Anda di halaman 1dari 71

MANAJEMEN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI....................................................................................................................... ii
BAGIAN I. IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SMA.................................................3
Pengantar....................................................................................................................... 3
TOPIK 1. ANALISIS DOKUMEN SKL, KI, KD, SILABUS, DAN PERUMUSAN IPK........3
LK 1. Menganalisis Keterkaitan SKL, KI, dan KD.....................................................3
LK 2. Merumuskan IPK............................................................................................5
LK 3. Menganalisis Silabus......................................................................................7
LK 4. Menganalisis Prota dan Prosem.....................................................................9
TOPIK 2. ANALISIS MATERI PEMBELAJARAN...........................................................11
LK 5a. Menganalisis Materi Buku Teks Pembelajaran............................................11
LK 5b. Mengembangkan Materi Pembelajaran......................................................12
LK 5c. Mengembangkan Materi Pembelajaran Dikaitkan dengan Muatan Lokal dan
Pramuka................................................................................................................ 12
TOPIK 3. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN......................................................14
LK 6a. Menganalisis Model pembelajaran.............................................................14
LK 6b. Memilih Model Pembelajaran.....................................................................14
LK 6c. Menganalisis Penerapan Model Pembelajaran...........................................15
LK 7. Merancang Skenario Pembelajaran Sesuai Model Pembelajaran................15
TOPIK 4. PENILAIAN PEMBELAJARAN......................................................................17
LK 8a. Menentukan KKM Mata Pelajaran..............................................................17
LK 8b. Menentukan KKM Satuan Pendidikan........................................................17
LK 9a. Menilai Aspek Sikap...................................................................................18
LK 9b. Mengolah Nilai Aspek Sikap.......................................................................19
LK 10a. Penulisan Soal HOTS...............................................................................22
LK 10b. Mengolah Hasil Penilaian Harian..............................................................23
LK 10c. Mengolah Hasil Penilaian Akhir.................................................................24
LK 10d. Pengisian Buku Raport.............................................................................24
LK 11a. Menyusun Instrumen Penilaian Pembelajaran Aspek Keterampilan.........25
LK 11b. Mengolah Hasil Nilai Akhir Aspek Keterampilan........................................26
TOPIK 5. PERANCANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP).....28
LK 12a. Merancang RPP.......................................................................................28
LK 12b. Menelaah RPP.........................................................................................30
BAGIAN II. PENGEMBANGAN STRATEGI PENYUSUNAN KURIKULUM 2013...........33
Pengantar..................................................................................................................... 33
TOPIK 6. STRATEGI PENGELOLAAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013...............34
LK 13. Mengelola Implementasi Kurikulum...........................................................37
LK 14. Analisis Pengelolaan Kurikulum 2013.........................................................40
TOPIK 7. STRATEGI PENYEMPURNAAN BUKU KTSP..............................................43
LK 15. Menyempurnakan Buku I KTSP..................................................................43
LK 16a. Menyempurnakan Buku II KTSP...............................................................49
LK 16b. Penyempurnaan Buku III KTSP (RPP).....................................................54

Modul Pengawas Sekolah - Jenjang SMA


ii
MANAJEMEN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

BAGIAN I.
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SMA

Pengantar
Kurikulum 2013 mengalami beberapa perkembangan dan perbaikan sejak digulirkannya
pada tahun 2013. Secara umum, perbaikan Kurikulum 2013 bertujuan agar selaras antara
ide, desain, dokumen, dan pelaksanaannya. Secara khusus, perbaikan Kurikulum 2013
bertujuan menyelaraskan antara SKL, KI, KD, pembelajaran, penilaian, dan buku teks.
Perbaikan tersebut pada tahun 2017 disesuaikan dengan Peraturan Presiden Nomor 87
Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Penguatan lima nilai utama
karakter tersebut akan dapat mendorong peserta didik untuk memiliki keterampilan Abad
21 yang dibutuhkan dalam meniti kehidupan, seperti keterampilan berpikir kritis dan
pemecahan masalah (critical thinking and problem solving), keterampilan berkolaborasi
(collaboration skills), keterampilan berkreasi (creativities skills), dan keterampilan.
Sebagai Pengawas, Saudara harus memahami bagaimana manajemen implementasi
Kurikulum 2013 ini dilaksanakan di sekolah, terutama di sekolah binaan Saudara. Pada
Bagian II ini Saudara akan dipandu untuk dapat memahami: topik 1 tentang analisis
dokumen SKL, KI, KD, Silabus, dan perumusan IPK (Indikator Pencapaian Kompetensi);
topik 2 tentang analisis materi pembelajaran; topik 3 tentang penerapan model
pembelajaran; topik 4 tentang penilaian pembelajaran; dan topik 5 tentang perancangan
rencana pelaksanaan pembelajaran.

TOPIK 1. ANALISIS DOKUMEN SKL, KI, KD, SILABUS, DAN


PERUMUSAN IPK
LK 1. Menganalisis Keterkaitan SKL, KI, dan KD
1. Apa yang harus dilakukan apabila Saudara akan melakukan pembimbingan dan
pelatihan kepada guru tentang keterkaitan SKL, KI, dan KD?

2. Apa manfaat yang akan didapat bila guru melakukan analisis SKL, KI, dan KD?

Modul Pengawas Sekolah - Jenjang SMA


3
MANAJEMEN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

3. Apa kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi bila guru tidak melakukan analisis
SKL, KI, dan KD? Bagaimana Saudara menyikapi hal ini?

4. Bagaimana diagram keterkaitan antara SKL,KI, dan KD? Diskusikan kemudian


gambarkan!

5. Berikut ini kutipan SKL, KI, dan KD

Standar Kompetensi Pasangan


Kompetensi Inti ( KI )
Lulusan (SKL) Kompetensi Dasar (KD)
3. 3.7
Memiliki pengetahuan Memahami, menerapkan, Mengidentifikasi nilai-nilai
faktual, konseptual, menganalisis dan mengevaluasi dan isi yang terkandung
prosedural, dan pengetahuan faktual, dalam cerita rakyat (hikayat)
metakognitif pada tingkat konseptual, prosedural, dan baik lisan maupun tulis
teknis, spesifik, detil, dan metakognitif pada tingkat teknis,
kompleks berkenaan spesifik, detil, dan kompleks
dengan: berdasarkan rasa ingin tahunya
1. ilmu pengetahuan, tentang ilmu pengetahuan,
2. teknologi, teknologi, seni, budaya, dan
3. seni, humaniora
4. budaya, dan
5. humaniora. Dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan
Mampu mengaitkan peradaban terkait penyebab
pengetahuan di atas fenomena dan kejadian, serta
dalam konteks diri sendiri, menerapkan pengetahuan pada
keluarga, sekolah, bidang kajian yang spesifik
masyarakat dan sesuai dengan bakat dan
lingkungan alam sekitar, minatnya untuk memecahkan
bangsa, negara, serta masalah
kawasan regional dan
internasional.

Modul Pengawas Sekolah - Jenjang SMA


4
MANAJEMEN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

1. 4.7
Memiliki keterampilan Menunjukkan keterampilan Menceritakan kembali isi
berpikir dan bertindak: menalar, mengolah, dan menyaji cerita rakyat (hikayat) yang
1. kreatif, secara: didengar dan dibaca
2. produktif, a. efektif,
3. kritis, b. kreatif,
4. mandiri, c. produktif,
5. kolaboratif, dan d. kritis,
6. komunikatif e. mandiri,
f. kolaboratif,
melalui pendekatan ilmiah g. komunikatif, dan
sebagai pengembangan h. solutif
dari yang dipelajari di Dalam ranah konkret dan
satuan pendidikan dan abstrak terkait dengan
sumber lain secara pengembangan dari yang
mandiri dipelajarinya di sekolah, serta
mampu menggunakan metoda
sesuai dengan kaidah keilmuan.

Adakah keterkaitan antara SKL, KI, dan KD dari kutipan di atas? Jelaskan!

LK 2. Merumuskan IPK
1. Bagaimana langkah-langkah yang Saudara lakukan ketika membimbing guru
menentukan kata kerja operasional dalam IPK?

2. Jelaskan hal-hal yang harus diperhatikan untuk merumuskan IPK!

3. Rumuskan IPK berdasarkan KD yang Saudara pilih!

Pasangan
Standar Kompetensi Kompetensi Indikator Pencapaian
Kompetensi
Lulusan (SKL) Inti (KI) Kompetensi (IPK)
Dasar (KD)

Modul Pengawas Sekolah - Jenjang SMA


5
MANAJEMEN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

3….

4….

Modul Pengawas Sekolah - Jenjang SMA


6
MANAJEMEN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

LK 3. Menganalisis Silabus
Contoh Silabus
Sekolah : SMA Pagi
Mata Pelajaran : PPKn
Kelas :X

Kompetensi Dasar Materi Pokok Nilai Karakter Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar

1.5 1. Makna bersyukur a. Religius seperti a. Mengamati 4 X pertemuan Kementerian


Mensyukuri nilai-nilai 2. Nilai-Nilai pembentuk beriman dan video/film/gambar tentang (120 menit) Pendidikan dan
yang membentuk integritas nasional bertaqwa; bersih, beragam budaya di Kebudayaan.
komitmen integrasi 3. Konsep integrasi toleransi, cinta Indonesia dengan penuh Pendidikan . 2016.
nasional dalam bingkai nasional lingkungan rasa syukur pada Tuhan Pancasila dan
Bhinneka Tunggal Ika 4. Contoh pengamatan b. Nasionalisme YME dan mencatat hal-hal Kewarganegar
sebagai wujud syukur nilai-nilai integrasi seperti: cinta tanah penting dari isi aan, Buku Siswa,
kepada Tuhan yang nasional air, semangat video/film/gambar Edisi Revisi.
Maha Esa; 5. Faktor-faktor pembentuk kebangsaan, b. Mengidentifikasi pertanyaan Jakarta:
integras nasional menghargai berkaitan dengan integrasi Kementerian
6. Kebhinnekaan bangsa kebhinekaan nasional dengan penuh Pendidikan dan
2.5 Indonesia c. Kemandirian seperti: tanggungjawab
Kebudayaan
7. Tantangan dalam kerja keras, kreatif, c. Mencari dari berbagai
Menunjukkan sikap menjaga keutuhan disiplin, pemberani, sumber tentang faktor-faktor
kerjasama dalam Negara Kesatuan dan pembelajar pembentuk integrasi
rangka mewujudkan Republik Indonesia d. Gotong-royong nasional
komitmen integrasi Peran serta warga negara seperti: kerjasama, d. Mendiskusikan dalam
nasional dalam bingkai dalam menjaga Persatuan solidaritas, saling kelompok tentang contoh
Bhinneka Tunggal Ika menolong, dan kebhinnekaan bangsa
dan Kesatuan Bangsa
kekeluargaan Indonesia

Modul Pengawas Sekolah - Jenjang SMA


7
MANAJEMEN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

Kompetensi Dasar Materi Pokok Nilai Karakter Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar

3.5 e. Integritas seperti: e. Mendiskusikan dalam Tes tertulis


kejujuran, kelompok tentang tantangan dan
Mengidentifikasi faktor- keteladanan, dalam menjaga keutuhan penugasan
faktor pembentuk kesantunan, dan NKRI tentang
integrasi nasional cinta pada f. Mendiskusikan dengan integrasi
dalam bingkai kebenaran kelompok tentang peran nasional,
Bhinneka Tunggal Ika serta warga negara dalam dalam bingkai
menjaga persatuan dan
Bhinneka
kesatuan bangsa
Tunggal Ika
g. Menyimpulkan hasil diskusi
4.5 dan mempresentasikannya Mendemonstr
Mendemonstrasikan baik secara tertulis maupun asikan
faktor-faktor pembentuk lisan di depan kelas
presentasi
integrasi nasional faktor-faktor
dalam bingkai pembentuk
Bhinneka Tunggal Ika integrasi
nasional
dalam
kebhineka
Tunggal Ika

Modul Pengawas Sekolah - Jenjang SMA


8
MANAJEMEN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

1. Apakah silabus yang Saudara bawa atau yang tersedia dalam bahan bacaan sudah
sesuai dengan komponen silabus? Jelaskan!

2. Apa saran Saudara bila silabus yang dikaji tidak sesuai dengan komponen-
komponen yang ada.

LK 4. Menganalisis Prota dan Prosem


Perhatikan ilustrasi berikut!

Berdasarkan hasil temuan asesor, perangkat pembelajaran guru di SMA X terkait Prota
dan Prosem belum memenuhi standar. Berdasarkan evaluasi tersebut, bagaimana
Saudara sebagai Pengawas Sekolah memberi arahan atau bimbingan tentang
penyusunan Prota dan Prosem yang benar?

Setelah diskusi kelompok, perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi untuk


membuat rangkuman.

