Anda di halaman 1dari 19

MAKALAH

SISTEM KENDALI PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA


DENGAN MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER Z-80

Diajukan Sebagai Salah Satu Persyaratan


Untuk Mengikuti Ujian Tengah Semester Genap
Tahun Akademi 2018/2019
Mata Kuliah Kedali Sistem Tenaga Listrik

Disusun Oleh :
Feri Dwianto
Nim : 20151330034
Kelas : Karyawan (P2K)

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA
2019
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr. Wb.
Syukur Alhamdulillah senantiasa kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang
Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunianya sehingga penyusunan
Makalah Tentang Mikroprosesor Z80 ini dapat terselesaikan dengan baik.
Makalah ini kami susun untuk memenuhi tugas kelompok mata kuliah
Mikroprosesor dan sebagai pembelajaran tentang Mikroprosesor Z80 kepada
mahasiswa maupun pembaca.

Didalam makalah ini turut kami uraikan garis besar tentang


Mikroprosesor Z80 meliputi Sejarah dan Perkembangan, Arsitektur, Cara
Kerja, Fungsi-Fungsi Register, Mode Pengalamatan dan Mode Interupsi.
Sehingga kami berharap isi dari makalah ini dapat digunakan sebagai
referensi bagi mahaiswa maupun pembaca.

Selanjutnya kami mengucapkan terimakasih kepada Guru/Dosen yang


telah berpartisipasi dalam proses penyusunan makalah ini dan semua pihak
yang membantu dalam proses penyusunan makalah ini.

Mudah-mudahan Makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Kami


menyadari bahwa penulisan Makalah ini masih jauh dari kesempurnaan,
sehingga saran dari berbagai pihak sangat diharapkan. Terimakasih

Wassalamualaikum Wr. Wb.


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pada saat ini, Teknologi Komputer berkembang dengan sangat cepat dan
semakin canggih. Komuter sudah merambah di berbagai bidang Kehidupan,
Negara , Pertahanan dan Keamanan. Perkembangan Teknologi Komputer ini
pastinya didukung oleh peralatan/komponen – komponen elektronik yang
juga semakin canggih utamanya Mikroprosesor yang menjadi pusat
pemrosesan data atau lebih dikenal sebagai otak sebuah komputer.
Mikroprosesor berkembang pesat baik dari segi kefektifan dan keefisienan
dan bentuknya yang semakin kecil. Dari hal tersebutlah maka kami akan
membahas salah satu mikroprosesor yaitu Mikroprosesor Zilog Z80.

1.2 Topik Bahasan


Di dalam Makalah ini akan membahas Mikroprosesor Zilog Z80 meliputi
Sejarah dan Perkembangan Mikroprosesor Zilog Z80, Arsitekture
Mikroprosesor Zilog Z80, Daftar Regiter Mikroprosesor Zilog Z80, Interupsi
Mikroprosesor Zilog Z80, Pengkakian Mikroprosesor Zilog Z80 dan Instruksi
dan Chip Pendukung Mikroprosesor Z80.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Sejarah dan Perkembangan Mikroprosesor Z80


Mikroprosesor Zilog Z80 dikembangkan oleh Zilog Inc. dan mulai dipasarkan
pada tahun 1976. Z80 merupakan sebuah mikroprosesor satu chip dan
dimaksudkan untuk menggantikan Intel 8080 yang memerlukan dua chip
tambahan (sebuah penghasil detak sistem dan sebuah pengontrol sistem)
untuk membentuk sebuah CPU yang fungsional.

Pada dasarnya Z80 memiliki semua keistimewaan (features) yang dimiliki


Intel 8080, dari segi perangkat keras maupun perangkat lunak. Di samping
itu, Z80 masih memiliki sejumlah keistimewaan penting lainnya yang tidak
dimiliki Intel 8080. Salah satu keistimewaan Z80 ini adalah kemampuannya
untuk melakukan penyegaran memori secara dinamis (dynamic memory
refresh) secara otomatis. Adalah menarik untuk diketahui bahwa beberapa
pendiri Zilog Inc. adalah mantan para ahli Intel Corporation yang ikut
merancang Intel 8080, tetapi kemudian pindah ke Zilog Inc.

