Anda di halaman 1dari 36

Bewara

Sukapura EDISI FEBRUARI


2019

Wakil Bupati Penting


­untuk Saling Menunjang
Kinerja Pemerintahan

Deni dan Tetep dalam


­Bahasan Fraksi-Fraksi
di DPRD

Kunci Sukses Ratna Dewi, SE:

Menjaga Ritme Silaturahmi,


Komunikasi, Doa, dan Merawat
Energi “Trah Sukapura” Bewara
Sukapura 1
2 Bewara
Sukapura
Bewara
Sukapura


w ara engelua
Salam Be gri) s u d a h m
atan
g e r i ( K emenda e r a m e ngisi j­ab a
lam Ne aerah mesti se g i diterim
r i a n D a e n d a g r
e
Kement si; pemerintah
d m a,
e . I n t r uksi Ke ten Tasikmalay
uk od upa
kan intr ati di sisa peri I D P RD Kab
u p i s i
wakil b l e h Ketua
Kom
u n g o .
langs m a n , SE. MM n. ­Peran
i p R a c h m b a n g a
Ar erti un
b u k a n tanpa p n t i n g , sekalip r
r i p e a
y a , K e mendag b u p a t i ) tetap n y i s a k an sekit
n wakil gal m e
Tampak o r dua ( nan bupati ting
n o m pi
orang i kepemim
o d e s a s
­peri un. g
t u s e t e ngah tah d a l a m hal salin
s a a lain sekali
i l b u p a ti, antar ysa saja, jika se ng,
wak isaln penti
t i n g n y a peran emerintahan. M i suatu agenda
Pen ja p dir
ng kiner mengha annya.
menunja halangan untuk ran menggantik
er pe
bupati b ilnya dapat ber gri
ak K
­ emenda
maka w pai in t r u k s i
k i t a n a nti, sam
nting
d a a k h irnya, pe
Pa
lisasi!
itu terea

Diterbitkan oleh: Sekretariat DPRD Kabupaten Tasikmalaya; - Dasar:


Undang-­undang No. 40 Th 1999 tentang Pers; - Pelindung: Pimpinan DPRD
­Kabupaten Tasikmalaya; - Penanggungjawab: Sekretaris DPRD ­Kabupaten ­Tasikmalaya;
­- Redaktur: Kabag Humas dan Persidangan; Editor: Aye Rakhmat Hidayat; - Desain
­Grafis: Yana Suryana, SIP; - Fotografer: ­Rediana, Ucu Saeful Anwar.

Alamat: Sekretariat DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Jl. Bojongkoneng Sukaasih


By Pass Singaparna Tlp. (0265) 543004 Fax. (0265) 543006

Bewara
Sukapura 3
Daftar Isi
Jejer Carita
5 Saran Kemendagri: Segera Isi Jabatan Wakil Bupati!
9 Wakil Bupati Penting untuk Saling M ­ enunjang K
­inerja
­Pemerintahan
11 Deni dan Tetep dalam Bahasan Fraksi-­Fraksi di DPRD
15 Dukungan PPP dan Golkar Signifikan

Pamidangan
16 Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya menyimak penyampai­
an empat Ranperda oleh Bupati Tasikmalaya pada Paripurna
DPRD, beberapa waktu lalu.

Inohong
17 Kunci Sukses Ratna Dewi, SE: Menjaga Ritme Sillaturrahmi,
­Komunikasi, Doa, dan Merawat Energi “Trah S
­ ukapura”

Iber
24 Ade Sugianto: “Kabupaten Tasikmalaya Belum Ramah Anak”
27 Pemkab Tasikmalaya Diminta Bersiap Sambut Tol Cigatas
29 Disdukcapil Kejar Target Pencetakan KTP-el
31 Kabupaten Tasikmalaya Butuh 9.697.449 Lembar Surat Suara
33 Disuguhi Kopi Asli Tasikmalaya, Pelajar Jepang Bilang “Enak”

4 Bewara
Sukapura
Jejer Carita

Saran Kemendagri:

Segera Isi
Jabatan
Wakil Bupati!
Sejak Ade Sugianto dilantik menjadi Bupati ­Kabupaten
Tasikmalaya, belum ada yang mengisi jabatan Wakil
Bupati (Wabup). Sebab Ade Sugianto, yang sebelumnya
menduduki jabatan Wabup, naik takhta menjadi Bupati,
menggantikan Uu Ruzhanul Ulum yang menjadi Wakil
­Gubernur Jawa Barat.

