Anda di halaman 1dari 37

BAB III

HASIL PENCAPAIAN PROGRAM

A. Indikator Kinerja SPM

Menurut Permenkes Nomor 43 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan


Minimal dinyatakan behawa Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan,
yang selanjutnya disingkat SPM Bidang Kesehatan merupakan acuan bagi
Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam penyediaan pelayanan kesehatan yang
berhak diperoleh setiap warga secara minimal.
Berikut hasil pencapaian kinerja Puskesmas Pauh berdasarkan Standar
Pelayanan Minimal tersebut.
Tabel. 3.1
Pencapaian Kinerja Berdasarkan SPM Tahun 2018

NO INDIKATOR TARGET CAPAIAN

1 Pelyan kes Ibu Hamil 100 84

2 Pelyan kes Ibu Bersalin 100 89

3 Pelyan kes bayi baru lahir 100 80

4 Pelyan kes balita 100 54.2

5 Pelyan kes pd usia pendidikan dasar 100 100

6 Pelyan kes usia produktif 100 54

7 Pelyan kes usia lanjut 100 70.1

8 Pelyan kes Hypertensi 100 61

9 Pelyan kes Diabetes Melitus ( DM ) 100 86


Pelyan kes org dg gangguan jiwa (ODGJ)
10 berat 100 76

11 Pelyan kes org dg Tuberkulosis ( TB) 100 96

12 Pelyan kes org dg terinfeksi HIV 100 70.7

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Grafik.1
Grafik Pencapaian Kinerja SPM Puskesmas Pauh Tahun 2018

Dari grafik laba – laba di atas dapat disimpulkan bahwa indikator kinerja
menurut standar pelayanan minimal Puskesmas Pauh yang masih jauh dari target
adalah indikator 4 (pelayanan kesehatan balita), indikator 6 (pelayanan kesehatan
usia produktif).

B. UKM Esensial
Promosi Kesehatan
Promosi kesehatan adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan
masyarakat melalui pembelajaran dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat, agar
mereka dapat menolong dirinya sendiri, serta mengembangkan kegiatan yang
bersumber daya masyarakat, sesuai sosial budaya setempat dan didukung oleh
kebijakan publik yang berwawasan kesehatan.

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Berbasis
Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggaraakan dari, oleh, untuk dan
bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan. Jumlah
posyandu yang ada di wilayah kerja Puskesmas Pauh adalah sebanyak 72 pos.
Berikut pelaksanaan posyandu di wilayah kerja Puskesmas Pauh selama tahun
2018.
TABEL. 3.2
TINGKAT KEMANDIRIAN POSYANDU TAHUN 2018
Kondisi
PMT Strata Posyandu
Posyandu

Purnama
pratama
Jml

mandiri
Madya
Kelurahan Ada Tdk
Psyd Ada Tdk
Gdg Ada

Limau Manis 7 1 6 7 0 0 0 6 1

Cupak 9 1 8 9 0 0 0 8 1
Tangah
Koto Luar 8 3 5 8 0 0 0 5 3

Piai Tangah 8 2 6 8 0 0 0 6 2

Binuang 7 1 6 7 0 0 0 6 1

Kapalo Koto 8 2 6 8 0 0 0 6 2

Pisang 12 2 10 12 0 0 0 10 2

L.Manis Sltn 10 2 8 10 0 0 0 8 2

Lb.Bukit 3 1 2 3 0 0 0 2 1

Puskesmas 72 15 57 72 0 0 0 57 15

Dari tabel di atas terlihat bahwa jumlah posyandu yang digolongkan sebagai
posyandu mandiri baru 15 posyandu dari 72 posyandu yang ada di wilayah kerja
Puskesmas Pauh. Beberapa posyandu yang ada bahkan ada yang tidak punya
tempat yang representatif, namun kita didukung oleh 284 orang kader yang dapat
menggerakan kegiatan posyandu di daerahnya. Berikut data posyandu yang ada
di wilayah kerja Puskesmas Pauh keadaan tahun 2018.

Tabel. 3.3

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Data Posyandu Tahun 2018

No Kelurahan Jumlah Posyandu Status tempat Jumlah kader

Sendiri Pinjam Aktif (-) Aktif

1 Limau manis 7 1 6 25 0

2 Cpk Tangah 9 1 8 36 0

3 Koto Luar 8 3 5 32 0

4 Piai Tangah 8 2 6 32 0

5 Binuang 7 1 6 28 0

6 Kapalo Koto 8 2 6 30 0

7 Pisang 12 2 10 50 0

8 LMS 10 2 8 40 0

9 Lb.Bukit 3 1 2 11 0

Jumlah 72 15 57 284 0

Dalam program pemberdayaan masyarakat kita juga mengenal istilah Kelurahan


Siaga, Kelurahan Siaga merupakan gambaran masyarakat yang sadar, mau dan
mampu untuk mencegah dan mengatasi berbagai ancaman terhadap kesehatan
masyarakat
Tabel. 3.4
Kelurahan Siaga Puskesmas Pauh Tahun 2018
PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI
KELURAHAN
Jml % Jml % Jml % Jml %
Cupak Tangah 1 100
Limau Manis 1 100
Koto Luar 1 100
Piai Tangah 1 100
Binuang 1 100
Kapalo Koto 1 100
Pisang 1 100