Modul Pengawas Sekolah - Jenjang SMA


9
MANAJEMEN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

Modul Pengawas Sekolah - Jenjang SMA


10
TOPIK 2. ANALISIS MATERI PEMBELAJARAN

LK 5a. Menganalisis Materi Buku Teks Pembelajaran


Materi yang tertuang didalam buku teks pelajaran merupakan materi contoh berdasarkan
kompetensi yang telah ditentukan. Saudara dapat membaca Bahan Bacaan 4 untuk
acuannya. Ambilah salah satu buku teks pelajaran, diskusikan bersama dengan kelompok
Saudara untuk menganalisis buku teks pelajaran tersebut dengan mengisi format berikut:

FORMAT ANALISIS BUKU TEKS PELAJARAN


Judul Buku : .....................................................................................................
Kelas : ....................................................................................................
Jenjang : .....................................................................................................
Topik : .....................................................................................................
Deskripsi Kualifikasi Tindak
Komponen Buku Alasan
pada buku Kurang Cukup Baik lanjut
A. Sistematika
Judul sesuai dengan
KD yang harus
dicapai

Urutan sub topik


/materi sesuai
dengan KD dan
sistematika keilmuan
Komponen penilaian
sesuai tuntutan
penilaian autentik

B. Uraian Materi
Pendahuluan bab
memotivasi siswa
untuk belajar
Cakupan materi
setiap sub topik/sub
bab memenuhi
kebutuhan
pencapaian KD
Kegiatan pada buku
memfasilitasi
pembelajaran
dengan Pendekatan
Saintifik
C. Penilaian Proses dan Hasil Belajar
Penilaian
Pengetahuan
Penilaian Sikap
Penilaian
Keterampilan
Tugas
Deskripsi rekomendasi hasil analisis buku siswa
....................................................................................................................... .................
......................................................................................................
.......................................................................................................................
.......................................................................................................................

LK 5b. Mengembangkan Materi Pembelajaran


Pengembangan materi pembelajaran, perlu dilakukan oleh seorang guru apabila dalam
buku teks pelajaran belum memuat atau masih kurang materi dan kegiatan untuk
mencapai kompetensi yang diharapkan.

Untuk itu silakan Saudara berlatih mengembangkan materi pembelajaran dengan


menyelesaikan tabel berikut ini!

KD IPK Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran


KD-KI.3
…..

KD-KI.4
…..

LK 5c. Mengembangkan Materi Pembelajaran Dikaitkan dengan Muatan


Lokal dan Pramuka
Berdasarkan tabel pada LK 5b.
a. Jika memungkinkan kembangkan materi pembelajaran yang dapat dikaitkan dengan
muatan lokal dan dapat diaktualisasikan dalam kegiatan kepramukaan.
b. Tentukan karakter yang paling menonjol sesuai KD yang akan dikembangkan
c. Lakukan analisis terhadap materi pembelajaran dalam buku yang sudah Saudara pilih
dan hasilnya isikan dalam tabel berikut.
Materi Materi Muatan Materi yang dapat Materi terkait
Reguler Pengayaan Lokal diaktualisasikan dalam Penguatan
kegiatan Pendidikan
Kepramukaan Karakter
…. …. …. …. ….
…. …. …. …. .... dst

Catatan:
Kalau tidak ada beri tanda silang dan disesuaikan dengan KD yang dikembangkan
(jangan dipaksakan).
TOPIK 3. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN

LK 6a. Menganalisis Model pembelajaran

1. Bentuk kelompok-kelompok kecil yang beranggotakan 2-3 orang.


2. Baca bahan bacaan 6 berjudul Analisis Penerapan Model Pembelajaran dan tulis pengertian serta langkah-langkah pembelajaran dengan
pendekatan saintifik, Problem-based Learning, Project-based Learning, Inkuiri/Discovery Learning.
3. Diskusikan hasil kerja kelompok Saudara.
4. Sajikan hasil kerja kelompok Saudara kepada kelas.

Model Langkah-langkah/
No. Pembelajaran Tahap Model Pembelajaran
1. Model Pembelajaran PENDAHULUAN
: Discovery
Learning
(Pembelajaran
Penemuan) dan
Problem
Based Learning
(Pembelajaran Berbasis
Masalah)/projek
Orient
asi

● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa untuk memulai
pembelajaran

● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin


● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.

Aperp
epsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motiv
asi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik
diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Metode pembuktian langsung dan tidak langsung

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pembe
rian
Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

Stimulation KEGIATAN LITERASI


(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi Metode pembuktian
pemberian langsung dan tidak langsung dengan
rangsangan)
cara :
→ Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Metode pembuktian langsung dan tidak langsung
● Pemberian contoh-contoh materi Metode pembuktian langsung dan tidak langsung untuk dapat dikembangkan peserta
didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku paket atau buku-buku
penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Metode pembuktian langsung dan tidak langsung
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Metode pembuktian langsung dan tidak langsung
→ Mendengar
Pemberian materi Metode pembuktian langsung dan tidak langsung oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai materi :
Metode pembuktian langsung dan tidak langsung

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.

Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)


statemen
(pertanyaan/
identifikasi
masalah)
Siswa diberikan kesempatan didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar
yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Metode pembuktian langsung dan tidak langsung
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang
diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas,
rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.

Data KEGIATAN LITERASI


collection
(pengumpulan
data
Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui
kegiatan:
Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Metode pembuktian langsung dan tidak langsung yang sedang dipelajari dalam bentuk
gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna
menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi Metode pembuktian langsung dan tidak langsung yang sedang
dipelajari.
Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan
diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Metode pembuktian langsung dan tidak langsung yang sedang dipelajari.
Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Metode pembuktian langsung dan tidak langsung yang telah disusun
dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket mengenai materi Metode pembuktian
langsung dan tidak langsung
Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Metode pembuktian langsung dan tidak langsung yang telah diperoleh pada
buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa percaya diri Metode
pembuktian langsung dan tidak langsung sesuai dengan pemahamannya.
Saling tukar informasi tentang materi :
Metode pembuktian langsung dan tidak langsung

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat
dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur,
sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi
melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat

Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)


processing
(pengolahan
Data)
Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Berdiskusi tentang data dari Materi :
Metode pembuktian langsung dan tidak langsung

Mengolah informasi dari materi Metode pembuktian langsung dan tidak langsung yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang
sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Metode pembuktian langsung dan tidak langsung

LK 6b. Memilih Model Pembelajaran

Dalam pembelajaran guru seharusnya tepat dalam memilih model pembelajarannya agar menjadi lebih berdayaguna dan berhasilguna.
Saudara sebagai pengawas sebaiknya mengarahkan guru dalam memilih model pembelajaran yang tepat ini. Pertimbangan apa saja yang
perlu diperhatikan dalam memilih model pembelajaran ini? Isikan jawaban Saudara dalam LK 6b. Untuk memperjelas jawaban Saudara dapat
membaca Bahan Bacaan 5

Pertimbangan yang perlu di pwrhatika dalam memilih model pembelajaran : yaitu berdasarkan rancangan berdasrkan karakteristik KD atau materi
pembelajaran..
LK 6c. Menganalisis Penerapan Model Pembelajaran

Setelah memahami model pembelajaran, selanjutnya Saudara menganalisis penerapan model pembelajaran tersebut dengan menyelesaikan
LK 6b berikut ini:

NO KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MODEL PEMBELAJARAN


PENCAPAIAN
KOMPETENSI
3.1 Menjelaskan metode 3.1.1 Menjelaskan konsep
pembuktian Pernyataan kontradiksi
matematis berupa barisan, 3.1.2 Menjelaskan konsep
ketidaksamaan, keterbagian induksi matematis
dengan induksi matematika 3.1.3 Menjelaskan metode
pembuktian langsung
dan tidak langsung
Mengidentifikasi fakta pada
metode pembuktian langsung,
tidak langsung, kontradiksi, dan
induksi matematika
LK 7. Merancang Skenario Pembelajaran Sesuai Model Pembelajaran
Mapel : ……….

NO KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MODEL SINTAK PEMBELAJARAN


. PENCAPAIAN PEMBELAJAR
KOMPETENSI AN
3.1 Mendeskripsikanjarakdalamr 3.1.1 Menunjukka
uang (antartitik, titikkegaris, n jarak Model
dantitikkebidang) antara titik Pembelajaran:Pe
dengan titik mbelajaranKoope
dengan ratif (Cooperatif
menggunaka Kegiatan Pendahuluan (15 menit)
Learning)
n gambar

3.1.2 Menunjukka 1. Peserta didik dan guru berdoa / mengucap salam sebagaiwujud sikap religius.
n jarak 2. Mengecek kehadiran pesertadidik.
antara titik 3. Menyampaikan materi yang akan disajikan.
dengan garis 4. Peserta didik ditunjukkan indikator pencapaian kompetensi yang akan dicapai
dengan dalam pembelajaran.
5. Menyampaikan manfaat mempelajari materi geometri dalam kehidupan
menggunaka
sehari-hari.
n kerangka
kubus/balok
KEGIATAN INTI
6. Guru bertanya tentang permasalahan di sekitar kita yang berkaitan dengan
materi yang akan dibahas.
Hal ini bertujuan untuk mengarahkan peserta didik agar fokus danmemiliki
rasa ingin tahu serta kritis dalam menanggapi suatu permasalahan serta dapat
mencari alternatif solusinya, serta dapat mencari dan dan menerapkan
informasi, serta mengevaluasinya. (Literasi)

Contoh pertanyaan:
a. Coba perhatikan gambar 1 berikut;

Jika perbandingan gambar dengan


benda nyatanya 1 : 100, dapatkah
kita memperkirakan tinggi
bangunannya ?

Gambar 1
b. Perhatikan gambar 2 berikut ;
Tentukan jarak
dari titik P ke
garis g!

Gambar 2
7. Agar peserta didik dapat menyelesaikan masalah seperti tersebut di atas,
guru memberikan gambaran bentuk dan kedudukan titik dalam ruang
dengan mengajak siswa untuk mengamati gambar berupa sebuah kubus
dengan tujuan agar muncul pertanyaan-pertanyaan mendasar.
Contoh gambar dan pertanyaan :
Perhatikan gambar berikut, manakah jarak antara;

W V Perhatikan gambar berikut, manakah jarak antara;

T U  titik P dengan titik S


 titik P dengan titik U
 titik R dengan garis g
S  garis g dengan garis yang melalui titik S dan titik V.
R

Q
g
P

8. Peserta didik berdiskusi secara berpasangan untuk menemukan sendiri


konsep jarak antara titik dengan titik, titik dengan garis, dan titik dengan
bidang dengan menggunakan rangka kubus yang disediakan.
9. Peserta didik diminta untuk meletakkan kubus tersebut diatas meja, dan
dengan tanya jawab dibahas bahwa titik hanya mempunyai letak, garis itu
bisa diperpanjang, dan bidang itu bisa diperluas.
10. Pesertadidik diminta untuk menyebutkan benda-benda lain yang memikili
ruang seperti balok, silinder, dan prisma (gambar 2), dan diminta untuk
menggambarkan bentuk-bentuk benda tersebut, dan menerapkan konsep
jarak yang telah dipahaminya.

11. Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok dengan tiap kelompok
terdiri atas 7 siswa.
12. Tiap kelompok mendapat tugas untuk mengerjakan soal yang berkaitan
dengan jarak titik ke titik, jarak titik ke garis, jarak titik ke bidang, jarak antara
garis dengan garis, jarak antara bidang dengan bidang dari berbagai bentuk
benda ruang, dan konsep jarak pada kehidupan sehari-hari dari mulai yang
rutin sampai ke persoalan yang memerlukan HOTS.

a. Contoh soal HOTS sederhana;


Dalam sebuah kubus ABCD. EFGH, titik S adalah titik tengah sisi CD dan P
adalah titik tengah diagonal BH. Gambarkan kedudukan titik S, dan entukan
jarak antara titik S dengan titik P.
b. Contoh soal HOTS yang agak sulit;
Pada sebuah kubus ABCD.EFGH dengan panjang rusuk a, diketahui bahwa
proyeksi titik X terletak pada perpanjangan sisi AB dengan perbandingan
panjang AB : panjang AX adalaha 1 : 2. Jarak titik X ke proyeksinya adalah ½
a 3.
Tentukan jarak titik B ke X.

13. Selama siswa bekerja di dalam kelompok, guru memperhatikan dan


mendorong semua siswa untuk terlibat diskusi, dan mengarahkan bila ada
kelompok yang melenceng jauh dari pekerjaannya.
14. Salah satu kelompok diskusi (tidak harus yang terbaik) diminta untuk
mempresentasikan hasil diskusinya ke depan kelas. Sementara kelompok lain,
menanggapi dan menyempurnakan apa yang dipresentasikan.
15. Mengumpulkan semua hasil diskusi tiap kelompok.
16. Dengan tanya jawab, guru mengarahkan peserta didik pada kesimpulan
mengenai jarak titik ke titik, jarak titik ke garis, jarak titik ke bidang, jarak dua
garis yang sejajar, jarak dua bidang yang sejajar dalam ruang.
17. Menyajikan contoh permasalahan kontekstual terkait pengggunaan konsep
jarak pada kehidupan sehari-hari seperti pertanyaan pada gambar 1, atau
permasalahan lainnya.
Contoh persoalan yang sederhana;
Seorang tukang akan menambah daya tampung suatu bak air yang berbentuk
kubus dengan kapasitas 64m3. Ia menginginkan daya tampung yang baru
sebanyak 216m3. Berapa cm ia harus menambah panjang sisinya ?

