Anda di halaman 1dari 6

Mengenali Ciri Umum dan Jenis Fabel

1. PENGERTIAN FABEL

Fabel merupakan cerita tentang kehidupan binatang yang


berperilaku menyerupai manusia. Fabel termasuk jenis cerita fiksi,
bukan kisah tentang kehidupan nyata. Fabel sering juga disebut
cerita moral karena pesan yang ada di dalam cerita fabel berkaitan
erat dengan moral. Teks cerita fabel tidak hanya mengisahkan
kehidupan binatang, tetapi juga mengisahkan kehidupan manusia
dengan segala karakternya.

2.CIRI-CIRI FABEL
2.1 Fabel mengambil tokoh para binatang.
2.2. Watak tokoh para binatang digambarkan ada yang baik dan
ada yang buruk (seperti watak manusia).
2.3 Tokoh para binatang bisa berbicara seperti manusia.
2.4 Cerita memiliki rangkaian peristiwa yang menunjukkan
kejadian sebab-akibat.
Rangkaian sebab- akibat diurutkan dari awal sampai akhir.
2.5 Fabel menggunakan latar alam (hutan, sungai, kolam, dll).
2.6 Ciri bahasa yang digunakan
(a) kalimat naratif/ peristiwa
(b) kalimat langsung yang berupa dialog para tokoh, dan
(c) menggunakan kata sehari-hari dalam situasi tidak formal
(bahasa percakapan).
3. Mendaftar rangkaian perisitiwa yang terdapat pada cerita fabel!
Fabel 1 (Belalang sembah)

Fabel 1 Rincian peristiwa

Peristiwa 1 Semut pergi ke gua-gua untuk mengumpulkan makanan

Peristiwa 2 Sang Belalang sembah menari di dekat sarang Semut.

Peristiwa 3 Sang Belalang sembah heran dengan apa yang dilakukan Semut lalu dia
bertanya kepada salah satu Semut tentara yang sedang berjaga di dekat
para Semut pekerja kenapa para semut membawa makanan yang sangat
banyak itu masuk ke sarang mereka.

Peristiwa 4 Belalang kelaparan dan lari ke rumah Semut.

Fabel 2 (Sesama Saudara Harus Berbagi)

Fabel 2 Rincian peristiwa


Peristiwa 1 Pak Tua Rusa mengunjungi keluarga Pip untuk memberikan oleh-oleh
Peristiwa 2 Ibu Pip masuk ke dalam rumah dan memanggil anak-anaknya dan
meminta mereka membaginya sama rata
Peristiwa 3 Titu dan Puti menangis karena Pip tidak membagi rata
Peristiwa 4 Ibu Pip yang membaginya: empat untuk Pip, karena dia lebih besar. Dan
si kembar masing-masing mendapat tiga, karena Pip harus mengurus
rumah dan mencari makan.

4. Mendaftar tokoh yang terdapat pada cerita fabel!


Fabel 1 (Belalang sembah)

Fabel 1 Nama tokoh Watak


Tokoh 1 Semut Rajin bekerja, bijaksana, memanfaatkan waktu,
berpikir maju ke depan
Tokoh 2 Belalang sembah Trampil menari, malas, tidk peduli dengan
lingkungan

Fabel 2 (Sesama Saudara Harus Berbagi)

Fabel 2 Nama tokoh Watak


Tokoh 1 Ibu Pip Bijaksana, sayang, perhatian dengan anak, tanggung
jawab
Tokoh 2 Pak Tua Rusa Berjiwa sosial, suka menolong
Tokoh 3 Pip Tahu akan kewajiban, tetapi serakah, tidak adil
Tokoh 4 Adik Pip (Titu dan Manja, ingin diperhatikan
Puti)
5. NILAI MORAL

Cerita Nilai Moral


Cerita 1 1) Untuk mempersiapkan masa depan, perlu disiplin
waktu, memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya
2) Perlu ilmu/ketelitian/ peka terhadap lingkungan agar
dapat mengantisipasi terhadap pengaruh lingkungan
3) Hiburan bagi kita memang perlu, tetapi harus
pandai/bijak dalam menghadapinya

