Anda di halaman 1dari 2
penentuan identitas orang hidup /mati berdasarkan ciri khas yang ada identifikasi definisi upaya membantu penyidik
penentuan identitas
orang hidup /mati
berdasarkan ciri khas
yang ada
identifikasi
definisi
upaya membantu
penyidik menentukan
identitas seseorang
identifikasi forensik
yang hanya diperoleh
dari korban
sepihak
identitas
identitas sepihak yang
sudah dicocokan
dengan database
definitif
penculikan
hidup
orang hilang
bayi tertukar
tidak dikenal
membusuk
hangus terbakar
peran
kecelakaan masal
bencana alam
jenazah
banyak korban mati
dlm kerusuhan
potongan
tubuh/kerangka
infantisid

penentuan identitas

korban

bencana/kecelakaan

masal etik dan kemanusiaan pembuatan akta tujuan kematian administratif dokumen ahli waris asuransi peradilan
masal
etik dan kemanusiaan
pembuatan akta
tujuan
kematian
administratif
dokumen ahli waris
asuransi
peradilan
legal
catatan kriminal
bila ditemukan tulang harus ditentukan apakah merupakan tulang manusia manusia? pada tulang yang sulit
bila ditemukan tulang
harus ditentukan
apakah merupakan
tulang manusia
manusia?
pada tulang yang sulit
diidentifikasi dilakukan
px imunologik

uterus/prostat

kewajiban dokter

dalam membantu

peradilan

dalam hal penyidik untuk membantu kepentingan peradilan menangani seorang korban baik luka, keracunan ataupun mati
dalam hal penyidik untuk membantu kepentingan peradilan
menangani seorang korban baik luka, keracunan ataupun mati
yang diduga karena peristiwa yang merupakan tindak pidana, ia
berwenang mengajukan permintaan keterangan ahli kepada ahli
kedokteran kehakiman atau dokter dan atau ahli lainnya
ayat 1
permintaan keterangan ahli sebagaimana dimaksud dalam ayai (1)
dilakukan secara tertulis, yang dalam surat itu disebutkan dengan
tegas untuk pemeriksaan luka atau pemeriksaan mayat dan atau
pemeriksaan bedah mayat
KUHP pasal 133
ayat 2
mayat yang dikirimkan kepada ahli kedokteran kehakiman atau
dokter pada rumah sakit harus diperlukan secara baik dengan
penuh penghormatan terhadap mayat tersebut dan diberi label
yang memuatkan identitas mayat, dilak dengan diberi cap
jabatan yang diletakan pada ibu jari kaki atau bagian badan
mayat
ayat 3
tentang kesehatan
pasal 79
selain penyidik pejabat polisi Negara Republik Indonesia juga
kepada pejabat pegawai negeri sipil tertentu di Departemen
Kesehatan diberi wewenang khusus sebagai penyidik
sebagaimana dimaksud dalam UU No 8 tahun 1981 tentang
Hukum Acara Pidana, untuk melakukan penyidikan tindak
pidana sebagaimana diatur dalam undang-undang ini
ayat 1
melakukan pemeriksaan atas kebenaran
laporan serta keterangan
melakukan pemeriksaan terhadap orang
yang diduga melakukan
meminta keterangan dan bahan bukti dari
orang atau badan usaha
melakukan pemeriksaan atas surat atau
dokumen lain
penyidik sebagaimana
dimaksud dalam ayai
(1) berwenang
UU No 23 Tahun 1992
melakukan pemeriksaan atau penyitaan
bahan atau barang bukti
ayat 2
meminta bantuan ahli dalam rangka
pelaksanaan tugas penyidikan
menghentikan penyidikan apabisa tidak
terdapat cukup bukti sehubungan
dengan tindak pidana di bidang
kesehatan
kewenangan penyidik sebagaimana dimaksud
dalam ayat (2) dilaksanakan menurut UU No 8
tahun 1981 tentang HAP
ayat 3

daerah non-coding sequence dianggap sbg daerah paling polimorfis

dapat berdiri sendiri

dasar hukum
dasar hukum
jar lunak px sex chromatin tengkorak L sempit dan panjang bentuk W lebar dan pendek
jar lunak
px sex chromatin
tengkorak
L sempit dan panjang
bentuk
W lebar dan pendek
L lancip
arcus pubis
W tumpul
jenis kelamin
tulang
L oval
pelvis
foramen ischiadica
W segitiga

