Anda di halaman 1dari 3

PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT

Ade Syahputra Damanik


TKHI / DOKTER
NR 143800003855

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah semua perilaku yang dilakukan atas kesadaran
sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan
berperan aktif dalam kegiatan sehari-hari di masyarakat. Dengan adanya PHBS masyarakat diharapkan
mampu untuk mengenali dan mengatasi masalahnya sendiri terutama dalam tatanan masing-masing dan
masyarakat dapat menerapkan cara-cara hidup sehat dengan menjaga, memelihara dan meningkatkan
kesehatannya.

PHBS diperlukan untuk dipraktekkan karena faktor perilaku memiliki andil 30-35 % terhadap
derajat kesehatan sedangkan diperlukan berbagai upaya untuk mengubah perilaku tidaks ehat menjadi
perilaku sehat.

Manfaat dari PHBS ini ialah :

1. Setiap anggota keluarga tidak mudah sakit dan sehat


2. Anak tumbuh sehat dan cerdas
3. Anggota keluarga giat bekerja
4. Pengeluaran biaya rumah tangga dapat ditujukan untuk memenuhi gizi keluarga, pendidikan
dan modal usaha untuk menambah pendapatan keluarga
5. Masyarakat mampu mengupayakan lingkungan sehat
6. Masyarakat mampu mencegah dan menanggulangi masalah-masalah kesehatan
7. Masyarakat mampu mengembangkan Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM)
seperti Posyandu, tabungan ibu bersalin, arisan jamban, ambulans desa dll

INDIKATOR PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT

1. Persalinan ditolong oleh Tenaga Kesehatan.


Persalinan harus ditolong tenaga kesehatan karena tenaga kesehatan merupakan orang yang
ahli dalam membantu persalinan sehingga keselamatan ibu dan bayi lebih terjamin.

2. Memberi bayi ASI Ekslusif.


ASI yang merupakan cairan dengan akndungan gizi yang cukup dan sesuai untuk kebutuhan
bayi diberikan pada bayi 0-6 bulan tanpa tambahan makanan atau minuman lain. ASI
mengandung zat gizi sesuai kebutuhan tumbuh kembang bayi, memiliki zat kekebalan, aman
dan terjamin, tidak bayi, melindungi bayi dari alergi dan membantu memeprbaiki refleks
menghisap, menelan dan pernnafasan bayi. Bayi harus segera disusui paling lambat 30 menit
setelah melahirkan untuk merangsang keluarnya ASI dan menghentikan perdarahan. Susui
bayi sesering mungkin sampai ASI keluar, setelahbitu sesuaikan dengan kebutuhan bayi.
Waktu dan lama menyusui tidak perlu dibatasi dan berikan ASI secara bergantian dari kedua
payudara. Selama menyusui ibu harus banyak mengkonsumsi makanan dengan gizi
seimbang, banyak minum air putih, cukup istirahat.

3. Menimbang bayi dan balita setiap bulan.


Penimbangan bayi dan balita dimaksudkan utuk memantau pertumbuhannya setiap bulan.
Penimbangan bayi dan balita dilakukan sejak bulan mulai umur ke 1 bulan sampai 5 tahun
di Posyandu. Hasil penimbangan bayi akan dicatat di buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA),
maka akan terlihat garis pertumbuhannya. Dengan menimbang bayi setiap bulan akan
diketahui apakah anak tumbuh sehat, mencegah gangguan pertumbuhan, mengetahui balita
sakit untuk melihat apakah terjadi gizi buruk atau tidak, mengetahui kelengkapan imunisasi
dan mendapatkan penyuluhan gizi.

4. Menggunakan Air Bersih.


Air adalah kebutuhan dasar yang diperlukan sehari0hari dan air yang kita gunakan harus
memenuhi syarat air bersih yaitu : bening/jernih, tidak keruh, tidak berasa, tidak berbau.
Pastikan sumber air terjaga kebersihannya dan masak air yang akan digunakan untuk minum
hingga suhu 100 derajat celcius. Dengan menggunakan air bersih maka kita akan terhindar
dari penyakit dan setiap anggota keluarga akan terpelihara kesehatannya.

5. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun


Cucilah tangan dengan air bersih karena air tidak bersih akan mengandung banyak kuman
dan bakteri penyebab penyakit. Sabun dapat membersihkan kotoran dan membunuh kuman.
Cucilah tangan setiap kali tangan kotor, setelah buang air besar, setelah menceboki bayi atau
anak, sebelum makan dan menyuapi anak, sebelum memegang makanan dan sebelum
menyusui bayi. Dengan cuci tangan maka kuman di tangan akan mati, penularan penyakit
akan dicegah. Bersihkan tangan dengan air mengalir dan sabun, bersihkan telapak,
pergelangan tangan, sela-sela jari dan punggung tangan dan keringkan dengan lap bersih.

6. Menggunakan jamban sehat


Jamban adalah ruangan yang berfasilitas pembuangan kotoran manusia yang terdiri dari
tempat jongkok atau tempat duduk dengan leher angsa yang dilengkapi dengan unit
penampungan kotoran dan air untuk membersihkannya. Dengan menggunakan jamban amka
ligkungan akan bersih, sehat dan tidak berbau, tidak mencemari lingkungan sekitar, tidak
mengundang datangnya lalat atau serangga yang dapat menjadi penular penyakit. Jamban
harus tidak mencemari sumber air minum (jarak 10 meter), tidak berbau, kotoran tidak bisa
dijamah serangga atau tikus, tidak mencemari tanah, mudah dibersihkan, berdinding dan
atap, penerangan dan ventilasi cukup, kantai kedap air dan luas ruangan memadai, tersedia
air, sabun dan alat pembersih.

7. Memberantas jentik di rumah


Agar rumah bebas jentik maka lakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara
3M plus (Menguras, Menutup, Mengubur, plus Menghindari Gigitan Nyamuk (pakai
kelambu, pakai obat mencegah gigitan nyamuk, jangan menggantung pakaian, cahaya dan
ventilasi memadai, saluran air harus baik, menaburkan larvasida, memelihara ikan pemakan
jentik atau tumbuhan pengusir nyamuk). PSN dapat memberantas telur, jentik dan
kepompong nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue, Chikungunya, Malaria, Filariasis

8. Makan sayur dan buah setiap hari


Setiap anggota keluarga sebaiknya mengkonsumsi 3 porsi buah dan 2 porsi sayuran setiap
hari karena buah dan sayur mengandung vitamin, mineral dan serat yang tinggi. Satu porsi
sayur sama dengan satu mangkuk sayuran segar atau setengah mangkuk sayuran matang.
Semua sayur terutama sayur yang berwarna hijau tua, kuning dan oranye bagus untuk
dimakan dan semua buah bagus dimakan terutama buah berwarna merah. Kuning. Pilihlah
buah yang babas pestisida dan zat berbahaya lainnya. Konsumsi buah dan sayur sebaiknya
dimakan mentah atau dikukus.

9. Melakukan aktivitas fisik setiap hari


Aktivitas fisik adalah melakukan pergerakan anggota tubuh yang menyebabkan pengeluaran
tenaga yang sangat penting bagi pemeliharaan kesehatan fisik, mental dan mempertahankan
kualitas hidup agar tetap sehat dan bugar sepanjang hari. Aktiviats fisik dapat berupa aktivitas
fisik sehari-hari seperti berjalan kaki, berkebun, kerja di taman dll atau bsia berupa
berolahraga. Aktivitas fisik minimal dilakukan 30 menit dalam sehari yang dapat dilakukan
secara bertahap . Dengen beraktivitas fisik tubuh akan terhindar dari penyakit jantung,
strokem osteoporosis, berat badan terkendali, otot lebih lentur, tulang lebih kuat, bentuk
tubuh bagus, lebih percaya diri, lebih bertenaga.

10. Tidak Merokok di dalam rumah


Dalam satu isap rokok terdapat 4000 bahan kimia berbahaya di antara Nikotin, tar dan
Karbonmonoksida yang masing-masing dapat menyebabkan kecanduan, kanker paru dan
kemampuan darah membawa oksigen berkurang dan gangguan lainnya. Berhenti merokok
dapat dilakukan dengan 3 cara yaitu berhenti seketika, menunda dan mengurangi.