Anda di halaman 1dari 36

Bewara

Sukapura EDISI JANUARI


2019

Rapat Kerja Bersama


antara Komisi I, Asda I,
dan Bagian Organisasi

DPRD Siapkan
Dua Metode Pilih
Wabup

Mukarom

Wakil Rakyat
Berbekal Pengalaman
Kepala Desa Dua Periode Bewara
Sukapura 1
2 Bewara
Sukapura
Bewara
Sukapura

leh
Salam Be
wara
a p u r a b elum bo s
Suk teru
i , t e t a p i Bewara ura masih akan
ant ukap
h u n b o leh berg 9 ini, Bewara S
Ta 20 1
i. Tahun
­berhent bali. seputar
r b i t k e m k h u s u s
te si -apa
a n s egmenta yuguhkan apa
n g n aan
m a ja lah de p hendak me demi keterbuk
Sebagai han, kami teta itu pent
ing,
r i n t a S e b a b
peme
­ ik perlu
ka.
g p u b l
yan . aya
si publik rap, sup g
­informa sama b e r h a
yan
a r i k i t a sama- segala cita-cita
uka, m gejar
i t a h u n pemb kita dapat men
D i
ahun in
dalam t an.
ak
­didamb
a t , ja g a amanat.
mang
Tetap se

Diterbitkan oleh: Sekretariat DPRD Kabupaten Tasikmalaya; - Dasar:


Undang-­undang No. 40 Th 1999 tentang Pers; - Pelindung: Pimpinan DPRD
­Kabupaten Tasikmalaya; - Penanggungjawab: Sekretaris DPRD ­Kabupaten ­Tasikmalaya;
­- Redaktur: Kabag Humas dan Persidangan; Editor: Aye Rakhmat Hidayat; - Desain
­Grafis: Yana Suryana, SIP; - Fotografer: ­Rediana, Ucu Saeful Anwar.

Alamat: Sekretariat DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Jl. Bojongkoneng Sukaasih


By Pass Singaparna Tlp. (0265) 543004 Fax. (0265) 543006

Bewara
Sukapura 3
Daftar Isi
Jejer Carita
5 Rapat Kerja Bersama antara Komisi I, Asda I, dan Bagian
­Organisasi
9 DPRD Siapkan Dua Metode Pilih Wabup
12 Peserta Pemilu 2019 Serahkan LPDSK ke KPU

Pamidangan
21 Hearing Alun-alun Manonjaya, beberapa waktu lalu

Inohong
17 Mukarom; Wakil Rakyat Berbekal Pengalaman Kepala Desa
Dua Periode

Iber
14 Dioperasikan, Kereta Api Galunggung Bandung-Tasik Gratis
Sampai 25 Januari
25 SMK di Kabupaten Tasikmalaya Terkendala Laboratorium dan
Alat Praktikum
27 Wagub Jabar Peringati Satu Dekade PKH di Kab Tasikmalaya
29 Satyalancana Karya Satya untuk Kepala Kankemenag ­Kabupaten
Tasikmalaya
31 Forum Indonesia untuk Transparansi Minta Perketat
­Pengawasan APBD Kota/Kabupaten

4 Bewara
Sukapura
Jejer Carita

Rapat Kerja Bersama


antara Komisi I,
Asda I,
dan Bagian
Organisasi
Oktober tahun lalu (2018), Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto,
S.IP; mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan perubahan
Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK). Niat ini diutarakan Ade
­tidak lama selepas mengikuti rapat paripurna DPRD ­Kabupaten
Tasikmalaya tentang “Penyampaian Nota Keuangan tentang
RAPBD Kabupaten Tasikmalaya Tahun Anggaran 2019”.

A
DAPUN yang akan diubah Konon, Pemerintah Kabupaten (Pem-
oleh Bupati Ade berkenaan kab) Tasikmalaya akan melakukan
dengan SOTK yang dibentukan pengkajian serta pencermatan lebih
dan ditetapkan berdasarkan Peraturan komprehensif terhadap 25 perangkat
Daerah (Perda) tahun 2016. Ia akan daerah yang ditetapkan berdasarkan
mengubahnya supaya lebih sesuai Perda 2016. Tentu, prosesnya akan
kebutuhan. Caranya dengan menye- mengacu pada sasaran RPJMD revisi
laraskan RPJMD hasil revisi.Adapun yang lebih fokus, terarah dan terukur.
sasaarannya adalah kesesuaian alat
yang akan digunakan untuk mencapai “Intinya, pemerintah terlebih ­dahulu
target RPJMD. akan melakukan kajian-kajian dan

Bewara
Sukapura 5
Jejer Carita

“Pembahasan tentang SOTK oleh Komisi I dinilai


cukup penting, ­karena SOTK yang ada dinilai
­sudah tidak efektif lagi, sehingga perlu diubah.
­Pansus SOTK sendiri telah melakukan konsultasi ke
­Kemendagri terkait ­rancangan perampingan SOTK
­tersebut.” ujar Iing Farid Khozin ­selaku Sekretaris
DPRD, di ruang ­kerjanya.