P
ELANTIKAN Ade Sugianto Atas kekosongan jabatan tersebut,
sebagai Bupati Tasikmalaya Kemen­terian Dalam Negeri (Kemend-
berlangsung di di Aula Barat agri) mengeluarkan intruksi supaya
Gedung Sate, Bandung; pada Senin, 13 pemerintah daerah segera mengisi ja-
Desember 2018. Pelantikan ini seiring batan Wabup di sisa perio­de. Intruksi
dengan telah terbitnya keputusan ini diterima oleh Ketua Komisi I DPRD
Mendagri Nomor 131.32-8489 tahun Kabupaten Tasikmalaya, Arip Rach-
2018 tentang pengangkatan bupati man, SE. MM.
dan pemberhentian Wakil Bupati
Tasikmalaya.

Bewara
Sukapura 5
Jejer Carita

“Saat Komisi I melakukan kunjungan ­kerja


dan ­konsultasi soal pengisian jabatan Wabup,
­Kemendagri langsung menyampaikan soal aturan,
bahwa jabatan Wabup ini harus segera diisi.”
Arif Rachman, SE. MM.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya

6 Bewara
Sukapura
Jejer Carita

Intruksi Kemendagri tersebut mer- Untuk mengisi jabatan Wabup ini,


upakan dasar bagi partai koalisi Ketua DPRD Kabupaten Tasikma-
­
pengu­sung Uu-Ade, untuk mengusul- laya, H. Ruhimat, bahkan dengan
kan dua nama calon pengisi jabatan terang meminta bupati dan partai pen-
Wabup. Namun, menurut Arip, pros- gusung agar segera mengusulkan dua
esnya akan memakan waktu cukup nama calon Wabup ke DPRD. Sebab,
panjang. menurutnya, keberadaan Wabup akan
saling mengisi dalam menjalankan
“Yang lama itu proses di partai, pem- roda pemerintahan. Baik untuk tugas
bahasan di antara partai koalisi peng­ di dalam maupun di luar kota.
usung. Pertimbangannya bisa mulai
dari penentuan figur hingga konsol-
idasi politik di antara mereka. Kalau
proses di DPRD, paling lama juga
satu minggu sudah selesai. Kemudian
dilakukan pemilihan di paripurna,”
lanjutnya.

“Komisi I sudah menyampaikan rekomendasi h ­ asil


dari kajiannya. Sudah ditindaklanjuti oleh unsur
pimpinan juga. Bahkan sudah mengirimkan surat
kepada eksekutif untuk segera mengusulkan nama
yang akan dipilih menjadi Wabup,”
tutur Ruhimat.

Seperti diketahui, Ade Sugianto ber- Hal tersebut diakui oleh H. Demi
asal dari Partai Demokrasi Indonesia Hamzah Rahadian, SH. MH., selaku
Perjuangan (PDIP). Karena itu, untuk Ketua Fraksi PDIP Kabupaten Tasik-
konteks pemilihan nama calon Wabup, malaya. Bukan hanya PDIP, melaink-
yang berhak mengajukan nama dari an partai lain di luar anggota koalisi
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan partai pengusung Ade-Uu dulu.
Partai Amanat Nasional (PAN).

Bewara
Sukapura
Sukapura 7
Jejer Carita

“Partai pendukung saat diundang hanya ­sebatas


memberi masukan dan dorongan pada saat
­pemilihannya. PPP dan Golkar juga hanya memberi
pandangan soal nama yang diusulkan oleh PAN dan
PKS,” ujar H. Demi Hamzah ­Rahadian, SH. MH.,
­Ketua Fraksi PDIP Kabupaten Tasikmalaya.

H. Demi Hamzah ­Rahadian, SH. MH.


­Ketua Fraksi PDIP Kabupaten Tasikmalay

8 Bewara
Sukapura
Jejer Carita

Wakil Bupati
Penting
untuk Saling
Menunjang
Kinerja
Pemerintahan
Ami Fahmi ST
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Bewara
Sukapura
Sukapura 9
Jejer Carita

Banyak dari anggota dewan yang berpandangan, bahwa jabatan


Wakil B
­ upati (Wabup) sangat penting untuk segera diisi. Pertim-
bangannya, antara lain, demi kondusivitas kinerja pemerintahan
Kabupaten Tasikmalaya. Sebab ­bupati ­seorang tidak mungkin
dapat menangani semua agenda di Kabupaten ­Tasikmalaya.

