Anda di halaman 1dari 4

Silakan mendiskusikan kedua pertanyaan berikut ini.

a. Apa pentingnya bagi Anda sebagai guru SD mempelajari materi


modul 2 KB 1 dan bagaimana cara Anda menanamkan rasa
bangga terhadap bahasa Indoneska kepada peserta didik?

Bagi saya sebagai seorang guru sekolah dasar, mempelajari


materi modul 2 KB 1 adalah penting. Karena saya jadi
mengetahui hakikat, fungsi, dan ragam bahasa; kedudukan
bahasa Indonesia; hakikat, teori, tahap-tahap dan faktor-
faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa anak serta
memahami pembelajaran bahasa anak. Kemampuan berbahasa
Indonesia adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi
masyarakat Indonesia, tidak terkecuali murid sekolah dasar.
Dalam bidang pendidikan dan pengajaran di sekolah dasar,
bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran pokok. Pelajaran
bahasa Indonesia diajarkan kepada murid berdasarkan
kurikulum yang berlaku, yang di dalamnya (kurikulum
pendidikan dasar) tercantum beberapa tujuan pembelajaran.
Salah satu tujuan pokoknya adalah murid mampu dan terampil
berbahasa Indonesia dengan baik dan benar setelah mengalami
proses belajar mengajar di sekolah. Keterampilan berbahasa itu
tidak saja meliputi satu aspek, tetapi di dalamnya termasuk
kemampuan membaca, menulis, mendengarkan (menyimak),
dan berbicara. Dalam proses pemerolehan dan
penggunaannya, keterampilan berbahasa tersebut saling
berkaitan. Mengetahui lebih dalam mengenai karakteristik
perkembangan anak sekolah dasar khususnya pada
perkembangan bahasanya agar kelak kita dapat
mengembangkan potensi berbahasa anak didik secara optimal
sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai
(http://kabarkito.blogspot.com/2012/11/karakteristik-
perkembangan-bahasa-anak.html). Menurut Marfu Muhyidin
Ilyas (http://guraru.org/info/opini-perlunya-keterampilan-
berbahasa-indonesia-bagi-guru-bidang-studi-lain/) Sebagai
alat komunikasi lisan dan tulisan, semua guru mutlak harus
menguasai bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bukan
penguasaan secara teoritis untuk diajarkan, tetapi keterampilan
berbahasa Indonesia yang mencerminkan karakter dan
kebanggaan sebagai bangsa. Juga bukan berbahasa Indonesia
yang mencerminkan gengsi kekotaan dan malu dengan identitas
kedaerahan. Tapi bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu
dan bahasa ilmu.

Cara menanamkan rasa bangga terhadap bahasa Indonesia


kepada peserta didik antara lain :

1. Meningkatkan rasa kebanggaan memiliki dan


menggunakan bahasa Indonesia dalam berbagai keperluan
dan kemanfaatannya yang menjangkau seluruh lapisan,
kelompok, dan golongan dalam masyarakat bangsa
Indonesia,
2. Menghindari penggunaan bahasa asing secara berlebihan
atau di luar garis ketentuan dan kebijakan yang telah
ditentukan. Penghindaran penggunaan bahasa asing secara
berlebihan dapat disebabkan telah ada padanannya dalam
bahasa Indonesia ataupun untuk menghindari gangguan
terhadap kelancaran komunikasi. Selain itu, penggunaan
bahasa asing secara berlebihan atau di luar lingkungan dan
keperluannya selain merupakan pelecehan terhadap peran
dan kedudukan serta hasil-hasil pengembangan bahasa
Indonesia, juga melemahkan pembinaan wawasan
kebangsaan,
3. Meningkatkan frekuensi pembiasaan penggunaan bahasa
Indonesia dalam semua kesempatan dan aktivitas, baik
resmi maupun tidak resmi. Dari sudut pandang psikologi
pendidikan, suatu keberhasilan bukan sekadar tercapai
melalui pendidikan formal dan pelatihan, tetapi lebih-lebih
melalui pembiasaan penggunaan secara terus-menerus
dalam lingkungan masyarakat dan di tengah-tengah
keluarga.

b. Sebagai guru, apa yang dapat Anda sarankan kepada orang tua
siswa agar dapat menciptakan situasi yang dapat
memaksimalkan proses pemerolehan bahasa anak, khususnya
bahasa Indonesia, melalui keluarganya masing-masing?

Bahasa telah berkembang sejak anak berusia 4 – 5 bulan. Orang


tua yang bijak selalu membimbing anaknya untuk belajar
berbicara mulai dari yang sederhana sampai anak memiliki
keterampilan berkomunikasi dengan mempergunakan bahasa.
Oleh karena itu bahasa berkembang setahap demi setahap
sesuai dengan pertumbuhan organ pada anak dan kesediaan
orang tua membimbing anaknya, karena itu terimalah keunikan
mereka dengan kelebihan dan kekurangan yang mereka miliki.
Bantu dan beri dukungan anak untuk mengenali kelebihan dan
menerima kekurangan mereka. Bantu membuat strategi belajar
untuk mengatasi kekurangan mereka, berikan alat-alat bantu
dan peraga sehingga anak mampu menyentuh, melihat dan
mendengarnya serta menghubungkan dengan konsep yang
dipelajari, menciptakan suasana belajar sambil bermain dan
bermain sambil belajar.
Saran yang bisa diberikan yaitu bagi para orang tua dampingi
anak ketika belajar dan mengerjakan PR. Dengan pemahaman
akan kekurangan mereka dan mengingat kelebihan yang
mereka miliki akan meningkatkan kadar kesabaran para
orangtua, demikian pula guru. Bekerja samalah dengan guru,
sehingga ada kesinambungan dalam pengamatan
perkembangan anak serta dukungan moral dan emosional buat
anak terutama saat di sekolah dan berilah pujian ketika anak
berhasil melakukan tugasnya, bantu dan dukung untuk
mengembankan kepercayaan diri dan kemandirian dalam
belajar.
(http://kabarkito.blogspot.com/2012/11/karakteristik-perkembangan-bahasa-anak.html)

c. Bapak/Ibu peserta diskusi, jawaban Bapak dan Ibu pada


umumnya sudah benar. Pertanyaan lebih lanjut. Bagaimana
cara Bapak/Ibu mengetahui bahwa anak merasa bangga
terhadap bahasa Indonesia? Apa pula perbedaan antara
teori nature dan teori nurture dalam pemerolehan bahasa?
Cara mengetahuinya dengan mengamati pemakaian bahasa
Indonesia dengan baik dan benar oleh peserta didik dalam
komunikasi lisan maupun komunikasi tulis, baik di dalam kelas
maupun dalam pergaulan di luar kelas, dengan guru maupun
teman sesama peserta didik lainnya serta dengan orang-orang
di lingkungan sekitar peserta didik tersebut.