Anda di halaman 1dari 2

“PERLUNYA TAMAN SAINS DI KAMPUS KM 5”

BAB I
PENDAHULUAN

Sesuai dengan arah Nawa Cita Presiden Republik Indonesia dan Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Nasional dalam era Pemerintahan 2014-2019, Kementerian Pertanian,
melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian mulai tahun 2015 berperan aktif
dalam membangun dan mengembangkan Taman Sains dan Teknologi Pertanian (TSTP)
sebagai sarana akselerasi impact recognition inovasi pertanian, sekaligus terobosan untuk
memperderas arus inovasi pertanian kepada masyarakat. Tahun 2016, pengembangan Taman
Sains Pertanian (TSP) dilakukan di 9 lokasi Kebun Percobaan (5 di antaranya dimulai tahun
2015), sebagai wahana penelitian, pengkajian, pengembangan dan penerapan inovasi
pertanian sekaligus show window dan tempat peningkatan kapasitas pelaku pembangunan
pertanian termasuk penyuluh dan petani. Sedangkan Taman Teknologi Pertanian (TTP)
dibangun di 26 kawasan di 26 kabupaten/kota, sebagai wahana implementasi inovasi aplikatif
spesifik lokasi yang matang dari hulu ke hilir dengan melibatkan stakeholders terkait.
Disamping itu, dikembangkan pula Taman Sains dan Teknologi Pertanian di kompleks
penelitian pertanian Cimanggu Bogor, yang berskala nasional.

Taman Sains Pertanian maupun Taman Teknologi Pertanian diharapkan tumbuh dan
berkembang dengan mengedepankan kapasitas dan potensi wilayah, sosial budaya dan
kearifan lokal masing-masing wilayah.Taman sains digunakan sebagai pusat penerepan
teknologi yang berkaitan dengan pertanian. Sebagai wadah pengolahan hasil panen. Selain
itu, dari segi inovasi untuk menyebarluaskan teknologi dalam 3 pertanian, taman sains
diarahkan sebagai suatu kawasan yang dapat menjadikan suatu desa yang mandiri serta
mendapatkan nilai positif dari masyarakat dan dapat menumbuhkan penghasilan ekonomi
masyarakat.
BAB II
PEMBAHASAN

Pengembangan pembelajaran sains memiliki peranan yang sangat penting dalam


membantu meletakkan dasar kemampuan dan pembentukkan sumber daya manusia yang
diharapkan. Sadar pentingnya ketrampilan proses sains akan semakin tinggi apabila
menyadari bahwa kita hidup dalam dunia yang dinamis, berkembang dan berubah secara
terus-menerus bahkan makin menuju masa depan.
Hakekat sains perlu dikaji, dipelajari dan ditekuni, sebagai calon guru yang
dipersiapkan untuk mengisi masa depan yang diduga akan semakin rumit, berat dan banyak
problemanya perlu dibekali ketrampilan sains yang memadai, tepat, bermakna dan
fungsional. Secara umum keterampilan sains di kampus KM5 bertujuan agar mahasiswa atau
calon guru mampu secara aktif mencari informasi mengenai apa yang ada di sekelilingnya.
Salah satu langkah strategis untuk dapat membekali secara optimal, harus didahului
dengan memahami tujuan pendidikan dan pembelajaran yang akan diterapkan pada anak usia
dini termasuk dalam bidang pengembangan sains untuk anak usia dini. Dengan memahami
lingkup dan tujuan ketrampilan sains tersebut akan membantu para pengajar atau orang
dewasa lainnya dalam penguasaan program-program pembelajaran sains untuk siswa mereka
nanti yang dianggap tepat. Untuk dapat menyelenggarakan pembelajaran sains yang tepat
dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satu faktor yang sangat fundamental adalah para
pengajar dan pendidik sains. Agar dapat mewujudkan pembelajaran sains pada anak secara
optimal, hendaklah para pengajar/pendidik tersebut betul-betul memahami hakekat sains
secara benar.

Menurut saya pembangunan taman sains di kampus KM 5 sangat diperlukan. Karena


dengan adanya taman sains kita bisa lebih mengetahui apa-apa saja tanaman komoditi
pertanian, seperti tanaman yang bisa di jadikan obat-obatan maupun tanaman yang bisa di
sayur atau dimakan. Selain itu juga, kita bisa mempelajari tentang tanaman yang ada di taman
sains untuk pengetahuan kita ketika kita akan mengajar di SD nantinya.