A
NGGOTA dewan yang men­ Alasan Ami Fahmi senada dengan
desak segera dilakukan peng­ Ruhimat. Ami bahkan sampai menya-
isian jabatan Wabut, antara takan rasa kecewanya, karena dibatal-
lain, H. Ruhimat selaku Ketua DPRD kannya sidang paripurna. Sebab ang-
Kabupaten Tasikmalaya dan Ami
­ gota dewan dari semua fraksi sudah
Fahmi ST selaku Ketua Komisi IV
­ hadir, sementara dari pihak eksekutif
DPRD Kabupaten Tasikmalaya. tidak satu pun yang datang, termasuk
pelaksana harian sekretaris daerah.
Menurut Ruhimat, peran orang n ­ omor
dua di Kabupaten Tasikmalaya akan Adapun agenda rapat paripurna yang
sangat penting dalam menunjang mesti dibatalkan itu; tentang pandan-
­kinerja pemerintahan. Dalam arti, jika gan umum fraksi-fraksi terhadap em-
sese­
kali bupati berhalangan ­ untuk pat buah Ranperda, tanggapan dan
menghadiri suatu agenda, maka jawaban fraksi-fraksi DPRD terhadap
wakilnya dapat menggantikan. tanggapan atau jawaban bupati ten-
tang Ranperda, serta usulan insiatif
“Sekarang rapat paripurna yang DPRD tentang penyelenggaraan pen-
­sudah diagendakan harus batal karena didikan.
bupati tidak hadir. Jadi, di sini peran
Wabup sangat penting. Ketika bupati “Maka dari itu, keberadaan Wabup ini
tidak bisa hadir kan Wabup yang bisa sangat penting untuk momen-momen
menghadirinya,” ujarnya. seperti ini. Sehingga, ketika bupa-
ti tidak bisa hadir, ada Wabup yang
menggantikannya, dan tak sampai
membatalkan agenda,” tuturnya.

10 Bewara
Sukapura
Jejer Carita

Deni dan Tetep


dalam Bahasan
Fraksi-Fraksi
di DPRD
Menyusul intruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta
desakan dari Komisi I serta Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya
tentang pengisian jabatan Wakil Bupati (Wabup), koalisi partai
pengusung akhirnya memunculkan dua nama calon Wabup Kabu-
paten Tasikmalaya.

Bewara
Sukapura
Sukapura 11
Jejer Carita

N ama-nama calon Wabup yang


dimunculkan oleh Partai Demokrasi
Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai
Keadilan Sosial (PKS), dan Partai Amanat
Nasional (PAN); adalah Tetep Abdulatip
anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.
Sehingga, menurut Ferry, keduanya
mumpuni untuk mengisi jabatan Wabup.
Selain Fraksi Partai Demokrat, Fraksi
dari PKS dan Deni R. Sagara dari PAN. Hal Partai Golongan Karya (Golkar) juga
ini mendapat apresiasi dari fraksi-fraksi di memiliki sikap yang senada. Di luar
DPRD Kabupaten Tasikmalaya. mengapresiasi, pihaknya belum bisa
menjatuhkan pilihan kepada salah satu
Sekalipun demikian, belum banyak dari dua calon Wabup yang dimunculkan.
anggota dewan dari partai di luar koalisi
yang menyatakan sikap dengan tegas.
Salah satunya seperti yang disampaikan
oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat, Ferry “Kita belum melakukan
Willyam ST. Menurutnya, kedua nama pembicaraan dengan
calon Wabup tersebut belum secara
resmi diajukan ke pihak DPRD Kabupaten semua anggota. Juga
Tasikmalaya. Baru sebatas kesepakatan di
antara partai anggota koalisi.
­belum ada keputusan
dari Pimpinan Golkar,
ke mana kira-kira arah
“Kita mengapresiasi, ­pilihan calon Wabup
karena sudah muncul- ini,” kata H. Ending Su-
nya dua nama calon naryo, SPd., Ketua Fraksi
Wabup, walaupun b ­ elum Partai Golkar Kabupaten
diusulkan ke DPRD. Tasikmalaya.
Karena itu kami belum
Golkar, terangnya lebih lanjut, sedang
bisa menentukan sikap. menunggu adanya jalinan kontrak
Harus dilakukan pem- politik. Dalam arti komunikasi intens
pengusung calon Wabup dengan Golkar.
bahasan secara internal Setelah komunikasi itulah arah pilihan
dulu di t­ ataran fraksi dan Golkar akan tampak dengan jelas. Ending
menyebitnya dengan istilah “menempuh
­partai,” ujar Ferry. proses normatif di internal partai dan
fraksi”.
Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tasikmalaya
pun demikian. Sikapnya setali tiga uang
Ferry mengakui kalau Deni R Sagara dan
dengan Fraksi Partai Demokrat dan Partai
Tetep Abdulatip sama-sama figur politisi
Golkar.
berpengalaman. Keduanya tercatat
sebagai anggota DPRD; Deni R. Sagara “Nanti diputuskan oleh internal fraksi dan
anggora DPRD Kabupaten Tasikmalaya, partai. Tapi, pada intinya, kami sangat
sementara Tetep Abdulatip sebagai

