Anda di halaman 1dari 18

LAPORAN PRAKTIKUM

MIKROPROSESOR
MODUL IV : Modul GSM dan Komunikasi Serial

Disusun Oleh :
Diaz Bagus Renaldy
(17101092)

Partner Praktikum :
Diyah Femilia (17101093)

Praktikum Tanggal : 14 Mei 2019

Asisten Praktikum :
Rijal Taufikurahman (17201048)

LABORATORIUM TEKNIK ELEKTRONIK DAN TEKNIK DIGITAL


FAKULTAS TEKNIK TELEKOMUNIKASI DAN ELEKTRO (FTTE)
INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM
JL. D.I. PANJAITAN 128 PURWOKERTO
2019
MODUL IV
Modul GSM dan Komunikasi Serial
I. TUJUAN PRAKTIKUM
1. Mahasiswa mampu mengetahui cara menggunakan komunikasi
serial pada arduino.
2. Mahasiswa mampu mengakses modul GSM SIM800C
3. Mahasiswa dapat mengetahui perintah- perintah AT Commands
dasar pada SIM800C
4. Mahasiswa dapat melakukan pengiriman dan membaca sms,
menerima dan melakukan panggilan telpon serta melakukan
koneksi GPRS pada modul GSM SIM800C.
5. Mahasiswa mampu membuat sebuah program otomatis untuk
melakukan sms, panggilan telepon maupun koneksi gprs.
II. ALAT DAN BAHAN PRAKTIKUM
1. Board Andruino Uno R3 = 1 (satu) buah
2. Kabel USB tipe A ke B = 1 (satu) buah
3. Breadboard = 1 (satu) buah
4. Modul GSM SIM800C = 1 (satu) buah
5. Antena SIM800 = 1 (satu) buah
6. Diode N4002 = 1 (satu) buah
7. SIM CARD GSM Mikro = 1 (satu) buah
8. Kabel Jumper male-to-male sesuai kebutuhan
III. DASAR TEORI
A. Arduino
Arduino Uno adalah papan sirkuit berbasis mikrokontroler
ATmega328. IC (integrated circuit) ini memiliki 14 input/output
digital (6 output untuk PWM), 6 analog input, resonator kristal
keramik 16 MHz, Koneksi USB, soket adaptor, pin header ICSP,
dan tombol reset. Hal inilah yang dibutuhkan untuk mensupport
mikrokontroler secara mudah terhubung dengan kabel power USB
atau kabel power supply adaptor AC ke DC atau juga battery. Uno
berbeda dari semua board mikrokontrol diawal-awal yang tidak
menggunakan chip khusus driver FTDI USB-to-serial. Sebagai
penggantinya penerapan USB-to-serial adalah ATmega16U2 versi
R2 (versi sebelumnya ATmega8U2). Versi Arduino Uno Rev.2
dilengkapi resistor ke 8U2 ke garis ground yang lebih mudah
diberikan ke mode DFU.

Gambar 4.3.1 Arduino [1]


B. Breadboard
BreadBoard atau disebut juga dengan project board adalah
dasar konstruksi sebuah sirkuit elektronik yang merupakan bagian
prototipe dari suatu rangkaian elektronik yang belum disolder
sehingga masih dapat dirubah skema atau pengantian komponen.

Gambar 4.3.2 Breadbord [2]


C. Antena SIM 800
SIM800L merupakan jenis module GSM/GPRS Serial yang
terpopuler digunakan oleh para penghobis elektronika, maupun
profesional elektronika yang diaplikasikan dalam berbagai aplikasi
pengendalian jarak jauh via Handphone dengan simcard jenis
Micro sim. Pada saat ini, terdapat beberapa tipe dari Breakout
Board, tetapi yang paling banyak dijual di Indonesia yaitu versi
mini dengan kartu GSM jenis Micro SIM.

Gambar 4.3.3 Antena sim800 [3]


D. Diode N4002
Dioda adalah komponen elektronika yang terdiri dari dua
kutub dan berfungsi menyearahkan arus. Komponen ini terdiri dari
penggabungan dua semikonduktor yang masing-masing diberi
doping (penambahan material) yang berbeda, dan tambahan
material konduktor untuk mengalirkan listrik.

Gambar 4.3.4 Dioda [4]


IV. HASIL DATA
Percobaan 1 :
1. Gambar rangkaian :

Gambar 4.4.1 rangkaian 1


2. Script Program percobaan 1 :

Gambar 4.4.2 script program 1


1. Gambar ss serial monitor percobaaan 1 :

Gambar 4.4.3 serial monitor


2. Tabel Perintah + respon , contoh :
Perintah Respons
AT OK
AT+CSQ 20,0
AT+COPS? 0,0,”EXELCOM”
AT+CGMI SIMCOM_Ltd
AT+CGMM SIMCOM_SIM800C
AT+CBC 0,100,4235
AT+CGSN 866192032847590
AT+CGMR Revision : 1418B03SIM800C24
AT+CUSD=1,"*123#" OK
Tabel 4.4.1 perintah
3. Tabel Hasil Respon, contoh :
Nomor Handpone 087778383686
Provider EXELCOM
Kekuatan Signal 20,0
Jenis Ponsel SIMCOM_Ltd
Nama Ponsel SIMCOM_Ltd
Tegangan Baterai 0,100,4235
Serial Number Ponsel 866192032847590
Versi Ponsel Revision : 1418B03SIM800C24
Jumlah Pulsa 44761
Tabel 4.4.2 Hasil
Percobaan 2 :
1. Gambar ss serial monitor percobaan 2 :