Cerita 2 1) Tumbuhkan sifap sosial dan peduli terhadap


penderitaan orang lain
2) Kedermawanan sangat mulia bagi hubungan sesama
manusia maupun kepada Allah SWT.
3) Kebijakan dan sikap adil orang tua sangat diperlukan
untuk membentuk karakter mulia.
4) Jadilah anak yang patuh terhadap orang tua

Unsur Unsur Fabel

1. Tokoh: orang/hewan yang menjadi pelaku dalam cerita (tokoh protagonis, atau
antagonis, tokoh utama atau tokoh pembantu).
Ciri tokoh utama adalah (1) sering dibicarakan; (2) sering muncul; dan (3) menjadi pusat
cerita (menggerakkan jalan cerita). Tokoh pembantu adalah tokoh tambahan.
2. Penokohan: pemberian karakter pada tokoh. Karakter bisa bersifat protagonis/yang
disukai atau tokoh antagonis/yang tidak disukai.
Watak tokoh dapat disimpulkan dari penggambaran fisik, penggambaran tindakan tokoh,
dialog tokoh, monolog, atau komentar/ narasi penulis terhadap tokoh.
3. Setting atau latar adalah tempat dan waktu kejadian serta suasana dalam cerita. Ada
tiga jenis latar, yaitu latar tempat, latar waktu, dan latar sosial.
4. Tema adalah gagasan yang mendasari cerita. Tema dapat ditemukan dari kalimat kunci
yang diungkapkan tokoh, atau penyimpulan keseluruhan peristiwa sebab-akibat pada
cerita
5. Amanat adalah pesan yang disampaikan penulis secara tidak langsung. Amanat
disimpulkan dari sikap penulis terhadap permasalahan yang diangkat pada cerita.

Fabel adalah cerita fiksi berupa dongeng yang menggambarkan budi pekerti manusia yang
diibaratkan pada binantang. Karakter binatang dalam cerita fabel dianggap mewakili
karakter manusia dan diceritakan mampu bertindak seperti manusia tetapi tidak
menghilangkan karakter binatangnya. Tokoh fabel adalah binatang.

Fabel bertema kehidupan binatang. Biasanya, berlatar di hutan, sungai, atau alam bebas
yang tidak dapat diubah menjadi latar rumah atau sekolah. Tokoh dalam fabel biasanya
adalah hewan jinak dan hewan liar. Misalnya, fabel Cici dan Serigala pada buku ini
menggunakan tokoh kelinci dan serigala. Tokoh baik akan berakhir bahagia dan tokoh
jahat berakhir sengsara atau mendapatkan akibat dari perbuatannnya.

Konflik fabel disebabkan oleh pengkhianatan, kelicikan, penghinaan, kesombongan,


persahabatan, perilaku buruk yang akhirnya diperbaiki, kecerdikan, keluarga, dan
sebagainya. Konflik-konflik tersebut mengemban amanat berupa nilai-nilai moral dan
karakter manusia yang baik

Latar fabel berupa alam (hutan, sungai, kolam, lembah, dan sebagainya). Sebagai teks
narasi fabel memiliki urutan-urutan kejadian yang menarik dan menginspirasi. Alur pada
tabel umumnya alur maju ( dari awal bergerak maju hingga terjadi akibat dari peristiwa
sebelumnya)

Dalam urutan beberapa kejadian atau peristiwa secara kronologis menggunakan konjungsi
pengurutan : sesudah, sebelum, lalu, mula-mula, kemudian, selanjutnya, setelah itu, atau
akhirnya. Penggunaan konjungsi waktu bersamaan (sementara itu, seraya, sambil) Jenis
fabel ada yang terdapat pesan eksplisit (ada koda) dan ada fabel yang pesan pengarang
tidak dicantumkan secara eksplisit.

a) Tulislah hasil simpulanmu tentang ciri fabel pada tabel di bawah ini!
(lengkapi yang belum diisi)

