Anda di halaman 1dari 5

TATA TERTIB

MUSYAWARAH MAHASISWA
STIKES WIRA MEDIKA BALI
TAHUN 2019/2020

PASAL 1
NAMA KEGIATAN
Musyawarah ini bernama Musyawarah Mahasiswa STIKes Wira Medika Bali

PASAL 2
WAKTU
Sidang Musyawarah Mahasiswa STIKes Wira Medika Bali Tahun 2019/2020 Dilaksanakan
Pada Hari Sabtu, 06 April s/d 07 April 2019

PASAL 3
TEMPAT
Sidang Musyawarah Mahasiswa STIKes Wira Medika Bali Tahun 2019/2020 Dilaksanakan
Di Aula Kampus STIKes Wira Medika Bali

PASAL 4
KETENTUAN KETUK PALU
1. Ketentuan ketuk palu yaitu:
a. 1 kali ketuk palu untuk menunda dan memulai sidang.
b. 2 kali ketuk palu untuk menyetujui sidang.
c. 3 kali ketuk palu untuk pengesahan sidang.
d. Ketukan berulang-ulang untuk menenangkan peserta sidang.

PASAL 5
PESERTA, PENGUNJUNG, DAN UNDANGAN
1. Peserta MUSMA STIKes Wira Medika Bali, yaitu:
a. Masing-masing tiga perwakilan dari Badan Perwakilan Mahasiswa yang saat ini
menjabat.
b. Masing-masing tiga perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa yang saat ini menjabat.
c. Masing-masing tiga perwakilan HIMA & UKM satu periode sebelumnya dan yang saat
ini menjabat.
2. Pengunjung MUSMA STIKes Wira Medika Bali, yaitu seluruh civitas mahasiswa STIKes
Wira Medika Bali.
3. Undangan MUSMA STIKes Wira Medika Bali, yaitu pihak-pihak tertentu yang diundang
oleh penyelenggara MUSMA STIKes Wira Medika Bali.

PASAL 6
HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA, PENGUNJUNG, DAN UNDANGAN
1. Hak peserta MUSMA STIKes Wira Medika Bali adalah; hak memilih dan dipilih untuk
menjadi presidium tetap.
2. Hak suara dimiliki oleh seluruh peserta MUSMA STIKes Wira Medika Bali.
3. Hak bicara dimiliki oleh seluruh peserta dan pengunjung MUSMA STIKes Wira Medika
Bali.
4. Kewajiban peserta, pengunjung, dan undangan MUSMA STIKes Wira Medika Bali yaitu:
a. Menjaga keamanan dan ketertiban sidang.
b. Dapat meninggalkan sidang apabila diizinkan oleh Presidium dengan persetujuan
forum.
PASAL 7
FUORUM
1. Sidang dapat berlangsung apabila dihadiri oleh minimal 2/3 dari jumlah peserta
Perwakilan Ormawa STIKes Wira Medika Bali yang berhak hadir dengan syarat wajib
dihadiri minimal satu orang perwakilan setiap Ormawa STIKes Wira Medika Bali lama
dan baru.
2. Sidang Pleno dianggap sah apabila dihadiri oleh minimal dan telah disepakati forum.
3. Apabila pasal 4 ayat 1 dan ayat 2 tidak terpenuhi, maka sidang ditunda selama 2 x 5 menit.
4. Apabila pasal 4 ayat 2 tidak terpenuhi, maka sidang dapat dilanjutkan apabila dihadiri
minimal ½ + 1 dari jumlah peserta Perwakilan Ormawa STIKes Wira Medika Bali yang
telah hadir minimal satu orang perwakilan setiap Ormawa STIKes Wira Medika Bali
periode lama dan baru.
5. Pengambilan keputusan:
a. Keputusan dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat.
b. Jika kata mufakat tidak tercapai sekalipun telah diberikan kesempatan untuk lobbying,
maka keputusan dapat diambil secara voting atau suara terbanyak.
c. Apabila dalam poin b diperoleh suara yang sama, voting diulang sekali lagi dan apabila
masih sama, keputusan terakhir diserahkan pada presidium sidang.

PASAL 8
MAKSUD DAN TUJUAN
MUSMA STIKes Wira Medika Bali ini mempunyai maksud dan tujuan:
1. Membahas mekanisme dan tata tertib MUSMA STIKes Wira Medika Bali.
2. Memilih dan menetapkan Presidium tetap MUSMA STIKes Wira Medika Bali.
3. Pembacaan UUD Ormawa STIKes Wira Medika Bali.
4. Membahas LPJ seluruh Ormawa STIKes Wira Medika Bali.
5. Membahas GBHO Ormawa STIKes Wira Medika Bali
6. Penetapan peraturan tentang pemilihan BPM, ketua dan wakil ketua BEM, dan HIMA
Prodi STIKes Wira Medika Bali.

PASAL 9
PERSIDANGAN
1. MUSMA STIKes Wira Medika Bali terdiri dari beberapa sidang pleno.
2. Sidang pleno membahas GBHO dan mekanisme MUSMA STIKes Wira Medika Bali.
3. Pengesahan sidang pleno:
a. Hasil sidang disahkan dan ditetapkan melalui sidang pleno.
b. Setiap sidang pleno harus mendapat persetujuan dari anggota sidang pleno.
c. Keputusan sidang pleno merupakan keputusan tertinggi dalam hierarki keputusan
dalam MUSMA STIKes Wira Medika Bali.