Mikroprosesor Z80 dibuat dengan menggunakan teknologi NMOS dan


dikemas dalam sebuah DIP (dual inline package) dengan 40 pin. Jumlah
saluran alamatnya sama dengan 16, dan jumlah saluran datanya delapan.
Saluran-saluran ini tidak di-multiplexed. Mikroprosesor Z80 sudah memiliki
penghasil detak (clock) sendiri dan hanya memerlukan satu tegangan catu +5
volt.

Secara garis besar dapat dikatakan bahwa jumlah register dan jumlah
instruksi Z80 kira-kira dua kali Intel 8080/8085. Kumpulan instruksi Intel 8080
merupakan suatu sub kumpulan dari kumpulan instruksi Z80, artinya Z80
memiliki semua instruksi yang dimiliki Intel 8080, tetapi selain itu Z80 masih
memiliki banyak instruksi lain yang tidak dimiliki Intel 8080. mikroprosesor Z80
memiliki 158 instruksi dasar, sedangkan Intel 8080 hanya 78. Karena itu bisa
dikatakan bahwa Z80 upward compatible dengan Intel 8080.
Mikroprosesor Zilog Z80

Z80 adalah mikroprosesor yang digunakan dalam komputer pribadi Radio


Shack TRS-80. Z80 bekerja dengan sinyal detak (clock) 2,5 MHz. Versi Z80A
sama dengan Z80, hanya Z80A dapat bekerja dengan sinyal detak 4 MHz.

Fitur Zilog Z80


1. Perluasan set instruksi terdiri dari 158 instruksi, termasuk 78 instruksi 8080A
sebagai subsetnya (semuanya kompatibel). Instruksi baru termasuk operasi
4-, 8- dan 16-bit dengan mode pengalamatan lebih berguna seperti
pengalamatan terindeks, bit, dan pengalamatan relatif.
2. Chip tunggal. Dengan versi NMOS untuk solusi harga rendah kinerja tinggi,
sementara versi CMOS untuk rancangan kinerja tinggi berdaya rendah
§ NMOS Z0840004 – 4 MHz; NMOS Z0840006 – 6,17 MHz; NMOS Z0840008 –
8 MHz.
§ CMOS Z84C0006 – DC sampai 6,17 MHz; CMOS Z84C0008 – DC sampai 8
MHz; CMOS Z84C0010 – DC sampai 10 MHz; CMOS Z84C0020 – DC
sampai 20 MHz
§ Versi 6 MHz bisa beroperasi pada clock 6,144 MHz.
3. Mikroprosesor Z80 dan keluarga periferal Z80 bisa dihubungkan dengan
sebuah sistem interupsi tervektor. Sistem ini bisa dihubungkan secara daisy-
chain yang mengijinkan implementasi skema interupsi terprioritas.
4. Penggandaan kumpulan (set) register serba-guna dan flag
5. 17 register internal termasuk dua register indeks 16-bit
6. Tiga mode interupsi maskable
 Mode 0 – sama dengan 8080A
 Mode 1 – Lingkungan non-Z80, beralamat di 38H
 Mode 2 – periferal keluarga Z80, interupsi tervektor
7. Pencacah refresh memori dinamis dalam chip
8. Antarmuka langsung dengan memori dinamis atau statis kecepatan standar
tanpa membutuhkan logika eksternal
9. Kinerja jauh di atas mikroprosesor chip tunggal lain dalam aplikasi 4-, 8-,
atau 16-bit
10. Semua pin kompatibel dengan level tegangan TTL (TTL Compatible).

