Anda di halaman 1dari 4

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

PENYULUHAN KESEHATAN RUMAH SAKIT

Topik : Thypoid Fever


Hari, tanggal : Rabu, 1 Mei 2019
Waktu : 15 Menit
Tempat : Ruang Anyelir RSD Gunung Jati Kota Cirebon
Sasaran : Nn N serta keluaerga.

1. Analisis Situasi
Nn. N sedang dirawat di RSUD Gunung Jati untuk mengobati penyakitnya.

2. Tujuan Pembelajaran
A. Tujuan Instruksional Umum (TIU)
Setelah mendapatkan penyuluhan, keluarga pasien memahami tentang
materi penyuluhan yaitu demam thypoid
B. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)
Setelah mendapatkan penyuluhan keluarga pasien mampu :
1. Keluarga mampu menjelaskan pengertian Demam Thypoid
2. Keluarga mampu menjelaskan penyebab terjadinya Demam Thypoid
3. Keluarga mampu menjelaskan tanda dan gejala Demam Thypoid
4. Keluarga mampu menjelaskan pencegahan Demam Thypoid

C. Lingkup Materi Pembelajaran


1. Menyebutkan pengertian demam thypoid
2. Menyebutkan penyebab demam thypoid
3. Menyebutkan tanda dan gejala demam thypoid
4. Menyebutkan pencegahan demam thypoid

D. Analisis Sumber Belajar


Materi terlampir
E. Strategi
1. Materi Pembelajaran : Ceramah dan diskusi
2. Media : leaflet

1. Kegiatan Penyuluhan

No Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta Pelaksana


1. 2 menit Pendahuluan
1. Mengucapkan salam 1. Menjawab
pembuka dan salam
dan menyatakan
menanyakan kabar
keadaannya
peserta
2. Mendengarkan
2. Memperkenalkan diri
3. Menjelaskan kontrak 3. Memperhatikan
waktu dan tujuan
penyuluhan 4. Memperhatikan
4. Menjelaskan mekanisme
5. Memperhatikan
diskusi
5. Menjelaskan topik yang
akan diberikan
2. 8 menit Pelaksanaan
1. Menggali pengetahuan 1. Menjawab
awal dan pengalaman
peserta 2. Memperhatikan
2. Menjelaskan materi :
Pengertian, penyebab,
tanda gejala, pencegahan
3. Bertanya
demam thypoid
3. Mempersilahkan peserta
untuk mengajukan
pertanyaan dan fasilitator 4. Memperhatikan
memotivasi peserta untuk
bertanya
4. Fasilitator menjawab
pertanyaan
3. 2 menit Evaluasi
1. Mengajukan pertanyaan 1. Menjawab
sebagai review

4. 3 menit Penutup
1. Menegaskan kesimpulan 1. Menjawab
dari topik yang sudah
dibahas sebelumnya 2. Mengucapkan
2. Mengucapkan terima
kembali
kasih atas waktu dan
terimakasih
perhatian peserta
kepada
mahasiswa yang
telah memberi
3. Mengucapkan salam penyuluhan
3. Menjawab
penutup
salam
4. Membagikan leaflet
4. Menerima
MATERI PENYULUHAN
1. Definisi
Demam Thypoid ( enteric fever ) adalah penyakit infeksi akut yang biasanya
mengenai saluran pencernaan dengan gejala demam yang lebih dari satu minggu,
gangguan pada pencernaan dan gangguan kesadaran ( Nursalam dkk, 2005 : 152)

2. Penyebab Demam Thypoid


Etiologi typhoid adalah salmonella typhi. Salmonella para typhi A, B dan C.
Ada dua sumber penularan salmonella typhi yaitu pasien dengan demam typhoid
dan pasien dengan carier. Carier adalah orang yang sembuh dari demam typhoid
dan masih terus mengekresi salmonella typhi dalam tinja dan air kemih selama
lebih dari 1 tahun.

3. Tanda dan Gejala Demam Thypoid


Masa inkubasi rata-rata 10-20 hari. Yang tersingkat 4 hari jika infeksi terjadi
melalui makanan, sedangkan yang terlama sampai 30 hari jika infeksi melalui
minuman. Selama masa inkubasi mungkin ditemukan gejala prodroma, yaitu
perasaan tidak enak badan, lesu, nyeri kepala, pusing, dan tidak bersemangat.

Kemudian gejala klinis yang biasa ditemukan, yaitu :


a. Demam lebih dari 7 hari
Pada kasus tertentu, demam berlangsung selama 3 minggu, bersifat febris
remiten dan suhu tidak seberapa tinggi. Selama minggu pertama, suhu tubuh
berangsur-angsur meningkat setiap hari, biasanya menurun pada pagi hari dan
meningkat lagi pada sore dan malam hari. Dalam minggu kedua, penderita
terus berada dalam keadaan demam. Dalam minggu ketiga, suhu badan
berangsur-angsur turun dan normal kembali pada akhir minggu ketiga.
b. Gangguan saluran pencernaan
Pada mulut terdapat nafas berbau tidak sedap, bibir kering dan pecah-pecah
(ragaden), lidah ditutupi selaput putih kotor (coated tongue, lidah tifoid), ujung
dan tepinya kemerahan, jarang disertai tremor. Pada abdomen terjadi
splenomegali dan hepatomegali dengan disertai nyeri tekan. Biasanya
didapatkan kondisi konstipasi, kadang diare, mual, muntah, tapi kembung
jarang.

c. Gangguan kesadaran
Umumnya kesadaran penderita menurun walaupun tidak seberapa dalam, yaitu
apatis sampai somnolen. Jarang terjadi sopor, koma atau gelisah.
d. Pada punggung terdapat roseola (bintik kemerahan karena emboli basil dalam
kapiler kulit. Biasanya ditemukan pada minggu pertama demam).
e. Relaps (kambuh) ialah berulangnya gejala penyakit tifus abdominalis, akan
tetapi berlangsung ringan dan lebih singkat. Terjadi pada minggu kedua setelah
suhu badan normal kembali, terjadinya sukar diterangkan. Menurut teori relaps
terjadi karena terdapatnya basil dalam organ-organ yang tidak dapat
dimusnahkan baik oleh obat zat anti. Mungkin terjadi pada waktu
penyembuhan tukak, terjadi invasi basil bersamaan dengan pembentukan
jaringan fibrosis.
f. Epitaksis
g. Bradikardi

4. Pencegahan Demam Thypoid


Cara pencegahan yang dilakukan pada demam typhoid adalah
1. Cuci tangan setelah dari toilet dan khususnya sebelum makan atau
mempersiapkan makanan,
2. Hindari minum susu mentah (yang belum dipsteurisasi),
3. Hindari minum air mentah, rebus air sampai mendidih dan
4. Hindari makanan pedas
5. Vaksinasi tifoid polisakarida. Untuk anak berusia lebih dari 2 tahun dan perlu
diulang setiap 3 tahunnya. Vaksinasi dapat menimbulkan antibodi dalam darah
klien, antibodi ini dapat menekan bakteremia sehingga biakan darah negatif.
6. Pisahkan alat-alat makan penderita thypoid