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Limau Manis
Selatan 1 100
Lambung Bukit 1 100
Kelurahan 3 33% 6 67%

Berdasarkan tingkat perkembangannya dari 9 kelurahan siaga tersebut 3


kelurahan termasuk kelurahan siaga purnama dan 6 kelurahan lainnya adalah
kelurahan siaga mandiri.

Kesehatan Lingkungan
Program Penyehatan lingkungan merupakan upaya untuk mempebaiki dan
meningkatkan mutu lingkungan agar fungsi lingkungan yang sehat bagi manusia
dan makhluk hidup lainnya dapat dipenuhi bagi kelangsungan hidup yang
manusiawi. Menurut H.L.Blum derajat kesehatan dipengaruhi oleh 4 faktor yaitu
lingkungan, prilaku, pelayanan kesehatan dan keturunan. Lingkungan merupakan
faktor yang sangat berpengaruh jika tidak memenuhi persyaratan. Berikut hasil
kegiatan program kesehatan lingkungan selama tahun 2018.
Pengawasan Sanitasi Tempat – Tempat Umum (TTU)
Pengawasan tempat - tempat umum ditujukan agar dapat menciptakan
lingkungan tempat - tempat umum yang nyaman dan tidak menimbulkan
gangguan kesehatan pada masyarakat.
Grafik. 2
Cakupan Tempat Tempat Umum Yang Memenuhi Syarat
Di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Tahun 2018

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Dari grafik di atas terlihat bahwa tempat – tempat umum yang memenuhi syarat
baru mencapai 79,8 % sementara target indikator program adalah 89 %.
Permasalahan yang paling banyak dijumpai di tempat – tempat umum adalah
kondisi toilet yang tidak memenuhi syarat dan pengelolaan sampah dan limbah
yang belum memenuhi syarat.
Pengawasan Sanitasi Tempat Pengelolaan Makanan (TPM)
Sebagai salah satu jenis tempat pelayanan umum yang mengolah dan
menyediakan makanan bagi masyarakat banyak, maka TPM memiliki potensi
yang cukup besar untuk menimbulkan gangguan kesehatan atau penyakit bahkan
keracunan akibat dari makanan yang dihasilkan. Salah satu syarat kesehatan
TPM yang penting dan mempengaruhi kualitas hygiene sanitasi makanan
tersebut adalah faktor lokasi dan bangunan TPM.

Grafik. 3
Cakupan Tempat Pengolahan Makanan (TPM) yang Memenuhi Syarat
Kesehatan di Wilker Puskesmas Pauh Tahun 2018

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Dari grafik di atas terlihat bahwa baru 67.43 % Tempat Pengolahan Makanan
(TPM) yang memenuhi syarat kesehatan, sementara target indikator program
adalah 81 %. Permasalahan yang paling banyak ditemui adalah kurangnya
kebersihan dapur, tempat pencucian, ketersediaan jamban dan sarana CTPS.

Pengawasan Kualitas Air Bersih dan Depot Air Minum


Pengawasan kualitas air bersih di wilayah kerja Puskesmas Pauh
dilakukan setiap bulannya melalui kegiatan inspeksi sanitasi sarana air bersih
yang sejalan dengan kegiatan survey perumahan dan lingkungan. Berdasarkan
indikator persentase penduduk yang terakses air bersih yang memenuhi syarat
kesehatan maka dapat dilihat pada grafik berikut :
Grafik.4
Penduduk dengan akses berkelanjutan terhadap air minum berkualitas
(layak) menurut kelurahan wilayah kerja Puskesmas Pauh Tahun 2018

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Terlihat pada grafik diatas bahwa hanya ada 4 kelurahan dengan akses lebih dari
80 %, yaitu pada Kelurahan Cupak Tangah, Limau Manis , Koto Luar dan Limau
Manis Selatan. Peningkatan akses pada keempat kelurahan ini didukung oleh
program Pamsimas yang terlaksana dengan baik disana, ditambah lagi saluran
PDAM yang menambah jumlah penduduk terakses air bersih.
Penyelenggaraan STBM
Menurut Permenkes Nomor 3 Tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis
Masyarakat , pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan
lima pilar akan mempermudah upaya meningkatkan akses sanitasi masyarakat
yang lebih baik serta mengubah dan mempertahankan keberlanjutan budaya
hidup bersih dan sehat. Pelaksanaan STBM dalam jangka panjang dapat
menurunkan angka kesakitan dan kematian yang diakibatkan oleh sanitasi yang
kurang baik, dan dapat mendorong terwujudnya masyarakat sehat yang mandiri
dan berkeadilan.
Pada tahun 2018 telah dilaksanakan program STBM di 9 kelurahan yang ada
di wilayah kerja Puskesmas Pauh. Pelaksanaan STBM tersebut lebih banyak
untuk mendorong terwujudnya pilar 1 dan 2 yaitu, stop BABS dan CTPS di
masyarakat.
Pengawasan Rumah dan Lingkungannnya