KEGIATAN PPENUTP
1. Refleksi dan umpan balik terhadap KBM yang telah berlangsung, untuk
mengetahui sejauh mana pemahaman siswa tentang jarak dan sudut antar
titik, garis dan bidang.
2. Informasi materi yang akan dipelajari pertemuan berikutnya. Memberikan
tugas kepada peserta didik (PR), dan mengingatkan peserta didik
untuk mempelajari materi yang akan dibahas dipertemuan
berikutnya maupun persiapan menghadapi tes/evaluasi akhir.
3. Menginggatkan peserta didik selalu membantu orang tua di rumah
4. Dengan ucapan Hamdallah pembelajaran telah berakhir.
Memberisalam

KE 3.1.3 Menunjukka
n jarak
antara titik
dengan garis
dengan
menggunaka
n gambar
ruang

3.1.4 Mendeskripsi
kan konsep
kedudukan
titik terhadap
garis dalam
bangun
ruang.

4.1 Menentukanjarakdalamru 4.1.1 Menentukan


ang (antartitik, titikkegaris, jarak antara
dantitikkebidang) titik dengan
titik dalam
ruang
4.1.2 Menentukan
jarak antara
titik dengan
garis dalam
ruang

4.1.3 Menentukan
jarak antara
titik dengan
bidang dalam
ruang

4.1.4 Menggunaka
n konsep
jarak dalam
ruang dalam
permasalaha
n kontekstual

Setelah selesai mengerjakan LK 7, maka Saudara lakukan window shopping dengan langkah sebagai berikut:

a. tuliskan LK 7 pada kertas Plano dan tempelkan pada dinding,

b. tunjuklah salah satu anggota kelompok sebagai penjaga (window keeper) yang bertugas menjelaskan dan menjawab pertanyaan
pengunjung,

c. lakukan kunjungan kelompok ke kelompok lain untuk membaca, bertanya dan memberikan usulan saran atas hasil kerja kelompok yang
dikunjungi.
TOPIK 4. PENILAIAN PEMBELAJARAN

LK 8a. Menentukan KKM Mata Pelajaran

Dalam kegiatan ini silakan Saudara menyelesaikan LK 8a, yaitu menentukan KKM Mata
Pelajaran dan menentukan KKM Tingkat Satuan Pendidikan sebagai latihan persiapan
melakukan pembimbingan pada sekolah binaan Saudara, dengan langkah kerja:

a. bentuk kelompok dengan anggota 3 – 4 orang (dapat dalam kelompok yang sudah
dibentuk sebelumnya, atau menyesuaikan kondisi),

b. hitunglah KKM KD berdasarkan data dalam format,

c. setelah selesai mengerjakan LK 8a, paparkan hasil pekerjaan kelompok di depan


kelompok lain,

d. lakukanlah konfirmasi terhadap hasil kerja kelompok.

Aspek yang dianalisis Kriteria dan Skala Penilaian


Tinggi Sedang Rendah
Kompleksitas 1 2 3
Daya Dukung 3 2 1
Intake Peserta Didik 3 2 1

Jika KD memiliki kompleksitas tinggi, daya dukung tinggi dan intake peserta didik sedang,
maka tentukan nilai KKM nya!

LK 8b. Menentukan KKM Satuan Pendidikan

Jika KKM setiap tingkatan kelas di satuan pendidikan yang Saudara bina adalah seperti
pada tabel di bawah ini, maka:

a. tentukan KKM satuan pendidikannya,

b. buatlah kategori nilai yang dapat digunakan oleh guru semua mata pelajaran di
sekolah tersebut.

Tingkatan Kelas X XI XII


KKM 62 65 63

KKM Satuan Pendidikan: ….

Rata-rata Interval: ….

Kategori nilai tingkat satuan pendidikan

Interval Predikat
A
B
C
D

LK 9a. Menilai Aspek Sikap


Baca dan pahami kasus berikut ini:

Ketika melakukan supervisi akademik di salah satu sekolah binaan, seorang pengawas
menemukan beberapa kasus terkait sikap, antara lain:

Kasus 1:

Ibu Anjar, S.Pd., Guru Sosiologi Kelas XI, memutuskan untuk melakukan penilaian sikap
tanggungjawab dan gotong royong dengan tehnik pengamatan (observasi) dalam salah
satu pembelajarannya. Namun dalam RPP yang telah disusunnya, Ibu Anjar tidak
mencantumkan instrumen penilaian sikap tersebut karena belum memahami bagaimana
menyusun sebuah instrumen pengamatan, khususnya merumuskan kriteria penilaiannya.

Silahkan saudara berlatih melengkapi jurnal guru mata pelajaran berikut untuk dipakai
sebagai contoh pada saat melakukan pembimbingan kepada guru bersangkutan.
Silahkan menambahkan jumlah kriteria bila perlu.

Butir
No. Waktu Nama Kejadian/Perilaku Pos/Neg Tindak Lanjut
Sikap
1. 18/03/2018 Maria Memotivasi teman- Gotong + Diberi apresiasi/
(Contoh) teman di kelasnya royong pujian
untuk menanam
pohon bakau di
pantai
2.

LK 9b. Mengolah Nilai Aspek Sikap

Kasus 2

Cermati kasus berikut:

Pak Aji, S.Pd., guru yang baru ditugaskan sebagai wali kelas XI SMA Mentari,
mengumpulkan jurnal penilaian sikap spiritual dan sikap sosial peserta didik semester I,
sementara Ibu Wahyu, S.Pd., belum memahami bagaimana mengolah hasil penilaian
sikap.

1) Jurnal dari Pak Aji

Jurnal Penilaian Sikap Spiritual

Nama
Pos/
No Waktu Siswa Kejadian/Perilaku Butir sikap Tindak lanjut
Neg
Mengingatkan temannya
Kamis,
untuk melaksanakan Mendapatkan
1 01/02/ Syarif ketakwaan +
sholat Dzuhur di stiker 2 bintang
2018
sekolah.
Ikut membantu
Rabu,
mempersiapkan
07/02/ Mendapatkan
2 Leman perayaan keagamaan toleransi +
2018 stiker 4 bintang
temannya yang
beragama lain
Menjadi anggota panitia
Yakob Mendapatkan
3 perayaan keagamaan Toleransi +
Sam stiker 4 bintang
Kamis, agama Islam di sekolah.
22/03/ Mengajak temannya
2018 untuk berdoa sebelum Mendapatkan
4 Anita Ketakwaan +
praktik memasak di stiker 2 bintang
ruang keterampilan
Jumat
Menjadi Muadzin pada Mendapatkan
5 23/03/ Syarif Ketakwaan +
sholat Jumat di sekolah stiker 4 bintang
2018

Jurnal Penilaian Sikap Sosial Semester 1

No Waktu Nama Catatan perilaku Butir sikap Pos/ Tindak lanjut


Siswa Neg
1 Senin, Tidak menyerahkan Pembinaan dan
22/01/ “surat ijin tidak masuk diminta berjanji
2018 Tanggung-
Syarif sekolah” dari - untuk tidak
jawab
orangtuanya kepada mengulangi
guru. perbuatannya
Memukul temannya Pembinaan dan
yang tidak sengaja diminta berjanji
Leman menyenggolnya ketika Santun - untuk tidak
berjalan keluar kelas mengulangi
perbuatannya
2 Rabu, Menolong orang lanjut
07/02/ usia untuk menyeberang Mendapatkan
Yakob Peduli +
2018 jalan di depan sekolah. stiker 2 bintang

3 Selasa, Menyerahkan dompet


13/03/ yang ditemukannya di
2018 Mendapatkan
Anita halaman sekolah Jujur +
stiker 4 bintang
kepada Satpam
sekolah.

2) Jurnal Penilaian dari Ibu Wahyu, S.Pd.

Jurnal Penilaian Sikap Spiritual


Nama Butir sikap Pos/
No Waktu Catatan perilaku Tindak lanjut
Siswa Neg
Membersihkan
Kamis, mushola sekolah
Mendapatkan
1 11/01/ Leman sebelum Ketakwaan +
stiker 3 bintang
2018 melaksanakan sholat
dhuhur .
Mengkoordinir teman-
Jumat, temannya yang
16/01/ Yakob beragama nasrani Mendapatkan
2 Toleransi +
2018 Sam mempersiapkan stiker 3 bintang
kebaktian bersama di
sekolah.
Menjadi imam bagi
teman-temannya
Sabtu,
perempuan Mendapatkan
3 10/02/ Anita Ketakwaan +
menunaikan sholat stiker 4 bintang
2018
magrib pada kegiatan
Persami
Mengajarkan
membaca Al Quran
Mendapatkan
4 Syarif kepada teman Ketakwaan +
stiker 4 bintang
sekelasnya setiap
Jumat,
istahat sholat dhuhur
09/03/
Meninggalkan ruangan Dinasehati dan
2018
sebelum kultum diminta untuk
5 Leman selesai dan tidak Ketakwaan - berjanji tidak
kembali lagi ke mengulangi lagi
ruangan. pebuatannya
Jurnal Penilaian Sikap Sosial
Nama Butir sikap Pos/
No Waktu Catatan perilaku Tindak lanjut
Siswa Neg
1 Membantu dan
merawat temannya Mendapatkan
Anita peduli +
yang pingsan saat stiker 3 bintang
Jumat, praktik olahraga
02/01/ Diadukan oleh Pembinaan dan
2018 temannya karena diminta bejanji
Leman menyembunyikan tas Peduli - untuk tidak
temannya mengulangi
perbuatannya
2 Memimpin temannya
Rabu, membersihkan dan
Gotong Mendapatkan
24/01/ Syarif menata ulang ruang +
royong stiker 2 bintang
2018 kelas dengan hasil
yang rapi.
3 Menemukan uang
Rp.20.000, di halaman
Rabu, tempat apel pagi -
07/02/ dilaporkan kepada Mendapatkan
Yakob Jujur +
2018 guru piket dan stiker 4 bintang
diumumkan untuk
menenukan
pemiliknya.
4 Tidak memakai
seragam sekolah
Pembinaan dan
sesuai aturan yang
Kamis, diminta bejanji
telah ditetapkan (tidak
01/03/ Leman disiplin untuk tidak
memakai baju putih
2018 mengulangi
dengan lambang
perbuatannya
sekolah, tidak
memakai dasi)

Silahkan Saudara berlatih merangkum jurnal penilaian setiap peserta didik dengan cara
melengkapi rekapitulasi hasil penilaian sikap pada format di bawah untuk dipakai sebagai
contoh dalam melakukan pembimbingan terkait cara mengolah nilai sikap sosial dan
spiritual kepada guru yang bersangkutan.

Format Rekapitulasi Penilaian Sikap

Sekolah : SMA Mentari


Kelas/Semester : XI / 2
Tahun Pelajaran : 2017/2018
Nama Wali kelas : Aji, S.Pd.

NO Nama Rangkuman Rangkuman Predikat Alasan pemberian


Peserta Penilaian Sikap Penilaian Sikap Penilaian Predikat
didik Spiritual Sosial Sikap
( A, B, C,
D)
1*) Aminah Baik sekali dalam Selalu berpakaian Selama satu
*)
Contoh
memimpin doa rapi dan sesuai semester
bersama pada apel aturan, datang dan menunjukan
pagi, mengikuti pulang sekolah sebagian besar
sholat dhuhur tepat waktu, peduli B sikap spiritual dan
berjamaah, rajin kepada sesama sikap sosial secara
mengikuti kegiatan teman, berkata normal. Hanya ada
keagamaan jujur 1 sikap yang
ekstrim baik

2 Anita

3 Syarif

4 Leman

5 Yakob

LK 10a. Penulisan Soal HOTS


Bacalah contoh kasus di bawah ini:

Kasus 1

Pada saat melakukan kunjungan supervisi akademik di sekolah binaan, Saudara


memeriksa instrumen penilaian yang dirancang oleh seorang guru berupa tes tertulis
bentuk uraian. Saudara menemukan bahwa soal yang dibuat belum memenuhi kriteria
penulisan soal yang baik, bukan soal High Order Thinking Skill (HOTs) dan tidak disertai
dengan rubrik penskoran

Silahkan saudara mengerjakan tugas menyusun contoh instrumen tes uraian (2 nomor)
yang benar, memenuhi kriteria HOTs dan dilengkapi dengan pedoman penskorannya.
Instrumen ini akan dipakai sebagai contoh dalam memberikan pembimbingan bagi guru
yang bersangkutan pada pertemuan berikutnya. Pilih dan tuliskan Kompetensi Dasar
yang sesuai dengan tes tersebut.
Kartu Soal
Mata Pelajaran :
Kelas / Semester :
Kompetensi Dasar :
IPK :
Materi :
Level Kognitif :
Soal :
Kunci / Pedoman Penskoran:

Kartu Soal
Mata Pelajaran :
Kelas / Semester :
Kompetensi Dasar :
IPK :
Materi :
Level Kognitif :
Soal :
Kunci / Pedoman Penskoran:

LK 10b. Mengolah Hasil Penilaian Harian

Bacalah contoh kasus di bawah ini:

Kasus 2

Ibu Rosa, guru Matematika, telah melakukan penilaian aspek pengetahuan untuk
semester 1 dengan daftar nilai seperti yang tampak pada tabel di bawah. Namun, Ibu
Rosa belum memahami bagaimana mengolah Hasil Penilaian Harian dan Penilaian Akhir.
Sekolah sepakat untuk menetapkan pembobotan HPH : HPTS : HPAS = 2 : 1 : 1 atau
50% : 25% : 25% untuk Penilaian Akhir Aspek Pengetahuan.

Silahkan Saudara mengerjakan contoh pengolahan hasil penilaian harian dan penilaian
akhir berikut sebagai persiapan saudara dalam melakukan pembimbingan. Gunakanlah
tabel predikat dari penentuan KKM pada tugas LK 8 untuk menentukan predikat hasil
penilaian akhir (nilai rapor) peserta didik.

Daftar Nilai Harian Aspek Pengetahuan


Nama Sekolah : SMA Kusuma
Kelas/Semester : XI / I
Mata Pelajaran : Matematika
PH-1 PH-2 PH-3 PH-4 PH-5 PH-6 PH-7 PH-8 Hasil
NO Nama Kompetensi Dasar Penilaian
3.1 3.2 3.3 3.4 3.4 3.5 3.6 3.7 3.7 Harian
1 Anita 80 78 82 80 74 78 70 78 76 ...
2 Syarif 75 80 84 75 78 78 65 78 78 ...
3 Yakob 76 76 80 75 68 80 68 76 76 ...
4 Leman 82 78 78 78 70 76 68 78 70 ...