2.2 Arsitektur Mikroprosesor Zilog Z80


CPU Z80 adalah mikroprosesor generasi keempat yang ditingkatkan tak
terkecuali untuk kebutuhan daya komputasi. Mikroprosesor ini menawarkan
throughput sistem yang lebih tinggi dan penggunaan memori yang efisien
dibandingkan dengan mikroprosesor yang sama pada generasi kedua dan
ketiga. Register internalnya terdiri dari 208-bit memori baca/tulis yang bisa
diakses oleh programmer. Register-register tersebut termasuk dua set enam
register serba-guna yang bisa digunakan secara sendiri-sendiri (individual)
sebagai register 8-bit atau sebagai pasangan register 16-bit. Sebagai
tambahan, ada dua set register lagi, yaitu akumulator dan register bendera
(flag). Grup perintah “Exchange” membuat set register utama atau register
alternatif bisa diakses oleh programmer. Set alternatif mengijinkan operasi
dalam mode nampak-tersembunyi (foreground-background) atau bisa
digunakan sebagai cadangan bagi tanggapan interupsi sangat cepat.

CPU Z80 juga tersusun atas sebuah Stack Pointer, Program Counter, dua
buah register indeks, sebuah register Refresh (counter), dan sebuah
register interupsi.CPU Z80 juga sangat mudah disertakan pada sistem karena
hanya memerlukan sumber tegangan tunggal +5V. Semua sinyal output
sepenuhnya di-decode dan di-time untuk mengontrol sirkuit memori atau
periferal standar. CPU Z80 didukung oleh perluasan keluarga pengontrol
periferal.
Diagram blok internal Mikroprosesor Zilog Z80

Diagram blok internal memperlihatkan fungsi utama dari prosesor Z80.


Bagian-bagian utama mikroprosesor Z80 adalah:

 ALU (Aritmatic and Logic Unit), bagian ini merupakan pusat pengolahan
data. Di bagian ini dilakukan operasi-operasi logika, seperti: AND dan OR,
serta operasi-perasi aritmatika, seperti: penjumlahan dan pengurangan.
 Larik Register (Registers Array), merupakan kumpulan register-register
yang terdiri dari register serba-guna dan register fungsi khusus.
 Register Instruksi (Instruction Register), merupakan tempat untuk
menyimpan sementara instruksi yang akan diterjemahkan oleh
penerjemah (decoder) instruksi.
 Decoder (Penerjemah) Instruksi (Instruction Decoder), merupakan bagian
yang berfungsi dalam menerjemahkan instruksi yang diambil dari memori
setelah sebelumnya melewati register instruksi.
 Kontrol Pewaktuan CPU (CPU Timing Control), bagian ini berfungsi dalam
mengendalikan kerja CPU secara keseluruhan dan juga pewaktuan bagi
periferal atau memori yang memiliki hubungan dengan CPU.
 Antarmuka Bus Data (Data Bus Interface), bagian ini merupakan pintu
gerbang untuk keluar-masuk data dari dan ke CPU.
 Penyangga dan Logika Alamat (Address Logic and Buffer), bagian ini
berfungsi dalam menyediakan alamat memori atau I/O yang diakses oleh
CPU.
 Bus Data Internal (Internal Data Bus), di bagian ini lalu lintas data dalam
CPU berlangsung.