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Survey perumahan dan lingkungannya dilakukan pada rumah, sebanyak
memenuhi syarat sebagai rumah sehat seperti terlihat pada grafik dibawah ini.
Grafik.5
Persentase Rumah Sehat di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Tahun 2018

Pada grafik terlihat persentase rumah sehat di wilayah kerja Puskesmas Pauh
masih belum mencapai target, yaitu 69.53 %, sedangkan target adalah 88 %, hal
ini disebabkan karena masih rendahnya cakupan sanitasi dasar meliputi jamban
sehat, pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga. Sebagian besar masyarakat
pauh masih membuang BAB nya langsung ke saluran air tanpa septik tank
sehingga menjadi alasan mengapa persentase rumah sehat di wilayah kerja
Puskesmas Pauh masih rendah. Berikut data persentase jamban sehat yang ada di
wilayah kerja Puskesmas Pauh Tahun 2018.

Grafik.6
Cakupan Jamban Sehat di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Tahun 2018

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Kesehatan Ibu dan Anak dan Keluarga Berencana
Program KIA Ibu
Pelayanan antenatal terpadu yaitu pelayanan antenatal komprehensif dan
berkualitas yang diberikan kepada semua ibu hamil yang berada di wilayah
Puskesmas Pauh. Berikut Pemantauan Wilayah Setempat KIA (PWS KIA)
Grafik.7
PWS KIA Puskesmas Pauh Pencapaian Kontak I Ibu Hamil ( K1 )
Tahun 2018

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Dari grafik diatas dapat dilihat bahwa hanya satu kelurahan yang mencapai target
K1 100 %, yaitu Kelurahan Limau Manis (104,03%). Sedangkan untuk
pencapaian K4 (kontak lengkap) dapat dilihat pada grafik berikut :
Grafik.8
PWS KIA Puskesmas Pauh Pencapaian Kontak Lengkap
Ibu Hamil ( K4 ) Tahun 2018

Pencapaian kontak lengkap (K4) ibu hamil juga tertinggi di Kelurahan Limau
Manis Selatan dan dapat mencapai target 100 % sedangkan 8 kelurahan lain
belum mencapai target.
Grafik.9
PWS KIA Puskesmas Pauh Pencapaian Deteksi Resti Ibu Hamil
Tahun 2018

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Dari grafik diatas terlihat bahwa ada 6 kelurahan yang telah mencapai target
deteksi resiko tinggi pada ibu hamil sedangkan 3 kelurahan lain diharapkan
pembina wilayah agar lebih aktif. Sedangkan capaian persalinan oleh nakes dapat
dilihat pada grafik berikut.
Grafik.10
Pencapaian Persalinan Oleh Nakes Puskesmas Pauh Tahun 2018

Dari grafik terlihat bahwa pencapaian persalinan oleh nakes mencapai target pada
2 kelurahan yaitu Kelurahan Limau Manis dan Kelurahan Lambung Bukit.
Adapun cakupan kunjungan nifas selama tahun 2018 di wilayah kerja Puskesmas
Pauh adalah seperti terlihat pada grafik.
Grafik.11
Pencapaian Kunjungan Nifas Lengkap Tahun 2018

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Kunjungan nifas lengkap juga mencapai target di 2 kelurahan yang sama yaitu
Kelurahan Limau Manis dan Lambung Bukit.

Pelayanan KB
Peserta Akseptor baru menurut kontrasepsi yang digunakan dapat dilihat pada
table berikut.
Tabel
Jumlah Akseptor Baru Tahun 2018
No BULAN Target IUD MOW MOP IMP STK PIL KDM JUMLAH
1 Januari - 2 5 11 2 1 87
2 Februari 13 8 27 4 4 56
3 Maret 2 11 25 11 4 53
4 April 5 9 14 11 39
5 Mei 1 5 43 11 4 64
6 Juni 2 1 41 16 9 69
7 Juli 3 6 2 5 1 17
8 Agustus 3 12 7 5 2 29
9 September 4 7 2 41 18 7 79
10 Oktober 2 25 49 23 20 119
11 November 6 6 48 24 10 94
12 Desember 44 13 57
Jumlah 43 90 352 143 62 763

