Anda di halaman 1dari 4

INDIKATOR MUTU

RUANG HCU

1. KEJADIAN DEKUBITUS
Judul Indikator : Kejadian Dekubitus
Definisi Operasional : Kejadian Dekubitus adalah Kejadian penderita yang
menderita luka pada kulit atau jaringan di bawahnya
(kemerahan,melepuh, lecet) yang terjadi di RS karena
tekanan yang terus menerus akibat tirah baring lama yang
terjadi setelah 2x 24 jam
Bagian/Unit : Ruang Syafa
Person In Charge : Koordinator R.Syafa
Kebijakan Mutu : Utamakan keselamatan pasien dalam setiap pelayanan
Rasionalisasi : Terjadinya Dekubitus menunjukkan kualitas pelayanan
perawatan yang tidak sesuai prosedur
Formula Kalkulasi : Angka riil kejadian
Numerator : -
Denominator : -
Kriteria inklusi : Semua pasien yang terjadi dekubitus setelah dirawat 2x 24
jam
Kriteria Eksklusi : Pasien yang telah terjadi Dekubitus sebelum dirawat/masuk
RS
Metodologi Pengumpulan : Concurrent
data
Tipe Pengukuran :  Struktur
 Proses
 Out come
Sumber Data : Catatan Indikator Mutu
Waktu Pelaporan : Setiap tanggal 5 bulan berikutnya
Frekuensi Pelaporan : Bulanan
Target Kinerja : 0
Jumlah Sampel : Semua pasien yang dirawat di ruang SYAFA
Area Monitoring : Ruang SYAFA
Rencana Komunikasi ke : Rapat Gustu.
staf
Referensi : Standard Pelayanan Minimal rumah sakit

2. KEJADIAN PASIEN JATUH


Judul Indikator : Kejadian Pasien Jatuh
Definisi Operasional : Kejadian pasien jatuh adalah kejadian pasien jatuh selama di
rawat inap baik akibat jatuh dari tempat tidur, kamar mandi,
dll (di lingkungan rumah sakit selama perawatan baik yang
berakibat cedera maupun yang tidak cedera)
Bagian/Unit : Ruang Syafa
Person In Charge : Koordinator R.Syafa
Kebijakan Mutu : Utamakan keselamatan pasien dalam setiap pelayanan.
Rasionalisasi : dampak dari insiden jatuh yang dialami pasien secara fisik
adalah cidera ringan, sampai dengan kematian, secara
financial memperpanjang waktu rawat dan tambahan biaya
pemeriksaan penunjang (CT Scan kepala, rontgen, dll) yang
seharusnya tidak perlu dilakukan, dan dari segi hukum
berisiko untuk timbulnya tuntutan hukum bagi rumah sakit.
Formula Kalkulasi : Angka riil kejadian
Numerator : -
Denominator : -
Kriteria inklusi : Semua kejadian pasien jatuh
Kriteria Eksklusi : -
Metodologi Pengumpulan : Concurrent
data
Tipe Pengukuran :  Struktur
 Proses
 Out come
Sumber Data : Laporan kejadian /insiden ruang SYAFA
Waktu Pelaporan : Setiap tanggal 5 bulan berikutnya
Frekuensi Pelaporan : Bulanan
Target Kinerja : 0
Jumlah Sampel : Semua pasien yang dirawat di ruang Syafa
Area Monitoring : Ruang Syafa
Rencana Komunikasi ke : Rapat Gustu
staf
Referensi : Standard Pelayanan Minimal rumah sakit
3. KEJADIAN KESALAHAN PEMBERIAN OBAT

Judul Indikator : Kejadian Kesalahan Pemberian Obat


Definisi Operasional : Kejadian kesalahan pemberian obat adalah kejadian kesalahan
pemberian obat yang tidak sesuai dengan prinsip 6( enam)
benar yaitu;
a. Benar pasien
b. Benar obat
c. Benar dosis obat
d. Benar waktu pemberian obat
e. Benar cara/rute pemberian obat
f. Benar pendokumentasian
Bagian/Unit : Ruang SYAFA
Person In Charge : Koordinator R.Syafa
Kebijakan Mutu : Utamakan keselamatan pasien dalam setiap pelayanan
Rasionalisasi : 1. Kejadian kesalahan pemberian obat bisa mengakibatkan
KTD,Sentinel,yang mengakibatkan kerugianpasien dan
bisa berdampak pada tuntutan hukum
2. Obat sering menyebabkan terjadi kesalahan/kesalahan
serius (sentinel event), obat yang berisiko tinggi
menyebabkan dampak yang tidak diinginkan (adverse
outcome)
Formula Kalkulasi : Angka riil kejadian tiap bulan
Numerator : -
Denominator : -
Kriteria inklusi : Semua kejadian kesalahan pemberian obat: Salah pasien,
Salah obat, Salah dosis obat, Salah waktu pemberian obat,
Salah cara/rute pemberian obat, Salah pendokumentasian )
Kriteria Eksklusi : Obat yang dibawa sendiri
Metodologi Pengumpulan : Concurrent
data
Tipe Pengukuran : □ Struktur
 Proses
 Out come
Sumber Data : Laporan kejadian/insiden ruang SYAFA
Waktu Pelaporan : Setiap tanggal 5 bulan berikutnya
Frekuensi Pelaporan : Bulanan
Target Kinerja : 0
Jumlah Sampel : Semua kejadian kesalahan pemberian obat pada pasien dalam
bulan tersebut
Area Monitoring : Ruang SYAFA
Rencana Komunikasi ke : Rapat Gustu
staf
Referensi : Standard Pelayanan Minimal rumah sakit