Anda di halaman 1dari 1

Analisis:

Pada kasus ini dilakukan pemeriksaan laboratorium berupa golongan darah, kadar
alkohol darah dan sampel pemeriksaan darah diambil dari arteri femoralis, sedangkan urin
dari vesica urinaria, didapatkan hasil pemeriksaan golongan darah O, alkohol darah dan urin
negatif. Sehingga pada kasus ini, penyebab kematian akibat intoksikasi alkohol dapat
disingkirkan.
Pemeriksaan golongan darah dilakukan secara serologis dimana sampel darah diambil
sebanyak 1 tetes kemudian dicampur dengan anti serum A, AB, dan O. hal tersebut
menunjukkan bahwa korban bergolongan darah O.
Pemeriksaan alkohol darah dan urin dilakukan dengan metode modifikasi Conway.
Didapatkan sampel pemeriksaan alkohol reagen anti tidak menunjukkan perubahan warna
menjad biru (tetap kuning/kuning kenari).
Nilai rujukan:
 kuning kenari : negatif (0%)
 kuning kehijauan : 80 mg%
 hitam kekuningan : 150 mg%
 kehijauan : 200 mg%
 biru hijau : 300mg%
Salah satu penyebab kematian akibat asfiksia mekanik adalah trauma mekanik. Pada
kasus ini, tidak ditemukan jejas luka akibat pembekapan, penyumbatan, penjeratan,
pencekikan, maupun gantung. Sehingga penyebab kematian ini dapat disingkirkan.
Kemungkinan penyebab lainnya pada kasus ini adalah intoksikasi acetaminophen.
Kadar toksik acetaminophen adalah 4g/hari. Pada kasus ini, didapatkan barang bukti berupa
3 butir Panadol dan 7 kapsul Neurobat. Tetapi, pemeriksaan toksikologi dan pemeriksaan
dalam tidak dilakukan sehingga penyebab kematian ini dapat disingkirkan.
Kemungkinan penyebab kematian lainnya adalah penyakit. Pada kasus ini, korban
mempunyai riwayat penyakit tekanan intraokuler tinggi dan menolak untuk kontrol. Sehari
sebelum kejadian terjadi, teman korban menyatakan bahwa korban tampak pucat. Hal ini
menunjukkan bahwa keadaan umum korban semakin memburuk. Tetapi karena tidak
dilakukan pemeriksaan dalam, maka tidak dapat disebutkan secara pasti penyakit penyebab
kematian korban.

Kesimpulan:
Keperluan pemeriksaan laboratorium forensik sangat diperlukan, selain untuk
melengkapi identifikasi korban, juga untuk memberikan data terkait penyebab kematian.
pada kasus ini dapat disimpulkan bahwa penyebab kematiannya mengarah pada penyakit,
tanpa mengesampingkan penyebab lain. Untuk memastikan penyakit penyebab kematian
korban diperlukan pemeriksaan dalam.