Dari table diatas dapat disimpulkan bahwa sebanyak 763 orang adalah peserta
KB aktif di wilayah kerja Puskesmas Pauh.
Tabel
Metoda Kontrasepsi Tahun 2018

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


No KELURAHAN PUS IUD MOW MOP IMP STK PIL KDM JUMLAH %
1 Binuang 1256 44 13 2 11 296 74 29 469 37,3
2 Piai Tangah 1107 30 12 4 24 269 79 20 438 39,5
Cupak 1408 50
3
tangah 16 2 57 254 80 49 508 36
4 Kapalo Koto 1728 44 21 3 39 266 103 37 513 29,6
Lambung 1135
5
Bukit 38 22 2 29 266 71 25 453 39,9
6 Pisang 2168 72 13 2 45 235 144 35 546 25,1
Limau
7
Manis 1425 42 21 4 10 314 98 38 527 36,9
8 Koto Lua 985 38 13 1 20 255 86 32 445 45,1
Limau
9 Manis 2056 53 30 3 42 400 128 42 698 33,9
Selatan
Jumlah 13268 411 161 23 277 2555 863 307 4597 35,6

Program KIA Anak


Salah satu tujuan program KIA anak adalah meningkatkan derajat kesehatan
anak untuk menjamin proses tumbuh kembang optimal yang merupakan
landasan bagi peningkatan kualitas manusia seutuhnya. Untuk mencapai tujuan
tersebut ditetapkan beberapa indikator sebagai acuan pelaksanaan program KIA
anak di puskesmas. Berikut terlihat cakupan kunjungan neonatus di wilayah
kerja Puskesmas Pauh selama tahun 2018.
Grafik.12
Kunjungan Neonatal Lengkap dan Bayi Sesuai Standar Tahun 2018

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Berdasarkan grafik di atas dapat disimpulkan bahwa belum ada kelurahan yang
mencapai target kunjungan neonatal lengkap sekaligus kunjungan bayi sesuai
standar, karena sesuai target 95 % yang telah ditetapkan hanya kunjungan
neonatal lengkap di Kelurahan Limau Manis yang baru mencapai target.
Sedangkan pencapaian neonatus komplikasi belum ada satu kelurahanpun yang
mencapai target 80 %, berikut dapat dilihat pada grafik dibawah ini.

Grafik.13
Pencapaian Neonatus Komplikasi Tahun 2018

Pada kunjungan anak balita dan anak prasekolah sekolah sesuai standar hanya di
Kelurahan Kapalo Koto pelayanan anak prasekolah yang mencapai target 92.5 %
sedangkan kunjungan anak balita sesuai standar belum mencapai target., dapat
dilihat pada grafik berikut :
Grafik.14
Kunjungan Anak Balita Standar dan Anak Prasekolah Standar
Tahun 2018

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular
Imunisasi
Program imunisasi yang ditujukan bagi bayi, anak usia sekolah dasar, wanita
usia subur, ibu hamil, merupakan upaya untuk mencegah penyakit-penyakit yang
dapat dicegah dengan imunisasi seperti TBC, Diptheri, Pertusis, Hepatitis B,
polio, tetanus, dan campak. Kegiatan Imunisasi rutin terintegrasi bersama
pelaksanaan posyandu setiap bulannya di setiap Kelurahan. Pencapaian program
imunisasi dapat dilihat pada tabel yang tertera berikut ini.
Grafik.15
Pencapaian Kontak I Tahun 2018

Grafik.16
Pencapaian Kontak Lengkap Tahun 2018

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Dari tabel diatas terlihat bahwa imunisasi dasar lengkap hanya tercapai di satu
kelurahan yaitu Kelurahan Piai Tangah, sedangkan untuk imunisasi IPV dan TT
Bumil dapat dilihat pada tabel berikut.
Grafik.17
Pencapaian IPV Tahun 2018

Grafik.18
Pencapaian TT Bumil Tahun 2018

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Dari kedua grafik diatas dapat dijelaskan bahwa IPV dan TT Bumil belum
mencapai target di semua kelurahan di wilayah kerja Puskesmas Pauh pada
Tahun 2018.

