Anda di halaman 1dari 3

BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 ANAK USIA SEKOLAH


Usaha Kesehatan di Sekolah (UKS) merupakan salah satu usaha kesehatan pokok
yang dilaksanakan oelh puskesmas dan juga usaha kesehatan masyarakat yang dijalankan
di sekolah – sekolah dengan anak didik beserta lingkungan sekolahnya sebagai sasaran
utama. Usaha kesehatan di sekolah juga berfungsi sebagai lembaga penerangan agar anak
tahu bagaimana cara menjaga kebersihan diri, menggosok gigi yang benar, mengobati
luka, merawat kuku, dan juga memperoleh pendidikan seks yang sehat (Prasasti, 2008)
2.1.1 TIGA PROGRAM POKOK USAHA KESEHATAN DI SEKOLAH
Untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat dan derajat kesehatan peserta
didik, dilakukan upaya menanamkan prinsip hidup sehat sedini mungkin melalui
pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah
sehat yang dikenal dengan istilah tiga program pokok (trias) UKS (Depkes RI,
2003).
A. Pendidikan Kesehatan
Pendidikan kesehatan adalah hidup sadar untuk menyiapkan
peserta didik agar tumbuh kembang sesuia, selaras, seimbang, dan
sehat baik fisik, mental, sosial, maupun lingkungan melalui kegiatan
bimbingan, pengajaran, dan latihan yang diperlukan bagi peranannya
saat ini maupun di masa yang akan dating.
a. Tujuan pendidikan kesehatan
- Peserta didik memiliki pengetahuan tentang ilmu kesehatan,
termasuk cara hidup sehat dan teratur
- Peserta didik dapat memiliki nilai dan sikap yang positif
terhadap prinsip hidup sehat.
- Peserta didik dapat memiliki keterampilan dalam
melaksanakan hal yang berkaitan dengan pemeliharaan,
pertolongan, dan perawatan kesehatan.
- Peserta didik dapat memiliki kebiasaan dalam hidup sehari –
hari yang sesuai dengan syarat kesehatan.
- Peserta didik dapat memiliki kemampuan untuk menalarkan
perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari – hari.
Adapun pelaksanaan pendidikan kesehatan diberikan melalui
kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler. Pelaksanaan pendidikan
melalui kegiatan kurikuler adalah pelaksaan pendidikan kesehatan
pada jam pelajaran sesuia dengan garis – garis besar program
pengajaran mata pelajaran sains dan ilmu pengetahuan sosial.
B. Pelayanan Kesehatan
Penekanan Utama pada pelayanan kesehatan di sekolah atau
madrasah upaya peningkatan (promotif), pencegahan (prefentif),
pengobatan (kuratif), dan pemulihan (rehabilitated) yang dilakukan
secara serasi dan terpagu terhadap peserta didik pada khususnya dan
warga sekolah pada umumnya dibawah koordinasi guru Pembina UKS
dengan bimbingan teknis dan pengawasan puskesmas setempat.
b. Adapun Tujuan pealyanan kesehatan merupakan meningkatkan
derajat kesehatan peserta didik dan seluruh warga masyarakat
sekolah secara optimal.
c. Tempat Melaksanakan pelayanan kesehatan.
- Di sekolah atau madrasah dilakukan melalui kegiatan
ekstrakurikuler.
- Di puskesmas dan tempat pelayanan kesehatan ( misalnya
dokter praktik ) yang ada di sekitar sekolah atau madrasah
sesuai kebutuhan.
d. Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan
Malalui serangkaian kegiatan status kesehatan (promotif),
tindakana pencegahan (prefentif), serta penyembuhan dan
pemulihan kesehatan (kuratif dan rehabilitative). Pelaksanaan
pelayanan kesehatan dilakukan secara terpadu, baik melalui
kegiatan pokok dari puskesmas maupun bersama dengan peran
serta para tenaga pendidikan, peserta didik, dan orang tua mereka.
C. Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat
Program pembinssn lingkungan sekolah sehat mencakup
pembinaan lingkungan sekolah, lingkungan keluarga, masyarakat
sekitar, dan unsur – unsure penunjang.
a. Program pembinaan lingkungan sekolah
- Lingkungan fisik.
1. Penyedian dan pemeliharaan tempat penampungan air
bersih.
2. Pengadaan dan pemeliharaan tempat pembuangan sampah.
3. Pengadaan dan pemeliharaan air limbah.
4. Pemeliharaan kamar mandi.
5. Pemeliharaan ruang kelas dan kerapian ruang kelas,
perpustakaan, laboratorium, dan tempat ibadah.
6. Pemeliharaan kebersihan dan keindahan halaman dan
kebun sekolah (termasuk penghijauan sekolah).
7. Pengadaan dan pemeliharaan warung atau kantin sekola.
8. Pengadaan dan pemeliharaan pagar sekolah.
- Lingkungan mental dan sikap
Program pembinaan lingkungan mental dan sosial yang
sehat dilakukan melalui usaha pemantapan sekolah sebagai
lingkungan pendidikan (wiyata Mandala) dengan
meningkatkan pelaksanaan konsep ketahanan sekolah,
sehingga terciptanya suasanan dan hubungan keluarga yang
akrab dan erat atar sesame warga sekolah.
b. Pembinaan lingkungan keluarga
1. Pembinaan lingkungan bertujuan untuk:
- Meningkatkan pengetahuan orang tua peserta didik tentang hal
– hal yang berhubungan dengan kesehatan.
- Meningkatkan kemampuan dan partisipasi orang tua peserta
didik dalam pelaksanaan hidup sehat.
2. Pembinaan lingkungan keluarga dapat dilakukan antara
lain dengan :
- Kunjungan rumah yang dilakukan oleh pelaksana UKS.
- Ceramah kesehatan yang dapat diselenggarakan di sekolah
bekerja sama dengan dewan sekolah atau dipadukan dengan
kegiatan di masyarakat dengan koordinasi LKMD.
c. Pembinaan masyarakat sekitar
- Pembinaan dilakukan dengan cara pendekatan kemasyarakat,
dapat dilakukan oleh kepala sekolah atau madrasah dan pondok
pesantren, guru, ataupu pembinaan UKS. Misalnya dengan
membina hubungan baik atau kerja sama dengan masyarakat,
LKMD atau dewan kelurahan, ketua RT/RW, dan organisasi –
organisasi kemasyarakatan lainnya.
- Penyelenggaraan penyluhan tentang kesehatan dan pentingnya
arti pembinaan lingkungan sekolah sebagai lingkungan belajar
yang sehat. Untuk itu, masyarakat bisa diundang ke sekolah.
Pembicara dapat dimintakan dari puskesmas, pemerintah
daerah setempat, dan narasumber lainnya seperti lembaga
swadaya masyarakat.
- Penyuluhan massa baik secara tatap muka maupun melalui
media cetak dan audio visual.
- Menyelenggarakan proyek panduan di sekolah atau madrasah
dan pondok pesantren.