Anda di halaman 1dari 5

RADIOLOGI LANJUT II

DENTAL X-RAY

OLEH
KELOMPOK 1

ALIFAH NURSARI S P3D316025


RAHMAYANA P3D316074
MUH.ALI ISRAN DAY P3D316014
WAHYUDIN P3D316034
ZULIANI P3D316084
MEGA ANGGRAINI P3D316045
INTAN PERMATA SARI P3D316058

D3 TEKNIK ELEKTRO KONSENTRASI ELEKTRO MEDIS


PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI
UNIVERSITAS HALI OLEO
KENDARI
2018
DENTAL X RAY

1. Fungsi Dental X- ray


Dental x- ray adalah alat yang digunakan untuk mendapatkan
gambar dari gigi, tulang, dan jaringan lunak disekitarnya untuk membantu
menemukan masalah pada gigi, mulut, dan rahang.

2. Komponen

1. Chair berfungsi untuk tempat duduk pasien


2. Kontrol panel berfungsi untuk mengatur parameter pesawat. Pada central
controller terdapat ekspose switch (berfungsi sebagai penyalur informasi),
lampu ready (berfungsi sebagai penerangan pada saat melakukan
pemeriksaan dental x- ray), pengatur waktu (berfungsi untuk mengatur
waktu yang diinginkan), dan beberapa panel indicator (berfungsi sebagai
isyarat untuk menunjukan kondisi alat masih bekerja) .
3. Extension Arm berfungsi sebagai tiang penyangga dan penghubung antara
kontrol panel dengan tube head. Bagian ini dapat berputar dan bergerak
vertikal melalui kuk yang dapat berputar 360° secara horizontal dimana ia
terhubung.
4. Tube Haed berfungsi sebagai tempat dari tabung Sinar – X yang
digunakan untuk menghasilkan sinar – X . Tabung sinar – X yang
digunakan adalah tabung biasa.
5. Silinder Conus berfungsi untuk meluruskan tube head ke pasien dan film,
silinder conus dilapisi dengan timbal untuk mencegah menyebarnya
radiasi, ada 2 macam conus pada pesawat dental conus tipe silinder ujung
terbuka dan silinder ujung tertutup.
6. LCD display berfungsi untuk menampilkan hasil pembacaan pemeriksaan
dalam bentuk gambar.

3. Prinsip Kerja

Pertama, pasien diposisikan duduk dikursi pemeriksaan dengan kepala


menghadap tabung sinar X, kepala pasien diatur sedikit fleksi sehingga garis
khayal yang ditarik dari achantion ke MAE sejajar dengan lantai, film dental
dimasukkan ke dalam mulut dengan sisi non timbal menghadap tube. Setelah
itu letakan film diantara gigi insisivus atas dan bawah atau suruh pasien
mengigit filmdan kemudian cara kedua, yaitu letakkan film dental menempel
pada daerah gigi dan gusi dengan bantuan ibu jari pasien. Center ray (pusat
sinar) diarahkan vertical, center point (titk sinar) nya sama yaitu 600 caudali
pada ujung hidung, dengan faktor eksposi 50 Kv ; 7,7 mA ; 1 secon. Setelah
selesai pemeriksaan, kedua film dibawah ke kamar gelap untuk diproses.
4. Pengoprasian

SOP Pesawat Dental X-Ray


 Hubungkan dental X-Ray dengan arus listrik.
 Tekan tombol hijau yang terdapat pada pesawat dental sehingga berada
pada psisi ON.
 Tekan tombol pengatur besar kecilnya pasien (terdapat 3 tombol
masing- masing untuk pasien kecil, sedang, dan besar).
 Tekan tombol pengatur gigi yang akan diperiksa.
 KV dan mA sudah tidak dapat diatur, sedangkan sec bisa diatur.
 Pesawat dental siap digunakan.
 Tekan tombol hijau, sehingga berada dalam posisi OFF untuk
mematikan pesawat.
 Rapikan kabel dan letakkan ditempat semula.

SOP Pemeriksaan Dental X-Ray


 pasien diberikaan penjelasan mengenai pemeriksaan yang akan
dilakukan, dan tekankan bahwa pemeriksaan yang akan dilakukan akan
membuat pasien tidak nyaman dan sedikit sakit.
 Pasien duduk dikursi yang telah disediakan, dan usahakan kepala pasien
menempel pada dinding, untuk membuat pasien merasa lebih nyaman
dan untuk mencegah pergerakan kepala pasien.
 tekan tombol pengatur besar kecilnya pasien dan tombol pengatur gigi
yang akan diperiksa.
 Radiografer memakai handscun.
 Pasien diminta untuk membuka mulut, lihat bagian gigi yang akan
diperiksa. Selalu ingatkan pasien bahwa pemeriksaan yang akan
dilakukan dapat membuat pasien tidak nyaman dan merasa sakit.
 Masukkan film dental ke bagian gigi yang akan diperiksa dan minta
pasien memegang film dental tersebut dengan bagian ujung jari
telunjuk yang berlawanan dengan bagian gigiyang diperiksa.
 Atur tube tegak lurus film sesuai dengan gigi yang akan diperiksa.
 Lakukan exposure.
 Selesai dan pasien boleh menunggu diluar, radiografer dan dokter
mengevaluasi hasil foto.
 Dibuatkan label dan amplop.