Keterangan: Nilai masing-masing Penilaian Harian (PH) di atas sudah merupakan hasil
penghitungan dari nilai Tes Tertulis dan Penugasan.

LK 10c. Mengolah Hasil Penilaian Akhir


Daftar Nilai Akhir Aspek Pengetahuan
Nama Sekolah : SMA Kusuma
Kelas/Semester : XI / I
Mata Pelajaran : Matematika
HPA
NO Nama HPH HPTS HPAS HPA Pembulatan Predikat
(nilai Rapor)
1 Anita ... 75 78 ... ...
2 Syarif ... 81 76 ... ...
3 Yakob ... 80 82 ... ...
4 Leman ... 79 80 ... ...

LK 10d. Pengisian Buku Raport


Bacalah contoh kasus di bawah ini:

Kasus 3

Pak Kusman M.Pd. Wali kelas XI SMA Pagi menerima daftar nilai akhir peserta didik dari
semua guru mata pelajaran seperti daftar di bawah ini. Pak Kusman M.Pd perlu
menyesuaikan nilai tersebut dengan rentang nilai setiap predikat pencapaian kompetensi
pengetahuan dan mengisi nilai tersebut pada format buku Rapor dengan KKM Tunggal.

PAB Bhs. Sen- Prakar-


Mapel P
PPKn
Indonesia
Mat Sej
bud
PJOK
ya
Geo Sosio Sej Eko

Nilai 77 72 74 75 78 78 80 85 72 78 74 74
Silahkan Saudara berlatih menyelesaikan pengisian Buku Rapor pada halaman
Pencapaian Kompetensi Pengetahuan berikut untuk menjadi contoh pada saat melakukan
pembimbingan bagi guru yang bersangkutan terkait pelaporan hasil penilaian.

Gunakanlah hasil penghitungan rentang nilai predikat yang telah ditentukan pada LK 8
untuk menentukan predikat pencapaian yang sesuai masing-masing mata pelajaran.
Cobalah juga untuk merumuskan deskripsi hanya pada mata pelajaran yang Saudara
ampu.

Kriteria Ketuntasan Minimal: ...

Pengetahuan
NO Mata pelajaran
Nilai Predikat Deskripsi
Kelompok A
Pendidikan Agama
... ... ...
dan Budi Pekerti
Pendidikan
Pancasila dan ... ... ...
Kewarganegaan
Bahasa Indonesia ... … …

Matematika ... …. ….
Ilmu Pengetahuan
... ... ...
Alam
Ilmu Pengetahuan
... ... ...
Sosial
Bahasa Inggris ... ... ...
Kelompok B
Seni Budaya ... …. ….
Pendidikan Jasmani,
Olahraga, dan ... ... ...
Kesehatan
Prakarya .....

LK 11a. Menyusun Instrumen Penilaian Pembelajaran Aspek Keterampilan


Baca dan pahami kasus berikut ini dengan seksama!

Kasus 1:

Pada saat melakukan kunjungan supervisi akademik di sekolah binaan, Saudara


memeriksa instrumen penilaian aspek keterampilan yang dirancang oleh 3 orang guru.
Masing-masing guru menggunakan tehnik penilaian yang berbeda satu sama lain yakni
praktik, produk dan proyek. Saudara menemukan bahwa ketiga instrumen tersebut tidak
sesuai dengan pelaksanaan penilaiannya

 Bekerjalah dalam kelompok untuk menentukan instrumen penilain praktik, produk


atau proyek yang sesuai dengan KD.
 Masing-masing kelompok diberi tugas untuk menyiapkan KD-KI 4 pada jenjang kelas
yang berbeda.

 Tentukan tehnik penilaian ketrampilan pada masing-masing KD-KI 4 tersebut

 Tulislah hasil kerja kelompok pada format yang telah disediakan

 Sebaiknya masing-masing anggota menyusun instrument penilaian yang berbeda

RENCANA PENILAIAN
INDIKATOR
NO IPK DARI KI 4 WAKTU
SOAL TEKNIK
PELAKSANAAN

LK 11b. Mengolah Hasil Nilai Akhir Aspek Keterampilan


Kasus 2:

Selama satu semester, Ibu Fera, S.Pd., melakukan penilaian terhadap lima Kompetensi
Dasar keterampilan. Pada akhir semester Ibu Fera, S.Pd., memiliki rekapitulasi daftar nilai
untuk kelima KD tersebut seperti pada tabel di bawah. Ibu Fera, S.Pd merasa kesulitan
dalam mengolah hasil penilaian harian dan penilaian akhir sebelum dituliskan di dalam
Buku Rapor KKM 79.

Daftar nilai harian aspek keterampilan Keterampilan Kelas XI

4.1 4.2 4.3 4.4 4.5


Nama Praktik Praktik Produk Produk
Project Produk P.folio Praktik Projek Produk
ke-1 ke-2 Ke-1 Ke-2
Ayu 76 80 76 78 √ 80 70 76 90 88
Binar 75 78 82 76 √ 82 65 78 86 86
Ivan 77 82 82 78 √ 78 68 76 84 88
Ria 82 80 78 76 √ 78 68 70 88 86
Tata 80 78 82 74 √ 80 70 74 90 86

Silahkan Saudara bekerja secara kelompok untuk menyelesaikan format pengolahan nilai
akhir aspek keterampilan berikut sebagai contoh bahan pembimbingan bagi guru yang
bersangkutan.

Masing-masing anggota kelompok mengerjakan pengolahan nilai satu peserta didik dari
daftar nilai harian di atas.
Daftar Nilai Akhir Keterampilan Setiap Peserta Didik

Kelas/Semester : XI / 2
Nama Peserta Didik : _______________
Nomo Induk : _________________

Kompetensi Nilai
Dasar Praktik Produk Proyek Portofolio Akhir
KD
4.1 76 80 - - - - - - ....
4.2 ... ... ... ... ... ... ... ...
...
4.3 ... ... ... ... ... ... ... ... ...

4.4 ... ... ... ... ... ... ... ... ...

4.5 ... ... ... ... ... ... ... ... ...

Nilai Rata-Rata Akhir Semester ...

Nilai Rapor (Pembulatan) ...


TOPIK 5. PERANCANGAN RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN (RPP)
Silakan Saudara lakukan curah pendapat untuk mengingat kembali pemahaman Saudara
berkaitan dengan RPP, dengan menjawab pertanyaan berikut ini sebelum mengerjakan
LK 12a.
1. Apa saja komponen-komponen RPP?

2. Apakah prinsip-prinsip penyusunan RPP?

LK 12a. Merancang RPP

Kegiatan yang akan Saudara lakukan adalah merancang RPP yang terintegrasi PPK,
Literasi, HOTS, dan ketrampilan abad 21 (4C) secara individual. Rancanglah RPP
tersebut dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. pilihlah satu Kompetensi Dasar dalam salah satu mata pelajaran untuk disusun RPP-
nya,
2. susunlah sebuah RPP untuk Kompetensi Dasar yang telah dipilih dengan
menerapkan model pembelajaran yang sesuai,
3. langkah-langkah penyusunan silakan Saudara baca dalam bahan bacaan 11!
4. RPP yang Saudara buat harus sesuai dengan sistematika RPP,
5. presentasikan hasil penyusunan RPP yang telah Saudara buat,
6. pada saat satu kelompok presentasi maka kelompok yang lain akan memberikan
umpan balik,
7. isilah Format RPP berikut!

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah :
Mata Pelajaran :
Kelas/Semester :
Alokasi Waktu :
A. Kompetensi Inti (KI)
KI 3:
KI 4:
B. Kompetensi Dasar dan Indikator
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR
KD pada KI3 1. …
2. dst
KD pada KI4 1. ….
2. dst

C. Tujuan Pembelajaran
D. Materi Pembelajaran
E. Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama (… JP)
Indikator: …..
a) Kegiatan Pendahuluan
b) Kegiatan Inti (sesuai dengan sintak model pembelajaran)
c) Kegiatan Penutup
2. Pertemuan Kedua
3. Dst
F. Tehnik Penilaian
G. Media/alat, Bahan dan Sumber Belajar
1. Media/alat
2. Bahan
3. Sumber Belajar
Lampiran-lampiran:
1. Materi Pembelajaran Pertemuan 1
2. Instrumen Penilaian Pertemuan 1
3. dst
..............................., …………………2018
Mengetahui Guru
Kepala Sekolah Mata Pelajaran

------------------------------ -----------------------------------
NIP. NIP.
LK 12b. Menelaah RPP
Setelah selesai merancang RPP secara individual, presentasikan hasil kerja salah
satu peserta. Perhatikan presentasi hasil perancangan RPP tersebut. Kemudian
berilah saran, pendapat ataupun kritikan. Gunakan pertanyaan berikut untuk
panduan menelaah RPP hasil kerja peserta lain.

NO. Pertanyaan Deskripsi Saran Perbaikan

1. Apakah RPP yang dibuat sudah


memuat komponen minimal seperti
yang tertuang dalam Permendikbud
nomor 22 tahun 2016 tentang
Standar Proses?

2. Apakah dalam RPP tertulis identitas


RPP dengan jelas?

3. Apakah rumusan Kompetensi Inti


(KI) dan kompetensi Dasar (KD)
sudah sesuai dengan permendibud
nomer 24 tahun 2016 tentang
Kompetensi Inti dan Kompetensi
Dasar mata pelajaran pada
kurikulum 2013?

4 Apakah rumusan IPK dan tujuan


pembelajaran sudah sesuai dengan
permendikbud nomor 103 tahun
2016 tentang Pembelajaran pada
pendidikan dasar dan Menengah
dan Permendikbud nomor 22 tahun
2016 tentang Standar Proses?

5. Apakah RPP tersebut sudah


mengintegrasikan kecakapan abad
21 (penguatan karakter, literasi, dan
HOTs) Jika ya tunjukkan yang
mana?

6 Apakah RPP telah memuat rumusan


tujuan pembelajaran untuk setiap
indikator pencapaian
kompetensinya?

7 Apakah tujuan pembelajaran sudah


mengandung unsur: audience (A),
behaviour (B), condition (C), dan
degree (D)?

8 Apakah tujuan pembelajaran sudah


mencakup sikap (karakter),
pengetahuan, dan keterampilan?

9 Apakah dalam RPP sudah memuat


materi pembelajaran yang relevan
dengan indikator yang dirumuskan?

10 Apakah dalam RPP telah tertulis


pendekatan/metode/tehnik/model
pembelajaran yang digunakan?

11 Apakah dalam RPP telah


menuliskan jenis media /alat, bahan
dan sumber belajar yang
diperlukan?

12 Apakah dalam RPP telah memuat


langkah-langkah pembelajaran
sesuai dengan model pembelajaran
yang telah dipilih?

13 Apakah dalam RPP telah


menuliskan alokasi waktu pada
setiap tahap pelaksanaan
pembelajaran? (pendahuluan, inti,
penutup)

14 Apakah RPP sudah memuat teknik


penilaian yang tepat untuk masing-
masing aspek (sikap, pengetahuan,
dan keterampilan Jelaskan!

15 Apakah instrumen penilaian masing-


masing aspek (sikap, pengetahuan,
dan keterampilan) sudah lengkap?
16 Apakah dalam RPP telah tertulis
perencanaan kegiatan pengayaan
dan remidial?
BAGIAN II.
PENGEMBANGAN STRATEGI PENYUSUNAN
KURIKULUM 2013
Pengantar

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan
pelajaran, serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan
pembelajaran untuk mencapai tujuan tertentu. Pengembangan kurikulum dilakukan
dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan
nasional. Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan
prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik
(Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 Ketentuan Umum Pasal 1 butir 19; Pasal 36 ayat
(1) dan (2). Merujuk pada pengertian tersebut terdapat dua dimensi kurikulum; pertama
adalah rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran, kedua adalah
cara yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Dalam konteks penyelenggaan sistem
pendidikan nasional pada jenjang pendidikan dasar dan menengah kurikulum yang
digunakan disusun dalam bentuk kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP)

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun
oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan (PP Nomor 32 tahun 2003,
Ketentuan Umum Pasal 1 butir 20) yang berfungsi sebagai pedoman penyelenggaraan
kegiatan pembelajaran baik intrakurikuler, kokurikuler maupun ekstrakurikuler untuk
mencapai tujuan pendidikan nasional, daerah, dan satuan pendidikan sesuai dengan
kondisi, potensi, dan kebutuhan peserta didik. Sesuai dengan tuntutan regulasi Peraturan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 61 Tahun 2014 Implementasi Kurikulum 2013
dirancang dalam bentuk dokumen Buku 1 KTSP, Buku II Silabus, dan Buku III Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Penyusunan dokumen-dokumen KTSP tersebut
diperlukan strategi yang tepat dan seiring dengan perkembangan perubahan regulasi
terkait dengan implemntasi K-13 yang berorientasi pada kecakapan abad 21 maka
dokumem KTSP yang telah disusun perlu di lakukan penyempurnaan..

Pada bagian III ini, Saudara akan mempelajari tentang pengembangan strategi
penyusunan kurikulum 2013 yang dibagi dalam dua topik bahasan, yaitu topik 6 tentang
Strategi Pengelolaan Implementasi Kurikulum 2013 dan topik 7 tentang Strategi
Penyempurnaan Buku KTSP. Kedua topik tersebut penting Saudara pahami dan kuasai
untuk meningkatkan kompetensi Saudara secara profesional dalam melaksanakan tugas
pengawasan yaitu; memantau, membina, membimbing dan melatih, serta melaksanakan
penilaian kinerja Guru dan Kepala Sekolah di sekolah binaan secara khusus dalam
implementasi Kurikulum 13.

