Anda di halaman 1dari 3

http://dinarlucky.blogspot.com/2013/07/latar-belakang.

html

FINANCIAL PLANNING

Kebutuhan Modal Awal

NO BAHAN DAN BARANG SATUAN JUMLAH HARGA


1 Wax lilin gr 250 Rp 60.000
2 Benang sumbu lilin roll 1 Rp 8.000
3 Resin liter 1 Rp 42.000
4 Katalis botol 1 Rp 9.000
5 Minyak esensial ml 100 Rp 146.000
TOTAL Rp 265.000

Kebutuhan Operasional

NO KEBUTUHAN SATUAN JUMLAH HARGA


1 Cetakan resin Buah 1 Rp 40.000
2 Wadah untuk melelehkan lilin Buah 1 Rp 10.000
3 Sendok pengaduk kayu Buah 1 Rp 8.000
4 Panci Buah 1 Rp 22.000
5 Kompor portable Buah 1 Rp 179.000
6 Kemasan Kotak 50 Rp 50.000
7 Pita Buah 1 Rp 5.000
TOTAL Rp 314.000

Perkiraan harga jual

 Variable Cost

Wax lilin 60 gr = Rp 15.000

Benang sumbu lilin 15 cm = Rp 2.000

Resin 250 ml = Rp 8.000

Katalis = Rp 1.000

Minyak esensial 10 ml = Rp 14.000

VARIABLE COST = Rp 40.000


 Fix Cost

Operasional = Rp 10.000 / hari

Waktu dan tenaga = Rp 30.000 / hari

Biaya sewa workshop = Rp 15.000 / hari

FIX COST = Rp 55.000

HPP = TC = Variable cost + Fix Cost


= Rp 40.000 + Rp 55.000
= Rp 95.000

Harga jual = HPP + mark up 10%


= Rp 95.000 + Rp 9.500
= Rp 104.500 (dibulatkan menjadi Rp 105.000)

Laba bersih perbulan

Asumsi penjualan per hari terjual 3 buah lilin aromaterapi 3 x Rp 105.000= Rp 315.000.
Sehingga penjualan perbulan akan menghasilkan Rp 315.000 x 30 hari = Rp 9.450.000

Asumsi keuntungan dari penjualan lilin aromaterapi perhari ialah 3 x Rp 10.000 = Rp


30.000. Sehingga total keuntungan perbulannya yang akan di dapatkan adalah sebagai berikut:

Total keuntungan perbulan = Rp 30.000 x 30 hari

= Rp 900.000

Laba bersih per bulan = Total keuntungan perbulan – Total Biaya Kebutuhan

= Rp 900.000 – Rp 579.000

= Rp 321.000

Perkiraan modal kembali

Jangka waktu kembali (bulan) = Modal awal ÷ Laba bersih per bulan

= Rp 579.000 ÷ Rp 321.000

= 1 bulan 9 hari
Jadi diperkirakan modal akan kembali sekitar 1 bulan 9 hari