Gambar 4.4.4 serial monitor


1. Tabel Perintah + respon , contoh :
Perintah Respons
AT+CMGF=1 OK
AT+CMGL="ALL" 1,”REC
READ”,”INDOSAT”,””,”19/05/13

Tabel 4.4.3 perintah


Percobaan 3 :
1. Gambar ss serial monitor percobaan 3 :

Gambar 4.4.5 serial monitor 3


1. Tabel Perintah + respon , contoh :
Perintah Respons
ATD085727615213; ok
ATH ok
Tabel 4.4.4 perintah
2. Tabel Hasil Respon, contoh :
Nomer Tujuan ok
Tabel 4.4.5 Respon
3. Bukti ss hp :

Gambar 4.4.6 SS telfon


Percobaaan 4 :
1. Gambar ss program serial monitor percobaan 4 :

Gambar 4.4.7 serial monitor 4


1. Tabel Perintah + respon , contoh :
Perintah Respons
AT+CGATT=1 ok
AT+CSTT="internet","","" ok
AT+CIICR ok
AT+CIFSR 10.38.103.227
AT+SAPBR=3,1,"CONTYPE","GPRS" ok
AT+SAPBR=3,1,"APN","internet" ok
AT+SAPBR=1,1 ok
AT+HTTPINIT ok
AT+HTTPPARA="CID",1 ok
AT+HTTPPARA="URL","http://ta.raihantekn ok
ologi.id/modul4.html"
AT+HTTPACTION=0 ok
AT+HTTPREAD ok
AT+HTTPTERM ok
Tabel 4.4.6 perintah
2. Tabel Hasil Respon, contoh :
Nama APN ok
IP 10.38.103.227
Tipe Koneksi ok
Server Tujuan ok
Metode HTTP ok
Status Action ok
Data Hasil Pembacaan ok
Tabel 4.4.7 Hasil
Percobaan 5 :
1. Script program percobaan 5 :

Gambar 4.4.8 script 5


1. Gambar ss serial monitor percobaan 5 :

Gambar 4.4.9 serial monitor 5


2. Tabel Hasil Respon, contoh :
Nomer Tujuan ?
Tabel 4.4.8 Hasil
3. Bukti ss sms telah masuk

Gambar 4.4.10 ss sms


V. ANALISA DAN PEMBAHASAN
Pada praktikum modul empat ini praktikan melakukan
pemrograman tentang sim800C. Sim800C itu sensiri merupakan
perintah untuk memulai program dari sim800C. Selain itu, ada kode
yang terdapat didalamnya seperti serial.begin (9600) dan void setup ().
Untuk kode serial.begin (9600) itu sendiri memiliki fungsi sebagai
penyetting kecepatan data sebesar 9600 bps. Sedangkan untuk void
setup () memiliki fungsi untuk menjalankan proses kerja pada program
tersebut yang telah dibuat sebelumnya.

Gambar 4.5.1 flowchart


Untuk selanjutnya, program akan menjalankan sim800C.
Setelah itu praktikkan mengetik tombol serial monitor pada software
arduino IDE. Maka program akan berjalan.

Gambar 4.5.2 serial monitor


Selanjutnya percobaan ketiga, yaitu percobaan membaca pesan
yang dilanjutkan dari percobaan sebelumnya. SIM800C pada program
sim800C merupakan perintah program dari sim800C. Pada percobaan
kali ini praktikkan menambahkan kata serial.begin (9600) pada
program. Langkah ini dilakukan untuk menyetting kecepatan daya
sebesar 9600 bps dan program tersebut akan menjalankannya
sendirian.
Selanjutnya percobaan yang keempat, percobaan ini merupakan
proses kerja untuk menerima panggilan. Langkah ini hamper sama
dengan percobaan ketiga, hanya pada percobaan ini praktikan harus
menambahkan kode perintah berupa ATD(ditambah nomor yang akan
dituju) missal ATD085727615213. Ini berfungsi untuk memamnggil,
jika ingin mengentikan panggilan tersebut maka ketik ATH, maka
panggilan akan terputus.
Selanjutnya percobaan kelima. Pada percobaan ini praktikkan akan
menjelaskan proses kerja program GPRS untuk GET HTTP,
SIM800C.