12 Bewara
Sukapura
Jejer Carita

Deni R. Sagara (paling kiri dan berpeci) diajukan PAN sebagai calon Wabup Tasikmalaya

Tetep Abdul Latif (tengah) diajukan PKS sebagai calon Wabup Tasikmalaya

Bewara
Sukapura 13
Jejer Carita

mendorong agar segera ada Wabup di merupakan kader terbaik di partai


sisa periode ini. Bagi kami, keduanya (red. masing-masing.
Deni dan Tetep) sangat layak diusung
menjadi calon Wabup,” ujar H. Ami “Deni merupakan legislator muda,
Fahmi, ST., anggota Fraksi PKB DPRD
Kabupaten Tasikmalaya. sudah dua periode di DPRD.

Di pihak lain, selaku Ketua DPRD Pengalaman­nya sudah tidak diragu-


Kabupaten Tasikmalaya, Ruhimat akan kan lagi. Tetep juga politisi senior
menempuh jalur normatif. Paling pendek,
proses penetapan Wabup dapat melewati yang sudah berpengalaman. Pernah
beberapa tahapan. Pertama-tama, koalisi menjadi anggota dewan di DPRD
partai pengusung mengajukan sekurang-
kurangnya dua nama calon Wabup. Kabupaten Tasikmalaya. Sekarang di
DPRD provinsi Jawa Barat. Orang-
Kemudian, nama-nama tersebut
diserahkan kepada pihak eksekutif, dalam nya baik, pintar, seorang orator dan
hal ini Bupati Kabupaten Tasikmalaya. ­mubalig,” tandasnya.
Tahapan selanjutnya, pihak eksekutif
mengajukan nama-nama tersebut
ke pihak legislatif, DPRD Kabupaten
Tasikmalaya.
“Ketika Bupati Ade Sugianto sudah final
mengusulkan dua nama, Deni dan Tetep
ke DPRD, nanti kita akan bawa ke rapat
Banmus dulu untuk dibahas. Soal pilihan,
itu dikembalikan ke masing-masing fraksi
dan diserahkan ke pribadi dewan,” ujar
Ruhimat.
Bagi Ruhimat sendiri, siapa pun yang
nanti terpilih, baik Deni maupun Tetep,
sama baiknya. Menurutnya, keduanya

H. Ruhimat
Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya

14 Bewara
Sukapura
Jejer Carita

Dukungan PPP
dan Golkar
Signifikan

“Kita belum bersikap soal Wabup. Namun, harus


diketahui kalau PPP dan Golkar yang ­merupakan
partai pendukung mempunyai suara di DPRD
­lebih besar dari PAN dan PKS. Artinya akan sangat
­signifikan dalam menentukan calon Wabup,”

Dr. H. Basuki Rahmat, Msi.


Sekretaris Fraksi PPP Kabupaten Tasikmalaya

Bewara
Sukapura
Sukapura 15
Pamidangan Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya menyimak
penyampaian empat Ranperda oleh Bupati Tasikmalaya
pada Paripurna DPRD, beberapa waktu lalu.

16 Bewara
Sukapura
Inohong

Kunci Sukses Ratna Dewi, SE:

Menjaga Ritme Silaturahmi,


Komunikasi, Doa, dan Merawat
Energi “Trah Sukapura”
Bewara
Sukapura 17
Inohong

Ratna Dewi, SE. merupakan satu dari sedikit kaum perempuan


yang menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyak Daerah (DPRD)
Kabupaten Tasikmalaya. Ia bagian dari anggota Fraksi Partai
Amanat Nasional (F PAN). Melenggang ke gedung dewan dari daer-
ah pemilihan (Dapil) 6 Kabupaten Tasikmalaya.