6 Bewara
Sukapura
Jejer Carita

pertimbangan untuk menentukan Intinya, terang Arif, nota tersebut


bangunan SOTK yang dibutuhkan
­ menyatakan bahwa seiring dengan
dalam rangka melakukan loncatan revisi RPJMD, maka SOTK yang telah
­kemajuan yang efektif, efisien dan berjalan sejak 2016 lalu dinilai perlu
fokus; dalam upaya mewujudkan visi-­ diubah kembali. Adapun alasan per­
misi sesuai revisi RPJMD,” ujar Bupati ubahannya, antara lain untuk efisiensi
Ade waktu itu. anggaran belanja daerah.

Merespon hal tersebut, pada Senin 21


Januari 2019 Komisi I DPRD ­Kabupaten
“Jadi, tidak seperti saat
Tasikmalaya menggelar rapat ber- ini yang melebihi 70
sama dengan BKD, Asda I sekaligus persen dari APBD. Juga
Bagian Organisasi ­Pemda Kabupaten
­Tasikmalaya. Agenda ­rapat ­membahas untuk meningkatkan
tindak lanjut dari r­evisi SOTK, se- efektivitas dan optimal-
bagaimana yang ­disampaikan bupati.
isasi kinerja perangkat
Pansus SOTK, menurut Iing F ­arid daerah. Kita menilai bah-
Khozin, diketua oleh H. Aep wa perubahan SOTK ini
­Syaripudin, SH. MH. Konsultasi yang
dilakukan oleh Pansus ini kepada
memiliki urgensi yang
­Kemendagri berkait­an dengan seluruh tinggi untuk segera di-
peraturan perundang-­undangan; tuntaskan, karena SOTK
yang salah stunya terkait PP 18/2016
tentang perangkat daerah. Sebab yang ada sekarang ter-
menurut Aep, pihaknya tidak ingin lalu gemuk dan tidak
hanya meng­acu pada semangat dari
usulan perubahan SOTK yang digagas efisien. Bahkan dari sisi
oleh Bupati. Akan tetapi, juga ingin penilaian ki­nerja juga
berpedoman pada aturan yang ­benar.
Agar dalam per­ ubahan perangkat
tidak efektif,” ujar Arif.
daerah tidak sampai menimbulkan
permasalah­an di kemudian hari. Pada kenyataannya, Perda tentang
Pembentukan dan Susunan P ­ erangkat
Daerah atau SOTK telah disahkan
Di samping Iing, Ketua Komisi I
akhir Desember 2018. Bahkan telah
­
DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Arif
muncul kritik tajam dari salah satu
Rachman, SE. MM.; juga menjelas-
­anggota Fraksi Partai Persatuan Pem-
kan bahwa pembahasan SOTK itu
bangunan (PPP) DPRD Kabupaten
merupakan tindak lanjut dari usul­
Tasikmalaya, DR. H. Basuki Rahmat,
an eksekutif yang dituangkan dalam
M.Si. Kritik dilayangkan karena Perda
Nota Dinas Kepala Bagian Organisasi
yang seharusnya efektif per tanggal
No.061/237/org/2018. Nota tersebut
1 Januari 2019, ternyata tidak sesuai
tertangga 28 September 2018.
kenyataan.

Bewara
Sukapura
Sukapura 7
Jejer Carita

Di tengah-tengah rapat juga Asda I,


Ahmad Muchsin, menanggapi kritik
Basuki. Seperti dilansir koropak.co.id
tertanggal 22 Januari 2019, Muchsin
menjelaskan bahwa pemerintah
daerah memang masih menunggu
­
­hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat.

“Dalam hal ini harus dipahami juga


bahwa Perda SOTK itu baru akan ber-
laku setelah dievaluasi dan diundang-
kan. Nah, saat ini, Perda Perubahan
SOTK itu masih dalam tahap evaluasi
Gubernur Jawa Barat, jadi belum bisa
berlaku,” ujarnya.

“Hasil Raker Komisi I dengan pemerintah bahwa


pemberlakukan SOTK baru belum bisa dilaksanakan
sekarang….#hari2hoax.”
Demikian tulis DR. H. Basuki Raahmat, M.Si
di akun Facebook pribadinya, beberapa waktu lalu.

8 Bewara
Sukapura
Jejer Carita

DPRD Siapkan
Dua Metode
Pilih Wabup
Secara konstitusional, proses pemilihan Wakil Bupati (Wabup)
Tasikmalaya berada di tangan Dewan Perwakilan Rakyat ­Daerah
(DPRD). Dalam hal ini, DPRD Kabupaten Tasikmalaya ­sendiri
sudah menyiapkan dua metode pemilihan Wabup pada sisa
­periode ini. Metode yang dimaksud, pertama musyawarah mufakat
­keputusan bersama dan kedua voting di tengah-tengah anggota
dewan.

