Anda di halaman 1dari 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Transportasi dalam Tubuh Tumbuhan

Sekolah :
Mata Pelajaran : IPA SMP
Nama Kelompok :
Anggota Kelompok : 1. 3.
2. 4.
5.

A. TUJUAN PEMBELAJARAN

1) Siswa dapat menguraikan mekanisme transportasi zat cair pada tumbuhan


melalui percobaan yang dilakukan.
2) Siswa dapat mengaitkan proses osmosis dengan daya kapilaritas dan daya hisap
daun pada tumbuhan melalui percobaan yang dilakukan.

B. TEORI SINGKAT

A. TUJUAN
Ada tiga faktor yang mempengaruhi naiknya air dan garam mineral pada xilem.
Faktor tersebut adalah daya isap daun, daya isap akar, dan kapilaritas yang akan saya
jelaskan di bawah ini. Bentuk dari xilem pada tumbuhan mirip dengan pipa atau
selang yang saling berhubungan. Xilem itu seperti halnya pipa kapiler dalam fisika.
Pembuluh xilem berfungsi sebagai pengangkut air dan garam mineral yang dari akar
menuju jaringan-jaringan tumbuhan seperti batang dan daun.

Faktor yang mempengaruhi pengangkutan air dari akar melalui xilem

Pada pipa kapiler (pembuluh xilem) ini air dan garam mineral akan naik dari akar ke
ujung batang dan masuk ke daun yang melawan gravitasi bumi.

1. Daya tekan akar

Di dalam akar terdapat

tenaga untuk menggerakan air dari akar menuju jaringan tumbuhan. Untuk
membuktikan hal ini mungkin kalian pernah tidak sengaja memotong bagian akar
yang dekat dengan tanah kemudian akar tersebut mengeluarkan air.

2. Daya hisap daun

Daya hisap daun ini berhubungan erat dengan proses transpirasi pada daun. Pengertian
transpirasi adalah terjadinya penguapan air pada daun karena tumbuhan mengeluarkan
air. Karena peristiwa transpirasi ini tumbuhan mempunyai daya hisap daun sehingga
air mapun garam mineral dapat naik dari akar ke daun.

3. Kapilaritas

Karena xilem ini dapat dipandang sebagai pipa kapiler maka air dapat naik dari akar
ke daun karena akibat adhesi antara dinding xilem dengan air lebih besar daripada
kohesinya.
C. SUMBER BELAJAR

1. Buku IPA Terpadu untuk SMP/MTs Kelas IX Semester 2


2. Buku Siswa IPA SMP Kelas VIII Semester 2 Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Hal : 3

D. ALAT DAN BAHAN

Alat dan Bahan


Alat :
1. Gelas kimia (3 buah)
2. Pisau silet
3. Ember
Bahan :
1. Tanaman pacar air (2 batang)
2. Air
3. Eosin (tinta)

E. CARA KERJA
1.
1. Cabutlah batang tanaman pacar air dari pot dan cuci pada bagian akarnya.
2. Potonglah batang tanaman menjadi tiga bagian, yaitu bagian akar dan batang (tanpa
daun), bagian batang (tanpa akar dan daun), dan bagian batang dan daun (tanpa akar).
Usahakan pemotongan tanaman dilakukan di dalam air dan bekas potongan ditutup
dengan jari. Adapun batang yang satu lagi dibiarkan utuh ada kar, batang, dan daun.
3. Masukkan potongan tanaman tersebut ke masing-masing gelas kimia yang telah berisi
air dan eosin atau tinta. Tanaman yang utuh dijadikan satu dengan dengan potongan
yang hanya berupa batang saja.
4. Biarkan ketiga potongan tanaman dan tanaman tersebut dalam gelas kimia 30 menit.
5. Setelah 30 menit, sayatlah secara melintang semua potongan tanaman dan tanaman
tersebut, lalu amati sayatan tersebut. Apakah kamu melihat adanya garis-garis merah
pada abating tersebut?
6. Catat hasil pengamatanmu dan ukur panjang garis-garis merah tersebut.
Tabel Hasil Pengamatan
Warna dalam batang Panjang garis-
No Tanaman
setelah disayat garis berwarna
1 Ada akar, batang, dan
daun
2 Tidak ada akar

3 Tidak ada daun

4 Tidak ada akar dan daun

Pertanyaan
1. Pada tanaman atau potongan yang manakah garis-garis merah pada batang paling
panjang ?
2. Pada tanaman atau potongan yang manakah tinta paling cepat naik? Jelaskan.
3. Memiliki peranan apakah daun dalam pengangkutan tinta tersebut?
4. Mengapa pada potongan batang saja yang tanpa dun dan akar, tinta tetap dapat
naik?
5. Bagaimana dengan potongan batang yang hanya terdapat akar dan batang saja?
6. Cobalah buatlah ukuran kecepatan naiknya tinta pada tanaman dan potongan
tanaman tersebut?
7. Apa yang menyebabkan tinta bergerak naik ke atas?
8. Kesimpulan apa yang dapat kamu buat dari percobaan tersebut?