Pendalaman kedua topik tersebut dilakukan melalui kegiatan: curah pendapat


(brainstorming), diskusi kelompok, dan presentasi. Saudara dapat bekerjasama dengan
pengawas lain dalam kegiatan tersebut, tetapi jika tidak memungkinkan karena jumlah
peserta terbatas, Saudara dapat melakukannya secara mandiri.

TOPIK 6. STRATEGI PENGELOLAAN IMPLEMENTASI KURIKULUM


2013
Contoh Sistematika dan Komponen Buku I KTSP

No Komponen KTSP/Indikator Penjelasan

COVER/HALAMAN JUDUL Berisi judul, logo sekolah dan atau logo pemda,
tahun pelajaran, dan alamat sekolah
Ditandatangani oleh Kepala Sekolah, Ketua Komite
LEMBAR PENGESAHAN Sekolah, dan Kepala Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota/Provinsi atau pejabat yang ditunjuk
Berisi pernyataan tim pengembang yang menyatakan
syukur kapada yang maha kuasa, pernyataan alasan
KATA PENGANTAR singkat tentang penyusunan, dan terima kasih
kepada seluruh pihak yang telah membantu, serta
harapan dalam pelaksanaan
Memuat seluruh komponen isi yang tersaji dalam
DAFTAR ISI
dokumen
I PENDAHULUAN
Berisi rasional tentang pengembangan/revisi
kurikulum sekolah, antara lain perubahan kurikulum
yang berlaku, hasil analisis konteks Terkait dengan
1 Latar belakang tuntuan kecakapan abad 21, (PPK, literasi,
kompetensi berpikir tingkat tinggi menggunakan
higher order thinking skills dan muatan-muatan lain
sesuai karakteristik sekolah
Memuat landasan hukum pengembangan KTSP
sesuai dengan perubahan regulasi yang berlaku
2 Landasan/Dasar Hukum
pada setiap jenjang pendidikan dan memuat tuntutan
kecakapan abad 21.
3 Tujuan Berisi tujuan pengembangan KTSP
Acuan membuat Visi (Permendikbud No 61/2014,
II Visi , Misi, dan Tujuan Perpres No. 87 tahun 2017, permendikbud nomor 20
tahun 2016) untuk mewujudkan kecakapan abad 21.
No Komponen KTSP/Indikator Penjelasan

 Dirumuskan berdasarkan masukan dari warga


sekolah dan pihak yang berkepentingan, selaras
dengan visi institusi di atasnya dan visi pendidikan
nasional, serta diputuskan dalam rapat dewan
pendidik, mengacu pada Permendikbud No 61/2014,
a. Visi Satuan Pendidikan Perpres No. 87 tahun 2017)
 Berisi cita-cita yang menggambarkan dan
memberi inspirasi, motivasi, dan mengarahkan
semua warga sekolah dalam menunaikan
tanggung jawab dan pekerjaanya untuk
kepentingan masa mendatang
 Dirumuskan berdasarkan masukan dari warga
sekolah dan pihak yang berkepentingan, dan
diputuskan dalam rapat dewan pendidik
 Memberi arah dalam mewujudkan visi sekolah
sesuai dengan tujuan pendidikan nasional
 Merupakan tujuan yang akan dicapai dalam
b. Misi Satuan Pendidikan
kurun waktu tertentu
 Menjadi dasar program pokok sekolah
 Menekankan pada kualitas layanan peserta didik
dan peningkatan keunggulan mutu lulusan yang
sekolah harapkan.yang mengacu pada SKL
satuan pendidikan.
 Menggambarkan tingkat kualitas sasaran akhir
yang hendak dicapai dalam jangka menengah
atau jangka tahunan yang mengacu pada visi,
misi, dan tujuan pendidikan nasional serta relevan
dengan kebutuhan masyarakat
 Mengacu pada standar kompetensi lulusan
c. Tujuan Satuan Pendidikan
(target mutu) yang sudah ditetapkan oleh sekolah
dan/atau Pemerintah
 Mengakomodasi masukan dari berbagai pihak
yang berkepentingan termasuk komite sekolah
dan diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang
dipimpin oleh kepala sekolah.
STRUKTUR DAN MUATAN
III KURIKULUM TINGKAT SATUAN
PENDIDIKAN
Berisi Landasan Filosofis, Landasan Teoritis, dan
A. Kerangka Dasar
Landasan Yuridis (Permendikbud No. 59 tahun 2014)
Memuat antara lain: 1) Pola dan susunan mata
pelajaran: Wajib A, Wajib B, Peminatan, Lintas Minat
B. Struktur Kurikulum Satuan untuk jenjang pendidikan menengah, 2) Beban
Pendidikan Belajar, 3) Mata Pelajaran Tambahan, dan 4) Alokasi
Waktu Pembelajaran (Permendikbud No. 59 tahun
2014
Muatan KTSP terdiri dari muatan nasional dan
C. Muatan Kurikulum
muatan lokal.
No Komponen KTSP/Indikator Penjelasan

Muatan kurikulum pada tingkat nasional terdiri atas


kelompok mata pelajaran A, kelompok mata
pelajaran B, dan khusus untuk SMA/MA/SMK/MAK
1 Muatan Nasional ditambah dengan kelompok mata pelajaran C
(peminatan), termasuk bimbingan konseling dan
ekstrakurikuler wajib pendidikan kepramukaan dan
memuat tuntutan kecakapan abad 21.
Muatan lokal yang dikembangkan oleh pemerintah
daerah provinsi atau kabupaten/kota sesuai dengan
kewenangannya dan/atau satuan pendidikan dapat
berbentuk sejumlah bahan kajian terhadap
keunggulan dan kearifan daerah tempat tinggalnya
2 Muatan Lokal yang menjadi:
1) bagian mata pelajaran kelompok B; dan/atau
2) mata pelajaran yang berdiri sendiri pada kelompok
B sebagai mata pelajaran muatan lokal dalam hal
pengintegrasian tidak dapat dilakukan
Bimbingan konseling dapat diselenggarakan melalui
tatap muka di kelas sebagai muatan kurikulum yang
ditetapkan pada tingkat satuan pendidikan
3 Bimbingan dan Konseling
(Permendikbud No. 111 Tahun 2014 tentang
Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar
dam Menengah)
a. Pembiasan, Rutin, Spontan, Terprogram, dan
Pembiasaan dan
Teladan
4 Ekstrakurikuler
b. Pengembangan bakat, minat/ Ekstrakurikuler
c. Pembudayaan gerakan literasi
a. Beban Belajar Sistem Paket
Beban belajar pada sistem paket terdiri atas
pembelajaran tatap muka, penugasan terstruktur,
dan kegiatan mandiri
b. Beban Belajar Tambahan
5 Beban Belajar Satuan pendidikan boleh menambah beban
belajar berdasarkan pertimbangan kebutuhan
belajar peserta didik dan/atau kebutuhan
akademik, sosial, budaya, dan faktor lain yang
dianggap penting oleh satuan pendidikan
dan/atau daerah
Sekolah dapat menentukan Kriteria ketuntasan
Ketuntasan Belajar
6 belajar sesuai karakteristiknya (Permendikbud No. 53
Tahun 2015 dan Panduan Penilaian yang berlaku)
7 Peminatan untuk jenjang SMK (Permendikbud No 64/2014)
8 Kelulusan dan Kenaikan Kelas a. Kelulusan
Sekolah menetapkan kriteria kelulusan bagi
peserta didik dan dirapatkan oleh dewan guru
b. Kenaikan Kelas
Sekolah menetapkan kriteria kenaikan kelas bagi
No Komponen KTSP/Indikator Penjelasan

peserta didik dan dirapatkan oleh dewan guru


IV KALENDER PENDIDIKAN
1 Permulaan Tahun Ajaran Waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal
tahun ajaran pada setiap satuan pendidikan
2 Pengaturan Waktu Belajar a. Minggu efektif belajar untuk setiap tahun pelajaran
Efektif pada setiap satuan pendidikan,
b. Waktu pembelajaran efektif setiap minggu yang
meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh
mata pelajaran termasuk muatan lokal, ditambah
jumlah jam untuk kegiatan lain yang dianggap
penting oleh satuan pendidikan
3 Pengaturan Waktu Libur Penetapan waktu libur dilakukan dengan mengacu
pada ketentuan yang berlaku
PENDUKUNG
1. SK Tim Pengembang Kurikulum
2. Laporan Hasil Analisis Konteks
3. Hasil penentuan KKM (setiap mata pelajaran dan
jenjang kelas)
4. Evaluasi keterlaksanaan dan keberhasilan
program

Petunjuk Pengisian LK 13:


Setelah Saudara mengkaji contoh sistematika dan komponen Buku I KTSP di atas,
Saudara diminta untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dan menuliskan jawabannya
pada LK 13. Jawaban yang Saudara tuliskan sesuai dengan hasil diskusi kelompok dan
pengalaman Saudara sebagai pengawas sekolah serta pengetahuan Saudara setelah
mempelajari dari bahan bacaan yang relevan. Bahan bacaan dalam modul ini disediakan
untuk lebih meningkatkan keyakinan Saudara terhadap jawaban. Bahan bacaan 12 berisi
tentang panduan pengembangan Buku I KTSP dan Permendikbud Nomor 61 Tahun 2014
dan bahan bacaan 13 Implementasi PPK di Satuan Pendidikan sebagai bahan rujukan
dalam kegiatan diskusi.

LK 13. Mengelola Implementasi Kurikulum

Berdasarkan hasil kajian sistematika dan komponen Buku I KTSP tersebut, jawablah
pertanyaan-pertanyaan berikut ini.

1. Bagaimana prosedur operasional pengembangan Buku I Kurikulum 2013 ?


2. Apa yang Saudara pahami tentang analisis konteks?

3. Pada komponen manakah dari sistematika Buku I KTSP tersebut kecakapan abad 21
(PPK, literasi, dan peningkatan kompetensi berpikir tingkat tinggi 4C/HOTS) dapat
diintegrasikan dan bagaimana deskripsinya? Untuk menuliskan jawabannya, gunakan
format LK 13 pada kolom di bawah ini

Integrasi PPK, Literasi, dan Peningkatan Kompetensi Berpikir Tingkat Tinggi (4C/HOTS)

No Integrasi Komponen Deskripsi

PPK
1

Literasi
2

Kompetensi Berpikir
3 Tingkat Tinggi
(4C/HOTS)

Studi Kasus

Bacalah kasus berikut dengan teliti!


Pak Budiman adalah pengawas sekolah yang berasal dari kepala sekolah berprestasi.
Sebagai kepala sekolah berprestasi ia memahami betul tentang manajemen perubahan,
kepemimpinan pembelajaran dan budaya sekolah. Selama ia menjabat sebagai kepala
sekolah banyak prestasi yang diraihnya baik secara individu maupun institusi. Berbasis
latar belakang tersebut, setelah Pak Budiman mendapatkan tugas sebagai pengawas
sekolah Ia berusaha melaksanakan tugas kepengawasan secara professional. Untuk
meningkatkan profesionalitasnya, Ia telah banyak mengikuti pelatihan, seminar,
workshop, dan Bimtek baik secara mandiri (menggunakan tunjangan profesi yang
diperoleh sebagai wujud akuntabilitas dalam pemanfaatannya) maupun berdasarkan
tugas dari institusi. Selama melaksanakan tugas sebagai pengawas sekolah sesuai
dengan kompetensi yang dimilikinya, ia berusaha untuk memfasilitasi sekolah binaanya
dalam meningkatkan kualitas pendidikan baik dalam bentuk performace (tampilan
sekolah), pelayanan (kegiatan pembelajaran, implementasi PPK berbasis kelas, PPK
berbasis budaya sekolah melalui pembiasaan baik rutin, terprogram, spontan maupun
keteladanan), maupun dalam meningkatkan prestasi sekolah khususnya pada tingkat
kabupaten. Di samping itu, Ia juga banyak membantu dinas pendidikan dalam kegiatan
diklat pendidik dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kompetensi dan mutu
pendidikan.

Ia berkeinginan selama melaksanakan tugas sebagai pengawas mampu memotivasi,


memandirikan, dan mensinergikan guru dan kepala sekolah dalam merancang dan
melaksanakan program-program sekolah secara produktif, kreatif, dan inovatif. Ia
berasumsi bahwa untuk mewujudkan keinginannya dalam memfasilitasi guru dan kepala
sekolah pada peningkatan profesionalisme, cukup dengan cara mengatur jadwal supervisi
dengan intensitas pemantauan yang tinggi. Pertimbanganya adalah kepala sekolah di
sekolah binaannya rata-rata sudah lama menjabat dan sebagian besar guru-gurunya
sudah senior dan berkualitas, ironisnya ada beberapa guru baru yang kompetensinya
masih rendah. Ia percaya bahwa dengan senioritas dan kualitas guru-guru serta
pengalaman kerja kepala sekolah tidak perlu dilakukan bimbingan yang intensif untuk
meningkatkan kinerja sekolah.