S
ECARA spesifik, teknis kedua Sementara teknis untuk metode yang
metode pemilihan Wabup di atas kedua, lanjut Ruhimat, ­anggota DPRD
diterangkan oleh H. Ruhimat, berwenang penuh untuk ­ memilih
Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya. yang terbaik. Dengan catatan, ­partai
Katanya, soal metode yang pertama pengusung yang terdiri dari ­ Partai
diwujudkan dengan cara m ­ usyawarah Demokrasi Indonesia Perjuangan
yang melibatkan anggota dewan, (PDIP), Partai Amanat Nasional
­bupati dan partai pengusung.
(PAN), dan Partai Keadial Sejahtera
(PKS) mengusulkan dua nama.
“Semua pihak yang ikut bermusya­
warah itu langsung saja memilih
satu nama sebelum rapat paripurna. “Dari dua calon Wabup itu, ­ nanti
­Sehingga, pada saat paripurna, DPRD dilihat, siapa yang lebih banyak
­
tinggal mengesahkan dan mengumum­ pemilih­nya di DPRD. Itulah yang
kan saja,” ujar Ruhimat. dinilai terbaik. Setelah itu, baru

Bewara
Sukapura 9
Jejer Carita

hasilnya ditetapkan melalui rapat


­paripurna,” ujarnya.

Untuk itu, metode manapun yang


nantinya akan digunakan, Ruhimat
sekadar menyarankan supaya par-
tai pengusung segera mengusulkan
dua nama calon Wabup untuk men-
dampingi Ade Sugianto pada sisa
periode ini.

Namun, sedemikian jauh Ruhimat


juga memberi catatan kalau sebaiknya
usulan dua nama tersebut harus ber-
dasarkan keputusan partai pengusung
dan Bupati Ade Sugianto. Di samping
supaya pilihannya jatuh pada sosok
terbaik, juga agar mampu bekerja ber-
iringan tanpa konflik kepentingan an-
tara bupati dengan wakilnya.

“Paling utama ini bupati harus ditanya, keinginan­


nya berpasangan dengan siapa? Sehingga, usulan­nya
benar-benar tepat dan bisa membawa Kabupaten
Tasikmalaya lebih baik.”

H. Ruhimat
Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya

10 Bewara
Sukapura
Jejer Carita

Dorongan terkait jabatan Wabup ­mesti segera diisi juga datang dari salah satu
mantan Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Tatang Farhanul Hakim, MPd. Selaiknya
Ruhimat, Tatang juga mengatakan bahwa partai pengusung harus secepatnya
membahas dan mengusulkan dua nama ke DPRD untuk dipilih salah satu di
antaranya menjadi Wabup.

“Ya, harus secepatnya, mumpung saat ini sisa


­periode masih 22 bulan lagi. Partai pengusung pun
harus menjalin komunikasi baik dengan DPRD yang
mempunyai kewenangan memilih jabatan orang
nomor dua di Kabupaten Tasikmalaya. Sehingga
nama-nama yang diusulkan partai pengusung bisa
diterima oleh DPRD dan mampu bekerja dengan
baik pada sisa periode ini.”

Dr. H. Tatang Farhanul Hakim, MPd.

Bewara
Sukapura 11
Jejer Carita

Peserta
Pemilu 2019
Serahkan
LPDSK
ke KPU
Dalam Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, ­antara
lain diatur, bahwa terdapat sejumlah batasan dana sumbangan
yang diterima oleh partai politik. Untuk tingkatan Pemilu DPR
dan DPRD, misalnya, terdapat dua sumber sumbangan dana;
yakni dari badan hukum usaha maksimal Rp 25 miliar dan dari
­perseorangan maksimal Rp 2,5 miliar.

S
EBAGAI wujud ketaatan ter­ Pemilihan Umum (KPU). Tujuannya
hadap konstitusi, partai politik untuk mengecek jumlah sumbangan
peserta Pemilu 2019 menyerah- yang diterima, apakah sesuai atau jus-
kan Laporan Penerimaan Dana Sum- tru melanggar aturan yang ditetapkan
bangan Kampanye (LPDSK) ke K ­ omisi Undang-Undang tentang Pemilu.

12 Bewara
Sukapura
Jejer Carita

Prosedur penyeralah LPDSK, menurut Sumbangan dana kampanye yang


Komisioner KPU Hasyim Ashari, mesti dilaporkan adalah yang b
­ erasal
­sudah diatur sesuai dengan ­regional dari luar pribadi Capres-Cawapres
masing-masing parpol. KPU Pusat dan masing-masing parpol. Semen-
hanya menerima penyerahan LPDSK tara untuk Pemilu 2019 tingkat DPD,
dari parpol tingkat nasional serta tim penyumbang dana dari badan hukum
kampanye Capres-Cawapres. usaha hanya diperbolehkan maksimal
Rp 1,5 miliar dan perseorangan sebe-
“Untuk peserta pemilu tingkat sar Rp 750 juta.
provinsi bisa menyerahkan ­
­ laporan
ke KPU Provinsi, sesuai dengan “Sumbangan dana juga tidak diper-
Dapil masing-masing. Pun dengan bolehkan bersumber dari pihak a­ sing.
peserta pemilu tingkat Kabupaten/
­ Misalnya dari komunitas apa gitu
Kota bisa menyerahkannya pada yang bukan warga negara Indonesia.
KPU ­Kabupaten/Kota setempat,” ujar
NGO dan ormas asing itu juga di­
Hasyim di kantor KPU RI, Jalan Imam
larang. Kemudian pemerintahan a­ sing
Bonjol, Jakarta Pusat, sebagaima-
dilarang, juga perusahaan asing,”
na dilansir tribunnews.com Rabu, 2
pungkas Hasyim.
­Januari 2019.