2.3 Daftar Resgiter Mikroprosesor Zilog Z80

Susunan register Mikroprosesor Zilog Z80

Ada tiga grup register di dalam CPU. Grup pertama terdiri atas set
salinan/penggandaan register 8-bit: satu set prinsipal dan satu set alternatif
(yang ditunjukkan oleh ‘ (petik tunggal) seperti A’). Kedua set terdiri dari
register Akumalator, register Flag, dan enam register serba-guna. Transfer
data antara set register salinan tersebut dipenuhi dengan instruksi
“Exchange”. Hasilnya tanggapan yang lebih cepat untuk interupsi dan
implementasi efisien, mudah dari teknik pemrograman serba guna sebagai
pemrosesan data nampak-tersembunyi (background-foreground). Set register
kedua terdiri atas enam register dengan fungsi-fungsi khusus. Register-
register tersebut adalah I (register interupsi), R (register refresh), IX dan IY
(register indeks), SP (Stack Pointer) dan PC (Program Counter). Grup ketiga
terdiri atas dua flip-flop status interupsi ditambah satu pasang flip-flop yang
membantu dalam indentifikasi mode interupsi di waktu tertentu. Tabel 1
memperlihatkan informasi register-register tersebut.

Tabel 1

Pada dasarnya register-register CPU Z80 terbagi ke dalam dua jenis, yaitu:

 Register serba-guna (GPR: General-purpose Registers)


 Register Akumulator. Register ini sangat penting peranannya dalam
pengolahan data oleh ALU. Berbagai operasi logika dan aritmatika
menggunakan register ini untuk menyimpan salah satu operan dan
menyimpan hasil operasi yang telah dilakukan oleh ALU.
o Register Bendera (flag). Register ini merupakan status dari
berbagai hasil operasi yang dilakukan ALU. Operasi logika dan
aritmatika yang dilakukan oleh ALU akan mempengaruhi sebagian
atau seluruh flag-flag yang ada dalam register flag ini. Register flag
ini terdiri atas :
o S : bendera tanda (sign flag) yang menyatakan hasil operasi
aritmatika. Bidang ini akan bernilai 1 jika MSB (most significant
byte) bernilai 1.
o Z : bendera nol (zero flag). Bidang ini menyatakan hasil dari operasi
yang dilakukan ALU apakah menghasilkan nol atau tidak. Bidang ini
bernilai 1 jika hasil operasi ALU sama dengan nol.
o H : Bendera Pengambilan setengah (half-carry). Bendera ini bernilai
1 jika operasi penambahan atau pengurangan menghasilkan
sebuah pengambilan ke dalam, atau meminjam dari bit 4
akumulator.
o P/V : Bendera paritas atau oberflow. Paritas (P) dan overflow
berbagi bendera yang sama. Operasi logika mengakibatkan
bendera ini dengan paritas hasil sementara operasi aritmatika
mempengaruhi bendera ini dengan overflow dari hasil. Jika P/V
memegang paritas: P/V = 1 jika hasil operasi adalah genap; P/V = 0
jika hasilnya ganjil. Jika P/V memegang overflow, P/V = 1 jika hasil
operasi mengeluarkan sebuah overflow; jika P/V tidak memegang
overflow, P/V sama dengan 0.
o N : Bendera Tambah/Kurang (Add/Subtract). Nilai bendera ini
sama dengan 1 jika operasi sebelumnya adalah pengurangan
(subtract).
o C : Bendera Pengambilan/Sambungan (carry/link). Bendera ini
bernilai 1 jika operasi menghasilkan pengambilan (carry) dari MSB
operand atau hasil.Register Serba-guna lainnya (B, C, D, E, H, L).
 Register fungsi khusus (SFR: Special Function Registers)
 Program Counter (PC), register ini perfungsi sebagai pencacah alamat
instruksi selanjutnya yang akan diambil dari memori.
 Stack Pointer (SP), register ini menyimpan alamat atas (top) dari stack.
Stack berfungsi sebagai penyimpanan dalam memori yang sifatnya
sementara bagi nilai-nilai (value) dari register-register CPU ketika
register tersebut akan dipakai. Stack digunakan dengan perintah Push
dan Pop.
 Register Indeks (IX dan IY), register ini digunakan untuk pengalamatan
terindeks.
 Register Interupsi (I), register ini menyimpan alamat memori untuk
vektor interupsi.
 Register Refresh (R)
 Flip-flop Status Interupsi (IFF) dan Mode Interupsi (IMF
2.4 Interupsi Mikroprosesor Zilog Z80
CPU Z80 menerima dua sinyal input interupsi: NMI# dan INT#. NMI# adalah
interupsi non-maskable dan memiliki prioritas tertinggi. INT# adalah interupsi
berprioritas lebih rendah dan diperlukan bahwa interupsi ini diaktifkan melalui
software agar beroperasi. INT# bisa dihubungkan ke divais periferal bervariasi
dalam konfigurasi terhubung OR.