Setelah dua tahun masa tugas kepengawasannya, ternyata sekolah-sekolah binaannya


belum menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan. Pengelolaan implementasi
kurikulum belum mengacu pada landasan prosedural sesuai dengan tuntutan regulasi
yang berlaku. Dampaknya sistematika dan komponen KTSP belum tercermin adanya
keselarasan dengan tuntutan perubahan regulasi tersebut. Para guru dalam merancang
perangkat pembelajaran, menyusun program kegiatan ekstrakurikuler,dan program
pembiasaan masih mengadopsi model/contoh dari guru di sekolah lain yang rancangan
perangkat pembelajaran dan program kegiatan ekstrakurikuler serta program
pembiasaannya belum berorientasi pada tuntutan kecakapan abad 21. Demikian pula
dalam membangun budaya sekolah belum nampak adanya keterlibatan publik (orang tua,
masyarakat, dunia usaha dan industri (DUDI)).

Petunjuk Pengisian LK 14:

Setelah membaca kasus di atas, Saudara diminta untuk mengidentifikasi masalah pada
kasus tersebut ditinjau dari aspek penyusunan perangkat pembelajaran dan penyusunan
program ekstrakurikuler,dan pembiasaan. Strategi pengelolaan seperti apakah yang dapat
Saudara lakukan, diskusikan secara berkelompok atau jika tidak memungkinkan Saudara
dapat melakukannya secara mandiri. Hasil diskusi ditulis pada LK 14 dan dipresentasikan.
Selanjutnya, Saudara dapat meningkatkan pemahaman dengan membaca bahan bacaan
13 tentang PPK, bacaan 14 tentang Gerakan Literasi Sekolah, dan bahan bacaan 15
tentang Konsep Kompetensi Berpikir Tingkat Tinggi (4C/HOTS).

Selanjutnya, isilah LK 14 berikut ini.

LK 14. Analisis Pengelolaan Kurikulum 2013


Intrakurikuler

Permasalahan/ Kondisi Ideal


Rencana Pelaksanaan Strategi
No. Kondisi Riil (PPK (PPK dan
Pembelajaran Pengelolaan
dan Literasi) Literasi)
1 Tujuan Pembelajaran

2 Model/Metode
Pembelajaran

3 Media Pembelajaran

4 Skenario Pembelajaran

5 Penilaian Hasil Belajar


Kokurikuler

Permasalahan/ Kondisi Ideal


Strategi
No. Kegiatan Pembelajaran Kondisi Riil (PPK (PPK dan
Pengelolaan
dan Literasi) Literasi)
1 Penugasan terstruktur

2 Kegiatan mandiri tidak


terstruktur

Ekstrakurikuler

Permasalahan/ Kondisi Ideal


Strategi
No. Kegiatan Pembelajaran Kondisi Riil (PPK dan
Pengelolaan
(PPK dan Literasi) Literasi)
1 Estrakurikuler Wajib

2 Ekstrakurikuler Pilihan

Pembiasaan

Permasalahan/ Kondisi Ideal


Strategi
No. Kegiatan Pembelajaran Kondisi Riil (PPK dan
Pengelolaan
(PPK dan Literasi) Literasi)
1 Terprogram

2 Rutin

3 Spontan
Permasalahan/ Kondisi Ideal
Strategi
No. Kegiatan Pembelajaran Kondisi Riil (PPK dan
Pengelolaan
(PPK dan Literasi) Literasi)
4 Keteladanan

Selanjutnya untuk menguatkan peran Saudara sebagai pengawas sekolah dalam


membimbing kepala sekolah mengimplementasi Penguatan Pendidkan Karakter berbasis
kelas, budaya sekolah dan berbasis masyarakat dalam implementasi Kurikulum 2013
Saudara diminta membaca bahan bacaan berikut.
TOPIK 7. STRATEGI PENYEMPURNAAN BUKU KTSP

Petunjuk Pengisian LK 15:


Setelah Saudara melakukan pengkajian Buku I KTSP baik yang Saudara pilih dari
sekolah binaan atau dari Contoh Kutipan Buku I KTSP serta mendiskusikannya secara
berkelompok, isikan hasil diskusi dan pengkajian tersebut pada LK 15 berikut.

LK 15. Menyempurnakan Buku I KTSP

Penyempurnaan
No Komponen Rumusan Awal (Rumusan akhir Terintegrasi
Kecakapan abad 21)

1 Visi

2 Misi

3 Tujuan

Struktur dan
4 Muatan
Kurikulum

Pengaturan
5 Beban
Belajar

Kalender
6
Pendidikan
Contoh Kutipan Buku I KTSP yang akan dikaji dan disempurnakan:

A. VISI
VISI SMA NKRI
Terbentuknya insan mandiri berakhlak mulia melalui penyelenggaraan pendidikan
yang unggul

B. MISI dan STRATEGI SMA NKRI


MISI :
1. Membina Imtaq untuk meningkatkan akhlak dan budi pekerti yang luhur
2. Terwujudknya kemandirian melalui kegiatan pembiasaan, kewirausahaan dan
pengembangan diri yang terencana dan berkesinambungan
3. Meningkatkan kualitas, kuantitas, kreativitas dan inovasi dalam penyelanggaraan
pendidikan

C. Tujuan Satuan Pendidikan


Tujuan pengelolaan pendidikan di SMA NKRI adalah:
1. Membentuk warga sekolah yang berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur, mandiri
dan berwawasan lingkungan
2. Mengembangkan budaya sekolah yang religius melalui kegiatan keagamaan dan
pendidikan karakter bangsa
3. Menunjukkan kemampuan mengembangkan budaya belajar untuk
pemberdayaan diri
4. Menghasilkan karya kreatif dan inovatif secara individual maupun kelompok
5. Membentuk peserta didik yang kompetitip dan mampu berpartisipasi secara aktif
dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
6. Membentuk warga sekolah yang melek Al Quran, informasi dan IPTEK

D. Muatan dan Struktur Kurikulum


a. Muatan Kurikulum terdiri atas:
1. Muatan kurikulum pada tingkat nasional,
2. Muatan kurikulum pada tingkat daerah,
dan
3. Muatan kekhasan satuan pendidikan.
b. Struktur Kurikulum
Kelas XII
No Mata Pelajaran IPA IPS
Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2
1 Pendidikan Agama 3 3 3 3
2 Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2
3 Bahasa Indonesia 4 4 4 4
4 Bahasa Inggris 4 4 4 4
5 Matematika 4 4 4 4

6 Fisika 4 4

7 Biologi 4 4

8 Kimia 4 4

9 Sejarah 1 1 3 3
Kelas XII
No Mata Pelajaran IPA IPS
Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2
10 Geografi 3 3

11 Ekonomi 4 4

12 Sosiologi 3 3

13 Seni Budaya 2 2 2 2
Pendidikan Jasmani Olah Raga
14 dan Kesehatan 2 2 2 2
Teknologi Informasi dan
15 2 2 2 2
Komunikasi
16 Keterampilan 2 2 2 2
17 Mulok Bahasa Sunda 2 2 2 2
Mulok Pendidikan Lingkungan
18 2 2 2 2
Hidup
JUMLAH 42 42 42 42

E. Pengaturan Beban Belajar


Beban Belajar
KEGIATAN SISTIM PAKET
Tatap Muka 45 menit
Penugasan terstruktur 60% x 45 menit = 27 menit
Kegiatan mandiri 60% x 45 menit = 27 menit
Jumlah 72 menit

Sekolah menetapkan beban belajar peserta didik sebagai berikut


a. Jam pembelajaran untuk
setiap mata pelajaran teralokasikan sebagaimana tertera dalam struktur
kurikulum (sistem paket).
b. Satu jam tatap muka terdiri
atas 45 menit.
c. Pembelajaran utama terdiri
atas 44 jam pelajaran per minggu untuk kelas X, 46 jam pelajaran perminggu
untuk kelas XI dan 42 jam pelajaran perminggu untuk kelas XII. Penambahan
tatap muka secara khusus digunakan untuk TIK (2 jp kelas X dan XI), wali kelas
(2 jp semua tingkatan), PDS (4 jp untuk kelas XII). Secara keseluruhan semua
tingkatan mendapat beban sebanyak 50 jp tatap muka perminggu.
d. Untuk kelas XII ditambah
dengan kegiatan PDS (partnership double system) yang memberikan
pembekalan secara mendalam bidang vocasional. Kegiatan ini untuk memberi
bekal tambahan bagi siswa yang meneruskan ke perguruan tinggi dan akan
langsung bekerja.
e. Alokasi waktu untuk
penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur 60% dari waktu
kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan.
f. Pola belajar pada semua
mata pelajaran mencakup domain sikap, pengetahuan dan keterampilan untuk
kelas X dan XI yang menggunakan kurikulum 2013. Sedangkan untuk kelas XII
sebagian mata pelajaran mencakup domain sikap, pengetahuan dan praktik,
sebagian yang lain hanya pengetahuan dan sikap, sedangkan untuk mata
pelajaran seni budaya hanya domain praktik dan sikap.
g. Proses pembelajaran
mencakup pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dan metakognitif
dengan menggunakan pendekatan saintifik dan penilaian autentik.
h. Alokasi waktu untuk praktik
adalah satu jam tatap muka setara dengan dua jam kegiatan praktik di sekolah
atau empat jam praktik di luar sekolah.
i. Tidak ada program
percepatan secara khusus untuk peserta didik yang memiliki potensi
kecerdasan dan bakat istimewa. Semua siswa memiliki paket yang sama yaitu
6 semester.
Alokasi waktu pembelajaran tatap muka
Jumlah jam tatap muka perminggu
Jenis tatap muka
Kelas X Kelas XI Kelas XII
Mata Pelajaran 44 46 42
TIK 2 2 0
Jumlah 47 48 42

F. KALENDER PENDIDIKAN
Kalender pendidikan disusun dan disesuikan setiap tahun oleh sekolah untuk
mengatur waktu kegiatan pembelajaran. Pengaturan waktu belajar mengacu kepada
Standar Isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah, karakteristik sekolah,
kebutuhan peserta didik dan masyarakat, serta ketentuan dari pemerintah
pusat/pemerintah daerah.
Pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun
ajaran adalah sebagi berikut:
A. Permulaan Tahun Pelajaran
Permulaan tahun pembelajaran dimulai pada hari Senin minggu terakhir bulan
Juli, tepatnya tanggal 17Juli 2017. Hari pertama masuk sekolah dengan
pengaturan sebagai berikut:
- kelas X melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolas (MPLS)
selama 4 hari mulai dari 17 Juli s.d 20 Juli 2017
- kelas XI dan kelas XII melaksanakan KBM
B. Waktu Belajar
Waktu belajar menggunakan sistem semester yang membagi 1 tahun pelajaran
menjadi semester 1 (satu) dan semester 2 (dua).
Kegiatan pembelajaran dilaksanakan selama 5 (enam) hari, yang terbagi dalam 1 shif
yaitu:
HARI JUMLAH JP WAKTU BELAJAR
Senin 10 07.00 – 15.30
Selasa 10 07.00 – 15.30
Rabu 10 07.00 – 15.30
Kamis 10 07.00 – 15.30
HARI JUMLAH JP WAKTU BELAJAR
Jum’at 10 07.00 – 16.00

C. Minggu Efektif
Sesuai dengan keadaan dan kebutuhan sekolah, waktu pembelajaran efektif
belajar ditetapkan sebanyak 34 minggu untuk setiap tahun pelajaran.
D. Kegiatan Tengah Semester
Kegiatan tengah semester direncanakan selama 5 (enam) hari. Kegiatan
tengah semester akan diisi oleh peserta didik dalam kegiatan Ulangan Tengah
Semester (UTS) untuk kelas XII dan ulangan bersama untuk kelas X dan XI.
Pelaksanaan kegiatan Ulangan Tengah Semester secara serempak dan
terjadwal.
E. Libur Sekolah
Hari libur sekolah adalah hari yang ditetapkan oleh sekolah, pemerintah pusat,
provinsi, dan kabupaten/kota untuk tidak diadakan proses pembelajaran di
sekolah.
Penentuan hari libur memperhatikan ketentuan berikut ini.
 Keputusan Menteri Pendidikan Nasional, dan/atau Menteri Agama dalam
hal yang terkait dengan hari raya keagamaan.
 Peraturan Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota dalam hal penentuan
hari libur umum/nasional atau penetapan hari serentak untuk setiap jenjang
dan jenis pendidikan.
Hari libur yang ditentukan oleh Peraturan Pemerintah Pusat antara lain:
 Hari Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 2017
 Idul Adha 01 September 2017
 Tahun Baru Hijriah 1439 H 21 September 2017
 Maulid Nabi Muhammad SAW 01 Desember 2017
 Hari Raya Natal 25 Desember 2017
 Tahun Baru 2017 1 Januari 2018
 Tahun Baru Imlek 2569 16 Februari 2018
 Hari Raya Nyepi 17 Maret 2018
 Wafat Isa Al masih 30 Maret 2018
 Hari Buruh 1 Mei 2018
 Isra ‘Miraj Nabi Muhammad 13 April 2018
 Kenaikan Isa Al Masih 10 Mei 2018
 Hari Raya Waisak 29 Mei 2018
 Hari Lahir Pancasila 01 Juni 2018
 Idul Fitri 1439 H dan Cuti Bersama 10 Juni s.d 24 Juni 2018