Bewara
Sukapura 13
IBER

Dioperasikan,

Kereta Api Galunggung

Bandung-Tasik
Gratis Sampai 25 Januari

PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan Kereta Api (KA)


­Galunggung yang dioperasionalkan untuk melayani rute ­perjalanan
Bandung-Tasikmalaya dan sebaliknya. Direktur Utama KAI,
Edi Sukmoro, memimpin langsung peluncurannya, di Stasiun
­Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (26/12/2018).

14 Bewara
Sukapura
IBER

L
aunching KA tersebut juga Hal lain yang perlu diperhatikan oleh
disaksikan oleh Fajar ­
­ Harry calon penumpang, kata Edi, yakni satu
­Sampurno, Deputy Bidang U ­ saha orang pengantre hanya dapat melaku-
Pertambangan, Industri ­Strategis dan kan transaksi pembelian maksimal
Media Kementerian BUMN, D ­ irektur empat buah tiket. Namun, tiket gratis
Jenderal ­Perkeretaapian ­Kementerian KA Galunggung tersebut tidak dapat
Perhubungan, Wakil Wali Kota diubah jadwal.
Bandung, Kadishub Kota Bandung,
­
Dandim Kota Bandung.
Sementara itu, untuk keberangkatan
tanggal 26 Januari 2019 dan seterus­
PT KAI pada peluncuran KA
nya, KAI menetapkan tarif sebesar Rp
Galunggung ini memberlakukan
­
35.000,- untuk jarak terjauh dan Rp
perjalanan gratis hingga 25 Januari
­
25.000,- untuk tarif parsial.
2019. Pada masa uji coba ini Train Set
KA Galunggung terdiri dari emam
unit kereta ekonomi dengan kapsitas
636 tempat duduk.
“KA Galunggung kami
luncurkan juga untuk
“Meskipun gratis, calon mendukung sarana an-
penumpang tetap ­harus gkutan Natal dan tahun
memiliki tiket yang bisa baru 2019 . Kami meng-
didapatkan di loket himbau kepda seluruh
­stasiun ­lintas, ­tujuh hari penumpang KA Galung-
sebelum ­keberangkatan,” gung untuk tetap mem-
ujar Edi seusai perhatikan ketertiban
­peluncuran. dan keamanan baik ke-
tika di stasiun maupun
di dalam KA. Semoga
Selain itu, kartu identitas yang ber- dengan hadirnya KA
laku juga wajib dibawa penumpang Galunggung, dapat men-
seperti KTP, SIM, atau Paspor. KAI
juga ­menetapkan kuota tempat duduk jadi salah satu alternatif
pada KA Galunggung adalah sebesar transportasi bagi mas-
100%.
yarakat Jawa Barat ,”
“Artinya, apabila kapasitas tempat
ujarnya.
duduk telah penuh, maka KAI akan
menutup layanan pembelian tiket KA Edi berharap dengan adanya KA
tersebut,” lanjut Edi. Galunggung dapat meningkatkan
­

Bewara
Sukapura 15
IBER

Suasana peluncuran KA Galunggung rute perjalanan Bandung-Tasikmalaya


di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung.

minat wisatawan untuk berkunjung


ke ­ kawasan wisata alam maupun
wisata kreatif dari Bandung dan juga “Nanti juga kita pikirkan
­Tasikmalaya.
kalau ada armada dari
“Prospek Tasikmalaya bagus, karena Bandug-Tasik-Banjar kita
Tasikmalaya nantinya ada usaha di siapkan juga, sehingga
sana, kemudian kerajinan ada di sana,
dan orang-orangnya pun menajdi saudara-saudara kita yang
­mudah untuk transportasi,” kata Edi. menuju Bandung dan
sebaliknya menjadi mu-
Kedepan, Edi akan melakukan e­ valuasi
dari pengoperasian KA Galunggung.
dah,” jelasnya.
Tidak menutup kemungkinan juga
memperpanjang rute perjalanan KA
Galunggung hingga ke Stasiun Banjar.

