Anda di halaman 1dari 2

ANGINA PECTORIS

No. Dokumen :
No. Revisi : 00
SOP Tgl Terbit :
Halaman : 1 /2

UPTD
PUSKESMAS drg. Budhi Wibowo
NIP.19690322 200212 1 003
MONDOKAN

PENGERTIAN Angina pectoris ialah suatu sindrom klinis berupa serangan nyeri dada
yang khas, yaitu seperti rasa ditekan atau terasa berat di dada yang
sering menjalar ke lengan kiri.
TUJUAN Sebagai pedoman dalam penanganan pasien Angina pectoris
KEBIJAKAN Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Mondokan Nomor : 065.1 /
001 / 121 / 2016 Tanggal 02 Mei 2016 Tentang Pelayanan Klinis
yang berorientasi pada pasien.
REFERENSI Permenkes RI No.5 th 2014,tentang Panduan Praktik Klinis Bagi
Dokter Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer.
PROSEDUR 1. Petugas memanggil pasien sesuai dengan nomor urut,
2. Petugas mencocokkan identitas pasien dengan Rekam Medis,
3. Petugas mengkonfirmasikan dengan sub unit pendaftaran, jika ada
ketidaksesuaian data.
4. Petugas melakukan anamnesis meliputi:
Adanya keluhan nyeri dada yang khas, yaitu seperti rasa ditekan
atau terasa berat seperti ditimpa beban yang sangat berat.
5. Petugas melakukan pemeriksaan fisik:
nyeri dada di daerah sternum atau di bawah sternum (substernal),
atau dada sebelah kiri dan menjalar ke lengan kiri, dapat menjalar
ke punggung, rahang, leher, atau ke lengan kanan.
6. Petugas menegakkan diagnosis
7. Petugas melakukan penatalaksanaan:
a. memberikan edukasi untuk mengontrol emosi,mengurangi
konsumsi makanan berlemak,berhenti mengkonsumsi rokok
dan alcohol,menjaga berat badan ideal ,mengatur pola
makan,melakukan olah raga ringan secara teratur.
b. melakukan rujukan ke layanan sekunder (spesialis
jantung/spesialis penyakit dalam) untuk tatalaksana lebih
lanjut.
Page
1/2
8. Petugas mendokumentasikan hasil pemeriksaan dalam rekam
medis

DOKUMEN Rekam Medis,Buku Register


TERKAIT
UNIT TERKAIT Ruang Pemeriksaan,IGD

Rekaman Historis Perubahan


No Halaman Yang dirubah Perubahan Tgl Diberlakukan