Anda di halaman 1dari 4

NEBULIZER

No Dokumen : SOP
No Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit : 11 Juli 2016
Halaman : 1/5
UPT. PUSKESMAS dr. ENJI SEPPRALIANA
PAKU ALAM NIP 19800920 201001 2
010

1. Pengertian Pemberian obat secara langsung ke dalam saluran nafas melalui


penghisapan.
2. Tujuan 1. Merelaksasi jalan nafas.
2. Mengencerkan dan mempermudah mobilisasi sekret.
3. Menurunkan edema mukosa.
4. Pemberian obat secara langsung pada saluran pernafasan untuk
pengobatan penyakit, seperti : bronkospasme akut, produksi sekret
yang berlebihan, dan batuk yang disertai dengan sesak nafas.

3. Kebijakan 1. Dibawah tanggung jawab dan pengawasan dokter


2. Peralatan nebulizer standar
4. Referensi Website staff UI, Terapi Inhalasi Asma Bronkial,
http://staff.ui.ac.id/system/files/users/afifah/material/terapiinhalasiasma
bronkial.pdf,. Diakses tanggal 10 Juli 2016
5. Alat & Bahan Alat:
1. Nebulizer set 1
2. Stetoskop
3. Tissue
4. O2
5. Masker

Bahan :
1. Obat Bronkodilator
2. NaCl
6. Prosedur 1. Lakukan pemeriksaan pada pasien untuk memastikan sesuai
intikasi untuk di lakukan nebulizer.
2. Pasien/ keluarga diberikan penjelasan tentang prosedur yang akan
di lakukan ( inform consent )
3. Mencuci tangan
4. Membawa alat kedekat pasien
5. Mengatur posisi pasien dengan posisi tegak 40-90 derajat, agar
ventilasi dan pergerakan diafragma maksimal.
6. Memasukkan obat kedalam wadahnya dan tambahkan NaCl 1-1,5
ml
7. Menghubungkan nebulizer dengan masker
8. Menghubungkan nebulizer dengan listrik
9. Menyalakan mesin nebulizer (tekan tombol on), sesuaikan flow rate
sampai kabut yang keluar sedikit tipis, jika terlalu kuat arusnya obat
akan terbuang sia-sia
10. Menghubungkan alat ke hidung dan mulut hingga tertutup
11. Pandu pasien untuk mengikuti teknik bernafas yang benar
12. Lanjutkan pengobatan sampai kabut tidak produksi lagi
13. Setelah selesai, cek kembali keadaan umum pasien, tanda-tanda
vital, dan auskultasi pasien.
14. Jika perlu pemberian ulang, selang 10-15 menit.
7. Bagan Alur
Lakukan pemeriksaan pada pasien untuk memastikan sesuai
intikasi untuk di lakukan nebulizer

Inform Consent

Mencuci Tangan
Membawa alat kedekat pasien

Mengatur posisi pasien

Memasukkan obat kedalam wadahnya


dan tambahkan NaCl 1-1,5 ml

Menghubungkan nebulizer dengan masker

Menghubungkan nebulizer dengan listrik

Menyalakan mesin nebulizer (tekan tombol on), sesuaikan flow rate


sampai kabut yang keluar tipis, jika terlalu kiat arusnyaobat akan
terbuang sia-sia

Menghubungkan alat ke hidung dan mulut hingga


tertutup

Pandu pasien mengikuti teknik bernafas yang


benar

Lanjutkan pengobatan sampai kabut tidak produksi


lagi

Setelah selesai, cek kembali keadaan umum pasien,


tanda-tanda vital, dan auskultasi pasien.

Jika perlu pemberian ulang, selang 10-15 menit

8. Hal-hal yang A. Tetap mendampingi klien selama prosedur (tidak meninggalkan


perlu klien).
diperhatikan B. Observasi adanya reaksi klien apabila terjadi efek samping obat.
C. Tempatkan alat nebulizer pada posisi yang aman (jangan sampai
jatuh).
9. Unit terkait 1. UGD
10. Dokumen 1. Rekam Medis Pasien
terkait 2. Catatan Evaluasi Keperawatan

11. Rekaman NO Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai


historis diberlakukan
perubahan
11 Juli 2016