16 Bewara
Sukapura
Inohong

Mukarom

Wakil Rakyat
Berbekal Pengalaman
Kepala Desa
Dua Periode

Bewara
Sukapura 17
Inohong

Mukarom, politisi Partai Demokrasi Indonesia


Perjuangan (PDIP), pernah menjabat Kepala Desa
Karyamandala, Kecamatan Salopa, selama dua
­periode. Pada gilirannya kemudian, ia menerima
penugasan dari partai untuk mengisi kursi dewan,
di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
­Kabupaten Tasikmalaya.

P
ELANTIKAN Mukarom s­ ebagai kurun 2003-2014, bukan perjalan­
anggota dewan ­ berlangsung an yang pendek. Ia cukup kenyang
pada Jumat, 27 Januari 2016. dengan pengalaman. Itu juga yang
­
Pada saat itu, di internal PDIP, ia mendorongnya terjun lebih jauh ke
tercatat s­ebagai Ketua PAC ­
­ Salopa. dalam kancah perpolitikan.
Sementara
­ yang mengantarnya
ke ­ kursi dewan bukanlah sistim
­pemilihan langsung dalam perhelatan “Saya memberanikan
Pemilihan ­Legislatif (Pileg), melainkan diri terjun ke ­dunia
melalui jalur P
­ ergantian Antar Waktu
(PAW). ­Sebab ada salah satu ­anggota ­politik supaya bisa
Fraksi PDI Perjuangan yang wafat, ­memperjuangakan
yaitu Abdul Rahmat. langsung apa yang
Penunjukan Mukarom sebagai figur
diperlu­kan oleh
yang berhak menggantikan ­mendiang ­masyarakat. Saya sangat
Ade Abdurahmat juga bukan ­ tanpa prihatin melihat keadaan
alasan. Pasalnya, pada Pileg 2014 lalu,
Mukarom merupakan salah satu Calon masyarakat hanya diberi
Legislatif (Caleg) PDIP di ­ Daerah harapan tanpa ada
Pemilihan 4; yang meliputi daerah ­realisasi nyata,” papar
Jatiwaras, Salopa, Gunung Tanjung,
Manonjaya, Cineam, Karangjaya. Pada Mukarom.
waktu itu ia peraih suara terbanyak
kedua, setelah Ade Abdurahmat. Posisi anggota DPRD sendiri, bagi
Mukarom merupakan amanah yang
Mukarom memang menjadi a­nggota harus dijaga dan dilaksanakan dengan
dewan di tengah jalan—tidak sejak baik. Kepercayaan masyarakat jangan
awal periodesasi. Tetapi, menjadi disia-siakan, katanya, karena sebagai
“wakil rakyat” bukanlah pengalaman politisi PDIP dirinya selalu ber­usaha
baru baginya. Dua periode menjabat agar setiap yang dilakukan dapat
kepala desa di Karyamandala, ­dalam memberi manfaat bagi masyarakat.

18 Bewara
Sukapura
Inohong

“Saya yakin, ­dengan menjadi ­anggota ­dewan, ­setiap


­aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan ­secara
langsung. Saya bisa bersilaturahmi ­dengan seluruh
­komponen ­masyarakat dan ­pemerintah. Banyak
­pengalaman yang ­berharga, terutama yang berkaitan
dengan ­pentingnya berperan ­serta ­dalam ­kehidupan
berbangsa dan b­ ernegara.”

Mukarom
Anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Tasikmalayala

Bewara
Sukapura 19
Inohong

Ketetapan pribadi Mukarom tersebut, Sementara itu, untuk mengetahui dan


sedikit-banyak, juga berkat pengala- mengawal aspirasi masyarakat, selain
mannya menjabat kepala desa. Dulu, melaui kegiatan yang sudah dijadwal­
semasa masih aktif menjadi kepala kan dan diagendakan oleh DPRD
desa, ia mengaku bahwa dalam setiap ­Kabupaten Tasikmalaya, ­Mukarom
kegiatan di bidang sosial, masyarakat- selalu menyempatkan diri untuk
lah modal pengetahuan terkait setiap berkunjung langsung ke tengah-­
sosial. Sehingga ia lalukan berbagai tengah masyarakat. Ia berusaha men-
cara, serta dedikasikan hidupnya dengarkan setiap hal yang menjadi
­untuk kepentingan masyarakat. keluhan, supaya tidak salah sasaran.
Sebab ­ masih saja ada yang tidak
­sinkron antara kebijakan pemerintah
“Ketika masyarakat dengan kebutuhan masyarakat.
­merasakan ­manfaat
dari setiap yang saya “Dengan begitu, saya bisa menge-
tahui langsung setiap yang ­ menjadi
­perjuangkan, itu sudah ­permasalahan ­masyarakat di ­setiap
cukup u ­ ntuk menjadi daerah pemilihan. T ­ ermasuk d ­ aerah
yang k ­urang mendapat ­ perhatian.
modal ­motivasi bagi saya Karena itu, dengan terju langsung ke
agar selalu mengabdikan ­masyarakat, adalah cara yang ­efektif
diri demi kemaslahat­an ­dalam menyerap aspirasi m
­ asyarakat,”
­pungkasnya.
­masyarakat. ­Tingkatkan
integritas dan kuatkan
niat ­serta p ­ ondasi, bahwa
jabat­an adalah ­jembatan
untuk i­ badah. Jangan
­pernah gunakan jabatan
untuk mencari nafkah
dan memperkaya diri
­sendiri atau golong­an. Jika
kekayaan ­menjadi ­tujuan
­utama, jadilah ­peng­usaha
­sejati. Maka carilah
kemuliaan ­dengan cara
memperjuangkan ­aspirasi
­masyarakat,” ­tuturnya.