F. Jadwal Kegiatan
Rencana kegiatan sekolah tahun pelajaran 2017/ 2018 adalah sebagaimana
tertera pada tabel berikut ini.
JADWAL KEGIATAN TAHUN 2017 / 2018
NO JENIS KEGIATAN PELAKSANAAN KET.
1 Rapat Persiapan PSB 10 Juni 2017
2 Penerimaan Siswa Baru 12 Juni - 10 Juli 2017
3 Rapat Persiapan KBM Semester I 15 Juli 2016
Hari pertama tahun pelajaran 2017/
4 17 Juli 2017
2018
5 Masa Orientasi Peserta didik Kelas X 17 Juli – 20 Juli 2017
Setiap Hari Senin tiap 1X 1
6 Rapat Koordinasi TU
minggu pertama bulan
Setiap Hari Senin tiap 1X 1
7 Rapat Kordinasi Wali kelas
minggu kedua bulan
Setiap Hari Rabu tiap minggu 1X 1
8 Rapat Kordinasi Pembina OSIS
ketiga bulan
Setiap Hari Kamis tiap 1X 1
9 Rapat Koordinasi Staf & wakil
minggu ketiga bulan
10 Rapat Pleno (Siswa Baru) 20 Juli 2017
11 Rapat Kerja Tahunan 22 Juli 2017
12 Peringatan Kemerdekaan RI 17 Agustus 2017 Upacara
25 September – 29
13 Kegiatan Tengah Semeser 1
September 2017
Libur awal
14 Kegiatan Ramadhan 17 – 19 Mei 2017
Puasa
15 Work Shop PKG dan PKB 8, 9 September 2017
17 Perkiraan Ujian Akhir Semester 1 4 – 8 Desember 2017
Diluar jam
18 Remedial / Pengayaan 11 – 12 Desember 2017
Intra
Rapat Evaluasi Smt.1 & Persiapan
19 14 Desember 2017
Smt.2
20 Pembagian LHBS Semester 1 15 Desember 2017
21 Libur Semester 1 18 – 31 Desember 2017
22 Hari pertama semester 2 2 Januari 2018
23 Kegiatan Tengah Semeser 2 5 Maret – 9 Maret 2018
24 Rapat Pembentukan Panitia US/UN 12 Februari 2018
25 Ujian Praktik 5 Maret – 10 Maret 2018 Perkiraan
26 Ujian Tulis Sekolah 19 – 24 Maret 2018 Perkiraan
27 Ujian Tulis Nasional 2 – 5 April 2018 Perkiraan
28 Rapat Kelulusan Mei 2018 Perkiraan
29 Ujian Akhir Semester 2 21 – 26 Juni 2018
30 Remedial/ Pengayaan 28 – 31 Juni 2018 Perkiraan
31 Rapat Kenaikan Kelas 5 Juni 2018
32 Pembagian LHBS Semester 2 8 Juni 2018
33 Rapat Kerja Sekolah 12 - 13 Juni 2018 Perkiraan

Rujukan tentang penyempurnaan Buku I KTSP, dapat Saudara temukan pada bahan
Bacaan 1 tentang pengelolaan KTSP. Contoh Buku I KTSP yang lengkap ada pada
suplemen modul ini.
Petunjuk pengisian LK 16a:

Setelah Saudara mengkaji dan mendiskusikan Buku II KTSP (silabus) salah satu mata
pelajaran untuk satu kompetensi dasar pada jenjang sekolah binaan Saudara, atau dari
contoh silabus yang telah disediakan pada modul ini. Isikanlah hasil kajian dan diskusi
tersebut pada LK 16a dengan cara membubuhkan huruf “T” jika belum sesuai regulasi
dalam konteks integrasi kecakapan abad 21 dan bubuhkan tanda “Y” jika sudah relevan.
Kemudian deskripsikan rencana tindak lanjut penyempurnaan pada kolom
“Penyempurnaan”

LK 16a. Menyempurnakan Buku II KTSP


Nama Sekolah : ……………………………………………………………………………..

Alamat Sekolah : ……………………………………………………………………………..

Mata Pelajaran : ……………………………………………………………………………..

Kelas/Semester : ……………………………………………………………………………..

Tahun Pelajaran : ……………………………………………………………………………..

Muatan
Kecakapan Abad 21
No Aspek Penyempurnaan
Kompetensi
PPK Literasi
(4C/HOTS)
1 Identitas Sekolah
2 Identitas Mata Pelajaran
3 Kelas/Semester
4 Materi Pokok
5 Kompetensi inti, merupakan
gambaran secara kategorial
mengenai kompetensi dalam
aspek sikap, pengetahuan, dan
keterampilan yang harus
dipelajari peserta didik untuk
suatu jenjang sekolah, kelas
dan mata pelajaran
6 Kompetensi dasar, merupakan
kemampuan spesifik yang
mencakup sikap, pengetahuan,
dan keterampilan yang terkait
muatan atau mata pelajaran;
7 Materi pokok, memuat fakta,
konsep, prinsip, dan prosedur
yang relevan, dan ditulis dalam
bentuk butir-butir sesuai
dengan rumusan indikator
pencapaian kompetensi;
8 Penilaian, merupakan proses
pengumpulan dan pengolahan
informasi untuk menentukan
pencapaian hasil belajar
peserta didik
9 Alokasi waktu sesuai dengan
jumlah jam pelajaran dalam
struktur kurikulum untuk satu
semester atau satu tahun; dan
10 Sumber belajar, dapat berupa
buku, media cetak dan
elektronik, alam sekitar atau
sumber belajar lain yang
relevan
11 Silabus dikembangkan
berdasarkan Standar
Kompetensi Lulusan dan
Standar Isi untuk satuan
pendidikan menengah sesuai
dengan pola pembelajaran
pada setiap tahun ajaran.
12 Silabus digunakan sebagai
acuan dalam pengembangan
rencana pelaksanaan
pembelajaran

Contoh Buku II KTSP (Silabus) yang akan dikaji dan disempurnakan:


Sekolah : SMA NN
Mata Pelajaran : PPKn
Kelas :X
Alokasi
Kompetensi Inti Kompetensi Dasar Materi Pokok Nilai Krakter Penilaian Sumber Belajar
Waktu
2. Menghayati dan 1.5 1.Makna bersyukur Religius seperti beriman Jenis Penilaian 4X Kementerian
mengamalkan prilaku Mensyukuri nilai-nilai yang 2.Nilai-Nilai dan bertaqwa; bersih, pertemuan Pendidikan dan
jujur, disiplin, membentuk komitmen pembentuk toleransi, cinta 1. Pengetahuan (120 menit) Kebudayaan.
tanggung jawab, integrasi nasional dalam integritas lingkungan Pendidikan .
2. keterampilan
peduli ( gotong bingkai Bhinneka Tunggal nasional Nasionalisme seperti: 2016.
royong, toleran Ika sebagai wujud syukur 3.Konsep integrasi cinta tanah air, Pancasila dan
kerjasama, damai) kepada Tuhan yang Maha nasional semangat kebangsaan, Kewarganegar
Esa; 4.Contoh menghargai aan, Buku
santun responsif dan
2.5 Menunjukkan sikap pengamatan nilai- kebhinekaan Siswa, Edisi
pro aktifdan
kerjasama dalam rangka nilai integrasi Kemandirian seperti: Revisi. Jakarta:
menunjukan sikap nasional kerja keras, kreatif,
mewujudkan komitmen Kementerian
sebagai bagian dari 5.Faktor-faktor disiplin, pemberani, dan
integrasi nasional dalam Pendidikan dan
solusi atas berbagai pembentuk pembelajar
bingkai Bhinneka Tunggal Kebudayaan
permasalahan dalam integras nasional Gotong-royong seperti:
Ika
berinteraksi secara 6.Kebhinnekaan kerjasama, solidaritas,
efektif dengan 3.5 Mengidentifikasi faktor- bangsa Indonesia saling menolong, dan
lingkungan sosial faktor pembentuk integrasi 7.Tantangan dalam kekeluargaan
dan alam serta nasional dalam bingkai menjaga Integritas seperti:
dalam menempatkan Bhinneka Tunggal Ika keutuhan Negara kejujuran, keteladanan,
diri sebagai cermin Kesatuan kesantunan, dan cinta
bangsa dalam 4.5 Mendemonstrasikan Republik pada kebenaran
pergaulan dunia faktor-faktor pembentuk Indonesia
integrasi nasional dalam 8.Peran serta
warga negara
Alokasi
Kompetensi Inti Kompetensi Dasar Materi Pokok Nilai Krakter Penilaian Sumber Belajar
Waktu
bingkai Bhinneka Tunggal dalam menjaga Tes tertulis dan
Ika Persatuan dan penugasan
Kesatuan Bangsa tentang integrasi
nasional, dalam
bingkai
Bhinneka
Tunggal Ika

Mendemonstrasi
kan presentasi
faktor-faktor
pembentuk
integrasi
nasional dalam
kebhineka
Tunggal Ika

Contoh Dokumen II KTSP (Silabus) lengkap, bisa Saudara baca pada bagian Suplemen modul ini.
Petunjuk Pengisian LK 16b:

Silahkan Saudara memilih RPP salah satu topik/mata pelajaran pada sekolah binaan
Saudara. Jika Saudara tidak membawa dokumen dimaksud, silahkan menggunakan
contoh RPP yang telah disediakan pada modul ini. Kemudian sempurnakan RPP tersebut
sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013 yang mengintegrasikan kecakapan Abad 21
(PPK, literasi, dan kompetensi berpikir tingkat tinggi 4C/HOTS). Gunakan format LK 16b
di bawah ini untuk mengerjakan. Isikanlah hasil kajian dan diskusi tersebut dengan cara
membubuhkan huruf “T” jika belum sesuai regulasi dalam konteks integrasi kecakapan
abad 21 dan bubuhkan tanda “Y” jika sudah relevan. Kemudian diskripsikan rencana
tindak lanjut penyempurnaan pada kolom “Penyempurnaan”

LK 16b. Penyempurnaan Buku III KTSP (RPP)


Nama Sekolah : …………………………………………………………………………….

Alamat Sekolah : …………………………………………………………………………….

Mata Pelajaran : …………………………………………………………………………….

Kelas/Semester : …………………………………………………………………………….

Tahun Pelajaran : …………………………………………………………………………….

Muatan
Kecakapan Abad 21
No Aspek Penyempurnaan
Kompetensi
PPK Literasi
4C/HOTS
1 Identitas Sekolah
2 Identitas Mata Pelajaran
3 Kelas/Semester
4 Materi Pokok
5 Alokasi waktu (sesuai dengan
keperluan untuk pencapaian
KD dan beban belajar dengan
mempertimbangkan jumlah jam
pelajaran yang tersedia dalam
silabus dan KD yang harus
dicapai)
6 Tujuan pembelajaran
(dirumuskan berdasarkan KD,
dengan menggunakan kata
kerja operasional yang dapat
diamati dan diukur, yang
mencakup sikap, pengetahuan,
dan keterampilan)
7 Kompetensi dasar dan
indikator pencapaian
kompetensi
8 Materi pembelajaran, (memuat
fakta, konsep, prinsip, dan
prosedur yang relevan, dan
ditulis dalam bentuk butir-butir
sesuai dengan rumusan
indikator ketercapaian
kompetensi)
9 Metode pembelajaran
(digunakan oleh pendidik untuk
mewujudkan suasana belajar
dan proses pembelajaran agar
peserta didik mencapai KD
yang disesuaikan dengan
karakteristik peserta didik dan
KD yang akan dicapai)
10 Media pembelajaran (berupa
alat bantu proses
pembelajaran untuk
menyampaikan materi
pelajaran)
11 Sumber belajar (dapat berupa
buku, media cetak dan
elektronik, alam sekitar, atau
sumber belajar lain yang
relevan)
12 Langkah-langkah
pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan
menyiapkan peserta didik
secara psikis dan fisik untuk
mengikuti proses
pembelajaran;
memberi motivasi belajar
peserta didik secara
kontekstual sesuai manfaat
dan aplikasi materi ajar dalam
kehidupan sehari-hari, dengan
memberikan contoh dan
perbandingan lokal, nasional
dan internasional, serta
disesuaikan dengan
karakteristik dan jenjang
peserta didik; mengajukan
pertanyaan-pertanyaan yang
mengaitkan pengetahuan
sebelumnya dengan materi
yang akan dipelajari;
menjelaskan tujuan
pembelajaran atau kompetensi
dasar yang akan dicapai; dan
menyampaikan cakupan materi
dan penjelasan uraian kegiatan
sesuai silabus
Kegiatan Inti
(menggunakan model
pembelajaran, metode
pembelajaran, media
pembelajaran, dan sumber
belajar yang disesuaikan
dengan karakteristik peserta
didik dan mata pelajaran.
Pemilihan pendekatan tematik
dan /atau tematik terpadu
dan/atau saintifik dan/atau
inkuiri dan penyingkapan
(discovery) dan/atau
pembelajaran yang
menghasilkan karya berbasis
pemecahan masalah (project
based learning) disesuaikan
dengan karakteristik
kompetensi dan jenjang
pendidikan)
Kegiatan Penutup
refleksi untuk mengevaluasi:
seluruh rangkaian aktivitas
pembelajaran dan hasil-hasil
yang diperoleh untuk
selanjutnya secara bersama
menemukan manfaat langsung
maupun tidak langsung dari
hasil pembelajaran yang telah
berlangsung;
memberikan umpan balik
terhadap proses dan hasil
pembelajaran;
melakukan kegiatan tindak
lanjut dalam bentuk pemberian
tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
menginformasikan rencana
kegiatan pembelajaran untuk
pertemuan berikutnya.
13 Penilaian hasil pembelajaran
(Penilaian proses
pembelajaran menggunakan
pendekatan penilaian otentik
(authentic assesment) yang
menilai kesiapan peserta didik,
proses, dan hasil belajar
secara utuh. Penilaian hasil
pembelajaran dilakukan saat
proses pembelajaran dan di
akhir satuan pelajaran dengan
menggunakan metode dan
alat: tes lisan/perbuatan, dan
tes tulis sesuai dengan tujuan
pembelajaran dan indikator
pencapaian kompetensi)
Teknik Penilaian:
Alat tes/Instrumen Penilaian
Kunci Jawaban/Rubrik
Penilaian
14 RPP dikembangkan dari
silabus untuk mengarahkan
kegiatan pembelajaran peserta
didik dalam upaya mencapai
Kompetensi Dasar (KD)
15 RPP memperhatikan prinsip
prinsip:
Perbedaan individual peserta
didik antara lain kemampuan
awal, tingkat intelektual, bakat,
potensi, minat, motivasi belajar,
kemampuan sosial, emosi,
gaya belajar, kebutuhan
khusus, kecepatan belajar,
latar belakang budaya, norma,
nilai, dan/atau lingkungan
peserta didik.
Partisipasi aktif peserta didik
Berpusat pada peserta didik
untuk mendorong semangat
belajar, motivasi, minat,
kreativitas, inisiatif, inspirasi,
inovasi dan kemandirian.
Pengembangan budaya
membaca dan menulis yang
dirancang untuk
mengembangkan kegemaran
membaca, pemahaman
beragam bacaan, dan
berekspresi dalam berbagai
bentuk tulisan
Pemberian umpan balik dan
tindak lanjut RPP memuat
rancangan program pemberian
umpan balik positif, penguatan,
pengayaan, dan remedi.
Penekanan pada keterkaitan
dan keterpaduan antara KD,
materi pembelajaran, kegiatan
pembelajaran, indicator
pencapaian kompetensi,
penilaian, dan sumber belajar
dalam satu keutuhan
pengalaman belajar.
Mengakomodasi pembelajaran
tematik-terpadu, keterpaduan
lintas mata pelajaran, lintas
aspek belajar, dan keragaman
budaya
Penerapan teknologi informasi
dan komunikasi secara
terintegrasi, sistematis, dan
efektif sesuai dengan situasi
dan kondisi