PASAL 10
SYARAT PEMILIHAN PRESIDIUM SIDANG
1. Presidium sidang terdiri dari presidium sidang sementara dan presidium sidang tetap.
2. Presidium sidang sementara adalah presidium sidang tetap pada MUSMA STIKes Wira
Medika Bali periode sebelumnya.
3. Apabila salah satu atau dua presidium sidang sementara tidak hadir, maka presidium
sidang sementara yang hadir mempunyai hak untuk menunjuk pengganti, baik dari panitia
maupun peserta MUSMA STIKes Wira Medika Bali.
4. Presidium sidang tetap adalah presidium yang dipilih dari peserta sidang melalui
musyawarah mufakat.
5. Presidium sidang terdiri dari tiga orang presidium yaitu Presidium sidang I, Presidium
sidang II dan Presidium sidang III.
a. Presidium sidang 1 sebagai ketua sidang dan pengambil keputusan
b. Presidium sidang 2 sebagai wakil ketua sidang
c. Presidium sidang 3 sebagai sekretaris sidang
d. Apabila presidium 1 kelelahan presidium 2 dapat mengambil tugas daripresidium
sidang 1
e. Apabila presidium sidang 2 kelelahan presidium sidang 3 dapat mengambil tugas dari
presidium 1 dan 2
6. Presidium sidang tetap bersedia dan sanggup hadir selama sidang sampai sidang berakhir
7. Presidium sidang tetap adalah anggota penuh dari MUSMA yang sehat secara jasmani dan
rohani.

PASAL 11
HAK DAN KEWAJIBAN PRESIDIUM SIDANG

1. Hak Presidium Sidang:


a. Memimpin kelangsungan sidang.
b. Menunda sidang atas persetujuan peserta sidang yang hadir pada saat persidangan
berlangsung.
c. Mengambil segala keputusan yang dianggap perlu demi kelancaran persidangan.
d. Selama persidangan berlangsung, presidium sidang berhak memberi sanksi ringan
berupa peringatan atau sanksi berat berupa pencabutan hak sebagai peserta kepada
peserta yang melanggar tata tertib dan dianggap mengganggu kelancaran sidang pleno
MUSMA STIKes Wira Medika Bali.
e. Presidium sidang berhak mengeluarkan peserta yang telah dicabut haknya sebagai
peserta sidang.
f. Presidium sidang berhak untuk mengeluarkan pengunjung dan undangan yang
melanggar tata tertib dan mengganggu kelancaran sidang MUSMA STIKes Wira
Medika Bali.
2. Kewajiban Presidium Sidang:
a. Presidium sidang wajib mengenakan pakaian yang rapi dan sopan.
b. Menjalankan tata tertib sidang pleno MUSMA STIKes Wira Medika Bali.
c. Presidium sidang wajib menjaga netralitas selama memimpin persidangan.

PASAL 12
MEKANISME PEMILIHAN PRESIDIUM SIDANG TETAP
1. Presidium sidang tetap dapat dipilih dengan cara mencalonkan diri atau dicalonkan oleh
peserta sidang.
2. Pemilihan dilakukan dengan sistem musyawarah.
3. Apabila mekanisme musyawarah mufakat tidak berhasil dalam menentukan presidium
sidang tetap, maka dilakukan sistem voting secara terbuka.
4. Presidium sidang tetap terpilih adalah kandidat yang memperoleh suara terbanyak.
5. Presidium yang dicalonkan mempunyai hak untuk menolak dengan alasan yang jelas.
PASAL 13
ATURAN PERSIDANGAN
1. Perwakilan Ormawa STIKes Wira Medika Bali berbicara setelah mendapat izin dari
presidium sidang.
2. Kesempatan berbicara/mengajukan pendapat diatur menurut urutan permintaan atau
kebijaksanaan presidium sidang.
3. Setiap waktu dapat diberikan interupsi kepada peserta untuk:
a. Mengajukan koreksi.
b. Mengajukan usul untuk menunda sementara sidang apabila dianggap perlu.
c. Interupsi tidak boleh diinterupsi lagi.

PASAL 14
PENINJAUAN KEMBALI
(1) Peninjauan kembali dapat diajukan oleh seluruh peserta MUSMA UU Pemira beserta
alasannya.
(2) Peninjauan kembali harus disahkan oleh forum setelah diajukan kepada presidium
sidang.
(3) Peninjauan kembali maksimal dapat diajukan sekali pada setiap pasal per hari selama
MUSMA UU Pemira berlangsung.

PASAL 15
PENUTUP
Menimbang, Menetapkan, dan Memutuskan Tentang Tata Cara dan Tata Tertib
Musyawarah Mahasiswa STIKes Wira Medika Bali Tahun 2019/2020.
Hari: Sabtu
Tanggal : 06 April 2019
Pukul : 20.45 wita
LEMBAR PENGESAHAN

Tata tertib ini disahkan dalam MUSMA STIKes Wira Medika Bali Tahun 2019/2020:
Hari : Sabtu
Tanggal : 06 April 2019
Pukul : 20.45 wita

Ditetapkan pada tanggal : 06 April 2019


Ditetapkan di : Denpasar

Prapresidium I Prapresidium II Prapresidium III

( I Putu Mahendra Nara Adi (Gusti Ayu Putu Ami Mariaswanti) (Putu Mas Pramita Kania Dewi)

Kusuma)