20 Bewara
Sukapura
Pamidangan
Hearing Alun-alun Manonjaya, beberapa waktu lalu.

Bewara
Sukapura
Sukapura 21
Pamidangan
Hearing Alun-alun Manonjaya, beberapa waktu lalu.

22 Bewara
Sukapura
Pamidangan
Hearing Alun-alun Manonjaya, beberapa waktu lalu.

Bewara
Bewara
Sukapura
Sukapura 23
IBER
Hearing Alun-alun Manonjaya, beberapa waktu lalu.

24 Bewara
24 Bewara
Sukapura
Sukapura
IBER

SMK di Kabupaten
Tasikmalaya
Terkendala
Laboratorium
dan Alat Praktikum
Aggota Komisi V DPRD Jawa Barat kunjungan kerja ke Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) Plus di Suryalaya, Kabupaten Tasik-
malaya. Menurut penilaian Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat,
perkembangan SMK di kabupaten Tasikmalaya cukup baik. K. H.
Habib Syarief Muhamad, Salah satu anggota Komisi V yang ikut
melakukan kunjungan kerja, menuturkan bahwa pihaknya men-
catat banyak masukan.

Bewara
Sukapura 25
IBER

M
enurut Habib, secara umum dapat mendukung program ­ Sekolah
perkembangan SMK di Jabar Juara (Sejajar) yang diluncurkan
­Kabupaten Tasikmakaya Dinas Pendidikan Jawa Barat.
cukup baik, namun masih ada kendala
dalam hal laboratorium, gedung, alat Habib Syarif lebih jauh ­ mendukung
praktikum dan lain sebagainya. program Teaching Factory, yang
­menjembatani sekolah dengan ­dunia
“Ini tantangan dan tanggung jawab industri atau usaha, yang ­ memiliki
dewan ke depan, untuk mendukung ­kesamaan bidang ­keterampilan.
dari sektor anggaran. Kami yakin Melalui program tersebut, SMK
tidak semuanya dapat ­
­ terealisasi mendidik
­ siswa agar mampu
dengan maksimal. Tetapi, paling
­ memproduksi barang ataupun jasa
­
tidak, ada yang menjadi prioritas
­ layaknya perusahaan.
­dalam pengembang­an setiap SMK di
daerah,” ujar Habib Syarief. “Teaching factory ini menjadi salah satu
syarat yang cukup menentukan. Kami
SMK yang ada di daerah, lanjut Habib akan terus mengawal, sampai sejauh
Syarief, cukup mandiri. Mereka b
­ anyak mana anggaran untuk bidang pendi-
melakukan inovasi. Bahkan ia yakin dikan bisa diserap oleh beberapa SMK,
kalau sekolah yang dikunjungi­ nya khususnya di daerah,” tegasnya.

26 Bewara
Sukapura
IBER

Wagub Jabar
Peringati
Satu Dekade
PKH di Kab.
Tasikmalaya

Program Keluarga Harapan (PKH) sudah


­berlangsung di Kabupaten Tasikmalaya selama satu
dekade. Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat, Uu
Ruzhanul Ulum, yang sebelumnya menjabat Bupati
Tasikmalaya, menghadiri sekaligus membuka ­acara
Peringatan Satu Dekade PKH, yang berlangsung di
Gedung Islamic Center Bojongkoneng, Kamis, 20
­Desember 2018.

Bewara
Sukapura 27
IBER

W
AGUB Jabar, pada kesempa- “Saya akan memberikan kunci ke­
tannya menyampaikan sam- bahagiaan dalam keluarga, ini adalah
butan, menekankan ­ bahwa sesuai pengalaman. Kunci kebahagia­
keluarga adalah miniatur sebuah an dalam rumah tangga adalah s­ aling
­negara. Untuk itu keluarga sangat ber- menghargai, saling mengerti, dan
peran penting dalam mendidik anak ­saling menghormati,” lanjutnya.
dan mencetak generasi muda.
Di samping Wagub Jabar, acara
“Mari kita ciptakan kondisi ketenang­ per­ ingatan satu dekade PKH juga
an dalam keluarga, maka semua urus­ dihariri oleh (antara lain) Wakil
­
an pekerjaan, pendidikan anak, gene­ ­Ketua DPRD ­Kabupaten ­Tasikmalaya
rasi muda, dan negara yang baik, Erry ­ Purwanto; Kordinator Wilayah
didasari oleh keluarga yang tenang Jawa Barat V Zamzam Timur ­Alfian;
dan sejahtera,” tutur Uu. Kepala Dinas Kependudukan dan
­
Pencatatan Sipil Najmudin, S.IP.,
Selain itu, Uu juga berpesan kepada M.Si; ­ Kepala ­ Dinas Lingkungan
petugas PKH. Katanya, petugas PKH Hidup Drs. B ­ambang Alamsyah,
tidak cukup hanya memberi penge- MM; ­ Kepala ­Dinas Pemberdayaan
tahuan dalam urusan keuangan dan ­Masyarakat Desa, Perlindungan Anak
urusan ekonomi. Lebih jauh, petugas dan ­Keluarga Berencana Drs. Endang
PKH juga diharapkan dapat mem- Zaenal Alfian; Forum ­Komunikasi
beri ilmu tentang manajemen rumah Pimpinan Daerah; para penggerak
tangga yang baik. Dengan demikian, PKH Kabupaten ­ Tasikmalaya; dan
­rumah tangga yang sakinah-mawad­ para Keluarga Penerima Manfaat
dah-warohmah dapat terciptanya. (KPM) PKH.

