Anda di halaman 1dari 7

1

TUGAS KELOMPOK IV
MATA KULIAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN REGIONAL
“Pendekatan-Pendekatan dalam Perencanaan Pembangunan”

DISUSUN OLEH:
Juliami 17 – 110 – 013
Noviyanti 17 – 110 – 014
Ernisufiyanti 17 – 110 – 011

PROGRAM STUDI ADMINISTRASI NEGARA


FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS DAYANU IKHSANUDDIN
BAUBAU
2019
2

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Perencanaan atau yang sudah akrab dengan istilah planning adalah

satu dari fungsi management yang sangat penting. Bahkan kegiatan

perencanaan ini selalu melekat pada kegiatan hidup kita sehari-hari, baik

disadari maupun tidak. Sebuah rencana akan sangat mempengaruhi sukses

dan tidaknya suatu pekerjaan. Karena itu pekerjaan yang baik adalah yang

direncanakan dan sebaiknya kita melakukan pekerjaan sesuai dengan yang

telah direncanakan. Dalam hal ini diperlukan suatu sistem pendekatan yaitu

perencanaan pembangunan partisipatori.Dalam perencanaan pembangunan

memerlukan beberapa konsep mengenai perubahan lingkungan

pembangunan,kebutuhan organisasi Pembangunan akan perencanaan akibat

perubahan lingkungan, ciri-ciri sistem yang akan dipakai dalam

perencanaan, dan beberapa teori perencanaan. Hudson menunjukkan 5 teori

perencanaan yaitu radikal, advocacy,transactive, synoptik, dan incremental

yang dikatakan sebagai taxonomy.

Dalam makalah ini akan dibahas beberapa masalah terkait dengan

pendekatan perencanaan Pembangunan yang melibatkan beberapa teori

perencanaan seperti transactive, teori sinoptik, teori incremental


3

1.2. Rumusan Masalah


Berdasarkan latar belakang diatas, maka dapat dirumuskan beberapa

permasalahan sebagai berikut :

a. Apa Definisi Pendekatan Perencanaan?

b. Apa saja jenis dari Pendekatan perencanaan Pembangunan?

c. Bagaimana Perbedaan dan persamaan dari 3 jenis Pendekatan


Perencanaan?

1.3. Maksud dan Tujuan


Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka dapat dirumuskan beberapa

maksud dan tujuan sebagai berikut :

a. Menjelaskan Definisi Pendekatan Perencanaan

b. Menjelaskan jenis-jenis Pendekatan perencanaan

c. Menjelaskan Perbedaan dan persamaan dari 3 jenis Pendekatan


Perencanaan
4

A. Perencanaan Partisipasi

Partisipasi masyarakat dalam pembangunan pada dasarnya merupakan suatu


bentuk keterlibatan dan keikutsertaan masyarakat secara aktif dan sukarela
dari dalam dirinya maupun dari luar dirinya dalam keseluruhan proses
kegiatan yang bersangkutan. Partisipasi masayarakat dalam pembangunan
bukanlah mobilisasi masyarakat. Partisipasi masyarakat dalam
pembangunan adalah kerja sama antara masyarakat dengan pemerintah
dalam merencanakan, melaksanakan dan membiayai pembangunan.

Dalam pendekatan partisipasi, peran serta masyarakat tidak hanya terbatas


dalam pengertian ikut serta secara fisik, tetapi keterlibatan yang
memungkinkan mereka melaksanakan penilaian terhadap masalah dan
potensi yang terdapat dalam lingkungan sendiri, kemudian menentukan
kegiatan yang mereka butuhkan. Keterlibatan masyarakat ini adalah
keterlibatan yang mengarah pada tumbuhnya kemampuan-kemampuan
mereka untuk lebih berdaya dalam menghadapi tantangan hidup tanpa harus
bergantung dengan orang lain. Ketika masyarakat kuat, peran orang luar
semakin dikurangi. Itulah sebabnya pendekatan partisipatif disebut juga
dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat.

