. al., dibantu dengan kerja kulit, yang dipancarkan sinar
(2010) menyarankan anak-anak diberikan asupan daging matahari yang lembut. Oleh karenanya, orang-orang
atau ikan setiap hari, sedangkan hati diberikan sekali dengan kulit yang lebih gelap memiliki risiko yang lebih
dalam seminggu. Bahkan, sebagian kecil dari daging besar terhadap defisiensi vitamin D. Hal ini dikarenakan
atau ikan berguna dalam membantu tubuh untuk adanya kemungkinan rakhitis, yang menyebabkan
menyerap zat besi dari sumber makanan lainnya. Selain peningkatan pigmentasi dan mengurangi kapasitas kulit
dalam memproduksi vitamin dari sinar matahari. Adapun membantu penyerapan zat besi dalam tubuh, khususnya
sumber tambahan vitamin D yang lain dapat berupa zat besi yang berasal dari sumber-sumber non-hewani.
minyak ikan, tahu, daging, dsb. Anak-anak yang jarang mengonsumsi sayur-sayuran dan
c) Vitamin A dan Vitamin C buah-buahan, cenderung memiliki asupan vitamin C
Vitamin A berfungsi untuk menjaga kesehatan yang rendah (Bruce, Meggit, & Grenier, 2010)
kulit dan tulangt, membantu pencegahan infeksi hidung Bruce, Meggit, & Grenier (2010) juga
dan tenggorokan, dan juga diperlukan untuk memperkuat menyarankan adanya pemberian vitamin-vitamin
fungsi penglihatan pada cahaya redup. Biasanya, vitamin tambhaan dalam bentuk tablet ataupun pil, khususnya
A bisa ditemukan dalam wortel, minyak hati ikan dan vitamin A, C dan D. Vitamin tambahan bentuk itu,
sayuran hijau. Vitamin C berperan penting dalam sistem biasanya dapat diperoleh dari puskesmas setempat
kekebalan tubuh dan pertumbuhan. Vitamin ini juga dengan disertai petunjuk pemberian yang sesuai.
1.6 Makanan yang Dihindarkan dari Anak

Bruce, Meggit, & Grenier (2010) juga mengemukakan d. Jus buah diencerkan
beberapa jenis makanan yang perlu dihindari untuk Biasanya, minuman berupa jus buah yang diencerkan
diberikan kepada anak-anak. Adapun jenis-jenis makanan sudah mengandung sejumlah gula tambahan yang
yang dimaksud adalah sebagai berikut. memungkinkan adanya risiko kerusakan gigi. Oleh
a. Garam karena itu, pemberian jenis minuman ini hanya
Garam sebaiknya dihindari dalam makanan anak- dianjurkan pada waktu-waktu makan, dengan
anak, karena ginjal anak-anak tidak cukup dewasa penyajian dicairkan.
untuk mengolah garam dalam jumlah yang besar. e. Makanan dengan serat yang tinggi
Oleh karena itu konsumsi garam pada anak harus serat dibutuhkan anak-anak hanya dalam jumlah yang
dikurangi. Anak yang berusia 1 sampai 3 tahun hanya kecil, karena sistem pencernaan mereka masih belum
membutuhkan garam sejumlah 2 gr per hari, tidak matang untuk mengolah serat dalam jumlah yang
lebih. Bahkan, orangtua perlu mengecek kembali banyak. Makanan dengan serat yang tinggi, seperti
kuantitas jumlah garam yang dikandung suatu beras merah dan pasta gandum yang terlalu besar
makanan sebelum diberikan kepada anak, khususnya untuk anak di bawah 5 tahun juga tidak dianjurkan
pada makanan-makanan yang dibeli. untuk diberikan kepada anak. Hal ini dikarenakan,
b. Kacang-kacangan kelebihan makanan jenis itu bisa membuat tubuh
Kacang-kacangan merupakan jenis makanan yang mereka sulit untuk menyerap beberapa nutrisi
tidak dianjurkan untuk didberikan kepada anak yang penting, seperti kalsium dan zat besi.
berusia di bawah lima tahun. Hal ini dikarenakan f. Hiu, Ikan Pari dan Ikan Marlin
adanya kemungkinan, anak sullit mengunyah Beberapa jenis ikan, seperti hiu, ikan pari, dan ikan
makanan tersebut, yang dapat mengakibatkan marlin juga tidak dianjurkan untuk diberikan kepada
adanya resiko tersedak pada anak. anak. Hal ini dikarenakan, jenis-jenis ikan tersebut
c. Telur mentah mengandung kadar merkuri yang relatif tinggi. Kadar
Telur mentah juga merupakan salah satu makanan merkuri yang tinggi tersebut bisa memungkinkan
yang tidak dianjurkan untuk diberikan kepada anak. risiko terhadap pengembangan sistem saraf anak.
Telur yang mentah ataupun setengah matang g. Kerang Ikan yang Mentah
memiliki risiko salmonella, yang menyebabkan Kerang ikan yang mentah juga merupakan makanan
keracunan makanan. Oleh karenanya, orang tua perlu yang tidak dianjurkan untuk diberikan kepada anak.
memastikan telur yang akan dimakan oleh anak, Hal ini dikarenakan adanya besarnya kemungkinan
sudah dimask dengan sempurna, baik putih dan risiko keracunan, ketika anak-anak memakan
kuningnya sudah matang. makanan jenis tersebut.