28 Bewara
Sukapura
IBER

Satyalancana
Karya Satya
untuk Kepala
Kankemenag
Kabupaten
Tasikmalaya

Setiap setahun sekali, di Kantor Kementerian ­Agama


Kabupaten Tasikmalaya dilaksanakan ­Upacara
Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian ­Agama
­tingkat Kabupaten Tasikmalaya. Tradisi ini ­berlaku
di seluruh Indonesia. Mulai dari ­Kementerian
­Agama RI, tingkat Provinsi hingga tingkat Kota/­
Kabupaten.

Bewara
Sukapura 29
IBER

T
AHUN ini, upacara yang dilak- Sejumlah penghargaan ­ Satyalancana
sanakan pada pada tanggal 3 Karya Satya juga diberikan
Januari 2019 adalah HAB yang masing-masing
­ kepada Kepala
ke-73. Bagi Kepala Kantor Kementeri- Seksi PAI dan Kepala Seksi Bimas
­
an Kabupaten Tasikmalaya , H. Usep Islam Kantor Kementerian Agama
­
Saepudin Muhtar, HAB kali ini terasa ­Kabupaten Tasikmalaya; Kepala MAN
lebih istimewa. Pasalnya, ia menerima 1 dan MAN 2 Tasikmalaya; Kepala
anugerah Satyalancana Karya Satya MTsN 7 Tasikmalaya; K ­ epala MIN 4
dari Presiden Republik Indonesia. ­Tasikmalaya; Kepala KUA; Staf ­Kantor
Kementerian Agama Kabupaten
­
Bagi Usep, penghargaan yang diteri- ­Tasikmalaya; ­Pengawas Madrasah
manya merupakan suatu pendorong dan PAI; Staf KUA; Guru di ­Madrasah
untuk bekerja lebih baik lagi. Intinya Negeri dan Swasta; serta Staf Tata
sesuai dengan 5 Budaya Kerja Kemen- ­Usaha ­Madrasah Negeri.
terian Agama: Integritas, Profesionali-
tas, Inovasi, Tanggungjawab dan Kete- Penghargaan Satyalancana Karya
ladanan. ­Satya tersebut diserahkan oleh K
­ etua
DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H.
Ruhimat, yang pada kesempatan
“Saya berharap, tersebut bertindak sebagai Inspektur
­dengan ­diberikannya Upacara HAB.
­penghargaan
­Satyalancana ­Karya
Satya ini bisa ­menjadi “Penghargaan ini
­pendorong bagi para ­merupakan anugrah
pegawai yang lain dan prestasi yang ­harus
­untuk ­lebih ­serius dalam ­disyukuri. Namun ­perlu
­bekerja demi ­kemajuan diingat juga ­bahwa
­Kementerian Agama, ­dengan diterimanya
­khususnya ­Kementerian penghargaan ini berarti
Agama ­Kabupaten kita siap untuk ­bekerja
­Tasikmalaya,” lebih baik,” amanat
­ungkapnya. Ruhimat.

30 Bewara
Sukapura
IBER

Forum
Indonesia untuk
Transparansi
Anggaran
Minta Perketat
Pengawasan APBD
Kota/Kabupaten
Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) ­melakukan
­evaluasi terhadap APBD Kabupaten/Kota tahun anggaran 2018.
Hasil ­evaluasi Fitra yang diselenggarakan di Sukabumi pada
­Minggu 13 Januari 2018 lalu menyatakan, bahwa dari proses
­penyusunannya masih bersifat elitis. Secara dokumen juga masih
dianggap aurat, sehingga ditutup rapat.