Tahap paling ideal dari partisipasi masyarakat adalah tahap dimana


masyarakat selain dapat memilih dan menentukan dengan kemampuannya
sendiri terhadap segala bentuk kegiatan yang sesuai dan menentukan apa
yang terbaik bagi kesejahteraan hidupnya, masyarakat juga mampu
melakukan kontrol terhadap pelaksanaannya. Pada tahap ideal ini, kegiatan
direncanakan, dilaksanakan, serta dinilai bersama masyarakat. Dan untuk
mendapatkan partisipasi yang baik diperlukan sebuah pendekatan dan
teknik-teknik partisipasi yang sesuai dengan karakter masyarakat.

Tujuan dari pendekatan partisipatif adalah adanya perubahan sosial, dimana


masyarakat mampu menentukan yang terbaik bagi dirinya. Masyarakat
memberikan segenap kemampuannya, baik fisik, pemikiran dan harta untuk
kebutuhan memperkuat dan mengembangkan kapasitasnya (capacity
5

building). Dengan demikian, pendekatan partisipatif merupakan bagian dari


penguatan civil society.

Untuk mencapai keberhasilan pembangunan, partisipasi masyarakat dalam


pelaksanaan pembangunan sangat diperlukan. Pembangunan dapat berjalan
terus menerus tetapi hasilnya akan sangat berbeda apabila pembangunan
tersebut didukung dengan partisipasi masyarakat. Partisipasi dalam
pembangunan harus dilaksanakan sebagai bagian penting dari
pembangunan itu sendiri.

B. Perencanaan Adptif

Perencanaan Adaptif Suatu pendekatan yang didasarkan atas proses


pengendalian adaptif yang berfokus pada proses pengambilan keputusan
berdasarkan pengalaman. Berbeda dengan perencanaan inkremental,
perencanaan adaptif hanya dapat dilaksanakan oleh pihak-pihak yang relatif
independen atau memiliki kewenangan yang luas yang biasanya hanya
dimiliki oleh pimpinan atau pengambil keputusan.

Pendekatan adaptif dalam perenencanaan diperlukan


dalam memecahkan masalah yang terjadi. Pendekatan adaptif dilakukan
dengan (1) memperbaiki metodologi perencanaan konvensional dan
sistem yang diimplementasikan, serta memberi peluang subdisiplin
dalam analisis kerangka kerja; (2) diperlukan policy experiment
untuk menghasilkan sebuah perencanaan kegiatan proyek pembangunan
yang tepat sasaran.
6

PENUTUP

3.1. KESIMPULAN
Dari berbagai pemaparan diatas dapat kita ambil kesimpulan dan point

penting antara lain :

a. Perencanaan adalah sangat penting baik ditinjau dari sisi management


maupun dari pandangan agama islam,mengingat adanya pesan nabi
Muhammad saw. Dan ayat al-qur'an yang menekankan hal tersebut. Satu
diantara pengertian perencanaan adalah suatu proses menetapkan tujuan,
mengembangkan strategi, dan menguraikan tugas dan jadwal untuk
mencapai tujuan.

b. Diantara urgensi perencanaan adalah akan memberikan guideline


(framework) untuk mencapai tujuan masa datang.

c. Ruang lingkup perencanaan mencakup berbagai demensi baik waktu,


spasial,tingkatan dan teknis perencanaan.

d. Teori pendekatan perencanaan meliputi, antara lain; sinoptik,


inkremental, dantransaktif.
7

DAFTAR PUSTAKA

Hadi, Sudharto P. 2001. Dimensi Lingkungan Perencanaan Pembangunan.

Yogyakarta: GMU Press.

Hudson, Barclay M. 1979. “Comparison of Current Planning Theories:


Counterparts and Contradictions”. APA Journal, October 1979, pp. 387-
398.

Wahab, Solichin A. 1990. Analisis Kebijaksanaan, Dari Formulasi Ke


Implementasi Kebijaksanaan Negara. Jakarta: PT. Bumi Aksara.