Anda di halaman 1dari 9

Modul Praktikum GP3105 Seismic Processing, Semester I Tahun 2018

Praktikum GP3105 Seismic Processing, Semester I Tahun 2018 LABORATORIUM TEKNIK GEOFISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI EKSPLORASI
Praktikum GP3105 Seismic Processing, Semester I Tahun 2018 LABORATORIUM TEKNIK GEOFISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI EKSPLORASI

LABORATORIUM TEKNIK GEOFISIKA FAKULTAS TEKNOLOGI EKSPLORASI DAN PRODUKSI UNIVERSITAS PERTAMINA

TEKNOLOGI EKSPLORASI DAN PRODUKSI UNIVERSITAS PERTAMINA PRAKTIKUM GP3105 SEISMIC PROCESSING SEMESTER GANJIL TAHUN

PRAKTIKUM GP3105 SEISMIC PROCESSING

UNIVERSITAS PERTAMINA PRAKTIKUM GP3105 SEISMIC PROCESSING SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2018/2019 ANDI MARDHOTILLA

SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2018/2019

ANDI MARDHOTILLA

101116064

TEKNIK GEOFISIKA

AJARAN 2018/2019 ANDI MARDHOTILLA 101116064 TEKNIK GEOFISIKA MODUL 1 AKUISISI SEISMIK REFLEKSI TANGGAL PRAKTIKUM RABU, 05

MODUL 1 AKUISISI SEISMIK REFLEKSI

101116064 TEKNIK GEOFISIKA MODUL 1 AKUISISI SEISMIK REFLEKSI TANGGAL PRAKTIKUM RABU, 05 SEPTEMBER 2018 JAKARTA –

TANGGAL PRAKTIKUM

RABU, 05 SEPTEMBER 2018

JAKARTA INDONESIA

© 2018 TEKNIK GEOFISIKA

Modul Praktikum GP3105 Seismic Processing, Semester I Tahun 2018

Praktikum GP3105 Seismic Processing, Semester I Tahun 2018 LAPORAN PRAKTIKUM Teknik Geofisika, Universitas Pertamina

LAPORAN PRAKTIKUM

Teknik Geofisika, Universitas Pertamina

Modul 1 Akuisi Seismik Refleksi

Mata Kuliah Seismik Refleksi

Nama : Andi Mardhotilla

NIM

Kelas : GP 2

Shift

Tanggal Praktikum : 05 September 2018

: 101116064

: 1 Rabu, 15.00-16.00 WIB

ABSTRAK Dewasa ini, manfaat ilmu ke-geofisikaan mulai disadari oleh banyak instansi- instansi industri, terkhusus dalam bidang eksplorasi. Eksplorasi sendiri sangat dikenal pada industri energi, dimana dengannya bahan mentahan produksi dapat ditemukan. Penemuan yang tentunya cukup dikarenakan keberagaman material bumi. Oleh karenanya, dalam geofisika berdasarkan target-target yang diinginkan, terbagi beberapa metode dalam penemuannya. Adapun dianatara metode tersebut yang sekiranya menjadi idola hingga kini adalah, metode seismik. Metode seismik dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan hasil kenampakan pelapisan bawah tanah, di mana hasil akhirnya sesungguhnya tidak lebih dari perlapisan abu-abu. Hanya saja hasil tersebut sudah lebih dari cukup untuk membuat kita mengetahui letak sumber energinya. Adapun salah satu yang diperhatikan dalam metode seismic adalah 3D fold distribution design-nya. Sebagaimana yang akan dibahas dalam laporan praktikum ini adalah pembuatan desain fold distribution sederhana.

I. TUJUAN

1. Mahasiswa mampu memahami penentuan desain akuisisi seismic.

2. Mahasiswa mengenali parameter yang digunakan dalam mendesain akuisisi seismic.

3. Mahassiswa dapat membuat desain akuisisi seismic sendiri dengan cost yang relative murah.

II. TEORI DASAR

Membahas lebih dalam mengenai metode eksplorasi seismic, terkhusus pada design survey-nya. Adapun istilah-istilah yang perlu diperhatikan, yaitu sebagai berikut:

1.

Box Suatu area persegi yang berada diantara dua receiver lines dan dua source lines.

2. Direction ▪ Inline : parallel dengan receiver line ▪ Crossline : tegak lurus dengan
2. Direction ▪ Inline : parallel dengan receiver line ▪ Crossline : tegak lurus dengan

2. Direction

Inline : parallel dengan receiver line

Crossline : tegak lurus dengan receiver line

3. Patch Area receiver yang merekam source sama

4. Mid point

Common Mid Point (CMP) : titik tengah antara source dan receiver.

CMP Bin : area persegi berisi semua data bin.

Bin Size : ukuran area persegi kecil berisi data seismic.

Bin Size : ukuran area persegi kecil berisi data seismic. 5. Receiver Line Garis tempat receiver

5. Receiver Line

Garis tempat receiver yang dibentangkan pada suatu jarak tertentu.