Bewara
Sukapura 31
IBER

A
TAS temuan tersebut, D ­ ewan Nandang pun menyampaikan
Nasional Fitra, Nandang sisi konten APBD 2018 se-Kota/­
Suherman, menilai bahwa Kabupaten di Jawa Barat yang dari sisi
pendapatan daerah masih t­ergantung
­sedikit sekali partisipasi publik dalam
kepada dana perimbangan pusat
proses penyusunan APBD. Sementara dengan rata-rata 59,6%. Sementara
­
yang dibuka hanya bagian kulit saja, yang disumbang dari pendapatan asli
seperti ringkasan APBD. daerah (PAD) masih di bawah 45%;
kecuali Kota Bandung yang PAD-nya
Untuk itu, Nandang meminta agar mencapai 50,9%.
pengawasan terhadap APBD Kota/­
Kabupaten di Jawa Barat lebih diper- Organisasi perangkat daerah (OPD)
yang paling besar mengalokasikan
ketat lagi. Dalam hal ini, pihak yang
anggaran perjalanan dinas, ungkap
dimintai oleh Nandang adalah R­ idwan Nandang, yaitu Sekretariat DPRD
Kamil selaku G­ ubernur Jawa Barat. (Setwan). Anggaran perjalanan dinas
tersebut hampir seluruhnya untuk
membiayai perjalan luar kota anggota
“Gubernur diberi DPRD dengan beragam kegiatan; dari
­wewenang melakukan mulai peningkatan kapasitas unsur
review APBD semua pimpinan dan anggota, pembahasan
peraturan daerah yg didalamnya ada
Pemkab dan ­Pemkot kegiatan studi banding ke luar daerah.
se-Jabar ­sebelum
­penetapan APBD oleh Di samping itu, Fitra juga m ­ emotret
biaya
­ perjalanan dinas dalam
DPRD Kabupaten dan kurun
­ tiga tahun (2016–2018).
Kota. ­Sehingga, ini Di semua K ­abupaten/Kota se-­
Jawa Barat n ­eracanya menunjuk-
akan menjadi ­masukan kan tren ­ peningkatan. Selama tiga
bagi G ­ ubernur untuk tahun ­
­ terakhir, semua pemerin-
­menetapkan ­kebijakan tah ­ Kabupaten/Kota di Jawa Barat
menghabiskan Rp 1,5 sampai Rp 2
­
­bantuan ­keuang­an ­triliun per tahun.
Pemprov Jabar ke
­Kabupaten/Kota ­dengan
membuat ­instrumen
jelas dan ­terukur,”
ujar ­Nandang di
­Tasikmalaya, Selasa, 15
­Januari 2019.

32 Bewara
Sukapura
IBER

“Tertinggi perjalanan dinasnya ­adalah DPRD Kota


Bandung, mencapai ­sekitar Rp 46,3 miliar. K ­ emudian
disusul oleh Kota Bogor, mencapai sekitar Rp 41,5
miliar. Lalu Kota Bekasi, men­capai sekitar Rp 35
­miliar. ­Cimahi mencapai sekitar Rp 33,4 miliar. Yang
terkecil ­adalah DPRD Banjar, sekitar Rp 5,4 miliar;
Ciamis Rp 5,2 miliar; S
­ ukabumi Rp 4,8 miliar; dan
­Pangandaran Rp 3,3 m ­ iliar,” ­papar Nandang, .

Nandang Suherman
Dewan Nasional Fitra

Bewara
Sukapura 33
IBER

Rincian Konten APBD 2018 se-Jabar:

=> Penyumbang PAD Terbesar: => Belanja Pegawai Terendah:


Kota Bandung 50,9% Depok 30,7%
Kota Bekasi 45,1% Kabupaten Bogor 30,1%.
Kabupaten Bekasi 39,2%.

=> Penyumbang PAD Terkecil: => Belanja Langsung Tertinggi:


Kabupaten Tasikmalaya 8,9% Kota Sukabumi 60,2%
Ciamis 9,8% Kota Cimahi 58,8%
Pangandaran 13,2%. Kota Bekasi 57,9%

=> Belanja Pegawai Terbesar: => Belanja Langsung Terendah:


Sumedang 52%; Ciamis 25,6%;
Ciamis 50,9%; Kuningan 30,6%;
Kuningan 50,2%. Sumedang 30,8%.

Rincian Penggunaan Anggaran Perjalanan Dinas Kota/Kabupaten di


Jawa Barat:

Anggaran Perjalanan Dinas Terbesar:


Pemkab Bogor Rp 143.732.117.001;
Pemkab Bandung Rp 120.514.564.640;
Pemkot Bogor Rp 101.818.628.

Anggaran Perjalanan Dinas Terendah:


Pemkab Pangandaran Rp 17.812.617.206;
Pemkot Cirebon Rp 18.051.146.995;
Pemkot Banjar Rp 21.262.514.681;
Pemkab Majalengka Rp 21.429.400.834.

Anggaran Perjalanan Dinas Menengah:


Pemkab Indramayu Rp 52.776.725.125;
Pemkab Karawang Rp 52.854.471.275;
Pemkot Bekasi Rp 61.841.779.550.

34 Bewara
Sukapura
Bewara
Sukapura 35
36 Bewara
Sukapura
BEWARA
SUKAPURA