Z80 memiliki sebuah mode tanggapan tunggal bagi layanan interupsi pada
interupsi non-maskable. Interupsi maskable, INT#, memiliki tiga mode
tanggapan yang bisa diprogram yang tersedia. Mereka itu adalah:

1. Mode 0 – sama dengan mikroprosesor 8080


2. Mode 1 – layanan interupsi periferal untuk penggunaan dengan sistem
bukan 8080/Z80
3. Mode 2 – skema interupsi tervektor, biasanya di-daisy-chain, bagi
pernggunaan dengan keluarga Z80 dan divais periferal yang sesuai
(kompatibel).
CPU melayani interupsi dengan men-sampling sinyal NMI# dan INT# pada
sisi menaik (raising edge) clock terakhir sebuah instruksi. Selanjutnya
pemrosesan layanan interupsi tergantung pada jenis interupsi yang dideteksi.

Interupsi Non-Maskable (NMI: Non-Maskable Interrupt). Interupsi Non-


Maskable tidak bisa dinon-aktifkan dengan kontrol program dan oleh karena
itu akan diterima di setiap waktu oleh CPU. NMI# biasanya dijadikan
cadangan hanya bagi layanan jenis interupsi berprioritas tertinggi, seperti
untuk shutdown setelah adanya gangguan daya yang terdeteksi. Setelah
pengenalan sinyal NMI# (penyediaan BUSREQ# tidak aktif), CPU melompat
ke lokasi restart 0066H. Normalnya, software mengawali pada alamat
tersebut yang berisi rutin layanan interupsi.

Interupsi Maskable (INT#). Dengan tanpa memperhatikan mode interupsi


yang diset oleh pengguna, CPU menanggapi masukan (input) interupsi
maskable menurut satu siklus pewaktuan umum. Setelah interupsi dideteksi
oleh CPU (dinyatakan bahwa interupsi diaktifkan dan BUSREQ# tidak aktif)
satu siklus pemrosesan interupsi khusus dimulai. Dimulai dengan siklus
pengambilan khusus (M1#) dimana IORQ# menjadi aktif sementara MREQ#
tidak, sebagaimana dalam siklus M1# normal. Sebagai tambahan, siklus M1#
khusus ini secara otomatis diperpanjang sebanyak dua keadaan WAIT#,
untuk mengijinkan bagi waktu yang diperlukan dalam pemberitahuan
permintaan interupsi.
Operasi Interupsi Mode 0. Mode ini sama dengan prosedur layanan
interupsi mikroprosesor 8080. Divais yang menginterupsi menempatkan
sebuah instruksi pada bus data. Normalnya sebuah instruksi Restart, yang
memulai satu pemanggilan pada satu lokasi dari delapan lokasi restart yang
terpilih di halaman (page) memori nol. Tidak seperti 8080, CPU Z80
merespon pada instruksi Call dengan hanya satu siklus pemberitahuan
interupsi diikuti dengan dua siklus baca memori.
Operasi Interupsi Mode 1. Operasi Mode 1 sangat sama dengan interupsi
NMI#. Secara prinsip perbedaannya hanya satu yaitu interupsi Mode 1 restart
(memulai kembali) pada alamat 0038H.
Operasi Interupsi Mode 2. Mode interupsi ini telah dirancang untuk
penggunaan kemampuan yang sangat efektif dari mikroprosesor Z80 dan
hubungannya dengan keluarga periferalnya. Divais periferal yang
menginterupsi memilih alamat awal rutin layanan interupsi. Divais itu
melakukannya dengan menempatkan sebuah vektor 8-bit pada bus data
selama siklus pemberitahuan interupsi. CPU membentuk satu penunjuk
(pointer) menggunakan byte ini sebagai 8-bit rendah dan isi register I sebagai
8-bit tinggi. Penunjuk ini menunjukkan sebuah masukan (entry) dalam tabel
alamat bagi rutin layanan interupsi. CPU kemudian melompat ke rutin pada
alamat tersebut. Kefleksibelan dalam pemilihan alamat rutin layanan interupsi
ini mengijinkan divais perifera; menggunakan beberapa jenis rutin layanan
yang berbeda. Rutin-rutin tersebut mungkin ditempatkan pada suatu alamat di
memori yang tersedia. Karena divais yang menginterupsi mensuplay byte
orde rendah dari vektor 2-byte, bit 0 (A0) harus menjadi nol.
Operasi Pengaktif/Penon-aktif (Enable/Disable) Interupsi. Dua flip-flop
IFF1 dan IFF2, ditunjukkan pada gambaran (dekripsi) register, digunakan
untuk memberikan tanda status interupsi CPU. Operasi kedua flip-flop
digambarkan pada Tabel.