Unsur fabel Ciri yang ditemukan

Tema Tema cerita fabel didominasi tentang hubungan sosial

Latar Fabel dilengkapi dengan penggunaan latar tempat (hutan,


sungai, gunung, pepohonan, bebatuan, padang rumput, gua,
semak, dsb), latar waktu (pagi, siang, sore, malam), latar sosial,
dan latar emosional

Tokoh Tokoh-tokoh fabel yang diperankan oleh para binatang dapat


berpikir, berkomunikasi, dan bertingkah laku layaknya
manusia

Watak tokoh Digambarkan hitam putih (yang jahat dan yang baik)

Konflik Konflik cerita fabel meliputi permasalahan dunia binatang yang


menyerupai kehidupan manusia

Amanat Mengandung amanat dan pesan berharga untuk pembaca

Cara penceritan Menggunakan sudut pandang dia-an/ orang ketiga

Tujuan komunikasi fabel Menghibur, menginspirasi, mendidik

Alur/ rentetan peristiwa Peristiwa awal menyebabkan kejadian berikutnya sehingga


mencapai puncak dan akhir cerita (alur maju)

Pesan Ada yang dieksplisitkan di akhir atau tidak disebutkan

2. Mengidentifikasi Jenis Fabel


Ditinjau dari pemberian watak dan latarnya, dibedakan fabel alami dan fabel adaptasi.

1. Fabel alami menggunakan watak tokoh binatang seperti pada kondisi alam nyata.
Misalnya, kura-kura diberi watak lamban, singa buas dan ganas. Selain itu, fabel alami
menggunakan alam sebagai latar (hutan, sungai, kolam, dsb).
2. Fabel adaptasi adalah fabel yang memberikan watak tokoh dengan mengubah watak
aslinya pada dunia nyata dan menggunakan tempat-tempat lain sebagai latar (di rumah,
di jalan raya). Misalnya, landak yang pemalu berulang tahun di rumah makan.

Ditinjau dari kemunculan pesan dibedakan fabel dengan koda dan tanpa koda. Fabel
dengan koda berarti fabel dengan memunculkan secara eksplisit pesan pengarang di akhir
cerita. Sebaliknya, fabel tanpa koda tidak memberikan secar eksplisit pesan pengarang di
akhir cerita.

1. Jenis Fabel dengan Koda. Alur fabel dimulai pengenalan, mulai munculnya masalah,
masalah memuncak, dan ditutup dengan pemecahan masalah dengan pesan-pesan
eksplisit.
2. Jenis Fabel Tanpa Koda. Alur fabel dimulai pengenalan, mulai munculnya masalah,
masalah memuncak, dan ditutup dengan pemecahan masalah dengan pesan-pesan
eksplisit.
Kegiatan
Bacalah kembali kedua fabel di atas!
1) Daftarlah perbedaan watak tokoh binatang dan kondisi asli dalam kehidupan nyata
Fabel 1 (Belalang sembah)

Watak tokoh dalam cerita Kondisi tokoh dalam kehidupan nyata

Keluarga semut = rajin karena Keluarga semut = rajin mencari makanan


mengumpulkan makanan menjelang musim
dingin

Belalang sembah = pemalas karena hanya Belalang sembah = rajin mengumpulkan


menari menjelang musim semi makanan sesuai musim
Fabel 2 (Sesama Saudara Harus Berbagi)

Watak tokoh dalam cerita Kondisi tokoh dalam kehidupan nyata

Pak Tua Rusa = baik hati karena mau berbagi Tua Rusa = memakan rumput, tidak
memakan kenari

Ibu Tupai = bijaksana karena membagi rata Ibu tupai memberi makanan kepada anak-
makanan sesuai dengan pekerjaan maisng- anaknya tetapi tidak membaginya rata
masing

Pip = Serakah karena merasa lebih tua Anak-anak tupai berebut makanan tanpa
sehingga berhak memeproleh yang lebih memperhatikan siapa yang lebih tua
besar

Titu dan Puti = mudah iri hati karena merasa Titu dan Puti kalah berebut makanan dari
pembagian tidak rata Pip karena tenaga Pip lebih besar dari
mereka