R
ATNA aktif di dunia politik jatuh ke PAN, menurutnya, karena
praktis sejak sekitar tahun 2009- PAN terlanjur cocok dengan pribadi-
an. Mula-mula masuk ­struktur nya. Faktor kader yang muda-muda
partai sebagai bendahara di Dewan serta gerakan yang sesuai hati n
­ urani,
Pimpinan Cabang (DPC). Takdir diakuinya sebagai daya tarik yang
kemudian membawa­ nya lebih jauh. ­paling menonjol dari PAN.
Hingga kemudian memfokuskan diri
di ranah perpolitikan. Sejatinya, Ratna mempunyai ­riwayat
hidup cukup panjang sebagai peng­
Pada perhelatan pelimihan legislatif usaha. Tidak kurang dari lima
(Pileg) 2019, Ratna ikut serta dalam tahun—­ sebelum kemudian fokus
medan kontestasi. Yang menjadi pe- b
­ erpolitik—ia menekuni bisnis di
saingnya bukan hanya para politisi bidang kontraktor; menangani projek-­
perempuan, tetapi juga politisi laki-­ projek pengadaan dan pekerjaan fisik.
laki. Bahkan banyak di antara pesaing- ­ Walaupun dengan rendah hati ia
nya yang boleh dikatakan lebih senior. meng­akui, kalau bisnisnya itu “kecil-­
Ratna sendiri, pada saat pertama kali kecilan saja”.
mencalonkan diri, masih bermodal-
kan ijazah SMA, karena belum sempat Tetapi ternyata semua itu belum
menyelesaikan kuliahnya. cukup. Ada tekad besar dalam diri­
­
nya untuk menjadi manusia yang jauh
“Satu dari sekian hal yang sangat saya ­lebih bermanfaat bagi masyarakat ban-
syukuri adalah karier politik saya yak. Karena itulah ia memilih meng­
ubah haluan ke dunia politik, kemu-
yang sejak awal selalu lancar dan mu-
dian masuk lebih dalam dan fokus
lus. Walaupun seorang perempuan,
di sana sejak resmi menjadi anggora
tetapi ternyata terbukti, saya bisa men-
­dewan.
jadi pemenang. Begitupun di internal
partai, sekarang saya sudah menjadi
pengurus di Dewan Pimpinan Daerah, “Saya orangnya kan suka bersosial.
yaitu menjabat sebagai wakil sekreta­ Mungkin ini (berpolitik, red) juga salah
ris,” aku Ratna. satu cara saya untuk membantu mas-
yarakat. Yaitu dengan menampung
dan menyalurkan aspirasinya. Tentu
Sejak berpolitik, Ratna tidak pernah sekuat dan sebisa saya. Insya Allah
berpindah-pindah partai. Memilih saya perjuangkan,” papar anak ketiga
konsisten di PAN. Terkait pilihannya dari empat bersaudara itu kemudian.

18 Bewara
Sukapura
Inohong

Ada hal-hal mendasar yang ­ paling ­ erawatan. Dalam arti selalu m


p ­ enjaga
ingin Ratna perjuangkan. ­Pertama, ia ritme ­ sila­
turahmi serta komunikasi
hendak menunjukan kepada kaum dengan konstituen. Melalui proses ini
perempuan, bahwa ­hakikatnya ­mereka juga ia mengukur diri, kalau dalam
punya hak dan ­ kesempatan yang titik tertentu, tidak semua aspirasi
­
sama dengan laki-laki, saat berkip- masyarakat dapat diwujudkannya.
rah di bidang apapun. Kedua, sebagai Sehingga tak segan untuk memohon
­perempuan, ia juga ingin meng­angkat maaf masyarakat atas keterbatasan
dan memberdayakan kaum perem- diri­nya.
puan secara ekonomi dan sosial.
Keinginan ini hendak diwujudkannya “Selain itu, kunci kesuksesan karier
dalam bentuk kebijakan negara serta politik saya itu terus berdoa. Saya juga
pemerintah daerah. Yaitu kebijakan menjaga serta merawat energi trah
yang benar-benar menyentuh dan ber- Sukapura. Maksudnya, kebetulan,
­
pihak kepaarda kaum perempuan. dari pihak ibu, garis keturunan saya
ini masih nyambung ke Sukapura.
Di samping itu, ada kesadaran Tapi, barang kali itu kebetulannya,”
yang ­selalu Ratna jaga, bahwa di lanjut ibu bagi satu anak itu sambil
antara ­
­ esensi berpolitik adalah soal tersenyum.