Tabel daftar operasi flip-flop mikroprosesor Zilog Z80


2.5 Pengkakian Mikroprosesor Zilog Z80
Konfigurasi pin mikroprosesor Z80 diperlihatkan pada Gambar di bawah ini.

Pengkakian mikroprosesor Zilog Z80

A0 – A15. Bus Alamat (keluaran, aktif High, 3-state). A0 – A15 membentuk


bus alamat 16-bit. Bus Alamat menyediakan alamat bagi pertukaran bus data
memori (sampai 64Kbyte) dan bagi pertukaran divais I/O.

BUSACK#. Pemberitahuan Bus (keluaran, aktif Low). Pemberitahuan Bus


menunjukkan pada divais yang meminta bahwa bus alamat CPU, dan sinyal
kontrol MREQ#, IORQ#, RD#, dan WR# telah memasuki keadaan impedansi
tinggi (high-impedance). Sirkuit eksternal sekarang bisa mengontrol jalur-jalur
tersebut.
BUSREQ#. Permintaan Bus (masukan, aktif Low). Permintaan Bus memiliki
prioritas lebih tinggi dibandingkan dengan NMI# dan selalu dikenali di akhir
siklus mesin yang sedang berjalan. BUSREQ# memaksa bus alamat CPU,
bus data dan sinyal kontrol MREQ#, IORQ#, RD# dan WR# menuju keadaan
impedansi tinggi sehingga divais lain bisa mengontrol jalur-jalur tersebut.
BUSREQ# normalnya terhubung OR (wired-OR) dan memerlukan satu
resistor pullup eksternal bagi aplikasi tersebut. Perluasan periode BUSREQ#
karena operasi DMA yang luas bisa menjaga CPU dari penyegaran
(refreshing) RAM dinamis yang benar.

D0 – D7. Bus Data (masukan/keluaran, aktif High, 3-state). D0 – D7 membuat


sebuah bus data dua arah (bidirectional) 8-bit, yang digunakan untuk
pertukaran data dengan memori dan I/O.

HALT#. Keadaan Berhenti (Halt) (output, aktif Low). HALT# menunjukkan


bahwa CPU telah mengeksekusi perintah Halt dan sedang menunggu sebuah
interupsi non-maskable atau maskable (dengan mask aktif) sebelum operasi
bisa dilanjutkan kembali. Ketika terhenti, CPU mengeksekusi NOP untuk
menjaga refresh memori.