Contoh Buku III KTSP (RPP) yang akan dikaji dan disempurnakan:
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMA ABC.


Mata pelajaran : Antropologi
Kelas/Semester : X/2
Materi Pokok : Penggolongan Sosial
Alokasi Waktu : 6 × 45 menit

A. Kompetensi Inti
Kompetensi Sikap Spiritual dan Kompetensi Sikap Sosial dicapai melalui
pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) pada pembelajaran Kompetensi
Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan melalui keteladanan, pembiasaan, dan
budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta
kebutuhan dan kondisi peserta didik. Dalam pembelajaran ini, peserta didik
diharapkan menunjukkan perilaku disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong,
kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Contoh Kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi
KOMPETENSI DASAR DARI KI 3 KOMPETENSI DASAR DARI KI 4
3.2 Mendeskripsikan penggolongan 4.2 Melakukan kajian lapangan, kajian
sosial dalam masyarakat Indonesia literatur, dan berdiskusi untuk
berdasarkan kriteria tertentu mendeskripsikan penggolongan sosial
(misalnya: agama, etnik, gender, dalam masyarakat Indonesia berdasarkan
pekerjaan, desa-kota) dalam kriteria tertentu (misalnya: agama, etnik,
rangka menyadari bahwa gender, pekerjaan, desa-kota) dalam
masyarakat Indonesia beraneka rangka menyadari bahwa masyarakat
ragam Indonesia beraneka ragam
Indikator Pencapaian Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi
3.2.1 Menjelaskan konsep 4.2.1 Melakukan kajian literatur tentang
penggolongan sosial : diferensiasi penggolongan sosial dalam masyarakat
sosial dan stratifikasi sosial Indonesia
3.2.2 Menentukan kriteria yang 4.2.2 Melakukan diskusi kelompok tentang
termasuk penggolongan sosial : penggolongan sosial dalam masyarakat
diferensiasi sosial dan stratifikasi Indonesia berdasarkan kriteria tertentu
sosial 4.2.3 Membuat laporan hasil diskusi
3.2.3 Mengelompokkan kriteria yang kelompok tentang penggolongan sosial
termasuk penggolongan sosial : dalam masyarakat Indonesia
diferensiasi sosial dan stratifikasi berdasarkan kriteria tertentu dengan
sosial bentuk galeri kerja
3.2.4 Menyimpulkan kriteria yang 4.2.4 Mempresentasikan hasil galeri kerja
termasuk penggolongan sosial : tentang penggolongan sosial dalam
diferensiasi sosial dan stratifikasi masyarakat Indonesia berdasarkan
sosial kriteria tertentu
4.2.5 Menceritakan pengalaman pribadi
dalam menghadapi perbedaan-
perbedaan di masyarakat dalam rangka
menyadari bahwa masyarakat
Indonesia beraneka ragam

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran dengan model discovery learning, peserta didik dapat
1. Memahami konsep penggolongan sosial dalam masyarakat Indonesia
2. menentukan serta menyimpulkan kriteria yang termasuk penggolongan sosial
horizontal dan vertikal dalam masyarakat Indonesia dalam rangka menyadari
bahwa masyarakat Indonesia beraneka ragam, melalui kajian literatur, diskusi
3. menyusun laporan berupa galeri kerja dengan rasa ingin tahu, disiplin, tanggung
jawab, toleran, santun, dan pro-aktif selama proses pembelajaran.
D. Materi Pembelajaran
1. Konsep penggolongan sosial secara horizontal (diferensiasi sosial)
2. Konsep penggolongan sosial secara vertikal (stratifikasi sosial)
3. Kriteria yang termasuk penggolongan sosial secara horizontal (diferensiasi sosial)
4. Kriteria yang termasuk penggolongan sosial secara vertikal (stratifikasi sosial)
E. Model dan Metode Pembelajaran
Model : Discovery Learning
Metode : Diskusi kelompok, menyusun galeri kerja, window shopping,
presentasi
F. Media Pembelajaran
Media/Alat : Papan tulis, spidol, gambar, kertas sukun warna, gunting, lem, spidol,
kertas post-it, selotip, kertas hvs.
G. Sumber Belajar
1. Buku Antropologi/Sosiologi SMA
2. Internet
3. Buku/ sumber lain yang relevan.
H. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan ke-1 (3 ×45 menit)
Indikator Pencapaian Kompetensi :
3.2.1 Memahami konsep penggolongan sosial: diferensiasi sosial dan stratifikasi
sosial
3.2.2 Menentukan kriteria yang termasuk penggolongan sosial: diferensiasi sosial
dan stratifikasi sosial
3.2.3 Mengelompokkan kriteria yang termasuk penggolongan sosial: diferensiasi
sosial dan ratifikasi sosial
4.2.1 Melakukan kajian literatur tentang penggolongan sosial dalam masyarakat
Indonesia
4.2.2 Melakukan diskusi kelompok tentang penggolongan sosial dalam masyarakat
Indonesia berdasarkan kriteria tertentu
4.2.3 Membuat laporan hasil diskusi kelompok tentang penggolongan sosial dalam
masyarakat Indonesia berdasarkan kriteria tertentu dengan bentuk galeri kerja
Pendahuluan ( 20 menit)
1. Memberi salam
2. Menanyakan kehadiran peserta didik
3. Mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan
4. Mendiskusikan kompetensi pada pertemuan sebelumnya dan mengaitkan dengan
kompetensi yang akan dipelajari tentang penggolongan sosial dalam masyarakat
di Indonesia berdasarkan kriteria tertentu
5. Menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan manfaatnya dalam kehidupan
sehari-hari
6. Menyampaikan garis besar cakupan materi penggolongan sosial dalam
masyarakat di Indonesia berdasarkan kriteria tertentu
7. Menyampaikan metode pembelajaran dan teknik penilaian yang akan digunakan
saat membahas materi penggolongan sosial dalam masyarakat di Indonesia

Kegiatan Inti (100 menit)


1. Guru mengelompokkan peserta didik berdasarkan tempat duduk yang sudah
diacak pada awal semester. Kelompok kerja terdiri dari 4-5 orang.
2. Peserta didik menentukan nama kelompok dengan nama kebudayaan di kota
Pasuruan. Kelompok membuat kata-kata mutiara yang berkaitan dengan
keberagaman (misalnya : Perbedaan itu indah bagaikan pelangi di angkasa).
3. Setiap kelompok mengambil dan mempersiapkan perlengkapan yang akan
digunakan dalam proses pembelajaran, yaitu menyusun galeri kerja
Sintaks 1 : Memberikan Stimulus
Guru membagikan kertas yang berisi gambar-gambar tentang perbedaan yang
ada di masyarakat Indonesia kepada setiap kelompok (lihat di lampiran 3).
Sintaks 2 : Mengumpulkan Data
Peserta didik mengumpulkan informasi melalui berbagai literatur dan berdiskusi
di dalam kelompok tentang konsep penggolongan sosial secara horizontal dan
penggolongan sosial secara vertikal serta mengaitkan gambar dengan konsep.
Penjelasan tentang konsep dituliskan di kertas. Kemudian ditempelkan di galeri
kerja.
Sintaks 3 : Mengolah Data
a. Peserta didik berdiskusi untuk menentukan dan mengelompokkan gambar
yang diberikan berdasarkan kriteria penggolongan sosial. Gambar dipotong dan
ditempelkan di galeri kerja serta diberikan deksripsi gambar.
b. Peserta didik berdiskusi dengan kelompok untuk menyimpulkan tentang
penggolongan sosial di Indonesia berdasarkan kriteria tertentu.
c. Peserta didik menghias galeri kerja dengan menarik.
d. Galeri kerja dikumpulkan dengan tepat waktu dan disimpan oleh guru untuk
dipresentasikan pada pertemuan selanjutnya.
Penutup (15 menit)
1. Guru memberikan kesempatan kepada beberapa peserta didik untuk
mengungkapkan pengalaman belajarnya dan menyimpulkan tentang konsep
penggolongan sosial di Indonesia serta kriteria penggolongan sosial
2. Guru memberikan apresiasi atas pengalaman belajar peserta didik
3. Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya yaitu
melakukan penilaian pada galeri kerja kelompok dan melakukan presentasi hasil
kerja
4. Memberi salam.
Pertemuan ke-2 (3 ×45 menit)
Indikator Pencapaian Kompetensi :
3.2.4 Menyimpulkan kriteria yang termasuk penggolongan sosial : diferensiasi sosial
dan stratifikasi sosial
4.2.4 Mempresentasikan hasil galeri kerja tentang penggolongan sosial dalam
masyarakat Indonesia berdasarkan kriteria tertentu
4.2.5 Menceritakan pengalaman pribadi dalam menghadapi perbedaan-perbedaan di
masyarakat dalam rangka menyadari bahwa masyarakat Indonesia beraneka
ragam
Pendahuluan ( 15 menit)
1. Memberi salam
2. Menanyakan kehadiran peserta didik
3. Mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan
4. Mengingatkan aktivitas pada pertemuan sebelumnya yaitu diskusi tentang konsep
penggolongan sosial dan mengelompokkan berdasarkan kriteria tertentu di galeri
kerja
5. Menyampaikan metode pembelajaran dan teknik penilaian yang akan digunakan
Kegiatan Inti (100 menit)
1. Guru mengelompokkan peserta didik berdasarkan tempat duduk sesuai dengan
pertemuan sebelumnya
2. Setiap kelompok mengambil galeri kerja masing-masing
3. Galeri kerja masing-masing kelompok ditempelkan di dinding kelas atau di tempat
kosong (misalnya papan tulis, pintu, jendela) menggunakan selotip
4. Setiap kelompok berkeliling untuk mengamati hasil galeri kerja kelompok lain
secara bergantian. Masing-masing kelompok dapat memberikan penilaian
berupa apresiasi, kritik atau pertanyaan pada hasil galeri kerja kelompok lain yang
diamati dengan menuliskan di post-it dan menempelkan di galeri kerja kelompok
tersebut
5. Galeri kerja diambil kembali oleh kelompok masing-masing. Kertas post-it yang
berisi penilaian dari kelompok lain digabung menjadi satu di satu kertas folio.
6. Kelompok berdiskusi menanggapi penilaian dari kelompok lain dan menjawab
pertanyaan yang diajukan oleh kelompok lain.
Sintaks 5 : Menyimpulkan
 Masing-masing kelompok maju ke depan kelas untuk mempresentasikan
galeri kerja. Anggota kelompok memperkenalkan diri dan membacakan kata
mutiara yang telah dibuat. Galeri kerja dipresentasikan secara singkat dan
jelas, serta menanggapi hasil penilaian dari kelompok lain.
Penutup (20 menit)
1. Guru memberikan kesempatan beberapa peserta didik untuk mengungkapkan
pengalaman belajarnya dan menyimpulkan tentang konsep penggolongan sosial di
Indonesia serta kriteria penggolongan sosial
2. Guru memberikan apresiasi atas pengalaman belajar peserta didik
3. Guru memberikan penguatan materi tentang penggolongan sosial di Indonesia
berdasarkan kriteria tertentu
4. Guru mengingatkan peserta didik untuk mempelajari materi yang akan dibahas di
pertemuan berikutnya yaitu tentang suku bangsa di Indonesia
5. Memberi salam.

I. Penilaian Hasil Belajar


Teknik Penilaian :
Penilaian Sikap : Observasi
Penilaian Pengetahuan : Penugasan, tes tertulis
................................
Mengetahui
Kepala SMA ..............................., Guru Mata Pelajaran,

.................................................. .....................................
NIP. ................................................ NIP. ........................................

Catatan Kepala Sekolah


.....................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
....................................................................................................................................