Bewara
Sukapura 19
Inohong

Persisnya, kalau Ratna tidak salah momen tertentu lebih banyak meng-
mengingat, dari garis keturunan pihak habiskan waktu dan perhatian di luar
ibu, ia merupakan keturunan ke-15 rumah.
dari silsilah Dalem Sawidak Sukapura.
Tetapi, katanya, faktor “perempuan” “Alhamdulillah, keluarga sangat me-
menyebabkan sang ibu tidak men- mahami posisi saya. Kalau lagi di
cantumkan gelar “raden” pada nama­ kantor atau lagi sibuk misalnya, ya,
nya, berbeda dengan saudara-saudara mereka ngerti kalau tidak bisa ketemu
laki-­lakinya. Alhasil, Ratna dan ­ketiga sama saya. Makanya, kalau saya lagi
saudaranya pun tanpa menerakan di rumah, pokoknya saya full dengan
gelar “raden” pada namanya. keluarga. Kumpul bersama keluarga,”
pungkasnya.
Tentang keluarganya itu, Ratna
meng­ aku sangat beruntung karena
selalu mendapat dukungan penuh
­
dari ­keluarga. Berbagai macam cara i:
Data Dir
support dari keluarganya ia dapat-
­
ewi, SE
kan. Terutama sekali soal pengertian, : Ratna D ril 1975
m a m a la y a, 27 Ap
karena tidak bisa tidak, posisinya
­ Na : Tasik
l Lahir ta DPRD malaya
sebagai wakil rakyat pada momen- Tmp, Tg : Anggo a ten Tasik
n K a b u p
Jabata : DPRD sional
rja anat Na
Unit Ke : Pa r ta i A m
Partai : Kawin ran Jl.
erkanto
20 Bewara
Sukapura
Sta tu
Alamat
s
Kantor
: Kom p le k P
oneng S
ukaasih
Bojongkingaparna 04
Bypss S aju RT/RW 18/
a r
umah : Kp. T nggala
at R sa Ja aja
Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya menyimak Pamidangan
penyampaian empat Ranperda oleh Bupati Tasikmalaya
pada Paripurna DPRD, beberapa waktu lalu.

Bewara
Sukapura 21
Pamidangan Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya menyimak
penyampaian empat Ranperda oleh Bupati Tasikmalaya
pada Paripurna DPRD, beberapa waktu lalu.

22 Bewara
Sukapura
Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya menyimak Pamidangan
penyampaian empat Ranperda oleh Bupati Tasikmalaya
pada Paripurna DPRD, beberapa waktu lalu.

Bewara
Sukapura
Sukapura 23
IBER

Ade Sugianto:

“Kabupaten
Tasikmalaya
Belum Ramah
Anak”
Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten
Tasikmalaya menilai, bahwa Kabupaten Tasikmalaya masih jauh
dari kabupaten yang ramah anak. Salah satu indikatornya, antara
lain, terdapat sekitar 58 kasus kekerasan terhadap anak sepanjang
tahun 2018. Bagi KPAID, angka tersebut jelas terlalu tinggi.

24 Bewara
Sukapura
IBER

B
UPATI TASIKMALAYA, Ade Sebagaimana penyampaian Ade ­lebih
Sugianto, tidak memungkiri pe- lanjur, saat ini Kabupaten Tasikmala-
nilaian KPAID. Sebaliknya, ia ya memang belum mempunyai per­
siap merespon hal tersebut dengan aturan daerah (Perda) tentang per-
positif. Baginya, apa yang disam- lindungan anak. Mengingat realitas di
paikan oleh KPAID merupakan infor- lapangan menunjukkan bahwa tingkat
masi yang penting, sehingga pemer- kekerasan terhadap anak begitu tinggi,
intah dapat mencanangkan program pemerintah berniat untuk menunjuk-
yang lebih terarah. kan atensi yang serius. Yaitu dengan
cara mengajukan rancangan peratur-
an daerah (Ranperda) yang nantinya
“Memang ­perlindungan bakal jadi payung hukum yang jelas
terhadap anak dan bagi anak.
­perempuan harus
Tetapi Ade juga menyadari bahwa up-
­menjadi perhatian aya menghadirkan payung hukum ti-
­bersama. Hal paling dak cukup datang dari pemerintah. Ia
memerlukan komitmen dan good will
mendasar yang menjadi yang sama dari berbagai elemen juga,
itikad baik pemerintah untuk sama-sama menyikapi fenome-
saat ini ialah menghadir- na yang sedang berlangsung.

kan payung hukum yang Sebab, katanya, untuk melindungi


jelas dalam bentuk Perda anak tidak hanya berkaitan dengan
perlindungan anak dan kebijakan anggaran; tapi juga butuh
keterlibatan multisektor, mulai dari el-
perempuan,” ujar Ade emen penegak hukum, orang tua, dan
kepada wartawan pada lainnya. Meski demikian, harapan ter-
dekat Ade adalah supaya DPRD men-
19 Februari 2019. erbitkan Perda yang dapat memayun-
gi anak dan perempuan.

Bewara
Sukapura 25
IBER

“Perda yang diminta cepat disahkan ini sebagai


­upaya meminimalisir kasus-kasus sosial yang
­memang kerap terjadi. Dari hulu ke hilir tidak hanya
insidental, tapi satu keharusan secara kontinyu kita
lakukan sehingga Kabupaten Tasikmalaya ramah
anak.”