Receiver Line Interval

pada suatu jarak tertentu. ▪ Receiver Line Interval ▪ Receiver Interval 6. Salvo Jumlah penembakan yang

Receiver Interval

tertentu. ▪ Receiver Line Interval ▪ Receiver Interval 6. Salvo Jumlah penembakan yang dilakukan dalam satu

6. Salvo Jumlah penembakan yang dilakukan dalam satu template.

7. Source Line Garis dimana source diletakkan.

Source Line Interval

Garis dimana source diletakkan. ▪ Source Line Interval ▪ Source Interval 8. Template Semua receiver aktif

Source Interval

diletakkan. ▪ Source Line Interval ▪ Source Interval 8. Template Semua receiver aktif pada satu shot

8. Template Semua receiver aktif pada satu shot point.

9. Xmin Offset paling minimal pada suatu survey.

10. Xmax Offset paling maksimal pada suatu survey. 11. Channel Pengertian lain dari receiver yaitu

10. Xmax Offset paling maksimal pada suatu survey.

10. Xmax Offset paling maksimal pada suatu survey. 11. Channel Pengertian lain dari receiver yaitu penerima

11. Channel Pengertian lain dari receiver yaitu penerima sinyal geofisika.

lain dari receiver yaitu penerima sinyal geofisika. III. METODOLOGI Adapun tahapan pengolahan data pada

III. METODOLOGI Adapun tahapan pengolahan data pada praktikum ini, digambarkan sebagai berikut:

Mulai

Input Nilai Parameter Desain
Input Nilai Parameter
Desain

Ubah Satuan menjadi Meter, Pilih Grid Size, Atur Shoot, dan Memproses Template Layout-nya

Output Desain 3D Seismic
Output Desain 3D
Seismic

Selesai

IV. DATA DAN PENGOLAHAN

4.1 Adapun data yang digunakan pada praktikum ini, adalah sebagai berikut:

1. Steepest dip

: 30º

2. Target size

: 500 m x 500 m

3. Shallow markers target

: 500 m

4. Target depth

: 2000 m

5. Vint at horizon

: 4200 m/s

6. Dominant frequency

: 50 Hz

7. Maximum frequency

: 70 Hz

4.2 Adapun tahapan pengolahan data pada praktikum ini, adalah sebagai berikut: 1. Penentuan ukuran bin

4.2 Adapun tahapan pengolahan data pada praktikum ini, adalah sebagai berikut:

1. Penentuan ukuran bin

ini, adalah sebagai berikut: 1. Penentuan ukuran bin >>Bin size = 30 2. Penentuan Xmin dan

>>Bin size = 30

2. Penentuan Xmin dan Xmax

Xmin =(30 2 +30 2 ) 0.5 = 42.43

Xmax=4000

3. Penginputan data untuk diolah pada aplikasi MESA

▪ Xmax=4000 3. Penginputan data untuk diolah pada aplikasi MESA Adapun hasil yang akan dikeluarkan, sebagai

Adapun hasil yang akan dikeluarkan, sebagai berikut:

▪ Xmax=4000 3. Penginputan data untuk diolah pada aplikasi MESA Adapun hasil yang akan dikeluarkan, sebagai
4. Menginput jumlah shoot sesuai yang diinginkan 5. Mengatur kebutuhan pada fold calculation

4.

Menginput jumlah shoot sesuai yang diinginkan

4. Menginput jumlah shoot sesuai yang diinginkan 5. Mengatur kebutuhan pada fold calculation

5. Mengatur kebutuhan pada fold calculation

4. Menginput jumlah shoot sesuai yang diinginkan 5. Mengatur kebutuhan pada fold calculation
6. Hasil akhir praktikum a) Fold distribution b) Total fold per/area

6. Hasil akhir praktikum

a) Fold distribution

6. Hasil akhir praktikum a) Fold distribution b) Total fold per/area

b) Total fold per/area

6. Hasil akhir praktikum a) Fold distribution b) Total fold per/area
c) Grafik fold d) Grafik fold offset e) Grafik azimuth

c) Grafik fold

c) Grafik fold d) Grafik fold offset e) Grafik azimuth

d) Grafik fold offset

c) Grafik fold d) Grafik fold offset e) Grafik azimuth

e) Grafik azimuth

c) Grafik fold d) Grafik fold offset e) Grafik azimuth
VI. KESIMPULAN Pada dasarnya keefektifan suatu akuisisi data seismic khusunya 3D, dilihat dari desain survey

VI. KESIMPULAN

Pada dasarnya keefektifan suatu akuisisi data seismic khusunya 3D, dilihat dari desain survey awalnya. Dimana hal tersebut sangat berkaitan dengan praktikum kali ini. Kami dilatih bahwa dengan parameter yang sesuai serta kalkulasi yang baik dapat diperolehnya hasil akuisisi yang maksimum. Disamping untuk mengurangi cost, tentu saja desain survey seismik 3D ini dilakukan untuk mendapatkan kedalaman(target) yang optimum dalam hasil akhirnya.

MANFAAT PRAKTIKUM



Pada praktikum ini mahasiswa dapat

memahami penggunaan dan makna dari



parameter-parameter akuisisi data seismic refleksi. Pada paktikum ini mahasiswa dapat membuat langsung desain survey 3D seismik berdasarkan fold distribution-nya.

REFERENSI

1. Banuboro, A. 2017. Desain Parameter Akuisisi Seismik 3d Untuk Eksplorasi Hidrokarbon Di Lingkungan Vulkanik Dengan Analisa Metode Dinamik Dan Statik Pada Cekungan Jawa Barat Bagian Utara. ITS. Surabaya.

2. Chaouch, A., Mari, J. L. 2006. 3-D Land Seismic Surveys: Definition of Geophysical Parameters. Institut Francais du Petrole.