L lebih dalam

incisura ischiadica W lebih dangkal
incisura ischiadica
W
lebih dangkal
dengan teknologi PCR dapat digunakan sampel yang kecil harus dipastikan sampel dari manusia jenis kelamin
dengan teknologi PCR
dapat digunakan
sampel yang kecil
harus dipastikan
sampel dari manusia
jenis kelamin
tentukan
identitas spesifik
membandingkan
gambaran sidik jari
jenazah dengan data
sidik jari ante mortem
diakui paling tinggi
ketepatannya
jari tangan jenazah
harus dijaga sebaik
mungkin
bentuk
jumlah
pencatatan data gigi
dan rahang
susunan
tambalan
px manual

x ray

pencetakan gigi dan rahang

memperlihatkan jenazah pada orang yang merasa kehilangan

hanya efektif pada jenazah dengan kondisinya masih baik

penuturan dipengaruhi faktor emosi

 

visual

merek

ukuran

inisial nama pemilik

pakaian

perhiasaan

 

dokumen

metode eksklusi

kartu identitas; KTP, SIM, paspor

pada kecelakaan masal identitas yang ditemukan di dekat jenazah belum tentu milik ybs

TB, BB

warna rambut

warna mata

kelainan khusus/cacat

kerangka

golongan darah

golongan darah pada jenazah yang sudah membusuk dapat dilakukan dgn memeriksa rambut, kuku dan tulang

identifikasi medis

pemeriksaan serologis

DNA teknik primer sidik jari gigi pada jenazah rusak/busuk dilakukan 2-3 kali metode pemeriksaan dengan
DNA
teknik
primer
sidik jari
gigi
pada jenazah rusak/busuk dilakukan 2-3 kali metode pemeriksaan
dengan hasil + untuk menjamin keakuratan
tidak dapat berdiri sendiri
sederhana

menggunakan data

ilmiah

cara

berdiri sendiri sederhana menggunakan data ilmiah cara sekunder metode Identifikasi Forensik tentukan ras

sekunder

metode

sederhana menggunakan data ilmiah cara sekunder metode Identifikasi Forensik tentukan ras   tulang hidung
sederhana menggunakan data ilmiah cara sekunder metode Identifikasi Forensik tentukan ras   tulang hidung

Identifikasi

Forensik

tentukan
tentukan
ras

ras  tulang hidung eropa   tulang langit-langit segitiga mongol tulang pipi antara eropa-negro

ras
 

tulang hidung

eropa

 

tulang langit-langit

segitiga

mongol

tulang pipi antara eropa-negro

tapal kuda

tulang hidung

negro

tulang pipi datar lebar
tulang pipi datar lebar
usia

usiapenutupan epifisial plate penutupan sutura inti penulangan berdasarkan gigi lihat dari tulang panjang

penutupan epifisial plate

penutupan sutura

inti penulangan

penutupan epifisial plate penutupan sutura inti penulangan berdasarkan gigi lihat dari tulang panjang

berdasarkan gigi

lihat dari tulang panjang

titik paling tinggi dari tulang sampe paling rendah

rumus Antropologi Ragawi UGM utk pria dewasa (Jawa)

dewasa

tinggi badan

rumus Djaja Surya Atmadja

(Jawa) dewasa tinggi badan rumus Djaja Surya Atmadja L kurang lebar os sacrum W lebih lebar

L kurang lebar

os sacrum W lebih lebar
os sacrum
W lebih lebar

anak-anak dan

adolescen <20thn

midlambdoid

lambda obelion sutura kubah kranium anterior sagital bregma midcoronal
lambda
obelion
sutura kubah kranium
anterior sagital
bregma
midcoronal

midcoronal

pterion sphenofrontal sutura lateral anterior inferior sphenotemporal superior sphenotemporal
pterion
sphenofrontal
sutura lateral anterior
inferior
sphenotemporal
superior
sphenotemporal

0 sutura membuka

1 penutupan minimal skoring 2 penutupan signifikan 3 penutupan sempurna masukkan ke tabel
1
penutupan minimal
skoring
2
penutupan signifikan
3
penutupan sempurna
masukkan ke tabel

panjang-sempit, tinggi

tulang pipi lengkung, tidak lebar
tulang pipi lengkung,
tidak lebar

tulang hidung lebar-pendek, tinggi antara eropa negro

tulang langit-langit
tulang langit-langit

lebar-pendek, rendah

tulang langit-langit segi empat

mendel & lovejoy

m e n d e l & l o v e j o y

Identifikasi Forensik.mmap - 05/07/2019 -

khusus utk ras mongoloid

untuk dewasa muda Indonesia

panjang tulang diukur dari luar tubuh, beserta kulit luarnya

rumus Trotter dan Gleser

untuk dewasa muda Indonesia panjang tulang diukur dari luar tubuh, beserta kulit luarnya rumus Trotter dan