H. Ade Sugianto, SIP


Bupati Tasikmalaya

26 Bewara
Sukapura
IBER

Pemkab
Tasikmalaya
Diminta Bersiap
Sambut Tol
Cigatas
Padatnya arus di jalur Tasikmalaya-Bandung mendorong
­pemerintah untuk melakukan pembangunan tol. Hal ini akan
­diwujudkan lewat pembangunan tol Cileunyi-Garut-Tasik
­(Cigatas).

Bewara
Sukapura 27
IBER

M
ELIHAT rencana itu, Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah
(DPRD) Kabupaten Tasikma-
laya mendorong agar Pemerintah Ka-
bupaten (Pemkab) Tasikmalaya dapat
melakukan sejumlah persiapan dalam
menyambut kehadiran Cigatas.

Ketua Komisi III DPRD K ­ abupaten


­Tasik, Asep Dzulfikri, mengata­
kan Cigatas harus disambut dengan
­kesiapan infrastruktur dalam bebe­rapa
bidang. Terutama infrastruktur penun-
jang pariwisata. Sebab, menurutnya,
kehadiran jalan bebas hambatan ten-
tu juga akan berdampak pada sektor
pariwisata di T
­ asikmalaya.

Di lain pihak, atas terealisasinya


­Cigatas tersebut juga sangat diharap-
kan oleh Ade Sugianto selaku Bupati
Tasikmalaya. Sebab, tentu kehadiran
Cigatas akan banyak memberikan
dampak positif pada Kabupaten Tasik-
malaya, terutama pada aspek ekonomi.

Secara spesifik, Ade berharap ­kalau


exit tol ada di daerah Ciawi atau
­Kadipaten. Dengan demikian, wilayah
­dalam pemerintahannya dapat mem-
peroleh dampak secara langsung.

“Dorongan ini telah disampaikan oleh DPRD


­kepada Pemkab Tasikmalaya. Dorongannya ­spesifik
­menekankan agar Pemkab segera merancang
­masterplan prioritas pembangunan tempat wisata.”

Asep Dzulfikri
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tasik

28 Bewara
Sukapura
IBER

Disdukcapil
Kejar Target
Pencetakan
KTP-el
Warga negara Indonesia yang tidak memiliki KTP-el dapat
­dipastikan tidak bisa menyalurkan hak pilihnya dalam ­Pemilu,
17 April 2019. Karena itu, sebagai salah satu wujud persiapan
­hajatan demokrasi tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan
Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tasikmalaya terus mencetak kartu
­tanda penduduk elektronik (KTP-el), kartu keluarga (KK) dan akta
­kelahiran.

K
EPALA Disdukcapil ­Kabupaten “Setiap hari kita layani, berapa pun
Tasikmalaya, H Najmudin pemohonnya. Agar pencapaian per­
SIP., MSi., menegaskan kalau cepatan pembuatan KTP-el, KK dan
penceta­kan dokumen kependudukan akta kelahiran bisa selesai sampai 100
tersebut terus digenjot. Harapann- persen,” terang Najmudin, Rabu, 13
ya dapat segera diselesaikan sesuai Februari 2019.
­dengan target yang telah ditetapkan.

Bewara
Sukapura 29
IBER

Berkat kerja getol semua p­erangkat Di samping Najmudin, Wini selaku


Disdukcapil, lanjut Najmudin, saat ini Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan
pencetakan KTP-el sudah m ­ encapai Pendaftaran Penduduk Disdukca­
98% dari total warga yang wajib pil Kabupaten Tasikmalaya juga ikut
memiliki kartu tanda penduduk.
­ menambah informasi.
Sedang­kan pencetakan KK baru 87%.
Sementara pencetakan akta kelahiran
baru mencapai 85%. “Untuk mempercepat
pencetakan KTP-el ini kami
Selain percepatan, Disdukcapil juga memberikan pelayanan
menyiapkan surat keterangan (Suket)
sebagai syarat dalam menyalurkan bagi 2.000 orang per hari,
hak pilihnya pada hajat demokrasi ­sehingga pencetakannya
lima tahunan. Suket dikeluarkan apa-
bila pemilih belum memiliki KTP-el. bisa lebih cepat,” jelasnya.

“Untuk pencetakan KK, sebetulnya yang kita ­kerjakan


itu sudah melebihi target yang ditentukan oleh
­pemerintah pusat, yang menargetkan sebesar 82
­persen sampai Desember tahun kemarin. Pada inti­nya,
­percepatan penerbitan dokumen kependudukan ini bisa
berdampak terhadap persiapan jelang ­Pemilu 2019.”

H Najmudin SIP., MSi.