TB Paru
Program TB Paru merupakan program yang sangat diperhatikan karena TB paru
termasuk penyakit menular yang cukup berbahaya. Penemuan kasus TB tahun
2018 dapat dilihat dalam grafik dibawah ini.
Tabel. 3.5
Proporsi Suspek yang Diperiksa Dahaknya Dan Penemuan
Kasus TB BTA (+)

TAHUN TARGET SUSPEK YG % PENEMUAN


SUSPEK DIPERIKSA BTA +

2018 1040 642 61.73 63

Dari tabel diatas terlihat bahwa target penemuan suspek dan BTA + tahun 2018
belum mencapai target. Dari 63 orang yang ditemukan BTA + 51 orang, 1 orang
droup out (DO) dan tidak makan obat secara teratur, sementara itu untuk kasus
TB pada anak ada 7 kasus, kasus ekstra paru 2 orang, rontgen + 2 orang

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Demam Berdarah
Selama Tahun 2018 jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang
ditemui adalah sebanyak 79 kasus, dimana bulan Januari dan Juni ditemui kasus.
Grafik.19
Jumlah kasus DBD Tahun 2018

Grafik.20
Penyebaran Kasus DBD Berdasarkan Kelurahan Tahun 2018

Pada grafik di atas terlihat bahwa kasus DBD terjadi di semua kelurahan dan
kelurahan terbanyak kasus DBD adalah Kelurahan Lambung Bukit dan Limau
Manis Selatan.
Campak
Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada tahun 2018 hanya terjadi 1 kasus
campak di Kelurahan Cupak Tangah.

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Diare
Diare adalah salah penyakit menular yang selalu masuk 10 penyakit
terbanyak setiap tahunnya, penderitanya mulai balita hingga orang dewasa.
Grafik.21
Jumlah Kasus Diare Tahun 2018

Grafik.22
Penyebaran Kasus Diare Menurut Kelurahan Tahun 2018

Dari kedua grafik di atas terlihat bahwa kasus diare terjadi di semua kelurahan
dan selalu ditemukan cukup banyak kasus di setiap bulannya.

ISPA
ISPA ( Infeksi Saluran Pernafasan Atas ) adalah penyakit menular yang
selalu menjuarai 10 penyakit terbanyak di Puskesmas, jumlah kasus ISPA yang
ditemui 7187 selama Tahun 2018. Berikut ditampilkan pada grafik dibawah ini.
Grafik.23
Jumlah Kasus ISPA Tahun 2018

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Grafik.24
Penyebaran Kasus ISPA Menurut Kelurahan Tahun 2018

Dari semua tabel tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa kasus ISPA selalu
ditemui setiap bulan dan tersebar di semua wilayah kerja Puskesmas Pauh.
Pneumonia
Jumlah kasus Pneumonia selama tahun 2018 di wilayah kerja Puskesmas
sebanyak 304, berikut penyebarannya berdasarkan bulan dan kelurahan.
Grafik.25
Jumlah Kasus Pneumonia Tahun 2018

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Grafik. 26
Penyebaran Kasus Pneumonia Menurut Kelurahan Tahun 2018

Pada kedua grafik diatas terlihat bahwa kasus pneumonia terbanyak ditemui di
Kelurahan Binuang Kampung Dalam dan jumlah kasus merata setiap bulan.
Sedangkan kasus ISPA ILI berjumlah 51 kasus dan tersebar merata di semua
kelurahan.
Grafik.27
Kasus ISPA ILI di Puskesmas Pauh Tahun 2018

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Rabies
Kasus akibat gigitan hewan penular rabies ini cukup banyak terjadi selama tahun
2018, terbanyak terjadi di Kelurahan Limau Manis Selatan dan Cupak Tangah,
berikut terlihat pada grafik di bawah ini,
Grafik.28
Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies Tahun 2018

HIV / AIDS
Berikut hasil pencapaian program pengendalian HIV/AIDS di Puskesmas Pauh
Tahun 2018.
Table. 3.6

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Jumlah Kasus dan Kematian Akibat HIV Menurut Kelompok Umur
Puskesmas Pauh Tahun 2018
Kelompok Umur Kasus Baru Kasus Komulatif Jumlah
Kematian
< 1 tahun 0 0 0
1-4 tahun 0 0 0
5-14 tahun 0 0 0
15-19 tahun 0 0 0
20 – 29 tahun 12 33 1
30 – 39 tahun 2 2 1
40- 49 tahun 0 3 1
50 – 59 tahun 0 0 0
 60 tahun 0 0 0
12 38 3

Dari table diatas terlihat bahwa kelompok umur yang paling banyak menderita
HIV adalah kelompok 20 -29 tahun, yaitu kelompok muda usia produktif.
Penyakit Tidak Menular
Posbindu Penyakit tidak menular diintegrasikan pada kegiatan masyarakat
yang sudah aktif seperti di lingkungan tempat tinggal atau tergabung dengan
kegiatan posyandu lansia, sasarannya masyarakat usia 15 tahun keatas. Pelaksana
kegiatan deteksi dini dan tindak lanjut faktor resiko Penyakit tidak menular
adalah anggota masyarakat itu sendiri yaitu kader Posbindu Penyakit tidak
menular. Kader-kader Posbindu merupakan anggota dari kelompok masyarakat
yang dilatih secara khusus.
Table. 3.7
Pelayanan Kesehatan Penderita Penyakit Hipertensi dan DM
Menurut Kelurahan Tahun 2018
N Kelurahan Jumlah Estimasi Jumlah yg Jumlah Jumlah Penderita DM
o Penderita mendapat Penderita mendapat pelayanan
Hipertensi pelayanan DM kesehatan sesuai
kesehatan standar
1 Cupak Tangah 127 74 38 37
2 Binuang Kp Dalam 111 67 31 30
3 Pisang 127 75 43 41
4 Piai Tangah 135 62 35 31
5 Limau Manis Selatan 161 72 34 34
6 Koto Luar 109 62 36 35
7 Kapalo Koto 130 65 40 36
8 Limau Manis 109 57 38 24
9 Lambung Bukit 103 53 34 27
Puskesmas 1.112 587 329 295