INT#. Permintaan Interupsi (masukan, aktif Low). Permintaan Interupsi


dihasilkan oleh divais I/O. CPU menerima sebuah interupsi di akhir instruksi
yang sedang berjalan jika flip-flop pengaktif interupsi terkontrol software
internal (IFF) diaktifkan. INT# normalnya dihubung OR dan memerlukan
resistor pullup eksternal bagi aplikasi-aplikasi tersebut.

IORQ#. Permintaan Masukan/Keluaran (keluaran, aktif Low, 3-state). IORQ#


menunjukkan bahwa setengah bus alamat rendah memegang sebuah alamat
I/O yang sah bagi sebuah operasi penulisan atau pembacaan I/O. IORQ#
juga dihasilkan secara bersamaan dengan M1# selama sebuah siklus
pemberitahuan interupsi untuk menunjukkan bahwa sebuah vektor tanggapan
interupsi bisa ditempatkan pada bus data.

M1#. Siklus Mesin (keluaran, aktif Low). M1#, bersama-sama dengan


MREQ#, menunjukkan bahwa siklus mesin yang sedang berjalan adalah
siklus pengambilan opcode dari sebuah eksekusi instruksi. M1#, bersama-
sama dengan IORQ# menunjukkan bahwa siklus pemberitahuan interupsi.

MREQ#. Permintaan Memori (keluaran, aktif Low, 3-state). MREQ#


menunjukkan bahwa bus alamat memegang alamat yang sah bagi operasi
pembacaan memori atau penulisan memori.
NMI#. Interupsi Non-Maskable (masukan, terpicu ujung negatif). NMI#
memiliki prioritas lebih tinggi dibandingkan dengan INT#. NMI# selalu dikenali
di akhir instruksi yang sedang berjalan, tak tergantung dari status flipf-flop
pengaktif interupsi (interrupt enable flip-flop), dan secara otomatis memaksa
CPU untuk memulai kembali pada alamat 0066H.

RD#. Baca (keluaran, aktif Low, 3-state). RD# menunjukkan bahwa CPU ingin
membaca data dari memori atau divais I/O. Divais I/O atau memori yang
dialamati akan menggunakan sinyal ini untuk menempatkan data ke dalam
bus data CPU.

RESET#. Reset (masukan, aktif Low). RESET# mengawali CPU sebagai


berikut: me-reset flip-flop pengaktif interupsi, menghapus PC dan register I
dan R, men-set status interupsi ke Mode 0. Selama waktu reset, bus alamat
dan data berkondisi impendansi tinggi, dan semua sinyal keluaran kontrol
menjadi tidak aktif. Catat bahwa RESET# harus aktif minimal selama tiga
siklus clock penuh sebelum operasi reset lengkap.

RFSH#. Refresh (keluaran, aktif Low). RFSH#, bersama-sama dengan


MREQ# menunjukkan tujuh bit bus alamat sistem terendah bisa digunakan
sebagai alamat penyegaran ke memori dinamis sistem.

WAIT#. Tunggu (masukan, aktif Low). WAIT# menunjukkan pada CPU bahwa
memori atau divais I/O yang dialamati tidak siap untuk sebuah pengiriman
data. CPU selanjutnya memasuki sebuah keadaan tunggu selama sinyal
tersebut aktif. Perluasan periode WAIT# bisa menjaga CPU dari penyegaran
memori dinamis yang benar.

WR#. Tulis (keluaran, aktif Low, 3-state). WR# menunjukkan bahwa bus data
CPU memegang data yang sah untuk disimpan pada lokasi memori atau I/O
yang dialamati.