Kepala Disdukcapil ­Kabupaten Tasikmalaya

30 Bewara
Sukapura
IBER

Kabupaten
Tasikmalaya
Butuh
9.697.449
Lembar Surat
Suara
Menjelang Pemilu 2019, KPU Kabupaten Tasikmalaya belum
­menerima seluruh surat suara. Menurut Zamzam Zamaludin ­selaku
Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, saat ini pihaknya baru
­menerima sebanyak 433.949 surat suara. Sementara kebutuhan
sesuai daftar pemilih tetap (DPT) mencapai 9.697.449 lembar surat
suara.

Bewara
Sukapura 31
IBER

MENGINGAT gelaran Pemilu akan anggota legislatif (Caleg) DPRD kabu-


berlangsung tanggal 17 April 2019, paten daerah pemilihan satu dan dua”
Zamzam mengatakan kalau pihakn- ujar Zamzam, Rabu, 13 Februari 2019.
ya hanya memiliki waktu kurang dari
dua pekan untuk menerima kelengka- Zamzam juga menerangkan kalau
pan kekurangan tersebut. Kekurangan KPU RI sudah mempunyai batas akhir
itu sendiri mencapai 9.263.500 lembar mendistribusikan logistik Pemilu. Yai-
surat suara. tu jatuh pada tanggal 26 Februari 2019.
Setelah surat suara lengkap, selanjut-
“Yang kami sudah terima, yaitu yang nya KPUD Kabupaten Tasikmalaya
sebanyak 433.949 lembar surat suara; akan segera melaksanakan penyorti-
terdiri dari surat suara untuk calon ran dan pelipatan surat suara.

“Kabarnya kekurangan di kami akan dipenuhi


­berangsur. Kami juga tengah membahas ­teknisnya,
berapa orang yang bisa masuk ke gudang KPU
­untuk penyortiran. Kalau tidak minggu ini, minggu
depan mulai bisa dilakukan penyortiran.”

Zamzam Zamaludin
Ketua KPUD Kabupaten Tasikmalaya

32 Bewara
Sukapura
IBER

Disuguhi Kopi
Asli Tasikmalaya,
Pelajar Jepang
Bilang “Enak”
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Cipasung Kabupaten Tasikmala-
ya menerima kunjungan belajar empat pelajar asal Shizuoka Seiko
Gakuin. Momen ini dimanfaatkan oleh Apip Ipan Permadi, Owner
Cafe Bareto, untuk mengenalkan kopi asli Tasikmalaya ke warga
mancanegara.

S
AAT pelajar asal Jepang itu Di hadapan warga negara asing asal
berkunjung ke Taman Buah Naga Jepang itu, Apip juga mempraktikan
di Kelurahan Cipari, Kecamatan proses dan cara membuat minuman
Mangkubumi, Kota Tasikmalaya; kopi. Dengan barista andal, empat
Apip berkesempatan untuk menghi- pelajar Jepang dan guru pendamping
dangkan kopi. Ia membawa dua jenis mencicipi kopi yang disajikan dengan
kopi asli Kabupaten Tasikmalaya, yai- wadah dari tempurung kelapa.
tu yang dipetik dari Cigalontang dan
Cibalong.

Bewara
Sukapura 33
IBER

Orang Jepang sampai terkesima, kare- Apip sendiri, mulanya disuguhi


na untuk pertama kali mereka memi- kopi Cigalontang oleh petani. Saat ia
num kopi dengan wadah dari tempu- mencicipinya, ternyata rasa kopinya
rung kelapa, meski diakui kalau cara sama dengan kopi yang disuguhkan
meracik kopi sama saja seperti kafe di di kafe-kafe. Sebagai pemilik kafe, ia
Jepang. lantas mengolah kopi Cigalontang un-
tuk kemudian dijual di kafe miliknya.

“Kopi Cigalontang ini tumbuh di ping-


Adapun saat menjamu pelajar asal Je-
gir rumah warga. Kalau di kebun, bisa pang, Apip memberikannya secara cu-
juga ditanam sebagai pembatas tanah. ma-cuma. Keisuke, salah seorang pela-
Pada 2010 ada program dari Perhutani jar asal Jepang itu, berkomentar dalam
untuk memanfaatkan lahan Perhutani bahasa Indonesia. “Enak... Enak...”
dengan ditanami tanaman kopi. Lama katanya. Lebih lanjut, ia mengatakan
kelamaan ada petani yang membudi- kalau rasa kopi Cigalontang tidak jauh
dayakan kopi,” tutur Apip, Kamis, 14 berbeda dengan kopi yang sudah pop-
Februari 2019. uler di mancanegara.

34 Bewara
Sukapura
Bewara
Sukapura 35
36 Bewara
Sukapura
BEWARA
SUKAPURA