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Table di atas menggambarkan bahwa penyakit hipertensi dan DM merata
ditemukan di semua kelurahan.
Pelayanan Gizi
Program perbaikan gizi merupakan bagian integral dari program kesehatan yang
mempunyai peranan penting dalam menciptakan derajat kesehatan masyarakat
yang setinggi-tingginya.Untuk mencapai tujuan tersebut program perbaikan gizi
harus dilaksanakan secara sistimatis dan berkesinambungan.
Penimbangan
Kegiatan penimbangan dilakukan setiap bulan di posyandu, puskesmas dan
pelayanan kesehatan lainnya seperti rumah sakit, praktek dokter swasta dan bidan
praktek swasta. Hasil penimbangan kemudian di rekap dalam buku register
penimbangan, sehingga jumlah balita yang ditimbang baru dan lama, balita yang
naik berat badannya, turun atau tetap dapat diketahui dan dilaporkan dalam
bentuk laporan SKDN. Berikut hasil penimbangan tahun 2018.
Grafik.29

Pada grafik di atas terlihat bahwa Kelurahan Limau Manis Selatan dan Kelurahan
Lambung Bukit dapat mencapai target D/S 85 %, artinya tingkat kehadiran balita
di posyandu cukup tinggi di kedua kelurahan tersebut. Namun balita yang naik
timbangannya belum mencapai target di semua kelurahan, seperti yang terlihat
pada grafik berikut.

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Grafik.30

Balita dengan berat dibawah garis merah yang ditimbang tahun 2018 paling
banyak ditemukan di Kelurahan Lambung Bukit.
Grafik.31

Pendistribusian Vitamin A
Distribusi kapsul vitamin A dilaksanakan 2 kali dalam setahun yaitu bulan
Februari dan bulan Agustus. Petugas puskesmas mendistribusikan vitamin A
tidak hanya di posyandu, tetapi juga di PAUD dan TK wilayah binaan masing-

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


masing. Berikut hasil pendistribusian kapsul vitamin A pada semua sasaran
selama tahun 2018
Grafik.32

Pendistribusian Tablet Fe
Sasaran pemberian tablet Fe adalah ibu hamil dan ibu nifas. Pada ibu hamil
pemberian tablet Fe yang dihitung adalah Fe 1 dan Fe 3. Fe 1 (30 tablet)
diberikan pada kunjungan pertama ibu hamil dan Fe 3 (60 tablet) diberikan pada
kehamilan trimester III.
Grafik.33

Pemantauan Ibu Hamil KEK

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Penjaringan dilakukan di KIA dan posyandu terhadap ibu hamil LILA <23,5 dan
Hb <10. Selanjutnya akan diberikan PMT berupa susu dan biscuit dan dilakukan
konsultasi gizi.
Grafik.34

Pemantauan Balita Gizi Buruk


Kegiatan ini dilakukan berdasarkan laporan yang diterima oleh Pembina
wilayah yang berada dalam wilayah kerja Puskesmas Pauh. Dari data yang
diterima dari Pembina wilayah inilah kemudian tim gizi Puskesmas Pauh akan
melakukan kunjungan lapangan (kunjungan rumah) untuk menindaklanjuti
laporan yang diterima pembina wilayah tersebut
Grafik.35

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Pada grafik di atas terlihat bahwa kasus gizi buruk banyak ditemukan di
Kelurahan Kapalo Koto dan tidak ditemukan di Kelurahan Pisang.

ASI Eksklusif
Upaya dalam meningkatkan ASI Ekslusif di wilayah kerja Puskesmas Pauh
adalah dilakukannya Konseling ASI di Posyandu-posyandu dan berkerjasama
dengan Program KIA untuk sama-sama mengunjungi Ibu Nifas ( KN1 dan
KN3) , juga diadakannya Pojok ASI di KIA, pasien yang memeriksakan
kehamilanya terutama yang sudah masuk kehamilan 36 minggu dikonsulkan ke
Pojok ASI untuk diberikan penyuluhan tentang manfaat ASI Ekslusif.
Target ASI Eksklusif adalah 85 %, sementara pencapaian baru 69.3 % seperti
terlihat pada grafik dibawah ini.

