Anda di halaman 1dari 2

PENANGANAN KOMPLIKASI DIALISIS DENGAN HIPOTENSI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


SPO/RSIJCP/HD/010 A 1/2

Tanggal Terbit : Ditetapkan,


Direktur Utama
SPO 1 Oktober 2015

Dr. Prastowo Sidi Pramono, Sp.A.


Pengertian Suatu keadaan dimana tekanan darah lebih rendah dari 90/60
mmHg atau tekanan darah cukup rendah sehingga menyebabkan
gejala – gejala, seperti : pusing dan pingsan.
Tujuan 1. Masalah hipotensi dapat diatasi
2. klien dialisis aman dan nyaman

Kebijakan 1. Pelayanan Hemodialisis harus selalu berorientasi kepada mutu


dan keselamatan pasien. ).(Keputusan Direktur Utama Rumah
Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih No.149/Kep/XVI/9/2015
tanggal 10 September 2015 Tentang Pelayanan Hemodialisis,
Poin 5)
2. Untuk mengatasi keadaan gawat darurat wajib disediakan
obat dan peralatan sesuai dengan standar yang telah
ditetapkan .(Keputusan Direktur Utama Rumah Sakit Islam
Jakarta Cempaka Putih No.149/Kep/XVI/9/2015 tanggal 10
September 2015 Tentang Pelayanan Hemodialisis, Poin 17)
3. Setiap petugas harus bekerja sesuai dengan standar profesi,
standar prosedur operasional yang berlaku, etika profesi, dan
menghormati hak pasien).(Keputusan Direktur Utama Rumah
Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih No.149/Kep/XVI/9/2015
tanggal 10 September 2015 Tentang Pelayanan Hemodialisis,
Poin 8)
Prosedur Penanganan :
1. Posisi tidur kepala lebih rendah daripada kaki atau horizontal
atau rata (tanpa bantal).
2. Kecepatan aliran darah dan Ultra Filtrasi Rate (UFR) diturunkan.
3. Berikan NaCl 0,9 % (100 ml atau lebih sesuai kebutuhan).
4. Beri Oksigen 3 – 5 liter.
5. Observasi tanda-tanda vital, terutama tekanan darah.
6. Kalau perlu dialisis sementara di istirahatkan dengan cara :
a. Darah klien di kembalikan ke tubuh, sambil menunggu
keadaan umum klien membaik, selang darah di isi dengan
NaCl 0,9% dan di sirkulasikan.
b. Heparin tetap di jalankan agar tidak ada sisa bekuan darah
dalam selang.

FORM/RSIJCP/DOKMMR/2015/001 REV. A
PENANGANAN KOMPLIKASI DIALISIS DENGAN HIPOTENSI
No. Dokumen No. Revisi Halaman
SPO/RSIJCP/HD/010 A 2/2

c. Penyebab dicari.
7. Jika tekanan darah sudah naik ( kembali normal ) dialisis dapat
di mulai kembali.
8. Catat semua tindakan yang telah dilakukan dalam catatan
keperawatan hemodialisis
9. Anjurkan klien untuk membatasi kenaikan berat badan
Unit Terkait 1. Bagian farmasi

FORM/RSIJCP/DOKMMR/2015/001 REV. A