2.6 Instruksi dan Chip Pendukung Mikroprosesor Zilog Z80


Mikroprosesor Z80 memiliki sekumpulan instruksi yang sangat berdaya guna
dan dan serba guna yang tersedia di beberapa mikroprosesor 8-bit. Itu
termasuk operasi yang khas (unik) seperti pemindahan blok untuk transfer
data yang cepat dan efisien dalam memori atau antara memori dan I/O. Itu
juga mengijinkan operasi beberapa bit di dalam beberapa lokasi di memori.
Instruksi-instruksi mikroprosesor Zilog Z80 dibagi ke dalam kategori berikut
ini:

 Pemuatan 8-bit
 Pemuatan 16-bit
 Pertukaran, transfer blok dan pencarian
 Operasi logika dan aritmatika 8-bit
 Aritmatika serba-guna dan kontrol CPU
 Perputaran (rotasi) dan pergeseran (shift)
 Operasi set, reset dan tes bit
 Lompatan
 Pemanggilan (call), kembali (return) dan restart
 Operasi masukan dan keluaran
Sejumlah mode pengalamatan yang beragam diimplementasikan untuk
mengijinkan transfer data yang cepat dan efisien antara berbagai register,
lokasi memori dan divais masukan/keluaran. Mode pengalamatan yang
disertakan:

 Cepat (immediate)
 Perluasan cepat (immediate extended)
 Halaman nol termodifikasi (modified page zero)
 Relatif (relative)
 Perluasan (Extended)
 Terindeks (Indexed)
 Register
 Register tak langsung
 Tersirat (Implied)
 Bit
Chip Pendukung
Mikroprosesor datang berserta seperangkat periferal pendukungnya yang
dikenal dengan periferal keluarga Z80. Periferal-periferal yang mendukung
mikroprosesor Z80 di antaranya, yaitu:

 Pengontrol Masukan/Keluaran Paralel (Z80 PIO: Parallel Input/Output)


 Pengontrol Masukan/Keluaran Serial (Z80 SIO: Serial Input/Output)
 Sirkuit Pewaktuan/Pencacah (Z80 CTC: Counter/Timer Circuit)
 Pengontrol Akses Memori Langsung (Z80 DMA: Direct Memory Access)
 Pengirim/Penerima Tak-sinkron ganda (Z80 DART: Dual Asynchronous
Receiver/Trasmitter)
Chip pendukung: Z8420 PIO

Mikroprosesor Z80 tidak hanya dapat berantarmuka dengan periferal keluarga


Z80 saja, namun bisa dihubungkan dengan periferal dari keluarga
mikroprosesor yang lain seperti periferal keluaran Intel. Karena kedua
mikroprosesor ini masih satu rumpun (keturunan).
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Mikroprosesor Zilog Z80 merupakan mikroprosesor yang memiliki
kemampuan untuk melakukan penyegaran memori secara dinamis (dynamic
memory refresh) secara otomatis.

Mikroprosesor Zilog Z80 dibuat dengan menggunakan teknologi NMOS dan


dikemas dalam sebuah DIP (dual inline package) dengan 40 pin. Jumlah
saluran alamatnya sama dengan 16, dan jumlah saluran datanya delapan.
Saluran-saluran ini tidak di-multiplexed . Mikroprosesor Z80 sudah memiliki
penghasil detak (clock) sendiri dan hanya memerlukan satu tegangan catu +5
volt.

Arsitektur Mikroprosesor Zilog Z80 menggunakan register versi 8/16 bit.


Menggunakan tiga mode interupsi maskable yaitu Mode 0 – sama dengan
8080A, Mode 1 – Lingkungan non-Z80, beralamat di 38H, dan Mode 2 –
periferal keluarga Z80, interupsi tervektor.

Mikroprosesor Z80 dapat berantarmuka dengan periferal keluarga Z80 serta


dapat dihubungkan dengan periferal dari keluarga mikroprosesor yang lain
seperti periferal keluaran Intel.
3.2 Penutup
Sekian makalah tentang mikroprosessor yang kami buat , jika ada salah kata
mohon dimaafkan. Karena tidak ada hal yang sempurna kecuali Allah SWT.
Semoga makalah yang kami buat bermanfaat bagi semuanya . Akhir kata dari
kami Wassalamualaikum Wr. Wb.