Grafik.36

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


C. UKM Pengembangan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)
Sekolah sebagai kegiatan andalan perlu memiliki lingkungan kehidupan
sekolah yang mencerminkan hidup sehat, menjamin adanya proses belajar
mengajar serta menciptakan kondisi yang mendukung tercapainya kemampuan
hipup sehat, khususnya peserta didik. Semua ini akan terlaksana bila sekolah
dibina dan dikembnagkan melalui Usaha Kesehatan Sekolah ( UKS ). Berikut
hasil kegiatan program UKS selama tahun 2018.
Tabel. 3.8
Hasil Kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Tahun 2018
Jumlah Murid SD/MI Kelas I yang 897
mendapat pelayanan kesehatan

Jumlah Murid Kelas 7 SMP/ MTs 592


yang mendapat pelayanan kesehatan

Jumlah Murid Kelas 10 SMA/MA 955


yang mendapat pelayanan kesehatan

Program Lansia
Pelayanan kesehatan usia lanjut menurut Permenkes Nomor 43 Tahun 2016
adalah setiap warga negara Indonesia yang berusia 60 tahun ke atas mendapatkan
skrining kesehatan sesuai standar, kegiatannya mulai dari pendataan lansia,
skrening, pemberian dan pengisian buku lansia, pelayanan rujukan dan

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


pencatatan dan pelaporan. Berikut hasil pencapaian kegiatan pelayanan kesehatan
lansia di Puskesmas Pauh selama Tahun 2018.
Tabel. 3.9
Jumlah Kunjungan Lansia Puskesmas Pauh Tahun 2018
Jumlah Kunjungan Lansia Baru 986
Jumlah Kunjungan Lansia Lama 8527
Lansia dengan Kemandirian A 912
Lansia dengan Kemandirian B 59
Lansia dengan Kemandirian C 5
Lansia dengan Mental Baik 970
Lansia dengan Mental Kurang 16
Lansia dengan IMT kurang 96
Lansia dengan IMT lebih 148

Program Kesehatan Jiwa


Pada saat ini ada kecenderungan penderita dengan gangguan jiwa jumlahnya
mengalami peningkatan, oleh karena itu program kesehatan jiwa di puskesmas
menjadi program inovasi yang cukup penting. Berikut jumlah kunjungan pasien
jiwa selama tahun 2018 ke Puskesmas Pauh.
Grafik.37
Data Kasus Baru Kesehatan Jiwa Puskesmas Pauh Tahun 2018

D. Upaya Kesehatan Perorangan


Rawat Jalan

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Jumlah kunjungan sakit ke Puskesmas Pauh meningkat 100 % dibandingkan
tahun lalu, dimana tahun lalu berjumlah 41.201 sedangkan tahun ini 89.813,
seperti terlihat dalam table berikut.
Tabel. 3.10
Data Kunjungan Sakit Puskesmas Pauh Tahun 2018

NO BULAN JUMLAH JUMLAH


UMUM BPJS
1 JANUARI 3565 4353 7918
2 FEBRUARI 3829 3928 7757
3 MARET 3623 3673 7296
4 APRIL 3142 4461 7603
5 MEI 3709 4030 7739
6 JUNI 2259 3758 6017
7 JULI 3046 4586 7632
8 AGUSTUS 2578 4738 7316
9 SEPTEMBER 2168 5332 7500
10 OKTOBER 3050 4603 7653
11 NOVEMBER 3314 4401 7715
12 DESEMBER 3344 4323 7667
37627 52186 89813

Sedangkan jumlah kunjungan sehat adalah sebagai berikut :


Tabel. 3.11
Data Kunjungan Sehat Puskesmas Pauh Tahun 2018

HOME HOME
BULAN KUNJ PROLANIS BULAN KUNJ PROLANIS
VISIT VISIT

Januari 2787 1037 141 Juli 2626 450 130


Februari 2712 1082 141 Agustus 2861 273 137
Maret 2598 1003 129 September 2534 549 135
April 2094 892 121 Oktober 2465 551 130
Mei 2519 477 121 November 2682 546 137
Juni 2558 594 124 Desember 2884 400 159

Berdasarkan table kunjungan diatas maka dapat diketahui visite rate Puskesmas
Pauh Tahun 2018 yaitu :
Jumlah Kunj.Sakit + Kunjungan Sehat = 89.813 + 40.779 = 1.81

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Jumlah Penduduk 71.965

Berdasarkan data kunjungan tersebut dapat diketahui 10 penyakit terbanyak yang


ditemukan di Puskesmas Pauh selama Tahun 2018 seperti terlihat pada grafik
berikut.
Grafik.38
10 Penyakit Terbanyak Tahun 2018

Program Kesehatan Gigi dan Mulut


Upaya kesehatan gigi dan mulut dipuskesmas di arahkan pada upaya peningkatan
kemampuan pemeliharaan diri setiap individu atau masyarakat untuk mencegah
terjadinya penyakit atau kelainan gigi.