Gambar 4.5.3 serial monitor2


Gambar 4.5.4 Flowchart 2
VI. KESIMPULAN
1. Sebelum memulai praktikum, alat dan bahan harus sudah
disiapkan.
2. Harus lebih teliti dalam menyusun rangkaian serta mengetik
programnya.
3. ATD memiliki fungsi sebagai penerima dan ATH sebagai pemutus
sebuah panggilan.
4. Lebih teliti dalam mengcoding agar tidak terjadi eror pada saat
akan dijalankan.
VII. DAFTAR PUSTAKA
[1] Cara Tekno. (2015, July) PENGERTIAN ARDUINO UNO
MIKROKONTROLER ATMEGA328. [Online].
https://www.caratekno.com/pengertian-arduino-uno-
mikrokontroler/

[2] Agus Faudin. (2017, July) nyebarilmu. [Online].


https://www.nyebarilmu.com/memahami-dengan-mudah-apa-itu-
breadboard-atau-project-board/

[3] nyebar ilmu. (2017, November) Tutorial Arduino Mengakses


Modul GSM SIM800L. [Online].
https://www.nyebarilmu.com/tutorial-arduino-mengakses-modul-
gsm-sim800l/

[4] Dian Sinaga. (2019) Studio Belajar. [Online].


https://www.studiobelajar.com/dioda/
VIII. LAMPIRAN
TUGAS 1
Jawablah pertanyaan di bawah ini :
1. Apa yang dimaksud dengan komunikasi serial?
Jawab : Komunikasi serial yaitu komunikasi pengirimannya perbit
yaitu berurutan dan bergantian, Komunkasi ini merupakan
komunikasi yang hanya membutuhkan satu jalur dan kabel
yang dibutuhan hanya sedikit jika disandiingkan dengan
komunikasi pararel
2. Apa fungsi dari software serial?
Jawab : Fungsinya yaitu jika ada masalah akan ditangani dan pada
setiap interupi dari timer0 dapat menyebabkan data yang
corrupt
3. Apa fungsi dari void power ()?
Jawab : Fungsi dari void power yaitu berfungi sebagai pemberian
daya pada modem dan untuk menghidupkan modem
4. Sebutkan kecepatan boudreate yang dapat digunakan untuk
komunikasi serial?
Jawab : Kecepatan umumnya adalah 9600 bps.
5. Jelaskan maksud dari if ?

Jawab : Maksud dari perintah diatas adalah untuk pembacaan dari


SIM800C yang akan dikirimkan datanya ke arduino

6. Apa fungsi dari AT command pada SIM800C?


Jawab : Fungsinya yaitu untuk mengirimkan perintah dari Terminal
equipment kepada terminal adaptor
7. Jelaskan maksud dari respon perintah AT+CSQ, AT+COPS dan
AT+CBC?
Jawab : AT+CSQ = Melihat kekuatan sinyal
AT+COPS = Mengetahui nama provider
AT+CBC = Mengetahui level baterai
8. Apa kegunaan dari karakter “\” pada perintah sim800C?
Jawab : Berguna untuk memberi jarak pada karakter
9. Apa fungsi void cetak()?
Jawab : Untuk menghasilkan dan menampilkan perintah yang
telah praktikan ketik command pada modem
10. Sebutkan minimal 4 perangkat yang menggunakan Komunikasi
Serial!
Jawab: keyboard, printer, lcd, scanner
11. Sebutkan minimal 2 perangkat yang menggunakan AT Command
manual!
Jawab: Telepon Seluler dan Komputer.
TUGAS 2
Ubahlah perintah pada percobaan ke 4 menjadi sebuah programsama
seperti percobaan ke 5
Program :
#include <SoftwareSerial.h>
SoftwareSerial SIM800C(7, 8);
void setup()
{
power();
SIM800C.begin(9600);
Serial.begin(9600);
delay(500);
SIM800C.println("AT+CGATT=1");
delay(200);
SerialData();

SIM800C.println("AT+CSTT="internet","",""");
delay(200);
SerialData();
SIM800C.println("AT+CIICR");
delay(200);
SerialData();
SIM800C.println("AT+CIFSR");
delay(200);
SerialData();
SIM800C.println("AT+SAPBR=3,1,"CONTYPE","GPRS"");

delay(200);
SerialData();
SIM800C.println("AT+SAPBR=3,1,"APN","internet"");
delay(200);
SerialData();
SIM800C.println("AT+SAPBR=1,1");
delay(200);
SerialData();
SIM800C.println("AT+HTTPINIT");
delay(200);
SerialData();
SIM800C.println("AT+HTTPPARA="CID",1");
delay(200);
SerialData();
SIM800C.println("AT+HTTPPARA="URL","http://ta.raihan
teknologi.id/modul4.html"");
delay(200);
SerialData();
SIM800C.println("AT+HTTPACTION=0");
delay(200);
SerialData();
SIM800C.println("AT+HTTPREAD");
delay(200);
SerialData();
SIM800C.println("AT+HTTPTERM");
delay(200);
SerialData();
}
void loop()
{
}
void SerialData()
{
while(SIM800C.available()!=0)
Serial.write(SIM800C.read());
}
void power()
{
pinMode(9, OUTPUT);
digitalWrite(9, HIGH);
delay(2500);
digitalWrite(9, LOW);
}