Tabel. 3.12
Pencapaian Kegiatan Kesehatan Gigi dan Mulut Tahun 2018
Nama Kegiatan Target Pencapaian

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Cakupan Pelayanan 5% 5298/67.308 x 100
kesgilut pada 7,8 %
masyarakat
Tindakan gigi dan 1:1 1. Tumpatan 363
mulut ( Rasio 2. Pecabutan 420
tumpatan / pencabutan Realisasi 1: 1.15
Cakupan Pemeriksaan 50 % 458/765 x 100%
gigi Bumil 59,8 %
Cakupan Kunjungan 60 % 53/72 x 100
Posyandu 73,3 %
Cakupan DHE dan 90 % 2998/5681 x 100
Demo sikat Gigi Murid 52,77 %
SD

Instalasi Gawat Darurat


Sebagai puskesmas rawat inap, Puskesmas Pauh memiliki IGD ( Instalasi
Gawat Darurat ) dan fasilitas rawat inap untuk pasien bersalin, ke depan juga
menerima juga menerima rawat inap untuk pasien lain.
Tabel. 3.13
Jumlah Kunjungan IGD Puskesmas Pauh Tahun 2018
Bulan BPJS Umum Jumlah
Januari 219 24 243
Februari 193 48 241
Maret 225 31 256
April 250 32 282
Mei 294 39 333
Juni 282 53 335
Juli 239 38 277
Agustus 221 43 264
September 235 59 294
Oktober 253 48 301
November 253 32 285
Desember 303 39 342
Total 2967 486 3453
Tabel. 3.14
Data Kunjungan Persalinan Tahun 2018

Bulan Jumlah Pasien JKN/KIS Umum Jampersal


Januari 15 15
Februari 3 3

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


Maret 7 7
April 8 8
Mei 5 5
Juni 10 9 1
Juli 13 13
Agustus 11 11
September 12 11 1
Oktober 9 8 1
November 10 10
Desember 8 7 1
Total 111 107 2 2

Dari table di atas terlihat bahwa bahwa persalinan dari peserta JKN/KIS yang
terbanyak di instalasi rawat inap selama tahun 2018.
Pelayanan Kefarmasian

Pelayanan Laboratorium
Laboratorium kesehatan di Puskesmas merupakan salah satu bagian
pelayanan utama yang menunjang kegiatan pelayanan kesehatan di setiap
puskesmas. Perananan laboratorium di Puskesmas saat ini telah menjadi bagian
yang cukup diperhitungkan, penegakan diagnosa penyakit telah banyak
mensyaratkan untuk didukung dengan data hasil pemeriksaan laboratorium.
JUMLAH JUMLAH
NO JENIS PEMERIKSAAN POSITIF NEGATIF TOTAL
L P L P L P
MIKROBIOLOGI
(Pemeriksaan Penyakit
A menular)
1 HIV 22 148 22 148 170
2 Gonorhae
3 Klamidia
4 Syphilis 22 148 22 148 170
5 BTA : - Tuberkulosiis 2 1 11 14 13 15 28
- Leprae
6 Difteria
7 Kandida
8 Trichomonas vaginalis

B PARASITOLOGI

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


1 Malaria
2 Filariasis

C PEMERIKSAAN KLINIK
I DARAH RUTIN
a. Haemoglobin 4 32 36
b.Leukosit 4 32 36
c. Eritrosit 4 32 36
d. Trombosit 4 32 36
e. Hematokrit 4 32 36
f. Hitung jenis darah 4 32 36
g. LED

II KIMIA KLINIK
a. Gula Darah 52 217 269
b. Total Choleterol
-Cholesterol 16 55 71
-HDL
-LDL
-Trigliserida
c. Asam Urat 31 149 180

III URINALISA
a.Makroskopis 25 25
- Warna 25 25
- Kejernihan 25 25
b. Albumin 3 22 25 25
c. Reduksi 4 21 25 25
d. Bilirubin
e. Urobilin 5 20 25 25
f. Keton 14 11 25 25
g. Nitrit 25 25 25
h. PH
i. Berat jenis
j. Asam Askorbit
k. Sedimen
-Leukosit 6 19
-Eritrosit
-Silinder
-Epitel
L. Plano test / GM test 1 2 2

IV FESES

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018


a. Amuba
b. Ascaris
c. Ancylostoma
d. Trichuriasis

V Serologi
a. Widal
b. Golongan darah 1 3 4
c. HbSAg 66 66 66
d. Campak

VI Rapid Test
a. DBD
b. Malaria
JUMLAH

19 Laporan Tahunan Puskesmas Pauh Tahun 2018